wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UAS MATA KULIAH : KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN GIZI

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Media komunikasi gizi interaktif yang paling efektif untuk remaja biasanya memiliki ciri utama…

a)

A. Menggunakan teks panjang agar informasi lebih lengkap

b)

B. Menyajikan visual sederhana, penggunaan warna menarik, serta fitur partisipatif

c)

C. Menyampaikan pesan satu arah dari ahli gizi

d)

D. Memiliki konten yang bersifat formal dan akademis

2.

Dalam perancangan media komunikasi gizi interaktif, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

a)

A. Mendesain tampilan media

b)

B. Menentukan indikator evaluasi

c)

C. Mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan audiens

d)

D. Melakukan uji coba lapangan

3.

Indikator evaluasi yang paling tepat untuk menilai efektivitas media interaktif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pola makan seimbang adalah…

a)

A. Jumlah warna dalam media

b)

B. Perubahan skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi

c)

C. Jumlah like dan komentar di media sosial

d)

D. Tingkat kesulitan kuis dalam media

4.

Contoh media komunikasi gizi interaktif yang relevan untuk edukasi pola makan seimbang pada remaja adalah…

a)

A. Poster cetak satu arah

b)

B. Artikel jurnal ilmiah

c)

C. Game edukasi gizi dengan kuis dan simulasi menu seimbang

d)

D. Infografis tanpa elemen interaksi

5.

Faktor utama yang membuat media edukasi visual efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu dan balita tentang gizi seimbang adalah…

a)

A. Menggunakan istilah ilmiah yang kompleks

b)

B. Penyampaian informasi secara satu arah

c)

C. Visual yang jelas, sederhana, dan mudah dipahami

d)

D. Penggunaan teks panjang dalam setiap bagian media

6.

Indikator evaluasi yang paling tepat untuk mengukur efektivitas media edukasi visual pada ibu dan balita adalah…

a)

A. Jumlah gambar yang digunakan

b)

B. Penurunan waktu penjelasan oleh petugas kesehatan

c)

C. Peningkatan skor pemahaman setelah diberikan media

d)

D. Banyaknya warna yang digunakan dalam media

7.

Media edukasi visual yang paling efektif untuk edukasi gizi seimbang pada ibu balita adalah…

a)

A. Poster dengan ilustrasi porsi makan dan contoh menu

b)

B. Artikel ilmiah tentang kebutuhan gizi balita

c)

C. Slide presentasi yang penuh teks

d)

D. Modul pelatihan tanpa gambar

8.

Salah satu keuntungan penggunaan media visual seperti leaflet atau poster dalam edukasi gizi pada ibu balita adalah…

a)

A. Membuat edukasi berlangsung lebih lama

b)

B. Mengurangi kebutuhan tenaga kesehatan secara keseluruhan

c)

C. Memudahkan retensi informasi karena pesan disajikan secara visual dan menarik

d)

D. Menjamin perubahan perilaku secara otomatis

9.

Contoh penerapan self-reflection dalam pengembangan keterampilan komunikasi gizi adalah…

a)

A. Menggunakan istilah medis agar edukasi terlihat profesional

b)

B. Menyusun laporan gizi tanpa mengevaluasi cara penyampaian informasi

c)

C. Mengevaluasi kembali cara memberikan edukasi dan mencatat aspek yang perlu diperbaiki

d)

D. Menyampaikan edukasi dengan cara yang sama kepada semua pasien

10.

Prinsip pengembangan diri yang paling penting untuk meningkatkan keterampilan komunikasi gizi pada tenaga kesehatan di puskesmas adalah…

a)

A. Fokus hanya pada kemampuan teknis penyuluhan

b)

B. Meningkatkan kesadaran diri terhadap kekuatan dan kelemahan komunikasi

c)

C. Menghafal semua standar prosedur operasional (SOP) Puskesmas

d)

D. Menghindari umpan balik dari pasien

11.

Mengapa pelatihan public speaking termasuk bagian dari pengembangan diri tenaga kesehatan dalam komunikasi gizi?

a)

A. Karena membantu tenaga kesehatan berbicara lebih cepat saat edukasi

b)

B. Karena membuat edukasi gizi lebih formal dan kaku

c)

C. Karena meningkatkan kepercayaan diri, kejelasan penyampaian, dan kemampuan menjawab pertanyaan pasien

d)

D. Karena mengurangi kebutuhan tenaga kesehatan untuk memahami materi gizi

12.

Salah satu indikator keberhasilan pengembangan diri dalam meningkatkan keterampilan komunikasi gizi tenaga kesehatan adalah…

a)

A. Menurunnya jumlah sesi edukasi yang dilaksanakan

b)

B. Peningkatan kepuasan pasien dan kemampuan mereka memahami pesan gizi

c)

C. Penggunaan materi edukasi yang semakin banyak teksnya

d)

D. Berkurangnya interaksi antara tenaga kesehatan dan pasien

13.

Pelatihan pengembangan diri berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi persuasif karena…

a)

A. Membuat mahasiswa menghafal lebih banyak teori komunikasi

b)

B. Meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan memahami audiens

c)

C. Mengurangi kebutuhan mahasiswa untuk melakukan praktik komunikasi

d)

D. Mengarahkan mahasiswa pada penggunaan istilah teknis dalam edukasi

14.

Salah satu indikator peningkatan kemampuan komunikasi persuasif setelah mengikuti pelatihan pengembangan diri adalah…

a)

A. Mahasiswa berbicara lebih cepat dalam edukasi

b)

B. Mahasiswa menggunakan lebih banyak data teknis

c)

C. Mahasiswa mampu mengajak audiens mengubah perilaku melalui pesan yang jelas dan meyakinkan

d)

D. Mahasiswa menggunakan media edukasi yang semakin banyak teksnya

15.

Dalam konteks edukasi gizi, pelatihan pengembangan diri membantu mahasiswa kesehatan masyarakat terutama dalam aspek…

a)

A. Menyampaikan materi tanpa memperhatikan karakteristik audiens

b)

B. Mengembangkan gaya komunikasi yang menarik dan mudah dipahami

c)

C. Menghindari penggunaan ilustrasi visual

d)

D. Menambah jumlah slide dalam presentasi

16.

Metode evaluasi yang paling tepat untuk menilai pengaruh pelatihan pengembangan diri terhadap kemampuan komunikasi persuasif mahasiswa adalah…

a)

A. Menilai jumlah materi edukasi yang digunakan

b)

B. Melakukan pre-test dan post-test terhadap kemampuan komunikasi persuasif

c)

C. Menghitung jumlah presentasi yang dilakukan mahasiswa

d)

D. Menggunakan penilaian berbasis hafalan teori komunikasi

17.

Teknik active listening dapat meningkatkan kepercayaan klien dalam konseling gizi karena…

a)

A. Ahli gizi dapat memberikan lebih banyak informasi teknis

b)

B. Klien merasa didengar, dihargai, dan lebih nyaman untuk membuka masalah gizi yang sebenarnya

c)

C. Ahli gizi tidak perlu memberikan umpan balik secara verbal

d)

D. Konseling dapat berlangsung lebih singkat

18.

Contoh penerapan active listening yang paling berpengaruh dalam membangun hubungan efektif antara ahli gizi dan klien adalah…

a)

A. Menatap layar catatan sambil mendengarkan penjelasan klien

b)

B. Memberikan respon standar tanpa merangkum kembali ucapan klien

c)

C. Mengangguk, melakukan kontak mata, dan merangkum kembali inti cerita klien untuk memastikan pemahaman

d)

D. Menginterupsi klien agar diskusi tetap sesuai waktu

19.

Alasan utama penggunaan pertanyaan terbuka dalam wawancara gizi adalah…

a)

A. Agar klien memberikan jawaban singkat dan cepat

b)

B. Untuk memandu klien memberikan informasi yang lebih luas dan mendalam tentang kebiasaan makannya

c)

C. Untuk membatasi pembicaraan klien agar tidak melebar

d)

D. Agar ahli gizi dapat mengarahkan jawaban klien sesuai kebutuhan edukasi

20.

Contoh pertanyaan tertutup yang tepat digunakan untuk mengonfirmasi informasi dalam wawancara gizi adalah…

a)

A. “Bisakah Anda ceritakan pola makan Anda sejak pagi hingga malam?”

b)

B. “Menurut Anda, apa faktor yang memengaruhi pilihan makanan harian Anda?”

c)

C. “Apakah Anda biasanya sarapan setiap hari?”

d)

D. “Bagaimana perasaan Anda tentang perubahan pola makan yang sedang Anda coba?”

21.

Kombinasi active listening dan teknik bertanya yang efektif dalam konseling gizi terutama bertujuan untuk…

a)

A. Mempercepat proses wawancara agar edukasi selesai lebih cepat

b)

B. Membantu ahli gizi mengarahkan klien tanpa mempertimbangkan kebutuhan klien

c)

C. Membangun komunikasi interaktif sehingga klien lebih mudah memahami pesan gizi seimbang

d)

D. Mengurangi kesempatan klien untuk menjelaskan masalah gizi secara detail

22.

Contoh strategi komunikasi interaktif yang memadukan active listening dan teknik bertanya searah adalah…

a)

A. Ahli gizi memberikan ceramah satu arah tanpa merespons pernyataan klien

b)

B. Ahli gizi mendengarkan secara aktif, merangkum jawaban klien, lalu memberikan pertanyaan lanjutan yang mengarahkan klien memahami porsi makan seimbang

c)

C.Ahli gizi hanya menggunakan pertanyaan tertutup untuk mempercepat sesi

d)

D. Ahli gizi berbicara lebih banyak daripada klien agar informasi tersampaikan lebih lengkap

23.

Mengapa penerapan active listening penting dalam kegiatan edukasi gizi untuk remaja di sekolah?

a)

A. Karena membuat proses edukasi menjadi lebih formal

b)

B. Karena remaja merasa dihargai sehingga lebih terbuka dalam menyampaikan kebiasaan makan dan tantangan yang mereka hadapi

c)

C. Karena memungkinkan ahli gizi memberikan lebih banyak materi dalam satu sesi

d)

D. Karena mengurangi waktu diskusi antara edukator dan siswa

24.

Contoh penerapan active listening yang dapat meningkatkan keberhasilan promosi gizi pada remaja adalah…

a)

A. Mengabaikan komentar remaja agar sesi tetap fokus pada materi

b)

B. Menyela pembicaraan remaja agar edukasi berjalan sesuai waktu

c)

C. Mengonfirmasi kembali pernyataan remaja dan memberikan umpan balik yang menunjukkan bahwa edukator memahami kebutuhan mereka

d)

D. Memberikan ceramah satu arah menggunakan slide panjang

25.

Penggunaan pertanyaan reflektif dalam konseling gizi bertujuan untuk…

a)

A. Mengarahkan klien menjawab sesuai keinginan konselor

b)

B. Membantu klien memahami kembali ucapan atau perasaan mereka sehingga dapat mengevaluasi kebiasaan makannya

c)

C. Membuat sesi konseling lebih singkat dan langsung pada solusi

d)

D. Mengalihkan pembicaraan dari masalah gizi utama

26.

Pertanyaan empatik dalam konseling gizi efektif digunakan karena…

a)

A. Membuat konselor terlihat lebih berwibawa

b)

B. Memungkinkan klien merasa didengar dan dipahami, sehingga lebih terbuka dalam membahas hambatan terkait gizi

c)

C. Mengurangi kebutuhan konselor untuk memberikan edukasi lanjutan

d)

D. Menghindari diskusi mengenai perasaan klien

27.

Prinsip komunikasi gizi yang paling penting dalam pembuatan infografis edukasi tentang pola makan sehat adalah…

a)

A. Menyertakan teks panjang agar informasi lebih lengkap

b)

B. Mengutamakan visual yang sederhana, pesan inti yang jelas, dan data yang mudah dipahami

c)

C. Menggunakan istilah ilmiah untuk meningkatkan kredibilitas

d)

D. Memuat seluruh rekomendasi gizi dalam satu gambar

28.

Kelebihan utama penggunaan podcast sebagai media komunikasi gizi interaktif adalah…

a)

A. Mengharuskan pendengar membaca materi secara visual

b)

B. Memungkinkan penyampaian edukasi secara fleksibel dengan fitur tanya jawab atau diskusi yang dapat meningkatkan keterlibatan pendengar

c)

C. Membuat edukasi gizi hanya dapat diakses di kelas

d)

D. Mengurangi kebutuhan pendengar untuk memahami materi gizi seimbang

29.

Prinsip komunikasi persuasif yang paling penting dalam kampanye digital “Ayo Sarapan Sehat” adalah…

a)

A. Menyampaikan data ilmiah sebanyak mungkin tanpa mempertimbangkan audiens

b)

B. Menggunakan pesan yang relevan, mudah dipahami, dan menyentuh motivasi serta kebutuhan audiens

c)

C. Menggunakan kalimat panjang agar pesan terlihat lebih meyakinkan

d)

D. Menghindari penggunaan visual atau contoh nyata

30.

Prinsip komunikasi efektif yang harus diterapkan dalam pembuatan modul edukasi gizi untuk anak sekolah dasar adalah…

a)

A. Menggunakan kalimat panjang dan istilah teknis agar materi lebih lengkap

b)

B. Menyampaikan informasi dengan bahasa sederhana, ilustrasi menarik, dan contoh yang dekat dengan kehidupan anak

c)

C. Menyertakan seluruh teori gizi dalam bentuk paragraf

d)

D. Mengutamakan teks daripada gambar agar anak lebih fokus membaca