Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Servis Berkala dan Manajemen Bengkel (Kategori Mudah)

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari pelaksanaan servis berkala pada kendaraan ringan?

a)

Meningkatkan kecepatan maksimum kendaraan.

b)

Menghindari kerusakan komponen yang lebih besar di masa mendatang.

c)

Mengurangi biaya pajak kendaraan tahunan.

d)

Mengubah tampilan eksterior kendaraan.

2.

Siapakah personel di bengkel yang bertugas sebagai kontak pertama pelanggan dan mendengarkan keluhan atau permintaan servis?

a)

Kepala Bengkel (Workshop Manager)

b)

Teknisi Senior

c)

Service Advisor (SA)

d)

Quality Control (QC)

3.

Dokumen resmi apa yang dikeluarkan bengkel sebagai otorisasi pekerjaan yang harus dilakukan oleh teknisi?

a)

Faktur Penjualan (Sales Invoice)

b)

Kartu Garansi

c)

Laporan Kerusakan

d)

Perintah Kerja (Job Order / Work Order)

4.

Pada servis berkala, penggantian oli mesin umumnya disertai dengan penggantian komponen lain. Komponen apakah itu?

a)

Busi (Spark Plugs)

b)

Filter Bahan Bakar

c)

Filter Oli Mesin

d)

Kampas Rem (Brake Pads)

5.

Standar interval servis berkala untuk sebagian besar mobil penumpang modern (khususnya pabrikan Jepang) adalah setiap...

a)

5.000 km atau 3 bulan, mana yang tercapai lebih dulu.

b)

20.000 km atau 12 bulan, mana yang tercapai lebih dulu.

c)

10.000 km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dulu.

d)

Setiap mobil terasa tidak nyaman dikendarai.

6.

Apa fungsi utama dari proses 'Walk Around' atau inspeksi keliling oleh Service Advisor sebelum mobil masuk ke ruang kerja?

a)

Mengukur performa mesin secara detail.

b)

Menentukan harga jual kembali kendaraan.

c)

Mencatat dan mendokumentasikan setiap kerusakan bodi atau interior yang sudah ada.

d)

Mengisi bahan bakar kendaraan hingga penuh.

7.

Peralatan bengkel manakah yang paling sering digunakan untuk mengukur tegangan aki dan daya starter?

a)

Compression Gauge

b)

Micrometer

c)

Scan Tool (Diagnostic Tool)

d)

Digital Multimeter (atau Battery Tester)

8.

Apa yang dimaksud dengan 'Quality Control' (QC) dalam proses pelayanan bengkel?

a)

Pencatatan suku cadang yang digunakan.

b)

Proses pembayaran oleh pelanggan.

c)

Pemeriksaan akhir terhadap hasil pekerjaan teknisi sebelum diserahkan ke pelanggan.

d)

Penyambutan pelanggan di area parkir.

9.

Jika level minyak rem (brake fluid) berada di bawah batas minimum, apa dampak paling fatal yang dapat terjadi?

a)

Mesin akan mengalami overheat.

b)

Transmisi menjadi kasar saat perpindahan gigi.

c)

Daya pengereman akan hilang (rem blong).

d)

Lampu depan menjadi redup.

10.

Alat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang wajib digunakan oleh teknisi saat bekerja di bawah kendaraan yang diangkat adalah...

a)

Sarung tangan kain.

b)

Safety Shoes (Sepatu Keselamatan).

c)

Topi Baseball.

d)

Kacamata Pelindung dan Masker.

11.

Yang termasuk dalam kategori 'Pemeriksaan Ringan' (misalnya, servis 10.000 km) adalah:

a)

Penggantian timing belt.

b)

Overhaul mesin.

c)

Penggantian oli, filter oli, dan rotasi ban.

d)

Penggantian kopling set.

12.

Mengapa Service Advisor harus selalu menawarkan estimasi biaya sebelum pekerjaan dimulai?

a)

Untuk menaikkan harga suku cadang.

b)

Agar teknisi dapat bekerja lebih cepat.

c)

Sebagai bentuk transparansi dan mendapatkan persetujuan (otorisasi) pelanggan.

d)

Untuk menentukan warna kendaraan pelanggan.

13.

Jika Service Advisor ingin mengetahui riwayat servis terakhir kendaraan, dokumen manakah yang harus ia periksa?

a)

STNK kendaraan.

b)

Buku servis atau catatan servis resmi dari pabrikan/dealer.

c)

Faktur pembelian kendaraan.

d)

Polis asuransi kendaraan.

14.

Pemeriksaan kekencangan baut roda setelah servis selesai, terutama setelah pelepasan ban, termasuk dalam tahap...

a)

Penerimaan pelanggan.

b)

Proses perbaikan awal.

c)

Quality Control (QC) atau Pemeriksaan Akhir.

d)

Administrasi penagihan.

15.

Jika seorang pelanggan datang tanpa perjanjian (booking), Service Advisor harus:

a)

Menolak layanannya karena tidak sesuai prosedur.

b)

Memprioritaskan langsung, mengabaikan pelanggan yang sudah booking.

c)

Mengecek ketersediaan 'slot' atau teknisi dan menawarkan waktu tunggu yang realistis.

d)

Langsung meminta pembayaran di muka.

16.

Fungsi utama dari cairan pendingin (coolant) pada mesin adalah:

a)

Meningkatkan tenaga mesin.

b)

Mencegah air membeku dan menaikkan titik didih air.

c)

Melumasi piston dan silinder.

d)

Membersihkan tangki bahan bakar.

17.

Yang TIDAK termasuk dalam proses penyerahan kendaraan kepada pelanggan adalah:

a)

Penjelasan rinci mengenai pekerjaan yang telah dilakukan.

b)

Penjelasan mengenai suku cadang yang diganti (bekasnya).

c)

Melakukan pengetesan akhir (Road Test) bersama pelanggan.

d)

Penyerahan kunci kendaraan dan faktur pembayaran.

18.

Apa indikator paling mudah yang digunakan teknisi untuk menentukan apakah kampas rem (brake pads) perlu diganti?

a)

Warna minyak rem yang keruh.

b)

Ketebalan sisa kampas rem di bawah batas minimum (limit).

c)

Munculnya bau gosong dari mesin.

d)

Suhu mesin yang terlalu tinggi.

19.

Ban depan dan ban belakang perlu dipertukarkan posisinya (rotasi ban) pada interval servis berkala untuk tujuan:

a)

Meningkatkan tekanan angin ban.

b)

Memperindah tampilan velg.

c)

Memperpanjang umur ban dan memastikan keausan yang merata.

d)

Mengurangi suara bising knalpot.

20.

Alat ukur yang paling cocok digunakan untuk memeriksa celah busi (spark plug gap) adalah...

a)

Dial Gauge.

b)

Telescoping Gauge.

c)

Feeler Gauge.

d)

Jangka Sorong (Vernier Caliper).

21.

Mengapa pemeriksaan filter udara (air filter) sangat penting dalam servis berkala?

a)

Filter udara yang kotor menyebabkan bau tidak sedap di kabin.

b)

Filter udara yang kotor akan menyumbat saluran pembuangan gas buang.

c)

Filter udara yang kotor dapat mengurangi tenaga mesin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

d)

Filter udara yang kotor menyebabkan rem menjadi keras.

22.

Langkah yang harus dilakukan Service Advisor setelah mendapatkan persetujuan biaya dari pelanggan adalah...

a)

Langsung menagih biaya servis.

b)

Membuat Perintah Kerja (Job Order) dan menyerahkannya ke Kepala Bengkel.

c)

Mengantar pelanggan pulang.

d)

Mencuci mobil.

23.

Dalam konteks pelayanan bengkel, 'Up-selling' dan 'Cross-selling' merujuk pada upaya untuk:

a)

Menjual suku cadang imitasi.

b)

Menawarkan pekerjaan tambahan yang direkomendasikan dan relevan (misalnya, flushing oli matic).

c)

Memperpanjang waktu tunggu pelanggan.

d)

Memberikan diskon besar-besaran.

24.

Apa yang harus diperiksa oleh teknisi segera setelah mengganti oli mesin untuk memastikan tidak ada kebocoran?

a)

Kondisi ban dan rem.

b)

Tekanan angin ban.

c)

Kekencangan baut penutup oli dan filter oli.

d)

Warna asap knalpot.

25.

Lampu indikator 'Check Engine Light' (CEL) menyala. Tindakan pertama yang harus dilakukan teknisi adalah:

a)

Mengganti oli mesin dan filter oli.

b)

Melakukan 'Scan' menggunakan Diagnostic Tool untuk membaca kode kesalahan (DTC).

c)

Mengecek tekanan ban.

d)

Mengganti aki baru.

26.

Berdasarkan skenario, Service Advisor mengestimasi waktu pengerjaan 1,5 jam. Namun, ternyata teknisi menemukan masalah tambahan dan butuh 1 jam lagi. Tindakan Service Advisor yang paling tepat adalah:

a)

Melanjutkan pekerjaan tanpa memberitahu pelanggan dan berharap pelanggan tidak komplain.

b)

Menghentikan semua pekerjaan dan menunggu pelanggan datang ke bengkel.

c)

Segera menghubungi pelanggan, menjelaskan masalah tambahan, meminta persetujuan biaya dan waktu tambahan.

d)

Meminta teknisi untuk mempercepat pekerjaan agar selesai dalam 1,5 jam.

27.

Teknisi sedang melakukan 'Bleeding' pada sistem rem. Tujuan dari prosedur ini adalah:

a)

Mengganti kampas rem yang sudah tipis.

b)

Menyetel ulang ketinggian pedal rem.

c)

Membuang udara yang terperangkap dalam sistem hidrolik rem.

d)

Membersihkan minyak rem yang tumpah di lantai bengkel.

28.

Jika sebuah bengkel menerapkan sistem 'Bay Management' yang efisien, salah satu dampaknya adalah:

a)

Jumlah suku cadang di gudang menjadi sangat banyak.

b)

Waktu tunggu (Service Lead Time) pelanggan menjadi lebih pendek.

c)

Karyawan wajib bekerja lembur setiap hari.

d)

Service Advisor tidak perlu melayani pelanggan lagi.

29.

Pada servis 80.000 km, biasanya dilakukan pemeriksaan dan penggantian komponen yang membutuhkan pembongkaran cukup besar. Komponen vital apa yang termasuk servis berat pada jarak tempuh ini?

a)

Filter kabin.

b)

Timing Belt (Sabuk Penggerak Valve) atau Busi Iridium.

c)

Lampu plat nomor.

d)

Baterai (aki) mobil.

30.

Pada tahapan Quality Control (QC), apa yang dimaksud dengan 'Road Test'?

a)

Tes simulasi mesin di atas lift tanpa digerakkan.

b)

Tes diagnostik komputer untuk membaca kode kesalahan.

c)

Pengujian fungsional kendaraan dengan dikendarai di jalan untuk memverifikasi keluhan sudah teratasi.

d)

Pemeriksaan kekencangan baut-baut menggunakan kunci torsi.

31.

Ketika Service Advisor mencatat keluhan pelanggan, teknik komunikasi '3C' yang harus diterapkan adalah:

a)

Cepat (Fast), Ceroboh (Careless), dan Cemberut (Frowning).

b)

Clarity (Jelas), Concern (Empati), dan Confirmation (Konfirmasi).

c)

Cost (Biaya), Complain (Keluhan), dan Cleaning (Pencucian).

d)

Copy (Salin), Cut (Potong), dan Paste (Tempel).

32.

Teknik 'First In, First Out' (FIFO) dalam manajemen suku cadang di gudang bertujuan untuk:

a)

Mempercepat proses pengadaan suku cadang baru.

b)

Memastikan suku cadang yang masuk lebih dulu digunakan lebih dulu untuk menghindari kerusakan atau kadaluarsa.

c)

Memberikan diskon kepada pelanggan yang datang pertama.

d)

Menghitung biaya rata-rata suku cadang.

33.

Jika bengkel mengalami tingkat 'comeback' (pelanggan kembali dengan masalah yang sama) yang tinggi, area manakah yang paling mendesak untuk dievaluasi dan diperbaiki?

a)

Area tunggu pelanggan dan ketersediaan kopi.

b)

Kualitas suku cadang dan prosedur Quality Control (QC).

c)

Strategi pemasaran dan media sosial.

d)

Jumlah hiasan dinding di ruang teknisi.

34.

Dalam pemeriksaan ban, teknisi menemukan keausan ban yang hanya terjadi di bagian tepi (luar dan dalam). Kemungkinan besar masalah ini disebabkan oleh:

a)

Tekanan angin yang terlalu tinggi (over-inflated).

b)

Tekanan angin yang terlalu rendah (under-inflated).

c)

Ban terlalu tua.

d)

Filter oli tersumbat.

35.

Apa dampak utama yang ditimbulkan jika teknisi mengencangkan baut roda tanpa menggunakan Kunci Torsi (Torque Wrench)?

a)

Tidak ada dampak, baut tetap kencang.

b)

Ban akan menjadi lebih awet.

c)

Potensi kerusakan velg, putus baut, atau roda lepas saat dikendarai.

d)

Mesin akan menjadi overheat.

36.

Seorang pelanggan marah karena estimasi waktu servis (2 jam) meleset jauh menjadi 4 jam tanpa ada pemberitahuan. Hal ini menunjukkan kegagalan pada proses...

a)

Pembersihan mobil (Car Wash).

b)

Internal Follow-up dan Komunikasi antara Teknisi dan Service Advisor.

c)

Penggantian ban.

d)

Penyediaan ruang tunggu.

37.

Fungsi utama dari minyak transmisi otomatis (ATF) pada mobil matic, selain melumasi, adalah...

a)

Menggerakkan kipas radiator.

b)

Menyalurkan tekanan hidrolik untuk perpindahan gigi.

c)

Membersihkan filter udara.

d)

Menggerakkan sistem power steering.

38.

Ketika Service Advisor melihat bahwa oli mesin sudah habis masa pakainya (gelap dan sangat kental), apa rekomendasi yang paling etis yang harus diberikan?

a)

Menganjurkan pelanggan untuk menjual mobilnya karena mesin sudah rusak.

b)

Menyarankan penggantian oli dan filter oli, serta merekomendasikan Engine Flush.

c)

Mengganti oli saja tanpa filter oli.

d)

Cukup menambahkan oli ke level maksimum.

39.

Di bengkel, jika teknisi salah mengambil suku cadang yang tercantum di Perintah Kerja (PK), hal ini menunjukkan kelemahan dalam proses:

a)

Road Test.

b)

Manajemen Gudang Suku Cadang (Part Management) dan verifikasi pengambilan.

c)

Pencucian mobil.

d)

Penyetelan lampu.

40.

Indikator Kinerja Utama (KPI) manakah yang paling efektif digunakan untuk mengukur efisiensi kerja teknisi (Efficiency Rate) di bengkel?

a)

Jumlah cangkir kopi yang diminum teknisi per hari.

b)

Jumlah kendaraan yang dicuci per hari.

c)

Perbandingan Waktu Standar (SRT) dengan Waktu Aktual Pengerjaan.

d)

Tingkat kebisingan di ruang kerja.

41.

Sebuah bengkel memutuskan untuk mengimplementasikan 'Total Quality Management' (TQM). Dalam konteks servis berkala, fokus utama TQM adalah:

a)

Hanya berfokus pada pelatihan teknisi junior.

b)

Mencapai kepuasan pelanggan 100% melalui perbaikan proses secara berkelanjutan (Continuous Improvement).

c)

Mengurangi biaya suku cadang dengan menggunakan produk KW.

d)

Meningkatkan penjualan minuman di kantin bengkel.

42.

Mengapa pemeriksaan dan kalibrasi alat ukur seperti Kunci Torsi (Torque Wrench) harus dilakukan secara berkala?

a)

Untuk mendapatkan diskon pembelian alat baru.

b)

Untuk memastikan hasil pengukuran/kekencangan tetap akurat sesuai standar pabrikan.

c)

Agar kunci torsi tidak berkarat.

d)

Agar teknisi lebih cepat bekerja.

43.

Dalam konteks pelayanan pelanggan, apa yang dimaksud dengan 'Moment of Truth'?

a)

Saat pelanggan menandatangani faktur.

b)

Setiap momen interaksi antara pelanggan dan bengkel yang dapat membentuk persepsi mereka terhadap kualitas pelayanan.

c)

Saat Service Advisor berhasil melakukan 'up-selling'.

d)

Saat kendaraan berhasil dinyalakan setelah perbaikan.

44.

Seorang Kepala Bengkel ingin meningkatkan pendapatan. Langkah strategis terbaik yang didukung oleh data servis berkala adalah:

a)

Menghapus semua layanan servis berkala yang sudah tidak menguntungkan.

b)

Menganalisis riwayat servis pelanggan untuk mendorong perbaikan yang direkomendasikan dan terlewat (misalnya penggantian minyak rem yang overdue).

c)

Meminta teknisi untuk bekerja lebih lambat agar biaya per jam lebih besar.

d)

Mengganti semua Service Advisor dengan sistem otomatis.

45.

Kenaikan suhu mesin (overheat) pada saat putaran rendah atau macet, padahal kipas radiator berfungsi, dapat mengindikasikan masalah serius pada...

a)

Filter kabin yang kotor.

b)

Kerusakan Water Pump (Pompa Air) atau penyumbatan pada saluran radiator/selang.

c)

Busi yang sudah terlalu lama tidak diganti.

d)

Minyak rem yang sudah basi.

46.

Jika rasio kompresi (Compression Ratio) sebuah silinder mesin terukur jauh di bawah standar pabrikan, komponen internal mesin manakah yang paling mungkin mengalami kerusakan serius?

a)

Wiper dan washer.

b)

Piston Ring (Ring Piston) aus atau Katup (Valve) bocor.

c)

Sensor parkir.

d)

Baut roda kendor.

47.

Dalam manajemen bengkel, 'Lean Manufacturing' atau 'Manajemen Ramping' bertujuan utama untuk:

a)

Membuat ruangan bengkel terlihat lebih ramping dan kecil.

b)

Menciptakan sebanyak mungkin pemborosan (waste) dalam proses kerja.

c)

Mengidentifikasi dan menghilangkan segala bentuk pemborosan (waktu, material, pergerakan) dalam proses servis.

d)

Meningkatkan harga jual suku cadang agar keuntungan berlipat ganda.

48.

Perbedaan fundamental antara Preventive Maintenance (Servis Berkala) dan Corrective Maintenance (Perbaikan) adalah:

a)

Preventive Maintenance selalu lebih mahal daripada Corrective Maintenance.

b)

Corrective Maintenance dilakukan berdasarkan jadwal, sementara Preventive Maintenance dilakukan setelah terjadi kerusakan.

c)

Preventive Maintenance dilakukan untuk mencegah kerusakan sesuai jadwal, sedangkan Corrective Maintenance dilakukan untuk memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi.

d)

Keduanya adalah hal yang sama, hanya beda istilah.

49.

Seorang Service Advisor diminta untuk meningkatkan rasio 'Loyalty Customer'. Strategi manakah yang paling strategis untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Memperpanjang waktu servis agar pelanggan bisa berlama-lama di bengkel.

b)

Menerapkan sistem follow-up berkala dan memberikan personalisasi penawaran servis berdasarkan riwayat kendaraan pelanggan (CRM).

c)

Hanya menerima pelanggan baru dan menolak pelanggan lama

d)

Mengurangi jumlah teknisi agar bengkel terlihat ramai

50.

Pergantian "Timing Belt" biasanya diganti pada servis?

a)

10.000 km

b)

20.000 km

c)

40.000 km

d)

80.000 km