NEW
Font size
WorksheetsPertanyaan Lembar Kerja cGMP dan Validasi
Total questions: 34
Worksheet time: 17mins
Manakah pendekatan paling tepat untuk mengurangi risiko kontaminasi silang pada jalur produksi produk sterile menurut prinsip CPOB?
Menjadwalkan pembersihan harian tanpa memandang produk yang diproses
Menggunakan alur produk berdasarkan risiko kontaminan dan zonasi tekanan udara serta pembersihan validasi antar produk
Mengandalkan filter HEPA saja tanpa zonasi proses
Mempercepat proses produksi agar kontak antar batch minim
Saat memetakan (mapping) temperatur pada gudang penyimpanan bahan baku, parameter manakah yang paling penting untuk menentukan titik pengambilan data?
Titik dekat pintu masuk gudang, pintu keluar gudang karena kontak dengan udara luar
Titik representatif di semua zona, dekat dinding, tengah ruangan, dan dekat lantai
Satu titik di tengah gudang cukup jika gudangnya kecil
Titik yang dekat staf operasional bekerja untuk pemastian suhu operator sesuai yang diinginkan
Dalam konteks cGMP, apa alasan utama menetapkan spesifikasi bangunan (layout dan finishing) untuk area produksi?
Untuk memaksimalkan estetika fasilitas dan mengedepankan industrial 4.0
Untuk meminimalkan celah, sudut sulit dibersihkan, dan mengendalikan alur orang dan bahan sehingga menurunkan risiko kontaminasi
Agar memudahkan pemasukan alat berat sesuai prosedur pemasukan mesin dan kualifikasi FAT
Supaya inspector, auditor, dan managemen menyukai fasilitas terbaru dan terkini
Validasi material kemasan paling efektif menilai aspek apa terkait stabilitas produk akhir?
Ketahanan mekanik terhadap benturan
Kemampuan material melindungi produk terhadap kelembapan dan cahaya
Warna dan penampilan kemasan sesuai dengan standar warna
Harga dan pemasok material serta potongan harga material demi efisiensi
Dalam In-Process Control (IPC) selama granulasi basah, parameter apa yang paling cepat memberikan informasi kritis tentang konsistensi proses?
Waktu shift operator dan jeda antar shift untuk pemastian continuity production
Moisture content granul dan ukuran partikel granul
Warna batch dan pengaturan dokumentasi sesuai dengan aspek CPOB
Tekstur granul akhir serta terjaminnya ketidakcampuran antar bahan (mix up)
Ketika memverifikasi metode analisis yang sudah divalidasi di laboratorium eksternal, langkah manakah yang esensial?
Mengandalkan sertifikat dari lab eksternal karena laboratorium telah terakreditasi
Melakukan perbandingan hasil (cross-validation) terhadap metode referensi
Menyetujui hasil bila nilai %RSD tercetak pada laporan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan analis
Menggunakan hasil batch produksi dengan/ tanpa proses random sampling
Mana yang benar terkait frekuensi kalibrasi instrumen pengukuran kritis?
Kalibrasi dilakukan semata berdasarkan interval waktu tetap yang ditentukan di SOP
Frekuensi kalibrasi ditetapkan berdasarkan risiko, hasil trending dan ketidakpastian pengukuran
Kalibrasi saat instrumen rusak untuk memastikan tercapainya kebenaran absolut dalam pengukuran sebelum dilakukan perbaikan
Kalibrasi dilakukan setiap hari untuk semua alat sebagai upaya pencegahan aktif
Saat melakukan kualifikasi HVAC untuk area produksi obat cair non-steril, parameter mana yang harus menjadi fokus utama?
Suhu ruangan, pemastian pintu produk tertutup, warna dinding cerah, dan ada sudut melengkung di setiap ruangan untuk mempermudah pembersihan
Aliran udara, pertukaran udara per jam, tekanan relatif antar area, dan efisiensi filtrasi partikel
Warna cat ducting dan exhaust fan serta katup membuka dan menutup
Tingkat kebisingan fan filter untuk HEPA Filter sebagai deteksi integritas filter
Kualifikasi mesin (IQ/OQ/PQ) bertujuan untuk memastikan apa?
Mesin tampak baru dan selalu terlihat baru
Mesin dipasang sesuai spesifikasi, beroperasi, dan menghasilkan produk yang memenuhi spesifikasi dalam kondisi produksi riil
Operator nyaman menggunakannya dan mengurangi waktu diam (down time) proses produksi
Mesin hemat listrik dan pengurangan biaya utilitas
Pelatihan personel harus dievaluasi terutama melalui:
Kehadiran di kelas pelatihan saja
Evaluasi kompetensi praktis dan bukti kemampuan menerapkan prosedur di lapangan
Sertifikat pelatihan dan ucapan terima kasih dari manajemen
Lama pengalaman kerja tertulis di CV dan Linkedin
Konsep utama validasi proses adalah:
Menguji satu batch untuk semua kondisi dan melakukan pengujian untuk setiap tablet yang diproduksi dan distabilitas
Membuktikan dengan dokumen bahwa proses secara konsisten menghasilkan produk sesuai spesifikasi
Validasi mesin utama agar pemastian bottle neck tetap berjalan sesuai procedural
Hanya memeriksa hasil akhir produk tanpa penerapan Quality by Design
Dalam validasi pembersihan, parameter seleksi untuk menentukan acceptance limit residu obat aktif harus didasarkan pada:
Kemungkinan bau residu pada mesin yang sulit dibersihkan
Toxicological safety limit yang relevan, dosis lintas produk, dan risiko alergi/karakteristik farmakologi
Warna bekas pada peralatan dan perubahan warna mesin
Harga bahan pembersih dan kemampuan adsorpsi dari pembersih
Ruang lingkup paling sesuai dari PPIC (Production Planning & Inventory Control) mencakup manakah dari berikut?
Penyusunan jadwal kerja operator, koordinasi operator, pemastian bahwa produksi berjalan sesuai Prosedur Tetap
Perencanaan produksi, pengendalian persediaan bahan baku, pengaturan jadwal batch, dan pengelolaan kebutuhan produksi agar memenuhi permintaan dan regulasi
Pembelian bahan baku, penawaran untuk tujuan akhir menurunkan harga pokok produksi
Pengiriman produk jadi serta mapping proses penyimpanan pada Gudang produk jadi untuk memastikan kualitas produk jadi terjaga sesuai CPOB
Dalam rantai pasok farmasi, titik manakah yang paling berisiko mempengaruhi integritas produk terkait suhu?
Gudang penyimpanan bahan baku
Pengiriman (transportasi cold chain)
Pabrik produksi
Toko retail
Penentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh PPIC berkaitan erat dengan:
Margin keuntungan perusahaan, keinginan penurunan harga oleh manajemen dengan cara mass production
Kepatuhan regulatori, strategi pemasaran, biaya produksi, dan kebijakan pemerintah terkait harga obat
Warna kemasan, bahan material sesuai dengan harga yang ditetapkan sebelumnya
Lokasi Gudang dan kedekatan dengan distributor untuk mempermudah distribus
Hubungan operasional yang sehat antara PPIC dan departemen QA sebaiknya meliputi:
Komunikasi satu arah dari PPIC ke QA
Koordinasi review bersama untuk mencegah masalah kualitas
QA memutuskan jadwal produksi sendiri
Tidak berinteraksi kecuali problem terjadi
Dalam complaint handling, langkah pertama yang benar adalah:
Mengembalikan produk tanpa investigasi untuk mempercepat penukaran ganti produk ke konsumen
Mencatat dan melakukan triase risiko untuk menentukan tingkat urgensi dan potensi dampak kesehatan pasien
Menghubungi pemasok langsung dan pelimpahan kesalahan pada pemasok
Membakar batch record terkait dan lepas tanggung jawab atas produk yang dikomplain
CAPA (Corrective and Preventive Action) yang efektif harus berawal dari:
Tindakan sementara untuk meredam komplain pada media massa
Identifikasi akar penyebab, implementasi tindakan korektif, penetapan tindakan pencegahan, dan evaluasi efektivitas
Hukuman kepada operator (Surat peringatan) untuk memastikan disiplin dari operator terhadap prosedur tetap perusahaan
Semata mengganti produk yang dikomplain kepada konsumen yang melakukan komplain
Dalam mengklasifikasikan defect sebagai 'critical', indikator utama yang dipertimbangkan adalah:
Pengaruh kosmetik pada produk yang berakibat stigma negative perusahaan
Defect penyebab bahaya langsung pada keselamatan pasien
Waktu proses bertambah dan down time meningkat sehingga efisiensi menurun drastis
Kenaikan biaya kecil pada harga pokok produksi dan terganggunya produk jadi
Laporan komplain yang baik harus memuat:
Tulis nama pengadu
Deskripsi kejadian, data batch, investigasi akar penyebab, tindakan yang diambil, dan evaluasi risiko terhadap pasien
Foto produk tanpa konteks
Rekomendasi pemasaran
Recall produk paling mungkin dipicu oleh:
Keluhan pelanggan yang tidak diverifikasi
Bukti defect yang mempengaruhi kualitas, keselamatan, atau efektivitas produk dan tidak dapat dikendalikan di pasar
Perubahan strategi penjualan
Habisnya masa promosi
Pharmacovigilance bertujuan utama untuk:
Mengawasi penjualan produk dan mengevaluasi sales marketing untuk meningkatkan penjualan produk
Mendeteksi, menilai, memahami, dan mencegah efek samping obat untuk melindungi pasien
Mengatur harga obat, mengawasi proses distribusi produksi
Menjadwalkan produksi, mengatur distribusi, rantai pasok produk
Pada tahap meeting new product, keputusan go/no-go paling baik didasarkan pada:
Voting manajemen tanpa data lapangan
Hasil survei market, feasibility teknis, analisis risiko
Proposal pemasok dan diskon material yang menarik hingga penurunan HPP
Keinginan dan intuisi bisnis tajam direktur
Uji kelayakan teknis (technical feasibility) untuk produk baru harus menilai:
Aspek formulasi dan kemampuan mesin laboratorium dalam validasi metode analisa
Ketersediaan peralatan, kemampuan proses skala-up, kesesuaian fasilitas, dan kebutuhan validasi
Pemasaran dan Market Feasibility Study berdasar survei riil dari pasar
Biaya bahan baku, biaya marketing, biaya utilitas, biaya pembelian mesin
Saat mempersiapkan skala laboratorium menuju pilot scale, faktor kritis yang harus dibuktikan adalah:
Tingkat kecerahan/ lux lampu UV laboratorium
Konsistensi parameter proses yang mempengaruhi kualitas produk saat skala berubah
Nomor batch lama dan pengaturan nomor batch
Harga material dan peralatan pilot plant untuk financial feasibility study
Untuk studi stabilitas sesuai pedoman ASEAN, mengapa konsentrasi degradasi dan parameter fisik diamati pada beberapa kondisi suhu/kelembapan?
Supaya banyak data saja
Karena produk dapat menunjukkan profil degradasi berbeda pada kondisi stres yang meniru penyimpanan di berbagai iklim
Agar dapat memperpanjang masa simpan tanpa dasar
Hanya untuk keperluan sertifikat
Dalam evaluasi final tablet, uji dissolusi sering dipilih karena:
Hanya instrument tersedia
Dissolution berkorelasi dengan bioavailabilitas dan adalah indikator perilaku pelepasan obat dari sediaan padat
Itu adalah persyaratan kosmetik
Agar batch cepat lulus
Perbedaan utama antara powder free-flowing dan cohesive dalam konteks pemrosesan adalah:
Hanya tampilan estetika
Karakter aliran; cohesive lebih cenderung menggumpal sehingga memerlukan strategi pengaliran seperti pengalir atau parameter pemrosesan berbeda
Cohesive lebih ringan
Free-flowing mengandung lebih banyak air
Dalam direct compression, pemilihan excipient pengisi (filler) sangat dipengaruhi oleh:
Harga saja
Kompresibilitas, aliran, interaksi dengan API, dan stabilitas selama pemrosesan
Warna yang dihasilkan
Kemampuan larut di air
Teknik geometric dilution terutama digunakan untuk:
Mengurangi biaya bahan selama trial dan optimasi sebelum validasi produk
Mendapatkan homogenitas saat mencampurkan bahan sedikit (API) dengan jumlah besar excipient secara bertahap
Menambah ukuran partikel agar mudah terlihat mata
Meningkatkan titik lebur agar mudah peleburan antar material
Pada granulasi basah dengan high-shear mixer, parameter mana yang menjadi Critical Process Parameter (CPP) utama?
Waktu istirahat operator
Rate penambahan binder, energi pengadukan (speed), dan endpoint konsistensi basah granule
Warna akhir campuran sebagai penanda merah karmin telah merata
Kualifikasi dan spesifikasi binder machine
Saat melakukan pengeringan granul, mengapa pemilihan metode drying (oven tray vs fluid bed) berdampak pada kualitas granul?
Hanya efisiensi pengeringan berbeda
Karena transfer panas dan massa berbeda mempengaruhi ukuran partikel, porositas, dan distribusi kadar air
Oven lebih modern
Fluid bed selalu lebih murah
Evaluasi angle of repose memberi informasi tentang:
Kandungan air
Kecenderungan aliran powder
Daya larut
Kandungan partikel besar
Moisture content pada granul mempengaruhi:
Hanya warna granul
Stabilitas fisik dan kemampuan kompresi
Hanya waktu pengemasan/ blistering
Jumlah mesin yang diperlukan
