WorksheetsT.T2.01.12
Total questions: 59
Worksheet time: 30mins
Name
Class
Date
1.
Dalam menempatkan stimulator di laboratorium, hal utama yang perlu diperhatikan adalah
a)
A. Jarak stimulator dari meja kerja
b)
B. Warna kabel yang digunakan
c)
C. Kestabilan permukaan dan ventilasi udara
d)
D. Bentuk panel depan alat
e)
E. Ukuran ruang penyimpanan
2.
Langkah pertama dalam proses pemasangan stimulator adalah
a)
A. Menghidupkan alat
b)
B. Memeriksa sumber daya listrik dan konektor
c)
C. Mengatur tegangan output
d)
D. Menyetel tombol frekuensi
e)
E. Menyimpan hasil pengujian
3.
Tujuan utama dari pengoperasian stimulator adalah ....
a)
B. Menghasilkan rangsangan listrik sesuai parameter yang diatur
b)
A. Menganalisis sinyal input
c)
C. Mengukur suhu alat
d)
D. Mengetes kabel daya
e)
E. Menurunkan beban kerja penggunaan
4.
Jika stimulator tidak mengeluarkan output meski sudah dihidupkan, langkah perbaikan awal yang tepat adalah ....
a)
A. Membongkar seluruh rangkaian
b)
B. Mengganti tombol power
c)
C. Memeriksa sambungan kabel dan sumber listrik
d)
D. Mengganti resistor utama
e)
E. Menghapus memori alat
5.
Mengapa pencatatan hasil pengujian stimulator penting dilakukan?
a)
A. Untuk keperluan dokumentasi dan evaluasi performa alat
b)
B. Agar alat tidak cepat rusak
c)
C. Supaya data tidak perlu diulang
d)
D. Karena diwajibkan oleh pabrikan
e)
E. Untuk menambah nilai praktikum
6.
Saat menggunakan stimulator, penerapan prinsip K3 terutama bertujuan untuk ....
a)
A. Meningkatkan efisiensi kerja
b)
B. Menghemat daya listrik
c)
C. Menjamin keselamatan pengguna dari bahaya listrik
d)
D. Mengurangi waktu pengujian
e)
E. Meningkatkan akurasi hasil
7.
Analisis teknis pada stimulator dilakukan untuk
a)
A. Menentukan warna kabel yang sesuai
b)
B. Menilai fungsi dan kinerja setiap komponen elektronik
c)
C. Menentukan lokasi penyimpanan alat
d)
D. Menentukan jadwal praktikum
e)
E. Mengganti label komponen
8.
Setelah seluruh tahap dilakukan, evaluasi stimulator penting untuk .
a)
B. Menentukan kelayakan alat sebelum digunakan kembali
b)
A. Membuat laporan praktikum saja
c)
C. Mengganti seluruh komponen lama
d)
D. Meningkatkan daya output
e)
E. Menghapus data lama
9.
Faktor utama yang perlu diperhatikan saat menempatkan alat Soft/Microwave Diathermy di ruang terapi adalah
a)
A. Dekat dengan jendela agar udara masuk
b)
B. Berada di ruangan lembap agar daya serap panas tinggi
c)
C. Jauh dari sumber logam dan memiliki ventilasi baik
d)
D. Ditempatkan di lantai tanpa meja
10.
Sebelum terapi dimulai, langkah penting dalam pemasangan applicator Microwave Diathermy adalah
a)
A. Menyalakan alat terlebih dahulu baru pasang applicator
b)
B. Pastikan kabel melilit pasien agar stabil
c)
C. Pastikan applicator sejajar dan memiliki jarak sesuai ketentuan
d)
D. Meletakkan applicator menempel langsung ke kulit pasien
11.
Pengaturan intensitas daya pada Microwave Diathermy harus dilakukan berdasarkan
a)
A. Warna kulit pasien
b)
B. Kenyamanan pasien dan indikasi terapi
c)
C. Usia operator
d)
D. Jumlah kabel yang digunakan
12.
Salah satu bentuk pemeliharaan rutin alat Microwave Diathermy adalah
a)
A. Mengganti kabel setiap hari
b)
B. Membersihkan applicator dan memeriksa ventilasi udara alat
c)
C. Membiarkan alat menyala terus-menerus
d)
D. Menyimpan di tempat tertutup rapat tanpa ventilasi
13.
Catatan penggunaan alat Microwave Diathermy biasanya berisi
a)
A. Jenis makanan pasien
b)
B. Data pasien, waktu terapi, dan durasi penggunaan alat
c)
C. Daftar harga alat
d)
D. Riwayat kerja operator
14.
Untuk mencegah risiko luka bakar saat terapi Microwave Diathermy, hal yang harus dilakukan adalah
a)
A. Mengatur jarak applicator dan durasi sesuai standar
b)
B. Menempelkan applicator langsung ke kulit
c)
C. Menyalakan alat dengan daya maksimum
d)
D. Tidak memperhatikan reaksi pasien
15.
Apa parameter utama yang harus dipantau saat mengoperasikan radiant warmer untuk bayi?
a)
A. Suhu tubuh bayi dan suhu radiant warmer
b)
B. Tekanan udara di ruangan
c)
C. Kelembapan ruangan
d)
D. Lama pemakaian alat selama 24 j
16.
Pemeliharaan rutin radiant warmer biasanya meliputi:
a)
A. Pembersihan alat dan penggantian lampu pemanas jika perlu
b)
B. Melumasi bagian elektronik dengan minyak
c)
C. Menyimpan alat di tempat lembap untuk menjaga keawetan
d)
D. Menggunakan alat tanpa jeda untuk memastikan stabilitas
17.
Apa yang harus dilakukan jika radiant warmer tidak menyala saat dioperasikan?
a)
A. Langsung membuka dan memperbaiki bagian elektronik tanpa panduan
b)
B. Mengganti seluruh alat tanpa diagnosis
c)
C. Memeriksa sumber listrik dan kabel, serta memanggil teknisi jika perlu
d)
D. Menekan tombol beberapa kali sampai menyala
18.
Pencatatan penggunaan radiant warmer harus mencakup:
a)
A. Tanggal dan waktu penggunaan, suhu alat, kondisi bayi, dan masalah yang terjadi
b)
B. Hanya lama pemakaian alat
c)
C. Nama operator saja
d)
D. Jumlah bayi yang dirawat menggunakan alat
19.
Manakah prinsip K3 yang paling penting saat mengoperasikan radiant warmer?
a)
A. Memastikan alat tidak menimbulkan risiko listrik dan panas berlebih
b)
B. Menggunakan alat tanpa pelatihan khusus
c)
C. Mengabaikan peringatan alarm dari alat
d)
D. Menempatkan alat di sembarang lokasi
20.
Jika suhu radiant warmer tidak stabil, langkah analisis teknis awal yang harus dilakukan adalah:
a)
A. Memeriksa sensor suhu dan koneksi listrik alat
b)
B. Membiarkan alat menyala terus menerus tanpa pengawasan
c)
C. Mengganti alat tanpa diagnosis
d)
D. Menambah beban pada alat untuk menguji kestabilan
21.
Mengapa kalibrasi suhu radiant warmer penting dilakukan secara berkala?
a)
A. Agar alat tidak cepat rusak
b)
B. Agar pengukuran suhu bayi dan alat akurat dan sesuai standar
c)
C. Agar lampu pemanas lebih terang
d)
D. Agar alat terlihat baru
e)
E. Bagian Atas Formulir
22.
Lampu infrared diposisikan berhadapan dan tegak lurus dengan daerah yang akan diradiasikan untuk menjamin penyerapan yang maksimal.
Berapa jarak umum antara pasien dengan infrared pada kasus diatas?
a)
A 10 – 20 cm
b)
B. 21 – 30 cm
c)
C. 31 - 40 cm
d)
D. 41 – 49 cm
e)
E. 50 – 75 cm
23.
Pada alat infrared, lampu infrared nya selalu berkedip (tidak stabil),
hal apa yang bermasalah pada kasus diatas?
a)
A. Masa usia pakai lampu yang sudah melewati batas
b)
B. Menggunakan lampu yang tidak standar
c)
C. Tegangan masukkan pada alat yang tidak 220 V
d)
D. Alat yang sudah lama tidak diganti
e)
E. Tidak ada maslah pada alat
24.
Infrared memiliki dua kecepatan struktur , untuk menghindari terjadinya perpindahan data apabila koneksi sudah putus dan semacamnya.
Pada kasus diatas maka pertama kali protokol infrared akan mengirimkan apa?
a)
A. “sinyal tes” dengan kecepatan sinyal yang rendah
b)
B. “sinyal tes” dengan kecepatan sinyal yang sangat tinggi
c)
C. “sinyal tes” dengan kecepatan sinyal yang stabil
d)
D. “sinyal tes” dengan kecepatan sinyal yang sangat rendah
e)
E. “sinyal tes” dengan kecepatan sinyal yang tinggi
25.
Saat melakukan terapi dengan menggunakan infrared, waktu pemakaian selalu habis dibawah waktu setting. Kesalahan di bagianmanakah pada kasus diatas ?
a)
A. Waktupakainlampu yang sudahhabis
b)
B. Timer yang perlu dkalibrasi ulang
c)
C. Batre yang sudahtidakkuat
d)
D. Alat mengalami kepanasan
e)
E. Usiapakaialat yang sudah habis
26.
Terapi infra merah adalah pengobatan dengan sinar infra merah yang dapat meningkatkan proses penyembuhan, dengan cara merangsang fungsi sel-sel sehingga metabolism sel berjalan lebih baik. Sifat Terapi apakah yang dilakukan pada kasus diatas?
a)
A. Bersifat fisioterapi
b)
B. Bersifat fototerapi
c)
C. Bersifat radiografi
d)
D. Bersifat mekanik
e)
E. Bersifat non mekanik.
27.
Sebuah alat Inframerah memiliki fungsi untuk untuk menghilangkan pegal-pegal setelah seharian beraktifitas, bisa juga untuk melancarkan peredaran darah dengan cara dipanaskan dengan menggunakan Infrared. Apa penyebab yang mengakibatkan alat tersebut tidak dapat mengeluarkan panas?
a)
A. Lampu Infrared mengalami kerusakan
b)
B. Ruangan pemeriksaan terlalu dingin
c)
C. Pada saat pemeriksaan tangan / badan pasien dalam keadaan basah
d)
D. Salah penggunaan alat
e)
E. Bingkai lampu patah
28.
Sebuah Perusahaan alat kesehatan sedang mempromosikan infrared therapy disebuah seminar alat kesehatan nasional. Pemateri menjelaskan bahwa lampu infrared memiliki panjang gelombang tertentu yang mampu melakukan penetrasi sedalam 3 inch dibawah kulit. Berapa panjang gelombang yang dimaksud?
a)
A. 110 nm – 200nm.
b)
B. 450 nm – 460 nm.
c)
C. 700 nm – 1200 nm.
d)
D. 1000 nm – 1300 nm
e)
E. 1300 nm – 1500 nm.
29.
1. Seorang fisioterapis akan melakukan terapi menggunakan infrared theraphy di bagian punggung ke pasiennya. Dia mengikuti SOP dengan baik dan pasien itu diminta melepas benda logam yang berada di tubuhnya ataupun sekitar alat terapi. Apa tujuan dari tindakan ini
a)
A. Agar tidak terjadi pemantulan.
b)
B. Agar tidak terjadi luka bakar
c)
C. Agar lampu lebih awet.
d)
D. Agar pasien merasa nyaman.
e)
E. Agar terapi lebih efektif
30.
Seorang elektromedis sedang mengecek kondisi alat infrared therapy. Dia menjalankan alat sesuai SOP yang berlaku, dan lampu menyala. Namun hour meter menunjukkan angka 310 jam yang mana sudah melewati lifetime lampu yaitu 300 jam. Apa yang harus dilakukan?
a)
A. Tetap memakai lampu karena masih menyala.
b)
B. Mengganti rumah/fitting lampu.
c)
C. Mereset hour meter agar menjadi 0.
d)
D. Mengganti lampu
e)
E. Mengganti hour meter
31.
Seorang elektromedis sedang melakukan kalibrasi pada alat infrared therapy. Dia menjalankan alat sesuai prosedur dan memberikan setting waktu 12 menit. Ketika menekan tombol start, secara bersamaan dia juga menghitung waktu dengan stopwatch. Setelah 10 menit berlalu, lampu infrared mati padahal masih tersisa 3 menit. Apa yang terjadi pada alat tersebut?
a)
A. Buzzer rusak.
b)
B. Tombol setting waktu rusak.
c)
C. Tombol start rusak.
d)
D. Timer rusak
e)
E. Selector intensitas cahaya rusak
32.
Jika sebuah rumah sakit x ingin mengadakan alat blue light terapi. Apa yang harus dilakukan oleh seorang teknik elektromedik . Spesifikasi apa saja untuk lampu tsb?
a)
A. Sumber cahaya 4/5/6 buah lampu TL Blue 20 watt
b)
B. Sumber cahaya 1 buah lampu TL blue 20 watt
c)
C. Sumber cahaya 2 buah lampu TL blue 20 watt
d)
D. Sumber cahaya 4/5/6 buah lampu TL Blue 10 watt
e)
E. Sumber cahaya 1 buah lampu TL blue 10 watt
33.
Jika sebuah alat blue light terapi mengalami kerusakan pada lampu. Apa yang harus dilakukan oleh seorang teknik elektromedik?
a)
A. Mengganti dengan lampu TL tanpa menggunakan sarung tangan
b)
B. Mengganti dengan lampu TL dengan menggunakan sarung tangan
c)
C. Mengganti dengan lampu biasa dengan dengan menggunakan sarung tangan
d)
D. Mengganti dengan lampu biasa tanpa menggunakan sarung tangan
e)
E. Mengganti dengan lampu yang tidak sesuai spesifikasi
34.
Jika sebuah rumah sakit terdapat bayi yang menderita penyakit hiperbilirubin atau penyakit kuning.Alat apa yang harus digunakan agar kadar bilirubin pada bayi sesuai dengan standar?
a)
A. Blue light therapy
b)
B. Baby incubator
c)
C. Infant warmer
d)
D. Syring pump
e)
E. Infus pump
35.
Untuk mengetahui bahwa lampu yang digunakan pada blue light terapi masih layak atau tidaknya digunakan. Rangkaian apa yang berfungsi untuk mengetahui berapa lamanya lampu menyala?
a)
A. Hourmeter
b)
B. Timer
c)
C. Ballast
d)
D. Buzzer
e)
E. Starter
36.
Seorang teknisi Elektromedis sedang melakukan pengecekan kerusakkan lampu bluelight pada alat Phototheraphy Bluelight hendaknya teknisi tersebut menggunakan?
a)
A. Kacamata safety
b)
B. Sarung tangan
c)
C. Helm safety
d)
D. Masker
e)
E. Jas teknisi
37.
Pada alat Phototheraphy Bluelight memiliki timer untuk mengetahui waktu penyinaran yang diperlukan bayi kuning. Setelah waktu penyinaran tercapai buzzer akan berbunyi yang memberitahukan perawat untuk melakukan tindakan. Tindakan apa yang akan dilakukan perawat pada kasus tersebut?
a)
A. Menyudahi kegiatan terapi
b)
B. Mengubah posisi bayi
c)
C. Memeriksa adanya kerusakan
d)
D. Menyelamatkan bayi dari bahaya
e)
E. Mengabaikan bunyi buzzer tersebut
38.
Penempatan alat Phototheraphy Bluelight di rumah sakit yaitu di ruang NICU (Neonatal intensive care unit). Ruangan ini khusus untuk bayi baru lahir yang mengalami masalah atau gangguan kesehatan. Pada saat tertentu bayi yang baru lahir akan di masukkan ke ruangan ini,berapa waktu yang dibutuhkan bayi untuk dimasukkan ke ruangan NICU?
a)
A. 10 jam setelah kelahiran
b)
B. 12 jam setelah kelahiran
c)
C. 24 jam setelah kelahiran
d)
D. 2 hari setelah kelahiran
e)
E. 3 hari setelah kelahiran
39.
Pasien terapi infared merasakan panas yang luar biasa saat sedang terapi. Mengapa bisa terjadi demikian pada kasus diatas?
a)
A. Pasien tidak menghiraukan batasa nwaktu pemakaian infrared
b)
B. Passien setiap hari menggunakan infrared
c)
C. Jarak pasien ke infrared yang terlalu dekat
d)
D. Infrared yang tidak terarah dengan baikke infrared
e)
E. Pasien menggunakan barang berlogam yang melekat pada tubuhnya
40.
Dalam proses pemasangan alat traksi, hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah
a)
Menghubungkan alat ke jaringan listrik tanpa pemeriksaan
b)
B. Memastikan komponen mekanis terpasang dengan benar dan aman
c)
C. Menyalakan alat sebelum pasien diposisikan
d)
D. Mengatur beban traksi sebelum sabuk dipasang
e)
E. Mengabaikan petunjuk manual
41.
Jika alat terapi traksi menunjukkan error atau tidak berfungsi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah
a)
C. Mematikan alat dan melapor ke teknisi medis
b)
Melanjutkan penggunaan seperti biasa
c)
B. Membuka seluruh panel alat tanpa panduan
d)
D. Menambah daya listrik untuk mengaktifkannya
e)
E. Mengganti komponen tanpa dokumentasi
42.
Setiap kali alat traksi digunakan, pencatatan penting dilakukan untuk
a)
C. Memantau riwayat penggunaan, waktu operasi, dan kondisi alat
b)
Mengetahui siapa pasien yang mengoperasikan alat
c)
B. Mendata jumlah alat yang tersedia
d)
D. Meningkatkan nilai estetika ruang kerja
e)
E. Menambah administrasi tanpa tujuan
43.
Salah satu penerapan prinsip K3 saat menggunakan alat terapi traksi adalah …
a)
B. Memastikan area kerja kering dan bebas hambatan
b)
Menggunakan alat tanpa pelindung
c)
C. Menyalakan alat saat pasien masih berdiri
d)
D. Mengatur beban traksi secara acak
e)
E. Mengabaikan instruksi keselamatan
44.
Analisis teknis pada alat terapi traksi dilakukan untuk …
a)
Menentukan warna dan bentuk alat
b)
B. Menilai performa dan keamanan sistem mekanis serta elektronik alat
c)
C. Menghitung biaya pembelian alat
d)
D. Menentukan jenis pasien yang akan dirawat
e)
E. Mengatur jadwal penggunaan
45.
Kalibrasi alat terapi traksi bertujuan untuk …
a)
D. Meningkatkan kecepatan kerja alat
b)
Menyesuaikan tampilan layar alat
c)
B. Mengatur waktu pemakaian
d)
C. Memastikan gaya tarikan sesuai dengan nilai yang diatur
e)
E. Mengganti sistem mekanis alat
46.
Setelah terapi traksi selesai dilakukan, langkah akhir yang benar adalah …
a)
A.Mematikan alat, mencatat hasil, dan membersihkan bagian kontak pasien
b)
B. Membiarkan alat dalam posisi menyala
c)
C. Mengatur ulang beban tanpa alasan
d)
D. Tidak mencatat hasil penggunaan
e)
E. Mengabaikan kondisi pasien setelah terapi
47.
Apa yang harus selalu dihubungkan ke transduser saat pengujian unit ultrasound?
a)
Ground tester
b)
B. Power meter/balance
c)
C. Ohmmeter
d)
D. Timer digital
48.
Agar alat Paraffin Bath berfungsi dengan aman dan optimal, penempatan alat sebaiknya berada di
a)
A.Ruangan dengan ventilasi buruk
b)
● B. Dekat sumber air dan bahan kimia
c)
● C. Permukaan datar, stabil, dan jauh dari kelembaban
d)
● D. Ruangan tertutup tanpa sirkulasi udara
49.
Pemeliharaan rutin Paraffin Bath dilakukan dengan cara
a)
● A. Mengganti parafin setiap hari
b)
● B. Membersihkan tangki dari sisa parafin secara berkala
c)
● C. Menambahkan air untuk menjaga kelembaban
d)
● D. Menyimpan alat dalam posisi miring
50.
Jika pemanas Paraffin Bath tidak bekerja, langkah pertama yang harus dilakukan adalah
a)
● A. Mengganti seluruh alat
b)
● B. Membongkar komponen pemanas tanpa pemeriksaan
c)
● C. Memeriksa sekering (fuse) dan kabel daya
d)
● D. Menyalakan alat berulang kali
51.
Tujuan utama pengoperasian alat hydroterapi dengan benar adalah…
a)
A. Menghemat energi listrik
b)
B. Menjamin efektivitas terapi dan keselamatan pasien
c)
C. Menambah jumlah pasien
d)
D. Mempercepat waktu terapi
e)
E. Menurunkan suhu
52.
Pembersihan alat hydroterapi setelah digunakan bertujuan untuk…
a)
A. Menghemat air
b)
B. Mengurangi waktu kerja
c)
C. Mencegah penumpukan kotoran dan bakteri
d)
D. Membuat air tampak jernih
e)
E. Menurunkan suhu air Jawaban:
53.
Langkah pertama sebelum melakukan perbaikan alat hydroterapi adalah…
a)
A. Langsung membuka semua komponen alat
b)
B. Menyalakan alat untuk mencari sumber kerusakan
c)
C. Mematikan sumber listrik dan air untuk keamanan
d)
D. Mengisi kolam dengan air penuh
e)
E. Menambah tekanan
54.
Penerapan prinsip K3 pada penggunaan alat hydroterapi bertujuan untuk…
a)
A. Mempercepat waktu terapi pasien
b)
B. Menurunkan suhu air secara cepat
c)
C. Menjamin keselamatan pasien dan petugas dari risiko kecelakaan kerja
d)
D. Menghemat penggunaan listrik
e)
E. Mengurangi jumlah
55.
Analisis teknis pada alat hydroterapi dilakukan dengan tujuan untuk…
a)
A. Menentukan warna air yang digunakan dalam terapi
b)
B. Menilai kondisi dan kinerja alat agar tetap berfungsi optimal dan aman
c)
C. Menentukan jadwal terapi pasien setiap hari
d)
D. Mengetahui jumlah air yang terpakai
e)
E. Mengatur pencahayaan
56.
Tujuan utama kalibrasi atau pengukuran pada alat hydroterapi adalah
a)
A. Menambah tekanan air selama terapi
b)
B. Memastikan alat bekerja dengan akurat dan sesuai standar keselamatan
c)
C. Menghemat penggunaan listrik dan air
d)
D. Mengatur jadwal terapi pasien
e)
E. Mengubah desain alat agar lebih
57.
Dimana posisi terbaik untuk menempatkan radiant warmer di ruang perawatan bayi?
a)
A. Di sudut ruangan yang jauh dari ventilasi
b)
B. Dekat dengan ventilasi udara untuk sirkulasi udara yang baik
c)
C. Di bawah jendela yang terbuka lebar
d)
D. Di ruang dengan suhu rendah agar radiant warmer bekerja maksimal
58.
Apa langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memasang radiant warmer?
a)
A. Menghubungkan alat ke sumber listrik dan menghidupkan
b)
B. Memeriksa kondisi alat dan kabel listrik secara visual
c)
C. Menyalakan alat untuk memastikan berfungsi dengan baik
d)
D. Menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan alat
59.
. Bila hasil pengujian menunjukkan suhu keluaran cairan hanya 35°C, apa kemungkinan penyebabnya?
a)
Tegangan terlalu tinggi
b)
b. Sensor suhu tidak stabil atau pemanas melemah
c)
c. Alarm tidak aktif
d)
d. Laju aliran terlalu cepat
e)
e. Kalibrasi terlalu sering
100 %
