wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Multimoda: proses Ekspor dari awal sampai akhir

Total questions: 95

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Tugas utama Shipping Agent dalam tahap awal ekspor adalah …

a)

Mengeluarkan Certificate of Origin

b)

Mengeluarkan Purchase Request

c)

Menginput PEB di sistem INSW Bea Cukai

d)

Menentukan jalur pemeriksaan barang

2.

Yang bukan merupakan tugas Bea Cukai dalam proses ekspor adalah …

a)

Menerbitkan Izin Muat Kapal

b)

Menyusun kontrak penjualan dengan buyer

c)

Menerbitkan Nota Pelayanan Ekspor (NPE)

d)

Memverifikasi data PEB

3.

Dokumen berikut tidak termasuk dokumen awal yang disiapkan oleh eksportir adalah …

a)

Commercial Invoice

b)

Purchase Request (PR)

c)

Packing List

d)

Bill of Lading

4.

Setelah Shipping Agent menyerahkan dokumen izin muat ke terminal operator, langkah selanjutnya adalah …

a)

Kontainer dimuat ke kapal dan dicatat dalam manifest

b)

Buyer melakukan pembayaran

c)

Eksportir menerbitkan Bill of Lading

d)

Barang diperiksa ulang oleh Bea Cukai

5.

Dokumen yang dikirim oleh Shipping Agent kepada pihak terkait setelah kapal berangkat disebut …

a)

Shipping Notice

b)
Cargo Manifest
c)

Certificate of Origin

d)

Invoice

6.

Bill of Lading (B/L) asli diserahkan oleh Shipping Agent kepada …

a)

Eksportir

b)
D. Importir
c)

Bea Cukai

d)

Terminal Operator

7.

Agar dapat mengambil barang di pelabuhan tujuan, buyer harus …

a)

Menyerahkan Certificate of Origin ke Bea Cukai

b)

Mengajukan Purchase Request ke eksportir

c)

Mengirimkan PEB baru ke pelabuhan

d)

Mengurus import clearance dan DO release

8.

Dokumen Commercial Invoice berfungsi utama sebagai …

a)

Bukti pembayaran yang diterbitkan oleh bank

b)

Dokumen izin muat dari Bea Cukai

c)

Dokumen penawaran harga sebelum transaksi

d)

Bukti tagihan resmi dari eksportir kepada importir atas barang yang dijual

9.

Informasi Exporter’s Tax ID (NPWP) pada Commercial Invoice berfungsi untuk …

a)

Menentukan jenis barang yang dikirim

b)

Verifikasi identitas pajak eksportir dalam transaksi ekspor

c)

Menunjukkan tanggal keberangkatan barang

d)

Mengetahui besarnya bea masuk yang harus dibayar

10.

Informasi Incoterms: FOB Jakarta Port pada Commercial Invoice berarti …

a)

Penjual bertanggung jawab sampai barang dimuat di pelabuhan asal

b)

Penjual menanggung semua biaya hingga pelabuhan tujuan

c)

Pembeli membayar biaya pengapalan dan asuransi di pelabuhan asal

d)

Barang dikirim sampai ke gudang pembeli

11.

Fungsi utama Certificate of Origin (COO) dalam perdagangan internasional adalah …

a)

Menentukan harga barang dalam transaksi ekspor-impor

b)

Menyatakan negara asal barang yang diekspor

c)

Menentukan jadwal keberangkatan kapal

d)

Sebagai bukti pembayaran barang ekspor

12.

Pernyataan berikut yang benar mengenai penandatangan Certificate of Origin adalah …

a)

Ditandatangani oleh importir sebagai penerima barang

b)

Ditandatangani oleh petugas Bea Cukai pelabuhan tujuan

c)

Tidak memerlukan tanda tangan resmi

d)

Ditandatangani oleh pejabat berwenang dari eksportir atau lembaga penerbit resmi

13.

Informasi yang tidak termasuk dalam Certificate of Origin adalah …

a)

Negara asal barang

b)

Nama eksportir dan importir

c)

Deskripsi barang dan kode HS

d)

Nilai pembayaran dan metode transfer bank

14.

Tujuan utama dari pembuatan Memorandum of Understanding (MoU) eksport contract adalah

a)

Sebagai bukti pembayaran atas barang ekspor

b)

Sebagai dokumen pengiriman barang ke pelabuhan

c)

Untuk menentukan tarif pajak ekspor yang berlaku

d)

Untuk menetapkan kesepahaman formal terkait ekspor-impor barang elektronik

15.

Bila terjadi sengketa antara eksportir dan importir, penyelesaian akhir berdasarkan MoU dilakukan melalui …

a)

Pengadilan di negara importir

b)

Mediasi oleh Kementerian Perdagangan RI

c)

Arbitrase berdasarkan aturan BANI

d)

Negosiasi dengan pihak ketiga dari bank pengirim

16.

Bagian “Term and Termination” dalam MoU berisi ketentuan tentang …

a)

Waktu berlakunya MoU dan alasan penghentian kerja sama

b)

Cara pembayaran dan nilai kontrak

c)

Metode pengiriman dan pelabuhan muat

d)

Kewajiban pajak antara eksportir dan importir

17.

Apa fungsi utama dari Packing List dalam kegiatan ekspor-impor?

a)

Sebagai bukti pembayaran barang

b)

Sebagai surat perjanjian antara eksportir dan importir

c)

Sebagai daftar isi barang yang dikirim

d)

Sebagai dokumen bea cukai untuk pembayaran pajak

18.

Informasi apa yang biasanya tercantum dalam Packing List?

a)

Hanya nama eksportir

b)

Rincian barang, jumlah, berat, dan jenis kemasan

c)

Hanya nilai barang

d)

nformasi rekening bank eksportiri

19.

Siapa yang biasanya menandatangani Packing List sebelum pengiriman barang dilakukan?


a)

Petugas bea cukai

b)

Pihak eksportir atau penanggung jawab pengiriman

c)

Pengemudi truk pengangkut

d)

Konsumen atau pembeli akhir

20.

Apa tujuan utama pengadaan barang dalam Purchase Request ?

a)

untuk ekspor

b)

Untuk keperluan dalam negeri

c)

Untuk keperluan kantor pusat

d)

Untuk stok gudang lokal

21.

Informasi berikut biasanya terdapat dalam dokumen Purchase Request, kecuali …

a)

Nama dan jumlah barang yang diminta

b)

Alasan atau tujuan pembelian

c)

Nama pemohon dan tanggal permintaan

d)
C. Nomor rekening supplier dan metode pembayaran
22.

Siapa pihak yang biasanya membuat Purchase Request dalam organisasi?

a)

Bagian yang membutuhkan barang atau jasa

b)

Bagian keuangan

c)

supplier

d)

manager umum

23.

Apa fungsi utama dari surat kuasa eksportir kepada shipping agent?

a)

Sebagai pemberian wewenang kepada agen pengiriman untuk mengurus proses ekspor atas nama eksportir

b)

Sebagai bukti pembayaran barang ekspor

c)

Sebagai dokumen untuk meminta izin ekspor kepada pemerintah

d)

Sebagai kontrak kerja sama antara eksportir dan importir

24.

Dalam surat kuasa ekspor, siapa yang disebut sebagai Pemberi Kuasa?

a)

Eksportir

b)

shipping agent

c)

importir

d)

beacukai

25.

Dokumen berikut biasanya diurus oleh shipping agent berdasarkan surat kuasa dari eksportir, kecuali

a)

PEB

b)

Bill of Lading

c)

Nota Pelayanan Ekspor

d)

Purchase Requisition (PR)

26.

Apa tujuan utama pemberian kuasa oleh eksportir kepada shipping agent?

a)

Agar shipping agent bisa menjual barang ke pihak ketiga

b)

Agar shipping agent mengatur keuangan perusahaan

c)

Agar shipping agent mengurus pembelian barang dari supplier

d)

Agar shipping agent dapat mengurus proses ekspor atas nama eksportir

27.

Surat kuasa ekspor biasanya mencantumkan masa berlaku kuasa, yaitu …

a)

Sampai eksportir membayar pajak

b)

Selama 1 tahun sejak ditandatangani

c)

Sampai barang diterima oleh importir

d)

Sampai seluruh proses ekspor selesai

28.

Sebelum menginput PEB di sistem INSW, dokumen mana yang harus disiapkan terlebih dahulu oleh Shipping Agent?

a)

Laporan keuangan perusahaan

b)

Surat izin usaha perusahaan

c)

Commercial Invoice, Packing List, Bill of Lading, Certificate of Origin, dan dokumen kontrak/PO

d)

C. Dokumen internal HRD

29.

Langkah penting yang sering menjadi sumber kesalahan saat input PEB di INSW adalah …

a)

Menggunakan browser yang salah dan tidak mencocokkan HS Code dengan Commercial Invoice

b)

Memasukkan alamat perusahaan
dengan lengkap

c)

Mengunggah dokumen dalam format PDF/JPG

d)

Menyimpan nomor PEB setelah submit

30.

Setelah semua data PEB valid, langkah terakhir sebelum dokumen PEB bisa digunakan untuk ekspor adalah …

a)

Submit PEB dan cetak dokumen PEB beserta dokumen pendukung

b)

Membuat Purchase Request baru

c)

. Mengirim email ke eksportir

d)

Menunggu approval dari importir

31.

Apa fungsi utama dari NPE (Nota Pelayanan Ekspor)?

a)

Bukti resmi bahwa proses kepabeanan ekspor telah diproses dan diperlukan oleh Shipping Agent untuk pengurusan pengangkutan barang

b)

Dokumen untuk perhitungan pajak dalam negeri

c)

Surat izin impor barang ke Indonesia

d)

Sebagai faktur penjualan untuk eksportir

32.

Dokumen manakah yang wajib disiapkan Shipping Agent sebelum mengajukan NPE?

a)

Surat Keterangan Domisili dan Nomor Telepon Pengirim

b)

PEB yang sudah disubmit, Commercial Invoice & Packing List, BL/AWB, COO (jika diminta), dan surat kuasa dari eksportir (jika mewakili)

c)

NPWP dan Surat Keterangan Usaha saja

d)

Invoice penjualan dan tanda terima pembayaran bank

33.

Langkah terakhir yang harus dilakukan setelah NPE disetujui oleh sistem INSW adalah:

a)

Mengunggah dokumen PEB

b)

Menghubungi pihak Bea Cukai untuk verifikasi manual

c)

Mencetak atau mendownload NPE untuk dibawa ke pelabuhan/bandara saat pengiriman barang

d)

Membayar biaya pengurusan ekspor

34.

Apa fungsi utama dari Izin Muat Kapal (Loading Permit)?

a)

Memberikan legalitas muat barang ke kapal/container dan digunakan oleh Shipping Agent serta Terminal Operator untuk proses loading

b)

Sebagai dokumen pembayaran pajak ekspor

c)

Sebagai dokumen pengiriman barang ke konsumen akhir

d)

Sebagai bukti bahwa barang sudah diterima importir

35.

Dokumen manakah yang wajib disiapkan sebelum mengajukan Loading Permit?

a)

Faktur penjualan dan tanda terima pembayaran

b)

Surat domisili perusahaan dan NPWP saja

c)

Nomor PEB dan surat kontrak kerja sama

d)

Nomor PEB dan NPE, BL/AWB, Packing List & Commercial Invoice, surat kuasa dari eksportir, dan dokumen tambahan seperti COO atau lisensi khusus

36.

Langkah terakhir yang harus dilakukan Shipping Agent setelah Loading Permit disetujui oleh sistem adalah:

a)

Menghubungi pihak Bea Cukai untuk validasi manual

b)

Mencetak atau mengunduh Loading Permit untuk dibawa saat proses muat barang di pelabuhan

c)

Mengunggah dokumen PEB dan NPE kembali

d)

Mengirim surat pemberitahuan ke konsumen

37.

Dokumen atau informasi manakah yang biasanya dicantumkan dalam invoice Shipping Agent ke eksportir?

a)

Data konsumen akhir dan alamat pengiriman luar negeri

b)

Hanya nomor BL dan NPWP Shipping Agent

c)

Nomor PEB, nomor NPE, jenis layanan, jumlah biaya, tanggal penerbitan invoice, nama eksportir

d)

Sertifikat asal barang (COO) dan packing list

38.

Apa tujuan utama pembuatan invoice oleh Shipping Agent kepada eksportir?

a)

Sebagai dokumen pengangkutan barang ke importir

b)

Sebagai pengganti PEB dan NPE

c)

Sebagai dokumen untuk klaim asuransi pengiriman

d)

Sebagai bukti tagihan biaya jasa Shipping Agent atas layanan pengurusan ekspor

39.

Kapan Shipping Agent biasanya mengirimkan invoice kepada eksportir?

a)

Setelah barang tiba di pelabuhan tujuan

b)

Setelah seluruh layanan ekspor selesai, seperti pengurusan NPE dan Loading Permit

c)

Sebelum eksportir menyerahkan dokumen PEB

d)

Setelah importir membayar invoice mereka

40.

Dokumen berikut merupakan prasyarat wajib sebelum eksportir dapat mengajukan Izin Muat Kapal melalui sistem INSW:

a)

Packing List dan Surat Kuasa

b)

Draft Bill of Lading (B/L)

c)
B. Nota Pelayanan Ekspor (NPE)
d)

Certificate of Origin

41.

Tujuan utama diterbitkannya Nota Pelayanan Ekspor (NPE) oleh Bea Cukai adalah...

a)

Sebagai bukti bahwa dokumen ekspor telah diterima dan diverifikasi oleh Bea Cukai

b)

Sebagai dokumen yang digunakan untuk mengajukan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

c)

Sebagai bukti bahwa barang sudah dimuat ke kapal

d)

Sebagai izin untuk melakukan pengiriman barang ke luar negeri

42.

Dokumen berikut merupakan prasyarat wajib sebelum eksportir dapat mengajukan Izin Muat Kapal melalui sistem INSW:

a)

Packing List dan Surat Kuasa

b)

Nota Pelayanan Ekspor (NPE)

c)

Draft Bill of Lading (B/L)

d)

Surat Keterangan Asal

43.

Apa yang dilakukan Bea Cukai apabila sistem menunjukkan jalur pemeriksaan “Merah” saat proses penerbitan Izin Muat Kapal?

a)

Izin muat langsung diterbitkan tanpa pemeriksaan fisik

b)

Permohonan izin muat otomatis ditolak

c)

Permohonan izin muat langsung dikirim ke pelabuhan tujuan

d)

Dokumen dan barang akan diperiksa terlebih dahulu sebelum izin diterbitkan

44.

Apa tujuan utama Bea Cukai menggunakan sistem jalur pemeriksaan (Hijau, Kuning, Merah) dalam proses ekspor-impor?

a)

Untuk mengurangi jumlah eksportir yang terdaftar di INSW

b)

Untuk mempercepat proses ekspor barang berisiko rendah dan mengendalikan risiko pemeriksaan

c)

Untuk memastikan semua barang wajib diperiksa secara fisik

d)

Untuk membatasi jenis barang yang boleh diekspor

45.

Apa yang dilakukan petugas Bea Cukai terhadap barang yang masuk kategori jalur Hijau?

a)

Tidak dilakukan pemeriksaan fisik, hanya verifikasi dokumen elektronik di sistem INSW

b)

Pemeriksaan dilakukan oleh pihak ketiga tanpa izin Bea Cukai

c)

Pemeriksaan dilakukan oleh eksportir sendiri tanpa pengawasan Bea Cukai

d)

Pemeriksaan fisik penuh terhadap seluruh barang ekspor

46.

Faktor berikut ini dapat menyebabkan barang ekspor diarahkan ke jalur pemeriksaan Merah, kecuali...

a)

Barang berteknologi tinggi atau bernilai tinggi

b)

Eksportir memiliki catatan kepatuhan yang sangat baik

c)

Eksportir memiliki riwayat pelanggaran dokumen

d)

Barang memerlukan izin ekspor khusus

47.

Apa yang terjadi jika status PEB di sistem INSW menunjukkan “Hold” (Ditahan)?

a)

Barang otomatis ditolak dan tidak bisa diekspor

b)

Barang langsung bisa dimuat ke kapal tanpa pemeriksaan

c)

Eksportir atau shipping agent harus melengkapi atau memperbaiki dokumen yang belum sesuai

d)

Bea Cukai menghapus data ekspor dari sistem

48.

Jenis pembayaran yang dikenakan Bea Cukai terhadap barang ekspor tertentu, seperti hasil tambang atau minyak, disebut:

a)

Retribusi Pelabuhan

b)

PPN Impor

c)

Bea Keluar

d)

Bea Masuk

49.

Setelah sistem Bea Cukai menghitung adanya bea atau pajak ekspor, apa dokumen atau kode yang diterbitkan sebagai dasar pembayaran?

a)

Nota Pelayanan Ekspor (NPE)

b)

Surat Setoran Pajak (SSP) atau Kode Billing

c)

Packing List

d)

Certificate of Origin

50.

Mengapa barang elektronik seperti TV, speaker, atau headphone biasanya tidak memerlukan pembayaran Bea Keluar?

a)

Karena tidak termasuk dalam kategori komoditas yang dikenakan Bea Keluar

b)

Karena nilainya terlalu kecil

c)

Karena termasuk barang konsumsi yang bebas pajak

d)

Karena Bea Cukai hanya memeriksa dokumen, bukan nilai barang

51.

Informasi berikut ini tidak termasuk dalam isi Nota Pelayanan Ekspor (NPE):

a)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar

b)

Nomor dan tanggal NPE

c)

Nama eksportir dan pelabuhan muat

d)

Nomor kontainer dan pelabuhan tujuan

52.

Kapan eksportir atau shipping agent dapat mengajukan permohonan Izin Muat Kapal ke Bea Cukai?

a)

Setelah dokumen PEB disetujui dan NPE diterbitkan

b)

Sebelum PEB diajukan ke sistem INSW

c)

Setelah barang selesai dimuat ke kapal

d)

Setelah Bill of Lading diterbitkan oleh perusahaan pelayaran

53.

Apa tujuan utama diterbitkannya Surat Izin Muat Kapal (Loading Permit) oleh Bea Cukai?

a)

Sebagai bukti pembayaran bea keluar atas barang ekspor

b)

Sebagai dokumen pengganti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

c)

Sebagai izin resmi bagi eksportir atau shipping agent untuk memuat barang ke kapal di pelabuhan

d)

Sebagai tanda bahwa barang telah tiba di pelabuhan tujuan

54.

Syarat utama agar eksportir bisa mengajukan permohonan Loading Permit ke Bea Cukai adalah:

a)

Telah membayar biaya pelabuhan

b)

Telah memiliki Nota Pelayanan Ekspor (NPE) yang disetujui

c)

Telah menerima Bill of Lading dari perusahaan pelayaran

d)

Telah menyerahkan laporan ekspor bulanan

55.

Apa tujuan utama penandatanganan dokumen konfirmasi muat oleh shipping agent atau kapten kapal?

a)

Untuk mengajukan permohonan izin berlayar ke otoritas pelabuhan

b)

Untuk meminta persetujuan Bea Cukai terkait bea keluar

c)

Untuk memastikan semua kontainer telah dimuat sesuai manifest dan stowage plan

d)

Untuk mencatat waktu kedatangan kapal di pelabuhan tujuan

56.

Sebelum menandatangani dokumen konfirmasi muat, shipping agent wajib memverifikasi kesesuaian antara kontainer dan dokumen. Data berikut yang tidak termasuk dalam verifikasi tersebut adalah:

a)

Nomor kontainer dan seal number

b)

Nilai tukar mata uang transaksi

c)

Jenis dan jumlah barang

d)

Posisi kontainer di kapal

57.

Pada sistem elektronik (e-Manifest), bagaimana cara shipping agent atau kapten kapal melakukan penandatanganan dokumen konfirmasi muat secara digital?

a)

Menggunakan cap basah dan tanda tangan di dokumen PDF

b)

Menggunakan digital signature yang aman dan autentikasi OTP atau login resmi

c)

Mengunggah foto tanda tangan manual ke sistem Bea Cukai

d)

Mengirim email konfirmasi ke terminal tanpa dokumen resmi

58.

Setelah dokumen konfirmasi muat ditandatangani, siapa saja pihak yang wajib menyimpan salinannya untuk arsip dan kepentingan hukum?

a)

Hanya bea cukai dan pelabuhan

b)

Operator Terminal, shipping agent dan kapten kapal

c)

Hanya kapten kapal dan otoritas pelayaran

d)

Eksportir dan importir

59.

Kapan operator pelabuhan dapat menerbitkan Surat Izin Muat (Loading Clearance)?

a)

Setelah barang selesai dimuat ke kapal

b)

Setelah dokumen lengkap dan diverifikasi sesuai ketentuan Bea Cukai dan pelabuhan

c)

Setelah eksportir membayar biaya asuransi ekspor

d)

Setelah manifest diserahkan ke otoritas pelayaran

60.

Kapan operator pelabuhan dapat menerbitkan Surat Izin Muat (Loading Clearance)?

a)

Setelah dokumen lengkap dan diverifikasi sesuai ketentuan Bea Cukai dan pelabuhan

b)

Setelah barang selesai dimuat ke kapal

c)

Setelah eksportir membayar biaya asuransi ekspor

d)

Setelah manifest diserahkan ke otoritas pelayaran

61.

Bagaimana cara penyerahan surat izin muat yang paling umum dilakukan di terminal modern di Indonesia?

a)

Melalui sistem elektronik (e-permit) atau email resmi dengan QR code atau nomor referensi unik

b)

Diserahkan langsung di pelabuhan dengan tanda tangan basah

c)

Dikirim melalui pos ke kantor eksportir

d)

Diumumkan melalui situs Bea Cukai

62.

Apa yang dilakukan operator terminal saat kontainer pertama kali tiba di pelabuhan (proses gate-in)?

a)

Langsung dimuat ke kapal tanpa pemeriksaan dokumen

b)

Diperiksa hanya kondisi luar kontainer tanpa pencatatan

c)

Ditempatkan di area penumpukan tanpa registrasi

d)

Dicatat nomor kontainer, ukuran, jenis, dan seal ke sistem Terminal Operating System (TOS)

63.

Bagaimana cara operator memastikan setiap kontainer berada di posisi yang benar di yard terminal?

a)

Dengan pemeriksaan visual tanpa sistem

b)

Dengan menunggu laporan dari kapten kapal

c)

Dengan mencatat manual di buku log

d)

Dengan mencocokkan data TOS dan pemindaian barcode atau RFID

64.

Apa tujuan utama dari pemeriksaan pra-muat sebelum kontainer diangkat ke kapal?

a)

Menentukan jadwal keberangkatan kapal

b)

Menghitung biaya jasa pelabuhan

c)

Mengambil foto dokumentasi untuk promosi pelabuhan

d)

Memastikan kontainer sesuai dokumen dan stowage plan kapal

65.

Setelah seluruh kontainer dimuat ke kapal, langkah terakhir yang dilakukan operator terminal adalah:

a)

Menghapus data dari sistem agar ruang penyimpanan kosong

b)

Mencocokkan jumlah kontainer fisik dengan manifest dan memperbarui data di sistem TOS

c)

Mengirim laporan ke perusahaan pelayaran tanpa verifikasi

d)

Melakukan inspeksi visual kapal dari luar

66.

Apa fungsi utama dari struk pembayaran Bea Keluar?

a)

Sebagai bukti bahwa eksportir telah melunasi kewajiban bea keluar sebelum izin muat diterbitkan

b)

Sebagai bukti transaksi antara eksportir dan bank penerima devisa

c)

Sebagai surat izin resmi untuk memuat barang di kapal

d)

Sebagai dokumen pengiriman barang dari pelabuhan ke gudang

67.

Pada tahap input data ekspor di sistem pelabuhan, dokumen apa yang diunggah oleh shipping agent bersama PEB/NPE untuk verifikasi pembayaran?

a)

SSP (Surat Setoran Pajak) dan BPP (Bukti Pembayaran Pajak/Bea Keluar)

b)

Surat Jalan dan Packing List

c)

Faktur dan invoice

d)

Manifest dan Stowage Plan

68.

Apa yang terjadi setelah sistem pelabuhan memverifikasi bahwa pembayaran Bea Keluar sudah sah?

a)

Barang langsung dikirim tanpa izin muat

b)

PEB otomatis dibatalkan

c)

Shipping agent harus mengulang proses input data

d)

Operator pelabuhan menerbitkan Surat Izin Muat / Cargo Clearance

69.

Mengapa pembayaran Bea Keluar harus dilakukan sebelum Surat Izin Muat diterbitkan?

a)

Agar sistem pelabuhan dapat menyesuaikan manifest muatan kapal

b)

Karena bank tidak akan memproses transaksi ekspor sebelum izin muat ada

c)

Agar operator terminal dapat menghitung biaya jasa muat

d)

Karena merupakan syarat legal agar ekspor diizinkan oleh Bea Cukai dan pelabuhan

70.

Tujuan utama pengiriman Shipping Notice oleh shipping agent kepada pihak terkait (importir, eksportir, freight forwarder) adalah untuk…

a)

Mengajukan permohonan izin bongkar muat di pelabuhan

b)

Mengganti fungsi Bill of Lading sebagai bukti kepemilikan barang

c)

Menyampaikan hasil pemeriksaan keselamatan kapal

d)

Memberitahukan status dan jadwal kapal beserta rincian muatan

71.

Sebelum kapal meninggalkan dermaga, shipping line wajib memperoleh izin resmi dari otoritas pelabuhan dan Bea Cukai. Dokumen izin berlayar ini disebut dengan…

a)

Bill of lading

b)

Manifest Muatan

c)

Notice of Departure

d)

Sailing Clearance

72.

Tujuan utama pengiriman Shipping Notice oleh shipping agent adalah untuk…

a)

Menginformasikan biaya pengiriman kepada pelanggan

b)

Menyediakan dokumen asuransi untuk barang yang dikirim

c)

Mengonfirmasi penerimaan barang oleh pihak pelabuhan

d)

Memberitahukan rincian pengiriman, jadwal kapal, dan status muatan kepada pihak terkait

73.

Mengapa shipping agent meminta acknowledgment dari penerima Shipping Notice?

a)

Untuk memastikan pengiriman dilakukan tepat waktu

b)

Agar ada bukti bahwa semua pihak sudah menerima dan memahami jadwal pengiriman

c)

Agar penerima dapat mengubah alamat pengiriman

d)

Supaya shipping agent dapat menghindari biaya tambahan

74.

Data manifest yang dikirim ke Bea Cukai memiliki keterkaitan dengan Shipping Notice karena…

a)

Keduanya berisi informasi muatan yang sama untuk tujuan kepatuhan dan pengawasan kepabeanan

b)

Manifest dan Shipping Notice adalah dokumen yang terpisah tanpa hubungan

c)

Keduanya hanya digunakan untuk pengiriman domestik

d)

Shipping Notice tidak memiliki relevansi dengan data manifest

75.

Setelah barang dikapalkan dan data pengiriman diverifikasi, langkah pertama yang dilakukan oleh shipping agent dalam proses penerbitan Bill of Lading (B/L) adalah …

a)

Membuat dan mengirim draft B/L kepada eksportir untuk dicek

b)

Menyiapkan dokumen untuk pengembalian barang

c)

Menghitung biaya pengiriman untuk importir

d)

Mengirim B/L langsung ke buyer

76.

Sebelum shipping agent menyerahkan Original Bill of Lading kepada eksportir, hal berikut harus diselesaikan terlebih dahulu, kecuali …

a)

Pelunasan biaya freight (jika belum dibayar)

b)

Penyerahan dokumen penduk
ung seperti PEB atau Shipping Instruction

c)

Konfirmasi bahwa B/L sudah siap diambil

d)

Pemeriksaan fisik barang oleh buyer di pelabuhan asal

77.

Dalam proses penyerahan B/L asli dari shipping agent ke eksportir, jika eksportir berada di luar kota, biasanya melalui ...

a)

Email dalam bentuk PDF

b)

Kurir terpercaya seperti DHL atau FedEx

c)

Fax dari shipping line ke buyer

d)

Website pelayaran secara online

78.

Jika eksportir dan buyer sepakat menggunakan metode pembayaran Letter of Credit (L/C), maka pengiriman dokumen B/L dilakukan melalui …

a)

Jalur bank ke bank antara eksportir dan importir

b)

Buyer langsung ke shipping agent

c)

Eksportir ke buyer meng
gunakan email

d)

Kurir pribadi tanpa melalui bank

79.

Informasi berikut selalu tercantum dalam dokumen Bill of Lading, kecuali

a)

Nomor rekening bank buyer

b)

Nama dan alamat shipper (pengirim)

c)

Nama kapal dan nomor voyage

d)

Pelabuhan muat dan pelabuhan tujuan

80.

Bagian dalam Bill of Lading yang menunjukkan pihak yang berhak menerima barang di pelabuhan tujuan disebut …

a)

Consignee

b)

Freight Forwarder

c)

Exporter

d)

Importer

81.

Salinan (copy) Bill of Lading (B/L) yang dikirim oleh shipping agent ke eksportir tidak dapat digunakan untuk

a)

Arsip internal dan pelacakan pengiriman

b)

Bukti referensi transaksi ekspor

c)

Dikirim melalui email dalam bentuk PDF

d)

Mengambil barang di pelabuhan tujuan

82.

Sebelum shipping agent mengirimkan dokumen Bill of Lading (B/L) ke pihak terkait, langkah penting yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah …

a)

Memastikan data pada B/L cocok dengan manifest dan dokumen ekspor

b)

Mengirim B/L langsung ke importir tanpa konfirmasi

c)

Menghapus semua salinan non-negotiable B/L

d)

Menyerahkan B/L ke pelabuhan tujuan untuk disetujui

83.

Fungsi utama API (Angka Pengenal Ekspor) bagi eksportir adalah …

a)

Sebagai laporan keuangan tahunan perusahaan

b)

Sebagai sertifikat kualitas produk ekspor

c)

Sebagai izin resmi untuk melakukan kegiatan ekspor barang ke luar negeri

d)

Sebagai dokumen untuk pengiriman barang ke luar negeri

84.

HS Code digunakan dalam kegiatan ekspor-impor untuk …

a)

Menetapkan jenis dan klasifikasi barang berdasarkan sistem internasional

b)

Menentukan jenis dokumen ekspor yang diperlukan

c)

Menghitung biaya pengiriman internasional

d)

Mengidentifikasi lokasi pengiriman barang

85.

Biaya yang dibayarkan buyer kepada pelayaran sebelum Delivery Order (DO) diterbitkan agar dapat mengambil barang disebut …

a)

Admin charges

b)

Container deposit

c)

DO Fee (Delivery Order Fee)

d)

Handling fee

86.

Tujuan utama dari Container Deposit yang dibayar buyer kepada pelayaran adalah …

a)

Untuk menutupi biaya administrasi pengiriman

b)

Untuk membayar biaya pelabuhan dan handling

c)

Sebagai jaminan penggunaan kontainer yang akan dikembalikan tepat waktu

d)

Sebagai tambahan biaya DO

87.

Setelah buyer menerima invoice dari pelayaran, tindakan yang harus dilakukan sebelum membayar adalah …

a)

Langsung mentransfer dana tanpa memeriksa rincian

b)

Menghubungi importir untuk konfirmasi DO

c)

Mengembalikan invoice ke pelayaran tanpa tanda tangan

d)

Memeriksa kesesuaian nomor B/L, jumlah kontainer, dan nilai biaya

88.

Dokumen yang berfungsi sebagai bukti kepemilikan barang dan diperlukan untuk pengambilan barang di pelabuhan tujuan adalah …

a)

Bill of Lading (B/L)

b)

Commercial invoice

c)

COO

d)

Packing list

89.

Dalam transaksi ekspor dengan sistem Letter of Credit (L/C), siapa yang menyerahkan dokumen ekspor dari eksportir ke buyer?


a)

Shipping Agent secara langsung

b)

Kurir internasional seperti DHL atau FedEx

c)

Forwarder di pelabuhan

d)

Bank eksportir dan bank importir melalui jalur perbankan

90.

Dalam metode pembayaran T/T, eksportir biasanya mengirim dokumen ekspor (termasuk B/L, Invoice, dan COO) kepada buyer …

a)

Sebelum barang dikapalkan

b)

Setelah bea cukai pelabuhan tujuan disetujui

c)

Setelah menerima pembayaran dari buyer

d)

Setelah buyer menebus DO

91.

Keuntungan utama menggunakan Telex Release dibanding pengiriman B/L fisik adalah …

a)

Proses pengambilan barang lebih cepat karena tidak perlu menunggu B/L dikirim secara fisik

b)

Buyer tidak perlu membayar biaya pengiriman barang

c)

Dokumen dikirim langsung ke bea cukai oleh eksportir

d)

Buyer bisa mengubah nama consignee di pelabuhan tujuan

92.

Setelah menerima dokumen ekspor dari eksportir, buyer harus memeriksa terlebih dahulu hal berikut, kecuali …

a)

Tanda tangan kapten kapal pada setiap dokumen

b)

Nomor kontainer dan rincian barang sesuai dengan invoice

c)

Nama consignee pada B/L sesuai kontrak

d)

Kesesuaian COO untuk keperluan bea cukai

93.

Informasi berikut biasanya terdapat dalam dokumen Delivery Order (DO) yang diterbitkan oleh pelayaran, kecuali …

a)

Nama importir (buyer) dan nomor Bill of Lading (B/L)

b)

Nomor kontainer dan lokasi penarikan barang

c)

Jenis kapal dan tanggal keberangkatan

d)

Rincian biaya asuransi pengiriman

94.

Fungsi utama dari Delivery Order (DO) bagi buyer (importir) adalah …

a)

Bukti pembayaran biaya freight kepada eksportir

b)

Dokumen untuk mengajukan izin ekspor ke bea cukai

c)

Surat perintah pengiriman dari gudang eksportir

d)

Izin resmi dari pelayaran untuk mengambil barang di pelabuhan

95.

Dokumen Surat Jalan Kontainer yang digunakan untuk pengeluaran barang dari pelabuhan biasanya memuat informasi berikut, kecuali …

a)

Nomor kontainer dan plat truk pengangkut

b)

Nama sopir dan tanda tangan penerima barang

c)

Jumlah dan jenis barang yang diangkut

d)

Nilai total pembayaran bea masuk dan PPN impor