NEW
Font size
WorksheetsSoal Asas – Pilihan Teknik Pengelasan (Kelas 11)
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Proses SMAW menggunakan panas dari…
Gas asetilen
Busur listrik
Gesekan logam
Reaksi kimia
Udara panas
Fungsi utama fluks pada elektroda adalah…
Mempercepat pendinginan
Melindungi kolam las
Membentuk percikan
Menghilangkan slag
Menambah warna las
Yang dimaksud dengan busur listrik adalah…
Percikan api dari logam
Aliran listrik melalui udara
Gerakan elektroda secara cepat
Getaran logam saat dipukul
Hembusan udara panas
Posisi pengelasan 3G berarti…
Datar
Vertikal
Horizontal
Overhead
Bebas
Jika permukaan logam berkarat, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…
Menambah arus
Membersihkan karat
Mengganti polaritas
Menambah panjang busur
Mengganti elektroda
Jika elektroda sering lengket, maka solusi yang tepat adalah…
Kurangi arus
Tambah arus
Ubah polaritas
Percepat ayunan
Pendekkan kabel
Ayunan las yang terlalu lebar akan menyebabkan…
Penetrasi dalam
Penetrasi dangkal
Jahitan sempit
Logam retak
Slag hilang
Pengertian penetrasi adalah…
Lebar kampuh
Kedalaman masuknya logam las
Percikan las
Tinggi bead
Warna logam
Jika hasil las memiliki undercut, kemungkinan penyebabnya adalah…
Arus terlalu kecil
Ayunan terlalu sempit
Kecepatan terlalu tinggi
Elektroda basah
Kabel pendek
Jika tampak porositas pada bead las, maka analisis yang tepat adalah…
Logam terlalu tebal
Arus terlalu tinggi
Elektroda lembap
Kampuh terlalu kecil
Kecepatan terlalu lambat
Untuk menghindari slag terjebak, teknik yang tepat adalah…
Menambah arus
Mengurangi kecepatan
Membersihkan antara pass
Mengayun lebih lebar
Mengganti elektroda
Saat pengelasan muncul spatter berlebih, penyebab paling mungkin adalah…
Arus terlalu besar
Kampuh terlalu lebar
Kecepatan lambat
Elektroda tipis
Polaritas salah
Sudut kemiringan elektroda untuk posisi 2G umumnya adalah…
0–10°
10–20°
20–30°
45–50°
80–90°
Jika bead terlalu tinggi, cara memperbaikinya adalah…
Menambah arus
Mengurangi kecepatan
Menambah kecepatan
Mengganti kampuh
Menambah diameter elektroda
Jika perubahan warna logam sangat gelap, kemungkinan karena…
Kecepatan terlalu lambat
Arus kecil
Permukaan kotor
Elektroda salah
Kampuh sempit
Fungsi voltmeter pada mesin las adalah untuk mengukur…
Arus
Tegangan
Daya
Frekuensi
Resistansi
Duty cycle menunjukkan…
Lama mesin hidup
Waktu istirahat
Kemampuan mesin bekerja tanpa overheating
Besar arus
Lebar las
Mesin SMAW yang menggunakan AC biasanya cocok untuk…
Pengelasan stainless
Pengelasan aluminium
Pengelasan umum baja karbon
Pengelasan pipa tekanan
Las MIG
Jika mesin sering overheating, langkah pertama adalah…
Menambah arus
Mengurangi duty cycle
Membersihkan filter udara
Mengganti elektroda
Mengganti polaritas
Mesin tidak bisa menyalakan busur padahal arus ada. Kemungkinan penyebabnya adalah…
Kabel ground putus
Arus kurang
Elektroda panjang
Kampuh besar
Titik las bersih
Mesin inverter membutuhkan tegangan input stabil. Jika tegangan turun, maka…
Arc mudah
Arc sulit
Bead besar
Slag hilang
Panas naik
Jika mesin menghasilkan arus tidak stabil, maka analisis yang tepat adalah…
Kabel terlalu panjang
Kabel terkelupas
Mesin kotor
Arus terlalu besar
Polaritas salah
Fungsi kipas pendingin pada mesin las adalah…
Menghilangkan slag
Pendinginan mesin
Menstabilkan busur
Menambah arus
Mengurangi spatter
Polaritas DCEP digunakan untuk…
Penetrasi dangkal
Penetrasi dalam
Las dingin
Las timah
Las gas
Jika kabel las panas berlebih, solusi yang benar adalah…
Tambah arus
Kurangi arus
Ganti kabel besar
Panjang kabel ditambah
Warna kabel diganti
Langkah pertama sebelum menyalakan mesin SMAW adalah…
Memasang elektroda
Memeriksa kabel dan koneksi
Menyetel arus
Menyetel polaritas
Membersihkan kampuh
Jika kabel ground tidak erat, maka…
Arc mudah
Arc sulit
Penetrasi dalam
Slag bersih
Bead mulus
Memilih arus 90A disesuaikan dengan…
Panjang kampuh
Diameter elektroda
Warna logam
Posisi las
Bentuk sambungan
Jika saat pengelasan mesin mati tiba-tiba, kemungkinan penyebabnya adalah…
Elektroda putus
Pengaman panas aktif
Kampuh terlalu kecil
Kabel pendek
Slag tebal
Untuk mencegah konsleting, langkah yang tepat adalah…
Menggulung kabel
Menjauhkan kabel dari benda tajam
Menambah arus
Mengganti elektroda
Meningkatkan tegangan
Jika arus terdeteksi naik-turun saat mengelas, analisis paling tepat adalah…
Kabel longgar
Elektroda terbaik
Kampuh bagus
Mesin dingin
Bead halus
Menyetel polaritas DCEN cocok untuk…
Penetrasi dangkal
Penetrasi dalam
Las pipa tekanan
Las stainless
Las MIG
Fungsi clamp ground adalah…
Menahan logam
Melengkapi rangkaian listrik
Menambah panas
Menghilangkan slag
Menstabilkan warna
Jika kabel terkelupas saat persiapan, tindakan yang benar adalah…
Tetap digunakan
Dibungkus kain
Diganti
Diperpendek
Direndam oli
Mesin las tetap hidup tetapi tidak ada arc. Analisisnya adalah…
Elektroda basah
Kabel ground lepas
Kampuh kotor
Arus besar
Polaritas benar
Bahan dasar yang akan dilas harus…
Berminyak
Bersih
Berkarat
Basah
Berwarna
Untuk menghilangkan minyak pada plat, digunakan…
Air
Solar / thinner
Oli
Debu
Udara panas
Jika kampuh terlalu kecil, akibatnya adalah…
Penetrasi bagus
Penetrasi sulit
Slag hilang
Kecepatan naik
Suara halus
Pemotongan plat sebelum pengelasan bertujuan agar…
Estetika bagus
Ukuran sesuai
Warna cerah
Mesin ringan
Kabel pendek
Jika permukaan tidak dibersihkan, hasil las cenderung…
Lebih kuat
Pori-pori
Rapi
Membersihkan sisa slag antar pass menggunakan…
Kikir
Palu las dan sikat baja
Amplas kayu
Oli
Klem besi
Jika kecepatan membersihkan terlalu cepat dan tidak menyeluruh, maka…
Slag tetap menempel
Bead lebar
Warna cerah
Penetrasi dalam
Kode elektroda hilang
Kode E6013 menunjukkan angka 60 berarti…
Diameter
Kekuatan tarik
Panjang elektroda
Posisi las
Flux
Angka terakhir “3” pada E6013 berarti…
Jenis fluks
Posisi las
Kekuatan tarik
Arus minimum
Ketebalan plat
Elektroda E6011 paling cocok untuk…
Plat bersih
Plat berkarat
Stainless
Aluminium
Baja paduan tinggi
Jika elektroda sering patah, analisis paling tepat adalah…
Diameter kecil
Flux lembap
Ayunan lebar
Arus kecil
Plat keras
Simpan elektroda di tempat…
Lembap
Kering
Basah
Panas
Dingin
Jika elektroda mengeluarkan asap berlebih, kemungkinan penyebabnya adalah…
Flux rusak
Plat dingin
Arus kecil
Kabel pendek
Jahitan sempit
Elektroda diameter 3.2 mm umumnya digunakan pada arus…
40 – 60 A
90 – 130 A
150 – 200 A
10 – 30 A
200 – 250 A
Jika hasil las tampak tidak stabil dan elektroda cepat habis, analisis tepat adalah…
Arus terlalu tinggi
Arus kecil
Flux dingin
Kabel pendek
Plat tipis
