wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENYAKIT DALAM (SINDROMA CUSHING)

Total questions: 31

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Kelenjar adrenal terletak pada posisi berikut:

a)

Intraperitoneal, di anterior ginjal

b)

Retroperitoneal, di sisi superomedial ginjal

c)

Retroperitoneal, melekat pada permukaan inferior hati

d)

Infraperitoneal, melekat pada panggul

2.

Bentuk kelenjar adrenal kiri adalah:

a)

Piramidal

b)

Oval

c)

Bulan sabit

d)

Sferis

3.

Zona fasciculata merupakan bagian dari:

a)

Medula adrenal

b)

Korteks adrenal

c)

Jaringan ikat perinephric

d)

Zona penghasil katekolamin

4.

Hormon berikut diproduksi oleh medula adrenal:

a)

Aldosteron

b)

Estrogen

c)

Norepinefrin

d)

Progesteron

5.

Zona glomerulosa dominan menghasilkan:

a)

Kortisol

b)

Aldosteron

c)

DHEA

d)

Epinefrin

6.

Cortisol terutama berikatan dengan protein plasma berikut:

a)

Albumin

b)

Hemoglobin

c)

Transcortin

d)

Globulin nonspecific

7.

Mineralokortikoid bekerja pada reseptor:

a)

Glukokortikoid receptor

b)

Androgen receptor

c)

Mineralokortikoid receptor

d)

Estrogen receptor

8.

Kortisol memiliki efek berikut, kecuali:

a)

Meningkatkan glukoneogenesis

b)

Memiliki efek antiinflamasi

c)

Menurunkan kadar glukosa darah

d)

Mengatur metabolisme protein

9.

Aldosteron bekerja terutama pada:

a)

Jaringan adiposa

b)

Ginjal

c)

Otot skeletal

d)

Kulit

10.

Stimulasi hipotalamus oleh stres menyebabkan pelepasan:

a)

ACTH

b)

CRH

c)

TSH

d)

ADH

11.

CRH bekerja pada:

a)

Korteks adrenal

b)

Medula adrenal

c)

Hipofisis anterior

d)

Ginjal

12.

Cushing’s disease didefinisikan sebagai:

a)

Peningkatan kortisol akibat tumor adrenal

b)

Peningkatan kortisol akibat sekresi ACTH dari tumor hipofisis

c)

Efek samping terapi steroid jangka panjang

d)

Produksi kortisol berlebih yang ACTH independent

13.

Adrenal Cushing’s syndrome disebabkan oleh:

a)

Tumor hipofisis

b)

Pemakaian steroid jangka panjang

c)

Lesi primer pada adrenal

d)

Produksi ACTH ektopik

14.

Pada Cushing ACTH-independent, pola hormon yang muncul adalah:

a)

ACTH meningkat, kortisol meningkat

b)

ACTH menurun, kortisol meningkat

c)

ACTH meningkat, kortisol menurun

d)

ACTH normal, kortisol normal

15.

Penyebab tersering Cushing's syndrome adalah:

a)

Adrenocortical carcinoma

b)

Ektopik ACTH

c)

Cushing’s disease

d)

Nodular adrenal hyperplasia

16.

Temuan klinis khas sindrom Cushing adalah:

a)

Hipopigmentasi kulit

b)

Moon face

c)

Bradikardi

d)

Penurunan lemak sentral

17.

Manifestasi pada sistem otot meliputi:

a)

Hipertrofi otot proksimal

b)

Kram akibat hiperkalemia

c)

Kelemahan otot proksimal

d)

Tremor kasar

18.

Hiperkortisolisme menyebabkan hiperglikemia melalui mekanisme:

a)

Penurunan glukoneogenesis

b)

Peningkatan sensitivitas insulin

c)

Peningkatan glukoneogenesis dan resistensi insulin

d)

Penurunan lipolisis

19.

Hiperkortisolisme menyebabkan osteoporosis karena:

a)

Peningkatan absorbsi kalsium usus

b)

Penurunan reab

20.

Hiperkortisolisme menyebabkan osteoporosis karena:

a)

Peningkatan absorbsi kalsium usus

b)

Penurunan reabsorpsi kalsium ginjal

c)

Penurunan aktivitas osteoklas

d)

Penurunan pelepasan PTH

21.

Skrining Cushing direkomendasikan pada:

a)

Pasien hipertensi ringan usia 60 tahun

b)

Anak dengan pertumbuhan tinggi cepat tetapi berat turun

c)

Pasien muda dengan osteoporosis tanpa sebab jelas

d)

Semua pasien obesitas

22.

Indikasi skrining lain yang tepat adalah:

a)

Pasien dengan gejala ringan tanpa progresi

b)

Incidentaloma adrenal menyerupai adenoma

c)

Hiperglikemia sementara

d)

Pasien dengan riwayat steroid 1 minggu

23.

Tujuan pemberian low-dose dexamethasone (1 mg) pada malam hari adalah untuk:

a)

Menghambat sekresi ACTH secara maksimal

b)

Menilai kemampuan korteks adrenal menghasilkan aldosteron

c)

Menilai kemampuan supresi kortisol

d)

Menstimulasi sekresi CRH

24.

Hasil low-dose dexamethasone test tidak menekan kadar kortisol. Langkah diagnosis selanjutnya adalah:

a)

Pemeriksaan definisi ulang kadar aldosteron

b)

High-dose dexamethasone suppression test

c)

Pemeriksaan insulin tolerance test

d)

CRH stimulation test langsung

25.

High-dose dexamethasone menyebabkan supresi kortisol. Interpretasi yang paling sesuai adalah:

a)

Cushing’s disease

b)

Adrenal Cushing

c)

Ectopic ACTH syndrome

d)

Hiperaldosteronisme

26.

Kadar ACTH yang rendah dengan tidak adanya supresi kortisol pada high-dose dexamethasone mengarah pada:

a)

Cushing’s disease

b)

Ectopic ACTH syndrome

c)

Adrenal Cushing’s syndrome

d)

Hiperpituitarisme

27.

ACTH normal–tinggi tetapi tidak terjadi supresi pada high-dose dexamethasone. Kemungkinan diagnosis:

a)

Cushing’s disease

b)

Ectopic ACTH syndrome

c)

Adrenal tumor

d)

Addison disease

28.

Jika kadar ACTH normal–tinggi dan terjadi supresi pada high-dose dexamethasone, maka pemeriksaan lanjutan yang diperlukan adalah:

a)

CT scan abdomen

b)

MRI hipofisis

c)

Petrosal venous sampling

d)

USG adrenal

29.

Terapi definitif untuk Cushing disease adalah:

a)

Adrenalectomy

b)

Reseksi tumor pituitari

c)

Terapi ketoconazole

d)

Pemberian steroid jangka panjang

30.

Obat berikut bekerja menghambat sintesis kortisol:

a)

Ketoconazole

b)

Spironolactone

c)

Desmopressin

d)

Insulin

31.

Seorang pasien Cushing dengan tekanan darah tinggi dan hiperglikemia memerlukan terapi suportif berupa:

a)

Antihistamin dan analgetik

b)

Antihipertensi dan anti-diabetes

c)

Antikoagulan dan antibiotik

d)

Antidepresan dan sedatif