wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BABAK PENYISIHAN LCC BPK MUDA 2025

Total questions: 30

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Menurut Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2025, Pelaksana BPK didefinisikan sebagai apa?

a)

Seluruh pejabat struktural dan fungsional yang melaksanakan tugas pemeriksaan di lingkungan BPK

b)

Unit organisasi yang melaksanakan tugas dan fungsi BPK di bidang pemeriksaan, penunjang, dan sekretariat

c)

Aparat pengawasan internal yang membantu Ketua BPK dalam pengawasan keuangan

d)

Unit kerja yang melaksanakan pemeriksaan investigatif dan penegakan hukum

2.

Unsur pelaksana BPK sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 terdiri antara lain berikut ini, kecuali mana?

a)

Sekretariat Jenderal

b)

Direktorat Jenderal Pemeriksaan Investigasi

c)

Biro Hubungan Masyarakat

d)

Inspektorat Utama

3.

Salah satu fungsi Sekretariat Jenderal menurut Pasal 7 ayat (1) Peraturan BPK No. 1 Tahun 2025 adalah apa?

a)

Melaksanakan pemeriksaan keuangan, kinerja, dan PDTT

b)

Menyelenggarakan perencanaan strategis, manajemen risiko, dan reformasi birokrasi

c)

Melakukan reviu atas laporan keuangan pemerintah pusat

d)

Melaksanakan pembinaan auditor internal

4.

Prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi di BPK menurut Peraturan No. 1 Tahun 2025 dimaksudkan terutama untuk apa?

a)

Meningkatkan kecepatan proses pemeriksaan

b)

Mencegah tumpang tindih antarunit dan memperkuat sinergi organisasi

c)

Memperluas kewenangan pemeriksa daerah

d)

Memisahkan fungsi administratif dan pemeriksaan

5.

Peran utama Sekretariat Jenderal BPK dalam penerapan SPBE menurut Peraturan BPK No. 1 Tahun 2025 adalah apa?

a)

Mengelola data elektronik, backup, dan pemusnahan arsip digital pemeriksaan

b)

Menetapkan standar audit TI pada pemeriksaan investigatif

c)

Melaksanakan audit keuangan berbasis sistem elektronik

d)

Melakukan sertifikasi auditor berbasis TIK

6.

Dalam struktur organisasi BPK, Direktorat Jenderal Pemeriksaan Investigasi memiliki peran strategis yaitu apa?

a)

Melakukan audit keuangan atas seluruh kementerian dan Lembaga yang menggunakan uang negara

b)

Melakukan pemeriksaan atas indikasi kerugian negara yang mengandung unsur pidana

c)

Menyusun laporan tahunan BPK

d)

Menetapkan pedoman pelaporan hasil pemeriksaan kinerja

7.

Laporan Kinerja (LAKIN) BPK disusun berdasarkan prinsip keterpaduan antara apa saja?

a)

Renstra, Perjanjian Kinerja, dan Rencana Implementasi Renstra (RIR)

b)

Laporan Audit, SPKN, dan Peer Review

c)

Evaluasi Tahunan, Anggaran, dan LHP

d)

Visi, Misi, dan Standar Operasional Prosedur

8.

Dalam pelaksanaan Voluntary National Review (VNR), peran BPK paling erat terkait dengan apa?

a)

Evaluasi pencapaian SDGs melalui audit dan rekomendasi berbasis bukti

b)

Penetapan kebijakan nasional TPB

c)

Penyusunan indikator SDGs tingkat kementerian

d)

Penyaluran dana APBN untuk proyek pembangunan berkelanjutan

9.

Peer Review yang dilakukan terhadap BPK Indonesia bertujuan untuk apa?

a)

Mengevaluasi kinerja keuangan BPK oleh Lembaga terkait

b)

Menilai kualitas sistem pengendalian mutu pemeriksaan BPK oleh SAI

c)

Menguji independensi auditor BPK dalam konteks politik

d)

Menggantikan proses audit internal

10.

Dalam konsep good governance, keberadaan Inspektorat Utama BPK menjadi penting karena apa?

a)

Menjamin integritas proses audit dan pengendalian internal lembaga

b)

Mengawasi penggunaan APBN pada instansi pemerintah

c)

Melakukan audit kinerja terhadap kementerian

d)

Mengeluarkan opini atas laporan keuangan pemerintah

11.

Istilah "audit trail" dijelaskan sebagai jejak bukti pemeriksaan yang harus dapat ditelusuri secara bagaimana?

a)

Vertikal dari perencanaan hingga pelaporan

b)

Horizontal dari auditor ke entitas

c)

Logis dari transaksi ke laporan keuangan

d)

Terstruktur dari bukti awal hingga kesimpulan audit

12.

Menurut Ensiklopedia BPK, Independensi pemeriksa meliputi tiga dimensi utama. Kombinasi yang benar adalah mana?

a)

Organisasi, personal, dan operasional

b)

Struktural, perilaku, dan profesional

c)

Organisasi, individu, dan pelaporan

d)

Perilaku, laporan, dan hukum

13.

Apabila dalam peer review ditemukan bahwa prosedur audit BPK belum sepenuhnya sesuai dengan ISSAI, tindak lanjut yang benar adalah apa?

a)

Revisi terhadap hasil audit yang terdampak

b)

Penundaan seluruh kegiatan audit berikutnya

c)

Penyusunan action plan untuk peningkatan kapasitas dan sistem mutu

d)

Audit ulang oleh lembaga eksternal

14.

Dalam UU No. 15 Tahun 2004, apabila entitas tidak menindaklanjuti rekomendasi BPK dalam 60 hari, maka apa konsekuensinya?

a)

Dikenakan sanksi administratif oleh BPK

b)

Dilaporkan ke DPR/DPRD untuk ditindaklanjuti secara politik

c)

Diteruskan ke aparat penegak hukum

d)

Dimasukkan dalam daftar pemantauan khusus audit

15.

Menurut UU No. 15 Tahun 2006, BPK dapat menilai efektivitas tindak lanjut hasil pemeriksaan dengan cara apa?

a)

Audit ulang seluruh entitas

b)

Melakukan reviu atas laporan tindak lanjut

c)

Menerbitkan pedoman audit khusus tindak lanjut

d)

Menyusun kebijakan nasional tindak lanjut

16.

Dalam laporan tahunan pelayanan informasi publik, jika 60% pemohon adalah LSM dan akademisi, rekomendasi peningkatan kualitas layanan yang paling relevan adalah...

a)

Menambah jumlah call center

b)

Meningkatkan kemampuan analisis data petugas PPID

c)

Membuat format permohonan khusus untuk jurnalis

d)

Meningkatkan kesiapan dokumen audit yang sering diminta untuk riset

17.

Dalam layanan informasi publik, salah satu ukuran kinerja adalah rasio penyelesaian permohonan. Jika rasio 98% tetapi tingkat kepuasan hanya 65%, kesimpulan paling tepat adalah...

a)

Permohonan selesai, tetapi kualitas jawaban/kejelasan informasi kurang baik

b)

Pemohon terlalu banyak meminta informasi rahasia

c)

Pemohon dan kepuasaan tidak maksimal

d)

Ada kesalahan dalam input data PPID

18.

Dalam alur permohonan informasi publik BPK, informasi yang "dikecualikan" hanya dapat ditetapkan setelah...

a)

Persetujuan Sekjen BPK

b)

Mengikuti uji konsekuensi oleh PPID

c)

Permintaan auditor BPK

d)

Putusan sidang Komisi Informasi

19.

Indikator efektivitas audit kinerja BPK yang paling relevan adalah...

a)

Kepatuhan entitas terhadap aturan

b)

Efisiensi penggunaan sumber daya

c)

Manfaat (outcome) hasil pemeriksaan

d)

Banyaknya aktivitas pemeriksaan

20.

Peraturan yang mengatur tentang pemeriksaan keuangan negara secara umum adalah...

a)

UU No. 15 Tahun 2006

b)

UU No. 15 Tahun 2004

c)

Peraturan BPK No. 1 Tahun 2025

d)

Peraturan BPK No. 2 Tahun 2025

21.

Badan Pemeriksa Keuangan berkedudukan di ibu kota negara, dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. Ketentuan ini sesuai dengan amanat pasal...

a)

23 E Ayat 1

b)

23 E Ayat 2

c)

23 F Ayat 2

d)

23 G Ayat 1

22.

BPK memiliki kewenangan untuk mengatur standar pemeriksaan keuangan negara. Apa dasar hukum BPK dalam menetapkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN)?

a)

Pasal 23E ayat (1) UUD 1945

b)

Pasal 10 UU No. 15 Tahun 2006

c)

Pasal 17 UU No. 1 Tahun 2004

d)

Peraturan BPK No. 1 Tahun 2017

23.

Salah satu rekomendasi penting dari hasil peer review terhadap BPK adalah penguatan fungsi follow-up internal. Hal ini berkaitan erat dengan prinsip...

a)

Independensi lembaga

b)

Akuntabilitas kelembagaan

c)

Transparansi publik

d)

Integritas personal auditor

24.

UU No. 1 Tahun 2004 menegaskan bahwa kas umum negara hanya dikelola oleh satu pihak di tingkat pusat, yaitu...

a)

BPK

b)

Menteri Keuangan

c)

Bank Indonesia

d)

Presiden

25.

Berdasarkan Peraturan BPK No. 4 Tahun 2018, pelanggaran terhadap Kode Etik yang bersifat berat akan diperiksa oleh...

a)

Majelis Kehormatan Kode Etik

b)

Inspektorat Utama BPK

c)

Sekretaris Jenderal BPK

d)

Tim Pemeriksa Disiplin Internal

26.

Independensi pemeriksa BPK mencakup dua aspek penting, yaitu...

a)

Independensi organisasi dan independensi waktu

b)

Independensi keuangan dan independensi moral

c)

Independensi pikiran dan independensi penampilan

d)

Independensi publik dan independensi pribadi

27.

Standar umum dalam SPKN menuntut auditor untuk memiliki independensi. Berikut yang bukan termasuk bentuk ancaman terhadap independensi auditor adalah...

a)

Ancaman kepentingan pribadi

b)

Ancaman intimidasi

c)

Ancaman pengaruh sosial

d)

Ancaman profesionalisme

28.

Dalam pemeriksaan kinerja, suatu program berhasil mencapai target output tetapi menggunakan sumber daya jauh lebih besar dari yang direncanakan. Berdasarkan kriteria SPKN, penilaian yang tepat terhadap program tersebut adalah...

a)

Efektif tetapi tidak efisien

b)

Efisien tetapi tidak efektif

c)

Tidak efektif dan tidak efisien

d)

Efisien dan ekonomis

29.

Auditor BPK melakukan wawancara dengan pegawai dan survei untuk meninjau lokasi kegiatan secara langsung guna memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan laporan. Kegiatan tersebut termasuk dalam tahapan...

a)

Perencanaan pemeriksaan

b)

Pelaksanaan pemeriksaan (prosedur pengujian lapangan)

c)

Penyusunan laporan hasil pemeriksaan

d)

Tindak lanjut rekomendasi

30.

BPK menemukan penyimpangan dalam penggunaan APBN oleh salah satu kementerian. Berdasarkan UU No. 15 Tahun 2006, setelah menyerahkan hasil pemeriksaan kepada DPR, langkah yang seharusnya dilakukan BPK adalah...

a)

Memanggil pejabat yang bersangkutan untuk dijatuhi sanksi administratif

b)

Melaporkan hasil pemeriksaan kepada Presiden untuk menentukan hukuman

c)

Memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan oleh entitas terkait

d)

Mengumumkan hasil pemeriksaan melalui media sebelum disampaikan ke DPR