Font size
WorksheetsSuspensi dalam bidang Farmasi
Total questions: 82
Worksheet time: 41mins
Pernyataan manakah yang paling tepat mendefinisikan suspensi farmasi?
Sistem homogen di mana zat padat larut sempurna dalam pelarut
Suatu dispersi kasar di mana partikel zat padat yang tidak larut terdispersi dalam medium cair
Larutan koloid dengan partikel berukuran nanometer yang terlarut
Emulsi dua cairan tidak saling larut dengan penstabil surfaktan
Dalam suspensi farmasi, istilah "fase terdispersi" mengacu pada komponen yang mana?
Medium cair tempat partikel tersebar
Partikel padat tidak larut yang tersebar dalam medium
Surfaktan yang menurunkan tegangan permukaan
Udara terperangkap yang menstabilkan sistem
Rentang ukuran partikel yang lazim untuk fase terdispersi dalam suspensi farmasi adalah
0,1–1 nm
1–100 nm
1–5 µm
10–50 µm
Pernyataan yang benar tentang karakter umum suspensi adalah
Merupakan dispersi kasar
Partikel zat padatnya larut sebagian untuk menstabilkan sistem
Partikel tidak larut terdispersi dalam medium cair
Fase internal terdispersi merata di seluruh fase eksternal
Pada deskripsi suspensi, istilah "fase internal" dan "fase eksternal" masing-masing merujuk ke apa? Pilih kombinasi yang benar.
Fase internal: medium cair; Fase eksternal: partikel padat
Fase internal: partikel padat tidak larut; Fase eksternal: medium suspensi
Fase internal: uap; Fase eksternal: pelarut organik
Fase internal: surfaktan; Fase eksternal: air
Manakah pernyataan yang tepat mengenai sifat partikel pada fase internal suspensi?
Partikel padat tidak larut dapat bersifat hidrofilik
Partikel padat tidak larut selalu bersifat hidrofob
Ukuran partikel dipertahankan merata dengan satu atau kombinasi suspending agent
Partikel pada fase internal harus berbentuk kristal tunggal
Tentang fase eksternal (medium suspensi), pernyataan yang benar adalah
Umumnya berupa air, namun pada beberapa contoh dapat berupa cairan organik atau berminyak untuk penggunaan non-oral
Selalu berupa cairan berminyak untuk pemberian oral
Berupa gas terkompresi untuk meningkatkan stabilitas
Harus campuran air–alkohol pada semua sediaan
Pernyataan yang paling baik menggambarkan tujuan penggunaan suspending agent dalam suspensi adalah
Melarutkan partikel padat agar menjadi larutan sejati
Mempertahankan ukuran dan sebaran partikel tidak larut agar tetap merata dalam medium
Mengganti fase eksternal dari air menjadi minyak
Mengubah partikel menjadi fase gas untuk mencegah pengendapan
Berdasarkan alasan penggunaan suspensi dalam farmasi, manakah tujuan utama formulasi suspensi untuk zat aktif yang tidak larut dalam air?
Meningkatkan kelarutan zat aktif hingga sepenuhnya larut
Memungkinkan pemberian zat aktif sebagai partikel padat yang terdispersi
Mengubah zat aktif menjadi bentuk gas untuk inhalasi
Mengurangi viskositas pelarut agar lebih mudah ditelan
Pilih semua pernyataan yang benar mengenai manfaat suspensi terkait stabilitas dan kenyamanan pasien.
Mengurangi proses penguraian zat aktif dalam air
Menutupi rasa tidak enak atau pahit dari zat berkhasiat
Menambah kontak berkepanjangan antara zat padat dan medium dispersi
Mempercepat disolusi penuh zat aktif sehingga cepat habis
Skenario: Suatu obat cepat terdegradasi ketika terlarut dalam air. Formulasi manakah yang paling sesuai untuk memperlambat degradasi tersebut?
Larutan akuatik pekat
Suspensi dengan fase terdispersi padat dalam air
Sirup gula jenuh tanpa zat terdispersi
Emulsi minyak dalam air tanpa partikel padat
Mengapa penggunaan pembawa minyak dalam suspensi dapat memperpanjang pelepasan obat?
Karena minyak menyebabkan zat aktif segera larut dan terserap cepat
Karena medium minyak mengurangi kontak langsung partikel obat dengan air sehingga pelepasan berlangsung lebih lambat
Karena minyak meningkatkan rasa pahit sehingga dosis dikurangi
Karena minyak membuat partikel mengapung dan segera mencapai target
Manakah yang BUKAN merupakan alasan umum penggunaan suspensi dalam farmasi?
Mengatasi zat berkhasiat yang tidak enak atau pahit
Mengurangi penguraian zat aktif dalam air
Meningkatkan kontak zat padat dengan medium dispersi secara terkontrol
Memastikan seluruh zat aktif berada dalam keadaan larut sempurna
Pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan suspensi oral?
Sediaan cair steril untuk penggunaan pada mata
Sediaan cair dengan partikel padat terdispersi dalam pembawa cair dan ditujukan untuk penggunaan oral
Sediaan padat kering untuk dilarutkan sebelum injeksi intravena
Sediaan cair dengan partikel halus untuk diteteskan pada telinga bagian luar
Tujuan penggunaan suspensi topikal adalah...
Diberikan melalui mulut untuk efek sistemik
Aplikasi pada kulit
Diteteskan pada telinga bagian luar
Disuntikkan ke saluran spinal
Ciri utama yang membedakan suspensi topikal dari suspensi oral adalah...
Suspensi topikal tidak mengandung partikel padat
Suspensi topikal menggunakan pembawa gas
Suspensi topikal ditujukan untuk penggunaan pada kulit
Suspensi topikal selalu steril untuk injeksi
Manakah pernyataan yang benar mengenai suspensi oftalmik?
Merupakan sediaan cair tidak steril untuk penggunaan oral
Merupakan sediaan cair steril dengan partikel yang terdispersi dan ditujukan untuk penggunaan pada mata
Merupakan sediaan padat yang dilarutkan sebelum diminum
Merupakan sediaan cair untuk dioleskan pada kulit
Pernyataan berikut sesuai dengan suspensi tetes telinga, kecuali...
Mengandung partikel-partikel halus dalam bentuk sediaan cair
Ditujukan untuk diteteskan pada telinga bagian luar
Harus disuntikkan ke vena untuk efek lokal di telinga
Digunakan sebagai sediaan topikal untuk telinga
Pernyataan mana yang tepat mengenai suspensi untuk injeksi?
Selalu diberikan secara intravena untuk aksi cepat
Berupa suspensi serbuk dalam medium cair yang sesuai dan tidak disuntikkan secara intravena atau ke saluran spinal
Hanya digunakan sebagai tetes mata steril
Digunakan untuk penggunaan oral setelah pengenceran
Apa yang dimaksud dengan suspensi untuk injeksi terkonstitusi?
Sediaan cair siap pakai untuk diminum
Sediaan padat kering dengan bahan pembawa yang sesuai untuk membentuk larutan yang memenuhi syarat suspensi steril setelah penambahan pembawa
Sediaan gas bertekanan untuk inhalasi
Sediaan krim yang dioleskan pada kulit
Pilih semua bentuk sediaan yang memerlukan kondisi steril menurut definisi yang diberikan.
Suspensi oral
Suspensi topikal
Suspensi oftalmik
Suspensi untuk injeksi
Berdasarkan rute pemberian, pasangan jenis suspensi dan rute yang benar adalah...
Suspensi oral — tetes pada telinga bagian luar
Suspensi oftalmik — penggunaan pada mata
Suspensi topikal — disuntikkan intravena
Suspensi untuk injeksi — diminum setelah dikocok
Manakah yang BUKAN contoh tujuan penggunaan suspensi menurut klasifikasi yang diberikan?
Penggunaan pada kulit
Penggunaan pada mata
Penggunaan pada telinga bagian luar
Penggunaan intravena langsung ke pembuluh darah
Pernyataan yang tepat tentang komponen sediaan suspensi oral menurut definisi adalah...
Mengandung partikel padat yang terdispersi dalam pembawa cair dengan bahan pengaroma yang sesuai
Tidak mengandung partikel padat agar stabil
Selalu steril karena diminum
Merupakan serbuk kering untuk dilarutkan sebelum injeksi
Pilih semua pernyataan yang sesuai tentang suspensi tetes telinga.
Merupakan sediaan cair yang mengandung partikel halus
Diteteskan pada telinga bagian luar
Harus diberikan melalui saluran spinal
Dirancang untuk penggunaan pada kulit wajah
Dalam formulasi farmasi, kapan suspensi paling tepat digunakan?
Saat obat sangat mudah larut sehingga perlu diencerkan
Saat obat tidak larut dan perlu didispersi untuk pemberian
Saat obat bersifat gas dan perlu dikompresi
Saat obat memerlukan sediaan steril bebas partikel
Mana yang merupakan contoh penggunaan suspensi untuk menutupi rasa pahit obat pada pemberian oral?
Suspensi Prednisolone
Suspensi Chloramphenicol palmitate
Suspensi Penisilin G intramuskular
Suspensi barium sulfat
Pernyataan yang BENAR tentang penggunaan rute pemberian suspensi berikut ini adalah:
Suspensi dapat digunakan topikal seperti losio kulit
Suspensi dapat diberikan parenteral termasuk intramuskular dan subkutan
Suspensi tidak boleh digunakan secara intranasal
Suspensi dapat diformulasikan sebagai inhaler
Tujuan pembuatan suspensi untuk controlled release adalah untuk:
Meningkatkan rasa manis obat pahit
Mengendalikan laju penyerapan obat dari tempat pemberian
Menghapus kebutuhan akan pengawet dalam sediaan
Mencegah semua interaksi obat
Contoh obat yang dibuat sebagai suspensi untuk meningkatkan stabilitas dan mencegah degradasi adalah:
Prednisolone
Oxytetracycline
Chloramphenicol palmitate
Barium sulfat
Vaksin sering diformulasikan sebagai suspensi. Manakah contoh yang sesuai?
Vaksin kolera
Vaksin influenza semprot hidung
Vaksin mRNA
Toksoid tetanus larutan jernih
Manakah pernyataan yang tepat mengenai bahan kontras X-ray dalam bentuk suspensi?
Biasanya berupa larutan jernih untuk injeksi intravena
Contohnya barium sulfat untuk pemeriksaan saluran pencernaan
Hanya digunakan untuk pemeriksaan paru-paru
Tidak boleh diberikan melalui rute oral
Cocokkan aplikasi suspensi dengan contoh yang diberikan.
Obat tidak larut — suspensi Prednisolone
Penutupan rasa pahit — suspensi Chloramphenicol palmitate
Meningkatkan stabilitas — suspensi Oxytetracycline
Bahan kontras X-ray — barium sulfat
Perhatikan gambar yang menampilkan berbagai contoh sediaan suspensi farmasi. Manakah yang termasuk kategori suspensi oral?
Cefixime syrup
Spray hidung dosis terukur
Krim pembersih kulit
Tetes mata antibiotik
Berdasarkan visual, pilih semua bentuk sediaan yang termasuk aplikasi lokal pada permukaan tubuh (bukan melalui mulut atau injeksi).
Suspensi topikal
Suspensi nasal
Suspensi ophtalmic
Suspensi oral
Contoh mana yang mewakili sediaan suspensi untuk pemberian parenteral?
Estrone injection
Cefixime syrup
Tetes mata steril
Spray hidung antiinflamasi
Pasangkan jenis sediaan dengan rute pemberiannya sesuai diagram.
Suspensi ophtalmic → mata
Suspensi nasal → telinga
Suspensi oral → kulit
Suspensi topikal → mulut
Pernyataan yang benar mengenai contoh pada gambar adalah…
Cefixime syrup diklasifikasikan sebagai suspensi oral.
Spray hidung pada gambar termasuk sediaan ophtalmik.
Krim bertuliskan cleansing dream adalah contoh suspensi parenteral.
Vial estrone injection digunakan sebagai suspensi oral.
Pernyataan mana yang paling tepat mengenai sedimen pada suspensi obat yang ideal?
Harus cepat mengendap agar dosis konsisten
Tidak boleh cepat mengendap dan mudah didispersi kembali dengan pengocokan sedang
Harus mengendap permanen untuk stabilitas fisik
Tidak boleh membentuk sedimen sama sekali
Dalam merancang viskositas suspensi oral, tujuan utama adalah...
Membuatnya sangat kental agar tidak keluar dari botol
Menjaganya tidak terlalu kental agar mudah dituang dari botol
Membuatnya encer seperti air untuk memudahkan penyaluran
Meningkatkan viskositas hingga tidak perlu dikocok
Pernyataan berikut terkait kemampuan alir melalui jarum injeksi pada suspensi parenteral adalah BENAR.
Suspensi harus sangat kental agar tidak menyumbat jarum
Suspensi tidak perlu mempertimbangkan aliran karena akan disuntikkan perlahan
Suspensi tidak terlalu kental sehingga dapat mengalir melewati jarum injeksi
Suspensi harus mengandung partikel besar agar mudah mengalir
Pilih semua karakteristik penyebaran (spreadability) yang diharapkan dari suspensi topikal ideal.
Cukup cair untuk tersebar ke seluruh area yang diobati
Terlalu mudah bergerak sehingga cepat hilang dari permukaan
Tidak terlalu mudah bergerak agar tidak cepat hilang dari area aplikasi
Sangat kental sehingga sulit diratakan
Dalam konteks sifat pengeringan, mana yang menggambarkan target formulasi yang benar?
Mengering sangat lambat agar mudah terhapus
Mengering cepat dan membentuk lapisan pelindung yang elastis sehingga tidak mudah terhapus
Tetap basah permanen untuk meningkatkan penyerapan
Mengering cepat tetapi rapuh dan mudah pecah
Manakah kombinasi atribut sensori yang diharapkan dari suspensi untuk meningkatkan penerimaan pasien?
Bau netral, warna kusam, rasa pahit kuat
Bau menyengat, warna cerah, rasa hambar
Bau, warna, dan rasa yang menyenangkan
Tanpa bau, tanpa warna, tanpa rasa
Tentang stabilitas, mana yang merupakan persyaratan untuk suspensi yang baik?
Stabil secara fisik (misalnya tidak terjadi penggumpalan permanen)
Stabil secara mikrobiologi
Stabil secara kimia
Tidak memerlukan stabilitas selama penyimpanan
Ketentuan khusus untuk sediaan suspensi parenteral atau oftalmik adalah...
Cukup bersih tanpa perlu proses apapun
Harus dapat disterilkan
Tidak boleh melewati syringe
Hanya perlu stabil secara kimia
Dalam metode dispersi untuk membuat suspensi, langkah awal yang umum dilakukan adalah mencampurkan mucilago dengan serbuk obat lalu mengencerkan. Pernyataan manakah yang paling tepat mengenai sifat serbuk sangat halus selama proses ini?
Serbuk sangat halus mudah masuk udara sehingga sukar dibasahi
Serbuk sangat halus cepat tenggelam karena mudah dibasahi
Serbuk sangat halus selalu bersifat hidrofilik
Serbuk sangat halus langsung larut membentuk larutan sejati
Kemudahan pembasahan serbuk dalam metode dispersi terutama ditentukan oleh besarnya sudut kontak antara partikel terdispersi dengan medium. Implikasi sudut kontak terhadap perilaku partikel yang benar adalah:
Sudut kontak sekitar 90° membuat serbuk mengambang di atas cairan
Sudut kontak lebih kecil cenderung mempermudah pembasahan dan penenggelaman
Sudut kontak 180° menunjukkan pembasahan sempurna
Semakin besar sudut kontak, partikel cenderung lebih hidrofob
Serbuk yang bersifat hidrofob pada pembuatan suspensi umumnya menunjukkan perilaku berikut terhadap air:
Mengambang di atas permukaan cairan karena sukar dibasahi
Langsung menyebar dan basah sempurna
Larut sebagian dan membentuk gel
Mengendap cepat karena daya tarik elektrostatik
Gambar fenomena pembasahan menunjukkan beberapa nilai sudut kontak (θ). Berdasarkan visual tersebut, kondisi “absolute wetting” ditandai oleh nilai θ sebagai berikut.
θ = 0°
θ = 90°
θ > 90°
θ = 180°
Merujuk pada gambar fenomena pembasahan, pernyataan yang benar terkait kondisi 'no wetting' adalah:
θ = 180° dengan tetesan hampir bulat di atas permukaan
θ = 0° dengan tetesan menyebar tipis
θ < 90° dengan tetesan pipih dan menyebar
θ = 90° dengan bentuk setengah bola
Dalam konteks sudut kontak pada gambar fenomena pembasahan, pasangan deskripsi–nilai yang tepat adalah: tetesan cenderung membasahi sebagian permukaan tetapi tidak sempurna.
θ < 90°
θ = 0°
θ = 90°
θ = 180°
Metode pengendapan (presipitasi) untuk membuat suspensi dibagi menjadi beberapa macam. Pilih kombinasi berikut yang sesuai dengan pembagian pada materi:
Presipitasi dengan pelarut organik
Presipitasi dengan perubahan pH media
Presipitasi dengan pemanasan hingga titik didih air
Presipitasi dengan pendinginan cepat tanpa perubahan pelarut
Pada teknik presipitasi dengan pelarut organik, langkah yang benar adalah:
Melarutkan zat tidak larut air dalam pelarut organik yang bercampur air, lalu menambahkan fase organik ke air murni
Melarutkan zat dalam air panas kemudian mendinginkan cepat
Mencampur serbuk langsung dengan mucilago tanpa pelarut
Mengubah pH ke nilai netral agar semua zat mengendap
Contoh pelarut yang digunakan pada presipitasi dengan pelarut organik antara lain:
Etanol dan metanol
Propilen glikol dan polietilen glikol
Gliserin
Asetonitril
Presipitasi dengan perubahan pH media hanya cocok untuk obat yang:
Kelarutannya bergantung pada harga pH
Tidak terpengaruh pH dan selalu tidak larut air
Larut sempurna dalam semua pelarut organik
Stabil hanya pada pH netral
Contoh aplikasi presipitasi dengan perubahan pH: suspensi estradiol dibuat dengan mengubah pH larutan airnya. Rasional yang benar adalah:
Estradiol lebih mudah larut dalam alkali seperti larutan kalium atau natrium hidroksida sehingga dapat dipresipitasi kembali
Estradiol paling larut pada pH netral sehingga cepat mengendap
Estradiol tidak terpengaruh pH sehingga perubahan pH mempercepat pembasahan
Estradiol mudah larut dalam semua pelarut organik polar tanpa pengaruh pH
Pernyataan yang tepat mengenai hubungan sudut kontak dan posisi partikel dalam cairan pada metode dispersi adalah:
Partikel yang mengambang memiliki sudut kontak sekitar 90°, sedangkan yang tenggelam memiliki sudut kontak lebih kecil
Partikel yang mengambang memiliki sudut kontak 0°, sedangkan yang tenggelam memiliki sudut kontak 180°
Semua partikel yang tenggelam memiliki sudut kontak tepat 90°
Sudut kontak tidak berhubungan dengan kemampuan partikel dibasahi
Pilih pernyataan yang paling tepat tentang dua kategori utama dalam sistem pembentukan suspensi.
Hanya ada satu kategori yaitu flokuasi
Terdiri dari sistem flokulasi dan sistem deflokulasi
Terdiri dari sistem emulsi dan sistem solusi
Terdiri dari sistem koloid dan sistem gel
Dalam suspensi terdeflokulasi, bagaimana laju pengendapan partikel dibandingkan dengan sistem lain?
Sangat tinggi karena partikel membentuk flok besar
Sedang karena terjadi tumbukan antarpartikel
Sangat rendah meskipun partikel akhirnya mengendap
Tidak terukur karena tidak terjadi pengendapan
Mana yang merupakan konsekuensi utama setelah waktu tertentu pada suspensi terdeflokulasi?
Sedimen tetap longgar dan mudah terdispersi
Sedimen menjadi sangat padat dan membentuk cake yang sulit diredispersi
Sedimen membentuk gel elastis yang mudah pecah
Sedimen mengapung di permukaan sebagai buih
Pernyataan berikut terkait tampilan suspensi terdeflokulasi adalah benar, KECUALI:
Memiliki penampilan menyenangkan karena partikel tetap tersuspensi relatif lama
Cairan supernatan biasanya jernih sempurna karena semua partikel terendapkan
Tidak ada batas jelas antara endapan dan supernatan
Meskipun banyak partikel mengendap, supernatan tampak keruh/berawan
Multi-select: Ciri-ciri suspensi terdeflokulasi berikut ini BENAR.
Laju pengendapan sangat rendah
Terbentuk cake keras yang sulit diredispersi
Supernatan jernih karena flok besar turun cepat
Tidak ada batas jelas antara endapan dan supernatan
Apa penyebab terbentuknya cake keras pada suspensi terdeflokulasi menurut uraian materi?
Adanya gaya tarik-menarik kuat antarpartikel yang membentuk flok longgar
Gaya tolak-menolak antarpartikel dilampaui oleh berat lapisan atas sedimen
Penggunaan viskositas tinggi yang menahan partikel pada medium
Proses koalesensi tetesan yang memadatkan fase terdispersi
Kondisi mana yang paling menggambarkan redispersi pada suspensi terdeflokulasi setelah penyimpanan lama?
Mudah diresuspensi dengan goyangan ringan karena flok longgar
Sukar atau bahkan tidak mungkin untuk diredispersi karena cake keras
Memerlukan pemanasan singkat untuk kembali homogen
Cukup ditambah air untuk memecah agregat
Bandingkan penampakan supernatan pada suspensi terdeflokulasi dengan pernyataan berikut.
Supernatan keruh/berawan walau banyak partikel sudah mengendap
Supernatan sangat jernih dengan batas antarmuka tajam
Supernatan berwarna pekat akibat flok besar melayang
Supernatan membentuk lapisan busa stabil di permukaan
Perhatikan diagram perbandingan perilaku sedimentasi. Pada periode singkat (menit), sistem mana yang menunjukkan terbentuknya supernatan jernih paling cepat?
Terflokulasi
Terdeflokulasi
Keduanya sama cepat
Berdasarkan bagan perilaku sedimentasi, manakah pernyataan yang benar untuk periode menengah (jam–hari) pada suspensi terflokulasi?
Terbentuk sedimen berpori dengan volume besar
Hampir tidak ada sedimen yang terbentuk
Terbentuk cake padat berukuran kecil
Lihat panel periode panjang (minggu–tahun) pada diagram. Fenomena apa yang khas untuk sistem terdeflokulasi?
Sedimen tetap longgar dengan sedikit perubahan volume
Terbentuk cake yang padat dan sukar didispersikan
Supernatan tetap keruh tanpa pembentukan lapisan
Menurut poin-poin 'Sifat Suspensi Terflokulasi', karakteristik mana yang PALING menggambarkan perilaku redispersi sedimen?
Sedimen sulit didispersikan kembali kecuali dengan pengocokan kuat
Sedimen mudah terdispersi kembali dengan sedikit pengocokan
Sedimen tidak dapat diredispersi setelah sedimentasi
Pilih SEMUA pernyataan yang benar tentang suspensi terflokulasi menurut slide sifat.
Partikel membentuk agregat longgar
Laju sedimentasi tinggi
Sedimen yang terbentuk kompak sehingga cake mudah terbentuk
Penampilan kurang menarik karena supernatan cepat menjadi jelas
Dalam konteks stabilitas fisik, apa implikasi dari sedimen yang 'longgar' pada sistem terflokulasi?
Meningkatkan risiko pembentukan cake yang sukar diaduk
Menurunkan risiko pembentukan cake dan memudahkan redispersi
Tidak berpengaruh terhadap pembentukan cake maupun redispersi
Berdasarkan diagram, bandingkan kecepatan sedimentasi antara sistem terflokulasi dan terdeflokulasi pada awal penyimpanan.
Terflokulasi lebih cepat mengendap dibanding terdeflokulasi
Terdeflokulasi lebih cepat mengendap dibanding terflokulasi
Keduanya mengendap dengan kecepatan yang sama
Manakah kombinasi ciri yang paling konsisten dengan suspensi terdeflokulasi menurut diagram?
Awal penyimpanan: sedikit perubahan dengan supernatan tetap keruh
Periode menengah: lapisan sedimen tipis dan partikel tetap tersuspensi halus
Periode panjang: terbentuk cake padat di dasar
Periode panjang: hampir tidak ada perubahan pada volume sedimen
Berdasarkan pernyataan bahwa tantangan dalam pembuatan suspensi adalah memperlambat pengendapan/penimbunan partikel dan menjaga homogenitas, tujuan utama upaya stabilisasi suspensi adalah untuk...
mengurangi ukuran botol kemasan agar praktis
menjaga partikel tetap terdispersi merata dan tidak cepat mengendap
meningkatkan warna dan aroma sediaan untuk kenyamanan pasien
mempercepat agregasi partikel agar mudah disaring
Konsep stabilitas suspensi menekankan perlunya mempertahankan homogenitas partikel. Implikasi praktis dari konsep ini pada saat penyimpanan adalah...
partikel sebaiknya cepat bergabung agar volume sedimen kecil
partikel diharapkan tetap terdispersi sehingga dosis setiap takaran konsisten
cairan pembawa harus diuapkan agar partikel tidak bergerak
wadah harus dipanaskan berkala untuk mencegah kristalisasi
Dalam konteks stabilitas suspensi, masalah utama yang perlu diatasi adalah...
volatilisasi pelarut yang menyebabkan perubahan rasa
pengendapan atau penimbunan partikel yang mengganggu homogenitas
oksidasi zat terlarut menjadi bentuk radikal bebas
kontaminasi mikroba pada permukaan kemasan
Manakah pernyataan yang paling selaras dengan tujuan formulasi suspensi stabil?
Meningkatkan laju sedimentasi agar partikel cepat memisah dari fase cair
Menghambat pengendapan partikel dan menjaga dispersi tetap seragam selama penggunaan
Mengubah partikel menjadi gumpalan permanen untuk mencegah gerak Brown
Menghilangkan fase cair agar partikel tidak lagi mengalami sedimentasi
Pernyataan berikut berkaitan dengan pengendapan partikel dalam suspensi. Pilih semua yang benar terkait tujuan stabilisasi menurut materi:
Memperlambat penimbunan partikel
Menjaga homogenitas partikel dalam sediaan
Mempercepat koagulasi permanen
Mendorong pemisahan fase total
Jika suatu suspensi cepat mengalami pengendapan sehingga bagian atas lebih encer dan bagian bawah lebih pekat, masalah utama yang terjadi adalah kegagalan untuk...
menjaga homogenitas partikel selama penyimpanan dan penakaran
meningkatkan kelarutan obat dalam fase kontinu
mencegah kontaminasi mikroba pada permukaan cairan
menetralkan keasaman fase pembawa
Saat merancang suspensi, indikator keberhasilan strategi stabilisasi yang paling relevan sesuai materi adalah...
sedimen terbentuk cepat dan keras sehingga tidak dapat terdispersi kembali
partikel tetap terdispersi homogen dengan laju pengendapan yang lambat
perubahan warna mencolok selama penyimpanan menandakan interaksi partikel
pH sistem meningkat tajam untuk menekan gerak partikel
Menurut fokus materi, karakteristik sediaan yang tidak diinginkan dalam suspensi adalah...
partikel mudah terdispersi ulang setelah digoyang
terjadi penimbunan partikel cepat yang menyebabkan dosis tidak merata
homogenitas terjaga pada setiap penakaran
sedimen lunak yang dapat pecah kembali bila diaduk
