WorksheetsSoal Pilihan Ganda Kedokteran Gigi
Total questions: 72
Worksheet time: 36mins
Struktur enamel terdiri dari matriks organik dan anorganik, matrik organik berupa protein enamel terdiri dari.....
proliferasi dan difrensiasi
Sel-sel Sprindle
Enamelin dan Amelogenin
Morfodifrensiassi
Sekretori Ameloblast
Yang bukan termasuk struktur pulpa
Zone odontoblastik
Zone subodontoblastik
Zone kaya dengan sel
Zone jaringan ikat, pembulu darah dan syaraf sel-sel pulpa
Zone Ektomesenchimal
Rahang yang tidak memiliki benih gigi disebut:
Dilaceration
Germination
Anodontia
Fusion
Macrodontia
Gigi yang tumbuh dalam gigi disebut:
Dens in Dente
Microdontia
Concrescence
Supernumerary teeth
Fusion
Gigi permanen posterior yg pertama muncul pada rongga mulut adalah
Premolar satu
Premolar dua
Molar satu
Gigi decidui yg pertama muncul ke rongga mulut secara umum adalah:
Insisivus satu
Insisivus dua
Kaninus
Molar satu
Molar dua
Ciri - ciri khas Gigi Insisivus satu permanen adalah:
Panjang 18,5 mm
Incisal bagian Distal bersudut 90 derajat
Memiliki Fossa
Radiknya dua
Memiliki fissur
Gigi yg fungsinya memotong makanan adalah
Premolar satu
Premolar dua
Insisivus satu
Kaninus
Insisivus dua
Perubahan yang dapat terjadi pada sistim sirkulasi jaringan tubuh Arini sewaktu melakukan aerobic adalah:
Peningkatan denyut jantung dan aliran darah
Penurunan kadar oksigen dalam darah
Penyempitan pembuluh darah
Penurunan suhu tubuh
perubahan diameter pembuluh darah
Pembengkakan pada gingiva yang terjadi pada kasus di atas disebabkan oleh respon mikrosirkulasi yaitu:
Perubahan hemodinamik.
Perubahan permeabilitas.
Perubahan diameter pembuluh.
Terjadi filtrasi
Semua pernyataan benar
Factor yang tidak mempengaruhi regulasi mikrosirkulasi ke jaringan tubuh adalah:
Ukuran pembuluh darah.
Sifat darah.
Aktifitas metabolisme.
Jenis Kelamin.
Saraf.
Selain sistim mikrosirkulasi, pembengkakan pada gingiva kasus di atas dapat juga ditanggulangi oleh sistim limfatik yaitu:
Sirkulasi yang sama dengan arteri
Menurunkan terjadinya absorpsi
Meningkatkan terjadinya filtrasi
Kapiler yang berisi cairan kuning pucat
Kapiler yang berisi darah
Pulpa juga merupakan salah satu jaringan dengan sistim mikrosirkulasi:
Sifat dan karakteristik yang unik
Vena pulpa memiliki dinding lebih tipis dan lumen yang luas.
adaptasi lingkungan rendah
dikelilingi lapisan dentin yang kaku dengan pintu masuk dan keluar terbatas
semua pernyataan benar
Rasa nyeri yang terjadi pada gigi tersebut di atas adalah karena terlibatnya saraf:
Nerv. alv superior anterior dan lingualis
Nerv. alv superior posterior dan media
Nerv. alv superior media, posterior, dan nasopalatinus
Nerv. alv superior anterior dan alv inferior
Nerv. Alv posterior dan alv inferior
Pembengkakan gingiva yang terjadi pada kasus di atas adalah disebabkan karena:
Peningkatan proses absorpsi di jaringan
Penurunan proses filtrasi di jaringan
Berkurangnya proses absorpsi
Berkurangnya aliran darah
Peningkatan proses filtrasi dan berkurangnya proses absorpsi
Perubahan spontan pada sistem aliran darah yang terjadi pada arteriol, metarteriole dan sphincter prekapiler merupakan regulasi secara:
Vasokonstriksi
Vasodilaiasi
Vasomotion
Sistem saraf
Metabolisme jaringan
Faktor-faktor yang menentukan aliran darah pada sistim mikrosirkulasi adalah:
Kadar hormon
Zat- zat vasoaktif
Ukuran pembuluh darah
Sifat darah
Semua benar.
Meningkatnya aliran darah pada sa'at melakukan aerobic pada kasus di atas adalah :
Kebutuhan oksigen yang menurun
Penurunan konsentrasi asam laktat
Terjadinya vasokonstriksi dan vasodilatasi
Penurunan konsentrasi CO2
Penurunan metabolisme jaringan
Seorang pasien laki-laki usia 30 tahun datang ke dokter gigi untuk mengkonsultasikan giginya oleh karena giginya terasa ngilu dan semakin lama semakin tipis dan pendek. Dari hasil anamnesa pasien tersebut adalah seorang atlet renang sejak remaja. Hasil pemeriksaan gigi menunjukkan gigi mengalami erosi dan atrisi diikuti hypersensitif dentin. Komposisi enamel gigi terdiri dari :
A. Mineral 96%, Organik 1%, air 3%
B. Mineral 30%. Organik 30%, air 40%
C. Mineral 70%,Organik 20%, air 10%
D. Mineral 60%, organik 20%, air 20%
E. Mineral 50%, organik 25%, air 25%
Erosi gigi pada kasus diatas disebabkan oleh :
A. Kimiawi
B. Mekanis
C. Pengunyahan
D. Overloading (traumatik oklusi)
E. Bruxism
Seorang pasien laki-laki usia 30 tahun datang ke dokter gigi untuk mengkonsultasikan giginya oleh karena giginya terasa ngilu dan semakin lama semakin tipis dan pendek. Dari hasil anamnesa pasien tersebut adalah seorang atlet renang sejak remaja. Hasil pemeriksaan gigi menunjukkan gigi mengalami erosi dan atrisi diikuti hypersensitif dentin. Faktor yang menghambat terjadinya erosi gigi pada kasus diatas adalah :
Jenis agent asam
Komposisi gigi
Frekuensi konsumsi asam
fluorisasi
agent kororsif
Vignette: Seorang pasien berumur 60 tahun datang ke dokter gigi untuk dibuatkan gigi palsu sebagian. Hasil pemeriksaan gigi menunjukkan gigi sisa mengalami atrisi sehingga sebagian dentin sudah hilang tanpa diikuti adanya rasa ngilu. Pasien mempunyai kebiasaan mengunyah sirih sehingga air ludahnya sangat banyak. Yang memproduksi dentin adalah :
A. Ameloblast
B. Odontoblast
C. Osteoblast
D. Hertwig Sheet
E. Sisa2 Epitel mallasez
Vignette: Seorang pasien berumur 60 tahun datang ke dokter gigi untuk dibuatkan gigi palsu sebagian. Hasil pemeriksaan gigi menunjukkan gigi sisa mengalami atrisi sehingga sebagian dentin sudah hilang tanpa diikuti adanya rasa ngilu. Pasien mempunyai kebiasaan mengunyah sirih sehingga air ludahnya sangat banyak. Pembentukan odontoblast like cell akibat :
Reaksi Rich cell zone pada pulpa
Reaksi odontoblast layer pada tepi pulpa
Reaksi free cell zone pulpa
Pembentukan primer dentin
Perlindungan akar dari sementum terjadi karena salah satu dari tiga hubungan antara enamel dan mahkota gigi. Sementum yang tumpang tindih dengan enamel pada jarak yang pendek dinamakan sebagai
Gap
Overlap
Meet
Resorpsi
Resesi
Tipe sementum yang ditemukan pada bagian sementodentinal junction, dan dapat bersifat sebagai sementum maupun dentin disebut:
Sementum seluler
Sementum Aseluler
Sementum intermediate
Sementum fibrilar
Sementum Afibrilar
Gigi kita terdiri dari beberapa lapisan, struktur terkalsifikasi (avaskuler mesenchymal) yang menutupi permukaan luar anatomis akar, terdiri atas matriks terkalsifikasi yang mengandung serabut kolagen tempat perlekatan ligamentum periodontal ke gigi disebut:
Dentin
Tulang alveolar
Sementum
Enamel
Pulpa
Sementum merupakan salah satu jaringan penyangga gigi. Menurut Schhroeder sementum diklasifikasikan menjadi beberapa tipe. Secara normal, salah satu tipe sementum yang terbentuk sebelum erupsi atau mencapai dataran oklusal, memproduksi fibroblas dan sementonblasyang ditemukan pada seperti gigi servikal gigi. Apakah sementum yang berperan pada soal diatas:
A. Acellular afibrilar cementum
B. Aceilular Extrinsic Fiber Cementum
C. Cellular Mixed Stratified Cementum
D. Cellular Intrinsic Fiber Cementum
E. Intermediate Cementum
Pasien datang dengan keluhan gigi kanan atas sakit. Hasil pemeriksaan terdapat karies profunda pada gigi 17. Pemeriksaan radiografi menunjukkan gigi 18 yang menyatu dengan akar gigi 17. Kondisi apakah yang terjadi pada gigi tersebut?
Fusi
Gemination
Dilaceration
Concrescence
Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke RSGM ingin gigi bawah kirinya dicabut. Pemeriksaan intraoral gigi 34 goyang derajat 2. Saat dilakukan pencabutan gigi 34 sulit diekstraksi. Dokter gigi kemudian merujuk ke bagian radiologi untuk foto periapikal 34. Hasil pemeriksaan radiografi terlihat pembesaran pada akar gigi disertai dengan penebalan lamina dura. Apakah anomaly yang terjadi pada gigi tersebut?
Ankylosis
Dilaserasi
Hipersementosis
Dens evaginatus
Fusi
Kelenjar saliva terbagi atas kelenjar saliva mayor dan kelenjar saliva minor. Kelenjar-kelenjar ini terbentuk dan berkembang pada masa embriologi minggu ke 5 sampai minggu ke 12. Kelenjar saliva mayor terbentuk dan berkembang pada minggu ke 5 hingga minggu ke 8. Yang termasuk dalam kelenjar saliva mayor adalah ...
Kelenjar Glossopalatinlis
Kelenjar Subinandidularis
Kelenjar Palatinalis
kelenjar bukalis
kelenjar labialis
Yang termasuk dalam kelenjar saliva minor adalah ...
Kelenjar Glossopalatinalis
Kelenjar Nasalis
Kelenjar Parotis
Kelenjar Submandibularis
Kelenjar Sublingualis
Kelenjar Sublingualis terbentuk dan berkembang pada minggu ...
Minggu ke 5 - 5 IU
Minggu ke 6 IU
Minggu ke 7 - 8 IU
Minggu ke 10 IU
Minggu ke 12 IU
Kelenjar Parotis terbentuk dan berkembang pada minggu...
Minggu ke 5 - 6 IU
Minggu ke 6 IU
Minggu ke 7 - 8 IU
Minggu ke 10 IU
Minggu ke 12 IU
Kelenjar Palatinalis terbentuk dan berkembang pada minggu...
Minggu ke 5-6 IU
Minggu ke 6 IU
Minggu ke 7 - 8 IU
Minggu ke 10 IU
Minggu ke 12 IU
Yang dimaksud dengan fungsi antimikroba pada saliva adalah kemampuan saliva dalam melindungi rongga mulut sebagai
Antibakteri
Antikoagulan
Antiseptik
Antihistamin
Antitusive
Untuk perlindungan terhadap gigi, saliva berfungsi... kecuali :
Pelumas
Kapasitas Buffer
Pengecap
Remineralisasi
Menghambat demineralisasi
Xerostomia merupakan gangguan kelenjar saliva yang mengakibatkan ...
Bertambahnya jumlah sekresi saliva
Bertambahnya tugas kelenjar saliva memproduksi saliva
Berkurangnya tugas kelenjar saliva memproduksi saliva
Berkurangnya jumlah sekresi saliva
Tidak berfungsinya kelenjar saliva
Xerostomia memberikan gejala-gejala berikut, kecuali :
Dehidrasi
Rasa terbakar di mulut
Lidah licin berkilat
Saliva kental dan lengket
Bau mulut
Xerostomia dapat disebabkan oleh ..., kecuali :
Penuaan
Radiasi
Terlalu banyak berolahraga
Kerusakan syaraf
Perokok
Pasien pada skenario di atas memberikan gejala terserang penyakit :
Sjorgen sindrome
Diabetes Melitus type 2
Sialolithiasis
Halitosis
Parotitis
Penyakit pasien tersebut merupakan penyakit :
Degeneratif
Autoimun
Inflamasi
Infeksi
Tumor
Yang bukan komponen organik dalam saliva adalah
Urea
Glukosa
Oksigen
Asam amino
Asam laktat
Komponen anorganik dalam saliva .. kecuali :
A. Kalsium
B. Magnesium
natrium
urea
oksigen
Makromolekul yang tidak ditemukan dalam saliva adalah
Nitrogen
Protein
Amilase
Ig M
Ig G
Laju alir saliva merupakan ...
Kecepatan aliran sekresi saliva dalam 60 menit
Kecepatan aliran sekresi saliva dalam 5 menit
Kecepatan aliran sekresi saliva dalam 1 menit
Jumlah saliva yang disekresi oleh kelenjar saliva dalam 1 jam
Jumlah saliva yang disekresi oleh kelenjar saliva dalam 1 hari
Volume saliva merupakan ...
Kecepatan aliran sekresi saliva dalam 60 menit
Kecepatan aliran sekresi saliva dalam 5 menit
Kecepatan aliran sekresi saliva dalam 1 menit
Jumlah saliva yang disekresi oleh kelenjar saliva dalam 1 jam
Laju alir saliva normal dengan stimulasi, berkisar :
0,25 - 0,35 ml / menit
0,25 - 0,35 ml / 5 menit
0,10 - 0,25 ml / 5 menit
1,00 - 3,00 ml / menit
1,00 - 3,00 ml / 5 menit
Laju alir saliva normal tanpa stimulasi, berkisar :
0,25 - 0,35 ml / menit
0,25 - 0,35 ml / 5 menit
0,10 - 0,25 ml / 5 menit
1,00 - 3,00 ml / menit
1,00 - 3,00 ml / 5 menit
Hyposalivasi, bila laju alir saliva :
< 0,25 ml / 5 menit
<0,1 ml / 5 menit
< 0,1 ml / menit
< 0,7 ml / 5 menit
< 0,7 ml / 60 menit
Hypersalivasi, bila laju alir saliva :
> 0,35 ml / 5 menit
> 0,70 ml / 5 menit
> 0,35 ml / menit
> 0,25 ml / menit
> 0,10 ml / menit
Ductus kelenjar saliva yang bermuara pada vestibulum oris :
Parotis
Palatinalis
Lingualis
Submandibularis
Sublingualis
Wharton's duct merupakan ductus dari kelenjar saliva:
Parotis
Submandibularis
Sublingualis
Palatinalis
Bukalis
Rivinus duct merupakan ductus dari kelenjar saliva:
Parotis
Submandibularis
Sublingualis
Palatinalis
Bukalis
Ductus Ekskretarius mengalirkan saliva ..
Ke vestibulum oris
Ke rongga mulut
Ke dasar lidah
Ke permukaan gigi
Ke bukal dan labial
Seorang wanita 30 tahun datang ke dokter gigi dengan keluhan adanya bercak garis putih pada pipi bagian dalam sebelah kanan. Pasien tidak mengeluhkan adanya rasa sakit dan mengatakan bahwa sering menggigit pipi bagian dalam tersebut. Pemeriksaan intra oral menunjukkan adanya garis berwarna putih di sepanjang dataran oklusal gigi posterior. Apakah nama struktur yang berwarna putih tersebut?
Mucogingival junction
Linea alba
white sponge nevus
fordyce spots
Yang bukan merupakan struktur utama mukosa mulut antara lain :
A. Oral epitelium
B. Lamina propria
C. Submukosa
D. Mukosa muskularis
E. Semua salah
Tipe mukosa mulut yang tidak berkeratin, bergerak bebas, tidak berfungsi dalam proses pengunyahan, dan berjumlah 60% dari seluruh mukosa adalah...
Masticatory mucosa
Lining mucosa
Specialised mucosa
Gingiva
Palatum keras
Perbedaan antar mukosa intestinal dengan mukosa mulut adalah :
Terdapat lamina propria
Lapisan epitelium merupakan lapisan paling luar
Tidak terdapat lapisan submukosa pada mukosa mulut
Terdapat lapisan muscularis mucosae pada mukosa mulut
Terdapat lapisan muscularis mucosae pada mukosa intestinal
Berikut yang bukan merupakan karakteristik mukosa alveolar adalah :
Tipis, tidak berkeratin, tersusun atas stratified squamous epithelium
Papila pendek, connective tissue terdiri atas kapiler serat elastik
Tipis, berkeratin, tersusun atas stratified squamous epithelium
Connective tissue yang longgar dengan serat elastik tebal
Terdapat kelenjar saliva minor
Struktur gigi yang merupakan jaringan lunak terletak antara sementum akar gigi dengan dinding tulang soket alveolar adalah...
Saluran akar gigi
Pulpa gigi
Ligamen periodontal
Dentin
Lebar rata-rata ligamen periodontal adalah...
100 - 400 um
10 - 40 um
100 - 400 mm
10 -40 mm
> 400 um
Ligamen periodontal terdiri atas fibril kolagen yang tersusun menjadi bundel serat yang disebut serat utama. Serat utama ligamen periodontal terbagi atas serat gingiva dan serat dentoalveolar. Yang termasuk serat dentoalveolar yaitu...
Transeptal, gingiva cekat, gingiva bebas, sirkumferensial
Transeptal, gingiva bebas, sirkumferensial, krista alveolar
Krista alveolar, horizontal, oblik, apikal, interadikular
Krista alveolar, horizontal, transeptal, sirkumferensial
Osteoblas dan osteoklas yang terdapat pada ligamen periodontal mempunyai fungsi...
Sintesis dan degradasi kolagen
Membentuk dan meresorpsi jaringan tulang
Fagositosis sel mati dan bakteri
Perkembangan dan resorpsi jaringan sementum
Kemampuan self-renewal dan diferensiasi menjadi berbagai jenis sel
Gambaran histologi jaringan ligamen periodontal berupa bundel serat yang menebal dan membentuk suatu network melewati sementum dan tulang alveolar tanpa adanya terlihat batas zona sentral, terdapat pada tahap...
pre emergence stage
pre occlusal stage
first occlusal contact
resorpsifull occlusal function
embriogenic stage
Amilase pada saliva berfungsi memecah karbohidrat di dalam rongga mulut, alam keaaan tertentu justru menjadi sumber nutrisi bagi mikroba di rongga mulut. Akan tetapi, lisozim saliva justru berfungsi sebagai antimikroba. Jumlah dan konsistensi saliva yang normal juga akan membantu dalam proses pengunyahan, selain gigi dan lidah. Segala proses yang terjadi di dalam rongga mulut ini dikenal sebagai:
Habita rongga mulut
Komunitas rongga mulut
Dinamika Ekosistem rongga mulut
Sistem Pengunyahan
Sistem penelanan
Koagregasi pada mikroba rongga mulut yang terjadi dimana Streptococcus salivarius pada permukaan gigi memproduksi polimer ekstraseluler dari sukrosa, sehingga bakteri Actinomycess spp. dapat melekat pada pelikel, merupakan contoh koagregasi bakteri dalam bentuk:
Komensalisme
Sinergis
Mutualisme
Antagonis
Parasitisme
Negara Indonesia berusia 8 tahun juga sering mengalami ulcer pada lidahnya, memeriksakan giginya di klinik gigi RS terkenal di Jakarta. Keduanya melakukan prosedur tes mikrobiologi untuk melihat mikroba apa saja yang ada di rongga mulut mereka. Menurut anda, bagaimana hasil dari pemeriksaan tes tersebut?
Hasilnya akan sama, karena penyakitnya sama.
Hasilnya akan sama, karena letak ulcer-nya pada tempat yang sama
Hasilnya akan sama, karena mikroba di rongga mulut sudah pasti sama
Hasilnya tidak akan sama, karena tempat pemeriksaannya berbeda
Hasilnya tidak akan sama, karena pasien memiliki perbedaan usia, pola makan, kondisi lingkungan yang berbeda
Ericarl, berusian 26 tahun, berkebangsaan Norwegia, berkunjung ke pabrik coklat Silver Queen di Garut, Jawa Barat. Ternyata dia sangat menyukai rasanya, sehingga terjadi perubahan pada dietnya, mengkonsumsi coklat 4-5 kali sehari. Kebiasaan ini sudah terjadi selama 2 bulan. Ketika melakukan pemeriksaan gigi, ternyata, tidak ada satupun giginya yang berlubang, padahal menurut pengakuan Ericarl, ia hanya menyikat giginya dan berkumur saat mandi pagi dan malam hari. Sebagai dokter gigi, menurut anda, alasan yang paling tepat hal ini dapat terjadi adalah :
Kadar gula pada coklat yang dimakan tidak sampai batas menyebabkan kerusakan
Sekresi saliva mengeluarkan antigen non spesifik. menghambat perlekatan pada permukaan rongga mulut sehingga mampu menghambat perkembangan mikroba penyebab karies.
Kualitas air di Norwegia sudah mencukupi untuk kebutuhan kalsium pada gigi, sehingga, kebiasaan menyikat gigi dan berkumurnya sudah cukup untuk mencegah karies
Usia pasien masih sangat muda, sehingga struktur enamel lebih keras
Perubahan mikroflora pada rongga mulut dapat menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem di rongga mulut. Akan tetapi rongga mulut juga memiliki mekanisme pertahanan bawaan (innate immunity) yang sudah dimiliki setiap orang sejak lahir. Respon kekebalan bawaan ini akan menjadi respon awal yang terjadi untuk mengeliminasi mikroba atau mencegah mikroba masuk ke dalam tubuh. Berikut ini A Frit ord makone yang tidak termasuk mekanisme pertahanan bawaan rongga mulut adalah :
Epitel oral mukosa yang secara terus menerus terdeskuamasi (fisiologis) akan mencegah kolonisasi mikroba pada mukosa
SIgA mencegah mikroba melekat pada sel epitel mukosa dengan cara mengikat dan mengaglutinasi mikroba.
Saliva yang melapisi permukaan mukosa, keratin pada beberapa area di rongga mulut, lapisan bergranul, dan dasar membrane yang berfungsi sebagai barrier dalam pelepasan imun
Menggunakan pasta gigi mengandung fluoride agar enamel menjadi lebih keras dengan terbentuknya fluoroapatite sehingga tiak mudah terjai karies gigi
Kelenjar Von Ebner akan mensekresikan Von Ebner's protein yang akan meningkatkan aktivitas bakterisidal lisozim.
Bernadya, seorang mahasiswa kedokteran gigi, berusia 19 tahun sedang melakukan praktikum mikrobiologi di kampusnya. Jerome, temannya, mengambil sampel dengan mengusap pada daerah gingiva Bernadya. Setelah dilakukan pemeriksaan, terdapat 2 bakteri pada sampel dari usapan gingiva Bernadya yaitu Streptokokus Sp dan Phorphyromonas Sp, padahal tidak ada infeksi pada gingiva Bernadya. Hubungan bakteri yang seperti ini disebut dengan :
Parasitisme
Sinergisme
Antagonis microbial
Tulus, seorang polisi, berusia 25 tahun secara sukarela menjadi sampel penelitian adiknya, Affan 21 tahun yang sedang mengerjakan skripsi tentang mikrobiologi di Departemen Biologi Oral. Hasil penelitian Affan menunjukkan kondisi rongga mulut Tulus yang sehat dan normal. Hasil usapan pada mukosa pipi Tulus menunjukkan adanya beberapa kolonisasi bakteri bahkan ada yang pathogen dalam jumlah yang sangat kecil, tetapi Tulus tidak mengalami infeksi apapun di mukosa pipinya. Sebagai mahasiswa kedokteran gigi, Affan menyimpulkan hal tersebut dapat terjadi karena :
Tulus rutin minum obat-obatan antibiotic untuk menjaga rongga mulutnya
Adanya hubungan antagonis microbial antara flora normal dan pathogen
Mikroflora normal pada setiap orang berbeda tergantung usia dan kebiasaan
Metabolisme mikroflora normal menghasilkan mekanisme pertahanan bawaan yang membatasi pertumbuhan bakteri pathogen
Adanya hubungan mutualisme diantara bakteri normal dan pathogen.
Pak Roni, 48 tahun, seorang actor sedang berada di RSGM FKG USU untuk melakukan pemeriksaan mikrobiologi pada rongga mulutnya karena salah satu syarat untuk proyek film barunya adalah memastikan tidak ada bakteri berbahaya di rongga mulutnya. Pada saat yang sama, Kak Niki, 23 tahun seorang penyanyi juga melakukan pemeriksaan yang sama. Drg. Ika yang sedang bertugas, keduanya diminta untuk melakukan pemeriksaan mikroflora pada rongga mulutnya. Keesokan harinya, hasil tes mikrobiologinya keluar. Ternyata hasil mikroflora rongga mulut keduanya berbeda. Faktor-faktor yang mempengaruhi mikroflora di rongga mulut seseorang adalah :
Jumlah gigi, usia, cara menyikat gigi, pasta gigi yang dipakai
Habitat rongga mulut, pasta gigi, cara menyikat gigi, makanan yang dimakan
Usia, makanan yang, dimakan, jenis obat kumur yang dipakai
Pekerjaan, pendidikan, genetic, kesehatan pribadi
