wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Assessment Media Monitoring & Media Analysis (Revisi Variatif)

Total questions: 93

Worksheet time: 47hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Tentukan pernyataan berikut: 'Algorithmic Governance selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

2.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Media Relations?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

3.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Framing?

a)

Framing selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

4.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Crisis Early Warning?

a)

Crisis Early Warning menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

5.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Crisis Early Warning muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

6.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Emotion Analysis?

a)

Emotion Analysis selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

7.

Tentukan pernyataan berikut: 'Crisis Early Warning selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

8.

Tentukan pernyataan berikut: 'Media Relations selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

9.

Tentukan pernyataan berikut: 'Two-Step Flow selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

(a)  

10.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Agenda-Setting Theory?

a)

Agenda-Setting Theory menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

11.

(Definisi tepat) Manakah definisi yang paling tepat terkait Framing?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

12.

Tentukan pernyataan berikut: 'Algorithmic Governance selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

13.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Spiral of Silence?

a)

Spiral of Silence menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

14.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Algorithmic Governance?

a)

Algorithmic Governance selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

15.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Sentiment Analysis?

a)

Sentiment Analysis selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

16.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang PR Two-Way Symmetrical?

a)

PR Two-Way Symmetrical selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

17.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Networked Public Sphere?

a)

Networked Public Sphere menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

18.

Manakah pernyataan yang benar terkait Media Relations?

a)

Media Relations selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

19.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Spiral of Silence muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

20.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Framing muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

21.

(Definisi tepat) Manakah definisi yang paling tepat terkait Emotion Analysis?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

22.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Emotion Analysis?

a)

Emotion Analysis menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

23.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Media Relations?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

24.

Tentukan pernyataan berikut: 'Algorithmic Governance selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

25.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Media Relations muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

26.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Spiral of Silence?

a)

Spiral of Silence menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

27.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang PR Two-Way Symmetrical?

4 lines
28.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait PR Two-Way Symmetrical?

a)

PR Two-Way Symmetrical menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

29.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Agenda-Setting Theory?

a)

Agenda-Setting Theory selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

30.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Agenda-Setting Theory muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

31.

Tentukan pernyataan berikut: 'Networked Public Sphere selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

32.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Algorithmic Governance?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

33.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Sentiment Analysis muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

34.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Algorithmic Governance?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

35.

Tentukan pernyataan berikut: 'Spiral of Silence selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

36.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Media Relations?

a)

Membangun hubungan positif dengan media untuk mendukung komunikasi organisasi

b)

Mengabaikan media dalam strategi komunikasi organisasi

c)

Menggunakan media hanya untuk promosi produk

d)

Menutup akses informasi kepada media

37.

Media Relations menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik. Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital. Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional. Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi. Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

a)

Media Relations menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

38.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Framing?

a)

Framing selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

39.

Tentukan pernyataan berikut: 'Emotion Analysis selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

40.

Tentukan pernyataan berikut: 'Sentiment Analysis selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

41.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Agenda-Setting Theory?

a)

Agenda-Setting Theory menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

42.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Spiral of Silence?

a)

Spiral of Silence menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

43.

Tentukan pernyataan berikut: 'Algorithmic Governance selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

44.

(Definisi tepat) Manakah definisi yang paling tepat terkait Emotion Analysis?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

45.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Media Relations?

a)

Media Relations menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

46.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Emotion Analysis muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

47.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Agenda-Setting Theory?

a)

Agenda-Setting Theory selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

48.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Algorithmic Governance muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

49.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Networked Public Sphere?

a)

Networked Public Sphere menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

50.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Emotion Analysis?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

51.

(Definisi tepat) Manakah definisi yang paling tepat terkait PR Two-Way Symmetrical?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

52.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang PR Two-Way Symmetrical?

a)

PR Two-Way Symmetrical selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

53.

Tentukan pernyataan berikut: 'Spiral of Silence selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

54.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Framing?

a)

Framing menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

55.

(Definisi tepat) Manakah definisi yang paling tepat terkait Algorithmic Governance?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

56.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Spiral of Silence?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

57.

Tentukan pernyataan berikut: 'Algorithmic Governance selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

58.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Spiral of Silence?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

59.

Tentukan pernyataan berikut: 'Sentiment Analysis selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

60.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Spiral of Silence?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

61.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Algorithmic Governance?

a)

Algorithmic Governance selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

62.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Sentiment Analysis?

a)

Sentiment Analysis selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

63.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Sentiment Analysis?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

64.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Media Relations?

a)

Media Relations selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

65.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Algorithmic Governance?

a)

Algorithmic Governance selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

66.

Tentukan pernyataan berikut: 'Two-Step Flow selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

67.

Tentukan pernyataan berikut: 'Sentiment Analysis selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

68.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Algorithmic Governance?

a)

Algorithmic Governance menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

69.

Tentukan pernyataan berikut: 'Spiral of Silence selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

70.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Crisis Early Warning?

a)

Crisis Early Warning selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

71.

Tentukan pernyataan berikut: 'Networked Public Sphere selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

72.

Tentukan pernyataan berikut: 'Emotion Analysis selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

73.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Networked Public Sphere?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

74.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait Algorithmic Governance?

a)

Pengambilan keputusan berbasis algoritma dan data

b)

Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi manusia

c)

Pengambilan keputusan secara acak tanpa data

d)

Pengambilan keputusan hanya berdasarkan tradisi

75.

Manakah pernyataan yang paling tepat terkait dengan Algorithmic Governance?

a)

Algorithmic Governance menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

76.

Tentukan pernyataan berikut: 'Agenda-Setting Theory selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

77.

(Daya ingat materi) Manakah konsep yang paling sesuai terkait Framing?

a)

Framing menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

78.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Two-Step Flow muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

79.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Emotion Analysis?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

80.

Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Algorithmic Governance?

a)

Algorithmic Governance selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

81.

Manakah konsep yang paling sesuai terkait PR Two-Way Symmetrical?

a)

PR Two-Way Symmetrical menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

82.

Manakah definisi yang paling tepat terkait Networked Public Sphere?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

e)

Konsep yang digunakan untuk mengatur kebijakan pandemi.

83.

Tentukan pernyataan berikut: 'Spiral of Silence selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

84.

Konsep manakah yang paling sesuai terkait Crisis Early Warning?

a)

Identifikasi dini terhadap potensi krisis

b)

Penyelesaian krisis setelah terjadi

c)

Pengabaian tanda-tanda peringatan

d)

Penanganan krisis tanpa perencanaan

85.

Manakah pernyataan yang benar?

a)

Crisis Early Warning menjelaskan fungsi inti media dalam membentuk isu publik.

b)

Konsep ini tidak memiliki hubungan dengan media digital.

c)

Konsep ini hanya digunakan dalam penelitian tradisional.

d)

Konsep ini berkaitan dengan teori non-komunikasi.

e)

Konsep ini tidak digunakan dalam media monitoring.

86.

Tentukan pernyataan berikut: 'Crisis Early Warning selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

87.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Emotion Analysis muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

88.

(Pertanyaan jebakan) Manakah pernyataan yang *tidak selalu benar* tentang Networked Public Sphere?

a)

Networked Public Sphere selalu bekerja secara linear di seluruh platform.

b)

Pengaruh algoritma dapat memperkuat bias.

c)

Opini publik dapat terbentuk oleh influencer.

d)

Media digital mempengaruhi persepsi publik.

e)

Framing dapat memengaruhi interpretasi isu.

89.

(Definisi tepat) Manakah definisi yang paling tepat terkait Crisis Early Warning?

a)

Konsep yang menjelaskan pola pengaruh media terhadap publik.

b)

Teori yang hanya digunakan dalam psikologi industri.

c)

Instrumen ekonomi untuk evaluasi finansial perusahaan.

d)

Metode analisis non-digital.

90.

Tentukan pernyataan berikut: 'Crisis Early Warning selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

91.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana PR Two-Way Symmetrical muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.

92.

Tentukan pernyataan berikut: 'Algorithmic Governance selalu bekerja tanpa dipengaruhi algoritma.'

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak dapat ditentukan

d)

Hanya benar di media tradisional

e)

Benar jika konteksnya politik elektoral

93.

(Analisis studi kasus Banjir Sumatera) Bagaimana Spiral of Silence muncul dalam analisis media terhadap kasus Banjir Sumatera?

a)

Monitoring menemukan frame berbeda antara pemerintah dan aktivis.

b)

Analisis tidak menemukan dinamika opini publik.

c)

Tidak ada pengaruh influencer dalam percakapan publik.

d)

Media sosial tidak memiliki dampak signifikan.

e)

Seluruh narasi hanya berasal dari media cetak.