NEW
Font size
Worksheets15 Intro S1314
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Piutang usaha adalah:
Kewajiban perusahaan kepada pihak ketiga
Kekayaan perusahaan yang berupa uang tunai
Hak perusahaan untuk menerima kas dari pelanggan akibat penjualan secara kredit
Uang muka yang dibayarkan kepada pemasok
Investasi jangka panjang perusahaan
Transaksi penjualan barang secara kredit akan dicatat dalam akun:
Kas
Pendapatan diterima di muka
Utang usaha
Piutang usaha
Beban dibayar di muka
Jika pelanggan tidak mampu membayar utangnya, maka piutang tersebut disebut:
Piutang lancar
Piutang tak tertagih
Piutang usaha
Piutang wesel
Pendapatan belum diterima
Metode pencatatan kerugian piutang yang sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum (GAAP) adalah:
Metode penghapusan langsung
Metode estimasi cadangan kerugian piutang
Metode kas
Metode penyusutan
Metode amortisasi
Akun yang digunakan untuk mencatat estimasi piutang tak tertagih adalah:
Piutang usaha
Cadangan kerugian piutang
Penyisihan persediaan
Beban bunga
Beban pokok penjualan
Jurnal penyesuaian untuk mencatat cadangan kerugian piutang adalah:
Kas (D) dan Piutang Usaha (K)
Beban kerugian piutang (D) dan Cadangan Kerugian Piutang (K)
Piutang Usaha (D) dan Penjualan (K)
Cadangan Kerugian Piutang (D) dan Piutang Usaha (K)
Pendapatan (D) dan Kas (K)
Jika suatu piutang dihapuskan menggunakan metode cadangan, maka jurnalnya adalah:
Beban kerugian piutang (D) dan Kas (K)
Piutang Usaha (D) dan Cadangan Kerugian Piutang (K)
Cadangan Kerugian Piutang (D) dan Piutang Usaha (K)
Pendapatan (D) dan Piutang Usaha (K)
Kas (D) dan Pendapatan (K)
Saldo normal akun “Cadangan Kerugian Piutang” adalah:
Debit
Kredit
Tergantung pada jenis piutangnya
Tidak memiliki saldo
Sama dengan akun beban
Piutang usaha diklasifikasikan sebagai aset:
Tidak berwujud
Tetap
Lancar
Investasi jangka panjang
Modal
Metode penentuan cadangan kerugian piutang berdasarkan umur piutang disebut:
Metode langsung
Metode persentase penjualan
Metode aging schedule
Metode penghapusan
Metode amortisasi
Jika piutang yang sebelumnya telah dihapuskan ternyata dapat ditagih kembali, maka jurnalnya adalah:
Tidak perlu dicatat
Kas (D) dan Pendapatan (K)
Cadangan Kerugian Piutang (D) dan Piutang Usaha (K)
Piutang Usaha (D), Cadangan Kerugian Piutang (K); lalu Kas (D), Piutang Usaha (K)
Beban (D) dan Piutang Usaha (K)
Faktor yang memengaruhi besarnya cadangan kerugian piutang, kecuali:
Umur piutang
Riwayat pembayaran pelanggan
Persentase keuntungan bersih
Kondisi ekonomi
Volume penjualan kredit
Tujuan utama dari pencadangan piutang tak tertagih adalah untuk:
Meningkatkan laba
Menghindari audit
Mematuhi prinsip matching (kecocokan)
Mengurangi beban pajak
Menambah aset lancar
Akun mana yang bukan merupakan bagian dari piutang?
Piutang usaha
Piutang wesel
Piutang karyawan
Piutang bunga
Utang usaha
Jika perusahaan menjual piutang ke pihak ketiga (factoring), maka dampaknya adalah:
Piutang bertambah
Piutang berubah menjadi kas
Beban meningkat
Pendapatan menurun
Modal menurun
