Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis2 SCM-SD

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Peran utama teknologi informasi dalam manajemen rantai pasok adalah ...

a)

Menambah jumlah pemasok

b)

Mengurangi jumlah gudang

c)

Meningkatkan visibilitas dan koordinasi

d)

Menghilangkan kebutuhan peramalan

2.

Salah satu contoh kontribusi TI dalam pengambilan keputusan supply chain adalah ...

a)

Menambah tenaga kerja manual

b)

Penggunaan sistem analitik untuk perencanaan permintaan

c)

Mengurangi akses data historis

d)

Menghapus fungsi pergudangan

3.

Sistem ERP dalam konteks rantai pasok berfungsi terutama untuk ...

a)

Mengelola hubungan pelanggan secara detail

b)

Mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis internal ke dalam satu sistem

c)

Mengelola armada transportasi pihak ketiga

d)

Menggantikan semua aplikasi e-commerce

4.

Fokus utama sistem CRM dalam rantai pasok adalah ...

a)

Mengelola hubungan dengan pemasok bahan baku

b)

Mengoptimalkan layout gudang

c)

Mengelola interaksi dan informasi tentang pelanggan

d)

Mengatur jadwal produksi harian

5.

Sistem SRM berbeda dari CRM karena SRM berfokus pada ...

a)

Hubungan dengan pelanggan akhir

b)

Hubungan dengan distributor ritel

c)

Hubungan dengan pemasok dan kinerja mereka

d)

Hubungan dengan karyawan internal

6.

Berikut ini yang bukan contoh isu pengembangan TI dalam SCM yang perlu diperhatikan manajer adalah ...

a)

Keamanan dan kerahasiaan data antar mitra

b)

Standarisasi format data antar sistem

c)

Kesiapan organisasi dan perubahan proses bisnis

d)

Warna antarmuka sistem yang mengikuti tren desain

7.

Salah satu risiko implementasi TI dalam rantai pasok adalah ...

a)

Meningkatnya transparansi data

b)

Ketergantungan tinggi pada sistem sehingga gangguan TI menghambat operasi

c)

Meningkatnya kecepatan aliran informasi

d)

Akurasi data yang lebih baik

8.

Ketika perusahaan mengintegrasikan ERP dengan sistem SCM dan CRM, salah satu tantangan utamanya adalah ...

a)

Pengurangan kebutuhan koordinasi

b)

Integrasi data lintas fungsi dan lintas organisasi

c)

Penghapusan kebutuhan perencanaan permintaan

d)

Pengurangan kebutuhan infrastruktur jaringan

9.

Faktor berikut yang bukan pendorong keterlibatan perusahaan dalam international supply chain adalah ...

a)

Perbedaan biaya produksi antar negara

b)

Akses terhadap pasar global

c)

Keseragaman regulasi di semua negara

d)

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi

10.

Perbedaan biaya tenaga kerja, biaya tetap, dan insentif pajak termasuk dalam faktor pendorong dalam kategori...

a)

Pasar global

b)

Biaya global

c)

Teknologi

d)

Politik dan ekonomi

11.

Keikutsertaan perusahaan dalam international supply chain untuk menjangkau pasar luar negeri terutama bertujuan untuk ...

a)

Mengurangi kompleksitas jaringan distribusi

b)

Meningkatkan skala ekonomi, penjualan, dan keuntungan

c)

Menghindari regulasi perdagangan internasional

d)

Menghilangkan kebutuhan fasilitas produksi lokal

12.

Salah satu keuntungan utama fully integrated global supply chain adalah ...

a)

Semua aktivitas hanya dilakukan di satu negara

b)

Tidak memerlukan koordinasi antar fasilitas

c)

Fleksibilitas tinggi dalam memindahkan sumber pasokan, produksi, dan distribusi

d)

Penghapusan risiko gangguan pasokan

13.

Konfigurasi dalam international supply chain terutama berkaitan dengan ...

a)

Cara perusahaan memilih entry mode

b)

Di mana aktivitas penambah nilai dan fasilitas ditempatkan

c)

Cara perusahaan menyusun kontrak dengan konsumen

d)

Metode peramalan permintaan

14.

Konfigurasi yang terpusat (concentrated) cenderung memberikan ...

a)

Skala ekonomi tinggi tetapi risiko gangguan lebih terlokalisir

b)

Skala ekonomi rendah dan biaya distribusi rendah

c)

Skala ekonomi tinggi dengan lead time lokal sangat pendek

d)

Fleksibilitas tinggi menanggapi pasar lokal

15.

Koordinasi dalam international supply chain menjelaskan ...

a)

Jenis produk yang akan dikembangkan

b)

Bagaimana aktivitas di berbagai negara dikelola dan diintegrasikan

c)

Negara mana yang memiliki tarif impor terendah

d)

Jenis transportasi yang digunakan

16.

Entry mode wholly-owned subsidiary umumnya memiliki ...

a)

Kontrol dan komitmen sumber daya paling rendah

b)

Kontrol tinggi dan komitmen sumber daya tinggi

c)

Risiko negara paling rendah

d)

Kebutuhan koordinasi paling sedikit

17.

Semakin besar ketergantungan pada pergerakan material antar fasilitas di berbagai negara, maka ...

a)

Risiko gangguan supply chain cenderung menurun

b)

Kompleksitas koordinasi tetap sama

c)

Risiko gangguan supply chain cenderung meningkat

d)

Kebutuhan integrasi informasi menjadi tidak penting

18.

Berikut yang merupakan tantangan utama dalam mengelola international supply chain adalah ...

a)

Tidak adanya perbedaan selera konsumen antar negara

b)

Tarif, hambatan non-tarif, dan fluktuasi nilai tukar

c)

Ketiadaan risiko politik dan ekonomi

d)

Standar distribusi yang sama di semua negara

19.

Peran utama fungsi pengadaan dalam kaitannya dengan competitive advantage adalah ...

a)

Mengurangi jumlah karyawan produksi

b)

Menjamin ketersediaan input dengan biaya, kualitas, dan waktu yang mendukung strategi bersaing

c)

Menghilangkan kebutuhan bagian logistik

d)

Menggantikan fungsi pemasaran

20.

Pada era modern, pengadaan dipandang sebagai fungsi yang ...

a)

Murni administratif

b)

Tidak memengaruhi profit perusahaan

c)

Bersifat strategis dan berkontribusi pada value creation

d)

Hanya berfokus pada negosiasi harga

21.

Berikut yang bukan termasuk tugas utama bagian pengadaan adalah ...

a)

Memilih dan mengevaluasi supplier

b)

Merancang hubungan dengan supplier

c)

Menyusun laporan penjualan harian ke pelanggan

d)

Melakukan pembelian barang dan jasa

22.

Salah satu tugas bagian pengadaan yang berhubungan langsung dengan kemampuan inovasi perusahaan adalah ...

a)

Menyusun slip gaji karyawan

b)

Memelihara data item dan data supplier

c)

Melibatkan supplier dalam pengembangan produk baru

d)

Mengelola persediaan jadi di gudang

23.

Ciri utama proses pembelian rutin adalah ...

a)

Barang/jasa bersifat tidak standar dan supplier belum diketahui

b)

Dilakukan melalui lelang terbuka setiap kali

c)

Kebutuhan bersifat repetitif dan supplier biasanya sudah disepakati jangka panjang

d)

Selalu melibatkan permintaan proposal (RFP) rinci

24.

Dalam pembelian dengan tender, salah satu karakteristiknya adalah ...

a)

Peserta dapat melihat dan merevisi penawaran harga pesaing

b)

Penawaran harga bersifat rahasia dan tidak dapat direvisi setelah diajukan

c)

Hanya satu supplier yang diundang

d)

Tidak memerlukan kriteria penilaian penawaran

25.

Dalam konteks pemilihan supplier strategis, kriteria tambahan yang sering menjadi fokus adalah ...

a)

Ukuran fasilitas parkir supplier

b)

Dukungan teknis dan kemampuan inovasi

c)

Jarak rumah direktur dengan pabrik supplier

d)

Jumlah produk yang diiklankan supplier

26.

Teknik Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan dalam pemilihan supplier untuk ...

a)

Menentukan jadwal kedatangan material

b)

Mengurutkan supplier berdasarkan penilaian multikriteria dan bobotnya

c)

Menghitung biaya transportasi

d)

Menentukan jumlah persediaan pengaman

27.

Mengapa klasifikasi supplier (misalnya non-critical, bottleneck, leverage, critical strategic) penting dalam penilaian kinerja supplier?

a)

Agar semua supplier diperlakukan sama

b)

Untuk memusatkan investasi dan upaya pengelolaan pada supplier yang paling penting secara strategis

c)

Untuk mengurangi jumlah kriteria penilaian

d)

Untuk menghindari kerja sama jangka panjang

28.

Lingkup utama manajemen transportasi dan distribusi dalam supply chain adalah ...

a)

Hanya mengatur jadwal produksi di pabrik

b)

Mengelola pergerakan dan penyaluran barang dari sumber hingga pelanggan secara efisien

c)

Mengelola hanya aktivitas pergudangan internal

d)

Mengelola hubungan dengan investor

29.

Salah satu fungsi dasar sistem distribusi adalah ...

a)

Menentukan desain produk

b)

Menentukan rute dan jadwal pengiriman

c)

Menentukan struktur organisasi perusahaan

d)

Menentukan gaji karyawan

30.

Tujuan utama penggunaan multimoda transportasi dalam distribusi adalah ...

a)

Memperbanyak jumlah perpindahan barang

b)

Menggabungkan kelebihan beberapa moda untuk efisiensi biaya dan waktu

c)

Menghindari penggunaan transportasi laut

d)

Mengurangi kebutuhan perencanaan rute

31.

Kelemahan utama transportasi laut adalah …

a)

Biaya per unit sangat tinggi untuk volume besar

b)

Lead time relatif lama dan kurang fleksibel untuk jarak pendek

c)

Tidak dapat mengangkut muatan besar

d)

Tidak cocok untuk pengiriman internasional

32.

Dibanding moda lain, transportasi udara paling tepat digunakan ketika …

a)

Produk berukuran besar dan bernilai rendah

b)

Biaya harus seminimal mungkin tanpa memedulikan waktu

c)

Produk bernilai tinggi dan sangat sensitif terhadap waktu pengiriman

d)

Infrastruktur bandara sangat terbatas

33.

Salah satu kelemahan utama transportasi kereta api dalam distribusi adalah …

a)

Tidak cocok untuk muatan besar

b)

Ketergantungan pada jaringan rel yang tetap dan titik muat/bongkar tertentu

c)

Selalu lebih mahal dari truk

d)

Tidak dapat diintegrasikan dengan moda lain

34.

Strategi distribusi cross docking terutama bertujuan untuk …

a)

Memaksimalkan waktu penyimpanan di gudang

b)

Mengurangi handling dan waktu penyimpanan dengan memindahkan barang langsung dari receiving ke shipping

c)

Mengurangi kebutuhan koordinasi informasi

d)

Memperbanyak titik penyimpanan persediaan

35.

Metode saving matrix dalam penentuan rute distribusi digunakan untuk …

a)

Memaksimalkan jumlah kendaraan yang digunakan

b)

Meminimumkan jarak atau biaya dengan menggabungkan rute yang memberikan penghematan terbesar

c)

Menentukan moda transportasi yang paling murah

d)

Menentukan kapasitas gudang optimum

36.

Salah satu isu terkini dalam manajemen transportasi dan distribusi adalah …

a)

Pengabaian emisi karbon dari aktivitas transportasi

b)

Digitalisasi dan penggunaan sistem informasi real-time untuk pelacakan dan optimasi rute

c)

Menghentikan penggunaan multimoda transportasi

d)

Mengembalikan semua pengiriman menjadi manual tanpa TI

37.

Pengukuran kinerja supply chain terutama penting karena ...

a)

Hanya untuk memenuhi kewajiban laporan ke pemerintah

b)

Menjadi dasar evaluasi efisiensi, efektivitas, dan perbaikan berkelanjutan proses rantai pasok

c)

Menggantikan fungsi perencanaan produksi

d)

Mengurangi kebutuhan koordinasi antar fungsi

38.

Salah satu manfaat utama pengukuran kinerja supply chain adalah ...

a)

Menjamin tidak terjadi kesalahan dalam operasi

b)

Membantu mengidentifikasi masalah dan pemborosan untuk kemudian diperbaiki

c)

Menghilangkan kebutuhan sistem informasi

d)

Mengurangi kebutuhan kolaborasi dengan pemasok

39.

Sistem pengukuran kinerja yang efektif seharusnya ...

a)

Hanya berisi indikator keuangan

b)

Menggunakan KPI yang sulit diukur agar menantang

c)

Selaras dengan tujuan strategis perusahaan dan rantai pasok

d)

Diganti setiap bulan agar tetap baru

40.

Salah satu kriteria KPI yang baik menurut prinsip SMART adalah Measurable, artinya ...

a)

Targetnya sangat tinggi

b)

Indikator harus bisa diukur dengan data yang jelas dan terdefinisi

c)

Indikator hanya bersifat kualitatif

d)

Tidak memiliki batas waktu

41.

Dalam konteks dimensi kinerja supply chain, reliability biasanya diukur dengan indikator seperti ...

a)

Total biaya distribusi

b)

Lead time produksi rata-rata

c)

Perfect order fulfillment dan defect rate

d)

Utilisasi aset

42.

Dimensi responsiveness dalam kinerja supply chain terutama terkait dengan ...

a)

Kemampuan merespons perubahan permintaan secara cepat

b)

Besarnya margin keuntungan

c)

Tingkat pemanfaatan mesin

d)

Jumlah pemasok yang dimiliki

43.

Dimensi agility/flexibility dalam supply chain berhubungan dengan ...

a)

Kemampuan menekan jumlah KPI

b)

Kemampuan rantai pasok beradaptasi terhadap perubahan dan gangguan

c)

Penurunan jumlah pelanggan

d)

Pengurangan variasi produk

44.

Dimensi cost pada pengukuran kinerja supply chain biasanya mencakup indikator ...

a)

Total cost to serve, biaya transportasi, biaya persediaan

b)

Tingkat kepuasan pelanggan

c)

Defect rate

d)

Delivery reliability

45.

Salah satu cara mengelompokkan kategori pengukuran kinerja supply chain adalah berdasarkan ...

a)

Jenis produk (makanan, non-makanan)

b)

Tahap proses (Plan, Source, Make, Deliver, Return) dan dimensi kinerja (reliability, responsiveness, dll.)

c)

Nama divisi organisasi

d)

Lokasi geografis kantor pusat

46.

Distorsi informasi dalam supply chain adalah ...

a)

Perbedaan harga antar pemasok

b)

Perbedaan antara permintaan aktual di pasar dan informasi yang diterima tiap pihak di rantai pasok

c)

Perbedaan kapasitas produksi antar pabrik

d)

Perbedaan kualitas produk antar batch

47.

Bullwhip effect menggambarkan fenomena ...

a)

Penurunan permintaan di seluruh rantai pasok

b)

Fluktuasi kecil permintaan di konsumen memicu fluktuasi yang jauh lebih besar di hulu rantai pasok

c)

Stok selalu stabil di seluruh level

d)

Penurunan biaya di seluruh rantai pasok

48.

Salah satu penyebab utama bullwhip effect adalah ...

a)

Standardisasi informasi yang baik

b)

Order gaming oleh pembeli

c)

Lead time yang sangat pendek

d)

Ketersediaan data real-time

49.

Promosi dan diskon besar-besaran dapat menyebabkan bullwhip effect karena

a)

Menurunkan permintaan jangka pendek

b)

Menciptakan lonjakan permintaan semu yang disalahartikan sebagai kenaikan permintaan permanen

c)

Mengurangi variasi permintaan

d)

Menghilangkan kebutuhan peramalan

50.

Lead time yang panjang berkontribusi pada bullwhip effect karena

a)

Memudahkan penyesuaian produksi

b)

Mengurangi ketidakpastian permintaan

c)

Meningkatkan risiko ketidaksesuaian antara permintaan aktual dan keputusan produksi/pengadaan

d)

Menurunkan kebutuhan persediaan pengaman

51.

Salah satu dampak bullwhip effect adalah

a)

Biaya persediaan menurun

b)

Jadwal produksi dan distribusi menjadi lebih stabil

c)

Kelebihan persediaan sekaligus risiko stockout meningkat

d)

Kepuasan pelanggan selalu tinggi

52.

Strategi CPFR (Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment) digunakan untuk mengurangi bullwhip effect dengan cara

a)

Menyembunyikan data permintaan dari mitra

b)

Melakukan perencanaan dan peramalan bersama antar pihak dalam rantai pasok

c)

Memperpanjang lead time pemasok

d)

Menambah frekuensi promosi besar-besaran

53.

Integrasi sistem informasi (misalnya ERP, EDI) membantu mengurangi distorsi informasi dengan

a)

Membatasi akses data hanya pada satu pihak

b)

Menyediakan data permintaan dan persediaan secara real-time bagi seluruh anggota rantai pasok

c)

Menghilangkan kebutuhan komunikasi

d)

Mengharuskan semua pihak memesan dalam batch besar

54.

Salah satu cara mengurangi bullwhip effect terkait promosi dan harga adalah

a)

Sering memberi diskon besar jangka pendek

b)

Menetapkan kebijakan harga dan promosi yang lebih stabil dan terencana

c)

Mengubah harga setiap hari tanpa pemberitahuan

d)

Menjaga pemasok tidak mengetahui program promosi

55.

Reverse logistics terutama berkaitan dengan …

a)

Pengiriman produk dari pabrik ke pelanggan

b)

Aliran barang dari pelanggan kembali ke perusahaan untuk pemulihan nilai atau pembuangan yang tepat

c)

Perencanaan produksi di pabrik

d)

Perancangan produk baru

56.

Salah satu fungsi utama reverse logistics adalah …

a)

Menurunkan tingkat layanan purna jual

b)

Menghilangkan kebutuhan pengelolaan limbah

c)

Menangani retur, perbaikan, dan daur ulang produk

d)

Meningkatkan harga jual produk baru

57.

Aktivitas pertama yang biasanya dilakukan setelah produk dikembalikan adalah …

a)

Remanufacturing

b)

Disposal

c)

Sortir dan inspeksi kondisi barang

d)

Penjualan di pasar sekunder

58.

Keputusan apakah produk retur akan diperbaiki, didaur ulang, atau dibuang bergantung terutama pada …

a)

Warna produk

b)

Nilai ekonomi dan kondisi produk

c)

Lokasi pelanggan

d)

Jumlah karyawan di pabrik

59.

Dalam konteks e‑commerce, salah satu tantangan terbesar dalam reverse logistics adalah …

a)

Tidak adanya retur dari pelanggan

b)

Volume retur tinggi yang meningkatkan biaya penanganan dan kompleksitas operasi

c)

Ketiadaan data pelanggan

d)

Tidak adanya pilihan moda transportasi

60.

Reverse logistics berkontribusi pada sustainability terutama melalui …

a)

Peningkatan lead time

b)

Pengurangan pemakaian material baru dan penurunan limbah

c)

Peningkatan frekuensi pembuangan ke landfill

d)

Peningkatan konsumsi energi