Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

CIRI - CIRI ETIKA

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan daftar ciri, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan sifat etika dalam konteks profesional kesehatan?

a)

Etika hanya berlaku ketika ada saksi yang mengawasi tindakan seorang praktisi.

b)

Etika bersifat relatif dan berubah mengikuti preferensi pribadi praktisi.

c)

Etika bersifat absolut/mutlak dan tetap menuntun tindakan meskipun tidak ada yang menyaksikan.

d)

Etika hanya menilai aspek lahiriah (fisik) dari tindakan klinis tanpa mempertimbangkan batin (niat).

2.

Berdasarkan contoh berikut, tentukan mana yang termasuk etika dan mana yang termasuk etiket. Pilih pernyataan yang paling tepat menjelaskan perbedaannya. Contoh A: "Dilarang mengambil barang milik orang lain tanpa izin karena sama artinya dengan mencuri." Contoh B: "Ketika menyerahkan sesuatu kepada orang lain, lakukan dengan tangan kanan." Contoh C: "Saat makan bersama teman, jangan meletakkan kaki di atas meja makan." Contoh D: "Barang yang dipinjam harus dikembalikan meskipun pemiliknya lupa." Manakah pasangan klasifikasi yang paling tepat? - Etika berkaitan dengan benar-salah moral; Etiket berkaitan dengan kesopanan/aturan sosial. Pilih satu opsi yang memetakan A–D ke kategori tersebut secara akurat.

a)

A dan D = etika; B dan C = etiket

b)

A dan B = etika; C dan D = etiket

c)

A dan C = etika; B dan D = etiket

d)

A = etika; B, C, D = etiket

e)

Semua A–D = etika karena semuanya mengatur perilaku

3.

Bacalah kutipan berikut yang merangkum definisi kode etik: “Merupakan pernyataan tentang prinsip perilaku profesional yang disepakati oleh suatu profesi; ditetapkan sebagai upaya mengantisipasi konflik berkaitan dengan perkembangan pengetahuan profesi, kemungkinan pergeseran etika (nilai dan norma moral) yang diyakini, serta mengarahkan perkembangan spesialisasi/spesifikasi dalam profesi.” Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan fungsi utama kode etik berdasarkan kutipan tersebut?

a)

Menetapkan standar teknis prosedur klinis yang wajib diikuti semua praktisi

b)

Memberi kerangka nilai yang disepakati untuk mengarahkan perilaku dan mengantisipasi konflik etis dalam perkembangan profesi

c)

Mengatur struktur organisasi dan jalur karier dalam profesi kesehatan

d)

Menentukan target finansial dan produktivitas layanan untuk setiap anggota profesi

4.

Berdasarkan ringkasan struktur, manakah pernyataan yang tepat mengenai susunan Kode Etik Apoteker Indonesia?

a)

Terdiri dari 5 bab dan 15 pasal, termasuk 8 pasal kewajiban umum serta pasal khusus untuk pasien, sejawat, tenaga kesehatan lain, dan penutup

b)

Hanya terdiri dari 3 bab dan 12 pasal, seluruhnya tentang kewajiban terhadap pasien dan sejawat

c)

Memuat 6 bab tanpa pasal, berfokus pada standar layanan pengguna jasa

d)

Berisi 10 bab dengan 20 pasal, mayoritas mengenai prosedur administrasi

5.

Seorang apoteker merancang program peningkatan mutu layanan kefarmasian. Tujuan manakah yang paling selaras dengan tujuan penyusunan Kode Etik Apoteker Indonesia?

a)

Menjunjung tinggi martabat profesi dan meningkatkan mutu profesi

b)

Mengutamakan keuntungan bisnis di atas kesejahteraan anggota

c)

Memprioritaskan promosi pribadi daripada pengabdian anggota

d)

Menurunkan standar profesi agar layanan lebih murah

6.

Perhatikan daftar berikut sebagai kriteria pelanggaran etik: tidak tahu (ignorant), kelalaian (culpa), kurang perhatian, kurang terampil, sengaja. Manakah skenario yang paling tepat menggambarkan kelalaian (culpa) daripada ketidaktahuan atau tindakan sengaja?

a)

Perawat baru belum pernah dilatih prosedur aseptik sehingga ia tidak mengetahui langkah yang benar.

b)

Dokter mengetahui protokol pemberian obat, tetapi lupa melakukan verifikasi identitas pasien sehingga obat diberikan ke orang yang salah.

c)

Petugas memilih tidak mengikuti pedoman karena ingin mempercepat proses meskipun sadar risikonya.

d)

Mahasiswa klinik kurang terampil melakukan pemasangan infus karena jarang praktik, sehingga pemasangan gagal.

7.

Perhatikan gambar berjudul "Kriteria Pembuktian". Berdasarkan butir yang ditampilkan, tindakan mana yang paling tepat dijadikan indikator pelanggaran etik karena ketidaktahuan saat praktik profesi kesehatan?

a)

Melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan

b)

Tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan

c)

Melakukan sesuatu yang melanggar peraturan perundang-undangan

d)

Memberikan layanan tambahan yang tidak diminta pasien

8.

Seorang apoteker lama tidak mengikuti pendidikan berkelanjutan dan menghadapi prosedur baru di praktik. Berdasarkan materi tentang unsur ketidaktahuan, strategi penanganan yang paling tepat adalah:

a)

Memberikan sanksi administratif tanpa verifikasi riwayat pendidikan

b)

Membuktikan adanya celah pengetahuan melalui tahun kelulusan dan riwayat pendidikan berkelanjutan, lalu mewajibkan pendidikan berkelanjutan terkait kesalahan

c)

Mengabaikan kasus karena pengalaman kerja dianggap cukup

d)

Menunda penilaian sampai ada laporan pasien

9.

Perhatikan daftar pada gambar: (1) Tidak menjalankan apa yang seharusnya dilakukan; (2) Menjalankan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan; (3) Lalai terhadap aturan perundangan yang berlaku. Berdasarkan daftar tersebut, tindakan mana yang paling tepat dikategorikan sebagai kelalaian seorang tenaga kesehatan?

a)

Mengikuti SOP secara konsisten walau dalam kondisi darurat

b)

Tidak melakukan verifikasi identitas pasien sebelum pemberian obat

c)

Melakukan inovasi layanan setelah mendapat persetujuan etik

d)

Mencatat semua tindakan klinis secara lengkap dan tepat waktu

10.

Rujuk visual tentang penilaian bobot kelalaian. Istilah 'Deminimis non curat lex' digunakan untuk menyatakan apa dalam konteks etik profesi kesehatan?

a)

Hukum menindak semua bentuk kesalahan tanpa pengecualian

b)

Hukum tidak mencampuri hal-hal yang sepele atau tidak berbobot

c)

Kesalahan kecil harus tetap dilaporkan sebagai pelanggaran berat

d)

Penilaian bobot kelalaian selalu berdasarkan empat unsur

11.

Menurut kriteria pembobotan kelalaian, suatu perbuatan layak diteruskan sebagai pelanggaran bila memenuhi keempat unsur berikut. Manakah rangkaian unsur yang benar?

a)

Bertentangan dengan etika; dapat diperkirakan berdampak pada pasien/orang lain; layak dan dapat dihindari; layak dipersalahkan

b)

Bertentangan dengan hukum pidana; berdampak finansial; sulit dihindari; dapat dimaafkan

c)

Sesuai dengan SOP; tidak berdampak; dilakukan atas perintah; layak dipuji

d)

Bertentangan dengan etika; tidak berdampak; tidak dapat dihindari; tidak layak dipersalahkan

12.

Berdasarkan tolok ukur penilaian kelalaian, manakah tindakan yang paling tepat untuk membuktikan terjadinya pelanggaran kewajiban (dereliction of duty) dalam kasus apoteker? Pilih jawaban yang MENUNTUT penerapan konsep pembuktian profesional setara.

a)

Menghadirkan saksi pasien yang dirawat oleh apoteker tersebut karena paling terdampak langsung.

b)

Meminta pernyataan tertulis dari atasan administratif tanpa latar belakang profesi yang sama.

c)

Menghadirkan saksi ahli dengan pengalaman dan pendidikan yang setara dengan tersangka untuk menilai pelanggaran kewajiban.

d)

Mengandalkan akibat tidak langsung sebagai bukti utama karena lebih mudah dikumpulkan.

13.

Gambar menjelaskan kriteria penentuan kelalaian: a = berat kerugian (magnitude), b = kemungkinan terjadi kelalaian (probability), c = kesulitan melakukan pencegahan (burden of prevention). Berdasarkan prinsip ini, manakah kesimpulan yang tepat ketika a + b > c?

a)

Kelalaian belum terjadi karena c lebih kecil dari a + b

b)

Kelalaian telah terjadi karena beban pencegahan lebih rendah daripada gabungan magnitude dan probability

c)

Tidak dapat disimpulkan kelalaian karena perlu pembuktian tambahan di luar a, b, dan c

d)

Kelalaian otomatis gugur karena burden of prevention selalu dominan

14.

Perhatikan penjelasan berikut: Kurang perhatian dinilai ketika seorang anggota profesi tidak menjalankan prosedur kerja yang seharusnya diikuti. Untuk membuktikan kurang perhatian, dilakukan tanya jawab tentang sejauh mana ia mengetahui adanya prosedur kerja profesi. Jika ia tidak mengetahui prosedur, penyelidikan diarahkan ke unsur ketidaktahuan; jika ia mengetahui tetapi tidak menjalankan, penyelidikan diarahkan ke unsur kelalaian. Berdasarkan skenario ini, tindakan penyelidikan yang paling tepat ketika terbukti bahwa profesional mengetahui prosedur namun tidak menjalankannya adalah apa?

a)

Menghentikan penyelidikan karena tidak ada pelanggaran

b)

Mengalihkan penyelidikan ke unsur ketidaktahuan

c)

Mengalihkan penyelidikan ke unsur kelalaian

d)

Menilai hanya aspek kurang terampil tanpa menelaah perhatian

15.

Seseorang dinilai kurang terampil apabila ia tidak mampu mengerjakan pekerjaan yang seharusnya menjadi tugas profesionalnya. Manakah situasi yang paling tepat menggambarkan unsur kurang terampil dalam konteks kesehatan?

a)

Petugas mengetahui prosedur penimbangan obat tetapi sengaja tidak mengikuti langkah tersebut meski mampu melakukannya

b)

Petugas tidak mampu menggunakan timbangan untuk menyiapkan dosis obat yang akurat

c)

Petugas mampu meracik obat namun lupa mencatat informasi pada etiket

d)

Petugas menunda konsultasi karena sedang mengikuti pelatihan resmi