Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis IO

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

1. Seorang pasien mengalami diare dan diberikan antibiotik ciprofloxacin untuk menangani diarenya. Kegitan rutin setiap pagi pasien adalah mengkonsumsi susu 1 gelas. Hal apakah yang perlu diantisipasi untuk diberikan PIO?

a)

a. salah semua

b)

b. susu diminum dengan selang waktu 4 jam dari pemberian obat

c)

c. Tidak boleh mengkonsumsi susu sampai pengobatan selesai

d)

d. Tidak apa-apa mengkonsumsi susu karena sudah rutin dilakukan


e)

e. Susu diminum satu jam setelah memakan obat

2.
  1. 2. Yang di maksud dengan obat persipitan adalah

a)

a. obat dengan bahan tambahan lain

b)

b. obat yang berubah efeknya

c)

c. obat yang menjadi objek interaksi

d)

d. semua salah

e)

e. Obat yang mengubah aksi/efek obat lain

3.

3. Seorang laki-laki berusia 60 tahun mendapatkan pengobatan amiloride dan preparat kalium. diketahui kedua obat ini berinteraksi. Efek yang mungkin terjadi adalah:

a)

a. Hiperkalemia

b)

b. Hipernatremia

c)

c. Hipokalemia

d)

d. Hipokalsemia

e)

e. Hiponatremia

4.

Seorang pasien tuberkulosis paru dan hipertensi mendapatkan obat rifampin dan atenolol. Efek interaksi yang mungkin terjadi adalah:

a)

a. Peningkatan risiko resistensi Mycobacterium tuberculosis

b)

b. Kegagalan terapi tuberkulosis

c)

c. Tekanan darah pasien naik

d)

d. Tekanan darah pasien turun

e)

e. Peningkatan efek toksik rifampin

5.

Jika grapefruit juice diberikan bersama digoksin, maka interaksi yang mungkin terjadi adalah:

a)

a. Absorpsi digoksin menurun

b)

b. Kadar digoksin tetap

c)

c. Metabolisme digoksin terhambat

d)

d. Absorpsi grapefruit juice menurun

e)

e. Kadar grapefruit juice menurun

6.

6. Pemberian obat berikut ini dapat memberikan reaksi antagonisme, kecuali...

a)

a. Captopril+ Sildenafi

b)

b. Captorpril+ Natrium Diklofenak

c)

c. Levedopa + tacrine

d)

d. Antikoagulant + vit k

e)

e. Glibenklamid+Dexamethason

7.
  1. 7. Interaksi obat yang timbul pada fase farmakokinetik ekskresi dapat melalui mekanisme berikut ini...

a)

a. Perubahan pH lambung

b)

b. Perubahan pH urin

c)

c. Peningkatan aliran darah ke usus

d)

d. Inhibisi pada enzim

e)

e. Peningkatan aliran darah ke hepar

8.

8. Seorang pasien laki-laki 55 tahun menderita hipertensi sejak 2 tahun lalu. Saat kontrol ke dokter, dokter meresepkan amlodipin dan simvastatin sebagai tambahan. Namun terdapat interaksi serius terkait penggunaan kedua obat tersebut secara bersamaan. Apa sebab interaksi diantara kedua obat tersebut?

a)

a. Simvastatin menurunkan kadar amlodipine

b)

b. Amlodipin meningkatkan kadar simvastatin

c)

c. Amlodipin menurunkan kadar simvastatin

d)

d. Amlodipin dan simvastatin saling

meningkatkan kadar

e)

e. Simvastatin meningkatkan kadar amlodipin

9.

9. Seorang laki-laki berusia 45 tahun sedang dirawat di ruang penyakit jantung dan mendapat Terapi antikoagulan (menurunkan reaksi pembekuan darah). Pasien tersebut mendapatkan Diet dengan komposisi nasi, hati ayam, sayur bayam dan labu.

Mana komposisi diet yang kurang tepat untuk pasien tersebut?

a)

a. Hati ayam

b)

b. Nasi

c)

c. Tidak ada jawaban yang benar

d)

d. Labu

e)

e. Sayur bayam

10.

10. Signifikansi dari interaksi obat yamg dapat menyebabkan kematian pada pasien disebut

a)

a. Onset

b)

b. Minor

c)

c. Durasi

d)

d. Moderate

e)

e. Mayor

11.

11. Mekanisme interaksi obat yang terjadi karena adanya inkompabilitas adalah..

a)

a. farmakologi

b)

b. farmasetik

c)

c. farmakodinamik

d)

d. farmakokinetik

e)

e. fisiologi

12.

12. Hal yang perlu diperhatikan oleh seorang farmasis untuk mencegah terjadinya interaksi obat adalah, kecuali...

a)

a. Hati-hati dengan pasien yang memiliki riwayat heart failuree

b)

b. Tanyakan gaya hidup pasien

c)

c. Mengabaikan penggunaan obat tradisional

d)

d. Identifikasi obat yang akan digunakan pasien

e)

e. Cek kembali kesesuaian dosis, lama pemberian, dan rute pemberian obat

13.

13. Dibawah ini yang tidak termasuk pasien beresiko mengalami interaksi obat adalah...

a)

a. Polifarmasi

b)

b. Penggunaan obat-obatan dengan indeks terapi sempit

c)

c. Penggunaan obat-obatan dengan indeks terapi luas

d)

d. Pemberian obat penginhibisi enzim

e)

d. Pemberian obat penginduksi enzime.

14.

14. Salah satu karakteristik interaksi obat adalah dokumentasi. Interaksi yang terbukti terjadi dan perlu dikendalikan disebut dengan...

a)

a. possible

b)

b. Probable

c)

c. Suspected

d)

d. Established

e)

e. unlikely

15.

15. Hormon estrogen sintetik dari pil kontrasepsi yang masuk ke sungai dapat menyebabkan...

a)

a. Hipertrofi pada ikan jantan

b)

b. Penurunan kadar oksigen air

c)

c. mengganggu proses replikasi DNA

d)

d. Gangguan hormon (endocrine disruption) dan feminisasi ikan jantan

e)

e. Penurunan kadar nitrit

16.

16. Petani yang sering terpapar pestisida organofosfat dan juga mengonsumsi obat antihipertensi

berisiko mengalami hipotensi berat karena...

a)

a. Antagonisme reseptor adrenergik

b)

b. Efek aditif terhadap penurunan aktivitas saraf

otonom

c)

c. Penurunan efek obat

d)

d. Hambatan metabolisme pestisida

e)

e Induksi enzim ginjal

17.

17. Jika obat A menghambat sekresi aktif obat B di ginjal, maka kemungkinan yang terjadi adalah:

a)

a.

Efek terapi obat B menurun

b)

b. Ekskresi obat B meningkat

c)

c. Konsentrasi plasma obat B meningkat

d)

d. Waktu paruh obat B menurun

e)

e. Waktu paruh obat B meningkat

18.

18. Seorang pasien diberikan obat A (diserap cepat di duodenum) bersamaan dengan obat B yang mempercepat motilitas usus. Efek yang paling mungkin terjadi terhadap obat A adalah:

a)

a. Efek obat A meningkat

b)

b. Absorpsi obat A berkurang

c)

c. Waktu paruh obat A memanjang.

d)

d. Onset efek obat A lebih cepat

e)

e. Laju obat A menurun

19.
  1. 19. Pasien mengonsumsi griseofulvin bersama makanan tinggi lemak. Efek yang paling mungkin terjadi adalah

a)

a.Absorpsi meningkat

b)

b. Waktu paruh menurun

c)

c. Tidak ada pengaruh

d)

d. Absorpsi menurun

e)

e. Laju obat menurun

20.
  1. 20. Onset dalam interaksi obat adalah…

a)

a. Potensi keterbahayaan interaksi obat

b)

b. Lamanya obat bekerja dalam tubuh

c)

c. Waktu mulai munculnya efek dari interaksi dua obat

d)

d. Dosis minimum obat untuk memberikan efek

e)

e. Waktu obat mencapai efek terapetik

21.
  1. 21. Dalam interaksi obat, istilah obat obyek adalah

a)

a. Obat yang tidak terlibat dalam interaksi

b)

b. Obat yang hanya berinteraksi dengan obat

c)

c. Obat yang mempengaruhi efek obat lain

d)

d. Obat yang efeknya dipengaruhi atau diubah

oleh obat lain

e)

e. Obat yang efeknya menuru ketika terjadi interaksi

22.

22. Jika suatu obat memperlambat eliminasi obat lainnya , efek yang mungkin terjadi adalah…

a)

a. Penurunan efek terapi

b)

b. Risiko toksisitas meningkat

c)

c. Tidak ada perubahan efek

d)

d. Efek obat menjadi tidak terprediksi

e)

e. SALAH SEMUA

23.
  1. 23. Dua obat yang diberikan bersama menghasilkan efek total = jumlah efek masing-masing obat. Interaksi tersebut adalah:

a)

a. adisi/sumasi

b)

b. antagonisme

c)

c. desirable drug

d)

d. Farmakokinetik

e)

e. Farmakodinamik

24.
  1. 24. Penggunaan digoksin bersamaan dengan kolestiramin dapat menyebabkan:

a)

a. pengikatan digoksin di saluran cerna → absorpsi berkurang

b)

b.efek sinergis sehingga jantung memompa lebih kuat

c)

c. peningkatan absorpsi digoksin → risiko toksisitas

d)

d. Kolestiramin meningkatkan bioavailabilitas digoksin

e)

e. Tidak terjadi interaksi yang bermakna

25.
  1. 25. Antibiotik spektrum luas dapat mengurangi flora usus yang berperan mengubah prodrug tertentu menjadi bentuk aktif. Obat di bawah ini akan menurun efeknya jika flora usus menurun:

a)

a. Rifampisin

b)

b. Omeprazole

c)

c. Digoksin

d)

d.Acetaminophen

e)

e. Sulfasalazine

26.
  1. 26. Obat A dan Obat B diberikan bersamaan. Obat A memiliki persentase ikatan ke albumin sebesar 98%. Setelah diberikan obat B, persentase ikatan Obat A ke albumin menurun menjadi 90%. Dampak yang paling mungkin adalah?

a)

a. Tidak terjadi perubahan klinis

b)

b. Efek Obat A meningkat dan risiko toksisitas

meningkat

c)

c. Obat B menjadi lebih toksik

d)

d. Efek Obat A menurun

e)

e. Obat A menjadi inaktif seluruhnya

27.

27. Seorang pasien dengan hipoalbuminemia mendapat terapi obat yang sangat terikat albumin (95%). Dokter menambahkan obat kedua yang juga sangat terikat albumin. Apa pernyataan yang paling benar dibawah ini

a)

a. Kedua obat otomatis menjadi tidak aktif

b)

b. Ikatan obat meningkat

c)

c. Tidak terjadi interaksi karena sudah kekurangan albumin

d)

d. Risiko toksisitas meningkat

e)

e. Efek kedua obat menurun

28.
  1. 28. Berdasarkan grafik, apa konsekuensi klinis dari penurunan kadar siklosporin selama terapi rifampisin?

a)

a. Kegagalan pengobatan TB

b)

b. Risiko nefrotoksisitas siklosporin meningkat

c)

c. Risiko reaksi alergi meningkat

d)

d. Risiko rejeksi transplant meningkat

e)

e. Tidak ada perubahan

29.
  1. 29.

    Apa yang terjadi jika Obat basa lemah (XH⁺) berada dalam urin alkalis..?

a)

a. Meningkatkan reabsorpsi air di tubulus

b)

b. Lebih banyak bentuk non-ion dan mudah

reabsorpsi

c)

c. Lebih banyak bentuk ion hingga sulit reabsorpsi dan ekskresi meningkat

d)

d. Tidak terpengaruh oleh perubahan pH urin

e)

e. lebih sedikit betuk ion dan sulit di absorpsi

30.

30. Senyawa apa yang dapat meningkatkan pH urin pada pasien adalah.....

a)

a. Amonium klorida

b)

b. Asam askorbat

c)

c. Glutamat hidroklorida

d)

d. Natrium bikarbonat

e)

e. Amonium klorida

31.
  1. 31. Penggunaan obat dengan karbo adsorben akan mengurangi efek obat yang dikonsumsi karena jumlah obat yang diabsorbsi kedalam tubuh berkurang, hal ini disebabkan oleh...

a)

a. Karbo adsorben mengubah pH saluran cerna

b)

b. Karbo adsorben membentuk khelat dengan

obat

c)

c. Karbo adsorben menyerap obat

d)

d. Karbo adsorben merusak vili usus

e)

e. Karbo absorben tidak dapat menyerapobat

32.
  1. 32. Dalam fase distribusi, bentuk molekul obat dalam pembuluh darah yang dapat berikatan dengan reseptor dan memberikan efek adalah...

a)

a. Obat yang bebas

b)

b. obat terion

c)

c. Obat yang terikat albumin

d)

d. Obat yang terlarut

e)

e. Obat yang tidak terion

33.

33. Penisilin dapat bertahan lebih lama dalam tubuh jika diberikan bersamaan dengan probenesid. Mekanisme interaksi ini terjadi karena...?

a)

a. Probenesid meningkatkan metabolisme penisilin di hati

b)

b. Probenesid menghambat reabsorpsi pasif penisilin

c)

c. Probenesid berkompetisi dengan penisilin pada transporter sekresi aktif di tubulus proksimal

d)

d. Probenesid meningkatkan filtrasi glomerulus penisilin

e)

e. Probenesid mengubah pH urin menjadi lebih asam

34.
  1. 34. Interaksi obat pada fase distribusi dapat terjadi ketika ikatan suatu obat dengan albumin dalam plasma darah diganggu obat lain. Bila jumlah obat yang berikatan dengan albumin menurun maka efek yang terjadi adalah...

a)

a. Peningkatan efek terapi

b)

b. Peningkatan efek samping

c)

c. peningkatan bioavaibilitas obat

d)

d. Peningkatan efek utama

e)

e. Peningkatan efek toksik

35.
  1. 35. Pada interaksi farmakodinamika, dapat memberikan efek antagonis, maupun efek sinergis. Efek antagonis merupakan..

a)

a. Efek yang menimbulkan potensiasi

b)

b. Efek yang meningkat 2 kali efek normalnya

c)

c. Efek yang menimbulkan adiksi atau ketergantungan

d)

d. Efek yang memberikan efek berlawanan dari efek normalnya

e)

e. Efek yang bersifat desirable

36.
  1. 36. Dibawah ini yang bukan termasuk interaksi antar obat pada reseptor adalah...

a)

a. Bisoprolol dengan Salbutamol

b)

b. Glibenklamid dengan Deksametason

c)

c. Metoklopramide dengan Levodopa

d)

d. Propanolol dengan Salbutamol

e)

e. Propanolol dan glibenklamid

37.
  1. 37. Mekanisme interaksi farmakodinamik yang dapat terjadi pada pemberian obat metformin+methyl prednisolon, adalah…

a)

a. potensiasi

b)

b.Interaksi Reseptor

c)

c. Aditif

d)

d.Antagonisme

e)

e. Interaksi non reseptor

38.
  1. 38. Kombinasi antihipertensi dengan obat yang menyebabkan hipotensi (misal fenotiazin) akan menimbulkan:

a)

a. hipokalemia

b)

b. Hiperkalemia

c)

c. Retensi cairan meningkat

d)

d. Hipertensi rebound

e)

e. Orthostasis meningkat

39.
  1. 39. Simetidin dapat meningkatkan kadar metformin dalam darah terutama dengan cara:

a)

a. Menghambat transport metformin melalui MATE1 dan MATE2K

b)

b. Meningkatkan absorpsi di usus

c)

c. Mengurangi ekskresi asam laktat

d)

d. Menghambat metabolisme di hati

e)

e. Menurunkan absorpsi di usus

40.
  1. 40. Penatalaksanaan yang benar sebelum prosedur kontras iodium pada pasien yang menggunakan metformin adalah:.

a)

a. Meningkatkan dosis metformin untuk stabilisasi glukosa

b)

b. Ganti metformin dengan insulin satu minggu sebelum prosedur

c)

c. Melanjutkan metformin tanpa perubahan

d)

d. Mengurangi dosis metformin

e)

e. Hentikan metformin 48 jam sebelum dan 48 jam setelah pemberian kontras

41.

41. Amlodipine ketika diberikan bersama digoksin dapat meningkatkan risiko toksisitas karena:

a)

a. Meningkatkan metabolisme digoksin di hati

b)

b. Menghambat transporter P-gp sehingga

ekskresi digoksin menurun

c)

c. Menginduksi enzim CYP2C19

d)

d. Meningkatkan biodisposisi natrium

e)

e. Menginduksi enzim CYP1C10

42.
  1. Seorang pasien laki-laki 60 tahun dirawat di ICU dengan riwayat Chronic Kidney Disease stadium 4 dan hipertensi. Pasien mendapat terapi metoprolol dan clonidine selama perawatan. Ketika kondisi mulai stabil, pasien dipindahkan ke ruang rawat biasa dan clonidine tiba-tiba dihentikan tanpa tapering dose. Dua hari kemudian pasien mengeluh sakit kepala hebat, gelisah, dan tekanan darah meningkat tajam.

    Efek yang paling mungkin terjadi akibat penghentian clonidine secara mendadak adalah….

a)

a. Hipotensi ortostatik

b)

b. salah semua

c)

c. Hiperkalamia

d)

d. Rebound hipertensi

e)

e. Benar semua

43.
  1. 43. Air limbah rumah sakit dengan kadar tinggi antibiotik masuk ke sungai. Dampak jangka panjang yang paling dikhawatirkan

a)

a. Resistensi antibiotik

b)

b. Peningkatan biaya pengolahan air minum

c)

c. Bakteri lingkungan menjadi lebih sensitif terhadap antibiotik

d)

d. Degradasi cepat antibiotik di sungai

e)

e. Bakteri menjadi mati

44.
  1. 44. Pemberian obat sedatif dengan kopi menimbulkan efek yang disebut..

a)

a. Protagonisme

b)

b. Sinergisme

c)

c. Parasitisme

d)

d. Antagonisme

e)

e. Potensiais

45.

45. Makanan atau minuman yang mengandung tiramin seperti alcohol, keju, dan daging olahan tidak boleh dikonsumsi bersama-sama dengan obat anti depressan, karena dapat menyebabkan peningkatan …….

a)

a. Gula darah

b)

b. Asam urat

c)

c. Asam lambung

d)

d. Tekanan darah

e)

e. Kolesterol

46.

46. Langkah terakhir dalam konseling interaksi obat adalah…

a)

a. anjurkan follow-up dan monitoring efek samping

b)

b. Menyimpan informasi sebagai rahasia internal apotek

c)

c. Menyerahkan obat dan selesai

d)

d. Menilai biaya total obat pasien

e)

e. Menyuruh pasien mencari informasi di internet

47.
  1. 47. Pasien lansia terapi warfarin lalu diberi NSAID oleh dokter lain. Strategi utama untuk mencegah risiko interaksi adalah…

a)

a. Monitoring INR dan tanda perdarahan secara ketat

b)

b. Menghentikan warfarin sementara

c)

c. Menyarankan konsumsi herbal antiinflamasi

d)

d. Tidak perlu perubahan karena keduanya

sama-sama analgesik

e)

e. Menambah dosis warfarin agar tetap efektif

48.
  1. 48. Pasien lansia 78 tahun, memiliki hipertensi + diabetes + gagal jantung. Obat - obatan yang digunakan pasien adalah : digoksin, furosemid, spironolakton, metformin. Pasien baru mengkonsumsi ibuprofen .

    apa interaksi yang terjadi dan bagaimana strategi penanganan interaksinya ?

a)

a. Hiperkalemia ; hentikan spironolakton

b)

b. Hipotensi ;

tambah ACE inhibitor

c)

c. Toksisitas digoksin ;

akibatnya hipokalemia dan monitoring K⁺, sesuaikan dosis diuretika

d)

d. Hipoglikemia ;

tambah dosis metformin

e)

e. Retensi cairan ; hentikan furosemid

49.
  1. 49. Tujuan manajemen klinik terkait interaksi obat adalah…

a)

a. Mengidentifikasi interaksi potensial dan

mengatur strategi pencegahan

b)

b. Memberikan obat tanpa pertimbangan

c)

c. Fokus hanya pada resep dokter

d)

d. Memberikan obat herbal

e)

e. Mengurangi jumlah obat generik

50.
  1. 50. Seorang pasien TB pada tahap intensif diberikan konseling tentang OAT oleh apoteker, salah satunya apoteker menjelaskan supaya obat dimakan 1 jam sebelum makan karena obat diserap lebih baik pada saat perut kosong.

    Obat apa yang dimaksud apoteker?

a)

a. Etambutol

b)

b. Streptomisin

c)

c. Isoniazid

d)

d. Rifampicin

e)

Pirazinamid