wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Asesmen HOT Laboratorium Fisika

Total questions: 100

Worksheet time: 58mins

Name
Class
Date
1.

Asesmen HOT laboratorium fisika berbeda dengan asesmen tradisional karena...

a)

Hanya mengukur kemampuan menghafal prosedur

b)

Berfokus pada produk akhir yang sempurna

c)

Menekankan pada proses berpikir kompleks

d)

Mengutamakan kecepatan penyelesaian

e)

Hanya untuk siswa berkemampuan tinggi

2.

Karakteristik utama asesmen HOT laboratorium adalah...

a)

Menggunakan soal pilihan ganda sederhana

b)

Menuntut kemampuan analisis dan evaluasi

c)

Hanya mengukur keterampilan psikomotorik

d)

Berbasis hafalan rumus-rumus fisika

e)

Tidak memerlukan pemikiran mendalam

3.

Tujuan utama asesmen HOTS dalam praktikum fisika adalah...

a)

Mengetahui sejauh mana siswa dapat mengingat fakta

b)

Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa

c)

Menilai kerapihan dalam menyusun laporan

d)

Menguji kecepatan dalam melakukan eksperimen

e)

Mengetahui kemampuan menghafal teori

4.

Berikut yang termasuk komponen HOTS dalam asesmen laboratorium, kecuali...

a)

Kemampuan menganalisis data

b)

Keterampilan mengevaluasi hasil

c)

Kemampuan mengkreasi solusi

d)

Keterampilan mengingat prosedur

e)

Kemampuan memecahkan masalah

5.

Taksonomi Bloom yang relevan dengan HOTS laboratorium meliputi level...

(a)  

6.

Dalam konteks laboratorium fisika, kemampuan menganalisis error termasuk dalam kategori HOTS karena...

a)

Membutuhkan penghafalan jenis-jenis error

b)

Melibatkan pemikiran kritis terhadap data

c)

Hanya dilakukan oleh guru

d)

Tidak penting dalam penelitian

e)

Mudah dilakukan semua siswa

7.

Asesmen HOTS laboratorium seharusnya mampu mengukur...

a)

Kemampuan berpikir algoritmik

b)

Keterampilan berpikir divergen

c)

Kecepatan bekerja individu

d)

Kemampuan mencontek yang baik

e)

Ketepatan mengikuti instruksi

8.

Ciri khas soal HOTS untuk asesmen laboratorium adalah...

a)

Memiliki jawaban tunggal yang pasti

b)

Menggunakan konteks baru yang menantang

c)

Hanya menguji pengetahuan prosedural

d)

Tidak memerlukan pemahaman konsep

e)

Dapat dijawab dengan menghafal

9.

Perbedaan utama antara praktikum konvensional dan praktikum berbasis HOTS terletak pada ________

a)

Banyaknya alat yang digunakan

b)

Tingkat kesulitan eksperimen

c)

Proses berpikir yang dituntut

10.

Asesmen HOTS laboratorium yang efektif harus...

a)

Terpisah dari proses pembelajaran

b)

Dilakukan hanya pada akhir semester

c)

Terintegrasi dengan proses belajar

d)

Menggunakan instrumen yang sama untuk semua

e)

Tidak perlu umpan balik

11.

Indikator berpikir kritis dalam asesmen laboratorium fisika adalah kemampuan...

a)

Mengikuti instruksi tanpa bertanya

b)

Menganalisis kelemahan eksperimen

c)

Menghafal langkah-langkah praktikum

d)

Bekerja cepat tanpa kesalahan

e)

Menyalin hasil kelompok lain

12.

Dalam asesmen berpikir kritis, siswa dituntut untuk mampu...

a)

Menerima semua informasi tanpa skeptis

b)

Mengevaluasi bukti dan argumentasi

c)

Mengabaikan data yang tidak konsisten

d)

Percaya pada otoritas tanpa kritik

e)

Mengikuti pendapat mayoritas

13.

Contoh pertanyaan yang mengukur berpikir kritis dalam praktikum adalah...

a)

Sebutkan alat-alat yang digunakan?

b)

Bagaimana prosedur percobaan?

c)

Mengapa hasil eksperimenmu berbeda dengan teori?

d)

Siapa penemu hukum ini?

e)

Berapa jumlah pengulangan percobaan?

14.

Kemampuan mengidentifikasi asumsi dalam eksperimen termasuk aspek berpikir kritis karena...

a)

Membantu memahami batasan validitas hasil

b)

Membuat praktikum lebih rumit

c)

Hanya diperlukan untuk penelitian lanjutan

d)

Tidak relevan untuk siswa SMA

e)

Menyulitkan proses belajar

15.

Dalam menganalisis grafik hasil percobaan, sikap kritis ditunjukkan dengan...

a)

Menerima semua titik data tanpa pertanyaan

b)

Mengidentifikasi anomaly data

c)

Menghilangkan data yang tidak sesuai

d)

Memanipulasi data agar sesuai teori

e)

Tidak peduli dengan outlier

16.

Berpikir kritis dalam interpretasi data meliputi...

a)

Menerjemahkan data tanpa analisis

b)

Menghubungkan data dengan konsep fisika

c)

Mengabaikan ketidakpastian pengukuran

d)

Langsung menyimpulkan tanpa bukti

e)

Menggunakan emosi dalam menafsirkan

17.

Untuk mengembangkan berpikir kritis, asesmen laboratorium harus...

a)

Menyediakan prosedur yang sangat detail

b)

Memberikan kebebasan dalam analisis

c)

Menentukan kesimpulan sebelumnya

d)

Membatasi pertanyaan siswa

e)

Menghindari diskusi yang kritis

18.

Kriteria asesmen berpikir kritis yang baik mencakup...

a)

Kemampuan membuat pertanyaan kritis

b)

Kecepatan dalam menjawab soal

19.

Dalam evaluasi metode eksperimen, sikap kritis ditunjukkan dengan________

a)

Menerima metode yang diberikan

b)

Mengusulkan perbaikan metode

c)

Mengikuti cara yang paling mudah

d)

Menyalin metode dari sumber lain

e)

Tidak peduli dengan validitas metode

20.

Asesmen HOT lab yang efektif untuk mengukur berpikir kritis karena...

a)

Menuntut analisis masalah kompleks

b)

Hanya menguji pengetahuan fakta

c)

Tidak memerlukan solusi kreatif

d)

Menggunakan masalah yang sederhana

e)

Menghindari kontroversi

21.

Indikator berpikir kreatif dalam asesmen laboratorium adalah...

a)

Kemampuan menghasilkan variasi desain eksperimen

b)

Kepatuhan pada prosedur standar

c)

Pengulangan metode yang sama

d)

Penghindaran terhadap risiko

e)

Ketergantungan pada contoh yang ada

22.

Asesmen yang mengukur berpikir kreatif harus...

a)

Membatasi jawaban pada satu solusi

b)

Memberikan kebebasan dalam berinovasi

c)

Menentukan langkah-langkah baku

d)

Menghukum kesalahan dalam berkreasi

e)

Mengutamakan keseragaman hasil

23.

Contoh tugas asesmen kreatif dalam laboratorium fisika adalah...

a)

Merancang eksperimen dengan alat sederhana

b)

Menyalin prosedur dari buku teks

c)

Mengikuti demonstrasi guru

d)

Menghafal teori fisika

e)

Mengerjakan soal pilihan ganda

24.

Berpikir kreatif dalam konteks laboratorium berarti...

a)

Membuat alat percobaan dari bahan bekas

b)

Mengembangkan metode alternatif

c)

Menemukan konsep fisika baru

d)

Semua jawaban benar

e)

Tidak ada yang benar

25.

Untuk menilai kreativitas dalam pemecahan masalah, asesmen harus...

a)

Menggunakan rubrik yang fleksibel

b)

Hanya melihat hasil akhir

c)

Mengabaikan proses kreatif

d)

Menuntut jawaban seragam

e)

Membatasi waktu secara ketat

26.

Ciri-ciri produk kreatif dalam asesmen laboratorium meliputi...

a)

Kebaruan dan kebermaknaan

b)

Keseragaman dengan standar

c)

Kepatuhan pada tradisi

d)

Peniruan terhadap karya lain

e)

Kesederhanaan yang berlebihan

27.

Asesmen kreatif yang autentik dalam fisika dapat berupa...

4 lines
28.

Faktor yang menghambat kreativitas dalam asesmen laboratorium adalah...

a)

Prosedur yang terlalu ketat

b)

Kebebasan dalam bereksplorasi

c)

Apresiasi terhadap ide baru

d)

Kesempatan untuk mencoba

e)

Toleransi terhadap kegagalan

29.

Dalam menilai berpikir kreatif, guru harus memperhatikan...

a)

Proses dan produk kreatif

b)

Hanya hasil akhir saja

c)

Kecepatan menyelesaikan tugas

d)

Keseragaman dengan contoh

e)

Kepatuhan pada aturan

30.

50. Berpikir kreatif dan berpikir kritis dalam laboratorium seharusnya...

a)

Dipisahkan dalam penilaian

b)

Diintegrasikan dalam asesmen

c)

Diabaikan dalam praktikum

d)

Hanya untuk siswa tertentu

e)

Dinilai dengan cara sama

31.

Tahapan pemecahan masalah dalam konteks laboratorium fisika meliputi...

a)

Identifikasi masalah - analisis - implementasi - evaluasi

b)

Menghafal - menerapkan - mencatat - melaporkan

c)

Mengamati - meniru - menyelesaikan - mengumpulkan

d)

Bekerja - selesai - pulang - lupa

32.

Asesmen pemecahan masalah yang baik harus...

a)

Menggunakan masalah kontekstual

b)

Memberikan solusi yang sudah jelas

c)

Menghindari masalah kompleks

d)

Membatasi strategi penyelesaian

e)

Mengutamakan kecepatan

33.

Indikator kemampuan pemecahan masalah dalam laboratorium adalah...

a)

Kemampuan merumuskan hipotesis

b)

Ketepatan mengikuti petunjuk

c)

Kecepatan menggunakan alat

d)

Kerapihan menulis laporan

e)

Kemampuan menghafal teori

34.

Contoh masalah autentik untuk asesmen pemecahan masalah adalah...

a)

Mendesain sistem pemanas surya sederhana

b)

Menghitung soal dari buku teks

c)

Menyalin rumus dari papan tulis

d)

Mengamati demonstrasi guru

e)

Menghafal definisi istilah fisika

35.

Dalam asesmen pemecahan masalah, rubrik penilaian harus mencakup...

a)

Pemahaman masalah dan strategi solusi

b)

Kecepatan menyelesaikan tugas

c)

Kesesuaian dengan contoh guru

d)

Kerapihan penampilan fisik

e)

Kemampuan bekerja sendiri

36.

Kesulitan utama dalam mengases pemecahan masalah adalah...

a)

Kemampuan merumuskan hipotesis

b)

Ketepatan mengikuti petunjuk

c)

Kecepatan menggunakan alat

d)

Kerapihan menulis laporan

e)

Kemampuan menghafal teori

37.

Untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, asesmen harus...

a)

Memberikan masalah bervariasi

b)

Selalu menggunakan masalah sama

c)

Menghindari masalah sulit

d)

Membatasi waktu pengerjaan

e)

Memberikan solusi langsung

38.

Asesmen pemecahan masalah yang efektif memerlukan...

a)

Umpan balik yang konstruktif

b)

Nilai akhir tanpa komentar

c)

Perbandingan dengan teman

d)

Penilaian yang cepat

e)

Standar mutlak kebenaran

39.

Dalam konteks fisika, pemecahan masalah yang baik melibatkan...

a)

Aplikasi konsep fisika relevan

b)

Penggunaan rumus tanpa memahami

c)

Peniruan solusi orang lain

d)

Penerapan cara acak

e)

Pengabaian prinsip fisika

40.

Teknik asesmen yang tepat untuk pemecahan masalah adalah...

a)

Observasi proses penyelesaian masalah

b)

Tes pilihan ganda biasa

c)

Kuis menghafal fakta

41.

Integrasi HOTS dalam asesmen laboratorium fisika bertujuan...

a)

Mengembangkan kemampuan berpikir kompleks

b)

Menyederhanakan proses penilaian

c)

Membuat siswa lebih patuh

d)

Mengurangi beban guru

e)

Menyeragamkan kemampuan siswa

42.

Komponen HOTS yang terintegrasi dalam asesmen laboratorium meliputi...

a)

Kritis, kreatif, pemecahan masalah

b)

Hafalan, pemahaman, penerapan

c)

Kepatuhan, kedisiplinan, kerapihan

d)

Kecepatan, ketepatan, keseragaman

e)

Pengamatan, peniruan, pengulangan

43.

Contoh asesmen terintegrasi HOTS adalah...

a)

Proyek merancang eksperimen mandiri

b)

Praktikum dengan petunjuk detail

c)

Menghafal prosedur praktikum

d)

Mengisi lembar kerja terstruktur

e)

Menonton video eksperimen

44.

Keuntungan asesmen HOTS terintegrasi adalah...

a)

Melatih kemampuan berpikir multidimensi

b)

Mudah dalam penyoran

c)

Hasil penilaian seragam

d)

Tidak memerlukan analisis mendalam

e)

Dapat dinilai dengan komputer

45.

Kendala implementasi asesmen HOTS terintegrasi adalah...

a)

Membutuhkan waktu dan usaha lebih

b)

Terlalu sederhana untuk siswa

c)

Tidak melatih berpikir kritis

d)

Mengabaikan keterampilan praktis

e)

Hanya mengukur hafalan

46.

Peran guru dalam asesmen HOTS terintegrasi adalah sebagai...

a)

Fasilitator dan evaluator

b)

Pemberi instruksi mutlak

c)

Pengawas yang ketat

d)

Teknisi laboratorium

e)

Penonton proses belajar

47.

Instrumen asesmen HOTS terintegrasi harus...

a)

Mengukur berbagai aspek berpikir

b)

Hanya mengukur satu kemampuan

c)

Bersifat tertutup dan terbatas

d)

Mudah ditebak jawabannya

e)

Sama untuk semua tingkat

48.

Teknik pengumpulan data untuk asesmen HOTS terintegrasi dapat berupa...

a)

Observasi, wawancara, portofolio

b)

Tes pilihan ganda saja

c)

Kuis singkat harian

d)

Presensi kehadiran

e)

Pengumpulan laporan standar

49.

Evaluasi dalam asesmen HOTS terintegrasi harus...

a)

Memberikan umpan balik perkembangan

b)

Hanya memberikan nilai akhir

50.

Keberhasilan asesmen HOTS terintegrasi ditunjukkan oleh...

a)

Kemampuan siswa menerapkan HOTS

b)

Nilai ujian yang tinggi

c)

Kedisiplinan dalam praktikum

d)

Kerapihan laporan praktikum

e)

Kecepatan menyelesaikan tugas

51.

Dalam menganalisis grafik hasil percobaan, sikap kritis ditunjukkan dengan...

a)

Menerima semua titik data tanpa pertanyaan

b)

Mengidentifikasi anomaly data

c)

Menghilangkan data yang tidak sesuai

d)

Memanipulasi data agar sesuai teori

e)

Tidak peduli dengan outlier

52.

Berpikir kritis dalam interpretasi data meliputi...

a)

Menerjemahkan data tanpa analisis

b)

Menghubungkan data dengan konsep fisika

c)

Mengabaikan ketidakpastian pengukuran

d)

Langsung menyimpulkan tanpa bukti

e)

Menggunakan emosi dalam menafsirkan

53.

Untuk mengembangkan berpikir kritis, asesmen laboratorium harus...

a)

Menyediakan prosedur yang sangat detail

b)

Memberikan kebebasan dalam analisis

c)

Menentukan kesimpulan sebelumnya

d)

Membatasi pertanyaan siswa

e)

Menghindari diskusi yang kritis

54.

Kriteria asesmen berpikir kritis yang baik mencakup...

a)

Kemampuan membuat pertanyaan kritis

b)

Kecepatan dalam menjawab soal

c)

Kepatuhan pada aturan tanpa pertanyaan

d)

Kemampuan menghafal teori

e)

Keterampilan menggunakan alat mahal

55.

Dalam evaluasi metode eksperimen, sikap kritis ditunjukkan dengan...

a)

Menerima metode yang diberikan

b)

Mengusulkan perbaikan metode

56.

Indikator berpikir kreatif dalam asesmen laboratorium adalah...

a)

Kemampuan menghasilkan variasi desain eksperimen

b)

Kepatuhan pada prosedur standar

c)

Pengulangan metode yang sama

d)

Penghindaran terhadap risiko

e)

Ketergantungan pada contoh yang ada

57.

Asesmen yang mengukur berpikir kreatif harus...

a)

Membatasi jawaban pada satu solusi

b)

Memberikan kebebasan dalam berinovasi

c)

Menentukan langkah-langkah baku

d)

Menghukum kesalahan dalam berkreasi

e)

Mengutamakan keseragaman hasil

58.

Contoh tugas asesmen kreatif dalam laboratorium fisika adalah...

a)

Merancang eksperimen dengan alat sederhana

b)

Menyalin prosedur dari buku teks

c)

Mengikuti demonstrasi guru

d)

Menghafal teori fisika

e)

Mengerjakan soal pilihan ganda

59.

Berpikir kreatif dalam konteks laboratorium berarti...

a)

Membuat alat percobaan dari bahan bekas

b)

Mengembangkan metode alternatif

c)

Menemukan konsep fisika baru

d)

Semua jawaban benar

e)

Tidak ada yang benar

60.

Untuk menilai kreativitas dalam pemecahan masalah, asesmen harus...

a)

Menggunakan rubrik yang fleksibel

b)

Hanya melihat hasil akhir

c)

Mengabaikan proses kreatif

d)

Menuntut jawaban seragam

e)

Membatasi waktu secara ketat

61.

Ciri-ciri produk kreatif dalam asesmen laboratorium meliputi...

a)

Kebaruan dan kebermaknaan

b)

Keseragaman dengan standar

c)

Kepatuhan pada tradisi

d)

Peniruan terhadap karya lain

e)

Kesederhanaan yang berlebihan

62.

Asesmen kreatif yang autentik dalam fisika dapat berupa...

a)

Proyek membuat alat peraga sederhana

b)

Tes tertulis tentang teori fisika

c)

Kuis menghafal rumus

d)

Menyalin laporan praktikum

e)

Mengamati demonstrasi saja

63.

Faktor yang menghambat kreativitas dalam asesmen laboratorium adalah...

4 lines
64.

Dalam menilai berpikir kreatif, guru harus memperhatikan...

a)

Proses dan produk kreatif

b)

Hanya hasil akhir saja

c)

Kecepatan menyelesaikan tugas

d)

Keseragaman dengan contoh

e)

Kepatuhan pada aturan

65.

50. Berpikir kreatif dan berpikir kritis dalam laboratorium seharusnya...

a)

Dipisahkan dalam penilaian

b)

Diintegrasikan dalam asesmen

c)

Diabaikan dalam praktikum

d)

Hanya untuk siswa tertentu

e)

Dinilai dengan cara sama

66.

Tahapan pemecahan masalah dalam konteks laboratorium fisika meliputi...

a)

Identifikasi masalah - analisis - implementasi - evaluasi

b)

Menghafal - menerapkan - mencatat - melaporkan

c)

Mengamati - meniru - menyelesaikan - mengumpulkan

d)

Bekerja - selesai - pulang - lupa

e)

Datang - praktik - dapat nilai - senang

67.

Asesmen pemecahan masalah yang baik harus...

a)

Menggunakan masalah kontekstual

b)

Memberikan solusi yang sudah jelas

c)

Menghindari masalah kompleks

d)

Membatasi strategi penyelesaian

68.

Indikator kemampuan pemecahan masalah dalam laboratorium adalah...

a)

Kemampuan merumuskan hipotesis

b)

Ketepatan mengikuti petunjuk

c)

Kecepatan menggunakan alat

d)

Kerapihan menulis laporan

e)

Kemampuan menghafal teori

69.

Contoh masalah autentik untuk asesmen pemecahan masalah adalah...

a)

Mendesain sistem pemanas surya sederhana

b)

Menghitung soal dari buku teks

c)

Menyalin rumus dari papan tulis

d)

Mengamati demonstrasi guru

e)

Menghafal definisi istilah fisika

70.

Dalam asesmen pemecahan masalah, rubrik penilaian harus mencakup...

a)

Pemahaman masalah dan strategi solusi

b)

Kecepatan menyelesaikan tugas

c)

Kesesuaian dengan contoh guru

d)

Kerapihan penampilan fisik

e)

Kemampuan bekerja sendiri

71.

Kesulitan utama dalam mengases pemecahan masalah adalah...

a)

Subjektivitas dalam penilaian

b)

Kemudahan membuat instrumen

c)

Keseragaman jawaban siswa

d)

Ketepatan hasil yang diharapkan

e)

Kejelasan kriteria penilaian

72.

Untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, asesmen harus...

a)

mengukur kemampuan berpikir kritis dan analitis

b)

hanya menilai hafalan siswa

c)

berfokus pada kecepatan menjawab soal

d)

mengabaikan proses pemecahan masalah

73.

Asesmen pemecahan masalah yang efektif memerlukan...

a)

Umpan balik yang konstruktif

b)

Nilai akhir tanpa komentar

c)

Perbandingan dengan teman

d)

Penilaian yang cepat

e)

Standar mutlak kebenaran

74.

Dalam konteks fisika, pemecahan masalah yang baik melibatkan...

a)

Aplikasi konsep fisika relevan

b)

Penggunaan rumus tanpa memahami

c)

Peniruan solusi orang lain

d)

Penerapan cara acak

e)

Pengabaian prinsip fisika

75.

Teknik asesmen yang tepat untuk pemecahan masalah adalah...

a)

Observasi proses penyelesaian masalah

b)

Tes pilihan ganda biasa

c)

Kuis menghafal fakta

d)

Menyalin dari sumber

e)

Menebak tanpa analisis

76.

Tahap Pra-Eksperimen dalam kegiatan hot lab sangat penting karena...

a)

Hanya untuk memenuhi administrasi laboratorium

b)

Merupakan waktu yang tepat untuk bermain-main dengan alat

c)

Untuk memastikan keselamatan dan pemahaman prosedur eksperimen

d)

Untuk menunda-nunda waktu pelaksanaan eksperimen

77.

Sebelum melakukan eksperimen getaran pada pegas, langkah pra-eksperimen yang harus dilakukan adalah...

a)

Langsung meregangkan pegas sekuat mungkin

b)

Membaca prosedur, mengidentifikasi alat dan bahan, serta memahami potensi bahaya

c)

Memulai pengukuran tanpa kalibrasi alat

d)

Mencatat data sesuai perkiraan

78.

Tujuan utama dari melakukan risk assessment pada tahap pra-eksperimen adalah...

a)

Agar laporan lab terlihat lebih panjang

b)

Untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menyiapkan langkah pencegahannya

c)

Untuk mempersulit pelaksanaan eksperimen

d)

Karena diperintahkan oleh asisten lab

79.

Saat akan melakukan eksperimen listrik yang melibatkan sumber tegangan tinggi, tindakan pencegahan keselamatan yang paling utama adalah...

a)

Memakai pakaian yang bagus untuk foto

b)

Memastikan rangkaian dalam kondisi benar dan memakai alat pelindung diri

c)

Melakukan eksperimen sendirian di ruangan tertutup

d)

Menghubungkan semua kabel tanpa memeriksa

80.

Dalam eksperimen fisika, kalibrasi alat ukur seperti jangka sorong atau multimeter dilakukan pada fase...

a)

Pasca-Eksperimen

b)

Eksperimen Riil

c)

Pra-Eksperimen

d)

Tidak perlu dikalibrasi

81.

Keuntungan utama dari melakukan eksperimen virtual (simulasi) dibandingkan eksperimen riil adalah...

a)

Hasilnya selalu sempurna dan sesuai teori

b)

Dapat mengulangi percobaan dengan mudah dan aman untuk kondisi berbahaya

c)

Tidak perlu memahami konsep fisika sama sekali

d)

Peralatannya lebih murah dan tidak perlu listrik

82.

Kekurangan dari eksperimen virtual adalah...

a)

Tidak melatih keterampilan hands-on dan pengelolaan alat secara langsung

b)

Hasilnya selalu acak dan tidak dapat diprediksi

c)

Membutuhkan biaya yang sangat mahal

d)

Tidak dapat dilakukan di mana saja

83.

Saat melakukan eksperimen riil tentang kalorimetri, jika terjadi tumpahan air panas, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah...

a)

Panik dan berlari keluar ruangan

b)

Diam dan berpura-pura tidak melihat

c)

Membersihkan dengan lap dan melaporkan kepada pembimbing lab

d)

Membiarkannya hingga kering sendiri

84.

Dalam eksperimen virtual tentang gerak parabola, variabel yang dapat diubah-ubah dengan mudah adalah...

a)

Warna latar belakang simulasi

b)

Sudut elevasi, kecepatan awal, dan massa benda

c)

Nama pengguna

d)

Suhu ruangan tempat komputer berada

85.

Selama fase eksperimen riil, hal yang harus terus dilakukan adalah...

a)

Mencatat data secara asal-asalan karena bisa diedit nanti

b)

Bermain ponsel karena waktunya lama

c)

Mengamati fenomena, mencatat data dengan cermat, dan memastikan keselamatan

d)

Meninggalkan alat yang sedang berjalan untuk istirahat

86.

Sebelum meninggalkan area kerja laboratorium setelah eksperimen riil, hal yang harus dilakukan adalah...

a)

Membiarkan semua alat dalam kondisi kotor dan berantakan

b)

Mematikan semua peralatan, membersihkan area, dan menyimpan alat sesuai tempatnya

c)

Mengunci ruangan dan membawa pulah kunci alat

d)

Langsung pulang tanpa membereskan apa pun

87.

Tujuan dari membuat grafik hubungan antara periode kuadrat (T²) dan panjang bandul (L) pada eksperimen bandul sederhana adalah...

a)

Agar laporan terlihat lebih berwarna

b)

Untuk memverifikasi Hukum Newton tentang Gerak

c)

Untuk membuktikan bahwa percepatan gravitasi bumi konstan

d)

Untuk mengkonfirmasi hubungan linier sesuai teori dan menghitung percepatan gravitasi

88.

Analisis kesalahan dalam laporan pasca-eksperimen penting untuk...

a)

meningkatkan kualitas eksperimen di masa depan

b)

mempercepat proses eksperimen

c)

mengurangi jumlah data yang dikumpulkan

d)

mengabaikan hasil yang tidak diinginkan

89.

Pada laporan pasca-eksperimen, tindakan yang benar adalah...

a)

Menyalahkan rekan satu kelompok

b)

Mengidentifikasi sumber ketidakpastian dan memberikan saran perbaikan untuk eksperimen mendatang

c)

Membuat kesimpulan menjadi lebih pendek

d)

Menunjukkan bahwa eksperimen yang dilakukan gagal total

90.

Pada eksperimen hukum Ohm, jika grafik V vs I yang dihasilkan tidak linier sempurna, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Hukum Ohm tidak berlaku

b)

Kawat penghantar mengalami pemanasan sehingga resistansinya berubah

c)

Alat ukur bekerja dengan sempurna

d)

Tidak ada kesalahan sama sekali

91.

Perbandingan antara hasil eksperimen riil dan virtual biasanya dilakukan pada tahap...

a)

Pra-Eksperimen

b)

Eksperimen Riil

c)

Pasca-Eksperimen

d)

Tidak perlu dibandingkan

92.

Pernyataan yang benar tentang pembuatan kesimpulan dalam laporan pasca-eksperimen adalah...

a)

Kesimpulan harus menjawab tujuan percobaan dan didukung oleh data yang diperoleh

b)

Kesimpulan boleh ditulis tidak sesuai dengan data

c)

Kesimpulan cukup menyalin dari buku teks

d)

Kesimpulan tidak perlu berkaitan dengan percobaan yang dilakukan

93.

Jika dalam eksperimen riil Anda mendapatkan nilai percepatan gravitasi 8,5 m/s², langkah analisis yang tepat adalah...

a)

Mengubah semua data agar hasilnya 9,8 m/s²

b)

Mencatatnya saja tanpa berpikir lebih lanjut

c)

Membuang hasil percobaan tersebut

d)

Menganalisis kemungkinan sumber kesalahan, seperti gesekan udara atau kesalahan pengukuran panjang bandul

94.

Tahap pasca-eksperimen untuk eksperimen virtual dan riil memiliki kesamaan, yaitu...

a)

Sama-sama harus membersihkan peralatan laboratorium

b)

Sama-sama membutuhkan analisis data dan pembuatan laporan

c)

Sama-sama berisiko terkena sengatan listrik

d)

Sama-sama menggunakan peralatan gelas

95.

Fungsi dari membuat hipotesis sebelum memulai eksperimen (pra-eksperimen) adalah...

a)

Sebagai tebakan yang tidak perlu dibuktikan

b)

Untuk memberikan prediksi yang akan diuji kebenarannya melalui eksperimen

c)

Agar laporan memiliki halaman yang lebih banyak

d)

Karena merupakan tradisi dalam penelitian

96.

Eksperimen virtual paling cocok digunakan untuk situasi berikut, KECUALI...

a)

Mensimulasikan tumbukan dua benda di ruang hampa

b)

Melatih keterampilan menyolder komponen elektronik yang rumit

c)

Memvisualisasikan medan magnet di sekitar kawat berarus

d)

Mempelajari fenomena yang terlalu berbahaya atau mahal untuk dibuat di lab riil

97.

Pada tahap pasca-eksperimen, jika terdapat perbedaan signifikan antara hasil eksperimen dan nilai teoritis, sikap yang paling ilmiah adalah...

a)

Menganggap teori yang selama ini ada adalah salah

b)

Menyembunyikan data yang tidak sesuai

c)

Mencari penjelasan dan menyelidiki sumber perbedaan tersebut

d)

Langsung mempublikasikan hasil sebagai penemuan baru

98.

Sebelum menggunakan osiloskop dalam eksperimen, langkah pra-eksperimen yang harus dikuasai adalah...

a)

Cara membongkar osiloskop

b)

Prinsip kerja dan cara mengkalibrasi osiloskop

c)

Sejarah penemuan osiloskop

d)

Harga osiloskop di pasaran

99.

Sebuah laporan pasca-eksperimen yang baik harus memiliki struktur yang runtut, yang umumnya terdiri dari...

a)

Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan

b)

Daftar hadir, foto selfie, dan menu makan siang

c)

Hanya kesimpulan akhir saja

d)

Salinan seluruh buku manual alat

100.

Uraikan secara rinci asesmen proses dan hasil yang dapat disusun guru untuk tahap pra eksperimen, eksperimen dan pasca eksperimen!

4 lines