Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

60 Soal Pilihan Ganda Pedagogi dan Jawaban

Total questions: 64

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Seorang guru Biologi menemukan bahwa 60% siswanya memiliki minat pada isu lingkungan, sementara sisanya tertarik pada kesehatan dan bioteknologi. Untuk memenuhi kebutuhan ini, guru menyediakan tiga opsi studi kasus untuk proyek akhir. Strategi diferensiasi yang diterapkan guru adalah diferensiasi berdasarkan...

a)

Kesiapan Belajar

b)

Gaya Belajar

c)

Minat

d)

Profil Belajar

e)

Lingkungan Belajar

2.

Dalam menganalisis kebutuhan belajar, data tentang preferensi siswa dalam menerima dan memproses informasi (misalnya visual, auditori, atau kinestetik) termasuk dalam kategori...

a)

Profil Belajar

b)

Kesiapan Belajar

c)

Minat

d)

Gaya Belajar

e)

Kebutuhan Konten

3.

Ibu Sari menemukan bahwa beberapa siswa sudah menguasai materi prasyarat tentang "Sistem Tata Surya," sementara siswa lain masih perlu penguatan dasar. Untuk kelompok yang sudah mahir, Ibu Sari memberikan sumber belajar tambahan tentang "Eksoplanet dan Bintang Neutron." Tindakan ini adalah bentuk diferensiasi berdasarkan...

a)

Minat

b)

Kesiapan Belajar

c)

Proses

d)

Produk

e)

Lingkungan

4.

Capaian Pembelajaran (CP) berbunyi: "Peserta didik mampu menganalisis keterkaitan antara perubahan iklim global dan dampak sosial ekonomi di tingkat lokal." Manakah Tujuan

a)

Peserta didik mampu mengidentifikasi dampak perubahan iklim

b)

Peserta didik mampu menghubungkan perubahan iklim dengan ekonomi

c)

Peserta didik mampu mengumpulkan data perubahan iklim

d)

Melalui kajian data PBB, peserta didik mampu mengevaluasi faktor pendorong utama perubahan iklim

5.

Pembelajaran (TP) yang paling tepat merepresentasikan CP tersebut?

a)

Siswa dapat menjelaskan definisi perubahan iklim.

b)

Peserta didik memahami dampak perubahan iklim secara umum.

c)

Menganalisis dampak ekonomi dari perubahan iklim.

d)

Melalui kajian data PBB, peserta didik mampu mengevaluasi faktor pendorong utama perubahan iklim dan mengusulkan minimal tiga strategi adaptasi berbasis kearifan lokal.

e)

Mampu mengidentifikasi data perubahan iklim.

6.

Prinsip utama dalam perumusan Tujuan Pembelajaran (TP) pada Kurikulum Merdeka adalah menjembatani Capaian Pembelajaran (CP) yang bersifat umum dan pembelajaran yang lebih operasional. Komponen yang WAJIB ada dalam TP adalah...

a)

A. Tujuan, Metode, dan Evaluasi

b)

B. Materi, Waktu, dan Sumber

c)

C. Kompetensi (KKO) dan Alokasi Waktu

d)

D. Konten (Materi) dan Hasil Belajar

e)

E. Kompetensi, Konten, dan Variasi (KKO, Materi, dan Keterampilan Berpikir)

7.

Manakah Tujuan Pembelajaran berikut yang paling fokus pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS)?

a)

Siswa dapat menyebutkan ciri-ciri berita bohong.

b)

Siswa dapat membedakan berita fakta dan opini.

c)

Menganalisis pola penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial dan mengusulkan solusi etis untuk mitigasi.

d)

Peserta didik memahami mekanisme penyebaran informasi.

e)

Peserta didik dapat membuat

8.

Dalam sintaks PBL, setelah siswa mengorganisasi diri untuk belajar dan mengidentifikasi masalah, langkah selanjutnya yang paling kritis untuk memastikan pemecahan masalah yang autentik adalah...

a)

Mengorientasikan siswa pada masalah dengan memberikan studi kasus.

b)

Mengembangkan dan menyajikan hasil karya berupa laporan.

c)

Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok untuk mengumpulkan data dan menemukan solusi.

d)

Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

e)

Merumuskan hipotesis awal tanpa data.

9.

Model PBL dianggap efektif karena mendorong siswa untuk menjadi pembelajar mandiri. Prinsip utama yang mendukung kemandirian ini adalah...

a)

Guru berperan sebagai fasilitator dan pemandu, bukan pemberi informasi utama (The Guide on the Side).

b)

Materi pelajaran disajikan dalam bentuk ceramah interaktif.

c)

Penilaian hanya dilakukan pada produk akhir.

d)

Masalah yang disajikan harus sangat mudah dipecahkan.

e)

Siswa selalu bekerja secara individu.

10.

Seorang guru menerapkan PBL. Setelah siswa berhasil menyajikan solusi, langkah evaluasi yang paling tepat untuk mengakhiri siklus adalah...

a)

Memberikan nilai akhir pada laporan siswa.

b)

Menyusun laporan hasil penelitian.

c)

Mengulang proses pembelajaran dari awal.

d)

Meminta siswa melakukan refleksi terhadap proses penyelidikan dan solusi yang telah ditemukan.

11.

Pembelajaran adalah...

a)

Memberikan tes pilihan ganda untuk menguji pemahaman konsep.

b)

Memberikan nilai akhir berdasarkan kualitas presentasi.

c)

Membahas ulang masalah dari awal secara kolektif.

d)

Meminta siswa melakukan refleksi terhadap proses penyelidikan dan mendiskusikan efektivitas solusi yang mereka kembangkan.

e)

Memberikan tugas rumah individu.

12.

Manakah pernyataan tentang Asesmen Formatif dan HOTS yang paling tepat?

a)

Asesmen formatif bertujuan utama untuk menentukan kelulusan siswa.

b)

Butir soal HOTS selalu berbentuk esai panjang.

c)

Asesmen formatif berbasis HOTS harus memberikan umpan balik yang mengarahkan siswa pada strategi kognitif tingkat tinggi (misalnya, menganalisis dan mengevaluasi sumber).

d)

Soal LOTS (Low Order Thinking Skills) tidak boleh digunakan dalam asesmen formatif.

e)

Asesmen formatif hanya menilai produk akhir siswa.

13.

Guru ingin mengukur kemampuan siswa untuk Mencipta (C6) dalam topik penulisan teks argumentasi. Manakah instrumen formatif berbasis HOTS yang paling sesuai?

a)

Soal pilihan ganda tentang struktur teks argumentasi.

b)

Tugas meringkas contoh teks argumentasi yang sudah ada.

c)

Membuat mind map dari teks argumentasi.

d)

Rubrik penilaian yang fokus pada kebaruan ide, kedalaman justifikasi, dan ketepatan struktur argumen yang dibuat siswa.

14.

Ketika seorang guru memberikan pertanyaan pancingan kepada siswa seperti, "Apa yang akan terjadi jika kebijakan ini tidak diterapkan 10 tahun lalu?", guru tersebut sedang mengukur kemampuan...

a)

A. Mengevaluasi dan Memprediksi

b)

B. Mengingat dan Memahami

c)

C. Menerapkan dan Menganalisis

d)

D. Mengidentifikasi dan Mengkategorisasi

e)

E. Mengumpulkan dan Menyusun

15.

Hasil tes formatif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa membuat kesalahan pada sub-konsep C. Tindak lanjut remedial yang paling efektif adalah...

a)

Memberikan tugas tambahan yang berkaitan dengan materi lain.

b)

Melakukan pembelajaran ulang khusus pada sub-konsep C dengan metode yang berbeda atau media yang lebih visual.

c)

Langsung melanjutkan ke materi berikutnya karena tes formatif tidak menentukan nilai akhir.

d)

Memberikan nilai E kepada semua siswa yang gagal.

e)

Memberikan tes ulang yang sama persis.

16.

Kelompok siswa yang telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan nilai sempurna harus diberikan tindak lanjut berupa...

a)

Tes remedial.

b)

Pembelajaran ulang.

c)

Tugas mencatat ulang semua materi.

d)

Program Pengayaan berupa penugasan proyek tingkat lanjut (PjBL) atau studi kasus yang lebih kompleks.

e)

Diizinkan tidak mengikuti pembelajaran berikutnya.

17.

Dalam analisis hasil belajar, guru menemukan bahwa nilai rata-rata kelas rendah dan distribusi nilai cenderung mengumpul di bawah KKTP. Kesimpulan yang paling mungkin adalah...

a)

Semua siswa tidak belajar.

b)

Materi pelajaran terlalu mudah.

c)

Terdapat masalah pada strategi pembelajaran atau instrumen asesmen yang kurang sesuai dengan tujuan.

d)

Nilai siswa harus ditingkatkan secara manual.

e)

Siswa tidak memiliki minat pada mata pelajaran.

18.

Seorang guru Geografi ingin mengembangkan media digital interaktif untuk materi "Sistem Patahan dan Gempa Bumi". Siswa di kelas tersebut memiliki profil belajar yang kuat pada kinestetik dan visual. Manakah media digital yang paling sesuai dan interaktif?

a)

Video dokumenter panjang tentang sejarah gempa bumi.

b)

Simulasi 3D interaktif yang memungkinkan siswa memanipulasi lempeng tektonik dan mengamati pergerakan gelombang seismik secara real-time.

19.

Salah satu tantangan utama dalam mengembangkan media digital interaktif sesuai karakter siswa adalah...

a)

Biaya pembuatan yang selalu mahal.

b)

Waktu pengerjaan yang selalu sebentar.

c)

Ketersediaan konten yang terbatas.

d)

Memastikan media tersebut dapat diakses pada beragam perangkat (multi-platform) dan memiliki user interface (UI) yang intuitif.

e)

Semua siswa memiliki kecepatan internet yang sama.

20.

Prinsip pedagogical soundness dalam pengembangan media digital merujuk pada...

a)

Media tersebut harus benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembelajaran dan bukan sekadar alat hiburan.

b)

Media harus memiliki grafis yang sangat canggih.

c)

Media harus dibuat oleh ahli teknologi.

d)

Media harus gratis dan open source.

e)

Media harus mengandung unsur musik.

21.

Penilaian autentik paling tepat digunakan untuk mengukur...

a)

Kemampuan menghafal rumus.

b)

Pemahaman konsep teoritis melalui tes pilihan ganda.

c)

Kinerja dan keterampilan siswa dalam konteks dunia nyata.

d)

Kecepatan menjawab soal.

e)

Sikap disiplin siswa di kelas.

22.

Ketika guru meminta siswa membuat portofolio yang berisi kumpulan karya terbaik, catatan refleksi, dan bukti pencapaian dalam satu semester, guru sedang menerapkan jenis penilaian autentik berupa...

a)

A. Penilaian Produk dan Penilaian Diri

b)

B. Penilaian Tes Tulis

c)

C. Penilaian Proyek dan Pilihan Ganda

d)

D. Penilaian Kinerja Lisan

e)

E. Penilaian Jurnal

23.

Komponen utama yang harus ada dalam rubrik penilaian autentik untuk tugas proyek adalah...

a)

Nama siswa dan tanggal pengumpulan.

b)

Kriteria yang Jelas, Deskriptor Kinerja untuk Setiap Level, dan Bobot Penilaian.

c)

Daftar pustaka dan ringkasan materi.

d)

Nilai minimum dan nilai maksimum.

e)

Daftar hadir dan catatan guru.

24.

Dalam model pembelajaran kolaboratif, seorang guru mengamati bahwa hanya satu atau dua siswa dalam kelompok yang mendominasi pekerjaan, sementara anggota lain pasif. Fenomena ini dikenal sebagai...

a)

Groupthink

b)

Peer Pressure

c)

Scaffolding

d)

Free Rider Problem

e)

Co-Teaching

25.

Untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran kolaboratif, aspek penilaian yang harus ditambahkan oleh guru selain penilaian produk akhir adalah...

a)

Penilaian Tes lisan mendadak.

b)

Penilaian hanya dari guru.

c)

Penilaian Keterampilan Sosial (kolaborasi, komunikasi, dan resolusi konflik) serta Penilaian Kontribusi Individu.

26.

Model pembelajaran kolaboratif yang paling efektif digunakan untuk memecahkan masalah kompleks yang membutuhkan pembagian peran dan perspektif yang berbeda adalah...

a)

Jigsaw atau Group Investigation (GI)

b)

Direct Instruction

c)

Drill and Practice

d)

Reciprocal Teaching

e)

Ceramah

27.

Proses mendiagnosis kesulitan belajar yang paling tepat tidak hanya berfokus pada apa yang siswa tidak tahu, tetapi juga pada...

a)

Seberapa cepat siswa dapat menyelesaikan soal.

b)

Nilai akhir yang diperoleh siswa.

c)

Perbandingan nilai siswa dengan teman sekelas.

d)

Mengapa siswa mengalami kesulitan tersebut (faktor penyebab internal dan eksternal).

e)

Jumlah buku yang dibaca siswa.

28.

Seorang siswa mampu menjawab soal hitungan matematika dengan benar, tetapi selalu salah dalam menginterpretasikan soal cerita yang sama. Kesulitan belajar siswa tersebut kemungkinan besar terletak pada aspek...

a)

Keterampilan Motorik

b)

Literasi Numerasi (Pemahaman Bahasa Matematika)

c)

Kemampuan Menghafal

d)

Sikap

e)

Minat

29.

Alat diagnostik yang paling efektif untuk mengetahui apakah kesulitan belajar siswa disebabkan oleh faktor motivasi, kecemasan, atau lingkungan belajar adalah...

a)

Wawancara mendalam, observasi non-kognitif, dan angket.

b)

Tes pilihan ganda.

c)

Ujian akhir semester.

d)

Penilaian teman sebaya.

e)

Laporan orang tua.

30.

Tujuan utama dari pelaksanaan asesmen diagnostik di awal pembelajaran adalah...

a)

Menentukan nilai akhir siswa.

b)

Memetakan kesiapan dan kebutuhan belajar siswa (kognitif dan non-kognitif) untuk merancang diferensiasi.

c)

Memberikan sanksi kepada siswa yang belum siap.

d)

Mengukur keberhasilan guru mengajar.

e)

Menguji materi yang akan diajarkan.

31.

Manakah instrumen berikut yang termasuk dalam Asesmen Diagnostik Non-Kognitif?

a)

Tes pilihan ganda materi prasyarat.

b)

Soal esai pemecahan masalah.

c)

Presentasi lisan.

d)

Angket gaya belajar, jurnal minat, dan well-being check-in.

e)

Tugas meringkas buku.

32.

Setelah hasil asesmen diagnostik awal menunjukkan keragaman kesiapan belajar yang tinggi, langkah yang harus dilakukan guru adalah...

a)

Mengajarkan materi secara serentak kepada semua siswa.

b)

Memberikan tes ulang kepada siswa yang nilainya rendah.

c)

Mengelompokkan siswa berdasarkan kesiapan belajarnya untuk memberikan scaffolding yang berbeda.

d)

Mengganti semua materi pelajaran.

e)

Mengurangi alokasi waktu.

33.

Karakteristik utama yang membedakan Project-Based Learning (PjBL) dari metode tugas biasa adalah...

a)

Siswa bekerja dalam kelompok.

b)

Proyek harus diselesaikan dalam satu hari.

c)

Proyek yang dikerjakan harus menghasilkan produk autentik yang relevan dengan dunia nyata dan melalui proses inkuiri yang mendalam.

d)

Hanya menggunakan sumber dari buku teks.

e)

Guru memberikan semua langkah kerja secara rinci.

34.

Dalam merancang PjBL, langkah "Desain Perencanaan Proyek" harus melibatkan...

a)

Guru membuat produknya sendiri.

b)

Penentuan aturan main, sumber daya yang dibutuhkan, dan penyusunan jadwal kolaboratif antara guru dan siswa.

c)

Penilaian akhir oleh guru.

d)

Siswa hanya mencatat teori.

e)

Brainstorming ide secara singkat.

35.

Pada tahap Evaluasi Pengalaman dalam PjBL, kegiatan yang paling krusial untuk pengembangan diri siswa adalah...

a)

Ujian tertulis tentang materi.

b)

Pemberian nilai oleh guru.

c)

Pembubaran kelompok.

d)

Refleksi kritis siswa terhadap proses kerja, kendala yang dihadapi, dan pembelajaran yang didapat.

e)

Pengumuman hasil.

36.

Dalam konteks Kurikulum Merdeka, perencanaan pembelajaran (Modul Ajar/RPP) dianggap ideal jika memiliki prinsip adaptabilitas. Hal ini berarti...

a)

RPP/Modul Ajar harus fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan minat unik siswa yang berbeda-beda (diferensiasi).

b)

RPP harus sangat kaku dan tidak boleh diubah.

c)

RPP hanya boleh dibuat oleh kepala sekolah.

d)

RPP harus diunggah di platform digital.

e)

RPP harus menggunakan kertas daur ulang.

37.

Manakah ketidaksesuaian yang paling fatal antara RPP/Modul Ajar dengan Capaian Pembelajaran (CP)?

a)

Alokasi waktu kurang 5 menit.

b)

Materi pembelajaran yang digunakan berbeda dengan yang direncanakan.

c)

CP meminta siswa 'mengevaluasi dan memprediksi', sementara RPP hanya mencantumkan kegiatan 'menghafal dan menyebutkan' (LOTS).

d)

Komponen asesmen kurang lengkap.

e)

Tidak mencantumkan nama guru secara lengkap.

38.

Komponen esensial yang harus dievaluasi dalam RPP/Modul Ajar untuk memastikan kesesuaian dengan CP adalah...

a)

Kerapihan tulisan RPP.

b)

Jumlah halaman RPP.

c)

Warna font yang digunakan.

d)

Keterkaitan antara Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran (proses), dan Instrumen Asesmen (pengukuran) untuk mencapai Kompetensi yang tertuang di CP.

e)

Nama mata pelajaran.

39.

Integrasi literasi dalam pembelajaran Kimia dapat diwujudkan melalui kegiatan...

a)

Berlari mengelilingi lapangan.

b)

Menganalisis teks prosedur dan label keamanan bahan kimia.

c)

Menghitung massa atom.

d)

Menggambar struktur atom.

e)

Melakukan wawancara.

40.

Dalam mata pelajaran Sosiologi, guru meminta siswa menafsirkan data persentase kemiskinan dalam bentuk grafik dan menyimpulkan implikasi sosial dari angka tersebut. Kegiatan ini adalah integrasi...

a)

Literasi Saja

b)

Numerasi Saja

c)

Literasi dan Numerasi

d)

Keterampilan Motorik

e)

Kecerdasan Emosional

41.

Manakah kegiatan berikut yang paling mendorong pengembangan Numerasi dalam mata pelajaran non-matematika?

a)

Menggunakan skala, menafsirkan peta, dan menganalisis statistik populasi.

b)

Menulis puisi.

c)

Membuat poster.

d)

Bercerita.

e)

Bermain peran.

42.

Guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih cara mereka mempresentasikan pemahaman tentang "Siklus Air", apakah melalui drama, infografis digital, atau laporan tertulis ilmiah. Strategi ini merupakan diferensiasi...

a)

Konten

b)

Proses

c)

Produk

d)

Lingkungan

e)

Kesiapan

43.

Strategi diferensiasi yang paling menantang bagi guru untuk dikelola adalah Diferensiasi Proses, karena melibatkan...

a)

Penggunaan media yang mahal.

b)

Memberikan dukungan atau scaffolding yang berbeda-beda selama kegiatan berlangsung, sesuai tingkat kesiapan atau gaya belajar setiap kelompok/individu.

c)

Penentuan nilai yang sama untuk semua siswa.

d)

Materi pelajaran yang seragam.

e)

Penugasan proyek yang sama.

44.

Untuk mendiferensiasi Lingkungan Belajar, guru melakukan penataan ulang yang meliputi...

a)

Hanya mengubah jadwal pelajaran.

b)

Menggunakan buku teks yang sama.

c)

Memberikan tugas yang sama.

d)

Menyediakan area tenang untuk fokus individu, area kolaborasi, dan sudut baca dengan beragam sumber.

e)

Mengganti semua kursi.

45.

Dampak negatif yang paling signifikan dari implementasi teknologi dalam pembelajaran jika tidak diimbangi dengan pedagogi yang kuat adalah...

a)

Biaya perangkat yang mahal.

b)

Waktu pengerjaan tugas yang lebih cepat.

c)

Peningkatan digital distraction dan penurunan interaksi sosial tatap muka yang bermakna.

d)

Materi yang lebih mudah diakses.

e)

Siswa lebih pandai mencari informasi.

46.

Penggunaan Learning Management System (LMS) seperti Moodle atau Google Classroom dalam pembelajaran paling efektif untuk mengelola dampak...

a)

Memfasilitasi Asesmen Formatif yang cepat dan terstruktur, serta menyediakan umpan balik secara efisien.

b)

Menggantikan peran guru sepenuhnya.

c)

Hanya untuk mengunggah video.

d)

Menurunkan motivasi siswa.

e)

Membuat tugas menjadi sangat sulit.

47.

Indikator keberhasilan implementasi teknologi dalam pembelajaran bukan hanya pada penggunaan teknologi itu sendiri, melainkan pada...

a)

Kuantitas perangkat yang dimiliki sekolah.

b)

Peningkatan kedalaman pemahaman (kognitif) dan pengembangan keterampilan berpikir kritis (HOTS) siswa yang didukung teknologi.

c)

Frekuensi penggunaan internet.

d)

Tingkat ketergantungan siswa pada smartphone.

e)

Kecepatan mengetik siswa.

48.

Model kolaborasi guru Co-Teaching yang paling efektif digunakan untuk memberikan dukungan intensif kepada siswa berkebutuhan khusus atau siswa dengan kesiapan belajar rendah adalah...

a)

Parallel Teaching

b)

Team Teaching

c)

One Teach, One Assist atau Station Teaching

d)

Alternative Teaching

e)

Lecture Style

49.

Komunitas Belajar Profesional

4 lines
50.

(Professional Learning Network/PLN) yang efektif ditandai dengan...

a)

Fokus pada peer coaching dan lesson study untuk menganalisis data hasil belajar siswa dan merefleksikan praktik mengajar.

b)

Hanya membahas masalah administratif sekolah.

c)

Terjadi hanya setahun sekali.

d)

Dipimpin oleh kepala sekolah saja.

e)

Tidak ada umpan balik yang diberikan.

51.

Strategi kolaborasi yang memungkinkan dua guru (misalnya guru Bahasa Indonesia dan guru Sejarah) merancang sebuah proyek yang mengintegrasikan kedua mata pelajaran dikenal sebagai...

a)

Evaluasi Mandiri

b)

Program Induksi

c)

Administrasi Sekolah

d)

Integrasi Kurikulum (Cross-Curricular) dan Team Teaching.

e)

Mentoring Individu

52.

Praktik kepemimpinan instruksional guru yang efektif dalam Komunitas Belajar adalah...

a)

Mengerjakan tugas administratif untuk teman sejawat.

b)

Memberikan ceramah tentang teori pendidikan.

c)

Menginisiasi peer observation dan diskusi berbasis bukti untuk meningkatkan praktik mengajar kolektif.

d)

Menentukan kebijakan sekolah.

e)

Menilai kinerja kepala sekolah.

53.

Peran utama guru sebagai pemimpin instruksional adalah...

a)

Fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa melalui pengembangan profesional rekan sejawat.

b)

Mengelola administrasi sekolah.

c)

Menyusun jadwal pelajaran.

d)

Menilai kinerja kepala sekolah.

e)

Memberikan ceramah tentang teori pendidikan.

54.

Seorang guru dapat melakukan beberapa tugas berikut: B. Mengurus keuangan sekolah. C. Menggantikan tugas tata usaha. D. Menjadi wasit saat ada konflik siswa. E. Mengatur jadwal piket. Apa nama pengembangan yang dilakukan oleh guru tersebut?

a)

Mengurus keuangan sekolah

b)

Menggantikan tugas tata usaha

c)

Menjadi wasit saat ada konflik siswa

d)

Mengatur jadwal piket

e)

pengembangan profesional rekan sejawat

55.

Ketika guru aktif memimpin diskusi tentang hasil analisis asesmen siswa dan memandu rekan sejawat untuk menyesuaikan strategi pengajaran, ia sedang menjalankan fungsi...

a)

Menjadi Guru Teladan

b)

Menghukum Siswa

c)

Administrasi Kelas

d)

Analisis Data dan Perencanaan Kurikulum Berbagi

e)

Pembuatan Jurnal Pribadi

56.

Strategi pengembangan diri berkelanjutan yang paling efektif untuk guru di era digital adalah...

a)

Hanya mengikuti seminar tatap muka setahun sekali.

b)

Melakukan lesson study yang disebarluaskan secara daring, mengikuti MOOCs (Massive Open Online Courses), dan menjadi kontributor aktif dalam Komunitas Belajar Daring.

c)

Membaca buku teks lama.

d)

Menghafal teori baru.

e)

Mengkritik kurikulum.

57.

Manakah bentuk kegiatan PKB yang paling berkontribusi pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) guru?

a)

Pelatihan pengisian data Dapodik.

b)

Mengetik surat dinas.

c)

Mengikuti pelatihan mendalam tentang konstruksi instrumen asesmen HOTS dan praktik merancang RPP berbasis inkuiri.

58.

Prinsip refleksi kritis dalam PKB mengharuskan guru untuk...

a)

Mengidentifikasi kelemahan praktik mengajar, menganalisis faktor penyebabnya, dan menyusun rencana tindak lanjut perbaikan berbasis data.

b)

Mencari kesalahan rekan sejawat.

c)

Memuji diri sendiri.

d)

Melupakan kesalahan.

e)

Berhenti mengajar.

59.

Resiliensi guru dalam menghadapi perubahan kurikulum atau kebijakan baru merujuk pada kemampuan...

a)

Selalu setuju dengan kebijakan.

b)

Bangkit kembali dari kegagalan, beradaptasi secara positif, dan mempertahankan keseimbangan emosional saat menghadapi tekanan.

c)

Menolak semua perubahan.

d)

Mengundurkan diri saat stres.

e)

Bekerja 24 jam sehari.

60.

Manakah praktik yang paling mendukung peningkatan kesejahteraan (well-being) guru?

a)

Bekerja tanpa henti.

b)

Mengambil semua tanggung jawab sekolah.

c)

Selalu menyalahkan siswa.

d)

Mengalokasikan waktu istirahat yang teratur, membangun batasan kerja yang sehat, dan memiliki komunitas dukungan sosial.

e)

Tidak pernah berlibur.

61.

Pentingnya resiliensi guru dalam konteks sekolah adalah...

a)

Guru yang resilien tidak pernah membuat kesalahan.

b)

Guru yang resilien tidak perlu bekerja keras.

c)

Guru yang resilien cenderung memiliki efikasi diri yang lebih tinggi dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang suportif bagi siswa.

d)

Resiliensi hanya penting untuk kepala sekolah.

e)

Resiliensi tidak berkaitan dengan pembelajaran.

62.

Perbedaan mendasar antara Induksi dan Mentoring bagi guru pemula adalah...

a)

Induksi adalah orientasi pada sistem, kultur, dan administrasi sekolah; Mentoring adalah bimbingan personal dan profesional terkait praktik mengajar di kelas.

b)

Induksi hanya untuk guru senior; Mentoring hanya untuk guru baru.

c)

Induksi fokus pada penilaian; Mentoring fokus pada hukuman.

d)

Induksi dilakukan setiap hari; Mentoring dilakukan setahun sekali.

e)

Induksi tidak melibatkan guru senior.

63.

Dalam merancang program mentoring yang efektif untuk guru pemula, peran mentor yang paling krusial adalah...

a)

Menggantikan tugas mengajar guru pemula.

b)

Memberikan semua jawaban soal ulangan.

c)

Menuntut guru pemula untuk langsung sempurna.

d)

Menyediakan scaffolding (dukungan bertahap), memodelkan praktik mengajar terbaik, dan memfasilitasi refleksi kritis tanpa menghakimi.

64.

Tahap awal yang harus ditekankan dalam program induksi guru pemula (terutama terkait Kurikulum Merdeka) adalah...

a)

Pelatihan cara mengisi daftar hadir.

b)

Pemahaman filosofi Capaian Pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), dan peran asesmen diagnostik dalam diferensiasi.

c)

Tugas membersihkan kelas.

d)

Pelatihan public speaking.

e)

Membaca semua buku pelajaran.