NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsMatematika Industri OBE
Total questions: 60
Worksheet time: 45mins
Name
Class
Date
1.
Persamaan linear adalah persamaan yang…
a)
Variabelnya berpangkat dua
b)
Mengandung akar
c)
Derajat tertingginya satu
d)
Tidak memiliki konstanta
2.
Bentuk umum SPL dua variabel adalah…
a)
ax + by = cz²
b)
ax + b = 0
c)
ax² + by² = c
d)
ax + by = c dan dx + ey = f
3.
Sistem persamaan linear dikatakan konsisten jika…
a)
Tidak memiliki solusi
b)
Memiliki dua solusi
c)
Memiliki paling sedikit satu solusi
d)
Tidak diketahui
4.
SPL dikatakan inkonsisten jika…
a)
Tidak mempunyai solusi
b)
Semua salah
c)
Mempunyai banyak solusi
d)
Mempunyai satu solusi
5.
Jika dua garis berimpit, maka sistem memiliki…
a)
Tidak ada solusi
b)
Tak hingga solusi
c)
Satu solusi
d)
Tidak pasti
6.
Persamaan 2x + 3y = 6 dan 4x + 6y = 12 adalah contoh sistem…
a)
Inkonsisten
b)
Tak hingga solusi
c)
Satu solusi
d)
Tidak diketahui
7.
Persamaan 2x + y = 5 dan 2x + y = 7 merupakan sistem…
a)
Tak hingga solusi
b)
Konsisten
c)
Inkonsisten
d)
Tidak diketahui
8.
Berapa banyak solusi dari SPL yang inkonsisten?
a)
Tergantung nilai konstanta
b)
Satu
c)
Banyak
d)
Tidak ada
9.
SPL dengan tiga variabel disebut…
a)
SPLDV
b)
SPLTV
c)
SPLAV
d)
SPLG
10.
Nilai x dan y yang memenuhi 3x + 2y = 12 dan x + y = 5 adalah…
a)
x=3, y=2
b)
x=2, y=3
c)
x=1, y=4
d)
x=0, y=5
11.
Tujuan utama menyelesaikan SPL adalah untuk…
a)
Menjumlahkan persamaan
b)
Mengubah persamaan menjadi matriks
c)
Mencari nilai variabel yang memenuhi semua persamaan
d)
Menghapus variabel
12.
SPL 2x + y = 7 dan 4x + 2y = 14 memiliki solusi…
a)
Tidak ada
b)
Satu
c)
Tak hingga
d)
Dua
13.
Jika dua garis sejajar, maka hasil SPL adalah…
a)
Tidak memiliki solusi
b)
Satu solusi
c)
Banyak solusi
d)
Semua benar
14.
SPL dengan solusi unik disebut…
a)
Konsisten dependen
b)
Konsisten independen
c)
Inkonsisten
d)
Homogen
15.
SPL homogen berarti…
a)
Dua solusi
b)
Semua variabel nol
c)
Tidak ada solusi
d)
Semua konstanta bernilai nol
16.
Matriks augmented adalah…
a)
Matriks bujur sangkar
b)
Matriks yang hanya memuat koefisien
c)
Matriks yang memuat koefisien dan konstanta SPL
d)
Matriks nol
17.
Notasi umum matriks augmented adalah…
a)
A × B
b)
A + B
c)
[A|B]
d)
B – A
18.
Operasi Baris Elementer (OBE) digunakan untuk…
a)
Menggandakan solusi
b)
Menambah variabel
c)
Menghapus baris
d)
Menyederhanakan matriks menjadi bentuk eselon
19.
Bentuk eselon baris berarti…
a)
Matriks persegi
b)
Semua elemen nol
c)
Setiap baris pertama dari nol dimulai lebih kanan dari baris di atasnya
d)
Semua elemen sama
20.
Salah satu jenis OBE adalah…
a)
Menghapus kolom
b)
Menukar dua kolom
c)
Menukar dua baris
d)
Menggandakan kolom
21.
OBE tidak mengubah…
a)
Bentuk matriks
b)
Solusi dari SPL
c)
Jumlah baris
d)
Jumlah kolom
22.
Bentuk eselon tereduksi berarti…
a)
Tidak ada nol
b)
Semua elemen nol
c)
Semua baris sama
d)
Semua elemen pivot bernilai 1 dan hanya ada nol di atas dan bawahnya
23.
Elemen pivot adalah…
a)
Elemen nol
b)
Elemen terakhir
c)
Elemen pertama bukan nol di setiap baris
d)
Elemen diagonal
24.
Pada OBE, operasi “R₂ ← R₂ – 2R₁” berarti…
a)
Tukar baris
b)
Baris pertama dikurangi baris kedua
c)
Baris kedua dikurangi dua kali baris pertama
d)
Kalikan semua dengan 2
25.
Jika hasil OBE menjadi baris [0 0 0 | 0], artinya…
a)
Persamaan tidak menambah informasi baru
b)
Tidak ada solusi
c)
Inkonsisten
d)
Solusi tunggal
26.
Jika hasil OBE menjadi [0 0 0 | 5], maka sistem…
a)
Inkonsisten
b)
Konsisten
c)
Tak hingga
d)
Homogen
27.
Baris eselon berjenjang berarti…
a)
Tidak ada nol
b)
Semua baris sama
c)
Baris bawah memiliki lebih banyak nol di awal
d)
Semua benar
28.
Jika OBE menghasilkan 3 pivot, maka jumlah variabel bebas adalah…
a)
nol
b)
3
c)
n – 3
d)
Tidak tahu
29.
Bentuk matriks
[1 0 | 3]
[0 1 | 2]
menunjukkan solusi…
a)
Tidak ada
b)
x=2, y=3
c)
x=3, y=2
d)
Tak hingga
30.
Matriks 3×4 berasal dari sistem dengan…
a)
3 persamaan dan 3 variabel
b)
3 persamaan dan 4 variabel
c)
4 persamaan dan 3 variabel
d)
4 persamaan dan 4 variabel
31.
Dalam OBE, baris dapat dikalikan dengan bilangan…
a)
Tak nol
b)
Nol
c)
Negatif saja
d)
Positif saja
32.
Persamaan 2x + y = 4, x + y = 3 disusun dalam bentuk matriks augmented adalah…
a)
[4 2 | 1]
[3 1 | 1]
b)
[1 1 | 3]
[2 1 | 4]
c)
[2 1 | 4]
[1 1 | 3]
d)
[1 2 | 4]
[1 3 | 2]
33.
Jika dilakukan R₂ ← R₂ – ½R₁ pada
[2 1 | 4]
[ 1 1 | 3]
hasil baris kedua adalah…
a)
[0 0 | 1]
b)
[0 1 | 2]
c)
[1 0 | 3]
d)
[0 ½ | 1]
34.
Langkah akhir OBE bertujuan untuk…
a)
Menemukan nilai variabel
b)
Menghilangkan kolom
c)
Menambah baris
d)
Mengubah determinan
35.
SPL homogen 2x + y = 0 dan x – y = 0 memiliki solusi…
a)
Tak hingga
b)
x=1, y=–2
c)
Tidak ada
d)
x=0, y=0
36.
Metode eliminasi mirip dengan…
a)
Determinan
b)
Substitusi
c)
OBE
d)
Invers
37.
Metode Cramer tidak bisa digunakan jika…
a)
Determinan satu
b)
Determinan nol
c)
Matriks singular
d)
a dan c benar
38.
Sistem linear 3x – y = 5 dan 6x – 2y = 10 memiliki…
a)
Tak hingga solusi
b)
Satu solusi
c)
Tidak ada
d)
Dua solusi
39.
Jumlah variabel dalam SPL menentukan…
a)
Jumlah baris
b)
Jumlah kolom koefisien
c)
Jumlah pivot
d)
Nilai determinan
40.
Dalam bentuk eselon tereduksi, setiap pivot harus…
a)
Bernilai 1
b)
Nol
c)
Sama dengan konstanta
d)
Negatif
41.
Bentuk
[1 0 | 2]
[0 0 | 0]
artinya…
a)
Semua nol
b)
x=0, y=2
c)
Tak ada solusi
d)
x=2, y bebas
42.
Bentuk
[1 0 0 | 2]
[0 1 0 | 3]
[0 0 1 | 4]
berarti…
a)
x=2, y=3, z=4
b)
x=3, y=2, z=4
c)
Tak hingga
d)
Inkonsisten
43.
Jika hasil OBE
[1 0 2 | 5]
[0 1 -1 | 3]
maka solusi x, y adalah…
a)
x=3–z, y=5+z
b)
x=2, y=3
c)
x=5–2z, y=3+z
d)
x=0, y=0
44.
Variabel bebas biasanya ditandai dengan…
a)
Pivot di kolom pertama
b)
Bernilai 0
c)
Tidak memiliki pivot
d)
Baris nol
45.
OBE R₁ ↔ R₂ berarti…
a)
Tambah baris
b)
Tukar baris pertama dan kedua
c)
Hapus baris
d)
Kalikan baris
46.
Jika semua baris bernilai nol, maka…
a)
SPL memiliki banyak solusi
b)
Tidak ada solusi
c)
Satu solusi
d)
Tidak tahu
47.
Bentuk
[1 2 | 4]
[0 0 | 0]
menunjukkan bahwa…
a)
x=4
b)
Tidak ada solusi
c)
x dan y tak hingga solusinya
d)
y=2
48.
Dalam bentuk eselon, jumlah pivot menunjukkan…
a)
Tidak relevan
b)
Banyaknya solusi
c)
Banyaknya baris nol
d)
Banyaknya variabel terikat
49.
Jika SPL punya lebih banyak variabel daripada persamaan, maka…
a)
Tidak ada solusi
b)
Ada variabel bebas
c)
Determinan nol
d)
Matriks persegi
50.
Tujuan bentuk eselon tereduksi…
a)
Langsung terlihat nilai solusi
b)
Menambah persamaan
c)
Menghapus variabel
d)
Menambah determinan
51.
Jika OBE menghasilkan
[1 0 3 | 2]
[0 1 1 | 1]
maka solusi umum adalah…
a)
x=2–3z, y=1–z
b)
x=2, y=1
c)
x=3, y=2
d)
Tak ada solusi
52.
SPLDV 3x + 4y = 6 dan x + 2y = 2 hasilnya adalah…
a)
x=0, y=2
b)
x=2, y=1
c)
x=1, y=0.5
d)
x=1, y=1
53.
Jika bentuk eselon terakhir menunjukkan [0 0 0 | 7], maka…
a)
Tidak ada solusi
b)
Banyak solusi
c)
Satu solusi
d)
Homogen
54.
Bentuk
[1 0 | 4]
[0 0 | 0]
artinya…
a)
y=4
b)
Tidak ada solusi
c)
x=0, y=4
d)
x=4, y bebas
55.
Jika hasil akhir OBE menunjukkan semua baris nol, maka sistemnya…
a)
Tak hingga solusi
b)
Tidak ada solusi
c)
Solusi tunggal
d)
Tidak pasti
56.
Dalam OBE, nilai pivot selalu diubah menjadi…
a)
-1
b)
nol
c)
1
d)
Konstanta
57.
Pada sistem 2x – y + z = 3; 4x – 2y + 2z = 6, sistem…
a)
Tak hingga solusi
b)
Tidak ada solusi
c)
Satu solusi
d)
Homogen
58.
Jika jumlah pivot sama dengan jumlah variabel, maka sistem…
a)
Tak hingga
b)
Memiliki solusi unik
c)
Tidak ada solusi
d)
Tidak tahu
59.
Jika jumlah pivot lebih sedikit dari jumlah variabel, maka sistem…
a)
Tidak ada solusi
b)
Memiliki variabel bebas
c)
Homogen
d)
Determinan nol
60.
Bentuk eselon adalah langkah awal untuk…
a)
Membalik matriks
b)
Menghapus kolom
c)
Menghitung determinan
d)
Menyelesaikan SPL dengan OBE
Reset
