WorksheetsWIRA CIDERA SISTEM OTOT RANGKA NEW
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Name
Class
Date
1.
Cedera sistem otot rangka adalah...
a)
Cedera pada kulit dan jaringan lemak
b)
Cedera pada otot dan tulang akibat aktivitas atau kecelakaan
c)
Cedera pada sistem pencernaan
d)
Cedera pada sistem saraf
2.
Cedera otot rangka dapat menyebabkan...
a)
Nyeri dan sulit menggerakkan bagian tubuh
b)
Gangguan pencernaan
c)
Luka bakar
d)
Sesak napas
3.
Cedera sistem otot rangka sering dijumpai...
a)
Dalam kegiatan sehari-hari
b)
Saat tidur
c)
Di dalam air
d)
Saat beristirahat
4.
Tujuan penanganan cedera otot rangka adalah...
a)
Mencegah cacat tetap
b)
Mengurangi berat badan
c)
Menguatkan otot
d)
Meningkatkan suhu tubuh
5.
Bentuk cedera otot rangka antara lain...
a)
Patah tulang, cerai sendi, terkilir otot, terkilir sendi
b)
Luka bakar, lecet, memar, pingsan
c)
Luka iris, luka tusuk, luka tembak
d)
Kejang, pusing, demam, muntah
6.
Patah tulang (fraktur) adalah...
a)
Terputusnya jaringan tulang
b)
Luka pada kulit
c)
Pergeseran sendi
d)
Ketegangan otot
7.
Tanda patah tulang antara lain...
a)
Perubahan bentuk, nyeri, kaku, bengkak
b)
Kulit kemerahan dan hangat
c)
Nafas cepat
d)
Pingsan
8.
Jika terdengar suara berderik pada daerah cedera, hal ini menunjukkan...
a)
Tulang mengalami patah
b)
Kulit robek
c)
Otot tertarik
d)
Adanya infeksi
9.
Patah tulang terbuka adalah...
a)
Tulang yang patah berhubungan dengan udara luar
b)
Tulang yang patah tetap di dalam jaringan
c)
Otot robek sebagian
d)
Sendi bergeser
10.
Patah tulang tertutup adalah...
a)
Tulang yang patah tidak berhubungan dengan udara luar
b)
Tulang menembus kulit
c)
Tulang keluar dari tempatnya
d)
Tulang bengkok
11.
Pembidaian adalah...
a)
Penggunaan alat bantu untuk mencegah pergerakan dan menstabilkan bagian tubuh yang cedera
b)
Pemberian obat penghilang rasa sakit
c)
Pemijatan pada bagian yang nyeri
d)
Pemberian air hangat
12.
Tujuan pembidaian adalah...
a)
Mencegah pergerakan tulang yang patah
b)
Mempercepat pendarahan
c)
Menguatkan otot
d)
Menurunkan suhu tubuh
13.
Salah satu manfaat pembidaian adalah...
a)
Mengurangi rasa nyeri dan mencegah cedera baru
b)
Membuat korban lebih panas
c)
Mempercepat denyut jantung
d)
Menyebabkan pembengkakan
14.
Pembidaian dapat mempercepat penyembuhan karena...
a)
Menjaga posisi tulang agar stabil
b)
Mengendurkan otot sepenuhnya
c)
Menambah tekanan darah
d)
Menyebabkan tulang menebal
15.
Bidai keras terbuat dari bahan...
a)
Kayu, alumunium, karton, plastik, atau bahan kuat lainnya
b)
Kain lembut
c)
Kapas
d)
Spons
16.
Bidai yang dapat dibentuk terbuat dari...
a)
Bahan yang fleksibel seperti bantal, karton, atau kawat
b)
Bahan keras seperti besi padat
c)
Kaca
d)
Kain sutra
17.
Bidai traksi digunakan untuk...
a)
Patah tulang paha oleh tenaga terlatih khusus
b)
Luka sayat kecil
c)
Memar pada kulit
d)
Kram otot ringan
18.
Gendongan atau blat dan bebat digunakan dengan...
a)
Pembalut atau mitela untuk menghentikan pergerakan daerah cedera
b)
Kain basah untuk pendinginan
c)
Plester untuk menutup luka
d)
Minyak gosok untuk pijatan
19.
Bidai improvisasi dapat dibuat dari...
a)
Majalah, koran, atau karton yang kuat dan ringan
b)
Batu dan kayu besar
c)
Air dan plastik
d)
Logam berat
20.
Prinsip utama pembidaian adalah...
a)
Menopang bagian tubuh yang cedera agar tidak bergerak
b)
Meningkatkan tekanan darah
c)
Menambah panas tubuh
d)
Menekan luka terbuka
21.
Cerai sendi disebut juga...
a)
Fraktur
b)
Dislokasi
c)
Strain
d)
Sprain
22.
Dislokasi adalah...
a)
Pergeseran tulang dari sendinya
b)
Robekan otot akibat ketegangan
c)
Luka tertutup pada sendi
d)
Luka terbuka pada kulit
23.
Dislokasi dapat menyebabkan...
a)
Nyeri hebat dan tidak dapat digerakkan
b)
Pingsan ringan
c)
Luka lecet kecil
d)
Gatal pada kulit
24.
Salah satu tanda dislokasi adalah...
a)
Perubahan bentuk pada sendi
b)
Kulit mengelupas
c)
Pendarahan hebat
d)
Luka terbuka
25.
Penolong tidak boleh...
a)
Mengembalikan sendiri tulang ke posisi semula
b)
Mengistirahatkan bagian yang cedera
c)
Memberi bidai
d)
Menenangkan korban
26.
Tindakan yang benar pada korban dislokasi adalah...
a)
Immobilisasi bagian sendi dengan bidai
b)
Menarik sendi hingga lurus
c)
Menekan sendi yang bergeser
d)
Menggerakkan bagian cedera
27.
Setelah dilakukan pembidaian pada dislokasi, langkah berikutnya adalah...
a)
Rujuk korban ke fasilitas medis
b)
Membuka bidai agar lega
c)
Mengangkat sendi lebih tinggi
d)
Memijat bagian sendi
28.
Terkilir otot disebut juga...
a)
Strain
b)
Sprain
c)
Fraktur
d)
Dislokasi
29.
Strain adalah...
a)
Cedera pada otot akibat peregangan berlebihan
b)
Pergeseran sendi
c)
Patah tulang tertutup
d)
Luka memar
30.
Tanda dan gejala strain adalah...
a)
Nyeri, bengkak, dan keterbatasan gerak pada otot
b)
Kulit mengelupas
c)
Tulang menonjol
d)
Tidak ada perubahan
31.
Strain sering terjadi karena...
a)
Gerakan tiba-tiba atau aktivitas berat
b)
Gigitan hewan
c)
Luka bakar
d)
Kurang minum
32.
Pertolongan pertama pada strain adalah...
a)
Istirahat, kompres dingin, dan pembebatan ringan
b)
Menarik otot yang kaku
c)
Memijat kuat bagian otot
d)
Menyiram air panas
33.
Istilah RICE dalam pertolongan strain berarti...
a)
Rest, Ice, Compression, Elevation
b)
Run, Inhale, Cool, Exhale
c)
Rotate, Ice, Care, Exercise
d)
Relax, Inflate, Calm, Ease
34.
Tujuan dari kompres dingin pada cedera strain adalah...
a)
Mengurangi bengkak dan nyeri
b)
Menghangatkan otot
c)
Melancarkan darah
d)
Mengendurkan kulit
35.
Terkilir sendi disebut juga...
a)
Sprain
b)
Strain
c)
Fraktur
d)
Dislokasi
36.
Sprain adalah...
a)
Cedera pada ligamen akibat peregangan atau robekan
b)
Cedera pada tulang
c)
Pergeseran otot
d)
Luka pada kulit
37.
Gejala sprain antara lain...
a)
Bengkak, nyeri, dan sulit digerakkan
b)
Kulit terbuka
c)
Darah keluar
d)
Luka melepuh
38.
Penatalaksanaan awal sprain yang tepat adalah...
a)
RICE (istirahat, kompres dingin, tekan, dan tinggikan)
b)
Kompres panas segera
c)
Pemijatan kuat
d)
Peregangan otot
39.
Pembidaian pada kasus sprain bertujuan untuk...
a)
Menstabilkan sendi agar tidak bertambah cedera
b)
Menekan aliran darah
c)
Menguatkan otot
d)
Menghangatkan tubuh
40.
Setelah cedera sprain, korban sebaiknya...
a)
Mengistirahatkan bagian yang cedera dan rujuk bila nyeri berat
b)
Berlari untuk melatih otot
c)
Dibiarkan tanpa tindakan
d)
Menarik sendi agar kembali
100 %
