wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Suspensi dalam bidang Farmasi

Total questions: 82

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan manakah yang paling tepat mendefinisikan suspensi farmasi?

a)

Sistem homogen di mana zat padat larut sempurna dalam pelarut

b)

Suatu dispersi kasar di mana partikel zat padat yang tidak larut terdispersi dalam medium cair

c)

Larutan koloid dengan partikel berukuran nanometer yang terlarut

d)

Emulsi dua cairan tidak saling larut dengan penstabil surfaktan

2.

Dalam suspensi farmasi, istilah "fase terdispersi" mengacu pada komponen yang mana?

a)

Medium cair tempat partikel tersebar

b)

Partikel padat tidak larut yang tersebar dalam medium

c)

Surfaktan yang menurunkan tegangan permukaan

d)

Udara terperangkap yang menstabilkan sistem

3.

Rentang ukuran partikel yang lazim untuk fase terdispersi dalam suspensi farmasi adalah

a)

0,1–1 nm

b)

1–100 nm

c)

1–5 µm

d)

10–50 µm

4.

Pernyataan yang benar tentang karakter umum suspensi adalah

a)

Merupakan dispersi kasar

b)

Partikel zat padatnya larut sebagian untuk menstabilkan sistem

c)

Partikel tidak larut terdispersi dalam medium cair

d)

Fase internal terdispersi merata di seluruh fase eksternal

5.

Pada deskripsi suspensi, istilah "fase internal" dan "fase eksternal" masing-masing merujuk ke apa? Pilih kombinasi yang benar.

a)

Fase internal: medium cair; Fase eksternal: partikel padat

b)

Fase internal: partikel padat tidak larut; Fase eksternal: medium suspensi

c)

Fase internal: uap; Fase eksternal: pelarut organik

d)

Fase internal: surfaktan; Fase eksternal: air

6.

Manakah pernyataan yang tepat mengenai sifat partikel pada fase internal suspensi?

a)

Partikel padat tidak larut dapat bersifat hidrofilik

b)

Partikel padat tidak larut selalu bersifat hidrofob

c)

Ukuran partikel dipertahankan merata dengan satu atau kombinasi suspending agent

d)

Partikel pada fase internal harus berbentuk kristal tunggal

7.

Tentang fase eksternal (medium suspensi), pernyataan yang benar adalah

a)

Umumnya berupa air, namun pada beberapa contoh dapat berupa cairan organik atau berminyak untuk penggunaan non-oral

b)

Selalu berupa cairan berminyak untuk pemberian oral

c)

Berupa gas terkompresi untuk meningkatkan stabilitas

d)

Harus campuran air–alkohol pada semua sediaan

8.

Pernyataan yang paling baik menggambarkan tujuan penggunaan suspending agent dalam suspensi adalah

a)

Melarutkan partikel padat agar menjadi larutan sejati

b)

Mempertahankan ukuran dan sebaran partikel tidak larut agar tetap merata dalam medium

c)

Mengganti fase eksternal dari air menjadi minyak

d)

Mengubah partikel menjadi fase gas untuk mencegah pengendapan

9.

Berdasarkan alasan penggunaan suspensi dalam farmasi, manakah tujuan utama formulasi suspensi untuk zat aktif yang tidak larut dalam air?

a)

Meningkatkan kelarutan zat aktif hingga sepenuhnya larut

b)

Memungkinkan pemberian zat aktif sebagai partikel padat yang terdispersi

c)

Mengubah zat aktif menjadi bentuk gas untuk inhalasi

d)

Mengurangi viskositas pelarut agar lebih mudah ditelan

10.

Pilih semua pernyataan yang benar mengenai manfaat suspensi terkait stabilitas dan kenyamanan pasien.

a)

Mengurangi proses penguraian zat aktif dalam air

b)

Menutupi rasa tidak enak atau pahit dari zat berkhasiat

c)

Menambah kontak berkepanjangan antara zat padat dan medium dispersi

d)

Mempercepat disolusi penuh zat aktif sehingga cepat habis

11.

Skenario: Suatu obat cepat terdegradasi ketika terlarut dalam air. Formulasi manakah yang paling sesuai untuk memperlambat degradasi tersebut?

a)

Larutan akuatik pekat

b)

Suspensi dengan fase terdispersi padat dalam air

c)

Sirup gula jenuh tanpa zat terdispersi

d)

Emulsi minyak dalam air tanpa partikel padat

12.

Mengapa penggunaan pembawa minyak dalam suspensi dapat memperpanjang pelepasan obat?

a)

Karena minyak menyebabkan zat aktif segera larut dan terserap cepat

b)

Karena medium minyak mengurangi kontak langsung partikel obat dengan air sehingga pelepasan berlangsung lebih lambat

c)

Karena minyak meningkatkan rasa pahit sehingga dosis dikurangi

d)

Karena minyak membuat partikel mengapung dan segera mencapai target

13.

Manakah yang BUKAN merupakan alasan umum penggunaan suspensi dalam farmasi?

a)

Mengatasi zat berkhasiat yang tidak enak atau pahit

b)

Mengurangi penguraian zat aktif dalam air

c)

Meningkatkan kontak zat padat dengan medium dispersi secara terkontrol

d)

Memastikan seluruh zat aktif berada dalam keadaan larut sempurna

14.

Pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan suspensi oral?

a)

Sediaan cair steril untuk penggunaan pada mata

b)

Sediaan cair dengan partikel padat terdispersi dalam pembawa cair dan ditujukan untuk penggunaan oral

c)

Sediaan padat kering untuk dilarutkan sebelum injeksi intravena

d)

Sediaan cair dengan partikel halus untuk diteteskan pada telinga bagian luar

15.

Tujuan penggunaan suspensi topikal adalah...

a)

Diberikan melalui mulut untuk efek sistemik

b)

Aplikasi pada kulit

c)

Diteteskan pada telinga bagian luar

d)

Disuntikkan ke saluran spinal

16.

Ciri utama yang membedakan suspensi topikal dari suspensi oral adalah...

a)

Suspensi topikal tidak mengandung partikel padat

b)

Suspensi topikal menggunakan pembawa gas

c)

Suspensi topikal ditujukan untuk penggunaan pada kulit

d)

Suspensi topikal selalu steril untuk injeksi

17.

Manakah pernyataan yang benar mengenai suspensi oftalmik?

a)

Merupakan sediaan cair tidak steril untuk penggunaan oral

b)

Merupakan sediaan cair steril dengan partikel yang terdispersi dan ditujukan untuk penggunaan pada mata

c)

Merupakan sediaan padat yang dilarutkan sebelum diminum

d)

Merupakan sediaan cair untuk dioleskan pada kulit

18.

Pernyataan berikut sesuai dengan suspensi tetes telinga, kecuali...

a)

Mengandung partikel-partikel halus dalam bentuk sediaan cair

b)

Ditujukan untuk diteteskan pada telinga bagian luar

c)

Harus disuntikkan ke vena untuk efek lokal di telinga

d)

Digunakan sebagai sediaan topikal untuk telinga

19.

Pernyataan mana yang tepat mengenai suspensi untuk injeksi?

a)

Selalu diberikan secara intravena untuk aksi cepat

b)

Berupa suspensi serbuk dalam medium cair yang sesuai dan tidak disuntikkan secara intravena atau ke saluran spinal

c)

Hanya digunakan sebagai tetes mata steril

d)

Digunakan untuk penggunaan oral setelah pengenceran

20.

Apa yang dimaksud dengan suspensi untuk injeksi terkonstitusi?

a)

Sediaan cair siap pakai untuk diminum

b)

Sediaan padat kering dengan bahan pembawa yang sesuai untuk membentuk larutan yang memenuhi syarat suspensi steril setelah penambahan pembawa

c)

Sediaan gas bertekanan untuk inhalasi

d)

Sediaan krim yang dioleskan pada kulit

21.

Pilih semua bentuk sediaan yang memerlukan kondisi steril menurut definisi yang diberikan.

a)

Suspensi oral

b)

Suspensi topikal

c)

Suspensi oftalmik

d)

Suspensi untuk injeksi

22.

Berdasarkan rute pemberian, pasangan jenis suspensi dan rute yang benar adalah...

a)

Suspensi oral — tetes pada telinga bagian luar

b)

Suspensi oftalmik — penggunaan pada mata

c)

Suspensi topikal — disuntikkan intravena

d)

Suspensi untuk injeksi — diminum setelah dikocok

23.

Manakah yang BUKAN contoh tujuan penggunaan suspensi menurut klasifikasi yang diberikan?

a)

Penggunaan pada kulit

b)

Penggunaan pada mata

c)

Penggunaan pada telinga bagian luar

d)

Penggunaan intravena langsung ke pembuluh darah

24.

Pernyataan yang tepat tentang komponen sediaan suspensi oral menurut definisi adalah...

a)

Mengandung partikel padat yang terdispersi dalam pembawa cair dengan bahan pengaroma yang sesuai

b)

Tidak mengandung partikel padat agar stabil

c)

Selalu steril karena diminum

d)

Merupakan serbuk kering untuk dilarutkan sebelum injeksi

25.

Pilih semua pernyataan yang sesuai tentang suspensi tetes telinga.

a)

Merupakan sediaan cair yang mengandung partikel halus

b)

Diteteskan pada telinga bagian luar

c)

Harus diberikan melalui saluran spinal

d)

Dirancang untuk penggunaan pada kulit wajah

26.

Dalam formulasi farmasi, kapan suspensi paling tepat digunakan?

a)

Saat obat sangat mudah larut sehingga perlu diencerkan

b)

Saat obat tidak larut dan perlu didispersi untuk pemberian

c)

Saat obat bersifat gas dan perlu dikompresi

d)

Saat obat memerlukan sediaan steril bebas partikel

27.

Mana yang merupakan contoh penggunaan suspensi untuk menutupi rasa pahit obat pada pemberian oral?

a)

Suspensi Prednisolone

b)

Suspensi Chloramphenicol palmitate

c)

Suspensi Penisilin G intramuskular

d)

Suspensi barium sulfat

28.

Pernyataan yang BENAR tentang penggunaan rute pemberian suspensi berikut ini adalah:

a)

Suspensi dapat digunakan topikal seperti losio kulit

b)

Suspensi dapat diberikan parenteral termasuk intramuskular dan subkutan

c)

Suspensi tidak boleh digunakan secara intranasal

d)

Suspensi dapat diformulasikan sebagai inhaler

29.

Tujuan pembuatan suspensi untuk controlled release adalah untuk:

a)

Meningkatkan rasa manis obat pahit

b)

Mengendalikan laju penyerapan obat dari tempat pemberian

c)

Menghapus kebutuhan akan pengawet dalam sediaan

d)

Mencegah semua interaksi obat

30.

Contoh obat yang dibuat sebagai suspensi untuk meningkatkan stabilitas dan mencegah degradasi adalah:

a)

Prednisolone

b)

Oxytetracycline

c)

Chloramphenicol palmitate

d)

Barium sulfat

31.

Vaksin sering diformulasikan sebagai suspensi. Manakah contoh yang sesuai?

a)

Vaksin kolera

b)

Vaksin influenza semprot hidung

c)

Vaksin mRNA

d)

Toksoid tetanus larutan jernih

32.

Manakah pernyataan yang tepat mengenai bahan kontras X-ray dalam bentuk suspensi?

a)

Biasanya berupa larutan jernih untuk injeksi intravena

b)

Contohnya barium sulfat untuk pemeriksaan saluran pencernaan

c)

Hanya digunakan untuk pemeriksaan paru-paru

d)

Tidak boleh diberikan melalui rute oral

33.

Cocokkan aplikasi suspensi dengan contoh yang diberikan.

a)

Obat tidak larut — suspensi Prednisolone

b)

Penutupan rasa pahit — suspensi Chloramphenicol palmitate

c)

Meningkatkan stabilitas — suspensi Oxytetracycline

d)

Bahan kontras X-ray — barium sulfat

34.

Perhatikan gambar yang menampilkan berbagai contoh sediaan suspensi farmasi. Manakah yang termasuk kategori suspensi oral?

a)

Cefixime syrup

b)

Spray hidung dosis terukur

c)

Krim pembersih kulit

d)

Tetes mata antibiotik

35.

Berdasarkan visual, pilih semua bentuk sediaan yang termasuk aplikasi lokal pada permukaan tubuh (bukan melalui mulut atau injeksi).

a)

Suspensi topikal

b)

Suspensi nasal

c)

Suspensi ophtalmic

d)

Suspensi oral

36.

Contoh mana yang mewakili sediaan suspensi untuk pemberian parenteral?

a)

Estrone injection

b)

Cefixime syrup

c)

Tetes mata steril

d)

Spray hidung antiinflamasi

37.

Pasangkan jenis sediaan dengan rute pemberiannya sesuai diagram.

a)

Suspensi ophtalmic → mata

b)

Suspensi nasal → telinga

c)

Suspensi oral → kulit

d)

Suspensi topikal → mulut

38.

Pernyataan yang benar mengenai contoh pada gambar adalah…

a)

Cefixime syrup diklasifikasikan sebagai suspensi oral.

b)

Spray hidung pada gambar termasuk sediaan ophtalmik.

c)

Krim bertuliskan cleansing dream adalah contoh suspensi parenteral.

d)

Vial estrone injection digunakan sebagai suspensi oral.

39.

Pernyataan mana yang paling tepat mengenai sedimen pada suspensi obat yang ideal?

a)

Harus cepat mengendap agar dosis konsisten

b)

Tidak boleh cepat mengendap dan mudah didispersi kembali dengan pengocokan sedang

c)

Harus mengendap permanen untuk stabilitas fisik

d)

Tidak boleh membentuk sedimen sama sekali

40.

Dalam merancang viskositas suspensi oral, tujuan utama adalah...

a)

Membuatnya sangat kental agar tidak keluar dari botol

b)

Menjaganya tidak terlalu kental agar mudah dituang dari botol

c)

Membuatnya encer seperti air untuk memudahkan penyaluran

d)

Meningkatkan viskositas hingga tidak perlu dikocok

41.

Pernyataan berikut terkait kemampuan alir melalui jarum injeksi pada suspensi parenteral adalah BENAR.

a)

Suspensi harus sangat kental agar tidak menyumbat jarum

b)

Suspensi tidak perlu mempertimbangkan aliran karena akan disuntikkan perlahan

c)

Suspensi tidak terlalu kental sehingga dapat mengalir melewati jarum injeksi

d)

Suspensi harus mengandung partikel besar agar mudah mengalir

42.

Pilih semua karakteristik penyebaran (spreadability) yang diharapkan dari suspensi topikal ideal.

a)

Cukup cair untuk tersebar ke seluruh area yang diobati

b)

Terlalu mudah bergerak sehingga cepat hilang dari permukaan

c)

Tidak terlalu mudah bergerak agar tidak cepat hilang dari area aplikasi

d)

Sangat kental sehingga sulit diratakan

43.

Dalam konteks sifat pengeringan, mana yang menggambarkan target formulasi yang benar?

a)

Mengering sangat lambat agar mudah terhapus

b)

Mengering cepat dan membentuk lapisan pelindung yang elastis sehingga tidak mudah terhapus

c)

Tetap basah permanen untuk meningkatkan penyerapan

d)

Mengering cepat tetapi rapuh dan mudah pecah

44.

Manakah kombinasi atribut sensori yang diharapkan dari suspensi untuk meningkatkan penerimaan pasien?

a)

Bau netral, warna kusam, rasa pahit kuat

b)

Bau menyengat, warna cerah, rasa hambar

c)

Bau, warna, dan rasa yang menyenangkan

d)

Tanpa bau, tanpa warna, tanpa rasa

45.

Tentang stabilitas, mana yang merupakan persyaratan untuk suspensi yang baik?

a)

Stabil secara fisik (misalnya tidak terjadi penggumpalan permanen)

b)

Stabil secara mikrobiologi

c)

Stabil secara kimia

d)

Tidak memerlukan stabilitas selama penyimpanan

46.

Ketentuan khusus untuk sediaan suspensi parenteral atau oftalmik adalah...

a)

Cukup bersih tanpa perlu proses apapun

b)

Harus dapat disterilkan

c)

Tidak boleh melewati syringe

d)

Hanya perlu stabil secara kimia

47.

Dalam metode dispersi untuk membuat suspensi, langkah awal yang umum dilakukan adalah mencampurkan mucilago dengan serbuk obat lalu mengencerkan. Pernyataan manakah yang paling tepat mengenai sifat serbuk sangat halus selama proses ini?

a)

Serbuk sangat halus mudah masuk udara sehingga sukar dibasahi

b)

Serbuk sangat halus cepat tenggelam karena mudah dibasahi

c)

Serbuk sangat halus selalu bersifat hidrofilik

d)

Serbuk sangat halus langsung larut membentuk larutan sejati

48.

Kemudahan pembasahan serbuk dalam metode dispersi terutama ditentukan oleh besarnya sudut kontak antara partikel terdispersi dengan medium. Implikasi sudut kontak terhadap perilaku partikel yang benar adalah:

a)

Sudut kontak sekitar 90° membuat serbuk mengambang di atas cairan

b)

Sudut kontak lebih kecil cenderung mempermudah pembasahan dan penenggelaman

c)

Sudut kontak 180° menunjukkan pembasahan sempurna

d)

Semakin besar sudut kontak, partikel cenderung lebih hidrofob

49.

Serbuk yang bersifat hidrofob pada pembuatan suspensi umumnya menunjukkan perilaku berikut terhadap air:

a)

Mengambang di atas permukaan cairan karena sukar dibasahi

b)

Langsung menyebar dan basah sempurna

c)

Larut sebagian dan membentuk gel

d)

Mengendap cepat karena daya tarik elektrostatik

50.

Gambar fenomena pembasahan menunjukkan beberapa nilai sudut kontak (θ). Berdasarkan visual tersebut, kondisi “absolute wetting” ditandai oleh nilai θ sebagai berikut.

a)

θ = 0°

b)

θ = 90°

c)

θ > 90°

d)

θ = 180°

51.

Merujuk pada gambar fenomena pembasahan, pernyataan yang benar terkait kondisi 'no wetting' adalah:

a)

θ = 180° dengan tetesan hampir bulat di atas permukaan

b)

θ = 0° dengan tetesan menyebar tipis

c)

θ < 90° dengan tetesan pipih dan menyebar

d)

θ = 90° dengan bentuk setengah bola

52.

Dalam konteks sudut kontak pada gambar fenomena pembasahan, pasangan deskripsi–nilai yang tepat adalah: tetesan cenderung membasahi sebagian permukaan tetapi tidak sempurna.

a)

θ < 90°

b)

θ = 0°

c)

θ = 90°

d)

θ = 180°

53.

Metode pengendapan (presipitasi) untuk membuat suspensi dibagi menjadi beberapa macam. Pilih kombinasi berikut yang sesuai dengan pembagian pada materi:

a)

Presipitasi dengan pelarut organik

b)

Presipitasi dengan perubahan pH media

c)

Presipitasi dengan pemanasan hingga titik didih air

d)

Presipitasi dengan pendinginan cepat tanpa perubahan pelarut

54.

Pada teknik presipitasi dengan pelarut organik, langkah yang benar adalah:

a)

Melarutkan zat tidak larut air dalam pelarut organik yang bercampur air, lalu menambahkan fase organik ke air murni

b)

Melarutkan zat dalam air panas kemudian mendinginkan cepat

c)

Mencampur serbuk langsung dengan mucilago tanpa pelarut

d)

Mengubah pH ke nilai netral agar semua zat mengendap

55.

Contoh pelarut yang digunakan pada presipitasi dengan pelarut organik antara lain:

a)

Etanol dan metanol

b)

Propilen glikol dan polietilen glikol

c)

Gliserin

d)

Asetonitril

56.

Presipitasi dengan perubahan pH media hanya cocok untuk obat yang:

a)

Kelarutannya bergantung pada harga pH

b)

Tidak terpengaruh pH dan selalu tidak larut air

c)

Larut sempurna dalam semua pelarut organik

d)

Stabil hanya pada pH netral

57.

Contoh aplikasi presipitasi dengan perubahan pH: suspensi estradiol dibuat dengan mengubah pH larutan airnya. Rasional yang benar adalah:

a)

Estradiol lebih mudah larut dalam alkali seperti larutan kalium atau natrium hidroksida sehingga dapat dipresipitasi kembali

b)

Estradiol paling larut pada pH netral sehingga cepat mengendap

c)

Estradiol tidak terpengaruh pH sehingga perubahan pH mempercepat pembasahan

d)

Estradiol mudah larut dalam semua pelarut organik polar tanpa pengaruh pH

58.

Pernyataan yang tepat mengenai hubungan sudut kontak dan posisi partikel dalam cairan pada metode dispersi adalah:

a)

Partikel yang mengambang memiliki sudut kontak sekitar 90°, sedangkan yang tenggelam memiliki sudut kontak lebih kecil

b)

Partikel yang mengambang memiliki sudut kontak 0°, sedangkan yang tenggelam memiliki sudut kontak 180°

c)

Semua partikel yang tenggelam memiliki sudut kontak tepat 90°

d)

Sudut kontak tidak berhubungan dengan kemampuan partikel dibasahi

59.

Pilih pernyataan yang paling tepat tentang dua kategori utama dalam sistem pembentukan suspensi.

a)

Hanya ada satu kategori yaitu flokuasi

b)

Terdiri dari sistem flokulasi dan sistem deflokulasi

c)

Terdiri dari sistem emulsi dan sistem solusi

d)

Terdiri dari sistem koloid dan sistem gel

60.

Dalam suspensi terdeflokulasi, bagaimana laju pengendapan partikel dibandingkan dengan sistem lain?

a)

Sangat tinggi karena partikel membentuk flok besar

b)

Sedang karena terjadi tumbukan antarpartikel

c)

Sangat rendah meskipun partikel akhirnya mengendap

d)

Tidak terukur karena tidak terjadi pengendapan

61.

Mana yang merupakan konsekuensi utama setelah waktu tertentu pada suspensi terdeflokulasi?

a)

Sedimen tetap longgar dan mudah terdispersi

b)

Sedimen menjadi sangat padat dan membentuk cake yang sulit diredispersi

c)

Sedimen membentuk gel elastis yang mudah pecah

d)

Sedimen mengapung di permukaan sebagai buih

62.

Pernyataan berikut terkait tampilan suspensi terdeflokulasi adalah benar, KECUALI:

a)

Memiliki penampilan menyenangkan karena partikel tetap tersuspensi relatif lama

b)

Cairan supernatan biasanya jernih sempurna karena semua partikel terendapkan

c)

Tidak ada batas jelas antara endapan dan supernatan

d)

Meskipun banyak partikel mengendap, supernatan tampak keruh/berawan

63.

Multi-select: Ciri-ciri suspensi terdeflokulasi berikut ini BENAR.

a)

Laju pengendapan sangat rendah

b)

Terbentuk cake keras yang sulit diredispersi

c)

Supernatan jernih karena flok besar turun cepat

d)

Tidak ada batas jelas antara endapan dan supernatan

64.

Apa penyebab terbentuknya cake keras pada suspensi terdeflokulasi menurut uraian materi?

a)

Adanya gaya tarik-menarik kuat antarpartikel yang membentuk flok longgar

b)

Gaya tolak-menolak antarpartikel dilampaui oleh berat lapisan atas sedimen

c)

Penggunaan viskositas tinggi yang menahan partikel pada medium

d)

Proses koalesensi tetesan yang memadatkan fase terdispersi

65.

Kondisi mana yang paling menggambarkan redispersi pada suspensi terdeflokulasi setelah penyimpanan lama?

a)

Mudah diresuspensi dengan goyangan ringan karena flok longgar

b)

Sukar atau bahkan tidak mungkin untuk diredispersi karena cake keras

c)

Memerlukan pemanasan singkat untuk kembali homogen

d)

Cukup ditambah air untuk memecah agregat

66.

Bandingkan penampakan supernatan pada suspensi terdeflokulasi dengan pernyataan berikut.

a)

Supernatan keruh/berawan walau banyak partikel sudah mengendap

b)

Supernatan sangat jernih dengan batas antarmuka tajam

c)

Supernatan berwarna pekat akibat flok besar melayang

d)

Supernatan membentuk lapisan busa stabil di permukaan

67.

Perhatikan diagram perbandingan perilaku sedimentasi. Pada periode singkat (menit), sistem mana yang menunjukkan terbentuknya supernatan jernih paling cepat?

a)

Terflokulasi

b)

Terdeflokulasi

c)

Keduanya sama cepat

68.

Berdasarkan bagan perilaku sedimentasi, manakah pernyataan yang benar untuk periode menengah (jam–hari) pada suspensi terflokulasi?

a)

Terbentuk sedimen berpori dengan volume besar

b)

Hampir tidak ada sedimen yang terbentuk

c)

Terbentuk cake padat berukuran kecil

69.

Lihat panel periode panjang (minggu–tahun) pada diagram. Fenomena apa yang khas untuk sistem terdeflokulasi?

a)

Sedimen tetap longgar dengan sedikit perubahan volume

b)

Terbentuk cake yang padat dan sukar didispersikan

c)

Supernatan tetap keruh tanpa pembentukan lapisan

70.

Menurut poin-poin 'Sifat Suspensi Terflokulasi', karakteristik mana yang PALING menggambarkan perilaku redispersi sedimen?

a)

Sedimen sulit didispersikan kembali kecuali dengan pengocokan kuat

b)

Sedimen mudah terdispersi kembali dengan sedikit pengocokan

c)

Sedimen tidak dapat diredispersi setelah sedimentasi

71.

Pilih SEMUA pernyataan yang benar tentang suspensi terflokulasi menurut slide sifat.

a)

Partikel membentuk agregat longgar

b)

Laju sedimentasi tinggi

c)

Sedimen yang terbentuk kompak sehingga cake mudah terbentuk

d)

Penampilan kurang menarik karena supernatan cepat menjadi jelas

72.

Dalam konteks stabilitas fisik, apa implikasi dari sedimen yang 'longgar' pada sistem terflokulasi?

a)

Meningkatkan risiko pembentukan cake yang sukar diaduk

b)

Menurunkan risiko pembentukan cake dan memudahkan redispersi

c)

Tidak berpengaruh terhadap pembentukan cake maupun redispersi

73.

Berdasarkan diagram, bandingkan kecepatan sedimentasi antara sistem terflokulasi dan terdeflokulasi pada awal penyimpanan.

a)

Terflokulasi lebih cepat mengendap dibanding terdeflokulasi

b)

Terdeflokulasi lebih cepat mengendap dibanding terflokulasi

c)

Keduanya mengendap dengan kecepatan yang sama

74.

Manakah kombinasi ciri yang paling konsisten dengan suspensi terdeflokulasi menurut diagram?

a)

Awal penyimpanan: sedikit perubahan dengan supernatan tetap keruh

b)

Periode menengah: lapisan sedimen tipis dan partikel tetap tersuspensi halus

c)

Periode panjang: terbentuk cake padat di dasar

d)

Periode panjang: hampir tidak ada perubahan pada volume sedimen

75.

Berdasarkan pernyataan bahwa tantangan dalam pembuatan suspensi adalah memperlambat pengendapan/penimbunan partikel dan menjaga homogenitas, tujuan utama upaya stabilisasi suspensi adalah untuk...

a)

mengurangi ukuran botol kemasan agar praktis

b)

menjaga partikel tetap terdispersi merata dan tidak cepat mengendap

c)

meningkatkan warna dan aroma sediaan untuk kenyamanan pasien

d)

mempercepat agregasi partikel agar mudah disaring

76.

Konsep stabilitas suspensi menekankan perlunya mempertahankan homogenitas partikel. Implikasi praktis dari konsep ini pada saat penyimpanan adalah...

a)

partikel sebaiknya cepat bergabung agar volume sedimen kecil

b)

partikel diharapkan tetap terdispersi sehingga dosis setiap takaran konsisten

c)

cairan pembawa harus diuapkan agar partikel tidak bergerak

d)

wadah harus dipanaskan berkala untuk mencegah kristalisasi

77.

Dalam konteks stabilitas suspensi, masalah utama yang perlu diatasi adalah...

a)

volatilisasi pelarut yang menyebabkan perubahan rasa

b)

pengendapan atau penimbunan partikel yang mengganggu homogenitas

c)

oksidasi zat terlarut menjadi bentuk radikal bebas

d)

kontaminasi mikroba pada permukaan kemasan

78.

Manakah pernyataan yang paling selaras dengan tujuan formulasi suspensi stabil?

a)

Meningkatkan laju sedimentasi agar partikel cepat memisah dari fase cair

b)

Menghambat pengendapan partikel dan menjaga dispersi tetap seragam selama penggunaan

c)

Mengubah partikel menjadi gumpalan permanen untuk mencegah gerak Brown

d)

Menghilangkan fase cair agar partikel tidak lagi mengalami sedimentasi

79.

Pernyataan berikut berkaitan dengan pengendapan partikel dalam suspensi. Pilih semua yang benar terkait tujuan stabilisasi menurut materi:

a)

Memperlambat penimbunan partikel

b)

Menjaga homogenitas partikel dalam sediaan

c)

Mempercepat koagulasi permanen

d)

Mendorong pemisahan fase total

80.

Jika suatu suspensi cepat mengalami pengendapan sehingga bagian atas lebih encer dan bagian bawah lebih pekat, masalah utama yang terjadi adalah kegagalan untuk...

a)

menjaga homogenitas partikel selama penyimpanan dan penakaran

b)

meningkatkan kelarutan obat dalam fase kontinu

c)

mencegah kontaminasi mikroba pada permukaan cairan

d)

menetralkan keasaman fase pembawa

81.

Saat merancang suspensi, indikator keberhasilan strategi stabilisasi yang paling relevan sesuai materi adalah...

a)

sedimen terbentuk cepat dan keras sehingga tidak dapat terdispersi kembali

b)

partikel tetap terdispersi homogen dengan laju pengendapan yang lambat

c)

perubahan warna mencolok selama penyimpanan menandakan interaksi partikel

d)

pH sistem meningkat tajam untuk menekan gerak partikel

82.

Menurut fokus materi, karakteristik sediaan yang tidak diinginkan dalam suspensi adalah...

a)

partikel mudah terdispersi ulang setelah digoyang

b)

terjadi penimbunan partikel cepat yang menyebabkan dosis tidak merata

c)

homogenitas terjaga pada setiap penakaran

d)

sedimen lunak yang dapat pecah kembali bila diaduk