wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz tentang Membangun Ekosistem Pendidikan yang Kolaboratif

Total questions: 87

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Siapa yang menyusun materi tentang "Membangun Ekosistem Pendidikan yang Kolaboratif"?

a)

Kasmiati, S.Pd., M.Pd.

b)

Budi Santoso, S.Pd.

c)

Rina Wulandari, M.Pd.

d)

Ahmad Fauzi, S.Pd.

2.

Apa fokus utama dari materi "Membangun Ekosistem Pendidikan yang Kolaboratif"?

a)

Keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran

b)

Penggunaan teknologi dalam pendidikan

c)

Pengembangan kurikulum nasional

d)

Evaluasi hasil belajar siswa

3.

Jabatan Kasmiati, S.Pd., M.Pd. yang menyusun materi ini adalah?

a)

Pengawas Sekolah – Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari

b)

Kepala Sekolah – Dinas Pendidikan Kota Bandung

c)

Guru Senior – Dinas Pendidikan Provinsi Papua

d)

Dosen – Universitas Negeri Manado

4.

Mengapa keterlibatan orang tua dan masyarakat penting dalam proses pembelajaran menurut judul materi ini?

a)

Karena dapat membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif

b)

Karena dapat meningkatkan nilai ujian siswa

c)

Karena dapat mempercepat pembangunan sekolah

d)

Karena dapat mengurangi biaya pendidikan

5.

Apa saja tiga pusat pendidikan yang saling mendukung menurut pengantar di atas?

a)

Sekolah, keluarga, dan masyarakat

b)

Sekolah, pemerintah, dan guru

c)

Keluarga, guru, dan siswa

d)

Masyarakat, pemerintah, dan siswa

6.

Mengapa kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat penting dalam pendidikan?

a)

Karena dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan

b)

Karena dapat meningkatkan jumlah siswa di sekolah

c)

Karena dapat mengurangi biaya pendidikan

d)

Karena dapat mempercepat proses belajar

7.

Pendidikan dapat berjalan dengan baik jika dilakukan melalui...

a)

kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat

b)

hanya mengandalkan sekolah

c)

mengabaikan peran keluarga

d)

fokus pada masyarakat saja

8.

Apa yang dimaksud dengan ekosistem pendidikan menurut materi di atas?

a)

Sistem yang hanya melibatkan guru dan peserta didik

b)

Sistem yang saling berinteraksi antara peserta didik, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah

c)

Sistem yang hanya melibatkan pemerintah dan masyarakat

d)

Sistem yang berfokus pada pembelajaran individu tanpa interaksi

9.

Siapa saja yang terlibat dalam ekosistem pendidikan menurut penjelasan di atas?

a)

Peserta didik, guru, dan pemerintah saja

b)

Guru, orang tua, dan masyarakat saja

c)

Peserta didik, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah

d)

Hanya peserta didik dan orang tua

10.

Apa prinsip utama yang mendasari ekosistem pendidikan menurut materi di atas?

a)

Kompetisi untuk pendidikan anak

b)

Gotong royong untuk pendidikan anak

c)

Individualisme dalam pendidikan anak

d)

Kemandirian peserta didik

11.

Mengapa interaksi antara peserta didik, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah penting dalam ekosistem pendidikan?

a)

Agar pembelajaran menjadi bermakna

b)

Agar peserta didik belajar sendiri

c)

Agar guru tidak perlu berinteraksi dengan orang tua

d)

Agar pemerintah mengatur semua proses pembelajaran

12.

Manakah dari berikut ini yang merupakan komponen ekosistem pendidikan?

a)

Sekolah, peserta didik, orang tua dan keluarga, masyarakat dan dunia usaha, pemerintah dan lembaga pendukung

b)

Rumah sakit, dokter, pasien, apotek, pemerintah

c)

Perusahaan, karyawan, pelanggan, bank, pemerintah

d)

Toko, pembeli, kasir, distributor, pemerintah

13.

Peran orang tua dan keluarga dalam ekosistem pendidikan adalah...

a)

Mendukung dan membimbing peserta didik dalam proses belajar

b)

Menyediakan fasilitas olahraga di sekolah

c)

Mengatur kebijakan pendidikan nasional

d)

Menjadi tenaga kependidikan di sekolah

14.

Salah satu cara masyarakat dan dunia usaha dapat berkontribusi dalam ekosistem pendidikan adalah dengan:

a)

Memberikan peluang magang dan dukungan sumber daya

b)

Menyusun kurikulum sekolah

c)

Menjadi peserta didik di sekolah

d)

Mengawasi ujian nasional

15.

Peran pemerintah dan lembaga pendukung dalam ekosistem pendidikan di sekolah adalah...

a)

Menetapkan kebijakan dan menyediakan fasilitas untuk mendukung proses pendidikan di sekolah

b)

Menjadi guru di sekolah

c)

Tidak terlibat dalam pendidikan

d)

Hanya mengawasi peserta didik

16.

Apa salah satu peran utama sekolah menurut materi di atas?

a)

Menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan karakter.

b)

Menjadi tempat bermain utama bagi siswa.

c)

Menjadi pusat olahraga nasional.

d)

Menjadi tempat wisata edukasi.

17.

Bagaimana sekolah dapat melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan?

a)

Dengan membuka ruang partisipasi bagi orang tua dan masyarakat.

b)

Dengan menutup akses informasi kepada orang tua.

c)

Dengan melarang kunjungan orang tua ke sekolah.

d)

Dengan membatasi komunikasi hanya kepada guru.

18.

Mengapa komunikasi dua arah dan transparan penting dalam peran sekolah?

a)

Agar semua pihak dapat saling memahami dan mendukung proses pendidikan.

b)

Agar sekolah dapat mengontrol semua informasi.

c)

Agar siswa tidak perlu berkomunikasi dengan guru.

d)

Agar masyarakat tidak mengetahui kegiatan sekolah.

19.

Apa salah satu peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak di sekolah?

a)

Menjadi mitra aktif sekolah

b)

Mengabaikan kegiatan sekolah

c)

Hanya memberikan uang saku

d)

Tidak terlibat dalam pembelajaran

20.

Bagaimana orang tua dapat mendukung pembelajaran anak di rumah?

a)

Mendukung pembelajaran anak di rumah

b)

Membiarkan anak belajar sendiri tanpa bantuan

c)

Melarang anak belajar di rumah

d)

Mengabaikan kebutuhan belajar anak

21.

Sebutkan dua contoh kegiatan sekolah yang dapat diikuti oleh orang tua untuk terlibat dalam pendidikan anak!

a)

Parenting class dan rapat komite

b)

Bermain game online dan menonton TV

c)

Berbelanja dan berlibur

d)

Membaca koran dan memasak

22.

Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sosial di sekolah penting untuk perkembangan anak karena apa?

a)

Karena dapat memperkuat hubungan antara sekolah, orang tua, dan anak

b)

Karena membuat orang tua sibuk saja

c)

Karena sekolah mewajibkan tanpa alasan

d)

Karena orang tua ingin mengisi waktu luang

23.

Apa salah satu peran masyarakat dalam mendukung proses pembelajaran?

a)

Memberikan dukungan sumber daya, keahlian, dan pengalaman.

b)

Menjadi pengamat pasif dalam proses belajar.

c)

Mengabaikan kebutuhan pendidikan.

d)

Menghambat akses informasi.

24.

Mengapa masyarakat penting sebagai tempat praktik belajar kontekstual?

a)

Karena masyarakat menyediakan lingkungan nyata untuk menerapkan pengetahuan.

b)

Karena masyarakat hanya berfungsi sebagai penonton.

c)

Karena masyarakat tidak berpengaruh pada pembelajaran.

d)

Karena masyarakat hanya fokus pada ekonomi.

25.

Bagaimana masyarakat dapat mendorong budaya literasi dan gotong royong?

a)

Dengan mengadakan kegiatan bersama yang melibatkan membaca dan kerja sama sosial.

b)

Dengan melarang diskusi dan interaksi sosial.

c)

Dengan membatasi akses ke buku dan informasi.

d)

Dengan menolak partisipasi dalam kegiatan sosial.

26.

Apa salah satu peran Dunia Usaha dan Industri (DUDI) dalam mendukung pendidikan di sekolah?

a)

Membuka peluang kolaborasi seperti magang dan donasi alat praktik

b)

Menyediakan fasilitas olahraga di sekolah

c)

Mengatur kurikulum sekolah secara penuh

d)

Menyediakan transportasi gratis untuk siswa

27.

Bagaimana DUDI dapat mendukung pendidikan vokasi dan kewirausahaan di sekolah?

a)

Dengan mendukung pendidikan vokasi dan kewirausahaan

b)

Dengan membatasi akses siswa ke dunia industri

c)

Dengan menutup peluang magang bagi siswa

d)

Dengan mengurangi donasi alat praktik ke sekolah

28.

Kolaborasi antara sekolah dan DUDI penting untuk pendidikan vokasi dan kewirausahaan karena...

a)

Kolaborasi memberikan pengalaman langsung dan memperkuat keterampilan siswa

b)

Kolaborasi hanya menambah beban kerja siswa

c)

Kolaborasi membuat siswa tidak fokus pada pelajaran utama

d)

Kolaborasi mengurangi kesempatan siswa untuk belajar teori

29.

Apa salah satu peran pemerintah daerah dalam peningkatan mutu?

a)

Menjamin regulasi, pendanaan, dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu

b)

Mengawasi pelaksanaan ujian nasional

c)

Menyusun kurikulum sekolah secara mandiri

d)

Menentukan standar gaji guru

30.

Bagaimana pemerintah daerah dapat mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan?

a)

Memfasilitasi pelatihan dan forum kolaborasi

b)

Memberikan sanksi kepada sekolah

c)

Mengurangi anggaran pendidikan

d)

Melarang diskusi antar sekolah

31.

Strategi yang dapat dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya adalah...

a)

Menjamin regulasi, pendanaan, dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu serta memfasilitasi pelatihan dan forum kolaborasi lintas pemangku kepentingan

b)

Menyusun kurikulum tanpa melibatkan pemangku kepentingan

c)

Memberikan dana tanpa regulasi yang jelas

d)

Hanya mengawasi pelaksanaan ujian nasional

32.

Manakah dari berikut ini yang merupakan prinsip kolaborasi dalam ekosistem pendidikan?

a)

Saling percaya

b)

Kompetisi antar individu

c)

Dominasi satu peran

d)

Komunikasi tertutup

33.

Mengapa komunikasi terbuka penting dalam kolaborasi di ekosistem pendidikan?

a)

Agar semua pihak dapat menyampaikan pendapat dan membangun kepercayaan

b)

Agar hanya satu pihak yang menguasai diskusi

c)

Agar peran tidak dihormati

d)

Agar tujuan bersama diabaikan

34.

Salah satu tujuan bersama dalam kolaborasi ekosistem pendidikan adalah...

a)

Kebahagiaan dan kesuksesan belajar anak

b)

Keuntungan finansial semata

c)

Persaingan antar guru

d)

Pengabaian peran siswa

35.

Bagaimana cara menerapkan prinsip saling menghormati peran dalam ekosistem pendidikan?

a)

Mengakui kontribusi setiap individu sesuai tugasnya

b)

Mengabaikan pendapat orang lain

c)

Memaksakan kehendak sendiri

d)

Menutup komunikasi dengan pihak lain

36.

Apa isi dari UU No. 20 Tahun 2003?

a)

Tentang Sistem Pendidikan Nasional

b)

Tentang Pelibatan Keluarga

c)

Tentang Pembangunan Karakter

d)

Tentang Pendidikan Dasar

37.

Permendikbud No. 30 Tahun 2017 membahas tentang apa?

a)

Pelibatan Keluarga

b)

Sistem Pendidikan Nasional

c)

Pendidikan Dasar

d)

Pembangunan Karakter

38.

Mengapa Profil Pelajar Pancasila penting dalam pendidikan di Indonesia?

a)

Sebagai arah pembangunan karakter

b)

Sebagai pedoman pelibatan keluarga

c)

Sebagai dasar sistem pendidikan nasional

d)

Sebagai acuan pendidikan dasar

39.

UU No. 20 Tahun 2003 berperan sebagai landasan hukum dalam sistem pendidikan nasional yang mendukung pembangunan karakter di sekolah. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai hubungan UU No. 20 Tahun 2003 dengan pembangunan karakter di sekolah?

a)

UU No. 20 Tahun 2003 menjadi landasan hukum untuk sistem pendidikan nasional yang mendukung pembangunan karakter melalui pendidikan.

b)

UU No. 20 Tahun 2003 hanya mengatur pelibatan keluarga dalam pendidikan.

c)

UU No. 20 Tahun 2003 tidak berhubungan dengan pembangunan karakter.

d)

UU No. 20 Tahun 2003 hanya berlaku untuk pendidikan dasar.

40.

Apa salah satu bentuk keterlibatan orang tua dalam Kurikulum Merdeka?

a)

Mendukung projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5)

b)

Menjadi peserta ujian nasional

c)

Mengajar mata pelajaran utama

d)

Menyusun kurikulum sekolah

41.

Bagaimana orang tua dapat berkontribusi dalam kegiatan berbasis budaya lokal menurut Kurikulum Merdeka?

a)

Menjadi narasumber kegiatan

b)

Menjadi peserta lomba

c)

Menjadi pengawas ujian

d)

Menjadi kepala sekolah

42.

Jelaskan pentingnya kolaborasi orang tua dalam asesmen non-akademik seperti karakter dan perilaku siswa dalam Kurikulum Merdeka.

a)

Kolaborasi membantu membentuk karakter dan perilaku siswa secara lebih efektif

b)

Kolaborasi hanya berpengaruh pada nilai akademik siswa

c)

Kolaborasi tidak diperlukan dalam asesmen non-akademik

d)

Kolaborasi hanya dilakukan oleh guru tanpa melibatkan orang tua

43.

Manakah di bawah ini yang merupakan salah satu bentuk partisipasi orang tua dalam pendidikan anak menurut materi?

a)

Menghadiri pertemuan dan konsultasi belajar

b)

Membeli buku pelajaran

c)

Memberikan hadiah kepada guru

d)

Mengunjungi museum bersama anak

44.

Apa tujuan utama orang tua menyediakan lingkungan belajar di rumah bagi anak?

a)

Agar anak dapat belajar dengan nyaman dan efektif

b)

Agar anak bisa bermain lebih banyak

c)

Agar anak tidak perlu pergi ke sekolah

d)

Agar anak bisa menonton televisi sambil belajar

45.

Dua bentuk partisipasi orang tua yang dapat meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan sekolah adalah:

a)

Mengikuti program parenting dan menjadi sukarelawan kegiatan sekolah

b)

Membeli perlengkapan sekolah dan mengantar anak ke sekolah

c)

Mengawasi anak saat belajar dan membayar uang sekolah

d)

Memberikan hadiah kepada guru dan mengunjungi sekolah saat acara

46.

Jika seorang orang tua ingin lebih memahami cara mendukung perkembangan anak di rumah, program apa yang sebaiknya diikuti?

a)

Program parenting

b)

Program olahraga

c)

Program seni

d)

Program memasak

47.

Bagaimana partisipasi orang tua sebagai sukarelawan dalam kegiatan sekolah dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah?

a)

Meningkatkan kolaborasi antara sekolah dan orang tua

b)

Membuat sekolah menjadi lebih mahal

c)

Mengurangi waktu belajar siswa

d)

Membatasi akses siswa ke fasilitas sekolah

48.

Manakah di bawah ini yang merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan?

a)

Mengadakan program literasi di desa

b)

Membuka toko di pasar

c)

Menjadi petani di desa

d)

Membuat acara musik di kota

49.

Apa tujuan dari menyediakan fasilitas atau sarana belajar bagi masyarakat?

a)

Meningkatkan akses pendidikan

b)

Menambah jumlah toko

c)

Memperbanyak acara hiburan

d)

Mengurangi jumlah penduduk

50.

Seorang siswa ingin berkontribusi dalam kegiatan sosial. Pilihan mana yang paling tepat untuk dilakukan?

a)

Menjadi mentor bagi siswa lain

b)

Berlibur ke luar negeri

c)

Membuka usaha kuliner

d)

Menonton film di bioskop

51.

Program literasi di desa dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan dengan cara:

a)

Memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses.

b)

Hanya untuk hiburan semata.

c)

Bertujuan untuk memperbanyak acara olahraga.

d)

Tidak berpengaruh pada pendidikan masyarakat.

52.

Apa nama forum yang dibentuk untuk komunikasi antara sekolah dan orang tua menurut strategi membangun kolaborasi?

a)

Forum Komunikasi Sekolah dan Orang Tua (FKSO)

b)

Forum Diskusi Guru dan Siswa (FDGS)

c)

Forum Komite Pendidikan Nasional (FKPN)

d)

Forum Sinergi Masyarakat Sekolah (FSMS)

53.

Salah satu strategi sekolah dalam membangun kolaborasi adalah melaksanakan program sinergi antara siapa?

a)

Masyarakat dan sekolah

b)

Guru dan siswa

c)

Pemerintah dan sekolah

d)

Orang tua dan siswa

54.

Bagaimana sekolah dapat mengoptimalkan kolaborasi menurut strategi yang disebutkan?

a)

Mengoptimalkan peran komite sekolah

b)

Menambah jumlah guru

c)

Meningkatkan fasilitas sekolah

d)

Membuka kelas tambahan

55.

Apa alasan penting dibentuknya Forum Komunikasi Sekolah dan Orang Tua (FKSO) dalam membangun kolaborasi di sekolah?

a)

Karena FKSO memfasilitasi komunikasi dan kerjasama antara sekolah dan orang tua untuk mendukung pendidikan siswa.

b)

Karena FKSO hanya bertugas mengatur jadwal pelajaran.

c)

Karena FKSO berfungsi sebagai pengawas ujian nasional.

d)

Karena FKSO bertanggung jawab atas pembangunan fisik sekolah.

56.

Apa fungsi utama Komite Sekolah menurut materi di atas?

a)

Sebagai wadah resmi kolaborasi sekolah dan masyarakat

b)

Sebagai pengelola dana sekolah

c)

Sebagai penyelenggara kegiatan ekstrakurikuler

d)

Sebagai penentu kurikulum sekolah

57.

Sebutkan salah satu peran Komite Sekolah!

a)

Pertimbangan

b)

Penjualan buku

c)

Pengadaan fasilitas olahraga

d)

Penetapan nilai siswa

58.

Peran Komite Sekolah sebagai mediator dapat membantu hubungan antara sekolah dan masyarakat dengan cara:

a)

Menjadi penghubung dalam komunikasi dan penyelesaian masalah antara sekolah dan masyarakat

b)

Mengatur jadwal pelajaran di sekolah

c)

Memberikan pelatihan kepada guru

d)

Menentukan kebijakan pemerintah

59.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh praktik baik dalam pendidikan menurut gambar?

a)

Kelas Inspirasi

b)

Ujian Nasional

c)

Belajar Mandiri

d)

Kegiatan Ekstrakurikuler

60.

Apa yang dimaksud dengan Sekolah Berbasis Komunitas menurut gambar?

a)

Sekolah yang melibatkan komunitas dalam proses pembelajaran

b)

Sekolah yang hanya fokus pada akademik

c)

Sekolah yang dikelola oleh pemerintah pusat

d)

Sekolah yang tidak melibatkan orang tua

61.

Mengapa keterlibatan orang tua dan tokoh masyarakat penting dalam “Kelas Inspirasi”?

a)

Karena dapat memperkaya pengalaman belajar siswa

b)

Karena dapat mengurangi biaya pendidikan

c)

Karena dapat mempercepat proses belajar

d)

Karena dapat meningkatkan nilai ujian nasional

62.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tantangan di lapangan menurut materi?

a)

Kurangnya komunikasi efektif

b)

Banyaknya fasilitas sekolah

c)

Tingginya minat belajar siswa

d)

Dukungan penuh dari masyarakat

63.

Mengapa perbedaan pandangan antara sekolah dan orang tua dapat menjadi tantangan di lapangan?

a)

Karena dapat menyebabkan miskomunikasi dan kurangnya kesepahaman dalam mendukung siswa

b)

Karena sekolah selalu benar dalam mengambil keputusan

c)

Karena orang tua tidak perlu terlibat dalam pendidikan anak

d)

Karena sekolah dan orang tua selalu memiliki tujuan yang sama

64.

Salah satu tantangan di lapangan adalah keterbatasan waktu dan pemahaman masyarakat. Strategi apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut?

a)

Mengadakan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat secara berkala

b)

Membiarkan masyarakat tanpa informasi

c)

Mengurangi interaksi antara sekolah dan masyarakat

d)

Mengabaikan pendapat masyarakat

65.

Manakah dari berikut ini yang merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan komunikasi positif di lingkungan sekolah?

a)

Membangun budaya komunikasi positif

b)

Mengurangi kegiatan kolaboratif

c)

Menghindari penggunaan teknologi komunikasi

d)

Membatasi interaksi antar siswa

66.

Apa tujuan dari menjadwalkan kegiatan kolaboratif secara rutin di sekolah?

a)

Meningkatkan kerja sama dan komunikasi antar anggota

b)

Mengurangi interaksi sosial

c)

Membatasi penggunaan teknologi

d)

Menghindari diskusi kelompok

67.

Bagaimana teknologi komunikasi seperti grup WA dan portal sekolah dapat digunakan dalam pendekatan solusi di sekolah?

a)

Mempermudah koordinasi dan pertukaran informasi

b)

Membatasi akses informasi

c)

Mengurangi kolaborasi antar siswa

d)

Menghambat komunikasi antara guru dan siswa

68.

Apa salah satu dampak kolaborasi efektif bagi siswa?

a)

Siswa lebih termotivasi dan berprestasi

b)

Siswa menjadi kurang aktif

c)

Siswa tidak peduli dengan pembelajaran

d)

Siswa lebih sering absen

69.

Bagaimana perasaan guru ketika kolaborasi berjalan efektif?

a)

Guru merasa didukung dan dihargai

b)

Guru merasa diabaikan

c)

Guru merasa terbebani

d)

Guru merasa tidak penting

70.

Mengapa kolaborasi efektif penting bagi orang tua?

a)

Orang tua lebih memahami perkembangan anak

b)

Orang tua menjadi kurang peduli

c)

Orang tua tidak mengetahui aktivitas anak

d)

Orang tua merasa terasing dari sekolah

71.

Kolaborasi efektif dapat mengubah peran sekolah dalam pembelajaran menjadi:

a)

Sekolah menjadi pusat pembelajaran yang terbuka

b)

Sekolah menjadi tempat yang tertutup

c)

Sekolah hanya fokus pada nilai

d)

Sekolah tidak melibatkan pihak luar

72.

Kolaborasi efektif antara sekolah, siswa, dan orang tua dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan keterlibatan orang tua. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat terkait dampak kolaborasi efektif tersebut?

a)

Kolaborasi efektif membuat siswa termotivasi dan orang tua lebih memahami perkembangan anak

b)

Kolaborasi efektif hanya berpengaruh pada guru

c)

Kolaborasi efektif tidak berdampak pada siswa dan orang tua

d)

Kolaborasi efektif menyebabkan sekolah menjadi tertutup

73.

Manakah dari berikut ini yang merupakan indikator ekosistem pendidikan sehat?

a)

Komunikasi dua arah berjalan baik

b)

Kurangnya partisipasi dalam kegiatan sekolah

c)

Tidak ada dukungan masyarakat terhadap pendidikan

d)

Komunikasi satu arah saja

74.

Mengapa partisipasi tinggi dalam kegiatan sekolah penting bagi ekosistem pendidikan yang sehat?

a)

Karena meningkatkan keterlibatan dan rasa memiliki terhadap sekolah

b)

Karena membuat siswa lebih sibuk

c)

Karena mengurangi waktu belajar di rumah

d)

Karena menambah beban guru

75.

Sebuah sekolah ingin meningkatkan ekosistem pendidikannya. Langkah strategis apa yang dapat diambil berdasarkan indikator yang ada?

a)

Meningkatkan komunikasi dua arah antara guru dan siswa

b)

Mengurangi partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah

c)

Membatasi dukungan masyarakat terhadap pendidikan

d)

Mengabaikan masukan dari orang tua siswa

76.

Apa yang dimaksud dengan kesetaraan dan inklusi dalam konteks partisipasi?

a)

Semua pihak berhak berpartisipasi tanpa diskriminasi

b)

Hanya kelompok tertentu yang boleh berpartisipasi

c)

Partisipasi hanya untuk orang yang mampu secara ekonomi

d)

Hanya laki-laki yang boleh berpartisipasi

77.

Mengapa penting mendorong partisipasi orang tua dari semua latar belakang dalam suatu kegiatan?

a)

Agar hanya orang tua kaya yang terlibat

b)

Untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan adil

c)

Supaya hanya budaya tertentu yang diakui

d)

Agar diskriminasi tetap terjadi

78.

Bagaimana cara menghargai keberagaman dalam suatu komunitas?

a)

Menghargai keberagaman budaya, gender, dan ekonomi

b)

Mengabaikan perbedaan yang ada

c)

Hanya menerima satu budaya saja

d)

Mengutamakan satu gender di atas yang lain

79.

Apa tujuan utama pemanfaatan platform digital dalam konteks pendidikan menurut materi di atas?

a)

Untuk komunikasi dan pembelajaran

b)

Untuk bermain game online

c)

Untuk belanja daring

d)

Untuk menonton film

80.

Bagaimana portal orang tua dan media sosial sekolah dapat berperan dalam lingkungan pendidikan?

a)

Sebagai sarana keterbukaan

b)

Sebagai tempat jual beli barang

c)

Sebagai media hiburan semata

d)

Sebagai alat pengawasan siswa secara langsung

81.

Bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan kolaborasi antara sekolah dan orang tua?

a)

Dengan menyediakan portal orang tua dan media sosial sekolah untuk komunikasi terbuka, misalnya orang tua dapat memantau perkembangan anak melalui aplikasi sekolah.

b)

Dengan membatasi akses informasi hanya untuk guru.

c)

Dengan melarang penggunaan media sosial di lingkungan sekolah.

d)

Dengan menghapus komunikasi antara sekolah dan orang tua.

82.

Apa salah satu peran pengawas sekolah menurut materi di atas?

a)

Menjadi fasilitator kolaborasi

b)

Menjadi guru utama

c)

Menjadi kepala sekolah

d)

Menjadi siswa teladan

83.

Bagaimana pengawas sekolah dapat memperkuat kapasitas kepala sekolah?

a)

Dengan membangun kemitraan

b)

Dengan memberikan hukuman

c)

Dengan mengurangi tugas kepala sekolah

d)

Dengan menambah jam pelajaran

84.

Mengapa penting bagi pengawas sekolah untuk memonitor efektivitas partisipasi masyarakat?

a)

Agar partisipasi masyarakat dapat berjalan optimal

b)

Agar sekolah mendapat lebih banyak dana

c)

Agar guru tidak perlu bekerja keras

d)

Agar siswa tidak perlu belajar

85.

Menurut kutipan pada gambar, kolaborasi antara siapa saja yang dapat menumbuhkan anak yang hebat?

a)

Sekolah, keluarga, dan masyarakat

b)

Guru, siswa, dan pemerintah

c)

Teman, guru, dan tetangga

d)

Orang tua, siswa, dan dokter

86.

Apa yang dianjurkan untuk diwujudkan menurut gambar tersebut?

a)

Ekosistem pendidikan yang berdaya, inklusif, dan berkarakter Pancasila

b)

Sistem pendidikan yang kompetitif dan eksklusif

c)

Lingkungan belajar yang individualis

d)

Pendidikan berbasis teknologi tanpa karakter

87.

Mengapa kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat penting dalam membentuk anak yang hebat?

a)

Karena kolaborasi menciptakan dukungan dan lingkungan yang optimal bagi perkembangan anak

b)

Karena anak hanya belajar di sekolah

c)

Karena keluarga tidak berperan dalam pendidikan anak

d)

Karena masyarakat tidak mempengaruhi anak