WorksheetsLKK MODUL 2
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Name
Class
Date
1.
Sekolah dapat mengundang orang tua saat pembagian rapor dengan melakukan kegiatan yang produktif yang dapat mengasah karakter peserta didik atau unjuk prestasi sekolah sehingga ada kebersamaan antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat sekitar. Orang tua disuguhi dengan atraksi dan unjuk kemampuan di bidang tugas kokurikuler atau sejenisnya. Sekolah dapat juga menunjukkan hasil karya terbaik siswa agar diketahui oleh orang tuanya. Hal ini merupakan contoh dari program kegiatan ....
a)
tahunan
b)
semester
c)
triwulan
d)
bulanan
2.
Contoh implementasi PPK dalam kegiatan kokurikuler adalah
a)
studi lapangan
b)
pramuka
c)
upacara
d)
olahraga
3.
Sekolah dapat merancang 5 tema sekolah pendidikan karakter yang berbeda setiap hari dalam seminggu. Misalnya, hari Senin mendidikkan karakter nasionalis, Selasa karakter integritas, Rabu karakter mandiri, Kamis gotong royong, dan Jumat Religius. Apa yang disebut di atas merupakan contoh dari program kegiatan ....
a)
harian
b)
pembiasaan
c)
kedisiplinan
d)
mingguan
4.
Perlukah lembaga kementrian lain yang non kependidikan dalam kegiatan PPK?
a)
Tidak perlu karena PPK merupakan tugas dan tanggung jawab dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
b)
Tidak perlu karena setiap lembaga pemerintahan memiliki tugas pokok dan fungsi masing-masing masing.
c)
Tidak perlu karena akan terjadi overlaping/tumpang tindih tanggung jawab.
d)
Perlu karena PPK merupakan tanggung jawab bersama.
5.
Pola yang digunakan dengan menyebarkan karakter tertentu ke dalam berbagai atau semua kegiatan. Misalnya kegiatan yang beragam itu dilakukan untuk tujuan masing-masing, namun menyelipkan karakter disiplin di dalamnya. Hal ini berarti disiplin karakter ini menyebar pada berbagai kegiatan yang ada di sekolah ….
a)
menyebar
b)
meluas
c)
distribusi
d)
Memusat
6.
Fungsi dan peranan pemangku kepentingankementrian pendidikan adalah ….
a)
Membuat kebijakan/peraturan dan sosialisasi PPK
b)
Menyinergikan implementasi kebijakan PPK dengan lembaga lain dalam pendampingan, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan PPK
c)
Menggunakan materi dan topik program PPK
d)
Keseluruhan jawaban A, B, C benar
7.
Untuk mewujudkan karakter itu menjadi kebiasaan dan akhirnya membudaya, dibutuhkan konsistensi sikap, berpikir, dan berperilaku. Tidak diberikan ruang untuk sekali melanggar, selain menyangkut keselamatan nyawa. Prinsip diatas dapat diklasifikasikan sebagai prinsip....
a)
Pelibatan
b)
Pengulangan
c)
Kesinambungan
d)
Kesungguhan
8.
Prinsip integrasi juga lebih ditekankan pada berbagai kegiatan yang keseluruhan kegiatannya mengandung karakter, baik tersurat maupun tersirat. Prinsip integrasi ini terdapat pada ....
a)
dalam diri komponen karakter moral itu sendiri
b)
kepribadian seseorang
c)
kegiatan yang beragam
d)
prinsip kesungguhan
9.
Contoh implementasi PPK dalam kegiatan kokurikuler adalah ....
a)
studi lapangan
b)
pramuka
c)
upacara
d)
olahraga
10.
Media massa berperan membantu pelaksanaan PPK dengan melakukan
a)
Menyebarluaskan dan melaporkan praktik baik dan /atau memberikan pesan moral dan karakter baik dalam setiap reportase
b)
Sosialisasi informasi pihak pihak yang mendukung pelaksanaan program PPK
c)
Memberi sumbangan kepada komunitas sekolah sebagai perwujudan dukungan program PPK
d)
Melaporkan semua reportase apapl pun baik oponi ahli maupun data sejelas mungkin
11.
PPK dilaksanakan terintegrasi dalam mata pelajaran, kegiatan belajar mengajar, dan diperkuat dengan kegiatan yang manajemen kelas. Hal ini berarti PPK dilaksanakan dengan pendekatan berbasis ....
a)
kelas
b)
budaya
c)
sekolah
d)
masyarakat
12.
PKK dapat berjalan dengan baik jika semua pihak dilibatkan dalam penyusunan program, pelaksanaan kegiatan hingga evaluasi kebersihan pelaksanaannya. Semua lembaga pemangku kepentingan memiliki fungsi dan peranan masing-masing. Uraian di atas menggambarkan tata kelola prinsip....
a)
pelibatan
b)
integrasi
c)
keseimbangan
d)
kesungguhan
13.
Beberapa pemangku kepentingan yang perlu memberikan keteladanan pada peserta didik adalah ....
a)
guru Melalui pembelajaran dalam kelas dan di luar kelas
b)
seluruh warga sekolah yang meliputi kepala sekolah, guru/tutor/pamong, tenaga kependidikan
c)
kepala sekolah, pengawas, guru/tutor/pamong, tenaga kependidikan, perguruan tinggi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dan media massa
d)
Kementerian Pendidikan dan jajaran di bawahnya kepala sekolah, pengawas, guru/tutor/pamong, tenaga kependidikan, perguruan tinggi, media massa, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dan media massa
14.
Kemampuan untuk mewujudkan, perasaan, harapan, dan lain lain semestinya dikembangkan bersama-sama. Jika seluruh potensi ini sudah mengkristal membentuk karakter tertentu, seseorang akan merespons sesuai dengan karakternya. Terkait hal diatas, aspek yang harus dikembangkan berhubungan dengan ....
a)
jomponen karakter moral itu sendiri
b)
potensi dalam diri sendiri
c)
prinsip kesinambungan
d)
prinsip kesungguhan
15.
Pembelajaran tidak berlangsung dalam ruang kosong, namun syarat nilai. Lingkungan sekolah yang religius turut membentuk karakter peserta didik yang religius. Guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan yang rajin dan disiplin turut mewujudkan suasana lingkungan yang disiplin. Ini merupakan salah satu alasan sekolah dipandang sebagai lembaga yang paling tepat mengemban tugas melaksanakan pp yang disebut
a)
Kurikulum
b)
Ekositem
c)
Infrastruktur
d)
Sistem
16.
Contoh implementasi karakter dalam visi, misi, dan tujuan sekolah, yaitu ....
a)
Menciptakan budaya sekolah yang berpenampilan bersih, asri, dan menarik, pelayanan yang santun dan prima, serta prestasi di bidang akademik dan nonakademik
b)
Menumbuhkembangkan pengabdian kepada Tuhan, serta peduli sesama dan lingkungannya
c)
Menerapkan layanan pendidikan yang berkarakter karakter jujur
d)
Terwujudnya pribadi yang religius, santun dan cerdas
17.
Hal yang terkait dengan adanya gedung sekolah, ruang kelas, tempat ibadah, komputer dan internet, sumber dan media belajar, dan lain-lain yang semua itu merupakan struktur fasilitas dasar untuk kepentingan bersama utamanya untuk peserta didik.Selain yang tangible (wujud nyata) itu, sekolah juga memiliki guru berkompeten, pengalaman luas,dan lain-lain yang termasuk kategori intangible yang siap melayani peserta didik. Ini merupakan salah satu alasan sekolah dipandang sebagai lembaga yang paling tepat mengemban tugas melaksanakan PP yang disebut....
a)
sumber belajar
b)
ekosistem
c)
infrastruktur
d)
sistem
18.
Beberapa lembaga pemangku kepentingan yang bertanggung jawab terhadap program PPK adalah ....
a)
guru melalui pembelajaran di dalam kelas dan luar kelas
b)
seluruh warga sekolah, yang meliputi kepala sekolah, guru/tutor/pamong, dan tenaga kependidikan
c)
Kementerian Pendidikan dan jajaran di bawahnya
d)
Kementerian Pendidikan, lembaga kementerian yang lain, pemerintah daerah, kelurahan/desa, kepala sekolah, pengawas, guru/tutor/pamong, perguruan tinggi, pelaku bisnis dan masyarakat/ komunitas, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dan media massa
19.
Dunia usaha dan dunia industri (DUDI) juga perlu dilibatkan dalam kegiatan PPK dengan fungsi dan peranan ....
a)
Menjalankan program PPK melalui program tanggung jawab sosial korporasi
b)
Memberikan kesempatan kepada mitra sasaran untuk mengenal dunia kerja dalam rangka menumbuhkan karakter yang dibutuhkan
c)
Menyediakan sukarelawan sekolah dalam pelaksanaan program PPK sesuai dengan kapasitas DUDI masing-masing
d)
Memberikan teladan kepada seluruh komunitas DUDI, sekolah, dan masyarakat sebagai perwujudan dari pelaksanaan program PPK
20.
Pendekatan dilakukan dengan (a) mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran secara tmatik atau terintegrasi dalam mata pelajaran sesuai dengan isi kurikulum; (b) merencanakan pengelolaan kelas dan metode pembelajaran/pembimbingan sesuai dengan karakter peserta didik; (c) melakukan evaluasi pembelajaran/pembimbingan; dan (d) mengembangkan kurikulum muatan lokal sesuai dengan kebutuhan dan karakterristik daerah, satuan pendidikan, dan peserta didik. Pendekatan yang di uraykan di atas disebut pendekatan berbasis ....
a)
budaya
b)
sekolah
c)
masyarakat
d)
kelas
100 %
