WorksheetsKuis Week 6 & 7 - Auditing 2
Total questions: 56
Worksheet time: 28mins
Tujuan utama auditor dalam memeriksa laporan laba rugi adalah untuk memastikan bahwa:
Semua aset tercatat dengan benar
Pendapatan dan beban disajikan secara wajar
Kewajiban jangka panjang tidak melebihi aset
Modal pemilik sudah sesuai
Pemeriksaan atas laba rugi terutama difokuskan pada akun yang bersifat:
Riil
Nominal
Permanen
Aset tetap
Bukti audit utama untuk memverifikasi akun penjualan adalah:
Faktur pembelian
Faktur penjualan dan bukti pengiriman barang
Bukti kas keluar
Nota retur pembelian
Salah satu tujuan pemeriksaan atas akun beban adalah untuk memastikan bahwa beban:
Dihitung berdasarkan harga pokok
Diakui pada periode yang benar
Selalu meningkat dari tahun ke tahun
Dapat dikurangkan untuk pajak
Pendapatan diterima di muka harus dicatat sebagai:
Pendapatan
Liabilitas
Aset
Beban
Jika auditor menemukan beban yang seharusnya dibebankan tahun ini namun dicatat tahun depan, maka dampaknya terhadap laba adalah:
Laba tahun ini lebih tinggi
Laba tahun ini lebih rendah
Laba tahun depan lebih rendah
Tidak berpengaruh
Akun retur penjualan diklasifikasikan sebagai:
Pendapatan tambahan
Pengurang penjualan
Beban administrasi
Kewajiban lancar
Dalam pemeriksaan laba rugi, auditor paling berkepentingan terhadap akun yang berisiko:
Tidak terlapor
Salah saji material
Tidak relevan
Telah diaudit sebelumnya
Akun “pendapatan bunga” biasanya diverifikasi melalui:
Surat konfirmasi dari debitur
Rekonsiliasi bank
Perhitungan bunga berdasarkan saldo piutang
Dokumen retur pembelian
Jika auditor menemukan adanya pengakuan pendapatan tanpa bukti pengiriman barang, maka risiko yang terjadi adalah:
Cut-off error
Kelebihan beban
Pengakuan liabilitas salah
Understatement laba
Pemeriksaan terhadap akun beban dilakukan dengan tujuan utama untuk:
Menentukan tingkat produktivitas
Memastikan beban telah diotorisasi dan sah
Menilai nilai pasar beban
Menghitung laba kotor
Metode analitis dalam audit laba rugi digunakan untuk:
Menguji saldo kas
Menilai kewajaran hubungan antar akun
Menghitung pajak terutang
Menilai aktiva tetap
Beban depresiasi diperiksa auditor dengan cara:
Menghitung ulang berdasarkan metode yang digunakan
Menanyakan ke kasir
Melihat saldo modal
Membandingkan dengan laporan pembelian
Jika ditemukan pendapatan dicatat dua kali, maka akibatnya terhadap laba adalah:
Laba turun
Laba naik
Tidak berubah
Laba nihil
Pemeriksaan atas akun harga pokok penjualan biasanya berkaitan dengan akun:
Persediaan dan pembelian
Kas dan piutang
Beban administrasi
Pendapatan bunga
Pengujian rincian transaksi penjualan dilakukan dengan:
Melihat nota pembelian
Menguji sampel faktur penjualan
Menguji saldo kas
Mewawancarai direktur
Dalam laporan laba rugi, “diskon penjualan” termasuk ke dalam:
Beban usaha
Pengurang pendapatan
Pendapatan lain-lain
Penghasilan komprehensif lain
Pengujian cut-off pada penjualan bertujuan untuk memastikan bahwa:
Semua penjualan tercatat di jurnal
Penjualan dicatat pada periode yang tepat
Pendapatan diakui setelah pembayaran diterima
Retur penjualan dicatat di tahun berikutnya
Pendapatan yang sudah diperoleh tetapi belum diterima kas disebut:
Piutang pendapatan
Pendapatan diterima di muka
Beban dibayar di muka
Pendapatan tangguhan
Auditor biasanya membandingkan margin laba kotor dengan tahun sebelumnya untuk:
Menentukan kebijakan depresiasi
Mendeteksi salah saji dalam penjualan atau HPP
Menghitung total ekuitas
Menilai kas dan setara kas
Salah satu prosedur audit terhadap akun pendapatan adalah:
Meninjau kontrak penjualan jangka panjang
Memeriksa arsip gaji
Meninjau jurnal pembelian
Membandingkan saldo kas
Akun yang biasanya memerlukan estimasi dalam laba rugi adalah:
Pendapatan bunga
Beban penyisihan piutang tak tertagih
Kas
Penjualan
Tujuan utama pengujian analitis atas beban adalah:
Memastikan kas cukup
Menilai kewajaran tren beban
Menentukan laba ditahan
Menentukan saldo modal
Jika auditor menemukan biaya iklan yang besar di akhir tahun tanpa bukti pendukung, tindakan yang tepat adalah:
Menghapus akun tersebut
Meminta bukti tambahan dari klien
Menganggapnya benar
Menambah saldo pendapatan
Retur pembelian akan mempengaruhi akun laba rugi melalui:
Penurunan penjualan
Penurunan harga pokok penjualan
Peningkatan beban
Penurunan kas
Pengujian akun gaji dan upah dilakukan untuk memastikan bahwa:
Karyawan bekerja dengan efisien
Tidak ada pembayaran kepada pegawai fiktif
Perusahaan untung besar
Gaji sesuai harga pasar
Pendapatan lain-lain biasanya diverifikasi melalui:
Kas kecil
Catatan pembantu
Bukti pendukung transaksi seperti nota bunga, sewa, atau penjualan aset
Faktur pembelian
Setelah pemeriksaan atas perkiraan laba rugi selesai, auditor akan menilai:
Apakah laba bersih disajikan secara wajar
Apakah aset lancar meningkat
Apakah kas sudah sesuai
Apakah piutang tertagih
Yang dimaksud dengan subsequent events adalah peristiwa yang terjadi:
Sebelum tanggal neraca
Setelah tanggal neraca tetapi sebelum laporan audit diterbitkan
Setelah laporan audit diterbitkan
Sebelum pemeriksaan dimulai
Tujuan utama pemeriksaan atas subsequent events adalah untuk:
Menambah pendapatan
Menilai apakah peristiwa setelah tanggal neraca memerlukan penyesuaian atau pengungkapan
Mempercepat penerbitan laporan audit
Menguji saldo aset tetap
Peristiwa setelah tanggal neraca yang memberikan bukti tambahan atas kondisi yang sudah ada pada tanggal neraca disebut:
Peristiwa non-adjusting
Peristiwa adjusting
Peristiwa tidak material
Peristiwa estimasi
Contoh adjusting event adalah:
Terjadi kebakaran setelah tanggal neraca
Diketahuinya piutang tak tertagih dari pelanggan lama
Pembagian dividen setelah laporan selesai
Pengumuman merger di masa depan
Contoh non-adjusting event adalah:
Penurunan nilai persediaan setelah tanggal neraca
Gugatan hukum baru setelah tanggal laporan
Koreksi kesalahan pencatatan piutang
Penyesuaian beban depresiasi
Jika peristiwa setelah tanggal neraca bersifat material tetapi tidak memerlukan penyesuaian, auditor harus:
Mengabaikannya
Mengungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
Menghapus transaksi
Menaikkan nilai aset
Periode subsequent events berlangsung dari:
Awal tahun sampai akhir tahun
Tanggal laporan keuangan sampai tanggal laporan auditor
Awal audit sampai akhir audit
Laporan keuangan sampai rapat umum pemegang saham
Prosedur audit untuk mendeteksi subsequent events kecuali:
Membaca notulen rapat setelah tanggal neraca
Menanyakan kepada manajemen
Melakukan konfirmasi piutang
Membandingkan laporan keuangan tahun sebelumnya
Tujuan membaca notulen rapat dewan direksi setelah tanggal neraca adalah untuk:
Mendeteksi perubahan kebijakan keuangan
Mengetahui adanya peristiwa penting setelah tanggal neraca
Memastikan catatan kas sesuai
Memverifikasi saldo persediaan
Auditor menemukan bahwa setelah tanggal neraca, perusahaan mengalami kebakaran besar yang menghancurkan gudang. Peristiwa ini termasuk:
Adjusting event
Non-adjusting event
Error material
Kesalahan perhitungan
Jika auditor menemukan peristiwa subsequent yang mengubah secara material laporan keuangan, maka auditor harus:
Menyesuaikan laporan keuangan
Mengabaikan peristiwa tersebut
Menghapus laporan audit
Membatalkan audit
Peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan auditor diterbitkan disebut:
Subsequent events
Subsequent discovery of facts
Adjusting event
Completion event
Jika ditemukan kesalahan material setelah laporan auditor diterbitkan, tindakan pertama auditor adalah:
Menghubungi klien
Menarik laporan audit
Mengumumkan ke publik
Membuat laporan baru
Proses penyelesaian pemeriksaan (completion of audit) dimulai setelah:
Audit awal
Pengumpulan bukti audit utama selesai
Laporan audit diterbitkan
Laporan keuangan disusun
Dalam tahap penyelesaian audit, auditor biasanya menyiapkan:
Bukti transaksi
Surat representasi manajemen
Neraca saldo
Bukti kas keluar
Salah satu prosedur utama dalam penyelesaian audit adalah:
Menguji saldo awal tahun depan
Melakukan review akhir atas laporan keuangan
Membuka jurnal baru
Menghapus saldo sementara
Auditor memperoleh surat representasi manajemen untuk:
Mengurangi tanggung jawab auditor
Mendukung bukti audit dan pernyataan manajemen
Menggantikan pemeriksaan bukti
Menambah laba bersih
Komponen penting dalam penyelesaian audit mencakup, kecuali:
Review kertas kerja
Penilaian going concern
Analisis risiko bawaan
Pembelian aset baru
Tujuan akhir tahap penyelesaian pemeriksaan adalah:
Menghitung pajak terutang
Menentukan opini audit
Menentukan saldo kas
Menambah ekuitas
Salah satu kegiatan dalam tahap penyelesaian pemeriksaan adalah:
Pengumpulan bukti baru
Evaluasi kecukupan bukti audit
Penjualan aset tetap
Penerbitan obligasi
Auditor menilai kemampuan entitas untuk melanjutkan usahanya dalam 12 bulan ke depan. Penilaian ini disebut:
Subsequent review
Going concern assessment
Materiality test
Post-audit evaluation
Jika auditor menyimpulkan bahwa perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha, maka opini yang tepat adalah:
Wajar tanpa pengecualian
Wajar dengan pengecualian
Adverse opinion
Disclaimer of opinion
Auditor menemukan bahwa setelah laporan keuangan disetujui, terjadi koreksi besar dalam perhitungan piutang. Tindakan auditor:
Mengabaikannya
Diskusikan dengan manajemen untuk menentukan tindakan perbaikan
Langsung mengganti laporan audit
Menghentikan audit
Dalam penyelesaian audit, review working papers dilakukan untuk memastikan:
Semua biaya telah diakui
Bukti audit memadai dan mendukung opini
Pendapatan sesuai prinsip matching
Laporan pajak benar
Laporan audit biasanya ditandatangani setelah:
Manajemen menandatangani surat representasi
Semua karyawan menandatangani laporan
Kasir menyetujui hasil audit
Direksi melakukan audit internal
Prosedur analitis akhir dilakukan dengan tujuan:
Menentukan jumlah karyawan
Menilai kewajaran keseluruhan laporan keuangan
Menghitung kembali pajak
Memeriksa bukti kas keluar
Jika terdapat peristiwa material setelah laporan audit diterbitkan dan laporan belum disebarkan luas, auditor:
Tidak perlu berbuat apa-apa
Menarik laporan dan memperbaikinya
Menghapus seluruh data audit
Membuat laporan tambahan tanpa catatan
Tahap terakhir dalam penyelesaian pemeriksaan audit adalah:
Penyusunan laporan audit dan penyampaian kepada klien
Pengumpulan bukti audit utama
Review awal risiko bawaan
Observasi fisik persediaan tengah tahun
