wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ULANGAN PMR WIRA

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.
  1. 1. Jelaskan pengertian dari Prinsip Dasar Kenetralan.

a)

A. Berusaha mengatasi penderitaan manusia.

b)

B. Memberikan pertolongan tanpa membeda-bedakan golongan.

c)

C. Tidak memihak dalam pertikaian dan menjauhi permusuhan politik, ras, agama, atau ideologi.

d)

D. Bertindak otonom tanpa dipengaruhi politik.

2.

2. Sebutkan secara lengkap 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah!

a)

A. Kemanusiaan, Kesamaan, Kepedulian, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, Kesemestaan.

b)

B. Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, Kesemestaan.

c)

C. Kesemestaan, Kesatuan, Kesukarelaan, Kemandirian, Kenetralan, Kesamaan, Kemanusiaan.

d)

D. Kesukarelaan, Kesemestaan, Kesatuan, Kemandirian, Kenetralan, Kesamaan, Kemanusiaan.

3.
  1. 3. Apa saja tiga poin utama yang menjadi komitmen anggota PMR dalam Tri Bakti PMR?

a)

A. Meningkatkan Keterampilan Hidup Sehat, Berkarya dan Berbakti di Masyarakat, Mempererat Persahabatan Nasional dan Internasional.

b)

B. Membantu Sekolah, Membantu Orang Tua, dan Membantu Korban Bencana.

c)

C. Melaksanakan Prinsip Dasar, Memberi Bantuan Dana, dan menjadi Kader Donor Darah.

d)

D. Meningkatkan Kesadaran Hukum, Menjaga Kebersihan Lingkungan, dan Mengikuti Lomba PMR.

4.
  1. 4. Siapakah tokoh yang dikenal sebagai penggagas berdirinya Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

a)

A. Clara Barton

b)

B. Florence Nightingale

c)

C. Louis Pasteur

d)

D. Jean Henry Dunant

5.
  1. 5. Kapan tanggal resmi berdirinya Palang Merah remaja (PMR) di Indonesia?

a)

A. 17 September 1945

b)

B. 23 Januari 1962

c)

C. 1 Maret 1950

d)

D. 17 Agustus 1945

6.
  1. 6. PMR Wira adalah tingkatan PMR yang diperuntukkan bagi siswa setingkat SMA/sederajat, dengan rentang usia:

a)

A. 10-12 tahun

b)

B. 12-15 tahun

c)

C. 20-25 tahun

d)

D. 15-20 tahun

7.
  1. 7. Apa tujuan utama pembentukan Palang Merah Remaja?

    A

a)

A. Menggantikan peran anggota dewasa PMI dalam kegiatan Pertolongan Pertama.

b)

B. Membentuk karakter remaja yang berjiwa sosial, terampil, dan berpegang teguh pada 7 Prinsip Dasar Gerakan.

c)

C. Menjadi tim inti penanggulangan bencana sekolah.

d)

D. Mengumpulkan dana untuk operasional PMI di tingkat cabang.

8.
  1. 8. Salah satu peran kunci PMR Wira sebagai Pendidik Sebaya (Peer Educator) diwujudkan melalui kegiatan

a)

A. Menyebarluaskan informasi kesehatan, kepalangmerahan, dan keterampilan hidup sehat kepada teman sebaya.

b)

B. Memberikan Pertolongan Pertama kepada korban kecelakaan sekolah.

c)

C. Memimpin rapat organisasi PMR di tingkat sekolah.

d)

D. Memberikan dukungan emosional kepada teman yang sedang sedih.

9.
  1. 9. Prinsip keselamatan yang paling pertama dan harus selalu menjadi prioritas utama seorang penolong dalam penanganan korban adalah:

a)

A. Mengecek kesadaran dan respons korban.

b)

B. Memanggil bantuan medis secepatnya.

c)

C. Mengatasi pendarahan hebat yang terjadi.

d)

D. Memastikan Keamanan Diri, Korban, dan Lingkungan (Aman Diri).

10.
  1. 10. Urutan pemeriksaan dan penanganan pada korban gawat darurat (Penilaian Primer) setelah memastikan respons korban adalah:

a)

A. Airway (Jalan Napas), Circulation (Sirkulasi), Breathing (Pernapasan).

b)

B. Circulation (Sirkulasi), Airway (Jalan Napas), Breathing (Pernapasan).

c)

C. Airway (Jalan Napas), Breathing (Pernapasan), Circulation (Sirkulasi).

d)

. Breathing (Pernapasan), Airway (Jalan Napas), Circulation (Sirkulasi)

11.
  1. 11. Tindakan awal apakah yang paling tepat dan efektif untuk menghentikan pendarahan luar yang ringan hingga sedang pada anggota badan?

a)

A. Melakukan Penekanan Langsung (Direct Pressure) tepat di atas luka menggunakan penutup luka yang bersih.

b)

B. Mengoleskan antiseptik ke seluruh permukaan luka.

c)

C. Mencuci luka dengan air sabun dan membiarkannya terbuka.

d)

D. Mengikat erat bagian di atas luka (Turniket).

12.
  1. 12. Sebutkan dua jenis tandu standar yang sering digunakan PMI dan jelaskan kelebihan utama dari masing-masing jenis!

a)

A. Tandu Gendong dan Tandu Roda.

b)

B. Tandu Skop (mengangkat tanpa menggeser) dan Tandu Darurat (mudah dibuat).

c)

C. Tandu Lipat (mudah dibawa/mobilitas tinggi) dan Tandu Skop (mengangkat tanpa banyak menggeser korban).

d)

D. Tandu Darurat dan Papan Spinal Panjang (LSB).

13.
  1. 13. Jelaskan prinsip utama yang harus dijaga saat mengangkut korban dengan dugaan cedera tulang belakang menggunakan tandu!

a)

A. Mempercepat pengangkatan agar korban segera mendapat penanganan medis.

b)

B. Menjaga sumbu tubuh (kepala, leher, badan) agar tetap lurus (In-line Stabilization).

c)

C. Membiarkan penolong paling kuat memimpin pengangkatan.

d)

D. Memosisikan kepala korban lebih tinggi

14.
  1. 14. Apa saja bahan yang dapat diimprovisasi atau digunakan untuk membuat tandu darurat jika tidak tersedia tandu standar?

a)

A. Tali pramuka dan selembar karpet.

b)

B. Dua bilah bambu, pipa paralon, atau kayu kuat.

c)

C. Selembar kardus tebal dan kain kasa.

d)

D. Tiga buah jaket yang diikat.

15.
  1. 15. Mengapa pengangkatan korban ke atas tandu harus dilakukan secara serentak dan terkoordinasi?

a)

A. Untuk menghemat waktu penolong di lokasi kejadian.

b)

B. Untuk mempermudah penolong yang berada di bagian kepala.

c)

C. Untuk memastikan korban diangkat dalam kondisi yang stabil dan meminimalkan risiko cedera tambahan atau pergerakan yang tidak perlu.

d)

D. Agar penolong dapat segera istirahat setelah korban terangkat.

16.
  1. 16. Apa tujuan utama pemberian materi dan keterampilan Perawatan Keluarga (PK) kepada anggota PMR?

a)

A. Membantu keluarga agar mandiri dalam pemeliharaan kesehatan dasar, kebersihan, dan memberikan rasa nyaman di rumah.

b)

B. Menggantikan peran perawat profesional yang sedang cuti.

c)

C. Melakukan diagnosis penyakit dan memberikan resep obat ringan.

d)

D. Mengajarkan tata cara pijat refleksi untuk orang sakit.

17.
  1. 17. Dalam Perawatan Keluarga, mengapa menjaga kebersihan diri (seperti menyeka badan dan merawat mulut) sangat penting bagi pasien yang terbaring lama?

a)

A. Untuk memastikan pasien mendapatkan nutrisi yang cukup.

b)

B. Agar pakaian pasien tetap bersih dan wangi.

c)

C. Untuk mempercepat proses penyembuhan patah tulang di kaki.

d)

D. Untuk mencegah iritasi kulit, infeksi, dan pembentukan luka baring (dekubitus) akibat tekanan dan kelembaban.

18.
  1. 18. ​Jelaskan secara singkat teknik dasar mengganti linen tempat tidur pasien yang tidak boleh banyak bergerak!

a)

A. Menarik linen yang kotor dengan cepat dari bagian kaki ke arah kepala.

b)

B. Mengangkat pasien keluar dari tempat tidur lalu mengganti linen.

c)

C. Menggunakan Teknik Gulung Setengah (The 'Roll' Technique).

d)

D. Mengganti linen hanya pada bagian yang terlihat kotor.

19.

19. Apa tujuan utama dari tindakan pemasangan bidai pada korban dengan dugaan patah tulang (fraktur)?

a)

A. Menghentikan pendarahan internal di area yang cedera.

b)

B. Mengimobilisasi atau menahan bagian yang cedera agar tidak bergerak, sehingga mengurangi rasa sakit dan mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut.

c)

C. Mengembalikan posisi tulang yang patah ke posisi semula.

d)

D. Mengurangi pembengkakan dan memar (hematoma).

20.
  1. 20. Prinsip penting yang harus dipenuhi terkait cakupan sendi saat melakukan pembidaian pada dugaan patah tulang anggota gerak adalah:

a)

A. Hanya membidai bagian yang bengkak atau terlihat patah.

b)

B. Hanya sendi yang paling dekat dengan lokasi patah tulang.

c)

C. Mencakup dua sendi, yaitu sendi di atas dan sendi di bawah lokasi dugaan patah tulang.

d)

D. Membidai seluruh anggota gerak dari ujung jari hingga pangkal badan.

21.

21. ​Apa yang wajib diperiksa oleh penolong sebelum dan sesudah pemasangan bidai untuk menjamin keamanan korban?

a)

A. Tingkat nyeri dan posisi kepala korban.

b)

B. Kondisi tulang yang patah dan riwayat penyakit korban.

c)

C. Sirkulasi, Sensasi, dan Gerakan (CSM) distal (ujung) area cedera.

d)

D. Suhu tubuh dan tekanan darah korban.

22.

22. ​Sebutkan dua jenis bidai berdasarkan sifat bahannya (kaku dan lunak) dan berikan contoh penggunaan masing-masing!

a)

A. Bidai Kaku (Kayu/Papan) untuk fraktur lengan bawah, dan Bidai Lunak (Bantal/Selimut) untuk cedera sendi pergelangan kaki.

b)

B. Bidai Kaku untuk cedera sendi pergelangan kaki, dan Bidai Lunak untuk fraktur tulang paha.

c)

C. Bidai Vakum dan Bidai Darurat.

d)

D. Bidai Traksi dan Bidai Gendongan.

23.

23. ​Apa yang harus dilakukan oleh penolong jika menemukan patah tulang terbuka (tulang menembus kulit) sebelum melakukan pembidaian?

a)

A. Melakukan Penekanan Langsung pada tulang yang menonjol.

b)

B. Berusaha memasukkan kembali tulang yang menonjol ke dalam kulit.

c)

C. Memberikan korban minuman manis sebanyak-banyaknya untuk mengatasi syok.

d)

D. Mengendalikan pendarahan dan menutup luka dengan penutup luka steril sebelum memasang bidai di posisi yang ditemukan.

24.

24. Berapa batas usia minimum dan batas berat badan minimum yang ditetapkan oleh PMI bagi calon donor darah sukarela?

a)

A. Usia 20 tahun dan BB 45 kg

b)

B. Usia 17 tahun dan BB 45 kg

c)

C. Usia 16 tahun dan BB 40 kg

d)

D. Usia 18 tahun dan BB 50 kg

25.

25. ​Berapa volume darah (dalam mililiter/ml) yang umumnya diambil dalam satu kali prosedur donor darah standar?

a)

A. 250 ml

b)

B. 500 ml

c)

C. 350 ml - 450 ml

d)

D. Lebih dari 1 liter

26.

26. ​Berapa interval waktu minimum yang direkomendasikan antara satu kegiatan donor darah ke donor darah berikutnya?

a)

A. 3 bulan (90 hari)

b)

B. 2 bulan (60 hari)

c)

C. 6 bulan (180 hari)

d)

D. 1 bulan (30 hari)

27.

27. ​Selain membantu sesama, sebutkan satu manfaat kesehatan yang dapat dirasakan oleh donor darah rutin!

a)

A. Menghilangkan kebutuhan untuk berolahraga.

b)

B. Menjaga keseimbangan zat besi dan berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung pada beberapa kasus.

c)

C. Meningkatkan berat badan secara drastis.

d)

D. Peningkatan kadar gula darah dalam tubuh.

28.

28. ​Apa peran spesifik anggota PMR Wira dalam mendukung kegiatan Donor Darah Sukarela di lingkungan sekolah atau masyarakat?

a)

A. Melakukan promosi dan edukasi tentang pentingnya donor darah, serta pendataan calon donor.

b)

B. Melakukan transfusi darah secara mandiri.

c)

C. Menggantikan peran petugas PMI dalam pengambilan darah.

d)

D. Menyediakan makanan dan minuman ringan bagi semua peserta donor.

29.

29. Prinsip Dasar manakah yang memastikan bahwa Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah memiliki otonomi dan tidak tunduk pada kepentingan politik atau pemerintah dalam melaksanakan tugas kemanusiaannya?

a)

A. Kesemestaan

b)

B. Kemandirian

c)

C. Kesatuan

d)

D. Kenetralan

30.

30. ​Jelaskan mengapa poin Tri Bakti PMR tentang "Kesukarelaan" sangat penting dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan! (Catatan: Ini adalah kombinasi, karena Kesukarelaan adalah salah satu dari 7 Prinsip, tetapi maknanya sangat erat kaitannya dengan berkarya dan berbakti yang merupakan poin Tri Bakti).

a)

A. Karena ini adalah persyaratan wajib untuk mendapatkan piagam penghargaan dari PMI Pusat.

b)

B. Karena Kesukarelaan memastikan bahwa tugas-tugas kemanusiaan dilaksanakan dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan, dan hanya digerakkan oleh niat membantu sesama.

c)

C. Karena ini adalah satu-satunya cara PMR dapat mengumpulkan dana operasional.

d)

D. Karena hanya relawan yang diperbolehkan memberikan Pertolongan Pertama.

31.

Kapan Palang Merah Remaja (PMR) secara resmi dibentuk dan diresmikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI)?

a)

A. 1 Maret 1950

b)

B. 25 Desember 1960

c)

C. 30 September 1945

d)

D. 17 Agustus 1957

32.

Sebelum diresmikan menjadi Palang Merah Remaja (PMR) oleh PMI, organisasi Palang Merah untuk anak muda di sekolah pada masa penjajahan Belanda dikenal dengan nama apa?

a)

A. Jeugd Rode Kruis

b)

B. Jong Rood Kruis

c)

C. Palang Merah Anak Sekolah

d)

D. Perkumpulan Palang Merah Remaja

33.

Gagasan pembentukan organisasi Palang Merah untuk anak sekolah pertama kali dicetuskan pada Konferensi Internasional Palang Merah di mana dan tahun berapa?

a)

A. Konferensi Internasional Palang Merah ke-XIV di Tokyo, 1930

b)

B. Konferensi Internasional Palang Merah ke-XVIII di Toronto, 1952

c)

C. Konferensi Jenewa, 1949

d)

D. Konferensi Internasional Palang Merah ke-XI di Jenewa, 1921

34.

Tingkatan Palang Merah Remaja (PMR) yang diperuntukkan bagi anggota setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah?

a)

A. PMR Wira

b)

B. PMR Utama

c)

C. PMR Mula

d)

D. PMR Madya

35.

Siapakah yang menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) pada saat PMR secara resmi dibentuk pada tahun 1950?

a)

A. Fatmawati

b)

B. Mohammad Hatta

c)

C. Dr. R. Buntaran Martoatmodjo

d)

D. Dr. Adnan Kapau Gani