Font size
WorksheetsSejarah Perjuangan Indonesia
Total questions: 92
Worksheet time: 46mins
Pada 20 Mei 1908, sekelompok pelajar STOVIA mendirikan Budi Utomo. Organisasi ini bertujuan meningkatkan pendidikan dan kebudayaan masyarakat Jawa. Apa bentuk perjuangan yang dilakukan Budi Utomo?
Perlawanan bersenjata
Perdagangan bebas
Perjuangan melalui pendidikan
Reformasi sistem kolonial
Indische Partij didirikan oleh Tiga Serangkai: Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara. Mereka menyerukan persatuan semua golongan untuk melawan penjajahan. Gagasan utama yang dibawa oleh Indische Partij adalah....
Perjuangan etnis Jawa
Perjuangan agama Islam
Persatuan lintas golongan
Perdagangan bebas
Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa pada 3 Juli 1922. Ia menolak pendidikan kolonial yang diskriminatif dan memperjuangkan pendidikan nasional yang merdeka. Apa prinsip utama pendidikan Taman Siswa?
Pendidikan untuk elite
Pendidikan berbasis agama
Pendidikan merdeka dan nasional
Pendidikan militer
Perhimpunan Indonesia didirikan oleh pelajar Indonesia di Belanda. Organisasi ini menyuarakan kemerdekaan Indonesia di forum internasional. Keunggulan strategi perjuangan Perhimpunan Indonesia adalah...
Perlawanan bersenjata
Diplomasi internasional
Pendidikan lokal
Perdagangan rempah
Kongres Pemuda II tahun 1928 menjadi tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Para pemuda dari berbagai daerah mengikrarkan Sumpah Pemuda. Makna utama dari Sumpah Pemuda adalah...
Menolak budaya asing
Menyatukan identitas nasional
Menyusun konstitusi
Menyatakan perang
Lagu ‘Indonesia Raya’ ciptaan Wage Rudolf Supratman pertama kali diperdengarkan dalam Kongres Pemuda II. Apa fungsi lagu ‘Indonesia Raya’ dalam Kongres Pemuda?
Lagu hiburan
Lagu daerah
Simbol nasionalisme
Lagu kolonial
Partai Nasional Indonesia (PNI) didirikan oleh Soekarno pada tahun 1927. Tujuannya adalah mencapai kemerdekaan Indonesia melalui cara non-kooperatif. Strategi utama PNI dalam perjuangan adalah...
Kooperatif dengan Belanda
Perjuangan bersenjata
Non-kooperatif dan mandiri
Perdagangan bebas
Pada Kongres Pemuda II tahun 1928, para pemuda dari berbagai daerah menyatakan tekad untuk Indonesia yang satu. Mereka mengikrarkan Sumpah Pemuda dan memperdengarkan lagu ‘Indonesia Raya’. Mengapa Kongres Pemuda II dianggap sebagai tonggak nasionalisme Indonesia?
Karena menghasilkan Piagam Jakarta
Karena menyatukan perjuangan lintas agama
Karena menegaskan identitas nasional bersama
Karena membentuk partai politik
Sumpah Pemuda menyatakan: Bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan: Indonesia. Nilai utama yang tercermin dalam ikrar Sumpah Pemuda adalah...
Persatuan dan kesetaraan
Perlawanan dan kemerdekaan
Pendidikan dan kebudayaan
Agama dan ideologi
Mohammad Hatta mendirikan Partai Pendidikan Nasional Indonesia (PPNI) sebagai wadah perjuangan politik yang menekankan pendidikan rakyat. Apa perbedaan pendekatan PPNI dibandingkan organisasi lainnya?
Menekankan pendidikan elite
Menekankan pendidikan rakyat
Menekankan perjuangan bersenjata
Menekankan perdagangan bebas
Hatta dibandingkan Soekarno dalam perjuangan politik?
Hatta menekankan pendidikan, Soekarno menekankan massa
Hatta menggunakan kekuatan militer
Hatta fokus pada agama
Hatta menolak kemerdekaan
Hatta bekerja sama dengan kolonial
Jepang membentuk BPUPKI pada tahun 1945 untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Sidang pertama dilaksanakan pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Apa tujuan utama pembentukan BPUPKI oleh Jepang?
Menyusun sistem ekonomi
Menyusun konstitusi Indonesia
Menyusun angkatan perang
Menyusun sistem pendidikan
Menyusun propaganda
Dalam sidang BPUPKI, Soekarno mengusulkan dasar negara yang disebut ‘Pancasila’. Usulan ini disampaikan pada 1 Juni 1945. Nilai utama yang terkandung dalam Pancasila adalah...
Kekuasaan tunggal
Persatuan dan keadilan
Perdagangan bebas
Sistem kasta
Ideologi kolonial
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan Piagam Jakarta sebagai dasar negara. Tokoh-tokoh dari berbagai golongan terlibat dalam penyusunannya. Peran Piagam Jakarta dalam sejarah Indonesia?
Menjadi naskah proklamasi
Menjadi dasar konstitusi awal
Menjadi lagu kebangsaan
Menjadi sistem ekonomi
Menjadi dokumen kolonial
Pada 16 Agustus 1945, golongan muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk mendesak agar proklamasi segera dilakukan. Alasan golongan muda mendesak proklamasi segera dilakukan?
Jepang sudah kalah perang
Soekarno menolak kemerdekaan
BPUPKI dibubarkan
PPKI belum terbentuk
Lagu Indonesia Raya belum diperdengarkan
Naskah proklamasi disusun di rumah Laksamana Maeda dan diketik oleh Sayuti Melik. Proklamasi dibacakan pada 17 Agustus 1945. Siapa tokoh yang mengetik naskah proklamasi?
Soekarno
Hatta
Sayuti Melik
Ahmad Subardjo
Latief Hendraningrat
Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 pagi. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia?
Awal penjajahan baru
Akhir perjuangan politik
Awal kemerdekaan dan kedaulatan
Awal kerja sama dengan Jepang
Awal sistem kolonial
PPKI dibentuk oleh Jepang setelah proklamasi untuk menyusun pemerintahan Indonesia. Sidang pertama dilakukan pada 18 Agustus 1945. Sidang pertama PPKI menghasilkan keputusan penting yaitu...
Menyusun sistem ekonomi
Menetapkan Soekarno sebagai Presiden
Menyusun lagu kebangsaan
Menyusun sistem pendidikan
Menetapkan sistem kolonial
Perjuangan perempuan Indonesia juga berperan penting. Tokoh seperti Rasuna Said dan Dewi Sartika memperjuangkan pendidikan dan hak perempuan. Bentuk perjuangan Rasuna Said dalam pergerakan nasional adalah...
Perdagangan
Pendidikan dan politik
Militer
Agama
Ekonomi
Organisasi Putera dibentuk oleh Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia, namun justru digunakan oleh tokoh nasional untuk menyebarkan semangat kemerdekaan. Mengapa organisasi Putera menjadi bumerang bagi Jepang?
Tokohnya pro-Belanda
Digunakan untuk menyebarkan semangat nasionalisme
Tidak didukung rakyat
Jepang membentuk organisasi semi-militer seperti Seinendan dan Keibodan untuk melatih pemuda Indonesia. Tujuan utama Jepang membentuk organisasi semi-militer adalah....
Meningkatkan pendidikan
Menyiapkan tenaga kerja industri
Mendukung kepentingan militer Jepang
Menyebarkan agama Shinto
Romusha adalah kebijakan kerja paksa oleh Jepang yang menyebabkan penderitaan rakyat Indonesia, terutama di desa-desa. Dampak sosial dari kebijakan Romusha adalah....
Meningkatkan kesejahteraan
Menumbuhkan gotong royong
Menyebabkan penderitaan dan kelaparan
Meningkatkan pendidikan
Manakah dari organisasi berikut yang termasuk dalam pergerakan nasional Indonesia?
Budi Utomo, Sarekat Islam, Indische Partij
Taman Siswa, PNI, Perhimpunan Indonesia
Muhammadiyah, Sarekat Islam, PNI
Semua jawaban benar
Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada 16 Agustus 1945. Soekarno dan Hatta ‘diamankan’ oleh golongan muda agar tidak terpengaruh Jepang dan segera memproklamasikan kemerdekaan. Tujuan utama peristiwa Rengasdengklok adalah....
Menyusun naskah proklamasi
Menghindari tekanan Jepang
Menyusun kabinet pertama
Menyusun Piagam Jakarta
Pada 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Keesokan harinya, golongan muda mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu janji Jepang. Alasan utama golongan muda mendesak proklamasi segera dilakukan adalah....
Jepang memberi izin kemerdekaan
Jepang sudah kalah dan kekuasaannya melemah
Soekarno menolak kemerdekaan
BPUPKI dibubarkan
Proklamasi kemerdekaan Indonesia tidak serta-merta diakui oleh Belanda dan Sekutu. Hal ini memicu terjadinya konflik bersenjata setelah 1945. Tantangan utama setelah proklamasi kemerdekaan adalah....
Menyusun sistem kolonial
Menyusun sistem ekonomi Jepang
Menghadapi agresi militer Belanda
Menyusun sistem pendidikan
Setelah proklamasi, Indonesia menghadapi agresi militer Belanda yang ingin kembali menjajah. Bentuk perjuangan Indonesia dalam menghadapi agresi militer Belanda adalah....
Diplomasi dan perlawanan bersenjata
Kerja sama ekonomi
Perjanjian dagang
Bantuan Jepang
Agresi Militer Belanda I terjadi pada 21 Juli 1947. Belanda melanggar Perjanjian Linggarjati. Dampak dari pelanggaran Perjanjian Linggarjati oleh Belanda?
Indonesia menyerah
Terjadinya Agresi Militer I
Terbentuknya RIS
Dibentuknya PBB
Perjanjian Renville ditandatangani pada 17 Januari 1948 di atas kapal USS Renville. Isi utama Perjanjian Renville adalah....
Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia
Indonesia mundur ke garis Van Mook
Indonesia menjadi negara federal
Belanda menyerahkan Papua
Agresi Militer Belanda II dilancarkan pada 19 Desember 1948. Belanda menangkap Soekarno....
Terjadinya Konferensi Meja Bundar
Indonesia menyerah
Terbentuknya RIS
Dibentuknya PBB
Dampak langsung dari Agresi Militer II adalah….
Terbentuknya kabinet baru
Pemerintah Indonesia pindah ke Yogyakarta
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk
Indonesia menyerah
Belanda mengakui kemerdekaan
PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia) dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara di Bukittinggi. Peran PDRI dalam mempertahankan kemerdekaan adalah….
Menyerahkan kekuasaan ke Belanda
Melanjutkan pemerintahan saat pusat ditawan
Menyusun sistem ekonomi
Menyusun konstitusi baru
Menyusun sistem parlemen
Konferensi Meja Bundar (KMB) dilaksanakan di Den Haag pada 23 Agustus–2 November 1949. Hasil utama dari KMB adalah...
Belanda menyerahkan Papua
Indonesia menjadi negara bagian
Belanda mengakui kedaulatan Indonesia
Indonesia bergabung dengan NATO
Indonesia menjadi negara komunis
Setelah KMB, Indonesia menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS). Apa bentuk negara Indonesia setelah KMB?
Negara kesatuan
Negara komunis
Negara federal
Negara parlementer
Negara Kerajaan
Pada 17 Agustus 1950, Indonesia kembali menjadi negara kesatuan. Alasan pembubaran RIS?
Desakan Belanda
Keinginan rakyat untuk bersatu
Perintah PBB
Perjanjian Linggarjati
Perjanjian Renville
Demokrasi Liberal ditandai dengan sistem parlementer dan seringnya pergantian kabinet. Kelemahan utama sistem parlementer saat Demokrasi Liberal adalah...
Pemerintahan stabil
Kabinet sering jatuh
Presiden berkuasa penuh
Tidak ada partai politik
Tidak ada pemilu
Pemilu pertama Indonesia dilaksanakan pada tahun 1955. Tujuan utama Pemilu 1955 adalah.....
Memilih presiden
Memilih DPR dan Konstituante
Memilih gubernur
Memilih kepala desa
Menentukan sistem ekonomi
Konstituante gagal menetapkan UUD baru dan terjadi kebuntuan politik. Dampak dari kegagalan Konstituante adalah....
Terjadinya Pemilu ulang
Presiden membubarkan DPR
Presiden mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959
Terbentuknya RIS
Terjadinya Agresi Militer
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menyatakan kembali ke UUD 1945. Apa isi utama Dekrit Presiden 5 Juli 1959?
Pembubaran partai politik
Kembali ke UUD 1945
Pemilu ulang
Pembentukan RIS
Pengakuan Belanda
Demokrasi Terpimpin ditandai dengan dominasi Presiden dalam pemerintahan. Ciri utama Demokrasi Terpimpin adalah...
Kekuasaan dibagi rata
Presiden memegang kekuasaan penuh
Kabinet dipilih rakyat
Sistem multipartai
Pemerintahan federal
MPRS menetapkan Soekarno sebagai Presiden seumur hidup pada tahun 1963. Dampak dari penetapan Presiden seumur hidup yaitu...
Demokrasi semakin kuat
Kekuasaan terpusat pada Presiden
Pemilu semakin sering
Kabinet dipilih rakyat
Sistem parlementer kembali
Indonesia keluar dari PBB pada tahun 1965 sebagai protes terhadap Malaysia yang menjadi anggota Dewan Keamanan. Alasan Indonesia keluar dari PBB adalah...
Tidak setuju dengan Malaysia
Malaysia menjadi anggota Dewan Keamanan
Indonesia ingin menjadi anggota Dewan Keamanan
Indonesia ingin membentuk PBB baru
Indonesia ingin bergabung dengan NATO
Kabinet Gotong Royong dibentuk pada masa Demokrasi Terpimpin dengan Soekarno sebagai Presiden dan Djuanda sebagai Perdana Menteri. Tujuan utama pembentukan Kabinet Gotong Royong?
Menyusun sistem parlementer
Menyatukan kekuatan politik di bawah Presiden
Menyerahkan kekuasaan ke militer
Menyusun sistem ekonomi liberal
Menyusun konstitusi baru
Konsep Nasakom (Nasionalisme, Agama, Komunisme) diperkenalkan oleh Soekarno untuk menyatukan kekuatan politik. Tujuan utama konsep Nasakom adalah?
Menghapus partai politik
Menyatukan ideologi yang berbeda
Menyerahkan kekuasaan ke militer
Menyusun sistem parlementer
Menolak sistem demokrasi
Partai Komunis Indonesia (PKI) mendapat dukungan besar dari Soekarno selama Demokrasi Terpimpin. Dampak dari kedekatan PKI dengan Presiden Soekarno adalah?
PKI dibubarkan
PKI menjadi oposisi
PKI mendapat pengaruh besar dalam pemerintahan
PKI bergabung dengan militer
PKI menolak UUD 1945
Konfrontasi Indonesia–Malaysia dimulai tahun 1963 sebagai bentuk penolakan terhadap pembentukan Federasi Malaysia. Alasan utama Indonesia menolak pembentukan Federasi Malaysia adalah?
Malaysia mendukung Belanda
Malaysia dianggap proyek neo-kolonialisme
Malaysia menolak bantuan Indonesia
Malaysia bergabung dengan PBB
Malaysia menolak Nasakom
Indonesia keluar dari PBB pada tahun 1965 sebagai bentuk protes terhadap Malaysia yang menjadi anggota Dewan Keamanan. Dampak dari keluarnya Indonesia dari PBB adalah?
Indonesia kehilangan pengakuan internasional
Indonesia tidak bisa ikut sidang PBB
Indonesia membentuk GANEFO
Indonesia menjadi negara komunis
Indonesia bergabung dengan NATO
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 mengakhiri masa Demokrasi Liberal dan memulai Demokrasi Terpimpin. Apa sistem pemerintahan yang berlaku setelah Dekrit Presiden?
Parlementer
Federal
Terpimpin
Liberal
Monarki
Pada masa Demokrasi Terpimpin, MPRS menjadi lembaga tertinggi negara dan DPR-GR dibentuk sebagai pengganti DPR. Fungsi utama MPRS dalam sistem Demokrasi Terpimpin adalah?
Menyusun anggaran
Menetapkan garis besar haluan negara
Mengawasi Presiden
Menyusun sistem ekonomi
Menyusun sistem Pendidikan
DPR-GR (Gotong Royong) dibentuk oleh Presiden untuk menggantikan DPR hasil Pemilu 1955. Perbedaan utama DPR-GR dibandingkan DPR sebelumnya adalah?
Dipilih langsung oleh rakyat
Diangkat oleh Presiden
Dibentuk oleh militer
Dibentuk oleh PBB
Dibentuk oleh Konstituante
Pada masa Demokrasi Terpimpin, kekuasaan Presiden sangat dominan dan lembaga negara berada di bawah pengaruhnya. Dampak dari dominasi kekuasaan Presiden adalah?
Pemerintahan menjadi stabil dan demokratis
Terjadi sentralisasi kekuasaan
Partai politik bebas berpendapat
Kabinet dipilih rakyat
Sistem multipartai berkembang
Kabinet Kerja dibentuk oleh Soekarno setelah Dekrit Presiden 1959. Ciri utama Kabinet Kerja adalah?
Dipimpin oleh Perdana Menteri
Dipilih oleh rakyat
Dipimpin langsung oleh Presiden
Indonesia mengalami krisis ekonomi pada awal 1960-an, ditandai dengan inflasi tinggi dan kelangkaan barang. Penyebab utama krisis ekonomi Indonesia saat itu adalah…
Bantuan asing berlimpah
Pengeluaran negara yang tidak terkendali
Ekspor meningkat
Investasi asing masuk
Produksi dalam negeri stabil
Pada masa Demokrasi Terpimpin, media massa dikontrol ketat oleh pemerintah. Apa dampak dari kontrol media oleh pemerintah?
Informasi bebas dan terbuka
Kritik terhadap pemerintah meningkat
Kebebasan pers dibatasi
Media menjadi independen
Media dikuasai asing
Soekarno memperkenalkan istilah ‘Revolusi Belum Selesai’ untuk menegaskan bahwa perjuangan bangsa masih berlanjut. Apa makna dari istilah ‘Revolusi Belum Selesai’?
Indonesia belum merdeka
Perjuangan sosial dan ekonomi masih berlangsung
Indonesia akan dijajah kembali
Indonesia menolak PBB
Indonesia akan bergabung dengan Malaysia
Pada masa Demokrasi Terpimpin, partai politik kehilangan peran dan digantikan oleh kekuatan Presiden. Dampak dari melemahnya partai politik adalah…
Demokrasi semakin kuat
Pemerintahan menjadi lebih terbuka
Sentralisasi kekuasaan meningkat
Pemilu semakin sering
Sistem multipartai berkembang
Militer Indonesia mulai mendapat peran politik yang signifikan sejak masa Demokrasi Terpimpin, terutama melalui Dewan Pertimbangan Agung dan jabatan strategis. Dampak dari meningkatnya peran militer dalam pemerintahan?
Demokrasi semakin kuat
Militer menjadi oposisi
Militer ikut menentukan kebijakan negara
Militer dibubarkan
Militer menolak UUD 1945
Hubungan Indonesia dengan negara-negara Blok Timur semakin erat pada awal 1960-an, termasuk dengan Uni Soviet dan Tiongkok. Alasan utama Indonesia mendekat ke Blok Timur adalah…
Mendapat bantuan ekonomi dan militer
Menolak sistem komunis
Menjadi anggota NATO
Menolak bantuan Amerika
Menjadi negara federal
Soekarno menyebut dirinya sebagai Pemimpin Besar Revolusi dan menempatkan dirinya di atas lembaga negara. Apa dampak dari posisi Soekarno sebagai Pemimpin Besar Revolusi?
Kekuasaan lembaga negara meningkat
Kekuasaan Presiden menjadi simbolis
Kekuasaan terpusat pada Presiden
Presiden tunduk pada DPR
Presiden dipilih oleh rakyat
Program pembangunan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin tidak berjalan efektif karena inflasi tinggi dan ketergantungan pada bantuan luar negeri. Tantangan utama pembangunan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin adalah…
Produksi dalam negeri stabil
Inflasi tinggi dan defisit anggaran
Bantuan asing berlimpah
Ekspor meningkat
Investasi asing masuk
Pada akhir masa Demokrasi Terpimpin, ketegangan politik meningkat antara militer dan PKI. Dampak dari ketegangan antara militer dan PKI?
Terjadi kompromi ideologi
Terjadi konflik politik yang memuncak
PKI bergabung dengan militer
Militer dibubarkan
PKI menjadi oposisi resmi
Tokoh-tokoh seperti Soekarno, Hatta, Ahmad Subardjo, dan Sayuti Melik berperan penting dalam proses proklamasi. Apa bentuk kontribusi Ahmad Subardjo dalam proklamasi?
Mengetik naskah
Menyusun redaksi naskah
Membacakan proklamasi
Menyebarkan berita
Menyusun sistem ekonomi
Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) menjadi titik balik kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Siapa tokoh yang menerima Supersemar dari Presiden Soekarno?
B.J. Habibie
Soeharto
Sarwo Edhie
Try Sutrisno
Sudharmono
Program pembangunan lima tahunan pada masa Orde Baru dikenal sebagai Repelita. Apa nama program pembangunan ekonomi Orde Baru yang berlangsung setiap lima tahun?
GBHN
APBN
Repelita
RUU
NKK/BKK
Demonstrasi mahasiswa dan masyarakat pada Mei 1998 menuntut pengunduran diri Presiden Soeharto. Pada tahun berapa Soeharto resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden?
1996
1997
1998
1999
2000
Kebijakan NKK/BKK membatasi kegiatan politik mahasiswa di kampus. Mengapa pemerintah Orde Baru menerapkan kebijakan NKK/BKK di perguruan tinggi?
Untuk meningkatkan partisipasi politik mahasiswa
Untuk membatasi aktivitas politik mahasiswa
Untuk memperluas jaringan kampus
Untuk meningkatkan anggaran pendidikan
Untuk membentuk partai mahasiswa
ABRI menjalankan peran ganda dalam pemerintahan dan pertahanan. Bagaimana konsep dwifungsi ABRI memengaruhi sistem politik Orde Baru?
ABRI menjadi partai politik
ABRI hanya menjaga keamanan
ABRI berperan dalam pemerintahan dan militer
ABRI menjadi lembaga legislatif
ABRI menolak sistem demokrasi
Pemilu Orde Baru diikuti oleh tiga kontestan: Golkar, PPP, dan PDI. Apa keunikan sistem pemilu pada masa Orde Baru dibandingkan era Reformasi?
Pemilu dilakukan setiap tahun
Pemilu dipimpin mahasiswa
Pemilu dikendalikan pemerintah
Pemilu bebas multipartai
Pemilu langsung oleh rakyat
Krisis moneter 1997 menyebabkan nilai rupiah anjlok dan harga kebutuhan pokok melonjak. Bagaimana krisis moneter 1997 berdampak pada stabilitas politik Indonesia?
Meningkatkan legitimasi pemerintah
Memicu demonstrasi dan tuntutan reformasi
Memperkuat nilai rupiah
Meningkatkan ekspor
Menurunkan harga barang
Repelita I fokus pada pembangunan sektor pertanian dan swasembada pangan. Bagaimana kebijakan Repelita I diterapkan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional?
Meningkatkan ekspor beras
Membangun industri pupuk
Meningkatkan produksi pertanian
Menyusun sistem perdagangan
Menyusun sistem militer
Media massa pada masa Orde Baru dikontrol ketat oleh pemerintah. Bagaimana kontrol media oleh pemerintah memengaruhi kebebasan pers?
Media bebas mengkritik pemerintah
Media menjadi independen
Media dibatasi dalam menyampaikan kritik
Media dipimpin oleh mahasiswa
Media dikuasai asing
Demonstrasi Mei 1998 dipicu oleh krisis ekonomi dan ketidakpuasan terhadap pemerintahan Soeharto. Apa hubungan antara krisis ekonomi dan tuntutan reformasi pada akhir Orde Baru?
Krisis ekonomi memperkuat pemerintahan
Krisis ekonomi mempercepat reformasi
Krisis ekonomi tidak berpengaruh
Reformasi menyebabkan krisis
Krisis ekonomi memperkuat militer
Mahasiswa dan ABRI memiliki peran berbeda dalam transisi menuju Reformasi. Bandingkan peran mahasiswa dan ABRI dalam proses transisi politik tahun 1998.
Mahasiswa mendukung status quo, ABRI mendukung reformasi
Mahasiswa mendukung reformasi, ABRI mendukung status quo
Mahasiswa dan ABRI mendukung status quo
Mahasiswa dan ABRI mendukung reformasi
Mahasiswa dan ABRI tidak berperan
Golkar selalu menang dalam pemilu Orde Baru. Identifikasi pola kontrol politik yang digunakan Orde Baru untuk mempertahankan kekuasaan.
Koalisi partai oposisi
Demokrasi langsung
Dominasi Golkar dan dwifungsi ABRI
Sistem parlementer
Pemilu bebas
Setelah Reformasi, partai politik baru bermunculan dan pemilu dilakukan secara langsung. Analisis perbedaan sistem politik Indonesia sebelum dan sesudah Reformasi.
Sebelum Reformasi lebih demokratis
Setelah Reformasi lebih tertutup
Sebelum Reformasi dikendalikan pemerintah, sesudahnya lebih terbuka
Setelah Reformasi tidak ada pemilu
Sebelum Reformasi bebas multipartai
Pada masa Orde Baru, kritik terhadap pemerintah dianggap subversif dan dibatasi. Identifikasi bentuk pembatasan kebebasan sipil pada masa Orde Baru.
Pemilu langsung
Pembubaran partai oposisi
Sensor media dan pelarangan demonstrasi
Pemilihan presiden oleh rakyat
Kebebasan pers
Setelah Reformasi, lembaga-lembaga negara seperti KPK dan MK dibentuk untuk memperkuat demokrasi. Analisis tujuan pembentukan lembaga-lembaga negara pasca-Reformasi.
Menjaga kekuasaan presiden
Mengawasi partai politik
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
Menyusun sistem ekonomi
Menyusun kurikulum
Orde Baru berhasil mencapai swasembada beras dan pertumbuhan ekonomi pada 1970–1980-an. Nilai keberhasilan pembangunan ekonomi Orde Baru pada dekade tersebut.
Tidak ada kemajuan
Terjadi swasembada pangan dan pertumbuhan
Terjadi krisis moneter
Terjadi konflik politik
Terjadi stagnasi
Kebijakan NKK/BKK membatasi organisasi mahasiswa di kampus. Evaluasi dampak kebijakan NKK/BKK terhadap dinamika kampus.
Meningkatkan partisipasi politik
Membatasi kebebasan akademik
Meningkatkan kualitas pendidikan
Meningkatkan anggaran kampus
Mendorong reformasi
Pemilu Orde Baru dilakukan rutin namun dikendalikan oleh pemerintah. Tentukan apakah sistem pemilu Orde Baru mencerminkan prinsip demokrasi.
Ya, karena pemilu dilakukan rutin
Tidak, karena dikendalikan pemerintah
Ya, karena banyak partai
Tidak, karena pemilu dipimpin mahasiswa
Ya, karena pemilu langsung
Pemerintahan Orde Baru menekankan stabilitas politik, pembangunan ekonomi, dan kontrol terhadap media serta organisasi masyarakat. Manakah ciri khas utama dari masa Orde Baru?
Pemilu langsung dan terbuka
Kebebasan pers dan partai politik
Sentralisasi kekuasaan dan dwifungsi ABRI
Desentralisasi dan otonomi daerah
Pemerintahan multipartai
Pada masa Reformasi, pemerintah menerapkan desentralisasi untuk memperkuat otonomi daerah dan mempercepat pembangunan lokal. Bagaimana kebijakan desentralisasi mencerminkan semangat Reformasi?
Memusatkan kekuasaan di Jakarta
Menyerahkan semua urusan ke pemerintah pusat
Memberi kewenangan kepada daerah untuk mengatur sendiri
Menghapus peran pemerintah daerah
Menyeragamkan kebijakan nasional
Setelah Reformasi, pemilu dilakukan secara langsung oleh rakyat untuk memilih presiden dan wakil rakyat. Apa dampak utama dari pemilu langsung terhadap sistem demokrasi Indonesia?
Menurunkan partisipasi politik
Memperkuat keterlibatan rakyat dalam pemerintahan
Mengurangi transparansi
Menambah dominasi militer
Membatasi hak suara
Orde Baru dikenal dengan pembangunan fisik yang masif, namun juga dengan pembatasan terhadap oposisi dan kebebasan sipil. Apa tantangan utama dalam menilai keberhasilan Orde Baru secara menyeluruh?
Hanya fokus pada ekonomi tanpa melihat aspek politik
Tidak ada pembangunan sama sekali
Semua kebijakan disusun oleh mahasiswa
Pemerintah tidak melakukan pembangunan
Tidak ada partisipasi masyarakat
Pada masa Orde Baru, pembangunan fisik seperti jalan, bendungan, dan sekolah dilakukan secara masif di berbagai daerah. Apa tujuan utama pembangunan fisik pada masa Orde Baru?
Menyebarkan ideologi negara
Meningkatkan kesejahteraan dan konektivitas
Mengurangi jumlah partai politik
Menyusun sistem parlemen
Menyebarkan kekuasaan militer
Pada masa Reformasi, muncul banyak organisasi masyarakat sipil yang aktif mengawasi kebijakan pemerintah. Bagaimana peran organisasi masyarakat sipil dalam era Reformasi?
Menyusun undang-undang
Menjadi partai politik
Mengawasi dan mengadvokasi kebijakan publik
Menyusun sistem ekonomi
Menjadi lembaga eksekutif
Setelah Reformasi, Indonesia mengalami perubahan dalam sistem pemilihan kepala daerah. Apa bentuk perubahan dalam pemilihan kepala daerah pasca-Reformasi?
Kepala daerah ditunjuk oleh presiden
Kepala daerah dipilih oleh DPRD
Kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat
Kepala daerah dipilih oleh militer
Kepala daerah dipilih oleh partai
Pada masa Orde Baru, kritik terhadap pemerintah sering dianggap sebagai ancaman terhadap stabilitas nasional. Apa dampak dari anggapan tersebut terhadap kehidupan demokrasi?
Meningkatkan partisipasi rakyat
Mendorong kebebasan pers
Membatasi ruang diskusi dan oposisi
Meningkatkan transparansi
Meningkatkan kebebasan berpendapat
Reformasi membuka ruang bagi pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Mengapa pemisahan kekuasaan penting dalam sistem demokrasi?
Untuk memperkuat kekuasaan presiden
Untuk mempercepat pembangunan
Untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan
Untuk menyatukan semua lembaga
Untuk menghapus partai politik
Pada masa Orde Baru, pemerintah menggunakan pendekatan keamanan untuk mengatasi konflik sosial. Apa kelemahan dari pendekatan keamanan dalam menyelesaikan konflik sosial?
Menyelesaikan masalah secara dialogis
Mengabaikan akar masalah dan hak asasi
Meningkatkan partisipasi masyarakat
Memperkuat lembaga demokrasi
Meningkatkan transparansi
Setelah Reformasi, Indonesia mulai menerapkan prinsip good governance dalam pemerintahan. Apa prinsip utama dari good governance?
Kekuasaan tunggal
Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi
Sentralisasi kekuasaan
Dominasi partai pemerintah
Penghapusan lembaga pengawas
Pada masa Orde Baru, pembangunan ekonomi lebih terpusat dan dikendalikan oleh pemerintah pusat. Apa perbedaan pendekatan pembangunan ekonomi Orde Baru dengan era Reformasi?
Lebih terpusat pada pemerintah pusat
Lebih melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan
Mengutamakan pembangunan fisik tanpa memperhatikan aspek sosial
Mengurangi peran pemerintah dalam ekonomi
Menghapuskan peran swasta dalam ekonomi
