NEW
Font size
WorksheetsPEDAGOGIK 1
Total questions: 46
Worksheet time: 23mins
Seorang guru SMA mengamati bahwa sebagian siswanya lebih suka belajar sambil bergerak atau melakukan eksperimen langsung, sementara yang lain lebih nyaman dengan membaca buku teks atau mendengarkan penjelasan. Strategi yang paling tepat dilakukan guru untuk memenuhi kebutuhan belajar ini adalah...
Memberikan tes diagnostik gaya belajar secara formal.
Menyediakan beragam pilihan aktivitas belajar (kinestetik, visual, auditori) dalam satu topik.
Mengelompokkan siswa berdasarkan nilai rapor mata pelajaran sebelumnya.
Meminta semua siswa fokus pada tugas membaca teks dan membuat ringkasan.
Menggunakan model pembelajaran yang sama untuk seluruh kelas, namun dengan media yang berbeda-beda.
Langkah awal yang paling fundamental bagi seorang guru untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi adalah...
Menyiapkan instrumen asesmen produk akhir.
Mengidentifikasi dan menganalisis kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa.
Menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang sangat detail.
Menentukan materi ajar yang paling sesuai dengan kurikulum.
Memilih media pembelajaran berbasis teknologi terbaru.
Dalam Kurikulum Merdeka, perumusan Tujuan Pembelajaran (TP) harus merujuk pada Capaian Pembelajaran (CP). Komponen utama yang wajib tercantum dalam TP adalah...
Aksi, Kondisi, dan Derajat.
Kompetensi (kata kerja operasional), Konten/Materi, dan Variasi.
Proses, Hasil, dan Evaluasi.
Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap.
Model Pembelajaran, Media, dan Alokasi Waktu.
Guru Budi merumuskan TP: "Siswa mampu menganalisis (Kompetensi) konsep Gerak Parabola (Konten) dengan menggunakan simulasi digital interaktif (Variasi)." Pernyataan ini menunjukkan bahwa TP tersebut dirancang untuk...
Hanya menguji aspek pengetahuan.
Mencapai keterbatasan kognitif siswa.
Memastikan siswa menguasai materi secara abstrak.
Mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis (menganalisis) dengan penggunaan teknologi.
Menghilangkan proses belajar mandiri.
Inti dari evaluasi efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) adalah sejauh mana siswa berhasil...
Menghafal semua tahapan materi ajar.
Mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran.
Menyelesaikan masalah autentik, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan belajar mandiri.
Mengerjakan semua tugas individu tanpa bantuan.
Menggunakan sumber belajar dari satu buku paket saja.
Pada fase "Menganalisis dan Mengorganisasikan Siswa untuk Belajar" dalam PBL, peran utama guru adalah...
Memberikan jawaban langsung atas masalah yang disajikan.
Menyampaikan materi secara ceramah.
Membantu siswa mendefinisikan masalah dan mengorganisasi tugas belajar terkait masalah.
Melakukan asesmen sumatif di awal pembelajaran.
Memberikan tugas rumah dalam jumlah banyak.
Asesmen formatif yang dikonstruksi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) seharusnya fokus pada pengukuran kemampuan siswa untuk...
Mengingat (C1) dan memahami (C2) fakta-fakta dasar.
Menerapkan (C3) rumus dan prosedur secara mekanis.
Menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6) solusi atau argumen.
Menjawab soal-soal dalam format pilihan ganda standar.
Menghitung kecepatan dan ketepatan kerja.
Sebuah instrumen formatif disebut HOTS jika butir soalnya...
Sangat panjang dan membutuhkan waktu pengerjaan yang lama.
Meminta siswa menalar dan membuat keputusan berdasarkan data atau skenario yang disajikan.
disebut HOTS jika butir soalnya...
Sangat panjang dan membutuhkan waktu pengerjaan yang lama.
Meminta siswa menalar dan membuat keputusan berdasarkan data atau skenario yang disajikan.
Hanya menguji pengetahuan yang bersifat terminologi.
Menggunakan bahasa yang sulit dipahami.
Memiliki lima opsi jawaban yang semuanya benar.
Setelah menganalisis hasil asesmen, guru menemukan 10 siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dan 5 siswa telah melampaui. Tindak lanjut yang paling tepat adalah...
Memberikan tugas tambahan yang sama kepada seluruh siswa.
Melakukan kegiatan pengayaan untuk 15 siswa tersebut.
Melakukan remedial bagi 10 siswa dan pengayaan bagi 5 siswa.
Mengabaikan hasil tersebut karena hanya asesmen formatif.
Mengulang materi yang sama kepada seluruh kelas.
Tujuan utama dari kegiatan analisis hasil belajar adalah...
Menentukan ranking siswa di kelas.
Mengetahui apakah materi sudah selesai diajarkan.
Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa serta efektivitas pembelajaran guru.
Memudahkan pengisian nilai rapor.
Membuktikan bahwa siswa telah belajar.
Karakteristik utama media digital interaktif yang efektif untuk siswa SMA adalah...
Memungkinkan siswa hanya sebagai penerima informasi pasif.
Memiliki visualisasi statis dan teks yang padat.
Melibatkan siswa dalam simulasi, eksplorasi, dan umpan balik secara real-time.
Hanya berfokus pada hiburan semata.
Tidak memerlukan koneksi internet.
Ketika mengembangkan media digital, guru perlu memastikan media tersebut sesuai dengan karakter siswa SMA, yaitu...
Menghindari materi yang membutuhkan pemikiran abstrak.
Menggunakan media yang mendukung eksplorasi konsep, berpikir kritis, dan kolaborasi sosial.
Menyediakan permainan yang tidak relevan dengan materi.
Membatasi interaksi hanya melalui chat teks.
Hanya menggunakan media cetak yang diubah menjadi PDF.
Sebuah rubrik penilaian autentik dirancang untuk menilai tugas proyek siswa. Komponen utama yang harus ada dalam rubrik tersebut adalah...
Daftar nama siswa dan kolom tanda tangan.
Daftar hadir dan deskripsi tugas.
Kriteria penilaian (aspek yang dinilai), descriptor (deskripsi level kinerja), dan bobot/skor.
Jadwal pelaksanaan tes dan kunci jawaban.
Soal pilihan ganda dan kunci jawaban.
Penilaian autentik (seperti proyek, portofolio, atau kinerja) paling efektif digunakan untuk mengukur...
Kemampuan mengingat fakta dasar (C1).
Keterampilan praktis, proses kerja, dan aplikasi pengetahuan dalam konteks nyata.
Nilai ujian tengah semester.
Kecepatan siswa dalam menyalin materi.
Ketepatan pemilihan opsi pada soal pilihan ganda.
Indikator paling kuat dalam mengevaluasi efektivitas pembelajaran kolaboratif adalah...
Semua anggota kelompok mendapatkan nilai akhir yang sama.
Terjadinya peningkatan interaksi sosial positif, pemahaman konsep, dan pengembangan keterampilan kerjasama.
Siswa yang paling pandai mendominasi diskusi.
Tugas kelompok dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.
Hanya menggunakan satu sumber referensi utama.
Salah satu tantangan utama dalam pembelajaran kolaboratif adalah free-riding (anggota yang tidak berkontribusi). Cara yang paling efektif untuk mengevaluasi kontribusi individual dan mengatasi hal ini adalah...
Memberikan nilai 0 untuk seluruh kelompok jika ada satu anggota yang tidak bekerja.
Menggunakan asesmen formatif individu.
Guru Santi mendapati seorang siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika yang melibatkan pemecahan masalah kompleks, meskipun ia mampu menghitung operasi dasar. Analisis yang paling mungkin mengenai jenis kesulitan belajar siswa tersebut adalah...
Siswa mengalami gangguan pendengaran.
Siswa memiliki masalah motivasi yang parah.
Siswa mengalami kesulitan dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi, seperti menalar dan menganalisis informasi.
Siswa tidak pernah hadir di kelas.
Siswa tidak memiliki buku paket.
Proses diagnostik kesulitan belajar yang komprehensif harus mencakup tiga aspek utama, yaitu...
Pengamatan, penilaian sumatif, dan sanksi.
Identifikasi, analisis faktor penyebab, dan penentuan intervensi.
Pemberian tugas rumah, koreksi, dan pengembalian tugas.
Wawancara dengan siswa, wawancara dengan orang tua, dan perumusan kurikulum.
Pencatatan kehadiran, nilai ulangan, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Asesmen diagnostik awal (baik kognitif maupun non-kognitif) bertujuan utama untuk...
Menentukan kelulusan siswa.
Mengukur tingkat penguasaan materi di akhir pembelajaran.
Mendapatkan informasi mengenai kesiapan belajar, pengetahuan prasyarat, dan kondisi psikologis siswa di awal.
Menilai kinerja guru selama satu semester.
Mengelompokkan siswa yang pandai dan yang kurang pandai secara permanen.
Data non-kognitif yang diperoleh dari asesmen diagnostik awal (misalnya minat atau gaya belajar) paling bermanfaat bagi guru untuk...
Merancang soal-soal HOTS.
Merancang strategi diferensiasi yang sesuai dengan minat dan profil belajar siswa.
Menentukan sanksi bagi siswa yang terlambat.
Mengganti semua buku teks.
Menghitung nilai rata-rata kelas.
Tahap penting dalam perancangan PjBL setelah penetapan pertanyaan mendasar adalah...
Menilai hasil proyek secara sumatif.
Menyusun jadwal, mendesain proyek, dan memonitor kemajuan siswa.
Meminta siswa menghafal semua materi.
Memberikan ceramah yang panjang tentang materi.
Menggunakan soal pilihan ganda sebagai asesmen akhir.
Pertanyaan mendasar (Essential Question) yang efektif dalam PjBL harus memiliki karakteristik...
Dapat dijawab dengan jawaban "ya" atau "tidak".
Sangat spesifik dan faktual.
Kompleks, terbuka, dan mendorong siswa untuk melakukan investigasi dan sintesis.
Hanya berfokus pada satu mata pelajaran.
Mudah ditemukan jawabannya di buku teks.
Evaluasi kesesuaian RPP/Modul Ajar dengan Capaian Pembelajaran (CP) dalam Kurikulum Merdeka harus memastikan bahwa...
Alokasi waktu sesuai dengan tahun ajaran.
Tujuan Pembelajaran (TP) yang dirumuskan secara operasional sejalan dengan esensi dan lingkup CP.
Jumlah halaman RPP mencapai batas minimum.
Semua referensi yang digunakan berasal dari satu sumber.
Model pembelajaran yang digunakan harus PBL atau PjBL.
Integrasi literasi dalam mata pelajaran non-bahasa (misalnya Biologi) dapat dilakukan dengan cara...
Mewajibkan siswa menghafal semua istilah.
Meminta siswa menganalisis, mengevaluasi, dan menyajikan informasi dari berbagai teks sains dan sumber ilmiah.
Hanya memberikan soal pilihan ganda.
Mengganti semua kegiatan praktikum.
Menghindari penggunaan buku teks.
Dalam pembelajaran Sejarah, guru meminta siswa menganalisis grafik data populasi dan dampaknya terhadap suatu peristiwa bersejarah. Kegiatan ini merupakan bentuk integrasi...
Hanya Literasi.
Hanya Numerasi.
Literasi dan Numerasi (Numerasi: analisis data dan grafik; Literasi: analisis teks dan konteks sejarah).
Hanya Keterampilan Sosial.
Hanya Keterampilan Menulis.
Guru IPA memberikan siswa pilihan: membuat poster digital, membuat model 3D, atau menulis laporan ilmiah untuk menunjukkan pemahaman tentang sistem pernapasan. Strategi diferensiasi yang digunakan guru adalah diferensiasi...
Konten
Proses
Produk
Lingkungan
Kesiapan Belajar.
Diferensiasi Proses dalam pembelajaran dapat diimplementasikan dengan...
Menyediakan materi yang berbeda untuk setiap siswa.
Memberikan waktu pengerjaan tugas yang sama untuk semua.
Menyediakan variasi cara bagi siswa untuk berlatih dan memahami materi (misalnya, scaffolding berbeda, kelompok diskusi, atau kerja mandiri).
Meminta semua siswa membuat produk akhir yang seragam.
Menata ulang posisi meja setiap hari.
Dampak positif paling signifikan dari implementasi teknologi dalam pembelajaran adalah...
Menggantikan peran guru di kelas.
Meningkatkan akses ke sumber belajar yang beragam, memfasilitasi personalisasi, dan mendorong keterampilan digital abad ke-21.
Membuat siswa menjadi pasif dan hanya menerima informasi.
Menurunkan biaya pendidikan secara drastis
Hanya menggunakan papan tulis digital.
Ketika mengevaluasi dampak penggunaan platform pembelajaran daring (LMS) baru, aspek yang harus menjadi fokus utama guru adalah...
Seberapa mahal platform tersebut.
Seberapa canggih fitur teknologinya.
Peningkatan keterlibatan siswa, efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran, dan peningkatan motivasi belajar.
Jumlah siswa yang sudah mendaftar.
Keseragaman tampilan interface di semua perangkat.
Salah satu strategi kolaborasi profesional yang efektif untuk meningkatkan kompetensi guru adalah Lesson Study. Inti dari kegiatan ini adalah...
Mengadakan rapat formal setiap minggu.
Bersama-sama merencanakan pembelajaran, diobservasi saat mengajar, dan melakukan refleksi perbaikan.
Saling bertukar nilai siswa.
Hanya mengkritik metode mengajar guru lain.
Mengajar di kelas yang berbeda secara bersamaan.
Co-Teaching (mengajar bersama) merupakan model kolaborasi di mana dua guru mengajar di kelas yang sama. Model yang paling sesuai untuk memberikan dukungan individual pada siswa berkebutuhan khusus tanpa mengganggu alur kelas adalah... A. One Teach, One Observe. B. Station Teaching. C. Parallel Teaching. D. Teaming (Mengajar Berpasangan). E. One Teach, One Assist.
one teach one observe
station teaching
parallel teaching
teaming
one teach one assist
Kepemimpinan instruksional guru dalam konteks komunitas belajar (seperti MGMP atau KKG) ditunjukkan melalui tindakan...
Menguasai materi sendirian.
Secara aktif memimpin diskusi, berbagi praktik terbaik, dan memfasilitasi pengembangan kurikulum berbasis data.
Hanya mengikuti instruksi dari kepala sekolah
Menghindari kolaborasi dengan guru lain.
Mengumpulkan nilai rapor saja.
Tujuan utama dari Komunitas Belajar Guru (KBG) di sekolah adalah...
Menyusun jadwal pelajaran semester.
Menjadi wadah bagi guru untuk refleksi, berbagi, dan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Mengkritik kebijakan pemerintah.
Mencari dana tambahan untuk sekolah.
Menghilangkan peran kepala sekolah.
Strategi pengembangan diri berkelanjutan yang paling efektif bagi guru adalah yang...
Hanya bergantung pada pelatihan formal yang diselenggarakan dinas.
Bersifat self-directed, berbasis refleksi, dan terintegrasi dengan kebutuhan nyata di kelas (classroom-based).
Fokus pada pengumpulan angka kredit saja.
Hanya membaca buku tanpa praktik.
Dilakukan setahun sekali menjelang kenaikan pangkat.
Seorang guru merancang PKB dengan tahapan: (1) merefleksikan kesulitan siswa dalam berpikir HOTS, (2) mengikuti webinar penyusunan soal HOTS, (3) menerapkan dan menguji soal baru, (4) mengevaluasi dampaknya. Strategi ini mencerminkan siklus...
Pelaporan.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau siklus refleksi praktik.
Pengajaran Klasik.
Orientasi kurikulum.
Administrasi sekolah
Resiliensi guru (ketahanan diri) sangat penting dalam menghadapi perubahan kurikulum (misalnya Kurikulum Merdeka) karena...
Memastikan guru tidak perlu mengikuti pelatihan apa pun.
Membantu guru beradaptasi secara positif, mempertahankan motivasi, dan mengatasi stres yang timbul dari tuntutan baru.
Membuat guru menjadi otoriter.
Mengurangi jam kerja guru.
Menghilangkan semua tugas administrasi.
Salah satu cara paling efektif yang dapat dilakukan guru untuk menjaga kesejahteraan profesional adalah...
Mengambil semua pekerjaan tambahan yang ditawarkan.
Mengisolasi diri dari kolega lain.
Menetapkan batas antara kehidupan profesional dan pribadi (work-life balance) dan secara aktif mencari dukungan sosial.
Mengajar lebih banyak jam tanpa istirahat.
Mengabaikan semua kesulitan siswa.
Aspek yang paling penting untuk ditekankan dalam program mentoring bagi guru pemula adalah...
Kewajiban mengisi semua dokumen administrasi sekolah.
Bantuan praktis dalam perencanaan, pengelolaan kelas, dan penyesuaian budaya sekolah secara bertahap.
Hanya memberikan kritik tanpa solusi.
Mewajibkan guru pemula untuk mengajar di jam pelajaran tambahan.
Memberikan tugas mengawasi ujian nasional.
Seorang mentor yang efektif bagi guru pemula harus memiliki peran utama sebagai...
Pengawas yang memberikan hukuman.
Fasilitator, pendengar aktif, dan pemberi umpan balik konstruktif yang mendukung pertumbuhan profesional.
Penceramah yang hanya menceritakan pengalaman pribadi.
Pemberi tugas yang berlebihan.
Pihak yang harus membuat semua keputusan mengajar.
Dalam diferensiasi Konten, seorang guru dapat membedakan materi yang diajarkan dengan cara...
Memberikan jumlah soal yang berbeda kepada setiap kelompok.
Menyediakan materi ajar dengan tingkat kompleksitas dan kedalaman yang bervariasi.
Meminta semua siswa membuat produk yang sama.
Menggunakan strategi mengajar yang sama.
Mengubah tata letak kelas.
Tujuan utama dari asesmen formatif dalam kerangka Kurikulum Merdeka adalah...
Menentukan nilai akhir rapor siswa.
Menyediakan umpan balik berkelanjutan bagi siswa dan guru untuk perbaikan proses belajar-mengajar.
Membandingkan hasil belajar siswa antar kelas.
Sebagai syarat kelulusan siswa.
Mengukur kecepatan siswa dalam menghitung.
Saat menganalisis hasil belajar, guru menemukan bahwa sebagian besar siswa membuat kesalahan yang sama pada satu konsep dasar. Tindak lanjut yang paling tepat adalah...
Menyalahkan siswa karena tidak belajar.
Melakukan refleksi mendalam dan merevisi strategi pembelajaran untuk konsep tersebut.
Mengulang seluruh materi dari awal semester.
Langsung memberikan remedial tanpa analisis lebih lanjut.
Mengganti semua buku.
Salah satu contoh pertanyaan non-kognitif dalam asesmen diagnostik awal adalah...
"Jelaskan definisi x."
"Bagaimana perasaanmu tentang belajar mata pelajaran ini?"
"Hitunglah hasil dari y."
"Tuliskan langkah-langkah dalam proses z."
"Siapakah penemu teori w?"
Fungsi utama dari kegiatan Memonitor Siswa dan Kemajuan Proyek dalam PjBL adalah...
Mengambil alih pekerjaan siswa.
Memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, memberikan scaffolding, dan menjaga agar siswa tetap fokus pada pertanyaan mendasar.
Memberikan nilai akhir.
Mengubah topik proyek secara tiba-tiba.
Memberikan ceramah di tengah pengerjaan.
Setelah melakukan intervensi (remedial), langkah selanjutnya dalam siklus diagnostik kesulitan belajar adalah...
Mengabaikan hasilnya.
Melakukan evaluasi (asesmen ulang) untuk mengukur efektivitas intervensi yang diberikan.
Memberikan pengayaan kepada semua siswa.
Langsung pindah ke materi berikutnya.
Melakukan pemanggilan orang tua.
