Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penggolongan obat RPL Farkkep 2025

Total questions: 24

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat memberikan obat batuk kepada anak usia 3 tahun yang sulit menelan tablet. Obat tersebut berupa larutan kental berwarna merah dengan rasa manis. Sediaan apakah yang paling mungkin diberikan?

a)

Eliksir

b)

Sirup

c)

Suspensi

d)

Lotion

2.

Obat cair mengandung partikel padat tidak larut dan harus dikocok sebelum diberikan. Tidak boleh untuk injeksi intravena. Ini adalah:

a)

Suspensi

b)

Eliksir

c)

Emulsi

d)

Gargarisma

3.

Sediaan untuk kulit dengan kandungan >50% serbuk, sulit meleleh pada suhu tubuh, dan memberi perlindungan tinggi. Ini adalah:

a)

Krim

b)

Pasta

c)

Gel

d)

Salep

4.

Sediaan topikal yang jernih, mudah terdispersi, mudah dicuci, dan tidak meninggalkan bekas adalah:

a)

Salep

b)

Pasta

c)

Gel

d)

Krim

5.

Sediaan topikal dengan kandungan air ≥60%, mudah dioleskan, tetapi mudah rusak bila suhu tinggi adalah:

a)

Krim

b)

Salep

c)

Gel

d)

pasta

6.

Obat dengan cangkang yang menutupi bahan obat berbau tidak enak, tidak boleh dibuka atau dibagi. Ini adalah:

a)

Tablet salut enterik

b)

Kapsul

c)

Serbuk tak terbagi

d)

Tablet kunyah

7.

Anak 2 tahun dengan asma mendapat terapi inhalasi yang mengubah obat cair menjadi aerosol. Alat yang digunakan adalah:

a)

MDI

b)

DPI

c)

Nebulizer

d)

Spacer

8.

Sediaan topikal setengah padat yang berminyak, melekat baik, dan memberikan perlindungan adalah:

a)

Krim

b)

Salep

c)

Lotion

d)

Gel

9.

Pasien diabetes tipe 2 mendapat obat yang meningkatkan sensitivitas insulin pada jaringan perifer. Obat tersebut termasuk golongan:

a)

A. Antidiabetik

b)

B. Kortikosteroid

c)

C. Antikolinergik

d)

D. Antikonvulsan

10.

Seorang pasien mengalami demam 38.5°C. Dokter meresepkan obat yang bekerja menurunkan suhu tubuh melalui pusat pengatur suhu di hipotalamus. Obat tersebut termasuk:

a)

Antipiretik

b)

Analgesik

c)

Antibiotik

d)

Soft mist inhaler

11.

Seorang pasien epilepsi diberikan obat yang menurunkan aktivitas listrik neuron berlebih di otak. Obat ini diklasifikasikan sebagai:

a)

Antiaritmia

b)

Antikonvulsan

c)

Antidepresan

d)

Analgesik

12.

Seorang pasien alergi diberikan obat yang menghambat pelepasan histamin dari sel mast. Obat ini termasuk dalam kelompok:

a)

Antihistamin

b)

Antidiare

c)

Antikoagulan

d)

Antimuskarinik

13.

Pasien asma akut datang dengan sesak napas. Dokter memberikan obat yang bekerja melebarkan bronkus melalui stimulasi reseptor beta-2. Obat ini adalah:

a)

Bronkodilator

b)

Antitrombotik

c)

Sedatif

d)

Antiseptik

14.

Pasien tukak lambung diberi obat yang menghambat sekresi asam lambung dengan memblok pompa proton. Obat tersebut tergolong:

a)

Antasida

b)

PPI (Proton Pump Inhibitor)

c)

Laksatif

d)

Antiemetik

15.

Seorang pasien muntah hebat diberikan obat yang menghambat reseptor dopamin pada pusat muntah. Obat ini adalah:

a)

Antiemetik

b)

Antispasmodik

c)

Antidiuretik

d)

Antipiretik

16.

Pasien dengan kadar kolesterol tinggi diberikan obat yang bekerja menghambat enzim HMG-CoA reduktase. Golongan obat ini adalah:

a)

Fibrat

b)

Statin

c)

Resin

d)

Antiplatelet

17.

Seorang pasien dengan gangguan psikotik mendapat obat yang memblok reseptor dopamin di otak. Obat tersebut termasuk:

a)

Antidepresan

b)

Antipsikotik

c)

Anxiolitik

d)

Antikonvulsan

18.

Perawat memberikan obat yang mencegah pembentukan bekuan darah dengan menghambat faktor pembekuan. Obat ini termasuk:

a)

Antiplatelet

b)

Antikoagulan

c)

Trombolitik

d)

Analgesik

19.

Pasien dengan konstipasi diberikan obat yang meningkatkan motilitas usus. Penggolongan obat ini adalah:

a)

Antidiare

b)

Laksatif

c)

Antispasmodik

d)

Antiemetik

20.

Mahasiswa praktik di ruangan menemukan obat dengan tanda lingkaran biru. Preseptor menjelaskan bahwa obat tersebut termasuk obat yang masih memerlukan peringatan penggunaan tetapi dapat dibeli tanpa resep. Obat ini termasuk:

a)

Obat bebas

b)

Obat bebas terbatas

c)

Obat keras

d)

Narkotika golongan II

21.

Dalam pengkajian, seorang pasien menunjukkan obat antibiotik amoksisilin yang ia beli tanpa resep. Perawat menegaskan bahwa obat ini tidak boleh dibeli bebas karena amoksisilin tergolong:

a)

Obat bebas

b)

Obat bebas terbatas

c)

Obat keras (daftar G)

d)

Obat tradisional

22.

Dalam pendidikan pasien, perawat menjelaskan bahwa obat yang ditandai huruf “K” dalam lingkaran merah hanya bisa digunakan dengan resep dokter karena termasuk obat dengan risiko efek samping tinggi. Obat tersebut adalah:

a)

Obat keras

b)

Obat bebas

c)

Obat tradisional

d)

Obat komplementer

23.

Pasien lansia membawa obat flu yang ia beli tanpa resep dan memiliki tanda “P No. 1” pada kemasan. Perawat menjelaskan bahwa obat tersebut termasuk:

a)

Obat bebas terbatas

b)

Obat keras

c)

Obat generik

d)

Obat resep

24.

Pasien gagal jantung mendapatkan digoksin yang memiliki indeks terapi sempit. Perawat menjelaskan bahwa obat ini hanya boleh diberikan dengan pemantauan ketat karena dikategorikan sebagai:

a)

Obat bebas terbatas

b)

Obat keras (daftar G)

c)

Obat herbal

d)

Obat bebas