wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

M. Strategik 4.1 Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan: Manajerial

Total questions: 91

Worksheet time: 46mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan pendekatan manajerial dalam analisis kekuatan dan kelemahan perusahaan (KKP)?

a)

Pendekatan yang menilai fungsi pokok teknikal manajemen dalam membangun perusahaan

b)

Pendekatan yang hanya melihat aspek keuangan perusahaan

c)

Pendekatan yang fokus pada penjualan produk saja

d)

Pendekatan yang mengabaikan faktor internal perusahaan

2.

Mengapa pendekatan manajerial lebih tepat digunakan ketika kinerja perusahaan sedang berada pada posisi yang sehat?

a)

Karena perusahaan tidak sedang melakukan perubahan fundamental

b)

Karena perusahaan sedang mengalami krisis keuangan

c)

Karena perusahaan ingin melakukan restrukturisasi besar-besaran

d)

Karena perusahaan sedang mengurangi jumlah karyawan

3.

Dua tahap pokok dalam analisis profil perusahaan menurut KB 1 adalah:

a)

Identifikasi komponen variabel internal dan evaluasi terhadap komponen-komponen tersebut

b)

Identifikasi pasar dan analisis pesaing

c)

Evaluasi keuangan dan penentuan harga produk

d)

Penilaian kinerja karyawan dan analisis SWOT

4.

Bagaimana manajemen dapat mengetahui secara mendalam komponen variabel internal yang bertanggung jawab terhadap keberhasilan perusahaan?

a)

Dengan melakukan identifikasi dan analisis strategis terhadap variabel internal

b)

Dengan hanya melihat laporan keuangan tahunan

c)

Dengan mengandalkan intuisi tanpa data

d)

Dengan meniru strategi perusahaan lain tanpa analisis

5.

Menurut pendekatan fungsional dalam manajemen strategik, kompetensi perusahaan dapat dilihat pada berbagai fungsi bisnis. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan fungsi bisnis yang disebutkan dalam pendekatan fungsional?

a)

Pemasaran

b)

Operasi dan produksi

c)

Sistem informasi manajemen

d)

Hukum perusahaan

6.

Mengapa pendekatan fungsional dianggap sebagai pendekatan yang paling sederhana dan paling banyak digunakan dalam manajemen strategik?

a)

Karena hanya fokus pada satu fungsi bisnis saja

b)

Karena mudah diterapkan dan menjadi model yang populer

c)

Karena tidak memerlukan analisis kompetensi perusahaan

d)

Karena hanya digunakan oleh perusahaan kecil

7.

Jelaskan bagaimana manajemen sebaiknya memberikan perhatian pada berbagai jenis manajemen fungsional menurut teks, dan mengapa pemberian porsi yang seimbang itu penting?

a)

Agar semua fungsi bisnis mendapatkan perhatian yang sama dan tidak ada yang diabaikan

b)

Agar perusahaan dapat mengurangi biaya operasional

c)

Agar perusahaan dapat fokus hanya pada pemasaran

d)

Agar perusahaan dapat menghindari persaingan pasar

8.

Dalam praktiknya, mengapa manajemen tidak cukup hanya membuat daftar (list) komponen fungsional, tetapi juga harus menunjukkan alasan yang mendukung pemilihan komponen tersebut?

a)

Agar daftar komponen menjadi lebih panjang

b)

Agar manajemen dapat mempertanggungjawabkan pilihan secara rasional

c)

Agar perusahaan dapat menghindari audit eksternal

d)

Agar semua fungsi bisnis dihapuskan

9.

Apa yang menjadi faktor penentu keberhasilan perusahaan BIC dalam industri alat-alat tulis mekanis?

a)

Diferensiasi produk

b)

Harga dan daya beli pasar

c)

Kualitas barang

d)

Saluran distribusi yang selektif

10.

Mengapa perusahaan Cross lebih menekankan pada diferensiasi produk dibandingkan BIC?

a)

Karena Cross memproduksi secara massal

b)

Karena Cross menargetkan segmen pasar dengan daya beli tinggi dan selera eksklusif

c)

Karena Cross memiliki jaringan distribusi yang luas

d)

Karena Cross berfokus pada harga murah

11.

Manakah pernyataan yang benar mengenai perbedaan variabel strategis antara industri mobil dan industri hotel?

a)

Industri mobil lebih menekankan pada pelayanan purna jual dan ketersediaan suku cadang, sedangkan industri hotel lebih menekankan pada lokasi dan jaringan pemasaran.

b)

Industri mobil dan hotel sama-sama menekankan pada harga barang.

c)

Industri mobil lebih fokus pada distribusi barang, sedangkan hotel pada produksi massal.

d)

Industri mobil dan hotel tidak memiliki perbedaan variabel strategis.

12.

Analisislah mengapa analisis manajemen fungsional yang tidak seimbang dapat tetap menggambarkan profil perusahaan dengan lebih tepat.

a)

Karena semua manajemen fungsional harus selalu seimbang

b)

Karena fokus pada satu atau beberapa manajemen fungsional yang signifikan dapat menunjukkan keberhasilan atau kegagalan perusahaan

c)

Karena perusahaan tidak membutuhkan analisis manajemen fungsional

d)

Karena analisis manajemen fungsional tidak berpengaruh pada perusahaan

13.

Pada tahap perkenalan produk, apa peran utama komunikasi pemasaran dalam manajemen fungsional?

a)

Menentukan harga barang

b)

Membangun saluran distribusi

c)

Menstimulasi permintaan barang

d)

Mengelola anggaran perusahaan

14.

Mengapa perusahaan perlu membangun saluran distribusi yang sesuai dengan karakteristik barang dan segmen pasar yang dituju?

a)

Untuk meningkatkan efisiensi produksi

b)

Untuk memperluas pangsa pasar secara strategis

c)

Untuk mengurangi biaya pemasaran

d)

Untuk mempercepat proses riset dan pengembangan

15.

Pada tahap pertumbuhan produk, mengapa peran komunikasi pemasaran menurun dan baru meningkat kembali pada tahap berikutnya?

a)

Karena produk sudah tidak laku di pasar

b)

Karena aliran kas perusahaan sudah stabil

c)

Karena produk telah memasuki masa kedewasaan

d)

Karena riset dan pengembangan produk sudah selesai

16.

Bagaimana peran manajemen fungsional berubah ketika perusahaan berada pada posisi dominan di pasar?

a)

Peran riset dan pengembangan menjadi tidak penting

b)

Peran harga dan perluasan pangsa pasar menjadi sangat penting

c)

Peran pemasok bahan mentah menjadi tidak relevan

d)

Peran komunikasi pemasaran menjadi tidak diperlukan

17.

Jika perusahaan hanya menguasai sedikit pangsa pasar, peran manajemen fungsional apa yang menjadi amat menentukan?

a)

Peran pelayanan

b)

Peran riset dan pengembangan

c)

Peran komunikasi pemasaran

d)

Peran penetapan harga

18.

Pada tahun 1960-an dan 1970-an, manajemen keuangan dinilai memiliki peran yang lebih banyak dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Apa alasan utama manajemen keuangan mendapat porsi lebih besar dalam penilaian pada masa itu?

a)

Karena rekayasa keuangan tampak begitu populer

b)

Karena pemasaran menjadi inti bisnis

c)

Karena manajemen operasi lebih efisien

d)

Karena lingkungan bisnis stabil

19.

Mengapa pada tahun-tahun setelah 1970-an, manajemen pemasaran dinilai memberikan sumbangan yang lebih besar dibandingkan sebelumnya?

a)

Karena intensitas persaingan dan ketidakpastian lingkungan bisnis meningkat

b)

Karena manajemen keuangan tidak lagi penting

c)

Karena perusahaan tidak lagi memproduksi barang

d)

Karena konsumen tidak membutuhkan pemasaran

20.

Tugas manajemen adalah melihat peran masing-masing komponen secara lebih detail karena:

a)

Peran masing-masing komponen dapat berbeda secara signifikan

b)

Semua komponen selalu sama pentingnya

c)

Analisis kekuatan dan kelemahan tidak diperlukan

d)

Perusahaan tidak memiliki komponen fungsional

21.

Pendekatan rantai nilai pertama kali dirumuskan oleh Michael Porter pada pertengahan dasawarsa 1980-an. Apa tujuan utama dari pendekatan rantai nilai menurut Porter?

a)

Untuk mengenali kekuatan dan kelemahan perusahaan melalui proses disaggregasi aktivitas

b)

Untuk meningkatkan penjualan tanpa analisis aktivitas

c)

Untuk mengurangi jumlah aktivitas perusahaan

d)

Untuk mengabaikan kepuasan konsumen

22.

Menurut pendekatan rantai nilai, perusahaan harus dilihat sebagai kumpulan aktivitas yang saling terkait satu sama lain. Mengapa hal ini penting?

a)

Agar perusahaan mampu menghasilkan dan menjual barang dengan harapan memberikan kepuasan kepada konsumen

b)

Agar perusahaan dapat mengurangi aktivitas yang tidak penting

c)

Agar perusahaan dapat mengabaikan proses produksi

d)

Agar perusahaan hanya fokus pada pemasaran

23.

Tiga tahapan utama dalam pendekatan rantai nilai menurut Porter adalah:

a)

Identifikasi aktivitas, proses produksi, penyampaian barang ke konsumen

b)

Analisis keuangan, pemasaran, distribusi

c)

Penjualan, promosi, pengiriman

d)

Riset pasar, pengembangan produk, penetapan harga

24.

Manakah dari berikut ini yang termasuk ke dalam aktivitas pokok dalam rantai nilai perusahaan?

a)

Logistik ke dalam

b)

Pengembangan teknologi

c)

Manajemen sumber daya manusia

d)

Prasarana dasar perusahaan

25.

Perbedaan utama antara aktivitas pokok dan aktivitas penunjang dalam rantai nilai perusahaan adalah...

a)

Aktivitas pokok berhubungan langsung dengan penciptaan barang, sedangkan aktivitas penunjang mendukung aktivitas pokok.

b)

Aktivitas pokok hanya dilakukan oleh manajemen, sedangkan aktivitas penunjang dilakukan oleh staf.

c)

Aktivitas pokok tidak memerlukan dukungan aktivitas penunjang.

d)

Aktivitas penunjang lebih penting daripada aktivitas pokok.

26.

Jika sebuah perusahaan tidak memiliki aktivitas penunjang yang baik, apa dampak yang mungkin terjadi pada aktivitas pokoknya?

a)

Aktivitas pokok tidak akan terselenggara dengan baik.

b)

Aktivitas pokok akan berjalan lebih efisien.

c)

Aktivitas pokok tidak terpengaruh sama sekali.

d)

Aktivitas pokok menjadi lebih murah.

27.

Strategi apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk mencapai keunggulan bersaing berdasarkan analisis rantai nilai?

a)

Mengoptimalkan kedua kelompok aktivitas, baik pokok maupun penunjang.

b)

Hanya fokus pada aktivitas pokok saja.

c)

Mengabaikan aktivitas penunjang.

d)

Mengurangi jumlah aktivitas pokok.

28.

Apa tujuan utama dari langkah kedua dalam analisis profil perusahaan setelah identifikasi aktivitas rantai nilai?

a)

Mengidentifikasi pesaing utama perusahaan

b)

Mencari keterkaitan (linkage) antar aktivitas dalam rantai nilai

c)

Menentukan harga jual produk

d)

Menghitung total biaya produksi

29.

Bagaimana pengaruh desain barang terhadap proses produksi menurut teks?

a)

Tidak berpengaruh sama sekali

b)

Hanya mempengaruhi harga jual

c)

Mempengaruhi proses dan biaya produksi

d)

Hanya mempengaruhi pemasaran produk

30.

Mengapa manajemen perlu mencari sinergi potensial di antara berbagai produk dan unit usaha strategis?

a)

Untuk meningkatkan jumlah karyawan

b)

Untuk mencapai biaya yang lebih rendah dan efisiensi ekonomi

c)

Untuk memperluas jaringan distribusi

d)

Untuk mempercepat proses produksi

31.

Jelaskan bagaimana sharing (penggunaan sumber daya dan dana secara bersama) dapat menurunkan biaya menurut teks.

a)

Karena meningkatkan jumlah produksi

b)

Karena mempercepat proses pengiriman

c)

Karena adanya kesamaan segmen pasar, wilayah penjualan, kebijakan integrasi vertikal, dan jenis industri

d)

Karena memperluas jaringan pemasaran

32.

Jika manajemen dapat mengetahui keterkaitan antar aktivitas dengan jelas, apa manfaat yang diharapkan?

a)

Meningkatkan jumlah produk gagal

b)

Melakukan koordinasi antaraktivitas dan optimalisasi biaya serta keluaran

c)

Mengurangi jumlah karyawan

d)

Meningkatkan harga jual produk

33.

Pendekatan Unit Keunggulan Bersaing (UKB) pertama kali diperkenalkan pada awal dasawarsa 1990-an oleh siapa?

a)

Michael Porter

b)

Lee Tom Perry dan kawan-kawan

c)

Henry Mintzberg

d)

Igor Ansoff

34.

Menurut pendekatan UKB, aktivitas perusahaan dibedakan menjadi berapa jenis?

a)

Dua jenis

b)

Tiga jenis

c)

Empat jenis

d)

Lima jenis

35.

Manakah dari berikut ini yang merupakan aktivitas pembentuk unit keunggulan bersaing menurut UKB?

a)

Aktivitas tidak esensial

b)

Aktivitas penunjang pembentukan nilai tambah

c)

Aktivitas pembentuk unit keunggulan bersaing

d)

Aktivitas penunjang utama

36.

Mengapa menurut Perry, perhatian perusahaan hendaknya ditujukan pada aktivitas pembentuk unit keunggulan bersaing?

a)

Karena aktivitas ini merupakan pembentuk keunggulan bersaing

b)

Karena aktivitas ini tidak memberikan manfaat

c)

Karena aktivitas ini adalah tradisi perusahaan

d)

Karena aktivitas ini tidak esensial

37.

Semua fungsi perusahaan tidak dapat dijalankan dengan kualitas nomor satu (world class) menurut pendekatan UKB karena:

a)

Karena keterbatasan daya dan dana yang dimiliki

b)

Karena semua fungsi sudah berjalan optimal

c)

Karena semua aktivitas adalah aktivitas penunjang

d)

Karena perusahaan tidak memiliki kompetensi

38.

Pendekatan UKB menekankan pentingnya fokus manajemen pada beberapa aktivitas kunci. Apa dampak jika perusahaan memaksakan semua fungsi berjalan pada level tertinggi?

a)

Semua fungsi akan berjalan dengan baik

b)

Fungsi-fungsi akan berjalan pada level sedang-sedang saja (mediocre)

c)

Perusahaan akan lebih efisien

d)

Kompetensi khas perusahaan akan meningkat

39.

Bagaimana pendekatan UKB membantu perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin meningkat?

a)

Dengan menjalankan semua aktivitas secara merata

b)

Dengan menindaklanjuti pokok pikiran Ansoff tentang perlunya pendekatan baru dalam strategi bisnis

c)

Dengan mengabaikan aktivitas kunci

d)

Dengan menambah jumlah aktivitas tidak esensial

40.

Dalam pendekatan operasionalisasi, perusahaan dapat dikelompokkan berdasarkan orientasinya. Manakah dari berikut ini yang merupakan tiga orientasi utama perusahaan menurut teks?

a)

Orientasi produk, orientasi konsumen, orientasi teknologi

b)

Orientasi pasar, orientasi harga, orientasi distribusi

c)

Orientasi layanan, orientasi pemasaran, orientasi produksi

d)

Orientasi sumber daya manusia, orientasi keuangan, orientasi logistik

41.

Perbedaan mendasar dalam aktivitas kunci antara perusahaan yang berorientasi pada produk dan perusahaan yang berorientasi pada konsumen adalah...

a)

Perusahaan berorientasi produk fokus pada pengembangan spesifikasi produk, sedangkan perusahaan berorientasi konsumen fokus pada identifikasi kebutuhan konsumen dan persyaratan barang.

b)

Perusahaan berorientasi produk fokus pada pemasaran, sedangkan perusahaan berorientasi konsumen fokus pada produksi massal.

c)

Perusahaan berorientasi produk fokus pada distribusi, sedangkan perusahaan berorientasi konsumen fokus pada keuangan.

d)

Perusahaan berorientasi produk fokus pada teknologi, sedangkan perusahaan berorientasi konsumen fokus pada logistik.

42.

Aktivitas identifikasi kebutuhan konsumen dan pengembangan spesifikasi barang merupakan aktivitas kunci pada perusahaan dengan orientasi apa?

a)

Orientasi konsumen

b)

Orientasi teknologi

c)

Orientasi produk

d)

Orientasi pasar

43.

Mengapa aktivitas kunci sangat penting dalam menentukan keunggulan bersaing perusahaan dibandingkan aktivitas penunjang?

a)

Karena aktivitas kunci membentuk keunggulan bersaing, sedangkan aktivitas penunjang hanya membantu tercapainya keunggulan tersebut.

b)

Karena aktivitas penunjang lebih mahal daripada aktivitas kunci.

c)

Karena aktivitas penunjang selalu menghasilkan produk baru.

d)

Karena aktivitas kunci tidak memerlukan perencanaan.

44.

Pada orientasi produk, urutan proses yang benar dari penjualan barang hingga pelayanan purna jual adalah?

a)

Penjualan barang → Pengembangan spesifikasi barang → Desain barang → Proses produksi barang → Pengembangan teknologi → Penjualan barang → Pengantaran barang → Pelayanan purna jual

b)

Penjualan barang → Desain barang → Pengembangan spesifikasi barang → Proses produksi barang → Pengantaran barang → Pelayanan purna jual

c)

Penjualan barang → Proses produksi barang → Pengembangan spesifikasi barang → Desain barang → Pelayanan purna jual

d)

Penjualan barang → Pengantaran barang → Pelayanan purna jual → Pengembangan teknologi → Desain barang

45.

Perbedaan utama antara orientasi produk dan orientasi konsumen berdasarkan tahapan proses adalah...

a)

Orientasi produk berfokus pada pengembangan spesifikasi barang sebelum desain, sedangkan orientasi konsumen dimulai dari identifikasi kebutuhan dan persyaratan barang.

b)

Orientasi produk selalu mengutamakan pelayanan purna jual, sedangkan orientasi konsumen tidak memiliki tahapan pelayanan purna jual.

c)

Orientasi produk dan orientasi konsumen memiliki urutan proses yang sama, hanya berbeda pada nama tahapan.

d)

Orientasi konsumen berfokus pada penjualan barang terlebih dahulu, baru kemudian identifikasi kebutuhan.

46.

Pendekatan PIMS (Profit Impact of Marketing Strategy) pertama kali diperkenalkan pada tahun berapa dan sebagai proyek internal perusahaan apa?

a)

Tahun 1960, sebagai proyek internal perusahaan General Electric

b)

Tahun 1970, sebagai proyek internal perusahaan IBM

c)

Tahun 1980, sebagai proyek internal perusahaan Toyota

d)

Tahun 1950, sebagai proyek internal perusahaan Microsoft

47.

Peran pengembangan teknologi dalam orientasi perusahaan untuk mencapai keunggulan bersaing ditunjukkan oleh:

a)

Pengembangan teknologi mendukung proses produksi dan pelayanan purna jual, sehingga meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan.

b)

Pengembangan teknologi hanya digunakan untuk identifikasi kebutuhan konsumen.

c)

Pengembangan teknologi hanya berperan dalam desain barang dan tidak mempengaruhi proses produksi.

d)

Pengembangan teknologi tidak relevan dalam orientasi perusahaan untuk keunggulan bersaing.

48.

Apa tujuan utama dari model regresi yang digunakan oleh manajemen GE dalam mengembangkan model empiris?

a)

Mengetahui faktor-faktor strategis yang berpengaruh terhadap ROI secara signifikan

b)

Menghitung jumlah perusahaan di Amerika Serikat

c)

Menentukan harga jual produk di pasar

d)

Mengukur tingkat kepuasan pelanggan

49.

Mengapa model PIMS dianggap sebagai model empiris yang telah teruji di lapangan?

a)

Karena model ini dibangun dengan semangat induktif dan berdasarkan pada analisis deduktif

b)

Karena model ini hanya digunakan di Amerika Serikat

c)

Karena model ini tidak pernah diuji pada perusahaan nyata

d)

Karena model ini hanya fokus pada satu variabel saja

50.

Bagaimana perbedaan fokus antara model BCG dan model GE-McKinsey dalam analisis portofolio?

a)

Model BCG menekankan pada aliran kas, sedangkan model GE-McKinsey pada aspek investasi

b)

Model BCG menekankan pada investasi, sedangkan GE-McKinsey pada pemasaran

c)

Model BCG dan GE-McKinsey sama-sama menekankan pada pertumbuhan pasar

d)

Model BCG hanya digunakan di Eropa, sedangkan GE-McKinsey di Amerika

51.

Berdasarkan hasil kajian SPI, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi besarnya ROI dan aliran kas masuk perusahaan?

a)

Intensitas investasi, pangsa pasar, pertumbuhan pasar, daur kehidupan barang, rasio biaya pemasaran dan penjualan

b)

Jumlah karyawan, lokasi perusahaan, harga saham, tingkat inflasi, dan suku bunga

c)

Kualitas produk, loyalitas pelanggan, strategi promosi, jumlah pesaing, dan tingkat pendidikan

d)

Waktu produksi, teknologi yang digunakan, jumlah cabang, tingkat pengangguran, dan nilai tukar

52.

Mengapa hasil studi SPI tidak hanya menganalisis pengaruh masing-masing variabel secara khusus, tetapi juga pengaruh interaksi variabel?

a)

Karena interaksi antar variabel dapat mempengaruhi kekuatan dan kelemahan perusahaan secara lebih kompleks

b)

Karena analisis satu variabel saja sudah cukup untuk mengambil keputusan

c)

Karena interaksi variabel tidak berpengaruh pada ROI

d)

Karena model SPI hanya fokus pada satu faktor saja

53.

Bagaimana pengaruh intensitas investasi terhadap ROI ketika pangsa pasar perusahaan masih kecil dan pasar sedang tumbuh cepat?

a)

ROI cenderung rendah karena aliran kas keluar besar dan pangsa pasar kecil

b)

ROI cenderung tinggi karena pangsa pasar kecil

c)

ROI tidak terpengaruh oleh intensitas investasi

d)

ROI selalu tinggi jika pasar sedang tumbuh cepat

54.

Mengapa intensitas investasi yang rendah biasanya terjadi pada perusahaan dengan pangsa pasar yang sudah cukup besar?

a)

Karena pertumbuhan pasar rendah dan biaya pemasaran rendah

b)

Karena perusahaan tidak membutuhkan investasi lagi

c)

Karena pangsa pasar kecil

d)

Karena ROI selalu tinggi

55.

Bagaimana hubungan antara intensitas pemasaran dan ROI pada perusahaan dengan pangsa pasar rendah?

a)

Intensitas pemasaran tinggi dapat menurunkan ROI

b)

Intensitas pemasaran tinggi selalu meningkatkan ROI

c)

Intensitas pemasaran tidak berpengaruh pada ROI

d)

Intensitas pemasaran rendah menurunkan ROI

56.

Pendekatan 7-S pertama kali diperkenalkan oleh siapa dan untuk tujuan apa?

a)

McKinsey, untuk menguji efektivitas organisasi

b)

Peter Drucker, untuk meningkatkan ROI

c)

Michael Porter, untuk analisis pasar

d)

Henry Mintzberg, untuk strategi pemasaran

57.

Pendekatan seven S dalam analisis profil perusahaan mencakup tujuh variabel. Manakah di bawah ini yang BUKAN termasuk dalam tujuh variabel tersebut?

a)

Struktur (structure)

b)

Strategi (strategy)

c)

Modal (capital)

d)

Staf (staff)

58.

Mengapa manajemen perlu mengarahkan keseluruhan variabel seven S dalam gerakan yang seirama?

a)

Agar perusahaan dapat mengurangi biaya operasional

b)

Agar seluruh variabel selalu berada pada keseimbangan yang dinamis

c)

Agar perusahaan dapat meningkatkan penjualan

d)

Agar perusahaan dapat memperluas pasar

59.

Pendekatan analisis keuangan biasanya digunakan sebagai tahap awal untuk mengenali keunggulan dan kelemahan perusahaan. Analisis ini cenderung menggunakan beberapa rasio pokok. Manakah di bawah ini yang merupakan rasio pokok dalam analisis keuangan?

a)

Rasio likuiditas, profitabilitas, aktivitas, sumber dan penggunaan dana

b)

Rasio strategi, struktur, staf, budaya perusahaan

c)

Rasio pemasaran, penjualan, distribusi, promosi

d)

Rasio hardware, software, shared values, skills

60.

Pendekatan manajemen yang menekankan aspek manusia dalam perusahaan dikenal dengan istilah apa?

a)

Resource based-view

b)

The human side of enterprise

c)

Analisis rasio pokok

d)

Shared values approach

61.

Menurut pendekatan Barney (1997), perusahaan baru dinyatakan memiliki keunggulan jika memenuhi empat syarat. Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan salah satu syarat tersebut?

a)

Nilai (value)

b)

Kejarangan (rareness)

c)

Sulit diimitasi (immitability)

d)

Mudah ditiru (easy to imitate)

62.

Pendekatan kompetensi inti menurut Hamel dan Prahalad (1994) menyatakan bahwa keunggulan perusahaan yang implisit (tersembunyi) dapat digunakan untuk apa?

a)

Mengembangkan banyak produk yang memiliki keunggulan

b)

Mengurangi jumlah produk yang dihasilkan

c)

Menurunkan daya saing perusahaan

d)

Menghilangkan kompetensi inti perusahaan

63.

Dalam evaluasi variabel internal perusahaan, mengapa diperlukan standar dalam menentukan apakah variabel tertentu termasuk dalam kategori kekuatan atau kelemahan perusahaan?

a)

Agar penilaian dapat dilakukan secara acak

b)

Agar penilaian dapat dilakukan secara objektif dan terukur

c)

Agar penilaian dapat diabaikan

d)

Agar penilaian hanya dilakukan oleh manajer senior

64.

Manajer dapat menggunakan kinerja dan kompetensi perusahaan pada masa lalu untuk apa dalam proses evaluasi variabel internal?

a)

Menentukan variabel penentu keberhasilan dan kegagalan perusahaan

b)

Menentukan harga jual produk

c)

Menentukan lokasi perusahaan

d)

Menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan

65.

Jelaskan mengapa pendekatan perbandingan dengan kinerja dan kompetensi masa lalu sering dinilai subjektif, namun tetap banyak digunakan dalam evaluasi keunggulan perusahaan.

a)

Karena mudah diterapkan dan relevan dengan pengalaman manajerial

b)

Karena hasilnya selalu akurat

c)

Karena tidak memerlukan data historis

d)

Karena hanya digunakan oleh perusahaan besar

66.

Apa yang dimaksud dengan pendekatan evolusi produk dalam keberhasilan perusahaan memasarkan produk?

a)

Pendekatan yang hanya melihat kekuatan pesaing

b)

Pendekatan yang menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan secara subjektif

c)

Pendekatan yang dipengaruhi oleh evolusi produk dan daur kehidupan barang yang dipasarkan

d)

Pendekatan yang hanya fokus pada efisiensi biaya

67.

Pada masa perkenalan produk, apa tantangan utama yang biasanya dihadapi perusahaan?

a)

Penjualan yang sangat tinggi

b)

Kerugian akibat pertumbuhan yang cepat

c)

Penurunan volume penjualan

d)

Efisiensi biaya yang rendah

68.

Mengapa masa pertumbuhan produk sangat menentukan keberhasilan perusahaan?

a)

Karena perusahaan harus mengurangi biaya produksi

b)

Karena perusahaan harus memperoleh rekognisi merek dan diferensiasi barang

c)

Karena perusahaan harus menurunkan harga produk

d)

Karena perusahaan harus mengurangi jumlah karyawan

69.

Bagaimana perusahaan dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka menurut pendekatan perbandingan dengan pesaing?

a)

Dengan membandingkan secara relatif kekuatan dan kelemahan dengan pesaing utama

b)

Dengan hanya melihat data penjualan internal

c)

Dengan mengabaikan pesaing dan fokus pada produk sendiri

d)

Dengan menilai secara subjektif tanpa data pembanding

70.

Jelaskan secara strategis mengapa efisiensi biaya dan pengembangan produk yang tidak berkaitan dengan inti produk sangat berpengaruh pada masa penurunan produk.

a)

Karena dapat meningkatkan volume penjualan secara drastis

b)

Karena dapat memperkuat hubungan dengan konsumen

c)

Karena dapat menunjang keberhasilan perusahaan di masa penurunan

d)

Karena dapat mengurangi kebutuhan modal kerja

71.

Mengapa perusahaan dalam satu jenis industri biasanya memiliki kompetensi yang berbeda satu sama lain?

a)

Karena setiap perusahaan memiliki jaringan distribusi dan perdagangan yang sama

b)

Karena setiap perusahaan memiliki kemampuan dan keunggulan yang berbeda

c)

Karena semua perusahaan memiliki efisiensi yang sama

d)

Karena semua perusahaan memiliki teknologi yang sama

72.

Apa tujuan manajemen dalam mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan industri?

a)

Untuk mengetahui harga produk pesaing

b)

Untuk mengidentifikasi karakteristik pesaing dan posisi tawar-menawar konsumen

c)

Untuk meniru strategi pemasaran pesaing

d)

Untuk mengabaikan integrasi vertikal

73.

Jelaskan mengapa penyusunan matriks profil perusahaan penting dalam proses evaluasi internal perusahaan.

a)

Karena matriks profil perusahaan dapat sepenuhnya menggantikan pendapat manajemen

b)

Karena matriks profil perusahaan membantu mengkuantifikasi keunggulan dan kelemahan perusahaan

c)

Karena matriks profil perusahaan hanya berfokus pada aspek keuangan

d)

Karena matriks profil perusahaan tidak memerlukan identifikasi variabel internal

74.

Bagaimana manajemen dapat membandingkan kompetensi internal perusahaan dengan profil pesaing utama?

a)

Dengan mengabaikan elastisitas silang negatif

b)

Dengan mengamati secara selektif dan jeli kompetensi yang dimiliki dan tidak dimiliki perusahaan

c)

Dengan hanya melihat harga produk di pasar

d)

Dengan meniru kebijakan pesaing tanpa analisis

75.

Langkah pertama dalam menyusun matriks untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan adalah...

a)

Memberikan bobot pada variabel

b)

Melakukan identifikasi variabel internal

c)

Menghitung weighted score

d)

Menjumlahkan hasil perkalian bobot dan nilai

76.

Mengapa pemberian bobot pada masing-masing variabel penting dalam proses evaluasi internal perusahaan?

a)

Untuk menentukan urutan variabel secara acak

b)

Untuk mencerminkan peran masing-masing variabel setelah evaluasi

c)

Untuk menghilangkan variabel yang tidak relevan

d)

Untuk menambah jumlah variabel yang dievaluasi

77.

Bagaimana cara menentukan nilai (rating) pada masing-masing variabel dalam matriks evaluasi internal?

a)

Memberikan nilai tetap pada semua variabel

b)

Memberikan nilai berdasarkan tafsir dan rentang yang digunakan

c)

Memberikan nilai berdasarkan urutan abjad variabel

d)

Memberikan nilai secara acak tanpa pertimbangan

78.

Jelaskan proses perhitungan nilai akhir (weighted score) dari masing-masing variabel dalam matriks evaluasi internal.

a)

Menjumlahkan semua bobot variabel

b)

Mengalikan bobot dan nilai setiap variabel, lalu menjumlahkan hasilnya

c)

Membagi nilai variabel dengan bobot

d)

Mengurangi nilai variabel dengan bobot

79.

Mengapa konsistensi dalam pemberian rentang nilai pada variabel sangat diperlukan dalam proses evaluasi internal perusahaan?

a)

Agar hasil evaluasi dapat dibandingkan secara objektif

b)

Agar variabel yang tidak penting mendapat nilai tinggi

c)

Agar proses evaluasi menjadi lebih cepat

d)

Agar semua variabel memiliki bobot yang sama

80.

Berdasarkan Tabel 4.1.1, faktor internal kunci manakah yang memiliki bobot terbesar dalam profil perusahaan?

a)

Moral karyawan rendah

b)

Kualitas barang tinggi

c)

Saluran distribusi lemah

d)

Struktur organisasi lemah

81.

Mengapa hasil akhir matriks dengan nilai 2,31 menunjukkan profil perusahaan yang kurang menggembirakan?

a)

Karena nilainya di atas rata-rata industri

b)

Karena nilainya di bawah rata-rata, yaitu 2,50

c)

Karena semua faktor internal kunci memiliki nilai tinggi

d)

Karena bobot tidak diperhitungkan dalam penilaian

82.

Bagaimana subjektivitas dapat mempengaruhi hasil analisis matriks profil perusahaan dan cara meminimalisirnya?

a)

Subjektivitas dapat mempengaruhi hasil karena bobot dan nilai bergantung pada pendapat manajemen, dan dapat diminimalisir dengan pengalaman serta pemahaman manajerial yang baik

b)

Subjektivitas tidak berpengaruh karena semua nilai bersifat kuantitatif

c)

Subjektivitas hanya berpengaruh jika jumlah variabel lebih dari sepuluh

d)

Subjektivitas dapat dihilangkan sepenuhnya dengan menggunakan data statistik

83.

Bagaimana hubungan antara analisis lingkungan bisnis dengan analisis kekuatan dan kelemahan perusahaan menurut latihan yang diberikan?

a)

Analisis lingkungan bisnis tidak berhubungan dengan kekuatan dan kelemahan perusahaan

b)

Analisis lingkungan bisnis membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan

c)

Analisis lingkungan bisnis hanya digunakan untuk menentukan peluang pasar

d)

Analisis lingkungan bisnis hanya relevan untuk perusahaan besar

84.

Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai ujung dari analisis lingkungan bisnis menurut teks?

a)

Mengetahui peluang dan ancaman bisnis yang dihadapi perusahaan.

b)

Mengetahui jumlah karyawan yang dimiliki perusahaan.

c)

Mengetahui lokasi perusahaan yang strategis.

d)

Mengetahui harga produk di pasar.

85.

Mengapa kekuatan dan kelemahan perusahaan menjadi salah satu penentu apakah perusahaan dapat memilih berbagai opsi strategi?

a)

Karena kekuatan dan kelemahan menentukan kemampuan perusahaan menghadapi peluang dan ancaman bisnis.

b)

Karena kekuatan dan kelemahan hanya berpengaruh pada jumlah karyawan.

c)

Karena kekuatan dan kelemahan tidak berpengaruh pada strategi perusahaan.

d)

Karena kekuatan dan kelemahan hanya mempengaruhi harga produk.

86.

Pendekatan fungsional dalam analisis kekuatan dan kelemahan perusahaan menilai perusahaan melalui proses disaggregasi dengan melihat empat macam manajemen fungsional. Manakah yang TIDAK termasuk dalam empat macam manajemen fungsional tersebut?

a)

Pemasaran

b)

Sumber daya manusia

c)

Operasi

d)

Produksi film

87.

Alasan dalam pendekatan fungsional hanya beberapa variabel yang dipilih untuk dievaluasi dalam menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan adalah...

a)

Karena variabel yang dipilih dinilai memiliki pengaruh yang kuat dengan pencapaian kinerja perusahaan.

b)

Karena semua variabel harus selalu dievaluasi tanpa pengecualian.

c)

Karena variabel yang dipilih tidak berpengaruh pada kinerja perusahaan.

d)

Karena variabel yang dipilih hanya berdasarkan urutan abjad.

88.

Jika sebuah perusahaan tidak memiliki modal kerja yang cukup untuk ekspansi, apa dampak yang mungkin terjadi terhadap peluang bisnis yang telah disediakan oleh lingkungan bisnis?

a)

Peluang bisnis menjadi tidak berarti bagi perusahaan tersebut.

b)

Perusahaan akan otomatis sukses tanpa modal kerja.

c)

Peluang bisnis akan tetap dimanfaatkan secara maksimal.

d)

Modal kerja tidak berpengaruh pada peluang bisnis.

89.

Pendekatan manajemen fungsional digunakan untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan perusahaan berdasarkan empat macam manajemen. Manakah di antara berikut ini yang termasuk ke dalam empat macam manajemen tersebut?

a)

Pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, operasi

b)

Produksi, distribusi, pemasaran, keuangan

c)

Sumber daya manusia, teknologi, pemasaran, logistik

d)

Operasi, pemasaran, logistik, keuangan

90.

Setelah menentukan sejumlah variabel, manajemen perlu melakukan langkah lanjutan dengan mengevaluasi variabel yang telah dipilih. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah membandingkan variabel dengan teori evolusi produk. Apa tujuan utama dari membandingkan variabel dengan teori evolusi produk?

a)

Untuk mengetahui perkembangan produk dan posisi perusahaan di pasar

b)

Untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan

c)

Untuk mengurangi biaya produksi

d)

Untuk memperluas jaringan distribusi

91.

1) Pendekatan yang paling populer dan sekaligus klasik yang digunakan dalam mengevaluasi kekuatan dan kelemahan perusahaan adalah pendekatan ….

a)

Fungsional

b)

Rantai Nilai

c)

Unit Keunggulan Bersaing

d)

7-S