NEW
Font size
WorksheetsUAS SISTEM MANAJEMEN MUTU
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Berdasarkan data statistik penerapan standar mutu, berapa persenkah kesalahan laboratorium (lab errors) yang dapat dicegah apabila laboratorium menerapkan praktik GLP dan ISO 15189 dengan benar
50%
65%
80%
95%
Apa definisi dasar dari Good Laboratory Practice (GLP) sebagaimana dijelaskan dalam materi pengenalan standar laboratorium.....
Standar untuk mempercepat durasi penelitian tanpa memperhatikan konsistensi
Regulasi yang hanya berfokus pada hasil akhir tanpa melihat proses
Standar untuk menjamin kualitas dan konsistensi dalam penelitian laboratorium
Sistem yang hanya wajib diterapkan pada laboratorium rumah sakit tipe A
Salah satu pembaruan penting dalam ISO 15189 berkaitan dengan pemanfaatan teknologi. Apa manfaat utama dari otomatisasi proses dalam konteks standar tersebut.....
Menggantikan seluruh peran Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM)
Mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan akurasi hasil pengujian
Menambah birokrasi dalam pelaporan hasil
Menghapus kebutuhan akan Quality Control
Dalam komponen Penilaian Mutu Internal, manakah kegiatan di bawah ini yang termasuk dalam tahap Pra-Analitik....
Validasi metode pemeriksaan
Pembacaan grafik Internal Quality Control (IQC)
Transportasi dan penerimaan sampel
Pengarsipan laporan hasil laboratorium
Proses audit laboratorium terdiri dari beberapa tahapan sistematis. Manakah urutan tahapan audit yang paling tepat sesuai prosedur standar....
Pelaksanaan audit > Persiapan > Evaluasi > Tindak Lanjut
Persiapan > Pelaksanaan audit > Evaluasi > Tindak lanjut
Evaluasi > Persiapan > Pelaksanaan audit > Laporan
Persiapan > Evaluasi > Pelaksanaan audit > Tindak lanjut
Dalam Penilaian Mutu Analitik, apa fungsi utama dari Validasi Metode....
Memastikan sampel sampai ke laboratorium tepat waktu
Menjadi kunci untuk memastikan hasil pengujian dapat diandalkan (reliable)
Menyusun jadwal kerja staf laboratorium
Mengatur tata cara pembuangan limbah medis
Mengapa pengarsipan data secara sistematis sangat ditekankan pada tahap Pasca-Analitik....
Agar laboratorium terlihat rapi secara visual
Untuk memenuhi kuota penggunaan kertas laboratorium
Karena merupakan kunci untuk integritas data dan aksesibilitas kembali jika dibutuhkan
Untuk memperlambat proses pengeluaran hasil kepada pasien
Dokumen Checklist Audit Internal berfungsi sebagai alat untuk.....
Menghitung keuntungan finansial laboratorium harian
Memastikan kepatuhan terhadap standar dan prosedur laboratorium
Mencatat kehadiran mahasiswa magang
Mendata jumlah pasien yang datang setiap hari
Siapa saja otoritas atau standar yang disebutkan sebagai acuan dalam menjaga standar kualitas laboratorium medis di Indonesia selain ISO 15189:2012....
WHO dan PBB
PATELKI dan Kemenkes
FDA dan CDC
IDI dan PPNI
Berdasarkan standar ISO 5725 yang mengatur penentuan akurasi metode pengujian, bagaimana "akurasi" didefinisikan secara statistik....
Akurasi adalah gabungan dari sensitivitas dan spesifisitas alat
Akurasi adalah gabungan dari kebenaran (trueness/bias) dan presisi
Akurasi adalah kemampuan alat mendeteksi kesalahan acak saja
Akurasi adalah rata-rata dari nilai kontrol harian dibagi standar deviasi
Grafik di atas merupakan fondasi praktik Kontrol Kualitas (KK) di laboratorium klinis yang diadaptasi dari grafik kontrol Shewhart. Apakah nama grafik tersebut...
Grafik Pareto
Grafik Six Sigma
Grafik Levey-Jennings
Grafik Histogram
Berdasarkan logika diagram di atas, apa status hasil pengujian jika data kontrol diperiksa pada tahap 12s dan hasilnya adalah "No" (tidak melanggar aturan 12s )
Out-of-Control (Tolak Hasil)
Lanjut ke pemeriksaan aturan 13s
Lanjut ke pemeriksaan aturan 10x
In-Control (Terima Hasil/Accept Run)
Metode Six Sigma menggunakan indeks nilai Sigma untuk mengintegrasikan komponen akurasi dengan persyaratan mutu klinis (Total Allowable Error/TEa). Manakah rumus perhitungan Nilai Sigma yang benar...
Nilai Sigma = TEacv−Bias
Nilai Sigma = CVTEa−Bias
Nilai Sigma = ⌈TEa x Bias⌉−CV
Nilai Sigma = BiasTEa+CV
Dalam konteks Sistem Manajemen Mutu (SMM), apa keunggulan spesifik dari grafik CUSUM (Cumulative Sum) dibandingkan grafik kontrol biasa...
Lebih mudah dibuat secara manual tanpa komputer
Hanya digunakan untuk menghitung Total Allowable Error
Unggul dalam mendeteksi perubahan tren yang sangat halus atau bias jangka panjang
Digunakan khusus untuk menggantikan fungsi audit internal
Hasil monitoring dan evaluasi data statistik merupakan input esensial bagi Tinjauan Manajemen sesuai standar ISO 15189. Manakah di bawah ini yang termasuk dalam input yang diperlukan untuk Tinjauan Manajemen....
Daftar presensi mahasiswa magang
Quality metrics (seperti nilai Six Sigma rata-rata) dan hasil audit internal
Laporan keuangan pribadi staf laboratorium
Evaluasi Quality metrics hasil audit internal
Apa definisi dari teknik Brainstorming dalam konteks identifikasi masalah mutu di laboratorium....
Teknik menghafal SOP secara bersama-sama
Metode audit eksternal yang dilakukan oleh asesor
Teknik kreatif untuk menghasilkan daftar ide atau masalah secara spontan tanpa kritik
Teknik Cara menghitung biaya operasional Laboratorium
Perhatikan gambar grafik berikut ini. Grafik di atas dikenal sebagai Pareto Chart. Prinsip utama yang mendasari grafik ini adalah aturan 80/20. Apa maksud dari aturan tersebut....
80% keuntungan laboratorium berasal dari 20% pasien
80% masalah biasanya disebabkan oleh 20% penyebab utama
80% alat laboratorium harus diganti setiap 20 tahun
20% staf mengerjakan 80% total pekerjaan
Dalam analisis akar masalah menggunakan Fishbone Diagram (Diagram Tulang Ikan), terdapat kategori penyebab 6M. Jika ditemukan masalah berupa "Reagen kedaluwarsa atau kualitas buruk akibat penyimpanan yang salah", faktor tersebut masuk ke dalam kategori apa..
Method (Metode)
Manpower (Manusia)
Measurement (Pengukuran)
Material (Bahan)
Teknik Flowchart sangat berguna dalam identifikasi masalah proses laboratorium karena kemampuannya untuk...
Menghitung jumlah pasien harian secara otomatis
Memvisualisasikan langkah-langkah proses untuk menemukan titik penundaan atau langkah yang tidak perlu
Mengukur suhu ruangan secara real-time
Menilai kepribadian staf laboratorium
Metode pemecahan masalah yang menggunakan pendekatan interogatif sederhana dengan bertanya "Mengapa" berulang kali (biasanya 5 kali) untuk menemukan akar penyebab masalah disebut...
Check Sheet Analysis
5 Whys Technique
5 SWOT Analysis
5 Scatter Plot
Perhatikan tahapan dalam Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) berikut ini:
1. Standarisasi prosedur baru ke dalam SOP.
2. Sosialisasi ke seluruh staf laboratorium.
3. Dokumentasi tindakan.
Kegiatan-kegiatan di atas dilakukan pada tahap mana dalam siklus PDCA jika solusi yang diuji coba dinyatakan berhasil...
Plan (Perencanaan)
Do (Pelaksanaan)
Check (Pemeriksaan)
Act (Tindak Lanjut)
Perhatikan gambar diagram ini. Apa fungsi utama dari diagram seperti pada gambar di atas dalam proses pemecahan masalah (problem solving)...
Mengurutkan masalah berdasarkan frekuensi kejadian
Mengumpulkan data statistik harian secara manual
Mengkategorikan dan menampilkan semua potensi penyebab dari suatu masalah spesifik
Membuat jadwal kerja teknisi laboratorium
Apa fungsi utama dari Check Sheet (Lembar Periksa) dalam tahap identifikasi lanjutan....
Sebagai formulir terstruktur untuk mengumpulkan dan merekam data frekuensi/pola masalah secara sistematis
Sebagai alat untuk memberikan sanksi kepada staf yang melakukan kesalahan
Sebagai pengganti mikroskop dalam pemeriksaan sampel
Sebagai laporan keuangan tahunan laboratorium
Sebuah laboratorium mengalami masalah "Hasil pemeriksaan glukosa tidak akurat". Setelah diinvestigasi menggunakan diagram Fishbone, ditemukan penyebabnya adalah "Petugas tidak mengikuti SOP karena kelelahan dan kurang pelatihan". Masalah ini termasuk dalam kategori penyebab...
Machine (Mesin/Alat)
Environment (Lingkungan)
Manpower (Manusia)
Measurement (Pengukuran)
Dalam siklus PDCA, apa yang harus dilakukan pada tahap PLAN sebelum merencanakan perbaikan tindakan..
Langsung mengimplementasikan rencana dalam skala besar
Mengidentifikasi dan menganalisis masalah serta menetapkan tujuan yang terukur
Membandingkan data baru dengan data lama
Memecat staf yang dianggap tidak kompeten
Disposisi atau tindakan manajerial merupakan respons terhadap data pengendalian. Pada siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act), disposisi berada pada fase apa...
Plan (Perencanaan)
Do (Pelaksanaan)
Check (Pemeriksaan)
Act (Tindak Lanjut)
Perhatikan alur Total Testing Process (TTP) berikut:
(1) Verifikasi hasil, (2) Validasi, (3) Pelaporan & Interpretasi, (4) Penyimpanan data
Aktivitas-aktivitas di atas termasuk dalam fase pengujian yang mana....
Fase Pra-Analitik
Fase Analitik
Fase Pasca-Analitik
Fase Persiapan Spesimen
Sebuah alat hematologi mengalami kegagalan fungsi alat (error) saat proses QC. Laboran segera melakukan kalibrasi ulang dan mengulang run QC tersebut hingga hasilnya masuk rentang acceptable. Tindakan Laboran tersebut dikategorikan sebagai....
Corrective Action (Tindakan Korektif)
Preventive Action (Tindakan Pencegahan)
Correction (Tindakan Koreksi/Langsung)
Root Cause Analysis (Analisis Akar Masalah)
Berdasarkan prosedur penanganan keluhan pelanggan (ISO 15189:2022), berapa batas waktu maksimal bagi laboratorium untuk memberikan respons resmi kepada pelapor setelah investigasi selesai....
3 hari kerja
7 hari kerja
10 hari kerja
14 hari kerja
Perhatikan diagram alur CAPA (Corrective and Preventive Action). Jika hasil evaluasi awal oleh supervisor menunjukkan bahwa ketidaksesuaian yang terjadi dinilai "Signifikan" (Yes), langkah selanjutnya yang harus diambil sesuai prosedur adalah.....
Melakukan Tindakan Korektif Segera
Menutup CAPA (Close CAPA)
Inisiasi CAPA dan dilanjutkan dengan Analisis Akar Masalah
Melakukan verifikasi efektivitas secara langsung
Dalam pengendalian data mutu, terdapat perbedaan karakteristik antara "Dokumen" dan "Rekaman". Manakah pernyataan yang benar mengenai Rekaman (Records)....
Bersifat dinamis dan "hidup", harus direvisi secara berkala
Merupakan instruksi untuk masa depan (contoh: SOP)
Bersifat statis dan "mati", merupakan bukti masa lalu yang tidak boleh diubah
Versi lama harus ditarik dan dimusnahkan agar tidak bingung
Dokumen legal yang mendefinisikan syarat, kondisi, tanggung jawab, dan metrik kinerja layanan diagnostik antara laboratorium (penyedia layanan) dan klien disebut....
Standard Operating Procedure (SOP)
Service Level Agreement (SLA)
Material Safety Data Sheet (MSDS)
Work Instruction (WI)
Dalam kebijakan Disposisi Fisik, laboratorium harus menetapkan waktu retensi (lama simpan) untuk setiap jenis sampel klinis. Hal ini penting dilakukan karena alasan....
Hanya untuk menghemat ruang penyimpanan di laboratorium/gudang
Agar sampel bisa dijual kembali ke pihak ketiga
Memenuhi persyaratan teknis dan aspek legal (regulasi nasional)
Memudahkan pembersihan kulkas laboratorium setiap hari
ika sebuah Corrective Action (Tindakan Korektif) berupa revisi SOP penyimpanan reagen dilakukan untuk mencegah masalah terulang kembali, langkah selanjutnya dalam alur CAPA sebelum menutup kasus (Close CAPA) adalah...
Verifikasi Efektivitas (memastikan solusi berhasil)
Langsung menghapus dokumentasi keluhan
Mengembalikan SOP lama
Memecat staf yang melakukan kesalahan awal
Dalam komponen penilaian mutu Pra-Analitik, salah satu aspek krusial adalah Transportasi Sampel. Apa syarat utama pengiriman sampel yang harus dipenuhi agar integritas sampel terjaga....
Sampel harus dikirim secepat mungkin tanpa memperhatikan suhu
Sampel dikirim menggunakan wadah terbuka agar terkena udara
Pengiriman harus tepat waktu dan aman dengan memperhatikan kondisi integritas sampel
Sampel boleh ditumpuk dengan bahan kimia lain saat pengiriman
Laboratorium wajib mengikuti Proficiency Testing (PME) secara berkala. Apa perbedaan mendasar tujuan PME dibandingkan dengan Internal Quality Control (IQC) harian...
PME bertujuan untuk menentukan rentang nilai rujukan normal pada populasi pasien lokal, sedangkan IQC untuk kalibrasi alat
PME dilakukan untuk menggantikan kewajiban IQC harian ketika reagen QC sedang kosong
PME menilai kinerja laboratorium dengan membandingkan hasil terhadap standar eksternal/peer group, sedangkan IQC memantau presisi harian
PME berfokus pada pemeliharaan preventif alat, sedangkan IQC berfokus pada kompetensi teknis petugas
Dalam penerapan metode Six Sigma di laboratorium, kinerja proses sering diukur menggunakan metrik DPMO. Apakah kepanjangan dari DPMO yang mencerminkan peluang terjadinya kesalahan dalam proses...
Defects Per Million Opportunities
Deviations Per Month Operation
Data Precision Mean Output
Daily Patient Monitoring Observations
Sebelum pelaksanaan audit lapangan (on-site), auditor internal harus melakukan tahap persiapan (planning). Langkah paling krusial pada tahap persiapan ini untuk menjamin efisiensi audit adalah...
Langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke area teknis tanpa memberitahu auditee agar mendapatkan data riil
Mempersiapkan dokumen referensi (SOP/Standar) dan daftar periksa (checklist) yang relevan dengan area yang akan diaudit
Menyusun Laporan Ketidaksesuaian (LKS) final berdasarkan asumsi kinerja laboratorium tahun lalu
Melakukan wawancara indisipliner kepada staf yang dicurigai sering melakukan kesalahan prosedur
Pada tahap pasca-analitik, mengapa pelaporan hasil (reporting) harus melalui proses validasi dan verifikasi yang ketat serta tepat waktu....
Agar laboratorium dapat segera menagihkan biaya pemeriksaan ke pihak asuransi/penjamin
Karena laporan hasil merupakan output utama yang menjadi dasar pengambilan keputusan klinis oleh dokter
Untuk memastikan format tulisan dan logo pada kop surat hasil sudah sesuai dengan standar estetika RS
Agar data hasil pemeriksaan dapat segera dihapus dari sistem informasi untuk menghemat kapasitas penyimpanan server
Dalam siklus perbaikan mutu, apa perbedaan utama antara "Tindakan Koreksi" (Correction) dengan "Tindakan Korektif" (Corrective Action)...
Tindakan Koreksi dilakukan oleh manajer, sedangkan Tindakan Korektif dilakukan oleh staf teknis
Tindakan Koreksi membutuhkan biaya mahal, sedangkan Tindakan Korektif tidak memerlukan biaya
Tindakan Koreksi hanya memperbaiki gejala sesaat, sedangkan Tindakan Korektif bertujuan menghilangkan akar masalah agar tidak terulang
Tindakan Koreksi wajib dicatat dalam dokumen ISO, sedangkan Tindakan Korektif hanya perlu disampaikan lisan
