Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Keselamatan dan Proses Dasar Mesin Bubut (Kelas 11)

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Alat pelindung diri (APD) yang wajib digunakan saat bekerja di mesin bubut adalah...

a)

Sarung tangan, topi, dan sandal

b)

Kacamata safety, sepatu safety, dan baju kerja

c)

Helm, masker, dan celana pendek

d)

Sarung tangan tebal dan kaos oblong

e)

Topi baseball dan sepatu olahraga

2.

Hal yang TIDAK boleh dilakukan saat mesin bubut sedang beroperasi adalah...

a)

Mengukur benda kerja dengan jangka sorong

b)

Membersihkan chip dengan kuas

c)

Mengamati proses pemotongan dari jarak aman

d)

Memeriksa putaran mesin dengan tachometer

e)

Mengganti pahat setelah mesin berhenti

3.

Fungsi utama coolant dalam proses pembubutan adalah...

a)

Menambah kecepatan putaran mesin

b)

Mendinginkan pahat dan benda kerja serta sebagai pelumas

c)

Mempercepat proses pengerjaan

d)

Membersihkan lantai kerja

e)

Mengurangi getaran mesin

4.

Posisi berdiri yang benar saat mengoperasikan mesin bubut adalah...

a)

Tepat di depan chuck/cekam

b)

Di samping mesin dengan jarak aman

c)

Di belakang mesin

d)

Duduk di atas mesin

e)

Bersandar pada mesin

5.

Tindakan pertama yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan kerja di bengkel adalah...

a)

Melanjutkan pekerjaan

b)

Mematikan mesin dan memberikan pertolongan pertama

c)

Meninggalkan lokasi kejadian

d)

Membersihkan area kerja

e)

Melaporkan ke polisi

6.

Bagian mesin bubut yang berfungsi untuk mencekam/mengikat benda kerja adalah...

a)

Tailstock

b)

Carriage

c)

Chuck

d)

Tool post

e)

Bed

7.

Operasi pembubutan yang menghasilkan permukaan rata tegak lurus terhadap sumbu benda kerja disebut...

a)

Turning

b)

Facing

c)

Drilling

d)

Boring

e)

Threading

8.

Pahat bubut HSS adalah singkatan dari...

a)

High Speed Steel

b)

Hard Surface Steel

c)

Heavy Steel Standard

d)

High Strength Steel

e)

Hard Sharp Steel

9.

Sudut rake (sudut geram) pada pahat bubut berfungsi untuk...

a)

Menambah kekuatan pahat

b)

Memudahkan pembuangan geram dan mengurangi gaya pemotongan

c)

Mempercepat keausan pahat

d)

Mengurangi kecepatan potong

e)

Menambah getaran

10.

Kecepatan potong (Cutting Speed) dalam pembubutan dipengaruhi oleh...

a)

Diameter benda kerja dan putaran mesin

b)

Panjang benda kerja saja

c)

Jenis coolant yang digunakan

d)

Warna benda kerja

e)

Berat benda kerja

11.

Proses membuat lubang pada benda kerja yang sudah ada lubang dasarnya disebut...

a)

Drilling

b)

Boring

c)

Reaming

d)

Tapping

e)

Facing

12.

Center lathe adalah jenis mesin bubut yang digunakan untuk...

a)

Produksi massal otomatis

b)

Pekerjaan pembubutan umum secara manual

c)

Membubut benda kerja sangat besar

d)

Hanya untuk membuat ulir

e)

Pekerjaan CNC saja

13.

Tailstock pada mesin bubut berfungsi untuk...

a)

Mencekam benda kerja

b)

Menahan ujung benda kerja dan memasang mata bor

c)

Mengatur kecepatan putaran

d)

Mengganti pahat

e)

Mengatur arah putaran

14.

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur diameter dalam, luar, dan kedalaman dengan ketelitian 0,05 mm atau 0,02 mm adalah...

a)

Mistar baja

b)

Jangka sorong (Vernier Caliper)

c)

Mikrometer

d)

Dial indicator

e)

Busur derajat

15.

Ketelitian mikrometer luar standar adalah...

a)

1 mm

b)

0,1 mm

c)

0,01 mm

d)

0,02 mm

e)

0,5 mm

16.

Bagian pada jangka sorong yang menunjukkan pembacaan pecahan milimeter adalah...

a)

Rahang tetap

b)

Skala utama

c)

Skala nonius (vernier)

d)

Depth gauge

e)

Baut pengunci

17.

Alat ukur yang digunakan untuk memeriksa kesejajaran dan kerataan permukaan benda kerja adalah...

a)

Jangka sorong

b)

Mikrometer

c)

Dial indicator

d)

Mistar baja

e)

Busur derajat

18.

Sebelum menggunakan mikrometer, hal yang harus dilakukan adalah...

a)

Langsung mengukur benda kerja

b)

Mengkalibrasi dengan mengecek titik nol

c)

Memutar thimble sekencang-kencangnya

d)

Membersihkan dengan oli

e)

Merendam dalam air

19.

Alat ukur yang cocok untuk mengukur kedalaman alur pada benda kerja adalah...

a)

Mistar baja

b)

Depth gauge pada jangka sorong

c)

Mikrometer luar

d)

Busur derajat

e)

Penggaris segitiga

20.

Perawatan yang tepat untuk alat ukur presisi adalah...

a)

Disimpan sembarangan di dalam toolbox

b)

Dibersihkan dan disimpan di tempat khusus yang kering

c)

Dicuci dengan air sabun setiap hari

d)

Dibiarkan di mesin bubut

e)

Direndam dalam coolant

21.

Material benda kerja yang paling mudah dibubut adalah

a)

Baja karbon tinggi yang sudah dikeraskan

b)

Aluminium

c)

Baja tahan karat

d)

Titanium

e)

Cast iron keras

22.

Tanda bahaya di bengkel yang berwarna merah menunjukkan

a)

Jalur evakuasi

b)

Peralatan keselamatan

c)

Larangan atau bahaya

d)

Peringatan umum

e)

Informasi

23.

Rumus untuk menghitung kecepatan potong Vc pada mesin bubut adalah

a)

Vc = π\pi × d × n / 100

b)

Vc = π\pi × d × n / 1000

c)

Vc = d × n

d)

Vc = π\pi × n / d

e)

Vc = 1000 × d / n

24.

Outside micrometer digunakan untuk mengukur

a)

Diameter dalam

b)

Kedalaman

c)

Diameter luar

d)

Sudut

e)

Ulir

25.

Gerakan yang menghasilkan pemakanan otomatis pada mesin bubut adalah

a)

Hand wheel

b)

Apron dan sadel dengan feed rod

c)

Chuck

d)

Tailstock

e)

Tool post saja

26.

Coolant yang paling umum digunakan untuk pembubutan baja adalah

a)

Air biasa

b)

Oli murni

c)

Emulsi (campuran oli dan air)

d)

Solar

e)

Bensin

27.

Hal yang harus diperiksa sebelum mengoperasikan mesin bubut adalah

a)

Hanya kebersihan mesin

b)

Kondisi oli, baut pengikat, pahat, dan sistem safety

c)

Warna mesin

d)

Hanya kecepatan putaran

e)

Suhu ruangan

28.

Live center dan dead center pada tailstock berfungsi untuk

a)

Mencekam benda kerja

b)

Menopang ujung benda kerja yang panjang

c)

Membuat lubang

d)

Mengukur diameter

e)

Memotong benda kerja

29.

Keausan pahat bubut yang berlebihan dapat disebabkan oleh

a)

Kecepatan potong terlalu rendah

b)

Kecepatan potong terlalu tinggi dan kurangnya coolant

c)

Benda kerja terlalu pendek

d)

Menggunakan kacamata safety

e)

Mesin terlalu bersih

30.

Perbedaan antara roughing dan finishing dalam pembubutan adalah

a)

Tidak ada perbedaan

b)

Roughing menggunakan depth of cut besar dan kecepatan lebih rendah, sedangkan finishing menggunakan depth of cut kecil untuk menghasilkan permukaan halus

c)

Roughing hanya untuk non-logam, finishing untuk logam

d)

Roughing menggunakan pahat karbida saja, finishing menggunakan pahat HSS

31.

Seorang operator mesin bubut akan membubut baja ST 37 dengan diameter 40 mm, putaran mesin 500 rpm. Jika kecepatan potong yang direkomendasikan 25 m/menit, analisis kondisi tersebut dan tentukan tindakan yang tepat!

a)

Kondisi sudah tepat, langsung kerjakan

b)

Putaran terlalu tinggi, turunkan menjadi ±200 rpm

c)

Putaran terlalu rendah, naikkan menjadi 800 rpm

d)

Ganti material benda kerja

e)

Tidak perlu dihitung, gunakan feeling saja

32.

Dalam proses pembubutan, ditemukan hasil permukaan benda kerja bergelombang (chatter marks). Berdasarkan analisis masalah, apa penyebab PALING MUNGKIN dan solusinya?

a)

Pahat terlalu tajam → ganti pahat tumpul

b)

Getaran pada sistem (pahat terlalu menjorok/benda kerja tidak kencang) → kurangi overhang pahat, kencangkan cekaman, kurangi depth of cut

c)

Kecepatan potong terlalu rendah → naikkan drastis

d)

Coolant terlalu banyak → hentikan coolant

e)

Diameter benda kerja terlalu besar → potong lebih pendek

33.

Seorang teknisi harus membubut poros dengan toleransi diameter Ø25 ± 0,02 mm. Alat ukur yang tersedia: mistar baja (ketelitian 0,5 mm), jangka sorong (0,05 mm), mikrometer luar (0,01 mm), dan dial indicator (0,01 mm). Evaluasi dan tentukan strategi pengukuran yang PALING TEPAT!

a)

Cukup gunakan mistar baja karena paling praktis

b)

Gunakan jangka sorong karena sudah cukup teliti

c)

Gunakan mikrometer untuk mengukur diameter, karena ketelitiannya 0,01 mm memenuhi toleransi ±0,02 mm

d)

Gunakan kombinasi semua alat ukur

e)

Tidak perlu alat ukur, cukup visual

34.

Sebuah komponen berbentuk silinder bertingkat akan dibubut dengan urutan: Facing → Roughing → Finishing. Jika terjadi kesalahan dan benda kerja terpotong 2 mm lebih pendek dari ukuran saat proses facing, analisis dampaknya dan tentukan keputusan terbaik!

a)

Lanjutkan proses, tidak masalah karena hanya 2 mm

b)

Stop proses, evaluasi apakah masih dalam toleransi gambar kerja. Jika tidak, benda kerja reject dan harus dibuat ulang

c)

Tambahkan material dengan pengelasan

d)

Ubah semua ukuran di gambar kerja

e)

Putar benda kerja dan facing ulang sisi lain

35.

Dalam pembubutan produksi massal, diperlukan efisiensi waktu namun tetap menjaga kualitas. Diberikan kondisi: benda kerja aluminium Ø50 mm, panjang 100 mm, harus dibubut menjadi Ø45 mm. Manakah strategi pemakanan yang PALING EFISIEN?

a)

Satu kali pemakanan langsung 2,5 mm per sisi dengan finishing pass

b)

Roughing: 2 mm per sisi (1-2 pass), Finishing: 0,5 mm per sisi (1 pass) dengan parameter berbeda

c)

Banyak pass dengan pemakanan kecil 0,2 mm agar aman

d)

Langsung finishing pass 2,5 mm per sisi untuk hasil halus

e)

Acak saja asal selesai