NEW
Font size
WorksheetsQuiz Miniblok Psikiatri - SGD 3
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Gejala utama yang menunjukkan gangguan realitas pada Tono adalah:
Insomnia
Afek tumpul
Halusinasi auditorik
Penurunan memori
Gangguan orientasi
Halusinasi yang dialami Tono paling tepat didefinisikan sebagai:
Pikiran yang salah
Keyakinan irasional
Persepsi tanpa rangsang eksternal
Distorsi emosi
Ilusi visual
Keyakinan Tono bahwa makanannya diracuni tetangga termasuk:
Fobia
Obsesif
Waham paranoid
Halusinasi auditorik
Gangguan afek
Perbedaan utama antara halusinasi dan waham adalah:
Halusinasi berasal dari pikiran sadar
Waham selalu disertai halusinasi
Halusinasi adalah gangguan persepsi, waham gangguan isi pikir
Waham lebih mudah dikoreksi
Halusinasi selalu visual
Sikap Tono yang menuduh pemeriksa “bekerja sama dengan mereka” menunjukkan gangguan pada:
Atensi
Insight
Afek
Memori
Orientasi
Istilah insight dalam psikiatri merujuk pada:
Kemampuan berpikir abstrak
Kesadaran pasien terhadap penyakitnya
Kecerdasan umum
Tingkat emosi pasien
Kemampuan komunikasi
Gejala “mendengar suara yang memerintah” termasuk:
Halusinasi visual
Halusinasi auditorik imperatif
Ilusi
Waham sistematis
Gangguan afek
Perilaku Tono yang menolak makan karena yakin diracuni menunjukkan risiko utama berupa:
Depresi
Kekerasan terhadap orang lain
Malnutrisi dan bahaya diri
Isolasi sosial saja
Delirium
Gangguan jiwa berat seperti pada kasus Tono disebut:
Gangguan neurotik
Gangguan mood
Psikosis
Gangguan cemas
Gangguan kepribadian
Neurotransmiter yang paling berperan dalam patofisiologi psikosis adalah:
Serotonin
GABA
Dopamin
Asetilkolin
Histamin
Hiperaktivitas dopamin jalur mesolimbik menyebabkan:
Gejala negatif
Gejala kognitif
Gejala positif psikosis
Afek datar
Disfungsi memori
Defisit dopamin jalur mesokortikal berhubungan dengan:
Halusinasi
Waham
Gejala negatif dan penurunan fungsi sosial
Agitasi motorik
Delirium
Contoh gejala positif psikosis adalah:
Afek tumpul
Anhedonia
Waham dan halusinasi
Menarik diri sosial
Apatis
Contoh gejala negatif psikosis adalah:
Halusinasi
Waham
Afek tumpul
Agitasi
Flight of ideas
Perubahan perilaku berupa jarang mandi dan mengurung diri mencerminkan:
Gangguan memori
Gangguan persepsi
Penurunan fungsi sosial
Gangguan orientasi
Gangguan atensi
Pemeriksaan status mental (MSE) yang paling penting pada pasien psikosis adalah penilaian:
Tekanan darah
Fungsi motorik
Isi pikir, persepsi, dan insight
Memori jangka panjang
Fungsi bahasa
Pendekatan komunikasi awal yang PALING tepat pada pasien seperti Tono adalah:
Konfrontasi terhadap waham
Menyetujui isi waham
Empatik, tenang, dan tidak menghakimi
Menghindari interaksi
Menertawakan pernyataan pasien
Prinsip utama komunikasi terapeutik pada pasien psikosis adalah:
Membuktikan bahwa pasien salah
Fokus pada logika
Menjaga keamanan dan membangun kepercayaan
Memberi ceramah panjang
Menghindari keluarga
Gangguan bentuk pikir yang sering menyertai psikosis adalah:
Afek labil
Tangensialitas
Gangguan memori
Disorientasi
Ilusi
Tidak adanya riwayat penggunaan zat psikoaktif membantu menyingkirkan:
Skizofrenia
Psikosis akibat zat
Gangguan waham
Gangguan psikotik akut
Psikosis primer
Terapi farmakologis utama pada kasus Tono adalah:
Antidepresan
Ansiolitik
Antipsikotik
Antikonvulsan
Stabilisator mood
Terapi non-farmakologis penting pada pasien psikosis meliputi:
Isolasi total
Psikoedukasi dan rehabilitasi sosial
Hukuman perilaku
Terapi sugesti
Hipnosis
Peran keluarga dalam perawatan pasien psikosis adalah:
Menyembunyikan pasien
Menjadi pengganti dokter
Mendukung kepatuhan terapi dan rehabilitasi
Mengontrol penuh keputusan medis
Mengisolasi dari masyarakat
Stigma terhadap pasien psikosis dapat menyebabkan:
Kesembuhan lebih cepat
Peningkatan insight
Keterlambatan pengobatan
Penurunan gejala positif
Kepatuhan terapi lebih baik
Dalam konteks Islam, pasien psikosis dipandang sebagai:
Orang yang bersalah
Kehilangan martabat
Tidak lagi manusia utuh
Tetap bermartabat dan harus dilindungi
Harus dijauhi
Konsep karāmah insāniyah menekankan:
Superioritas tenaga medis
Martabat manusia tanpa syarat
Kepatuhan mutlak pasien
Penilaian moral penyakit
Hukuman sosial
Dalam Islam, pasien psikosis berat dianggap:
Tetap memiliki beban hukum penuh
Tidak boleh diobati
Kehilangan taklif tetapi tetap memiliki hak
Harus diisolasi
Tidak perlu perawatan
Tujuan utama pemeriksaan psikiatri pada skenario ini adalah:
Memberi label diagnosis
Menentukan prognosis pasti
Memahami gangguan realitas dan fungsi sosial
Menilai kecerdasan
Menilai kepribadian
Pendekatan ideal penatalaksanaan psikosis adalah:
Farmakologis saja
Psikososial saja
Biologis, psikososial, dan etik
Spiritual saja
Observasi tanpa intervensi
Makna utama Skenario 3 bagi mahasiswa kedokteran adalah:
Menghafal gejala skizofrenia
Mendiagnosis cepat
Memahami psikosis sebagai gangguan realitas sekaligus ujian kemanusiaan
Menghindari pasien psikotik
Fokus pada obat semata
