WorksheetsBank Soal 12 SKI 2025
Total questions: 64
Worksheet time: 1hrs 4mins
Situasi dan kondisi Nusantara sebelum Islam datang adalah sebagai berikut, kecuali:
Berada di daerah khatulistiwa dan beriklim tropis
Bangsa Indonesia telah menganut berbagai kepercayaan dan agama
Bangsa Indonesia belum mengenal politik, sistem dan struktur pemerintahan
Indonesia terletak pada jalur perdagangan internasional zaman dulu yaitu antara India dan Cina
Bangsa Indonesia telah mengenal sastra dan budaya terutama masa Mataram Hindu dan Budha
Berikut adalah tokoh pendukung teori India..
Pijnapel, Moquette, dan Fatimi
Thomas Arnold, Snouck Hurgronje, dan Azumardi Azra
Uka Tjandrasasmita, A. Hasyim, dan Hoesein Djajainingrat
Sumanto Al Qurtuby, Pijnapel, dan A. Hasyim
Thomas Arnold, Azumardi Azra dan Fatimi
Islam di Indonesia mengajarkan untuk hidup sederhana, qana’ah, tawakkal, hal-hal yang bersifat supranatural, mengajarkan filosofi dan kepasrahan hidup kepada Tuhan. Proses Islamisasi seperti ini menggunakan saluran...
Perdagangan
Perkawinan
Tasawuf
Pendidikan
Kesenian
Menurut Prof. Hamka, Islam sudah datang ke Indonesia pada abad pertama Hijriyah melalui jalur perdagangan yang ramai dan bersifat internasional yaitu melalui selat Malaka yang menghubungkan Dinasti Tang (Cina), Sriwijaya (Asia Tenggara), dan Bani Umayah (Asia Barat). Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan teori masuknya Islam ke Indonesia adalah...
Teori Persia
Teori Cina
Teori Gujarat
Teori India
Teori Arab
Pembahasan tentang teori islamisasi di Indonesia dilihat dari aspek penamaan teorinya, berkaitan erat dengan asal daerah para pembawanya. Di antara teori islamisasi tersebut yang dikemukakan oleh Hoesein Djajaningrat adalah
Teori Persia
Teori Cina
Teori Gujarat
Teori Mekah
Teori Arab
Berikut bukti pendukung teori Persia adalah..
Raja Islam pertama di Jawa keturunan Raja Champa China bagian Selatan
Adanya kesamaan konsep ajaran sufisme Syekh Siti Jenar dan Al Hallaj
Makam Fatimah binti Maimun di Leran
Islam dibawa oleh para pedagang dari Cambay
Madzhab Syafi’i berkembang dibawa oleh para pedagang dari Persia
Status sosial pedagang muslim lebih baik dari pada pribumi sehingga banyak puteri bangsawan tertarik menjadi istri saudagar. Pernyataan ini berkaitan erat dengan proses masuknya Islam ke Indonesia melalui…
Perdagangan
Perkawinan
Tasawuf
Pendidikan
Kesenian
Contoh salah satu ulama pendatang yang melakukan pernikahan dengan masyarakat pribumi yaitu..
Sunan Gunung Jati
Sunan Kalijaga
Sunan Muria
Joko Tingkir
Sultan Trenggono
Politik merupakan salah satu sarana untuk menyebarkan agama Islam yang cukup efektif. Berikut adalah salah satu anggota walisongo yang menjadi seorang raja..
Sunan Kalijaga
Sunan Giri
Sunan Bonang
Sunan Gunung Jati
Sunan Drajad
Penyebaran Islam melalui pendidikan merupakan salah satu proses yang cukup efektif. Berikut adalah salah satu pesantren yang didirikan pada masa walisongo adalah..
Pesantren Babakan Ciwaringin
Pesantren Kempek
Pesantren Palimanan
Pesantren Tombo Ati
Pesantren Ampel Denta
Ajaran Islam tidak mengenal paksaan dan juga stratifikasi sosial. Hal tersebut yang membuat agama Islam menjadi...
Agama yang terbelakang
Agama yang sulit berkembang
Agama yang ditinggalkan para pengikutnya
Agama yang diminati penduduk lokal
Agama yang mudah ditinggalkan
Hadirnya para pedagang muslim, terbentuknya kerajaan Islam dan tahap pelembagaan Islam merupakan fase proses islamisasi di Indonesia menurut...
Badri Yatim
Buya Hamka
Howard M. Federspiel
Hasan Muarif Ambary
Azumardi Azra
Berikut ini merupakan faktor-faktor agama Islam berkembang pesat di Indonesia, kecuali:
Syarat masuk Islam sangat mudah
Ajaran Islam tidak membedakan golongan
Ajaran Islam sangat mengutamakan kasta
Penyebaran Islam dilakukan dengan cara damai
Upacara keagamaan dalam Islam lebih sederhana
Sir Thomas Arnold berpendapat bahwa para pedagang Arab telah menyebarkan Islam saat..
Arab menguasai perdagangan Barat Timur
Arab menguasai perdagangan Selatan Utara
Kerajaan Majapahit runtuh
Lengahnya dunia barat
Perkembangan agama Budha mulai melamban
Pada tahap terbentuknya kerajaan Islam, di Barus ditemukan makam seorang perempuan yaitu..
Fatmah binti Maimun
Tuhar Amisuri
Malikus Saleh
Merah Silu
Kahdijah binti Khuwailid
Para penyebar Islam di pulau Jawa yang sangat terkenal adalah Wali Songo, para Wali Songo dalam menyebarkan Islam di pulau Jawa menggunakan berbagai macam strategi dalam mendakwahkan Islam. Sunan Ampel mengajarkan tentang Budi Pekerti kepada para Adipati, dan juga masyarakat yang ingin mempelajari Islam, bahkan pada abad ke-15 beliau mendirikan pesantren yang diadopsi para ulama hingga sekarang. Begitu juga dengan sunan Kalijogo beliau mendakwahkan Islam dengan menggunakan Seni Ukir, Wayang, Gamelan dan juga pencipta perayaan Sekaten yang masih dilakukan hingga sekarang. Berdasarkan ilustrasi di atas perbedaan strategi dakwah antara Sunan Ampel dan Sunan Kalijaga adalah...
Sunan Ampel dalam bidang kesenian, Sunan Kalijogo dalam bidang pendidikan
Sunan Ampel dalam bidang budi pekerti, Sunan Kalijogo dalam bidang pendidikan
Sunan Kalijogo dalam bidang kesenian, Sunan Ampel dalam bidang seni ukir
Sunan Ampel dalam bidang kesenian, Sunan Kalijogo dalam bidang sosial
Sunan Ampel dalam bidang pendidikan, Sunan Kalijogo dalam bidang kesenian
Wali Songo merupakan Ulama-Ulama yang menyebarkan Islam dipulau Jawa, menyebarkan Islam dengan cara damai, sejuk tanpa adanya persinggungan dengan agama lain, salah satu bentuk kepiawaian dalam menyebarkan Islam adalah dengan mengakulturasikan budaya tapi tanpa merusak ajaran Islam yang murni. Dari cerita tersebut dapat kita ambil hikmah gaya model dakwah Wali Songo jika dikaitkan dengan kehidupan beragama sekarang adalah...
Selalu merasa benar sendiri dalam beragama
Memiliki keyakinan agama sebagai alat untuk menekan lawan
Menyalahkan orang lain yang tidak sependapat dalam masalah keyakinan
Menumbuhkan toleransi saling menghormati dan menghargai kebebasan beragama
Berdakwah dengan memaksakan kehendak kepada Orang lain
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini ! 1) Pertunjukan wayang kulit 2) Mendirikan pondok pesantren di Giri 3) Menjadi seorang sultan/raja 4) Terampil dalam memainkan gamelan 5) Permainan cublak-cublak suweng 6) Tembang Ilir-ilir 7) Tembang Gula Ganti Dari pernyataan-pernyataan tersebut, manakah yang merupakan strategi dakwah yang dilakukan oleh salah satu Walisanga yaitu Raden Ainul Yaqin?
(2), (5) dan (7)
(3), (5) dan (6)
(1), (3) dan (7)
(4), (5) dan (6)
(1), (2) dan (7)
Perhatikan pernyataan-pernyataan brikut ini ! 1) Pertunjukan wayang kulit 2) Mendirikan pusat belajar Islam di Lawang dan Sedayu 3) Menjadi seorang sultan/raja 4) Terampil dalam memainkan gamelan 5) Permainan cublak-cublak suweng 6) Tembang Ilir-ilir 7) Membuat pepali pitu Dari pernyataan-pernyataan tersebut, manakah yang merupakan strategi dakwah yang dilakukan oleh salah satu Walisanga yaitu Sunan Drajad?
(2), (5) dan (7)
(3), (5) dan (6)
(1), (3) dan (7)
(4), (5) dan (6)
(1), (2) dan (7)
Salah satu Walisanga yang lebih memilih untuk berdakwah kepada para petani dan pedagang dipelosok desa adalah Sunan...
Gunung Jati
Sunan Muria
Sunan Giri
Sunan Kalijaga
Sunan Ampel
Salah satu walisanga yang pada awal dakwahnya menggunakan pendekatan kekeluargaan dengan menawarkan putrinya untuk diperistri Raja Majapahit yaitu..
Gunung Jati
Sunan Muria
Sunan Gresik
Sunan Kalijaga
Sunan Ampel
Dalam tahap awal misi dakwahnya, Sunan Ampel membangun pesantren di dekat Surabaya. Pada pesantren yang diasuhnya Sunan Ampel mendidik kader-kader da'i yang kemudian disebar ke seluruh Jawa. Sunan Ampel telah mendidik murid-murid yang terkenal antara lain..
Gunung Jati
Sunan Muria
Sunan Gresik
Sunan Kalijaga
Sunan Giri
Berdasarkan tabel berikut: Nama Sunan: X, Media Dakwah: Menciptakan tembang durma, Tempat Dakwah: Tuban; Sunan Kalijaga: Media Dakwah Y, Tempat Dakwah: tidak menetap di satu daerah; Maulana Malik Ibrahim: Media Dakwah Mendirikan Pesantren, Tempat Dakwah: Z. Informasi yang tepat untuk mengisi tabel yang kosong pada huruf X adalah..
Sunan Gunung Jati
Sunan Muria
Sunan Bonang
Sunan Ampel
Sunan Drajad
Berdasarkan tabel di atas, informasi yang tepat untuk mengisi tabel yang kosong pada huruf Y adalah..
Mengukuhkan Raden Fatah menjadi raja Demak
Membolehkan pembakaran kemenyan
Menerapkan permainan yang bersifat agamis
Membuat pepali pitu
Membuat lagu Gending Maskumambang
Berdasarkan tabel di atas, Maulana Malik Ibrahim berdakwah di daerah..
Cirebon
Banten
Kudus
Gresik
Batavia
Larangan penyembelihan lembu bagi masyarakat muslim di Kudus oleh Sunan Kudus bermaksud..
Adanya unsur penyiksaan cara penyembelihan saat itu
Penanaman nilai karakter dengan menyayangi mahluk lain
Bentuk toleransi umat Islam terhadap umat Hindu
Menjaga stabilitas keamanan anatar umat beragama
Menghargai tuntutan umat Hindu yang lebih awal tinggal di Kudus
Sikap para sunan dalam bidang seni dan budaya adalah..
Mengharmoniskan anatar keduanya dengan ajaran Islam
Menghindari dan menjelekannya
Antipati dan mengharamkannya
Menjadi peran dan pendukung keberadaannya
Mencounter terjadinya islamisasi seni dan budaya
Adat istiadat bangsa Indonesia banyak dipengaruhi peradaban Islam seperti ucapan salam, bismillah ketika melakukan sesuatu, Alhamdulillah ketika mendapatkan nikmat serta do’a dengan bahasa Arab dll., menunjukkan adanya Peran Wali Songo terhadap peradaban Nusantara dalam aspek…
Politik
Dakwah
Kesenian
Pendidikan
Kebudayaan
Berikut ini adalah pernyataan yang berkaitan dengan kerajaan Samudera Pasai, kecuali:
Didirikan pada awal/pertengahan abad ke-13 oleh Meurah Silu
Memberlakukan hukum Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
Terletak di muara Sungai Pasangan Pesisir Timur Laut Aceh Lhokseumawe Aceh Utara
Tahun 1521 Samudera Pasai dikuasai oleh VOC
Penguasa Kerajaan Aceh yaitu pada awal/pertengahan abad ke-13 oleh Meurah Silu
Puncak kejayaan Kerajaan Aceh yaitu pada tahun 1608-1636 yaitu pada masa Raja...
Malikus Shaleh
Iskandar Muda
Sultan Agung
Perhatikan raja-raja berikut: 1) Sunan Prawata. 2) Raden Patah. 3) Adipati Unus. 4) Sultan Trenggono. Urutan yang benar raja yang memerintah kerajaan Demak adalah
1-2-3-4
2-3-4-1
3-1-2-4
4-2-3-1
1-4-3-2
Demak merupakan salah satu kerajaan Islam di Indonesia. Demak pernah berada pada masa jayanya yaitu pada masa Sultan Trenggono, namun beberapa saat kemudian mengalami kemunduran. Berikut penyebab kemunduran Demak
Ekonomi semakin memburuk
Terjadi pemberontakan dari rakyat
Terjadi perebutan kekuasaan
Tindak korupsi merajalela
Sudah tidak mendapat empati dari masyarakat
Menuju akhir pemerintahan, kerajaan Demak mengalami keguncangan yaitu terjadi pemberontakan Aryo Penangsang. Tapi pemberontakan itu berhasil dipadamkan oleh Mas Karebet. Berdasarkan jasanya tersebut ia diberikan sebuah wilayah dan mengakhiri eksistensi kerajaan Demak digantikan oleh kerajaan yang baru. Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa peristiwa di atas adalah proses pembentukan kerajaan
Demak
Mataram
Pajang
Banten
Cirebon
Sepeninggal Amangkurat II (Raja Mataram Islam yang pro-Belanda), terjadi Perjanjian Giyanti yang menyebabkan Kerajaan Mataram terbagi menjadi
Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta
Kesultanan Yogyakarta dan Kerajaan Pakualaman
Kesultanan Yogyakarta, Kasuhunan Surakarta dan Kerajaan Mangkunegaran
Kesultanan Yogyakarta, Kasuhunan Pakualaman dan Kerajaan Mangkunegaran
Kesultanan Yogyakarta, Kasuhunan Surakarta, Kerajaan Mangkunegaran dan Kerajaan Pakualaman
Kekuasaan pemerintahan kesultanan Cirebon secara resmi dihapuskan dengan pengesahan berdirinya Kota Cirebon, yaitu pada tahun
1906
1916
1926
1936
1946
Berikut ini pernyataan yang berkaitan dengan Kerajaan Banten, adalah
Raja pertamanya adalah Raden Patah
Puncak kejayaannya pada masa Abdul Fatah
Menerapkan hukum perpaduan budaya melayu dan Islam
Pada masa Sultan Ageng Tirtayasa Banten mengalami kemunduran
Pada masa Sultan Haji, Banten berhasil mengalahkan VOC
Raja pertama Kerajaan Islam Banjar di Kalimantan Selatan bernama Pangeran Samudera yang dikenal dengan sebutan
Daeng Manrabia/ Sultan Alauddin
Daeng Matoaya/ Sultan Abdullah
Sultan Hasanuddin
Paengeran Suryanullah atau Suriansyah
Raja Mahkota
Pernyataan berikut ini berkaitan dengan kepemimpinan Sultan Babullah di Ternate-Tidore, adalah
Kerajaan semakin berkembang, rakyatnya dilarang berpakaian islami
Terjadi perebutan kekuasaan
Awal melemahnya kekuatan kerajaan
Dijuluki Tuan dari Tujuh Puluh Dua Pulau
Sebagai pendiri kerajaan Ternate-Tidore
Literatur sejarah Kesultanan Bima di Nusa Tenggara berupa Syair Kerajaan Bima yang dikarang oleh seorang khatib bernama Lukman menceritakan peristiwa yang terjadi di Kesultanan Bima kurun waktu 1815-1829 M. berikut ini empat kejadian yang diceritakan pada syair tersebut, kecuali
Wafatnya sultan
Serangan perompak
Meletusnya Gunung Tambora
Pengangkatan pengganti sultan
Kedatangan bangsa Eropa
Manakah pernyataan yang tidak menunjukkan peranan kerajaan Islam terhadap perkembangan Islam di Indonesia
Kegiatan politik dan ekonomi menjadi sarana dakwah Islam
Ketika raja masuk Islam maka diikuti oleh keluarga dan lapisan masyarakat
Dakwah Islam menjadi motivasi dan spirit dalam mengusir penjajah di Indonesia
Terciptanya tata kehidupan yang baru sesuai ajaran Islam yang lebih mengedepankan keadilan dan persamaan derajat di sisi Allah Swt
Kerajaan Islam melestarikan budaya upeti dan pengabdian rakyat kepada kerajaan
Penemuan nisan makam Fatimah Binti Maimun bin Hibtulloh di Gresik membuktikan bahwa
Islam telah masuk di pulau Jawa pada abad ke-11 M
Corak antara nisan di Jawa mirip dengan nisan yang ada di Persia
Islam yang berkembang di Indonesia berasal dari Jazirah Arab
Pulau Jawa merupakan pintu masuk proses islamisasi di Indonesia
Agama islam yang berkembang di Indonesia di bawah oleh pedagang
Aktivitas yang sering dilakukan oleh umat islam yang terpengaruh tradisi syiah adalah
Peringatan Maulid Nabi
Peringatan sekaten
Perayaan idul adha
Ziarah ke makam keluarga yang telah meninggal
Peringatan Tabut/Tabuik di Sumatra
Islam cepat diterima masyarakat Indonesia karena
Tidak mengenal kasta
Penyebarannya melalui jalan peperangan
Kepercayaannya sama dengan animisme
Dalam membangun hubungan lebih bersifat politik
Dilakukan dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan besar
Dalam menyebarkan ajaran Islam di Indonesia para Ulama memadukan kebudayaan periode pra Islam dengan ajaran Islam. Tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan
Memperluas daerah persebaran Islam
Menciptakan berbagai aliran Islam dalam Masyarakat
Memudahkan ajaran Islam diterima oleh masyarakat
Menyebarkan ajaran Islam melalui media perdagangan
Membangun lembaga pendidikan Islam dilingkungan masyarakat
Banyaknya peninggalan sejarah islam yang masih memasukan unsur hindu dan lokal membuktikan bahwa
Tidak adanya arsitek Islam yang menonjol
Dakwah islam yang dilakukan dengan damai
Kuatnya pengaruh hindu sehingga sulit dihilangkan
Ulama islam hanya meniru bangunan yang ada
Masyarakat tidak mau memakai sesuatu yang berbau arab
Masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia dapat diterima baik dan cepat oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Secara sosial politik faktor pendorong Islam berkembang pesat di Indonesia adalah
Runtuhnya kerajaan Majapahit mempercepat penyebaran agama Islam
Terjadinya perselisihan antara kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia
Banyaknya peperangan yang terjadi di antara kerajaan-kerajaan Hindu
Tradisi budaya Hindu-Buddha di Nusantara mulai meredup di Indonesia
Penyebaran Islam dilakukan melalui penaklukan kerajaan-kerajaan Hindu
Salah satu walisongo yang ikut dalam perlawanan terhadap belanda di Sunda Kelapa yakni
Sunan Kalijaga
Sunan Muria
Sunan Gunungjati
Sunan Kudus
Sunan Giri
Salah satu saluran masuk dan berkembangnya agama islam di indonesia adalah melalui perkawinan. Melalui perkawinan hubungan politik pun dapat terjalin dengan baik sehingga islam dapat dengan cepat menyebar hingga lingkungan kerajaan. Ini tidak lain dikarenakan
Ulama fokus dakwah islam pada lembaga pendidikan
Keluarga istana mau menerima ulama yang hendak mengajarkan agama islam
Kerajaan hindu-budha telah kalah dalam peperangan melawan kerajaan islam
Perkawinan yang terjadi tidak jarang dilakukan antara pedagang muslim dengan putri kerajaan
Pedagang muslim menikahi pedagang muslim lainnya yang berasal dari negara lain
Salah satu seorang sufi (tokoh tasawuf) yang mengajarkan ajaran Widhatul wujud atau ajaran Manunggaling Kawula ing Gusti yakni
Syekh Siti Jenar
Sunan Bonang
Syekh Maulana Malik Ibrahim
Syekh Nurudin ar Raniri
Fatahillah
Pertunjukan wayang dan arsitektur masjid menjadi salah satu saluran Islamisasi, yaitu melalui
Pendidikan
Tasawuf
Dakwah
Kesenian
Perkawinan
Tasawuf merupakan salah satu saluran islamisasi di Nusantara. Sebenarnya ajaran tasawuf hingga saat ini masih bisa temu di Indonesia. Ajaran tasawuf ini masih bisa diterima karena
Mengajarkan sesuatu yang memiliki energi mistis
Mengajarkan kesederhanaan dalam kehidupan dan jalan mensucikan jiwa menuju Tuhan
Mengajarkan berbagai macam ilmu-ilmu gaib yang dianggap sakti
Mengajarkan ilmu pengobatan dengan jalan meracik ramuan-ramuan
Mengajarkan ilmu yang bisa dimaknai secara ilmiah
Sunan Kalijaga menjadikan wayang sebagai media dakwah Islam di Nusantara pada masa lalu. Beliau mewajibkan masyarakat yang ingin menonton pertunjukan wayang untuk berwudhu terlebih dahulu. Kisah yang diceritakan dalam pertunjukan wayang versi Sunan Kalijaga memiliki perbedaan dengan wayang pada masa Hindu, yakni hadirnya empat tokoh dalam gambar. Keempat tokoh tersebut biasa disebut
Purnacarita
Purnawarman
Pujasera
Pandawa
Punakawan
Kerajaan Samudra Pasai merupakan Kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini terletak di pesisir timur laut Aceh. Kerajaan ini didirikan oleh
Sultan Muhammad Malik
Sultan Zain Malik Azzahir
Sultan Mahmud Malik Azzahir
Sultan Malik As Saleh
Sultan Hasanudin
Tindakan yang dilakukan Pati Unus pada masa pemerintahannya di Demak adalah
Mengadakan hubungan dengan portugis
Menyerang kedudukan portugis di Malaka
Bekerja sama dengan portugis untuk menyerang pajajaran
Mengadakan hubungan dagang dengan belanda
Menundukan daerah-daerah yang melepaskan diri
Pada masa pemerintahan Sultan Muhammad (1297-1326) Kerajaan Samudra Pasai memperkenalkan mata uang emas yang disebut dirham. Mata uang tersebut dikenalkan dengan tujuan
Memperluas wilayah kerajaan
Memperlancar kegiatan perdagangan
Menjaga harga lada di pasar tetap tinggi
Menguasai kegiatan perdagangan di Malaka
Menguasai jalur perdagangan di asia tenggara
Masyarakat Aceh dikelompokan dalam dua golongan yakni golongan Teuku dan Tengku. Yang dimaksud dengan golongan Tengku adalah
Golongan bangsawan
Golongan pekerja
Golongan pedagang
Golongan agamawan
Golongan prajurit
Pada tahun 1755, kerajaan Mataram Islam dibagi menjadi dua wilayah melalui perjanjian Giyanti. Dua wilayah tersebut yakni
Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta
Kesunanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta
Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta
Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta
Kesepuhan Yogyakarta dan Kasepuhan Surakarta
Bangunan bersejarah yang merupakan hasil akulturasi antara Kebudayaan Hindu dan Islam salah satunya adalah masjid. Ciri akulturasi tersebut dapat terlihat dari
Bentuk serambi di kedua sisi
Bentuk atap yang bersusun seperti punden berundak-undak
Bentuk atap yang seperti kubah
Bentuk masjid seperti bujur sangkar
Terdapat menara untuk menyeruakan azan
Sebelum budaya islam masuk ke indonesia, masyarakat indonesia sudah mengenal kalender saka (kalender hindu). Setelah berkembangnya islam, dikenalnya kalender jawa dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan seperti kalender hijriah dalam islam. hanya saja sultan agung mengubah beberapa nama bulannya dengan istilah jawa. seperti muharram dengan nama syuro, robiul awal dg nama mulod, bulan sya'ban dg nama ruwh. siapakah yang menciptakan penamaan kalender jawa tersebut
Sunan Kalijaga
Sunan Bonang
Raden Wijaya
Sunan Gungnujati
Sultan Agung
Setelah mempelajari adanya akulturasi budaya Hindu budha dan islam, adapun pelajaran yang diambil terkait dengan keberagaman yang ada di Indonesia dari sisi historis yakni, kecuali
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang memiliki beragam suku, budaya, etnik dan agama
Keberagaman di Indonesia sangat dipengaruhi oleh sejarah bangsa pada masa dahulu
Keberagaman yang terdapat di indonesia jangan lah dijadikan sebab terjadinya perpecahan
Indonesia lebih mementingkan kesamaan agama dan budaya dalam membentuk suatu persatuan
Pemahaman tentang sejarah dan kebudayaan yang pernah ada di Indonesia menjadikan kita lebih menghargai keberagaman dan meningkatkan toleransi dalam bermasyarakat
Dalam pendidikan pesantren dikenal sistem pengajaran dengan metode kelas musyawarah yang diterapkan dengan cara
Para santri melakukan diskusi kecil sebelum menyimpulkan jawaban yang diberikan Kiyai
Santri menghadap kiyai satu persatu dengan membawa kitab yang di pelajari
Kiyai memberikan kebebasan untuk bertanya terkait materi yang belum dipahami
Kiyai menerangkan pelajaran dengan menggunakan bahasa arab
Sambil mengikuti pelajaran dengan duduk disekelling kiyai
Ketika agama islam masuk dan berkembang di Indonesia maka pertunjukan wayang lebih ditekankan pada upaya untuk
Memeriahkan acara keagamaan
Memperkuat kepercayaan asli masyarakat
Menghibur masyarakat
Melaksanakan acara adat yang sesuai dengan ajaran islam
Menyebarkan agama islam
Tradisi Sekaten di Yogyakarta dan Surakarta diselenggarakan selama tujuh hari lamanya. Tradisi sekaten juga menjadi sarana penyebaran agama islam sejak dulu hingga sekarang. Sekaten merupakan
Tradisi mendoakan arwah orang yang sudah meninggal
Tradisi sedekah Bumi
Tradisi Sedekah Laut
Tradisi Pemberian sesaji pada ritual penguburan jenazah
Tradisi memperingati Kelahiran/ Maulid Nabi Muhammad SAW
Akulturasi budaya Islam dengan budaya Hindu dan budaya lokal Nusantara banyak ditemukan pada masa kini. Meskipun masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa kebiasaan atau tradisi yang diselenggarakan merupakan bentuk akulturasi. Salahsatunya yakni tradisi Kenduri dan Sekaten di Yogyakarta dan surakarta. Tradisi Kenduri merupakan
Tradisi mendoakan arwah orang yang sudah meninggal
Tradisi sedekah Bumi
Tradisi Sedekah Laut
Tradisi Pemberian sesaji pada ritual penguburan jenazah
Tradisi memperingati Kelahiran/ Maulid Nabi Muhammad SAW
