wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRY OUT PKN (Bhineka Tunggal Ika)

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Kota Serambi dikenal sebagai daerah yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan agama. Warga suku Minang, Batak, Jawa, dan Tionghoa telah lama hidup berdampingan. Namun, sejak dua tahun terakhir, muncul gesekan sosial akibat isu ekonomi dan perebutan lahan pasar tradisional. Kelompok pedagang dari etnis tertentu menuduh kelompok lain melakukan monopoli, sementara di media sosial muncul narasi yang menyinggung perbedaan suku dan agama. Pemerintah kota berupaya menengahi dengan mengadakan dialog lintas komunitas dan melibatkan tokoh agama serta pemuda.

Beberapa warga muda justru mulai melakukan kampanye digital bertajuk #SerambiBersatu yang menampilkan video pendek tentang kerja sama lintas etnis di pasar. Perlahan, ketegangan mulai mereda.

Pertanyaan:
Upaya kampanye digital #SerambiBersatu paling mencerminkan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks modern karena…

a)

Mengandalkan teknologi digital sebagai pengganti musyawarah tradisional.

b)

Menonjolkan perbedaan antar budaya sebagai daya tarik sosial.

c)

Menggunakan media baru untuk membangun kesadaran bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan bersama

d)

Menghapus identitas etnis demi terciptanya keseragaman sosial

e)

Memperlihatkan dominasi budaya mayoritas melalui narasi digital

2.

SMA Cendekia mengadakan program “Sahabat Nusantara” di mana siswa diwajibkan meneliti budaya daerah lain dan membuat karya kolaboratif lintas suku. Seorang siswa asal Aceh bekerja sama dengan siswa dari Bali untuk membuat video edukatif tentang kesenian daerah masing-masing. Awalnya mereka kesulitan menyatukan ide karena perbedaan nilai dan simbol keagamaan dalam budaya mereka. Namun setelah diskusi panjang, mereka sepakat menonjolkan aspek universal seperti semangat gotong royong dan cinta alam dalam video tersebut.

Video mereka kemudian viral di media sosial sekolah dan menjadi inspirasi bagi siswa lain.

Pertanyaan:
Apa esensi pembelajaran
Bhinneka Tunggal Ika yang dapat ditarik dari pengalaman siswa tersebut?

a)

. Kerjasama dapat terwujud jika satu pihak mengalah demi keseragaman ide.

b)

Nilai universal dapat menjadi jembatan persatuan di tengah perbedaan budaya

c)

Perbedaan budaya menjadi hambatan utama dalam kolaborasi.

d)

Budaya lokal sebaiknya dipisahkan agar tidak menimbulkan perdebatan.

e)

Setiap budaya memiliki nilai yang tidak bisa disatukan sama sekali.

3.

Pemerintah daerah Sembada berencana menata kembali kawasan kota tua menjadi pusat wisata budaya. Dalam rencana itu, pemerintah lebih banyak menampilkan warisan kolonial dan sedikit memberi ruang pada budaya lokal seperti seni tari dan musik rakyat. Hal ini memicu kritik dari budayawan karena dianggap mengabaikan identitas asli masyarakat. Pemerintah beralasan bahwa wisata berbasis arsitektur kolonial lebih mudah menarik turis asing dan meningkatkan pendapatan daerah.

Sebagian warga menilai kebijakan ini tidak mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, karena menonjolkan satu sisi sejarah sambil menyingkirkan identitas lokal.

Pertanyaan:
Dari perspektif nilai Bhinneka Tunggal Ika, kritik masyarakat terhadap kebijakan pemerintah tersebut dapat dibenarkan karena…

a)

Kebijakan publik sebaiknya mencerminkan keseimbangan antara warisan kolonial dan budaya lokal

b)

Pemerintah seharusnya lebih mementingkan potensi ekonomi daripada keanekaragaman budaya

c)

Penonjolan sejarah kolonial adalah bentuk penghormatan terhadap masa lalu bangsa

d)

Budaya lokal tidak relevan dalam konteks globalisasi.

e)

Persatuan nasional hanya bisa dicapai melalui keseragaman identitas budaya

4.

Dalam beberapa tahun terakhir, muncul banyak akun media sosial yang memanfaatkan perbedaan etnis dan agama untuk menyebarkan ujaran kebencian. Sebagian masyarakat mulai terpengaruh dan menganggap kelompok lain sebagai ancaman. Pemerintah bekerja sama dengan komunitas digital membuat program literasi media bertajuk “Klik Bijak, Bersatu Kuat” untuk mengajarkan warga agar mampu mengenali berita palsu dan ujaran intoleran.

Program ini juga menekankan bahwa keberagaman bukan alasan perpecahan, tetapi sumber kekuatan sosial yang khas bagi Indonesia.

Pertanyaan:
Dampak utama program “Klik Bijak, Bersatu Kuat” terhadap penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika adalah…

a)

Menghapus konten budaya yang dianggap sensitif

b)

Membatasi kebebasan berbicara di ruang digital

c)

Mengubah pola pikir masyarakat dari sikap curiga menjadi sikap kritis dan kolaboratif

d)

Menyeragamkan pendapat warga tentang isu agama

e)

Mengalihkan perhatian publik dari persoalan sosial nyata.

5.

Di Kabupaten Lembah Hijau, masyarakat adat telah lama mengelola tanah ulayat berdasarkan hukum adat yang menghormati alam. Namun, ketika perusahaan tambang mendapat izin dari pemerintah pusat, sebagian warga kehilangan lahan. Pemerintah beralasan proyek tersebut membuka lapangan kerja, sementara masyarakat adat menilai kebijakan itu mengabaikan identitas dan hak kolektif mereka. Dalam forum nasional, muncul perdebatan apakah demi kemajuan ekonomi, kearifan lokal harus dikorbankan.

Pertanyaan:
Bagaimana semestinya prinsip Bhinneka Tunggal Ika diterapkan dalam situasi tersebut?

a)

Mengutamakan proyek ekonomi karena dapat menyatukan bangsa melalui kemakmuran

b)

Menolak seluruh bentuk investasi asing untuk menjaga kemurnian budaya lokal

c)

Mencari keseimbangan antara pembangunan nasional dan penghormatan terhadap hak budaya masyarakat adat

d)

Menyerahkan seluruh keputusan pada investor agar efisien

e)

Membiarkan konflik berlangsung sebagai proses alami demokrasi

6.

Kota Harmoni setiap tahun mengadakan “Festival Nusantara” untuk merayakan keberagaman budaya Indonesia. Tahun ini, panitia memutuskan menampilkan budaya dari 10 provinsi, tetapi karena keterbatasan dana, hanya beberapa kelompok seni yang diundang. Sejumlah warga merasa kecewa karena budaya mereka tidak diwakili, sementara kelompok lain justru bangga karena terpilih tampil. Dalam forum diskusi publik, muncul perdebatan: apakah festival ini benar-benar mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, atau justru menimbulkan kesenjangan antarbudaya?

Pertanyaan:
Bagaimana seharusnya panitia menyikapi permasalahan ini agar tetap sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika?

a)

Menghapus festival agar tidak menimbulkan kecemburuan antar daerah

b)

Melibatkan perwakilan seluruh budaya secara bergilir setiap tahun untuk menjaga keadilan

c)

Memilih budaya yang paling populer agar menarik banyak pengunjung

d)

Mengutamakan budaya dari suku mayoritas karena lebih dikenal

e)

Menetapkan satu budaya nasional sebagai simbol persatuan

7.

Di SMA Pelita Bangsa, para siswa berasal dari beragam agama. Saat perayaan hari besar salah satu agama, siswa lain turut membantu menghias kelas dan menjaga toleransi. Namun, sebagian orang tua menilai keterlibatan anak mereka berlebihan dan menyalahi batas keagamaan. Kepala sekolah lalu mengadakan dialog terbuka antar wali murid untuk membahas arti toleransi dan batas partisipasi sosial.

Pertanyaan:
Sikap kepala sekolah dalam kasus tersebut mencerminkan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mengizinkan semua siswa mengikuti upacara agama secara penuh

b)

Menghindari konflik dengan membiarkan orang tua menentukan kebijakan sendiri

c)

Menumbuhkan kesadaran bahwa persatuan dapat dibangun melalui pemahaman lintas agama

d)

Menghapus perayaan agama di sekolah agar semua siswa setara

e)

Mendorong siswa untuk menyesuaikan diri dengan agama mayoritas

8.

SMP Nusantara di Kalimantan mengadakan lomba pidato menggunakan bahasa daerah. Namun, guru dari luar daerah menilai kegiatan itu kurang bermanfaat karena tidak memperkuat kemampuan bahasa Indonesia siswa. Sebagian siswa mulai merasa minder menggunakan bahasa daerahnya. Kepala sekolah pun menjelaskan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas nasional.

bahasa daerah sebagai bagian dari identitas nasional.

Pertanyaan:
Sikap kepala sekolah tersebut mencerminkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menganggap bahasa daerah hanya simbol formalitas

b)

Menyeragamkan semua siswa menggunakan satu bahasa nasional saja

c)

Menghapus bahasa Indonesia dari kegiatan lomba

d)

Mendorong penggunaan bahasa daerah sebagai kekayaan budaya yang memperkuat persatuan nasional

e)

. Mengutamakan bahasa daerah daripada bahasa Indonesia

9.

Sebuah perusahaan multinasional di Indonesia dituduh memprioritaskan karyawan dari daerah tertentu. Dalam seleksi kerja, peserta dari luar daerah sering merasa diperlakukan tidak adil. Manajemen kemudian membentuk tim audit independen dan mengubah sistem rekrutmen menjadi berbasis kompetensi, bukan asal daerah.

Pertanyaan:
Perubahan sistem seleksi tersebut menunjukkan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks…

a)

Sosial budaya

b)

Ekonomi dan keadilan sosial

c)

Politik dan hukum

d)

Agama dan etika

e)

Pendidikan dan lingkungan

10.

Dua komunitas mahasiswa dari universitas berbeda terlibat perdebatan tajam di media sosial mengenai isu budaya dan agama. Masing-masing merasa pandangannya paling benar, hingga muncul ujaran kebencian. Beberapa dosen kemudian mengadakan kelas refleksi lintas kampus yang membahas peran mahasiswa dalam menjaga persatuan di dunia digital.

Pertanyaan:
Langkah para dosen tersebut merupakan implementasi Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mengubah perdebatan menjadi ruang dialog dan pemahaman lintas perbedaan

b)

Mengajarkan mahasiswa untuk menolak keberagaman pendapat

c)

Menutup seluruh akun media sosial kampus.

d)

Melarang mahasiswa berdiskusi tentang agama

e)

Mendorong satu pandangan dominan agar tidak menimbulkan konflik

11.

Sekelompok pemuda di Yogyakarta membentuk komunitas “Ruang Bersama” yang bertujuan mempertemukan anak muda dari berbagai agama untuk berdiskusi tentang isu sosial. Mereka mengadakan kegiatan bakti sosial bersama tanpa menonjolkan simbol keagamaan. Beberapa pihak konservatif menilai kegiatan ini mencampuradukkan ajaran agama. Namun, komunitas tetap berjalan karena meyakini pentingnya membangun rasa saling percaya.

Pertanyaan:
Nilai utama Bhinneka Tunggal Ika yang ditunjukkan dalam kasus di atas adalah…

a)

Toleransi aktif melalui kolaborasi sosial lintas iman

b)

Pemisahan tegas antara kegiatan sosial dan keagamaan

c)

Dominasi nilai agama tertentu dalam kegiatan sosial

d)

Penghapusan identitas keagamaan demi keseragaman

e)

Penolakan terhadap perbedaan keyakinan

12.

Pemerintah membangun bendungan besar di daerah pedalaman Sulawesi untuk irigasi pertanian. Namun, proyek tersebut mengharuskan pemindahan beberapa desa adat. Pemerintah memberikan kompensasi finansial, tetapi warga menolak karena bagi mereka tanah adalah simbol leluhur. Tim mediasi kemudian mengusulkan model pembangunan partisipatif di mana warga dilibatkan dalam desain dan keputusan.

Pertanyaan:
Pendekatan partisipatif tersebut sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menghapus peran pemerintah dalam pembangunan

b)

Mengakui keberagaman pandangan dan hak budaya dalam proses pembangunan

c)

Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada investor asing

d)

Menyeragamkan cara pandang pembangunan

e)

Mengabaikan nilai-nilai adat demi efisiensi proyek

13.

Dalam ajang pencarian bakat nasional, peserta dari daerah tertentu menjadi favorit karena lebih sering tampil di media nasional. Banyak masyarakat daerah lain merasa tidak diwakili. Produser kemudian mengubah format acara dengan menampilkan keberagaman lagu daerah, bahasa, dan kostum dari seluruh provinsi.

Pertanyaan:
Perubahan format acara tersebut menunjukkan…

a)

Upaya menyatukan budaya melalui seragam nasional

b)

Pengakuan terhadap keragaman budaya sebagai kekuatan nasional.

c)

Penolakan terhadap budaya daerah minoritas

d)

Strategi komersial tanpa nilai kebangsaan

e)

Dominasi budaya tertentu di media nasional

14.

Di sebuah universitas negeri, terjadi perdebatan apakah simbol keagamaan boleh digunakan di lingkungan kampus. Sebagian mahasiswa menganggap itu melanggar netralitas kampus, sementara lainnya menilai itu bagian dari kebebasan beragama. Akhirnya, rektorat memutuskan untuk mengizinkan penggunaan simbol agama dengan syarat saling menghormati dan tidak memaksakan keyakinan.

Pertanyaan:
Keputusan rektorat mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Membatasi kebebasan beragama mahasiswa

b)

Menetapkan agama tertentu sebagai identitas kampus

c)

Mendorong penyatuan seluruh agama

d)

Menolak segala bentuk simbol keagamaan di ruang publik

e)

Mengakui keberagaman ekspresi keagamaan selama menghormati perbedaan

15.

Sebuah stasiun televisi mulai menayangkan berita dalam berbagai bahasa daerah setiap minggu. Tujuannya agar masyarakat di seluruh Indonesia merasa diwakili. Beberapa pengamat mengkritik langkah ini karena dianggap mengganggu keseragaman bahasa nasional. Namun, pihak TV berargumen bahwa keberagaman bahasa justru memperkaya wawasan nasional.

Pertanyaan:
Langkah stasiun televisi tersebut mendukung nilai
Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menolak penggunaan bahasa nasional

b)

Mempromosikan keberagaman bahasa sebagai sarana memperkuat persatuan nasional.

c)

Mengabaikan penonton dari luar daer

d)

. Mendorong setiap daerah membuat media sendiri.

e)

Menghapuskan standar bahasa baku

16.

Desa Pelangi terdiri dari masyarakat Muslim, Kristen, dan Hindu. Setiap hari raya, mereka saling membantu menyiapkan perayaan masing-masing. Namun, muncul pendatang baru yang menolak ikut gotong royong karena berbeda agama. Kepala desa kemudian mengundang seluruh warga untuk berdiskusi tentang makna hidup bersama dalam perbedaan.

Pertanyaan:
Langkah kepala desa menunjukkan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mendorong homogenitas sosial

b)

Memperkuat rasa kebersamaan di tengah keragaman keyakinan

c)

Menyuruh pendatang beradaptasi tanpa dialog

d)

Melarang warga ikut dalam kegiatan keagamaan lain

e)

Menghapus perayaan keagamaan demi netralitas

17.

Guru PPKn di sebuah sekolah pedalaman Papua mengintegrasikan cerita rakyat lokal dalam pembelajaran nilai persatuan. Melalui kisah tersebut, siswa memahami pentingnya gotong royong dan menghormati perbedaan. Guru dari luar daerah awalnya ragu, tetapi setelah melihat hasilnya, ia menyadari kearifan lokal mampu memperkuat nilai kebangsaan.

Pertanyaan:
Pembelajaran tersebut mencerminkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

. Mengajarkan bahwa budaya lokal lebih tinggi dari nasional

b)

Menggunakan keberagaman budaya untuk menanamkan nilai persatuan

c)

Menghapus budaya lokal agar sesuai kurikulum nasional

d)

Menyeragamkan isi pelajaran di seluruh Indonesia

e)

Menolak adaptasi lokal dalam pendidikan

18.

Di kota besar, komunitas teater modern bekerja sama dengan kelompok tari tradisional dalam proyek pertunjukan lintas budaya. Awalnya, kedua pihak sulit beradaptasi karena perbedaan gaya dan filosofi seni. Namun, setelah memahami satu sama lain, mereka menghasilkan karya unik yang mendapat apresiasi internasional.

Pertanyaan:
Kolaborasi tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menunjukkan bahwa perbedaan justru dapat melahirkan kekuatan kreatif bersama

b)

. Menyeragamkan semua bentuk seni agar mudah dipahami penonton

c)

Menghapus tradisi lama demi inovasi modern

d)

Menolak unsur budaya daerah

e)

Mengutamakan kepentingan seni modern

19.

Dalam pemilihan kepala daerah, muncul kampanye yang menggunakan isu suku dan agama untuk menjatuhkan lawan. Sebagian masyarakat terpengaruh dan mulai membenci kelompok lain. Namun, ada kelompok masyarakat sipil yang aktif membuat kampanye “Pilih Pemimpin Tanpa Kebencian” dan menyebarkan pesan damai di berbagai media.

Pertanyaan:
Kampanye tersebut mendukung nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mendorong pemilih memilih berdasarkan identitas suku

b)

Menolak politik identitas dan menekankan nilai persatuan

c)

Memanfaatkan isu agama untuk meningkatkan partisipasi

d)

Menghindari pemilihan umum demi stabilitas

e)

Menghapus keberagaman politik di masyarakat

20.

Ketika gempa besar terjadi di Sulawesi, bantuan datang dari seluruh penjuru Indonesia, tanpa memandang suku, agama, atau daerah asal korban. Warga dari Papua, Sumatera, dan Jawa bekerja sama menyalurkan logistik dan tenaga medis. Di tengah perbedaan latar belakang, mereka menunjukkan empati dan solidaritas tinggi.

Pertanyaan:
Peristiwa tersebut mencerminkan makna terdalam dari Bhinneka Tunggal Ika, yaitu…

a)

Ketergantungan daerah pada pusat

b)

Dominasi kelompok mayoritas dalam aksi kemanusiaan

c)

Bantuan sebagai kewajiban formal negara

d)

Persatuan yang muncul karena kesamaan penderitaan

e)

Solidaritas kemanusiaan di atas segala perbedaan identitas

21.

Kabupaten Serumpun di Sumatera memiliki masyarakat dari dua kelompok etnis besar: suku A yang menggantungkan hidup dari pertanian, dan suku B yang berbisnis di sektor perkebunan. Ketika pemerintah memberikan izin perusahaan sawit di wilayah adat suku A, muncul protes karena dianggap melanggar batas tanah ulayat. Suku B yang bekerja di perusahaan merasa tersudut dan terjadi bentrokan sosial. Akibatnya, pasar dan sekolah ditutup sementara. Tokoh adat kemudian memediasi kedua belah pihak dan menyepakati pembagian hasil serta pelibatan warga lokal dalam perusahaan.

Pertanyaan:
Upaya mediasi tersebut paling sesuai dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mengutamakan kepentingan ekonomi di atas sosial

b)

Menyeragamkan cara hidup kedua suku

c)

Menghapus hak adat agar tidak menimbulkan konflik

d)

Menghormati perbedaan cara pandang dengan mencari solusi adil bagi semua pihak

e)

Menyerahkan penyelesaian pada pemerintah pusat

22.

Desa Lintas Iman selama puluhan tahun hidup damai meski warganya memeluk tiga agama berbeda. Suatu hari, muncul isu bahwa salah satu kelompok agama ingin membangun tempat ibadah di tanah yang dipersengketakan. Isu ini menyebar di media sosial dan memicu perdebatan panas. Sebagian warga terpancing emosi, namun kelompok pemuda desa memilih membentuk “Forum Rukun” yang berisi perwakilan lintas agama untuk menelusuri kebenaran isu tersebut. Setelah dialog terbuka, diketahui bahwa isu itu hoaks.

Pertanyaan:
Sikap pemuda desa mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mengabaikan perbedaan demi kedamaian semu

b)

Melarang pembangunan rumah ibadah apa pun

c)

Menyerahkan masalah sepenuhnya kepada aparat keamanan

d)

Memihak kelompok agama tertentu yang dominan

e)

Mengutamakan verifikasi dan dialog untuk menjaga kerukunan

23.

Di SMA Garuda, beberapa siswa minoritas etnis sering dijadikan bahan candaan oleh teman-temannya. Guru BK yang mengetahui hal itu tidak langsung menghukum, tetapi mengadakan sesi refleksi kelas tentang pentingnya menghargai identitas diri dan orang lain. Siswa diajak memahami bahwa keberagaman adalah sumber kekuatan dan inovasi. Setelah beberapa minggu, iklim sekolah berubah menjadi lebih inklusif.

Pertanyaan:
Langkah guru BK mencerminkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Membatasi interaksi antar siswa berbeda etnis

b)

Menegur siswa pelaku tanpa pembelajaran nilai

c)

Menghapus identitas etnis agar semua siswa sama

d)

Mengubah candaan menjadi sarana memahami perbedaan secara positif

e)

Menganggap perbedaan budaya tidak penting di sekolah.

24.

Sebuah kota kecil di Jawa mengalami ketegangan karena pembangunan rumah ibadah agama minoritas ditolak warga sekitar. Pemerintah daerah kemudian mengundang tokoh agama dan masyarakat untuk duduk bersama. Dalam dialog, ditemukan bahwa sebagian warga menolak karena kesalahpahaman mengenai izin. Setelah dijelaskan dan disepakati bersama, pembangunan dilanjutkan dengan dukungan warga sekitar.

Pertanyaan:
Kasus ini menunjukkan bahwa nilai Bhinneka Tunggal Ika dapat diwujudkan melalui…

a)

. Pemaksaan keputusan mayoritas

b)

Proses dialog untuk membangun saling pengertian dan keadilan

c)

Pelarangan semua pembangunan rumah ibadah baru

d)

Pembiaran konflik agar masyarakat belajar sendiri

e)

Penghapusan identitas keagamaan demi persatuan

25.

Menjelang pemilihan kepala desa di daerah Pelangi, muncul isu bahwa calon dari suku minoritas tidak pantas memimpin. Isu ini menimbulkan perpecahan warga hingga beberapa kelompok enggan bergotong royong. Sejumlah tokoh masyarakat kemudian berinisiatif membuat kegiatan “Masak Bersama untuk Damai Desa” yang mempertemukan semua warga tanpa membicarakan politik. Suasana pun kembali hangat.

Menjelang pemilihan kepala desa di daerah Pelangi, muncul isu bahwa calon dari suku minoritas tidak pantas memimpin. Isu ini menimbulkan perpecahan warga hingga beberapa kelompok enggan bergotong royong. Sejumlah tokoh masyarakat kemudian berinisiatif membuat kegiatan “Masak Bersama untuk Damai Desa” yang mempertemukan semua warga tanpa membicarakan politik. Suasana pun kembali hangat.

Pertanyaan:
Kegiatan tersebut merupakan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menentukan pemenang melalui kesepakatan informal

b)

Mendorong calon mayoritas agar menang demi stabilitas

c)

Menggunakan budaya gotong royong sebagai alat menyatukan perbedaan identitas

d)

Menghindari pembicaraan politik secara total

e)

Menyerahkan masalah kepada pemerintah daerah

26.

Perusahaan Nusantara Raya mempekerjakan karyawan muda dan senior dari berbagai daerah. Terjadi konflik karena generasi muda lebih mengutamakan efisiensi digital, sedangkan generasi tua masih menggunakan cara konvensional. Alih-alih memihak salah satu, pimpinan mengadakan pelatihan kolaboratif “Belajar Dua Arah” di mana karyawan muda mengajar digitalisasi, sementara karyawan senior mengajarkan etika kerja tradisional.

Pertanyaan:
Program ini mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Membangun harmoni antar generasi melalui saling menghargai keunikan

b)

Menghapus cara kerja lama demi kemajuan

c)

Menyeragamkan cara kerja semua karyawan

d)

Menentukan satu standar baku bagi semua usia

e)

Mengutamakan generasi muda karena lebih produktif

27.

Dua sanggar tari di Bali bersaing memperebutkan hak tampil di festival nasional. Mereka saling menjatuhkan melalui media sosial dan menuduh satu sama lain meniru gaya. Pemerintah daerah akhirnya mengundang keduanya membuat kolaborasi “Tari Nusantara Harmoni” yang memadukan gerak khas masing-masing. Hasilnya memukau penonton dan mengharumkan nama daerah.

Pertanyaan:
Upaya pemerintah daerah tersebut sejalan dengan Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Meningkatkan prestise daerah tanpa memperhatikan keadilan

b)

Menghapus kompetisi antar seniman

c)

Mengutamakan satu sanggar sebagai simbol budaya daerah

d)

Menyeragamkan semua seni tari agar tidak bersaing

e)

Menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk menghasilkan karya bersama

28.

Di perusahaan tambang Papua, pekerja dari luar daerah membawa sistem kerja baru yang dinilai kurang menghargai budaya setempat. Masyarakat adat merasa tersisih karena tradisi gotong royong digantikan sistem upah per individu. Setelah terjadi pemogokan, manajemen membuka forum “Satu Tim Satu Hati” yang melibatkan tokoh adat dalam perumusan kebijakan kerja.

Pertanyaan:
Langkah manajemen mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mengakomodasi keberagaman budaya dalam sistem kerja yang adil

b)

Menghapus budaya lokal demi efisiensi kerja

c)

Mempekerjakan lebih banyak tenaga asin

d)

Memisahkan pekerja berdasarkan asal daerah

e)

Menghindari dialog agar tidak menimbulkan konflik baru

29.

Asrama mahasiswa di kota besar dihuni oleh berbagai suku. Suatu malam terjadi keributan karena perbedaan jadwal kegiatan keagamaan. Sebagian mahasiswa merasa terganggu oleh suara ibadah malam hari. Pengelola asrama lalu mengadakan pertemuan dan menetapkan aturan waktu kegiatan yang disepakati bersama tanpa melarang ibadah.

Pertanyaan:
Kebijakan ini mencerminkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Melarang diskusi antar mahasiswa berbeda agama

b)

Memberikan hak istimewa kepada kelompok tertentu

c)

Menciptakan kesepakatan bersama dengan menghargai hak setiap kelompok

d)

Menghapus kegiatan keagamaan agar tenang

e)

Menyerahkan keputusan kepada mayoritas penghuni

30.

Sebuah konten kreator terkenal mengunggah video parodi tentang budaya daerah tertentu. Banyak netizen menilai konten itu menyinggung dan merendahkan. Muncul perdebatan panas antara kelompok pro dan kontra. Akhirnya, si kreator meminta maaf dan membuat video edukatif bersama tokoh budaya daerah tersebut tentang pentingnya menghormati keragaman.

Pertanyaan:
Tindakan kreator dalam video edukatif tersebut menunjukkan…

a)

Strategi pencitraan untuk mendapatkan lebih banyak pengikut

b)

Upaya memperbaiki hubungan sosial dengan menumbuhkan kesadaran lintas budaya

c)

Penghapusan humor dalam budaya digital

d)

Tindakan defensif terhadap kritik publik

e)

Penolakan terhadap keberagaman pendapat

31.

Sebuah perusahaan logging menebang hutan di wilayah masyarakat adat. Warga menentang karena hutan dianggap tempat sakral. Setelah melalui mediasi pemerintah, disepakati bahwa sebagian kawasan dijadikan hutan lindung dan sebagian kecil boleh digunakan untuk ekonomi dengan syarat reboisasi.

Pertanyaan:
Kesepakatan ini sesuai dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menyeragamkan pandangan masyarakat adat

b)

Melarang seluruh aktivitas ekonomi di hutan

c)

Mengutamakan kepentingan perusahaan besar

d)

Menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan penghormatan terhadap kepercayaan lokal

e)

Menghapus kepercayaan adat demi kepentingan ekonomi

32.

Anak-anak muda di Kota Citra lebih menyukai musik K-Pop dan budaya luar dibandingkan tarian daerah mereka sendiri. Para seniman lokal merasa tersisih. Sebuah komunitas kemudian membuat festival “Cinta Budaya Lokal” yang menggabungkan tarian daerah dengan gaya modern. Festival itu viral dan disukai anak muda.

Pertanyaan:
Inovasi festival tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menolak kreativitas generasi muda

b)

Menolak seluruh budaya asing

c)

Menggabungkan unsur global dan lokal tanpa menghapus jati diri nasional

d)

Menghapus budaya tradisional demi popularitas

e)

Menyeragamkan semua bentuk seni

33.

Mahasiswa dari berbagai provinsi di Universitas Nusantara berselisih mengenai pemilihan ketua organisasi. Sebagian merasa keputusan didominasi kelompok tertentu. Rektor memfasilitasi musyawarah lintas daerah dan memperkenalkan sistem rotasi kepemimpinan. Akhirnya, organisasi kembali solid.

Pertanyaan:
Kebijakan rotasi kepemimpinan mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menjamin pemerataan kesempatan tanpa memandang asal daerah

b)

Memisahkan organisasi berdasarkan suku

c)

Membatasi hak mahasiswa dari daerah tertentu

d)

Menghapus organisasi kemahasiswaan

e)

Menyerahkan jabatan kepada kelompok mayoritas

34.

Di kota metropolitan, warga pendatang sering dianggap mengganggu ketertiban. Sebagian masyarakat lokal menolak keberadaan mereka di lingkungan perumahan. Namun, seorang ketua RT membuat program “Rukun Warga Lintas Budaya” dengan kegiatan kuliner, seni, dan gotong royong bersama. Hubungan antarwarga pun membaik.

Pertanyaan:
Program ketua RT tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menolak perbedaan identitas warga pendatang

b)

Menumbuhkan interaksi sosial positif di tengah keberagaman

c)

Menyeragamkan budaya agar tidak ada gesekan

d)

Mengisolasi pendatang dari warga asli

e)

Menghapus budaya lokal demi kenyamanan bersama

35.

Setelah wilayah Kabupaten Tunas dimekarkan, muncul perdebatan soal penentuan ibu kota baru. Masing-masing suku mengklaim daerahnya paling layak. Situasi memanas hingga muncul blokade jalan. Pemerintah pusat menugaskan tim khusus untuk memfasilitasi musyawarah adat dan menyepakati lokasi berdasarkan pertimbangan geografis dan ekonomi.

Pertanyaan:
Langkah pemerintah pusat tersebut mencerminkan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menunda pembangunan tanpa alasan jelas

b)

Memberi keistimewaan kepada suku tertentu

c)

Menetapkan keputusan tanpa musyawarah

d)

Mengabaikan pendapat masyarakat

e)

Menyelesaikan konflik dengan cara adil dan mempertimbangkan semua pihak

36.

Menjelang pemilu, media sosial dipenuhi unggahan politik yang membelah masyarakat menjadi dua kubu besar. Di sebuah kampus, mahasiswa terbagi menjadi kelompok pendukung kandidat A dan B. Kedua kubu saling menyerang lewat unggahan sarkastik dan meme provokatif. Akibatnya, hubungan pertemanan renggang dan kegiatan organisasi terhenti. Dosen pembimbing kemudian mengadakan diskusi bertema “Etika Digital dan Nilai Bhinneka Tunggal Ika di Dunia Maya.” Mahasiswa diajak menganalisis dampak polarisasi terhadap persatuan bangsa.

Pertanyaan:
Langkah dosen tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mendorong mahasiswa membela kubu yang dianggap benar

b)

Mengajak mahasiswa memahami perbedaan pandangan politik dengan bijak

c)

Melarang mahasiswa berpendapat tentang politik

d)

Menghapus diskusi politik di kampus

e)

Menyeragamkan pandangan politik seluruh mahasiswa

37.

Sebuah grup WhatsApp warga desa sering membagikan berita tanpa verifikasi. Salah satu pesan berisi isu bahwa kelompok etnis tertentu menjadi sumber kriminalitas di kota mereka. Pesan itu viral dan menimbulkan ketegangan. Beberapa tokoh masyarakat langsung melakukan klarifikasi publik dan bekerja sama dengan polisi siber untuk menelusuri sumber hoaks.

Pertanyaan:
Tindakan tokoh masyarakat tersebut sesuai nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Melarang penggunaan media sosial di desa

b)

Mengabaikan berita agar tidak menimbulkan konflik

c)

Melawan penyebaran kebencian dengan klarifikasi dan literasi digital

d)

Melaporkan semua warga yang berbeda pandangan.

e)

Menghapus grup WhatsApp tanpa penyuluhan

38.

Fenomena budaya K-Pop dan fashion luar negeri membuat sebagian anak muda di Indonesia merasa malu mengenakan pakaian tradisional. Sebuah sekolah di Bandung lalu mengadakan lomba “Modern Tradisi” yang menggabungkan unsur kebaya dengan gaya urban. Acara ini viral di TikTok dan disukai banyak remaja.

Pertanyaan:
Upaya sekolah tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Membatasi ekspresi anak muda

b)

Menganggap budaya asing lebih maju dari lokal

c)

Menghapus budaya asing dari kehidupan remaja

d)

Membangun kebanggaan terhadap budaya lokal tanpa menolak pengaruh global

e)

Menolak semua tren luar negeri

39.

Di platform media sosial X, dua komunitas agama memperdebatkan tafsir ayat tertentu. Saling serang dengan kalimat kasar pun terjadi, hingga muncul tagar saling sindir. Namun, sejumlah pemuka agama muda justru menginisiasi space dialog virtual bertema “Berbeda Tapi Bersaudara.” Mereka mengajak warganet mendiskusikan toleransi beragama di ruang digital.

Pertanyaan:
Tindakan pemuka agama muda tersebut sejalan dengan Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menghapus seluruh diskusi agama dari platform digitall

b)

Melaporkan semua pihak ke kepolisian

c)

Memihak salah satu tafsir agama

d)

Menghindari perdebatan dengan menutup ruang dialog.

e)

Mengubah konflik digital menjadi ruang pembelajaran lintas iman

40.

Sebuah tim e-sport nasional hampir bubar karena salah satu anggota mengunggah komentar bernada rasis terhadap pemain dari daerah lain. Komentar itu viral dan menuai kecaman. Manajemen tim akhirnya mengadakan pelatihan “Etika Digital dan Toleransi dalam Kompetisi.” Sang pemain pun meminta maaf dan menjadi duta anti-rasisme.

Pertanyaan:
Kasus ini mencerminkan penerapan Bhinneka Tunggal Ika melalui…

a)

Pemberian sanksi keras tanpa pembinaan

b)

Penghindaran pembicaraan isu rasial

c)

Edukasi dan tanggung jawab sosial dalam dunia digital

d)

Penghapusan komentar agar isu mereda

e)

Pemutusan kontrak semua pemain dari daerah tertentu

41.

Kedatangan investor asing ke daerah pesisir membawa kemajuan ekonomi, tetapi juga menggeser budaya lokal. Masyarakat yang dulu bergotong royong kini lebih individualis. Seorang kepala desa menginisiasi program “Ekonomi Gotong Royong” yang memadukan investasi modern dengan sistem bagi hasil adat.

Pertanyaan:
Program kepala desa tersebut sesuai nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menggabungkan kemajuan global dengan kearifan lokal secara seimbang

b)

Menolak semua bentuk investasi luar

c)

Menghapus sistem adat demi efisiensi ekonomi

d)

Mengutamakan keuntungan individu

e)

Mengisolasi masyarakat dari perubahan global

42.

Sebagian kelompok di media sosial mempromosikan ideologi transnasional yang menolak Pancasila dan menganggap Bhinneka Tunggal Ika sebagai konsep “lemah”. Sebagian remaja mulai terpengaruh. Guru PPKn lalu membuat proyek “Konten Kreatif Bela Toleransi”, mengajak siswa membuat video edukatif tentang keberagaman Indonesia.

Pertanyaan:
Kegiatan guru tersebut mencerminkan penerapan Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menanamkan nasionalisme dengan cara kreatif dan dialogis

b)

Melarang semua konten keagamaan di media sosial

c)

Menyeragamkan pandangan siswa tanpa diskusi

d)

Menghindari pembahasan ideologi agar aman

e)

Menutup akses internet bagi siswa

43.

Dalam turnamen game online nasional, tim dari daerah timur diejek karena logat dan koneksi internetnya yang lambat. Sindiran itu terekam dan viral, menimbulkan perdebatan tentang diskriminasi digital. Komite penyelenggara akhirnya membuat kampanye #MainAdilTanpaRasis dan mengadakan turnamen solidaritas lintas daerah.

Pertanyaan:
Tindakan komite penyelenggara tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menyeragamkan kemampuan semua pemain

b)

Menumbuhkan kesetaraan dan solidaritas dalam ruang digital

c)

Menolak tim dari daerah dengan koneksi lemah

d)

Menghapus turnamen untuk menghindari konflik

e)

Mengabaikan isu diskriminasi agar acara lancar

44.

Dalam pemilihan kepala daerah, dua calon berasal dari etnis berbeda. Kampanye politik identitas meningkat tajam; baliho dan unggahan media sosial penuh narasi “kami” dan “mereka”. Seorang jurnalis lokal menulis artikel opini yang menyoroti bahaya politik identitas terhadap semangat Bhinneka Tunggal Ika. Artikelnya menjadi bahan diskusi publik yang menyejukkan.

Pertanyaan:
Peran jurnalis dalam kasus tersebut menunjukkan…

a)

Pembelaan terhadap salah satu calon

b)

Keinginan untuk menaikkan popularitas pribadi

c)

Pembelaan terhadap salah satu calon

d)

Netralitas tanpa tanggung jawab sosial

e)

Edukasi publik tentang bahaya perpecahan berbasis identitas

45.

Menjelang pemilihan presiden, muncul video yang tampak menampilkan calon tertentu mengucapkan kalimat menghina suku lain. Video itu ternyata hasil deepfake. Banyak warganet terprovokasi sebelum kebenarannya terungkap. Komunitas literasi digital kemudian membuat kampanye #CekFaktaSebelumSebar.

Pertanyaan:
Kampanye tersebut merupakan bentuk penerapan Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menghapus seluruh konten politik di internet.

b)

Membangun kesadaran kritis terhadap kebenaran informasi demi menjaga persatuan

c)

Membatasi kebebasan pers

d)

Memihak calon tertentu yang difitnah

e)

Menyebarkan video balasan untuk melawan fitnah

46.

Seorang influencer terkenal membuat konten yang meremehkan logat daerah Indonesia timur. Setelah menuai kritik, ia menghapus video tersebut dan mengundang kreator asal Papua untuk kolaborasi menampilkan budaya lokal. Kolaborasi itu viral dengan pesan “Bangga Jadi Indonesia yang Beragam.”

Pertanyaan:
Sikap influencer tersebut mencerminkan…

a)

Penyesuaian etika publik dan penghargaan terhadap keberagaman budaya

b)

Penghapusan logat daerah agar konten lebih netral

c)

Penolakan terhadap perbedaan cara bicara

d)

Pencitraan untuk meredam kritik

e)

Strategi promosi demi popularita

47.

Platform e-commerce besar memperluas jangkauan hingga ke pelosok desa. Namun, pedagang lokal merasa terdesak karena kalah harga dengan produk pabrikan. Pemerintah kemudian meluncurkan program “UMKM Digital Berdaya” untuk membantu pelaku usaha lokal masuk ke platform online dengan identitas budaya mereka.

Pertanyaan:
Program tersebut mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menolak produk pabrikan asing

b)

Mengintegrasikan teknologi global dengan pemberdayaan ekonomi lokal

c)

Menyeragamkan produk agar bersaing secara nasional

d)

Melarang warga berjualan online

e)

Menghapus kearifan lokal dalam usaha

48.

Sebuah sekolah menerapkan pembelajaran daring dengan sistem seragam digital. Namun, siswa dari daerah terpencil kesulitan mengakses jaringan. Guru-guru kemudian mengubah metode dengan blended learning dan menyediakan bahan belajar offline.

Pertanyaan:
Perubahan kebijakan sekolah tersebut sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menyeragamkan kemampuan teknologi siswa

b)

Menghargai keberagaman kondisi sosial dan akses pendidikan

c)

Mengutamakan siswa yang memiliki gawai

d)

Menghapus pembelajaran daring.

e)

Membatasi siswa dari daerah tertentu

49.

Film luar negeri yang menampilkan gaya hidup bebas menjadi tren di kalangan remaja. Sebagian orang tua khawatir nilai budaya Indonesia memudar. Namun, guru seni budaya mengajak siswa membuat film pendek bertema “Cinta Budaya Sendiri dalam Dunia Modern.”

Pertanyaan:
Proyek tersebut mencerminkan penerapan Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Menghapus pelajaran seni budaya asing

b)

Menyeragamkan gaya hidup siswa

c)

Mengajarkan cara beradaptasi dengan globalisasi tanpa kehilangan jati diri nasional

d)

Menghindari diskusi tentang film luar negeri

e)

Menolak semua pengaruh budaya luar

50.

Sejumlah remaja lebih bangga menampilkan bendera negara asing di profil media sosial mereka karena mengidolakan budaya luar. Guru PPKn menugaskan mereka membuat kampanye digital bertema “Aku Bangga Indonesia” dengan konten kreatif yang memadukan unsur modern dan tradisional.

Pertanyaan:
Tindakan guru tersebut menunjukkan penerapan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena…

a)

Mendorong ekspresi kebanggaan nasional secara kreatif dalam dunia global

b)

Memaksa siswa mengganti simbol negara asing

c)

Menolak budaya luar sebagai ancaman

d)

Membatasi aktivitas digital siswa

e)

Menghapus identitas individu di media sosial