Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tujuan Pembelajaran

Total questions: 91

Worksheet time: 46mins

Name
Class
Date
1.

Hey Adi, Rahman, and Angga! Apa sih tujuan pembelajaran yang menekankan pengelompokan obat terkait sistem saraf otonom? Yuk, kita cari tahu kemampuan apa yang bisa kita capai!

a)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

b)

Mendiagnosis penyakit neurodegeneratif

c)

Merancang alat stimulasi elektrik

d)

Mengukur kecepatan konduksi saraf

2.

Hey Susi, Dedi, and Faisal! Siap untuk tantangan? Manakah fokus pembelajaran yang secara eksplisit mengarahkan kalian memahami cara kerja obat pada sistem saraf otonom?

a)

Memahami mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

b)

Menghafal nama dagang semua obat analgesik

c)

Menjelaskan anatomi saraf perifer secara rinci

d)

Menganalisis teknik pembedahan saraf

3.

Hai Dian, Ratna, dan Rina! Mari kita uji pengetahuan kalian! Tujuan pembelajaran yang menggabungkan tiga aspek—khasiat, efek samping, dan cara penggunaan—merujuk pada fokus apa ya?

a)

Memahami khasiat, efek samping dan cara penggunaan obat sistem saraf otonom

b)

Menentukan dosis optimum berdasarkan farmakokinetik ginjal

c)

Menguji stabilitas obat dalam penyimpanan jangka panjang

d)

Mempelajari interaksi obat dengan vitamin

4.

Angga dan Rina sedang berdiskusi tentang obat yang mempengaruhi sistem saraf otonom. Dalam daftar tujuan mereka, istilah “spesialite” paling tepat dipahami sebagai apa?

a)

Nama dagang atau produk khusus dari suatu obat

b)

Metode terapi non-farmakologis

c)

Jenis reseptor saraf sensorik

d)

Prosedur diagnostik laboratorium

5.

Dalam dunia pembelajaran yang penuh petualangan, Adi, Eko, dan Rahman sedang berusaha untuk mencapai salah satu tujuan pembelajaran yang menantang: siswa mampu…

a)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom berdasarkan kategori tertentu

b)

Mengoperasikan mesin MRI untuk memetakan saraf otonom

c)

Memprediksi mutasi genetik pada reseptor adrenergik

d)

Merancang uji klinis fase III untuk obat baru

6.

Indah dan Dedi sedang belajar tentang obat yang mempengaruhi sistem saraf otonom. Mereka ingin tahu, apa sih tujuan yang membuat siswa seperti mereka mengevaluasi efek yang tidak diinginkan dari obat-obatan ini?

a)

Memahami efek samping obat sistem saraf otonom

b)

Menguasai teknik venipuncture yang aman

c)

Menilai risiko trauma kepala pada atlet

d)

Menganalisis pola tidur remaja

7.

Bayangkan Rudi sedang menjelaskan kepada teman-temannya tentang bagaimana obat bekerja pada reseptor otonom. Tujuan mana yang sedang dievaluasi dalam penjelasan seru ini?

a)

Memahami mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

b)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

c)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

d)

Memahami cara penyimpanan obat

8.

Hey Faisal, Dian, and Hadi! Siap-siap untuk tantangan! Manakah yang bukan termasuk dalam daftar tujuan pembelajaran bagian ini?

a)

Memahami teknik pembedahan saraf otonom

b)

Mengklasifikasi obat sistem saraf otonom

c)

Memahami mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

d)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

9.

Hai Mega, Indah, dan Laila! Apa sih tujuan yang berkaitan dengan pengetahuan merek dagang atau produk formulasi obat? Yuk, kita cari tahu!

a)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

b)

Memahami anatomi sistem saraf pusat

c)

Menilai fungsi kognitif lewat tes neuropsikologi

d)

Menganalisis kebijakan farmasi rumah sakit

10.

Bagian ini bertujuan agar siswa seperti Dian, Dimas, dan Ina mampu mengidentifikasi kategori obat yang bekerja pada sistem saraf otonom. Pernyataan tersebut merujuk pada tujuan…

a)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

b)

Menghafal protokol ICU untuk gangguan otonom

c)

Melakukan kultur sel neuron otonom

d)

Mengukur respons EMG pada otot polos

11.

Joko, Rahman, dan Dimas sedang mempersiapkan diri untuk ujian. Kumpulan tujuan pembelajaran pada bagian ini secara umum berfokus pada topik…

a)

Obat sistem saraf otonom: klasifikasi, mekanisme, efek dan spesialite

b)

Bioteknologi rekayasa genetika pada neuron motorik

c)

Psikologi perkembangan remaja

d)

Teknik radiologi intervensi

12.

Wawan, Nur, dan Eko sedang belajar tentang obat sistem saraf otonom. Mereka ingin tahu, tujuan apa yang seharusnya mereka pahami agar bisa menggunakan obat ini secara klinis dengan tepat?

a)

Memahami cara penggunaan obat sistem saraf otonom

b)

Menentukan parameter ventilasi mekanik

c)

Mendesain kurikulum farmasi dasar

d)

Menganalisis data epidemiologi pandemi

13.

Dalam konteks evaluasi, indikator keberhasilan untuk tujuan tentang mekanisme kerja adalah bahwa siswa dapat…

a)

Menjelaskan interaksi obat dengan reseptor otonom dan jalur sinyalnya

b)

Menghafal lokasi semua ganglia otonom

c)

Mengukur BMI pasien sebelum terapi

d)

Mencatat merek alat kesehatan

14.

Di antara tujuan yang disebutkan, manakah yang secara langsung terkait dengan keamanan pasien saat pemberian obat? Mari kita bantu Angga, Nur, dan Heri untuk menemukan jawaban yang tepat!

a)

Memahami efek samping dan cara penggunaan obat sistem saraf otonom

b)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

c)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

d)

Menggambar skema anatomi saraf

15.

Tujuan pembelajaran terakhir dalam daftar berfokus pada…

a)

Spesialite obat sistem saraf otonom

b)

Mekanisme kerja obat antiinflamasi

c)

Klasifikasi penyakit neurodegeneratif

d)

Teknik komunikasi klinis

16.

Rudi, Dimas, dan Faisal sedang belajar tentang sistem saraf otonom. Manakah kombinasi aspek yang mereka anggap sebagai satu tujuan terpadu dalam materi ini?

a)

Khasiat obat sistem saraf otonom

b)

Efek samping obat sistem saraf otonom

c)

Cara penggunaan obat sistem saraf otonom

d)

Prosedur fisioterapi untuk saraf perifer

e)

Pengukuran tekanan darah dengan Doppler

17.

Hai Dian, Ina, dan Agung! Mari kita uji pengetahuan kalian tentang fokus materi bagian ini. Pernyataan berikut benar tentang fokus materi ini, pilih semua yang tepat ya!

a)

Mencakup klasifikasi obat sistem saraf otonom

b)

Menjelaskan mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

c)

Menguraikan khasiat dan efek samping obat sistem saraf otonom

d)

Mendeskripsikan spesialite obat sistem saraf otonom

e)

Mengajarkan teknik operasi pada ganglia otonom

18.

Hey Adi! Apa sih tujuan yang membuat kamu harus mengenal variasi formula dan merek obat? Yuk, kita cari tahu!

a)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

b)

Memahami mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

c)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

d)

Memahami efek samping obat sistem saraf otonom

19.

Materi ini tidak mencakup tujuan untuk…

a)

Menghafal anatomi detail sistem saraf pusat

b)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

c)

Memahami mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

d)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

20.

Bayangkan Dian dan Sari sedang berdiskusi tentang obat-obatan. Jika sebuah evaluasi meminta mereka untuk menyebutkan kelompok obat kolinergik vs adrenergik, itu paling terkait dengan tujuan…

a)

Mengklasifikasikan obat sistem saraf otonom

b)

Memahami mekanisme kerja obat sistem saraf otonom

c)

Menilai efek samping obat sistem saraf otonom

d)

Mengetahui spesialite obat sistem saraf otonom

21.

Yuk, Yuni dan Agus, kita eksplorasi dunia sistem saraf! Pada skema sistem saraf, manakah komponen yang termasuk Susunan Saraf Pusat (SSP)?

a)

Otak dan sumsum tulang belakang (spinalis)

b)

Saraf motorik dan saraf otonom

c)

Neuron eferen dan neuron aferen

d)

Simpatis dan parasimpatis

22.

Yuni dan Rizal sedang belajar tentang Susunan Saraf Tepi (SST). Mereka penasaran, bagian manakah yang merupakan cabang dari SST yang mengatur otot polos?

a)

Saraf motorik

b)

Saraf otonom

c)

Susunan saraf pusat

d)

Neuron aferen

23.

Joko dan Nisa sedang belajar tentang saraf otonom. Mereka penasaran, jalur yang mengirim sinyal dari pusat ke organ itu disebut apa ya?

a)

Neuron aferen

b)

Neuron eferen

c)

Neuron interkoneksi

d)

Neuron sensorik

24.

Indah dan Adi sedang berdiskusi tentang sistem saraf. Pernyataan yang tepat tentang perbedaan umum antara sistem saraf simpatis dan parasimpatis adalah:

a)

Simpatis menurunkan aktivitas tubuh saat stres, parasimpatis meningkatkannya

b)

Simpatis meningkatkan aktivitas saat stres ("fight-or-flight"), parasimpatis mengembalikan ke keadaan normal ("rest-and-digest")

c)

Keduanya selalu meningkatkan frekuensi jantung

d)

Parasimpatis memperbesar bronkus, simpatis menciutkan bronkus

25.

Surya dan Rani sedang belajar tentang sistem saraf. Mereka penasaran, organ manakah yang mengalami pembesaran pupil di bawah dominasi sistem saraf simpatis?

a)

Mata

b)

Jantung

c)

Hati

d)

Kantung empedu

26.

Heri dan Nisa sedang belajar tentang sistem saraf. Mereka penasaran, apa sih efek parasimpatis terhadap frekuensi detak jantung dan bronkus?

a)

Menurunkan frekuensi detak jantung

b)

Meningkatkan frekuensi detak jantung

c)

Membuat bronki berelaksasi

d)

Membuat bronki berkontraksi

27.

Hey Nur, Rudi, and Mega! Siap untuk tantangan? Manakah kombinasi efek yang mencerminkan dominasi simpatis pada sistem pencernaan kita?

a)

Meningkatkan sekresi dan gerakan peristaltik

b)

Mencegah sekresi dan gerakan peristaltik

c)

Meningkatkan produksi empedu dan kontraksi kantung empedu

d)

Mempercepat penyerapan nutrisi di usus

28.

Ina dan Rizal sedang belajar tentang sistem pernapasan. Mereka menemukan bahwa simpatis memiliki pengaruh tertentu terhadap bronkus. Menurut ringkasan yang mereka baca, bagaimana pengaruh simpatis terhadap bronkus?

a)

Menciutkan bronkus

b)

Memperbesar bronkus

c)

Tidak memengaruhi bronkus

d)

Menutup bronkus

29.

Siti, Hadi, dan Ina sedang belajar tentang sistem pencernaan. Pernyataan manakah yang benar mengenai parasimpatis pada pencernaan berdasarkan ringkasan fungsi yang mereka baca?

a)

Parasimpatis memperlambat alat pencernaan

b)

Parasimpatis mempercepat alat pencernaan

c)

Parasimpatis menghentikan sekresi ludah

d)

Parasimpatis mengurangi gerak peristaltik

30.

Rizal dan Dewi sedang belajar tentang efek simpatis terhadap metabolisme hati. Mereka menemukan sebuah diagram yang menarik! Efek simpatis terhadap metabolisme hati yang ditunjukkan pada diagram adalah:

a)

Mengubah glikogen menjadi glukosa

b)

Menyimpan glukosa menjadi glikogen

c)

Meningkatkan produksi empedu

d)

Menurunkan kadar glukosa darah

31.

Rani dan Dedi sedang belajar tentang sistem saraf otonom. Mereka menemukan diagram yang menarik! Sekarang, mereka ingin tahu: Neurotransmiter utama pada sistem parasimpatik (kolinergik) adalah apa?

a)

Epinefrin (adrenalin)

b)

Norepinefrin (noradrenalin/NA)

c)

Asetilkolin

d)

Dopamin

32.

Hey, teman-teman! Berdasarkan diagram yang menarik ini, yuk kita cari tahu neurotransmiter pada sistem simpatik (adrenergik) yang meliputi apa saja? Pilih semua yang benar, ya!

a)

Epinefrin (adrenalin)

b)

Norepinefrin (noradrenalin/NA)

c)

Asetilkolin

d)

GABA

33.

Hey Mega, Heri, dan Dian! Menurut keterangan pada diagram yang menarik ini, bagaimana sih kita bisa mendefinisikan neurotransmiter dalam konteks transmisi sinyal saraf otonom?

a)

Protein struktural yang memperkuat sinaps

b)

Substansi kimia yang berfungsi membawa pesan yang akan diantarkan ke reseptor

c)

Ion yang mengubah potensial membran secara permanen

d)

Hormon endokrin yang hanya bekerja pada jarak jauh

34.

Hey Siti, Ina, and Ratna! Dalam skema yang menarik ini, bisa kah kalian menemukan urutan aliran informasi yang benar dalam transmisi otonom? Ayo kita lihat!

a)

Reseptor → Ganglion Efektor → Rangsangan → Neurotransmiter

b)

Rangsangan → Neurotransmiter → Ganglion Efektor → Reseptor

c)

Ganglion Efektor → Rangsangan → Neurotransmiter → Reseptor

d)

Rangsangan → Reseptor → Neurotransmiter → Ganglion Efektor

35.

Hai Dewi dan Adi! Mari kita uji pengetahuan kalian tentang obat saraf otonom. Berdasarkan pengantar klasifikasi, obat saraf otonom dikelompokkan terutama menurut aksi terhadap sistem mana? Ayo, pilih jawaban yang tepat!

a)

Sistem saraf somatik

b)

Sistem saraf simpatik atau parasimpatik

c)

Sistem endokrin

d)

Sistem pencernaan

36.

Yuk, kita bantu Yuni, Dian, dan Laila untuk memahami lebih dalam tentang obat saraf otonom! Pernyataan yang tepat tentang tiga kelompok besar obat saraf otonom menurut materi adalah:

a)

Zat yang bekerja terhadap saraf simpatik

b)

Zat yang bekerja terhadap saraf parasimpatik

c)

Zat perintangan ganglion

37.

Hai Susi! Dalam petualangan kita menjelajahi dunia neuron, kita menemukan sebuah diagram menarik. Pada diagram struktur neuron tersebut, bagian mana yang berfungsi sebagai penerima impuls dari neuron lain? Ayo gunakan keterangan visual yang disediakan untuk membantu kita menjawabnya!

a)

Akson

b)

Dendrit

c)

Nodus Ranvier

d)

Ujung akson

38.

Rudi dan Dian sedang belajar tentang sistem saraf. Mereka menemukan skema klasifikasi obat dan bertanya-tanya, obat apa yang meniru aktivitas sistem simpatik?

a)

Parasimpatomimetik (kolinergik)

b)

Simpatomimetik (adrenergik)

c)

Parasimpatolitik (antikolinergik)

d)

Simpatolitik (adrenolitik)

39.

Hey, teman-teman! Berdasarkan skema yang menarik ini, yuk kita bantu Rahman, Arif, dan Nita untuk menemukan pasangan istilah dan sistem yang dihambat atau ditiru. Mana yang kalian rasa benar?

a)

Simpatolitik (adrenolitik) — menghambat efek sistem simpatik

b)

Parasimpatomimetik (kolinergik) — meniru aktivitas sistem parasimpatik

c)

Parasimpatolitik (antikolinergik) — menghambat efek sistem parasimpatik

40.

Angga dan Dian sedang belajar tentang obat simpatomimetik (adrenergik). Mereka bertanya-tanya, pernyataan mana yang paling tepat tentang obat ini…

a)

meniru efek dan perangsangan sistem saraf simpatik (memacu/mempercepat)

b)

menekan aktivitas sistem saraf parasimpatik secara langsung

c)

menghambat pelepasan asetilkolin pada sinaps muskarinik

d)

mengurangi sensitivitas reseptor adrenergik terhadap noradrenalin

41.

Hai teman-teman! Siapa di antara kalian yang bisa membantu Indah, Dewi, dan Sri untuk menemukan obat simpatomimetik (adrenergik) yang tepat? Yuk, kita lihat pilihan-pilihannya!

a)

Noradrenalin (Norepinefrin)

b)

Efedrin

c)

Isoprenalin

d)

Amfetamin

e)

Propranolol

42.

Hadi dan Dewi sedang belajar tentang obat simpatolitik (adrenolitik). Mereka penasaran, apa sih aksi utama dari obat ini?

a)

menekan saraf simpatik atau melawan efek adrenergik (memperlambat)

b)

meningkatkan pelepasan noradrenalin dari ujung saraf

c)

meniru efek sistem saraf simpatik pada jantung

d)

mengaktifkan reseptor beta-2 untuk bronkodilatasi

43.

Pasangkan golongan obat dengan contoh yang sesuai. Ayo, Nur, Indah, dan Titi, tunjukkan pengetahuan kalian tentang obat-obatan!

a)

Simpatomimetik: Noradrenalin, Efedrin, Isoprenalin, Amfetamin

b)

Simpatolitik: Alkaloid Secale, Propranolol

c)

Simpatomimetik: Alkaloid Secale, Propranolol

d)

Simpatolitik: Noradrenalin, Efedrin

44.

Halo teman-teman! Mari kita uji pengetahuan kita tentang Propranolol. Pernyataan mana yang benar mengenai Propranolol berdasarkan materi yang telah kita pelajari? Ayo, Ratna, Dewi, dan Agung, tunjukkan jawaban kalian!

a)

Termasuk obat simpatolitik (adrenolitik) yang memperlambat efek adrenergik

b)

Merupakan agonis beta yang mempercepat denyut jantung

c)

Termasuk neurotransmitter endogen pada sinaps adrenergik

d)

Bekerja meniru noradrenalin untuk memacu sistem simpatik

45.

Hai Titi dan Rudi! Berdasarkan materi yang telah kita pelajari, manakah pernyataan yang tepat tentang parasimpatomimetik (kolinergik)? Ayo kita uji pengetahuan kalian!

a)

Obat yang menghambat efek asetilkolin pada organ parasimpatik

b)

Obat yang merangsang organ yang dilayani saraf parasimpatik dan meniru efek asetilkolin

c)

Obat yang hanya bekerja pada sistem saraf simpatik

d)

Obat yang meningkatkan pelepasan norepinefrin

46.

Hai Dedi, Arif, dan Yuni! Siap-siap untuk tantangan obat! Pilih semua contoh obat yang termasuk parasimpatomimetik (kolinergik) di bawah ini.

a)

Pilokarpin

b)

Fisosstigmin

c)

Alkaloid Beladona

d)

Propantelin

47.

Parasimpatolitik (antikolinergik) memiliki efek utama sebagai berikut:

a)

Meniru efek perangsangan asetilkolin pada organ parasimpatik

b)

Melawan atau memblokir efek-efek kolinergik pada organ

c)

Meningkatkan aktivitas saraf parasimpatik secara langsung

d)

Menghambat pelepasan dopamin di sinaps

48.

Hai, Laila, Sari, dan Ina! Siap untuk tantangan obat? Manakah kombinasi obat yang benar dikaitkan dengan kelasnya?

a)

Pilokarpin — antikolinergik; Propantelin — kolinergik

b)

Fisosstigmin — kolinergik; Alkaloid Beladona — antikolinergik

c)

Alkaloid Beladona — kolinergik; Pilokarpin — antikolinergik

d)

Propantelin — kolinergik; Fisosstigmin — antikolinergik

49.

Hey Adi, can you help us out? Asetilkolin paling terkait dengan pernyataan mana berikut terkait obat parasimpatomimetik?

a)

Obat parasimpatomimetik bekerja dengan meniru efek perangsangan yang dimediasi asetilkolin

b)

Obat parasimpatomimetik meningkatkan pelepasan norepinefrin pada sinaps simpatik

c)

Obat parasimpatomimetik memblokir reseptor asetilkolin sehingga respons menurun

d)

Obat parasimpatomimetik tidak berhubungan dengan neurotransmiter

50.

Agung dan Nur sedang belajar tentang zat perintangan ganglion yang bekerja dengan menghambat penerusan impuls pada sel-sel ganglion otonom. Mereka penasaran, apa efek hemodinamik utama yang dihasilkan sehingga dapat digunakan pada beberapa kasus hipertensi? Mari kita bantu mereka menemukan jawabannya!

a)

Vasokonstriksi akibat stimulasi simpatis

b)

Vasodilatasi karena blokade susunan simpatis

c)

Peningkatan denyut jantung karena stimulasi SSP

d)

Bronkokonstriksi karena aktivasi parasimpatik

51.

Pernyataan berikut tentang mekanisme kerja ZPG benar kecuali:

a)

Menghambat transmisi impuls pada ganglion simpatik dan parasimpatik

b)

Menimbulkan vasodilatasi yang membantu menurunkan tekanan darah

c)

Meningkatkan aktivitas simpatis sehingga terjadi vasokonstriksi

d)

Digunakan pada beberapa kondisi hipertensi karena efeknya pada pembuluh darah

52.

Dari daftar obat yang berkaitan dengan ZPG, manakah yang digolongkan sebagai adrenergik dan dikenal menstimulasi sistem saraf pusat (SSP)?

a)

Atropin dan turunannya

b)

Efedrin dan amfetamin

c)

Fenotiazin dan reserpine

d)

Klonidin

53.

Pilih semua pasangan obat-kelompok yang tepat sesuai keterangan:

a)

Antikolinergik: atropin dan derivatnya, menekan SSP dengan efek sedatif

b)

Sedatif: fenotiazin dan reserpine, menghasilkan efek menenangkan

c)

Zat perintangan MAO: memberikan efek antidepresi

d)

Klonidin: menghasilkan efek meredakan ketegangan pembuluh darah

54.

Obat antikolinergik seperti atropin dan derivatnya memiliki efek pada SSP yang dinyatakan di materi. Apa efek tersebut?

a)

Menstimulasi SSP tanpa sedasi

b)

Menekan SSP dengan efek sedatif

c)

Meningkatkan vasokonstriksi perifer

d)

Menghambat MAO sehingga antidepresi

55.

Manakah pernyataan paling tepat mengenai klonidin dalam konteks ZPG?

a)

Termasuk sedatif yang menekan SSP kuat

b)

Menghasilkan efek meredakan ketegangan pembuluh darah

c)

Merupakan inhibitor MAO utama untuk terapi depresi

d)

Meningkatkan transmisi impuls pada ganglion

56.

Berdasarkan definisi pada materi, obat adrenergik (simpatomimetik) adalah zat yang…

a)

Menghambat pelepasan asetilkolin di seluruh tubuh

b)

Menimbulkan efek yang sama dengan stimulasi saraf simpatis dan melepaskan noradrenalin di ujung saraf

c)

Mengaktifkan saraf parasimpatis untuk menurunkan denyut jantung

d)

Meningkatkan produksi dopamin di otak

57.

Pernyataan yang benar mengenai perbedaan antara reseptor alfa (α) dan beta (β) menurut materi adalah…

a)

Keduanya identik tanpa perbedaan fungsi

b)

Perbedaannya terletak pada kepekaan terhadap neurotransmitter

c)

Beta hanya terdapat pada otot polos sedangkan alfa hanya pada jantung

d)

Alfa selalu menyebabkan bronkodilatasi sedangkan beta selalu vasokonstriksi

58.

Stimulasi reseptor α-1 menimbulkan efek utama berikut:

a)

Bronkodilatasi dan peningkatan metabolisme lemak

b)

Vasokonstriksi otot polos serta stimulasi sel kelenjar dengan meningkatnya sekresi liur dan keringat

c)

Penghambatan pelepasan noradrenalin sehingga tekanan darah turun

d)

Penurunan frekuensi kontraksi jantung

59.

Manakah yang merupakan efek stimulasi reseptor α-2?

a)

Memperkuat daya dan frekuensi kontraksi jantung

b)

Bronkodilatasi pada saluran napas

c)

Menghambat pelepasan noradrenalin pada saraf adrenergik sehingga tekanan darah menurun; pelepasan asetilkolin di usus berkurang sehingga peristaltik menurun

d)

Meningkatkan sekresi liur dan keringat

60.

Reseptor β-1 terutama menghasilkan efek…

a)

Memperkuat daya dan meningkatkan frekuensi kontraksi jantung

b)

Menurunkan frekuensi kontraksi jantung dan tekanan darah

c)

Bronkodilatasi serta peningkatan metabolisme glikogen

d)

Vasokonstriksi kuat pada otot polos

61.

Pernyataan yang tepat mengenai reseptor β-2 adalah…

a)

Menurunkan peristaltik usus melalui penghambatan asetilkolin

b)

Berkaitan dengan bronkodilatasi dan stimulasi metabolisme glikogen serta lemak

c)

Meningkatkan sekresi kelenjar saliva dan keringat

d)

Memperkuat kontraksi jantung

62.

Pilihan mana yang berpasangan dengan reseptor dan efeknya secara benar?

a)

α-1: vasokonstriksi otot polos dan peningkatan sekresi kelenjar

b)

α-2: penghambatan pelepasan NA sehingga tekanan darah naik

c)

β-1: memperkuat daya dan frekuensi kontraksi jantung

d)

β-2: bronkodilatasi serta stimulasi metabolisme glikogen dan lemak

63.

Seorang pasien mengalami bronkokonstriksi. Berdasarkan materi, agonis pada reseptor mana yang paling tepat untuk membantu meredakan gejala?

a)

Reseptor α-1

b)

Reseptor α-2

c)

Reseptor β-1

d)

Reseptor β-2

64.

Berdasarkan klasifikasi pada gambar, manakah yang termasuk zat adrenergik yang bekerja langsung?

a)

Efedrin, amfetamin, guanetidin

b)

Adrenalin, norepinefrin (NA), dan isoprenalin

c)

Reserpine, salbutamol, dan terbutalin

d)

Nafazolin dan silomatazolin

65.

Menurut diagram penggolongan, kelompok 'zat yang bekerja tidak langsung' berisi obat-obat berikut, kecuali:

a)

Efedrin

b)

Amfetamin

c)

Guanetidin

d)

Isoprenalin

66.

Pada bagian 'Derivat feniletilamin', obat yang TIDAK tercantum adalah:

a)

Katekola­min

b)

Fenilefrin

c)

Efedrin

d)

Amfetamin

e)

Nafazolin

67.

Derivat imidazolin pada penggolongan adrenergik terdiri dari:

a)

Reserpine dan salbutamol

b)

Nafazolin dan silomatazolin

c)

Adrenalin dan NA

d)

Isoprenalin dan orsiprenalin

68.

Pilih semua kondisi klinis yang disebutkan sebagai penggunaan adrenergik.

a)

Syok

b)

Asma

c)

Hipertensi

d)

Rinitis

e)

Dis­menore

69.

Manakah pernyataan yang benar mengenai efek samping adrenergik menurut materi?

a)

Takikardia (mempercepat denyut jantung)

b)

Jantung berdebar

c)

Nyeri kepala

d)

Gelisah

e)

Mengantuk berat

70.

Menurut daftar penggunaan, adrenergik dapat berperan sebagai vasodilator. Makna vasodilator dalam konteks ini adalah:

a)

Mengecilkan diameter pembuluh darah

b)

Memperlebar pembuluh darah

c)

Menguatkan kontraksi otot polos bronkus

d)

Menurunkan tekanan darah secara langsung

71.

Midriatikum disebut sebagai salah satu penggunaan adrenergik. Apa arti midriatikum menurut materi?

a)

Mengecilkan pupil mata

b)

Melebarkan pupil mata

c)

Menurunkan produksi air mata

d)

Mengurangi tekanan intraokular

72.

Berikut ini adalah contoh obat adrenergik yang ditampilkan, kecuali:

a)

Epinefrin

b)

Isoprenalin

c)

Orsiprenalin

d)

Fenilefrin

e)

Reserpine

73.

Obat yang termasuk katekola­min pada daftar obat adrenergik adalah:

a)

Epinefrin

b)

Amfetamin

c)

Guanetidin

d)

Nafazolin

74.

Mana yang benar terkait 'derivat imidazolin' pada daftar obat adrenergik?

a)

Kelompok obat yang mencakup nafazolin

b)

Nama dagang untuk isoprenalin

c)

Sinonim dari katekola­min

d)

Jenis efek samping

75.

Pernyataan berikut paling tepat menggambarkan perbedaan zat adrenergik bekerja langsung vs tidak langsung menurut materi:

a)

Zat bekerja langsung mengandung imidazolin, sedangkan tidak langsung adalah katekola­min

b)

Zat bekerja langsung contohnya adrenalin/NA/isoprenalin, sedangkan tidak langsung contohnya efedrin/amfetamin/guanetidin/reserpine/salbutamol/terbutalin

c)

Zat bekerja langsung hanya dipakai untuk asma, sedangkan tidak langsung hanya untuk syok

d)

Zat bekerja langsung menyebabkan midriasis, sedangkan tidak langsung menyebabkan miosis

76.

Adrenolitik (simpatolitik) adalah obat yang bekerja dengan cara menghambat aktivitas sistem adrenergik. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai alfa-bloker?

a)

Meningkatkan kontraksi otot polos pembuluh sehingga terjadi vasokonstriksi

b)

Memblokir reseptor alfa pada otot polos, terutama pembuluh kulit dan mukosa, sehingga menimbulkan vasodilatasi perifer

c)

Mengaktifkan reseptor beta di jantung untuk menurunkan frekuensi nadi

d)

Bekerja terutama pada reseptor dopamin untuk menurunkan tekanan darah

77.

Efek utama alfa-bloker dalam terapi adalah…

a)

Bronkodilatasi sentral yang menurunkan resistensi jalan napas

b)

Vasodilatasi perifer yang bermanfaat pada hipertensi dan hipertrofi prostat

c)

Penurunan kontraktilitas miokard yang mencegah aritmia

d)

Peningkatan pelepasan norepinefrin dari ujung saraf adrenergik

78.

Tipe selektivitas berikut ini benar untuk kelompok alfa-bloker menurut materi:

a)

a-bloker non selektif

b)

a-1 bloker selektif

c)

a-2 bloker selektif

d)

B-1 bloker selektif

79.

Beta-bloker (B-simpatolitik) awalnya digunakan untuk kondisi jantung tertentu. Penggunaan modern utamanya adalah sebagai…

a)

Analgesik untuk nyeri muskuloskeletal

b)

Antihipertensi untuk menurunkan tekanan darah

c)

Antibiotik untuk infeksi saluran pernapasan

d)

Diuretik untuk mengurangi edema perifer

80.

Pernyataan berikut yang sesuai dengan klasifikasi beta-bloker pada materi adalah…

a)

Terdapat B-1 bloker selektif dan B-1 bloker nonselektif

b)

Semua beta-bloker bersifat nonselektif terhadap reseptor beta

c)

Beta-bloker diklasifikasikan menjadi a-1 dan a-2

d)

Beta-bloker hanya bekerja pada pembuluh kulit dan mukosa

81.

Mana kombinasi konsep yang paling menggambarkan perbedaan utama antara alfa-bloker dan beta-bloker dalam materi?

a)

Alfa-bloker: memblokir reseptor alfa pada otot polos pembuluh; efek utama vasodilatasi perifer

b)

Beta-bloker: awalnya untuk aritmia/angina pectoris; kini digunakan sebagai antihipertensi

c)

Alfa-bloker: meningkatkan aktivitas simpatis sehingga tekanan darah naik

d)

Beta-bloker: mengaktivasi reseptor beta-1 untuk meningkatkan denyut jantung

82.

Pilih pernyataan yang paling tepat: Obat kolinergik didefinisikan sebagai zat yang menimbulkan efek yang sama dengan stimulasi sistem saraf parasimpatik dan melepaskan neurotransmiter utama di ujung saraf. Neurotransmiter yang dimaksud adalah…

a)

Dopamin

b)

Asetilkolin (Ach)

c)

Adrenalin

d)

Serotonin

83.

Tujuan utama aktivitas parasimpatik yang ditiru oleh obat kolinergik adalah…

a)

Mengaktifkan respons fight-or-flight untuk meningkatkan penggunaan energi

b)

Mengumpulkan energi dari makanan dan menghambat penggunaannya sehingga menimbulkan efek menyerupai istirahat dan tidur

c)

Meningkatkan metabolisme dan suhu tubuh untuk aktivitas berat

d)

Memicu pelepasan glukosa dari hati untuk kerja otot

84.

Manakah yang termasuk efek kolinergik pada sistem pencernaan?

a)

Mempercepat gerakan peristaltik

b)

Meningkatkan sekresi kelenjar ludah, getah lambung, dan air mata

c)

Menghambat gerakan usus

d)

Menurunkan sekresi lambung

85.

Efek kolinergik terhadap sirkulasi darah meliputi…

a)

Meningkatkan kegiatan jantung dan vasokonstriksi pembuluh darah

b)

Mengurangi kegiatan jantung dan vasodilatasi pembuluh darah

c)

Tidak memengaruhi frekuensi jantung

d)

Meningkatkan tekanan darah

86.

Pada sistem pernapasan, efek kolinergik yang benar adalah…

a)

Dilatasi bronkus (bronkodilatasi) sehingga napas lebih lega

b)

Menciutkan bronkus (bronkokonstriksi) sehingga pernapasan melambat

c)

Tidak ada efek pada bronkus

d)

Meningkatkan ventilasi dengan memperbesar diameter bronkus

87.

Efek kolinergik pada mata ditandai dengan…

a)

Midriasis (pelebaran pupil) akibat relaksasi otot sfingter

b)

Miosis (penyempitan pupil) akibat kontraksi otot mata

c)

Tidak ada perubahan ukuran pupil

d)

Peningkatan akomodasi tanpa perubahan pupil

88.

Pernyataan yang tepat mengenai efek kolinergik pada saluran kemih adalah…

a)

Relaksasi kandung kemih dan ureter sehingga urin tertahan

b)

Kontraksi kandung kemih dan ureter yang memfasilitasi pengosongan

c)

Tidak memengaruhi otot polos saluran kemih

d)

Meningkatkan resistensi uretra tanpa perubahan kandung kemih

89.

Reseptor kolinergik ditemukan pada lokasi berikut, kecuali…

a)

Semua ganglion dan sinapsis sistem saraf otonom

b)

Neuron posganglioner parasimpatik

c)

Pelat ujung otot lurik (neuromuskular)

d)

Bagian sistem ekstrapiramidal (SSp) di otak

e)

Neuron posganglioner simpatis

90.

Neurotransmiter utama yang bekerja pada reseptor kolinergik adalah…

a)

Noradrenalin

b)

Asetilkolin (Ach)

c)

GABA

d)

Glutamat

91.

Berdasarkan efek terhadap perangsangan, reseptor kolinergik dibagi menjadi dua jenis. Pasangan nama reseptor yang benar adalah…

a)

Adrenergik dan dopaminergik

b)

Muskarinik dan nikotinik

c)

Beta dan alfa

d)

Serotonergik dan histaminergik