Font size
Worksheets3. Respirasi
Total questions: 77
Worksheet time: 39mins
Seorang bayi perempuan, usia 0 hari lahir di rumah sakit dengan keluhan utama sesak yang diperhatikan sejak lahir, tidak biru, tidak demam, tidak kejang. Anak belum menyusu. Buang air besar dan buang air kecil : belum. Riwayat kelahiran secara sectio secara dengan usia gestasi 30 minggu atas indikasi ibu dengan preeklampsia. Pada pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum : pasif. Heart rate : 148 kali/menit. Pernapasan : 78 kali/menit dan suhu 36,6oC. Berat badan 1350 gram, panjang badan 40 cm, lingkar kepala 28 cm. Pasien didiagnosis hyaline membran disease.
HMD grade 3
HMD grade 2
HMD grade 1
HMD grade 4
HMD grade 5
Perempuan 23 tahun nyeri menelan 2 hari, suara parau, batuk kering; bekerja sebagai pembawa acara. Pemeriksaan tenggorok & laring: mukosa laring hiperemis, tonsil T1/T1, edema di atas pita suara. Diagnosis:
Tonsilitis akut
Singer’s nodule
Laringitis akut
Faringitis akut
Laringitis luetika
Laki-laki 45 tahun bengkak leher kanan 1 minggu. Sebulan lalu keluar cairan kuning kental dari telinga kanan; riwayat berulang sejak kecil. Tanda vital: TD 130/80, nadi 90, RR 20, T 38,8°C. Otoskopi: perforasi membran timpani subtotal dengan jaringan granulas, sekret mukopurulen di kanalis. Leher kanan atas: massa hiperemis, fluktuasi, nyeri tekan. Diagnosis:
Abses zigomatikus
Abses mandibula
Abses Bezold
Abses Luc
Abses Citelli
Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan sesak napas tiba-tiba sejak semalam. Pasien merupakan perokok. Tidak ada Riwayat penyakit paru, tidak ada keluhan batuk dan demam. Pasien sebelumnya melakukan aktivitas olahraga angkat beban di gym langganan pasien. Pemeriksaan fisik ditemukan perkusi hipersonor dan bunyi napas vesikuler menurun pada hemitoraks kanan. Foto toraks pasien: Apakah diagnosis dari kasus diatas?
Pneumotoraks spontan primer
Pneumotoraks spontan sekunder
Abses paru
Pneumotoraks artifisial
Efusi pleura massif
Anak laki-laki berusia 3 tahun dibawa ke puskesmas karena kekhawatiran terpapar TB dari ayahnya yang memiliki TB paru aktif BTA positif. Anak tidak menunjukkan gejala, memiliki nafsu makan baik, dan sudah menerima imunisasi BCG. Hasil tes Mantoux menunjukkan indurasi 12 mm. Tindakan yang perlu dilakukan pada kasus ini adalah:
Profilaksis primer dengan INH selama 6 bulan
Profilaksis sekunder dengan INH selama 3 bulan
Profilaksis sekunder dengan INH selama 6 bulan
Profilaksis primer dengan INH selama 3 bulan
Terapi INH, Rifampisin, dan PZA selama 6 bulan
Seorang laki-laki 35 thn datang ke klinik untuk melakukan cek up. Hasil radiologi memberikan hasil foto toraks normal. Apakah gambaran foto toraks yang dapat ditemukan?
Diafragma kanan tampak datar
Hilus kiri lebih tinggi dari kanan
Parenkim paru hiperaerasi
Sinus costo-prenicus tumpul
Gambaran fissure minor
Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak nafas yang bertambah parah sejak 3 jam yang lalu. Riwayat sesak sudah sejak kecil. Pasien baru saja pindah ke daerah pegunungan. Dalam sebulan ini, sesak kambuh setiap hari tapi tidak terus menerus, terutama saat pasien terpapar udara dingin di pagi hari. Saat anamnesis pasien berbicara dalam penggal kata. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis, pasien dalam posisi membungkuk kedepan, pemeriksaan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 122x/menit, napas 32x/menit, suhu 37°C, wheezing +/+, ronkhii -/-.
Asma intermiten serangan sedang
Asma persisten berat serangan berat
Asma persisten ringan serangan ringan
Asma persisten sedang serangan berat
Asma persisten ringan serangan sedang
Seorang bayi laki-laki usia 2 hari dirujuk ke RS dengan keluhan sesak napas yang dialami sejak bayi lahir. Sesak tampak semakin memberat. Bayi tidak biru, tidak kejang, dan tidak demam. Riwayat persalinan per vaginam dengan usia kehamilan 32 minggu, berat bayi 2000 gram. Dilakukan pemeriksaan foto thorax dan didapatkan gambaran berikut ini:
Transient Tachypnea of Newborn (TTN)
Hyaline membrane disease (HMD)
Meconium aspiration syndrome (MAS)
Bronchopulmonary dysplasia
Neonatal pneumonia
Seorang laki-laki usia 39 tahun datang ke klinik paru dengan keluhan batuk berdahak. Keluhan tersebut telah dirasakan selama 4 hari disertai demam tinggi dan sesak napas. Kemudian dokter melakukan pemeriksaan fisik pada pasien dan mendiagnosis pasien dengan pneumonia komunitas. Bagaimana hasil pemeriksaan fisik yang dapat ditemukan pada pasien ini?
bagian sakit tertinggal saat napas, palpasi fremitus melemah, perkusi redup, auskultasi suara napas bronkovesikuler sampai bronkial,vesikuler disertai ronki basah kasar
bagian sakit tertinggal saat napas, palpasi fremitus mengeras, perkusi redup, auskultasi suara napas bronkovesikuler sampai bronkial
bagian sakit tertinggal saat napas, palpasi fremitus mengeras, perkusi hipersonor, auskultasi suara napas bronkial disertai ronki basah halus
bagian sakit tertinggal saat napas, palpasi fremitus mengeras, perkusi redup, auskultasi suara napas vesikuler disertai wheezing
bagian sakit tertinggal saat napas, palpasi fremitus melemah, perkusi sonor, auskultasi suara napas bronkovesikuler sampai bronkial
Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke poliklinik rumah sakit dengan tujuan untuk melanjutkan pengobatan tuberkulosis fase intensif bulan ke 2. Pasien tersebut mengeluhkan mual dan muntah disertai dengan mata berwarna kuning. Dokter menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium terkait fungsi hati. Bagaimana hasil minimal yang ditunjukkan oleh pemeriksaan laboratorium tersebut untuk menyatakan bahwa terdapat hepatotoksik akibat penggunaan obat pada kasus di atas?
Kadar SGPT/ALT 1-3 kali di atas batas normal
Kadar SGPT/ALT > 10 kali di atas batas norma
Kadar SGPT/ALT > 5 kali di atas batas normal
Kadar SGPT/ALT > 3 kali di atas batas normal
Kadar SGPT/ALT 5-10 kali di atas batas normal
Seorang pria, 45 tahun, dirawat di rumah sakit setelah menjalani operasi besar pada abdomen dua hari yang lalu. Pasien mengeluhkan sesak napas ringan dan merasa lemas. Pemeriksaan fisik menunjukkan napas pendek, dengan suara napas menurun di bagian bawah paru-paru kanan. Pemeriksaan radiologi menunjukkan pengkerutan (kolaps) sebagian paru-paru kanan. Penyebab paling mungkin dari atelektasis pada pasien ini adalah:
Pneumotoraks akibat trauma
Penurunan tekanan alveolar akibat efusi pleura
Obstruksi jalan napas oleh mukus atau benda asing
Infeksi bakteri pada jaringan paru-paru
Emboli arteri paru
Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak. Pasien memiliki riwayat merokok selama 20 tahun dan 3 tahun yang lalu didiagnosis dengan bronkitis kronis. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut jantung 80x/menit, frekuensi pernapasan 24x/menit, suhu 36,8°C. Pemeriksaan EKG menunjukkan gambaran left strain pattern, dan pemeriksaan foto thoraks menunjukkan gambaran hiperlusen dengan corakan vaskular paru yang berkurang. Diagnosis pasien ini adalah:
Pneumotoraks
Emphysematous lung
Bronkitis kronis
Infark paru
Tuberculosis
Laki-laki 32 tahun sesak 1 bulan makin berat; sesak bertambah saat tidur miring kanan. Riwayat TB 4 tahun lalu sudah OAT. PF: gerak dada kiri tertinggal, perkusi redup di kiri bawah, suara napas menurun di kiri bawah. Foto toraks: sudut kostofrenikus kiri tumpul. Temuan radiologis khas:
Meniscus sign
Coin lesion
Batwing appearance
Honeycomb appearance
Cavitas dengan air-fluid level
Seorang laki-laki usia 65 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan sesak nafas yang memberat 1 hari terakhir. Pasien sudah mengalami gejala seperti ini 3 kali dalam setahun. Keluhan disertai dengan demam dan batuk kental. Pasien juga merasa sesak saat berjalan sekitar 100 m. Pasien merupakan perokok aktif sejak usia 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik tampak barrel chest dengan celah iga melebar. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar eosinofil 400/mm³. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien ini?
ICS + LABA
ICS + LAMA
LABA
LAMA + LABA
LAMA
Seorang laki-laki usia 69 tahun dibawa ke IGD rumah sakit dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari ini. Keluhan disertai demam, mengi, dan batuk berdahak. Keluhan sesak sebenarnya sudah dirasakan pasien sejak 2 tahun yang lalu. Batuk berdahak awalnya bening namun berubah kehijauan. Pasien memiliki riwayat merokok sejak 15 tahun yang lalu sekitar 1 bungkus/hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 160/90 mmHg, denyut nadi 89x/menit, laju pernapasan 29x/menit, suhu 37,9°C. Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan gambaran emfisematosis lung dengan pelebaran sela iga. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah:
Emfisema subkutan
Asma eksaserbasi berat
PPOK
PPOK eksaserbasi akut
Pneumonia lobaris
Seorang laki-laki usia 28 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan batuk berdahak lebih dari 3 minggu, demam, keringat malam, dan BB menurun serta terdapat riwayat kontak penderita TB (kakek). Pemeriksaan fisik didapat ronki pada apeks paru kiri. Apakah pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis dan kausa penyakit pada kasus di atas?
Pemeriksaan Darah
Pemeriksaan Analisis Gas Darah
Pemeriksaan USG
Pemeriksaan Sputum
Pemeriksaan Foto thorax
Seorang anak laki-laki usia 11 bulan dibawa ke poliklinik anak dengan keluhan tampak sesak nafas sejak pagi tadi. Pasien juga malas menyusu dan tampak lemas. Riwayat batuk pilek 5 hari lalu. Riwayat imunisasi tidak diketahui karena buku imunisasi tertinggal. Pada pemeriksaan didapatkan nadi 122x/menit, napas 46x/menit, suhu 37,7°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nafas cuping hidung, retraksi dinding dada, wheezing di kedua lapangan paru. Apakah penyebab kasus diatas?
Haemophilus influenzae type B
Bordetella pertussis
Avian Influenza
Respiratory Syncytial Virus
Parainfluenza virus
Seorang bayi baru lahir dengan usia kehamilan 42 minggu lahir melalui persalinan pervaginam dengan pemeriksaan Apgar 4 pada menit pertama dan 7 pada menit kelima. Bayi ini mengalami kesulitan bernapas segera setelah lahir dan menunjukkan grunting, takipnea, serta penarikan otot bantu. Lahir dalam keadaan air ketuban hijau, dan ibu tidak memiliki riwayat infeksi selama kehamilan. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?
Bronchopulmonary dysplasia
Hyaline membrane disease (HMD)
Meconium aspiration syndrome (MAS)
Neonatal pneumonia
Transient Tachypneu of Newborn (TTN)
Seorang pria usia 39 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak dan demam tinggi sejak 2 hari terakhir. Pasien juga mengeluh batuk dan nyeri tenggorok sehingga nafsu makannya menurun. Pasien diketahui bekerja di peternakan ayam, namun beberapa minggu terakhir banyak ayam yang mati mendadak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 100x/menit, suhu 38,5°C, laju pernapasan 30x/menit. Foto thorax: infiltrat bilateral. Apakah tatalaksana yang tepat pada pasien ini?
Oseltamivir 2 x 75 mg selama 5 hari
Acyclovir 5 x 800 mg selama 5 hari
Falacyclovir 2 x 1 gr selama 5 hari
Acyclovir 5 x 200 mg selama 5 hari
Oseltamivir 1 x 75 mg selama 5 hari
Seorang wanita 50 tahun datang dengan keluhan mudah lelah jika berkegiatan, tetapi ingin melakukan olahraga rutin berupa senam aerobik kelompok di kompleks rumahnya. Hal apa saja yang harus kalian tanyakan dan lakukan pemeriksaan jika ingin mengetahui skor stratifikasi risiko pasien ini?
Riwayat serangan jantung pasien, usia, riwayat merokok, darah lengkap
Riwayat merokok, riwayat minum alkohol, gaya hidup, level aktivitas, darah lengkap
Riwayat minum alkohol, riwayat penyakit keluarga, riwayat kegiatan sehari hari, darah lengkap
Usia, riwayat merokok, riwayat penyakit di keluarga, gaya hidup sedenter, IMT, nilai kolesterol, gula darah
Darah lengkap saja
Laki-laki berusia 70 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak. Pasien memiliki kadang disertai batuk berdahak Pasien mempunyai kebiasaan merokok sejak usia 22 tahun. Pada pemeriksaan fisis didapatkan bentuk dada seperti tong, sela iga melebar. Pemeriksaan spirometri kesan obstruktif sedang. Kelainan patologi yang mendasari obstruksi pada kasus tersebut?
Fibrosis parenkim paru
Hilangnya surfactant pada alveolus
Penurunan elastic recoil alveolus
Hipereaktivitas bronkus
Pendesakan ekstra luminer bronkus
Tn. Cholet, usia 24 tahun datang ke poli dengan keluhan batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan sejak 3 hari yang lalu. Pasien baru saja pulang dari kampung halamannya, di mana terdapat banyak unggas yang mati mendadak di desa tersebut. Pada pemeriksaan didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 90 kali/menit, RR 28 kali/menit, suhu 38,5 °C. Tata laksana yang dapat diberikan pada pasien adalah:
Zanamivir 2x6 puff selama 5 hari
Oseltamivir 2x75 mg PO selama 3 hari
Oseltamivir 2x75 mg PO selama 5 hari
Oseltamivir 1x75 mg PO selama 7 hari
Zanamivir 2x10 mg PO selama 5 hari
Seorang pasien berusia 45 tahun datang dengan keluhan demam tinggi, batuk, dan nyeri dada yang dimulai setelah melakukan perjalanan ke Arab Saudi beberapa minggu lalu. Pasien melaporkan sering berinteraksi dengan hewan selama perjalanan. Dalam pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan gejala saluran pernapasan berat dan tanda-tanda infeksi yang mengarah pada paparan virus dari hewan. Berdasarkan riwayat perjalanan dan interaksi pasien dengan hewan. Hewan apakah yang paling mungkin terpapar virus tersebut adalah:
Domba
Unta
Unggas
Sapi
Kelelawar
Seorang wanita berusia 70 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk yang berlangsung selama beberapa bulan, sesak napas, dan nyeri dada ringan. Pasien tidak memiliki riwayat merokok, namun pemeriksaan radiologi menunjukkan adanya massa di lobus paru kanan. Biopsi menunjukkan pola pertumbuhan glandular dengan hasil imunohistokimia positif untuk TTF-1 dan Napsin A. Dokter mendiagnosis pasien dengan tumor paru. Jenis tumor paru apa yang paling mungkin pada pasien ini?
Tumor karsinoid
Adenokarsinoma
Karsinoma sel skuamosa
Mesotelioma
Karsinoma sel kecil
Seorang laki-laki berumur 35 tahun, berobat ke poliklinik dengan keluhan batuk dan sesak sejak 1 bulan terakhir. Batuk tidak disertai dahak dan tidak terus menerus. Pasien tidak ada demam. Pasien tidak merokok. Pasien bekerja di tambang batubara di Kalimantan sejak 10 tahun terakhir. Sebagai seorang dokter, Anda menyarankan agar pasien mengurangi pajanan zat yang berbahaya dengan pindah dari pekerja lapangan ke pekerja kantor, saran yang anda berikan termasuk dalam:
Pencegahan primer
Pencegahan umum
Pencegahan tertier
Pencegahan sekunder
Pencegahan khusus
Tn. Kalef usia 60 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk dan sesak nafas sejak 3 tahun terakhir. Pasien adalah perokok sejak usia 17 tahun dan konsumsi 1 bungkus rokok per hari. Pasien baru berhenti merokok 2 tahun terakhir ini. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BMI 17.7 kg/m2, Tanda vital TD 130/80mmHg, HR 89 kali/mnt, RR 24 kali/mnt, suhu 36.8C. Pemeriksaan thorax perkusi hipersonor, auskultasi suara nafas vesikuler, ekspirasi memanjang. Pada pemeriksaan spirometri didapatkan hasil FEV1/FVC < 70% dan FEV1 45%. Derajat keparahan pada kasus ini adalah
Sedang
Berat
Ringan
Sangat Berat
Mengancam Jiwa
Seorang laki-laki berumur 50 tahun, berobat ke poliklinik dengan keluhan sesak dan batuk kering. Sesak memberat 1 bulan terakhir. Keluhan disertai penurunan berat badan dan nafsu makan menurun. Pasien merokok selama 20 tahun. Setelah dilakukan foto toraks, didapatkan gambaran eggshell. Apakah kemungkinan pekerjaan dari pasien tersebut?
Penambang batubara
Tukang ledeng
Tukang pipa
Penambang emas
Pemotong batu
Seorang perempuan berusia 34 th dibawa ke klinik dengan keluhan terhirup jarum pentul dengan ujung bulat dari plastik saat akan memasang jilbab. Pasien dilakukan foto toraks untuk memantau benda yang terhirup. Apakah gambaran yang paling mungkin ditemukan?
Bayangan radiopak berbentuk bulat menyerupai ujung pentul pada cabang bronkus kanan
Bayangan radiopak berbentuk bulat menyerupai ujung pentul pada cabang bronkus kiri
Bayangan radiopak berbentuk jarum pada daerah cabang bronkus kanan
Bayangan hiperradiopak berbentuk jarum pada daerah cabang bronkus kiri
Bayangan hiperradiopak berbentuk jarum pada daerah cabang bronkus kanan
Anak perempuan 3 tahun batuk 2 minggu, suara melengking; batuk sering sampai sulit bernapas, kadang muntah; saat batuk menarik napas cepat. PF: mata merah, sianosis bibir, nadi 100, RR 30, T 37°C; tanpa stridor/konki/wheezing. Imunisasi hanya DPT 1x. Agen penyebab:
Bakteri coccobacillus gram positif
Bakteri Streptococcus gram negatif
Bakteri Streptococcus gram positif
Bakteri Staphylococcus gram positif
Bakteri coccobacillus gram negatif
Anak laki-laki 3 tahun batuk 3 minggu terutama malam/dini hari, sering setelah makan cokelat. Nenek yang mengasuh batuk darah, TB (+). BB 18,5 kg, tanda vital normal. Uji tuberkulin: indurasi 8 mm. Tatalaksana tepat?
Pengobatan OAT
Antibiotik empiris
Profilaksis sekunder
Profilaksis primer
Obat simptomatis
Bayi perempuan 5 bulan sesak 1 hari, demam-batuk-pilek 1 minggu. PF: merintih, nadi 160, RR 60, T 37,8°C, SpO2 92%, napas cuping hidung, retraksi interkostal & subternal, ronki (+), wheezing (-). X-ray: infiltrat seluruh lapang paru.
Injeksi Ampisilin
Injeksi Metronidazol
Injeksi Gentamisin
Injeksi Ampisilin + Gentamisin
Injeksi Ciprofloxacin
Ny. Laura, usia 40 tahun, dibawa ke IGD dengan keluhan demam selama 2 hari terakhir, disertai sesak napas dan batuk berdahak berwarna seperti karat. Pasien tidak memiliki riwayat rawat inap atau tindakan medis di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan fisik, ditemukan kesadaran compos mentis, tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 88x/menit, laju pernapasan 27x/menit, dan suhu 38,7°C. Pada pemeriksaan auskultasi terdengar rhonki basah di kedua lapangan paru. Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan Hb 13 g/dl, leukosit 13.000/mm³, dan trombosit 350.000/mm³. Foto toraks menunjukkan gambaran air bronchogram.
Rawat Inap Non-ICU, Ceftriaxone IV
Rawat Jalan, Meropenem PO
Rawat Inap Non-ICU, Levofloxacin IV
Rawat ICU, Ceftriaxone IV + Azitromisin IV
Rawat Jalan, Amoxicillin PO
Seorang pria 60 tahun datang dengan keluhan sesak dan batuk berdahak. Dahak berwarna purulen. Sesak dialami hilang timbul sejak 5 tahun yang lalu. Pasien memiliki riwayat merokok selama 30 tahun dengan IB 600. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pursed lip breathing dan barrel chest serta penggunaan otot bantu napas. Berapa target saturasi pasien ini?
88-92%
90-95%
86-97%
95-99%
80-90%
Seorang laki-laki berusia 60 tahun dengan diagnosis PPOK sejak 1 tahun yang lalu datang ke Poliklinik umum untuk kontrol. Pasien memiliki riwayat eksaserbasi tiga kali dalam satu tahun. Pasien mengeluh batuk kronik dengan produksi sputum yang banyak. Pasien harus berhenti untuk mengambil napas ketika berjalan 100 meter. Pasien menggunakan inhaler dengan baik, sudah berhenti merokok 2 tahun yang lalu dan sudah menyelesaikan rehabilitasi pulmoner 5 bulan yang lalu. Pengobatan rutin pasien adalah tiotropium dan salbutamol jika perlu. Hasil spirometri 3 bulan yang lalu menunjukkan VEP1 32 % dari prediksi dan rasio VEP1/KVP 50%. Foto toraks tidak ada infiltrat ataupun massa. Saturasi oksigen 92% dengan udara ruangan.
PPOK Group A
PPOK Group E
PPOK Group C
PPOK Group B
PPOK Group D
Seorang laki-laki 7 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam dialami sejak 3 hari yang lalu disertai dengan batuk kering dan pilek. Sesak nafas tidak ada, mual dan muntah tidak ada. Buang air besar dan Buang air kecil dalam batas normal. Dari pemeriksaan fisik ditemukan tanda vital, Tekanan darah : 110/70 mmHg, Nadi 102x/menit, pernafasan 20x/menit, Suhu badan per aksila :38,5OC. Ditemukan udem pada cavum nasi. Dokter tersebut mendiagnosis pasien ini dengan suspek Infeksi virus Influenza. Apa Faktor virulensi yang dimiliki oleh virus ini yang berfungsi sebagai reseptor terhadap sel manusia
Topoisomerase
Membrane lipid
Neurominidase
Protein Inhibitor
Hemaglutinin
Seorang perempuan usia 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan batuk darah sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan disertai berat badan menurun dan sesak nafas. Pasien didiagnosis menderita carcinoma mammae stadium IV dan saat ini sedang menjalani terapi paliatif. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 80x/menit, napas 20x/menit, suhu 37°C. Dokter mencurigai adanya metastase ke paru. Apakah gambaran radiologi yang diharapkan pada kasus di atas?
Coin lesion
ICS melebar, diafragma mendatar
Wedge shape
Perselubungan pada apex paru
Snow storm appearance
Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas yang memberat sejak semalam terakhir. Sesak sudah dirasakan pasien sejak 5 tahun. Pasien merupakan seorang perokok berat. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 140/80 mmHg, nadi 95 x/menit, pernapasan 26 x/menit, suhu 36,2°C. Pemeriksaan fisik didapatkan barrel chest, perkusi hipersonor, wheezing di kedua lapangan paru. Apakah diagnosis pasien ini?
Bronkiektasis
Tumor paru
Pneumonia lobaris
PPOK eksaserbasi akut
Asma bronkial
Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke puskesmas karena sesak dan nyeri pada saat menarik napas, bersin maupun batuk. Nyeri menjalar ke dinding dada kiri. Keluhan sudah dirasakan sejak satu minggu sebelumnya. Pasien menyangkal adanya demam maupun keringat malam. Pasien juga mengeluhkan batuk kering dan rasa lemah sejak 3 hari yang lalu. Pasien mendapat diagnosa HIV sejak 6 bulan sebelumnya dan mendapatkan terapi ART. Pemeriksaan mikrobiologi menunjukkan adanya sel yeast besar dengan pertunasan dan kapsul tebal. Apakah faktor dominan sebagai penentu virulensi mikroba tersebut?
Endospore
Sifat hidrofilik dari kapsul
Glucoronoxylomannan pada kapsul
Adhesi pada kapsul
Spora bergranulasi
An. Brittany, usia 12 bulan, dibawa ke poliklinik anak dengan keluhan sesak napas yang tampak sejak pagi tadi. Pasien juga terlihat malas menyusu dan tampak lemas. Riwayat batuk pilek terjadi 5 hari lalu. Riwayat imunisasi tidak diketahui karena buku imunisasi tertinggal. Pada pemeriksaan, didapatkan HR 122x/menit, RR 46x/menit, suhu 37,7°C. Pemeriksaan fisik menunjukkan nafas cuping hidung, retraksi dinding dada, serta wheezing di kedua lapangan paru. Penyebab kasus di atas adalah...
Bordetella Pertusis
Haemophilus Influenzae tipe B
Respiratory Syncytial Virus
Parainfluenza Virus
H5N1 Virus
Seorang pria 24 tahun datang ke IGD dengan sesak 30 menit, hanya bisa berbicara penggal kalimat dan lebih suka duduk. Dalam 1 bulan terakhir sesak kambuh 5 kali. Riwayat asma sejak kecil; orang tua juga serupa. PF: wheezing +/+, rhonki -/-. Tatalaksana yang tepat untuk mencegah sesak (controller) pada pasien ini adalah:
Salbutamol nebulizer
Albuterol nebulizer
Budesonide inhaler 200–400 µg
Budesonide inhaler >800 µg + Salbutamol + Prednison
Budesonide inhaler 400–800 µg + Salbutamol
Seorang bayi usia 1 hari dibawa ibunya ke IGD RS karena sesak napas. Pasien lahir preterm pada usia kehamilan 28 minggu, lahir secara pervaginam di bidan, ketuban jernih. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi nadi 140x/menit, pernapasan 80x/menit, suhu 36,5°C, didapatkan sianosis, pernapasan cuping hidung, retraksi subkosta dan pemeriksaan jantung dalam batas normal. Apakah diagnosis pada pasien ini?
Transient tachypnea syndrome
Bronkiolitis
Penyakit membran hialin
Pneumonia
Aspirasi mekonium
Seorang laki-laki berusia 39 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 4 jam yang lalu. Pasien memiliki riwayat menggunakan obat inhaler namun lupa nama obatnya. Sesak napas yang dirasakan pasien membuat pasien kesulitan mengucapkan kalimat dengan sempurna dan posisi harus duduk membungkuk. Pemeriksaan fisik pasien ditemukan bunyi wheezing pada saat inspirasi dan ekspirasi. Apakah klasifikasi penyakit yang diderita oleh pasien diatas?
Asma Persisten sedang
Asma mengancam jiwa
Asma akut berat
Asma Intermitten
Asma akut ringan sedang
Seorang laki-laki berumur 55 tahun, berobat ke poliklinik dengan keluhan batuk sejak 2 bulan terakhir. Batuk kering disertai sesak yang semakin memberat terutama jika beraktivitas. Terdapat keluhan nafsu makan berkurang dan penurunan berat badan. Pasien riwayat merokok sejak 30 tahun lalu. Pasien bekerja sebagai tukang ledeng sejak umur 20 tahun dan tidak pernah menggunakan masker standar selama bekerja. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien tersebut?
Asbestosis
Silikosiderosis
Barosis
Siderosis
Silikosis
Laki-laki 32 tahun dengan keluhan batuk lama 3 bulan berturut-turut dengan produksi lendir yang berlebih. Pada pemeriksaan histopatologi didapat pembesaran mucous secreting glands. Hyperplasia sel goblet dan peradangan kronis dan fibrosis dinding bronkiolar. Apakah diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut?
Asthma
Bronkopneumonia
Emphysema
Tuberculosis
Chronic bronchitis
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan demam tinggi (38,5°C) dan kesulitan menelan sejak 12 jam yang lalu. Ibu pasien melaporkan bahwa anak tersebut tampak gelisah dan kesulitan bernapas, terutama saat berbaring. Anak tersebut duduk dengan posisi menjaga saluran napas terbuka (tripod position) dan tampak kesulitan berbicara dengan suara serak. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan stridor inspiratori, dan anak tampak cemas serta kesulitan bernapas.
Kerley A line
thumbprint sign
steeple sign
honey comb apperance
focus ghon
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas, disertai demam dan batuk dengan dahak berwarna kuning. Keluhan ini sudah dialami selama 5 hari di rumah. Pemeriksaan fisik menunjukkan tanda-tanda konsolidasi. Hasil pemeriksaan foto toraks menunjukkan tanda-tanda konsolidasi dengan air bronchogram. Penderita dianjurkan untuk rawat inap, namun menolak dan meminta rawat jalan. Komplikasi apakah yang dapat terjadi pada pasien ini?
Gagal jantung
Hospital acquired pneumonia
Syok hipovolemik
Pneumotoraks
Syok sepsis
Laki-laki 53 tahun sesak memberat 4 hari, hanya bisa tidur dengan 2–3 bantal; hipertensi tidak terkontrol. TTV: TD 160/100, N 100, RR 26, SpO2 92%, afebris. Mekanisme sesak paling mungkin?
Kolaps alveoli akibat mucoid plug
Penyempitan saluran napas
Akumulasi cairan di jaringan interstisial paru
Perubahan gradien tekanan karena hubungan rongga paru–atmosfer
Depresi napas akibat penekanan batang otak
Seorang pasien berusia 55 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam tinggi, batuk, sesak napas, dan nyeri dada. Pasien memiliki riwayat diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol dengan baik. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya pembengkakan dan perubahan warna hitam pada rongga hidung dan sinus. Pemeriksaan mikroskopis pada spesimen jaringan menunjukkan adanya spora dengan hifa yang tidak bercabang secara sempurna dan tidak bersepta, yang mengarah pada infeksi jamur. Berdasarkan gejala klinis dan temuan mikroskopis, penyakit yang paling mungkin diderita pasien ini adalah
Mucormycosis
Aspergillosis
Histoplasmosis
Coccidioidomycosis
Blastomycosis
Seorang perempuan usia 40 tahun datang dengan sesak, nyeri dada kanan, dan batuk berdarah sejak 2 jam lalu. Satu jam sebelumnya pasien baru persalinan normal. PF: TD 80/50 mmHg, takikardi, suhu normal, rhonki 2/3 basal paru dextra. D-dimer 75 μg/mL (normal <0,5 μg/mL). Apa terapi yang dapat diberikan?
Trombolitik
LABA
Kortikosteroid
SABA
Injeksi vitamin K
Laki-laki 45 tahun batuk berdahak >2 minggu, demam, keringat malam; dada terasa penuh dan agak sesak. PF: TD 130/90, nadi 90, T 37,2°C, RR 22; ronhki kasar apeks bilateral. Langkah awal menegakkan diagnosis?
Antibiotik non-OAT 7 hari
Oksimeter
Analisa gas darah
Foto toraks
Sputum BTA
Seorang anak perempuan usia 2 tahun dibawa orang tuanya ke IGD RS karena batuk berat selama 3 minggu ini. Keluhan batuk disertai mual muntah. Riwayat imunisasi hanya BCG. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 120x/menit, laju pernapasan 60x/menit, suhu 36°C, batuk paroksismal diikuti suara whoop saat inspirasi. Diagnosis pasien ini adalah:
Pertusis fase inisiasi
Pertusis fase paroksismal
Pertusis fase kovalen
Pertusis fase rekovalen
Pertusis fase katarrhal
Seorang pria usia 30 tahun datang ke dokter dengan keluhan terasa kesemutan pada kaki dan tangannya 5 hari terakhir ini. Diketahui pasien saat ini sedang konsumsi OAT dan Captopril. Pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan ekstremitas atas dan bawah, pulsasi teraba kuat di keempat ekstremitas, tidak ditemukan tanda-tanda inflamasi maupun sianosis. Apakah penyebab keluhan pada pasien ini?
Rifampicin
Etambutol
Pirazinamide
Isoniazide
Captopril
Pria 72 tahun batuk darah 2 bulan, BB turun, sesak, suara serak; perokok 1-2 bungkus/hari sejak SMP. PF: fremitus kanan > kiri, perkusi pekak kanan, suara napas kanan menghilang. Radiologi sesuai gambar dibawah. Diagnosis adalah:
Karsinoma paru
Tuberkulosis paru
Pneumonia lobaris
Efusi pleura
Perhatikan gambar rontgen dada berikut ini.
Efusi pleura
Empiema pulmonum
Ca paru
Hematotoraks
Atelektasis
Laki-laki 45 tahun batuk darah 2 minggu, demam, BB turun, sesak. PF: suara amforik paru kanan atas. Foto toraks menunjukkan kavitas dengan gambaran khas. Diagnosis:
Pneumonia
Abses paru
TB paru
Aspergiloma
Bronkiektasis
Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan batuk dan sesak napas sejak 2 minggu. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 100 kali/menit, pernapasan 28 kali/menit, suhu 39°C, rhonki di kedua lapang paru. Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan infiltrat bilateral. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
Pneumonia
TB Paru
PPOK
Ca Paru
Bronkiektasis
Pria 24 tahun serangan sesak; hanya bisa bicara penggal kalimat; 5 kali kambuh sebulan terakhir; riwayat asma sejak kecil. PF: wheezing +/+, rhonki -/-. Diagnosis:
Asma persisten ringan serangan sedang
Asma persisten sedang serangan ringan
Asma persisten sedang serangan sedang
Asma intermiten serangan ringan
Asma persisten berat serangan sedang
Tujuan khusus pemerintah Indonesia dalam upaya pengendalian TB adalah:
Mengakhiri epidemi TB pada tahun 2030
Mengakhiri epidemi TB pada tahun 2050
Meningkatkan angka kesembuhan infeksi saluran pernapasan umum
Mengurangi prevalensi penyakit paru lainnya
Penemuan dini kasus baru TB
Seorang laki-laki umur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas yang disertai batuk yang sudah berlangsung lama. Dilakukan pemeriksaan foto thoraks, tampak adanya cairan dalam cavum pleura sinister, dan dokter mendiagnosa dengan efusi pleura sinistra. Apakah yang akan ditemukan pada keadaan ini?
PCO2 meningkat
PCO2 menurun
PCO2 dan HCO3 meningkat
HCO3 meningkat
HCO3 menurun
Seorang laki-laki 20 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan demam lebih dari 2 minggu disertai batuk lama tapi tanpa mengeluarkan dahak sama sekali. Setelah dilakukan foto thoraks, dokter memutuskan untuk pungsi percobaan, ternyata didapatkan cairan kuning jernih dan hasil analisasinya menunjukkan transudat. Apakah kondisi yang dapat menyebabkan temuan pada pasien ini?
Asbestosis
Kanker Paru
Pneumonia
Hypoalbuminemia
Tuberkulosa
Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering mengalami batuk kronis, disertai produksi dahak yang kental dan sulit dikeluarkan. Riwayat infeksi saluran napas berulang juga ditemukan pada pasien. Pemeriksaan genetik menunjukkan adanya mutasi pada gen CFTR (Cystic Fibrosis Transmembrane Conductance Regulator). Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah produksi mukus yang berlebihan, sehingga menyumbat saluran pernapasan. Sel mana yang bertanggung jawab dalam produksi mukus berlebih pada kondisi ini?
Sel goblet
Sel sikat
Sel Clara
Sel basal
Sel dust
Seorang laki-laki 28 tahun datang ke rumah sakit dengan batuk berdahak lebih dari 3 minggu, demam, keringat malam, dan BB menurun serta terdapat riwayat kontak penderita TB (kakek). Pemeriksaan fisik didapat ronki pada apeks paru kiri. Untuk menegakkan diagnosis pada penderita tersebut perlu dilakukan pemeriksaan:
Sputum
Analisa Gas Darah
Foto thorax
USG thorax
Darah
Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD dengan keluhan batuk berdahak kehijauan sejak 2 minggu yang lalu. Pasien juga mengalami demam menggigil dan sesak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 82x/menit, laju pernapasan 30x/menit, suhu 39°C, fremitus raba paru kiri tengah meningkat, perkusi paru kiri tengah redup, auskultasi suara amforik (+). Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan cavitas berdinding tebal dengan air fluid level. Diagnosis pada pasien ini adalah:
Absess paru
Bronkopneumonia
Pneumonia lobaris
Bronkiektasis terinfeksi
Efusi pleura minimal
Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke Poliklinik puskesmas dengan membawa hasil spirometri yang telah dilakukan di RS. Keluhan pasien sehingga dilakukan spirometri adalah sesak napas terutama jika berjalan sekitar 100 meter. Hasil spirometri pasien tersebut yaitu: kVP 5000 ml, KVP prediksi 5000 ml, KV 4800 ml, KV prediksi 5000 ml, VEP1 2500 ml, VEP1 prediksi 5000 ml, VEP1 post BD 2700 ml. Berapa kriteria mMrc pasien tsb?
4
2
1
5
3
Tn. Kalef, usia 60 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk dan sesak napas sejak 3 tahun terakhir. Pasien adalah perokok sejak usia 17 tahun dan mengonsumsi 1 bungkus rokok per hari. Pasien baru berhenti merokok 2 tahun terakhir ini. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BMI 17,7 kg/m², tanda vital: TD 130/80 mmHg, HR 89 kali/menit, RR 24 kali/menit, suhu 36,8°C. Pemeriksaan thoraks menunjukkan perkusi hipersonor, auskultasi suara napas vesikuler dengan ekspirasi memanjang. Pada pemeriksaan spirometri didapatkan hasil FEV1/FVC < 70% dan FEV1 45%. Derajat keparahan pada kasus ini adalah:
Ringan
Sedang
Mengancam Jiwa
Berat
Sangat Berat
Seorang pasien yang menderita penyakit pneumonia akan mengalami gejala sesak nafas yang diakibatkan oleh rendahnya perpindahan gas oksigen dari alveolus ke dalam darah. Kasus di atas sesuai dengan Fick's Law. Menurut hukum ini, apakah penyebab terhambatnya perpindahan gas?
Berkurangnya kelarutan gas oksigen
Bertambahnya luas area pertukaran gas
Bertambahnya kecepatan gas
Berkurangnya perbedaan tekanan parsial gas
Bertambahnya ketebalan membrane respirasi
Seorang pria usia 30 tahun datang ke dokter dengan keluhan terasa kesemutan pada kaki dan tangannya 5 hari terakhir ini. Diketahui pasien saat ini sedang konsumsi OAT dan Captopril. Pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan ekstremitas atas dan bawah, pulsasi teraba kuat di keempat ekstremitas, tidak ditemukan tanda-tanda inflamasi maupun sianosis. Apakah tatalaksana yang tepat untuk mengurangi keluhan pada pasien ini?
Vitamin B2
Vitamin B6
Vitamin B9
Vitamin B1
Vitamin B12
Seorang anak perempuan berusia 3 tahun datang ke poli anak dengan keluhan nyeri menelan, suara serak, menggesek, demam, dan tampak sesak napas. Anak lebih suka duduk dengan menopang menggunakan kedua tangan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 110 x/menit, RR 28 x/menit, suhu 39°C, hot potato voice, stridor inspiratori, dan retraksi intercostal (+/-). Pada pemeriksaan radiologi didapatkan gambaran thumbprint sign. Apa pemeriksaan penunjang yang dapat mengkonfirmasi diagnosis pasien tersebut?
Kultur darah
Rontgen cervical lateral
Laboratorium
Laringoskopi
Rontgen thorax
Laki-laki 58 th masuk di IGD RS Wahidin Sudirohusodo dengan keluhan sesak sejak 2 hari terakhir, batuk semakin meningkat dan sputum yang semakin kental. Pasien juga pernah mengalami Riwayat masuk rumah sakit 2 bulan yang lalu dengan keluhan yang sama. Dari pemeriksaan ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 96x/menit, pernapasan 32 kali/menit, suhu 37,2. Tata Saturasi O2 = 92%. Lab: Hb 14,2 g%, WBC =15.300/mm3, Neutrofil 84,5%, Eosinofil = 6,3%. Tatalaksana yang sesuai untuk pasien ini adalah?
Inhalasi SABA, Kortikosteroid sistemik, oksigen.
Inhalasi Salbutamol (pMDI), antibiotik, kortikosteroid sistemik, oksigen
Oksigen, LABA dengan device nebulizer, kortikosteroid inhalasi
Inhalasi LABA, steroid oral, oksigen, antibiotik
Oksigen, Inhalasi SABA, Kortikosteroid sistemik, antibiotik
Pernyataan berikut yang salah mengenai kanker paru-paru adalah:
Kanker paru-paru paling sering disebabkan oleh merokok
Kanker paru-paru dapat terjadi karena paparan radiasi
Kanker paru-paru kadang dapat sembuh secara spontan
Kanker paru-paru pada stadium awal sering tidak menimbulkan gejala
Kanker paru-paru lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita
Seorang laki-laki berumur 40 tahun, berobat ke poliklinik dengan keluhan sesak, kadang disertai mengi sejak 3 bulan terakhir. Sesak memberat di hari Senin saat pasien di tempat kerja, dan membaik saat di rumah. Pasien tidak merokok. Pasien Bekerja di pabrik pembuatan Kasur kapuk 1 tahun terakhir. Apakah kemungkinan diagnosis dari pasien tersebut?
Siderosis
Silikosis
Barosis
Bisinosis
Asbestosis
Seorang wanita berusia 70 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas, batuk kering, dan penurunan berat badan yang signifikan selama beberapa bulan terakhir. Pasien tidak memiliki riwayat merokok dan tidak terpapar asap rokok secara signifikan. Setelah dilakukan pemeriksaan radiologi, ditemukan adanya massa di paru-paru kanan bagian bawah. Hasil biopsi menunjukkan bahwa tumor tersebut terdiri dari sel-sel yang membentuk kelenjar dan memproduksi mukus. Berdasarkan informasi tersebut, jenis tumor yang paling mungkin terjadi pada pasien ini adalah:
metastatic small cell carcinoma
Squamous Cell Carcinoma
Large Cell Carcinoma
Small Cell Carcinoma
Adenocarcinoma
Perempuan 19 tahun hidung tersumbat terutama pagi hari. PF: edema konka, cairan bening. Skin prick test negatif. Diagnosis:
Rhinitis medikamentosa
Rhinosinusitis
Rhinitis atrofik
Rhinitis alergi
Rhinitis vasomotor
Seorang perempuan 62 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan sesak napas sejak 3 hari terakhir. Keluhan ini disertai dengan batuk tanpa dahak. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan Tekanan darah dalam batas normal, frekuensi napas 26 x/menit, denyut nadi 102 x/menit dan temperatur 38 derajat celcius, saturasi oksigen 94% ada ronki di basal paru kiri. Hasil pemeriksaan swab PCR SarsCoV2 terdeteksi positif. Foto toraks didapatkan infiltrat di basal perifer paru kiri.
Covid 19 terkonfirmasi gejala sedang
Probable Covid 19
Covid 19 terkonfirmasi gejala ringan
Covid 19 terkonfirmasi gejala berat
Suspek Covid 19
Bayi 7 bulan tertelan dot. Sadar, sesak, napas cuping hidung (+), retraksi interkostal (+), stridor. Penolong sudah melakukan back blow 1x namun belum berhasil. Tindakan selanjutnya:
Abdominal thrust
Chest thrust
Manuver vagal
Ekstraksi dengan endoskopi
Back blow
Seorang pasien wanita berusia 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas yang semakin memburuk dalam 2 hari terakhir. Pasien mengatakan bahwa ia merasa kesulitan bernapas saat berbaring dan terkadang merasa nyeri pada sisi dada kiri. Pasien memiliki riwayat merokok selama 20 tahun dan baru-baru ini dirawat di rumah sakit karena pneumonia yang diobati dengan antibiotik.
Emboli paru
Pneumonia
Atelektasis
Tuberkulosis paru
Asma bronkial
Seorang laki-laki berusia 39 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 4 jam yang lalu. Pasien memiliki riwayat menggunakan obat inhaler namun lupa nama obatnya. Sesak napas yang dirasakan pasien membuat pasien kesulitan mengucapkan kalimat dengan sempurna dan posisi harus duduk membungkuk. Pemeriksaan fisis pasien ditemukan bunyi wheezing pada saat inspirasi dan ekspirasi. Apakah klasifikasi penyakit yang diderita oleh pasien diatas?
Asma mengancam jiwa
Asma Intermitten
Asma Persisten sedang
Asma akut berat
Asma akut ringan sedang
