WorksheetsSoal Ujian Sistem Proteksi Kebakaran
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Tujuan utama pemeriksaan dan pemeliharaan APAR adalah
Menambah usia teknis bangunan
Membuat APAR terlihat bersih
Menjaga performa APAR agar dapat bekerja saat dibutuhkan
Mengurangi biaya operasional
Pemeriksaan visual APAR dilakukan setiap
1 minggu
30 hari
3 bulan
12 bulan
Hydrostatic test APAR Low Pressure harus dilakukan pada tekanan
100% tekanan kerja
120% tekanan kerja
150% tekanan kerja
200% tekanan kerja
APAR tidak boleh dilakukan hydrostatic test apabila
Sudah lebih dari 1 tahun
Tekanan sedikit turun
Tabung mengalami korosi atau penyok
Label tidak terbaca
Pada sistem pompa kebakaran, pemeriksaan harian meliputi
Pump alignment
Thermographic test
Visual check kondisi panel dan status pompa
Flow test 150% kapasitas
Running test mingguan untuk Diesel Fire Pump dilakukan minimal
5 menit
10 menit
15 menit
30 menit
Hydrant Class 1 harus dapat menghasilkan debit minimum
250 US GPM
1000 US GPM
500 US GPM
650 US GPM
Pengujian sistem deteksi dan alarm kebakaran secara bulanan meliputi
Pengujian 20% detektor secara acak
Pemeriksaan wiring thermography
Simulasi kondisi darurat pada setiap zona
Pengukuran flow hydrant
Waktu aktivasi alarm (NAC) setelah detektor terinisiasi tidak boleh lebih dari
5 detik
10 detik
30 detik
90 detik
Salah satu penyebab umum terjadinya “false alarm” adalah
Kekurangan baterai HP
Tekanan air rendah
Asap masakan dan uap mandi
Alarm kedaluwarsa
