Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Konsep Kebidanan dan Pendidikan Kebidanan di Indonesia

Total questions: 31

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Konsep kebidanan menekankan pentingnya peran bidan dalam memberikan asuhan kepada ibu dan bayi. Manakah pernyataan yang paling tepat terkait peran bidan?

a)

Bidan hanya memberikan layanan persalinan, tanpa memantau kesehatan ibu hamil.

b)

Bidan bertanggung jawab memberikan asuhan menyeluruh, mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir.

c)

Bidan hanya fokus pada kesehatan bayi baru lahir.

d)

Bidan bertugas menegakkan peraturan rumah sakit tanpa terlibat langsung dengan pasien.

2.

Dalam konsep kebidanan, prinsip "kesehatan ibu dan bayi sebagai satu kesatuan" menekankan pentingnya:

a)

Memisahkan perawatan ibu dan bayi agar lebih efisien.

b)

Memastikan hanya ibu yang diperiksa secara rutin.

c)

Memberikan asuhan terpadu yang mempertimbangkan kesejahteraan ibu dan bayi secara simultan.

d)

Fokus pada bayi saja karena ia lebih rentan.

3.

Salah satu tujuan utama dari konsep kebidanan adalah:

a)

Memberikan obat secara rutin tanpa edukasi pada ibu.

b)

Mengurangi risiko komplikasi pada ibu dan bayi melalui asuhan yang profesional dan preventif.

c)

Menggantikan dokter dalam semua tindakan medis.

d)

Hanya mendokumentasikan persalinan tanpa melakukan intervensi.

4.

Siapakah yang pertama kali memperkenalkan pendidikan kebidanan di Indonesia pada masa kolonial Belanda?

a)

Bidan pribumi dari Jawa

b)

Pemerintah Hindia Belanda melalui sekolah kebidanan (Verloskundige School)

c)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

d)

Pemerintah Indonesia setelah Proklamasi

5.

Pada tahun berapakah pemerintah Indonesia mulai mengembangkan pendidikan kebidanan formal pasca kemerdekaan?

a)

1945

b)

1950

c)

1960

d)

1974

6.

Tujuan utama pelayanan kebidanan di Indonesia sejak awal adalah:

a)

Memberikan pelayanan persalinan di rumah sakit saja.

b)

Meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan angka kematian maternal dan neonatal.

c)

Menggantikan peran dokter dalam seluruh tindakan medis.

d)

Fokus pada pendidikan teori tanpa praktik.

7.

Sekolah Bidan Pertama di Indonesia berdiri di:

a)

Jakarta

b)

Surabaya

c)

Bogor

d)

Bandung

8.

Perkembangan pendidikan dan pelayanan kebidanan di Indonesia saat ini telah berkembang menjadi:

a)

Hanya berfokus pada persalinan di rumah sakit.

b)

Sistem pendidikan kebidanan mulai dari D3 Kebidanan, program profesi, hingga layanan asuhan komprehensif di berbagai fasilitas kesehatan.

c)

Pendidikan hanya diberikan secara informal tanpa kurikulum baku.

d)

Pelayanan kebidanan hanya dilakukan oleh dokter kandungan.

9.

Apa yang dimaksud dengan bidan sebagai profesi?

a)

Pekerjaan yang dapat dilakukan siapa saja tanpa pendidikan khusus

b)

Tenaga kesehatan yang memiliki pendidikan formal, kompetensi, dan kewenangan memberikan asuhan kebidanan secara mandiri

c)

Hanya membantu persalinan tanpa tanggung jawab lain

d)

Profesi yang hanya bekerja di rumah sakit

10.

Salah satu ciri bidan sebagai profesi adalah:

a)

Bekerja tanpa kode etik

b)

Memiliki pendidikan dan keterampilan khusus, serta tanggung jawab profesional

c)

Tidak memerlukan sertifikasi atau izin praktik

d)

Hanya bekerja di bidang administratif

11.

Bidan memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan tertentu secara mandiri. Tindakan mana yang termasuk kewenangan mandiri bidan?

a)

Operasi caesar

b)

Asuhan persalinan normal dan perawatan ibu serta bayi sehat

c)

Memberikan pengobatan untuk penyakit kronis

d)

Memberikan resep obat untuk penyakit umum

12.

Kode etik bidan berfungsi untuk:

a)

Menentukan gaji bidan

b)

Menjadi pedoman perilaku profesional bidan dalam memberikan asuhan kebidanan

c)

Mengatur jumlah pasien yang harus dilayani

d)

Membatasi pendidikan bidan

13.

Pendidikan bidan di Indonesia saat ini minimal adalah:

a)

SMA/SMK tanpa pendidikan kebidanan formal

b)

D3 Kebidanan atau setara, kemudian dapat melanjutkan program profesi bidan

c)

Hanya kursus singkat di puskesmas

d)

Tidak ada persyaratan pendidikan formal

14.

Filosofi kebidanan pada dasarnya menekankan:

a)

Peran dokter sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan bayi

b)

Kesehatan ibu dan bayi sebagai pusat perhatian bidan, dengan pendekatan holistik

c)

Hanya fokus pada persalinan normal

d)

Hanya memberikan edukasi tanpa melakukan praktik

15.

Paradigma kebidanan modern menekankan bahwa:

a)

Bidan hanya sebagai asistensi persalinan

b)

Bidan berperan aktif dalam promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif

c)

Kesehatan ibu dan bayi tidak terkait

d)

Pendidikan bidan tidak memerlukan teori

16.

Teori dalam praktik kebidanan berfungsi untuk:

a)

Memberikan dasar ilmiah untuk tindakan bidan

b)

Menggantikan pengalaman klinis

c)

Menentukan gaji bidan

d)

Hanya digunakan dalam pendidikan akademik

17.

Salah satu model praktik kebidanan yang terkenal adalah Model Johnson. Model ini menekankan:

a)

Peran bidan sebagai pengganti dokter

b)

Intervensi minimal dan asuhan alami pada ibu dan bayi

c)

Fokus pada pencegahan komplikasi tanpa edukasi

d)

Hanya menangani bayi baru lahir

18.

Model praktek kebidanan yang menekankan hubungan interpersonal antara bidan dan ibu, serta pengambilan keputusan bersama disebut:

a)

Medical Model

b)

Midwifery Model

c)

Emergency Model

d)

Administrative Model

19.

Fungsi paradigma dalam kebidanan adalah untuk:

a)

Menentukan tempat kerja bidan

b)

Memberikan kerangka berpikir yang membantu bidan memahami, menafsirkan, dan merencanakan praktik

c)

Mengatur gaji dan tunjangan bidan

d)

Menggantikan teori ilmiah

20.

Manakah pernyataan yang benar mengenai hubungan teori, model, dan filosofi kebidanan?

a)

Teori, model, dan filosofi kebidanan saling berkaitan dan membentuk dasar praktik kebidanan.

b)

Teori kebidanan berdiri sendiri tanpa dipengaruhi model dan filosofi.

c)

Model kebidanan tidak memerlukan filosofi sebagai landasan.

d)

Filosofi kebidanan hanya berfungsi sebagai pengetahuan tambahan tanpa pengaruh pada praktik.

21.

Filosofi menentukan dasar nilai, teori memberikan penjelasan ilmiah, model mengaplikasikan praktik nyata; Teori menggantikan filosofi, model tidak terkait filosofi; Model kebidanan hanya teori tanpa praktik; Filosofi kebidanan hanya untuk pendidikan, tidak digunakan di praktik

a)

Filosofi menentukan dasar nilai, teori memberikan penjelasan ilmiah, model mengaplikasikan praktik nyata

b)

Teori menggantikan filosofi, model tidak terkait filosofi

c)

Model kebidanan hanya teori tanpa praktik

d)

Filosofi kebidanan hanya untuk pendidikan, tidak digunakan di praktik

22.

Standar profesi bidan dibuat untuk:

a)

Menentukan gaji bidan di rumah sakit

b)

Menjadi pedoman praktik yang aman, profesional, dan berkualitas

c)

Mengatur jumlah pasien yang boleh dilayani bidan

d)

Membatasi pendidikan bidan

23.

Salah satu peran bidan adalah:

a)

Memberikan asuhan persalinan normal secara mandiri

b)

Menetapkan diagnosa penyakit kronis

c)

Mengganti dokter dalam seluruh tindakan medis

d)

Menentukan kebijakan rumah sakit

24.

Fungsi bidan dalam pelayanan kesehatan masyarakat meliputi:

a)

Hanya menangani persalinan di rumah sakit

b)

Memberikan asuhan promotif, preventif, kuratif ringan, dan rehabilitatif sesuai standar kebidanan

c)

Menetapkan peraturan kesehatan nasional

d)

Fokus hanya pada administrasi

25.

Kewenangan mandiri bidan mencakup:

a)

Operasi caesar

b)

Memberikan asuhan persalinan normal dan perawatan ibu serta bayi sehat

c)

Memberikan resep obat untuk penyakit kronis

d)

Mengobati penyakit berat tanpa supervisi dokter

26.

Standar profesi bidan di Indonesia biasanya mengacu pada:

a)

Undang-Undang Praktik Kedokteran

b)

Peraturan Menteri Kesehatan dan Asosiasi Profesi Kebidanan (IBI)

c)

Kode etik dokter spesialis obstetri

d)

Standar rumah sakit internasional saja

27.

Peran utama bidan dalam sistem pelayanan kesehatan adalah:

a)

Memberikan asuhan persalinan normal dan perawatan ibu serta bayi sehat di berbagai fasilitas kesehatan

b)

Menggantikan peran dokter dalam semua tindakan medis

c)

Fokus hanya pada administrasi rumah sakit

d)

Memberikan pengobatan untuk penyakit kronis

28.

Bidan dalam sistem pelayanan kesehatan juga berperan dalam:

a)

Promosi kesehatan dan edukasi reproduksi kepada ibu dan masyarakat

b)

Menentukan kebijakan nasional tanpa koordinasi

c)

Menetapkan diagnosa penyakit kronis

d)

Mengganti dokter spesialis secara penuh

29.

Dalam sistem rujukan kesehatan, kewenangan bidan adalah:

a)

Menangani seluruh kasus medis tanpa batas

b)

Memberikan asuhan awal, mengenali komplikasi, dan merujuk ke dokter atau fasilitas kesehatan tingkat lanjut bila diperlukan

c)

Hanya merujuk tanpa melakukan tindakan apapun

d)

Mengatur semua fasilitas kesehatan

30.

Bidan di puskesmas memiliki fungsi:

a)

Menangani semua penyakit kronis dan akut

b)

Memberikan pelayanan persalinan, pemeriksaan kehamilan, imunisasi bayi, serta pendidikan kesehatan reproduksi

c)

Hanya mendokumentasikan kelahiran tanpa pelayanan klinis

d)

Menentukan regulasi puskesmas

31.

Salah satu tujuan integrasi bidan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional adalah:

a)

Memastikan bidan bekerja hanya di rumah sakit

b)

Menjamin akses ibu dan bayi terhadap asuhan kebidanan yang aman, berkualitas, dan merata di seluruh wilayah

c)

Membatasi praktik bidan hanya pada persalinan normal

d)

Menggantikan peran dokter sepenuhnya