wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Sejarah dan Filsafat Olahraga

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Hubungan paling mendasar antara sejarah dan filsafat dalam studi olahraga adalah ?

a)

Filsafat menguji teknik olahraga, sementara sejarah mengatur jadwal kompetisi.

b)

Sejarah menyediakan data, filsafat memberi makna dan penafsiran.

c)

Keduanya berdiri sendiri dan jarang saling berhubungan.

d)

Sejarah membahas etika, filsafat membahas kronologi.

2.

Sejarah olahraga berfungsi untuk ?

a)

Menafsirkan nilai moral olahraga

b)

Menyusun teori permainan dari perspektif metafisika

c)

Melacak perkembangan bentuk dan makna olahraga dari masa ke masa.

d)

Menentukan siapa yang paling unggul dalam olahraga.

3.

Filsafat olahraga terutama menyoroti aspek ?

a)

Teknis gerak dan evaluasi performa.

b)

Makna, nilai, dan etika dalam aktivitas olahraga.

c)

Perubahan cuaca saat pertandingan berlangsung.

d)

Strategi pelatih dalam memenangkan pertandingan.

4.

Mengapa sejarah dan filsafat olahraga tidak dapat dipisahkan?

a)

Karena keduanya mempelajari fisika tubuh atlet.

b)

Sejarah menjelaskan apa yang terjadi; filsafat menjelaskan mengapa itu berarti.

c)

Filsafat hanya valid jika ada juara dunia.

d)

Sejarah membutuhkan teori metafisika atletik.

5.

Kajian tentang fair play secara historis menunjukkan bahwa ?

a)

Nilai ini muncul bersamaan dengan penemuan bola.

b)

Fair play adalah nilai bawaan manusia sejak lahir.

c)

Nilai fair play berkembang bertahap mengikuti budaya dan tradisi olahraga tertentu.

d)

Fair play tidak pernah mengalami perubahan.

6.

Konsep “tubuh sebagai instrumen budaya” dalam filsafat olahraga berarti bahwa

a)

Tubuh sepenuhnya lepas dari nilai sosial.

b)

Tubuh hanya berfungsi untuk kompetisi.

c)

Gerak olahraga mencerminkan nilai dan cara hidup masyarakat.

d)

Filsafat tidak membahas tubuh sama sekali.

7.

Apa yang paling tepat menggambarkan evolusi olahraga dari zaman kuno ke modern?

a)

Tidak mengalami perubahan sama sekali.

b)

Selalu dikuasai oleh militer.

c)

Berkembang dari ritual, permainan rakyat, hingga sistem profesional.

d)

Selalu menggunakan teknologi canggih.

8.

Filsafat olahraga menanyakan “Mengapa manusia berolahraga?” Ini termasuk cabang filsafat

a)

Epistemologi

b)

Ontologi

c)

Etika

d)

Aksiologi

9.

Jika filsafat memberi “kompas pemaknaan,” maka sejarah memberi

a)

Peta perjalanan

b)

Lagu penyemangat

c)

Arti Olahraga

d)

Peta Kehidupan

10.

Filsafat olahraga dapat menjelaskan mengapa kekerasan dalam pertandingan dianggap tidak tepat melalui kajian

a)

Etika

b)

Estetika

c)

Logika

d)

Epistemologi

11.

Olimpiade Kuno berasal dari peradaban

a)

Mesir

b)

Yunani

c)

Romawi

d)

Persia

12.

Jika suatu negara menggunakan prestasi olahraga untuk legitimasi politik, maka sejarah olahraga menunjukkan fungsi

a)

estetika

b)

pedagogis

c)

simbolik

d)

rekreasional

13.

Dalam sejarah, transformasi nilai sportivitas banyak dipengaruhi perubahan budaya. Hal ini membuktikan bahwa nilai dalam olahraga bersifat

a)

absolut dan tidak berubah

b)

tidak dapat dianalisis secara filsafat

c)

hanya ditentukan wasit

d)

relatif terhadap konteks zaman

14.

Cabang olahraga yang berasal dari tradisi lokal memperlihatkan bahwa sejarah olahraga berkaitan dengan

a)

konstruksi identitas

b)

efisiensi biomekanis

c)

tuntutan komersialisasi

d)

objektivitas aturan

15.

Jika sejarah mencatat olahraga sebagai alat diplomasi, maka secara filosofis olahraga diposisikan sebagai

a)

aktivitas netral

b)

medium relasi antarnegara

c)

ekspresi individu semata

d)

kegiatan tanpa nilai politik

16.

Perkembangan teknologi wasit video (VAR) menunjukkan hubungan sejarah dan filsafat karena

a)

Teknologi selalu netral

b)

Menjamin kemenangan tim besar

c)

Mengubah nilai keadilan dalam olahraga

d)

Tidak berpengaruh pada moral

17.

Olahraga pada awalnya memiliki fungsi ritual. Hal ini menunjukkan

a)

Olahraga tidak punya sejarah

b)

Fungsi olahraga tidak berubah

c)

Modernitas tidak memengaruhi olahraga

d)

Olahraga berkembang dari nilai-nilai filosofis suatu masyarakat

18.

Komersialisasi olahraga mengubah

a)

Makna kemenangan sebagai nilai moral

b)

Sejarah olahraga menjadi tidak berguna

c)

Peraturan menjadi tidak tetap

d)

Motivasi atlet menjadi lebih spiritual

19.

Sejarah olahraga menunjukkan peran perempuan meningkat karena

a)

Invisible change

b)

Penurunan minat olahraga laki-laki

c)

Perubahan sosial-global menuju kesetaraan

d)

Keputusan federasi tanpa dasar

20.

Analisis kritis terhadap mega-event olahraga (seperti Piala Dunia/Olimpiade) sering menunjukkan efek negatif yang meliputi:

a)

Hanya manfaat ekonomi tanpa konsekuensi sosial

b)

Peningkatan kohesi sosial tanpa biaya

c)
  1. Pengurangan ketimpangan sosial langsung

d)

Pemindahan beban ekonomi ke publik, gentrifikasi, dan legimitasi elit politik

21.

Filsafat disebut sebagai “ibu dari segala ilmu” (the mother of sciences). Jelaskan arti pernyataan tersebut dan bagaimana filsafat berperan dalam membentuk dasar berpikir ilmiah ?

4 lines
22.

Analisislah pergeseran nilai olahraga dari ritual ke industri. Apa dampaknya terhadap moralitas atlet?

4 lines
23.

Sejarah olahraga menunjukkan bahwa nilai fair play tidak selalu hadir sejak awal perkembangan olahraga. Jelaskan bagaimana filsafat membantu menafsirkan perubahan nilai tersebut dalam konteks sosial dan budaya ?

4 lines
24.

Bagaimana peran filsafat dalam mengembalikan keseimbangan antara pengetahuan dan moral pada kehidupan manusia saat ini dari kemajuan teknologi yang tidak selalu diiringi dengan kemajuan moral ?

4 lines
25.

Bagaimana filsafat dapat memberikan arah baru bagi peradaban manusia agar lebih berkeadaban dan berkeadilan ?

4 lines