WorksheetsPAK 1, CH 6
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Toko Mainan Pelangi memiliki data persediaan berikut:
Persediaan 1 Jan: 6.000 @ Rp10.000
Pembelian 15 Mei: 12.000 @ Rp11.000
Pembelian 2 Okt: 4.000 @ Rp12.000
Jika Toko Pelangi memiliki 7.000 unit persediaan akhir pada 31 Desember, maka nilai persediaan akhir menurut metode FIFO adalah:
Rp79.000.000
Rp81.000.000
Rp83.000.000
Rp85.000.000
UD Sumber Rezeki mencatat transaksi persediaan berikut:
Persediaan 1 Januari: 5.000 @ Rp8.000
Pembelian 10 April: 9.000 @ Rp9.000
Pembelian 20 November: 6.000 @ Rp10.000
Apabila pada 31 Desember tercatat sebanyak 12.000 persediaan terjual, berapakah nilai persediaan akhir menurut FIFO?
Rp72.000.000
Rp74.000.000
Rp76.000.000
Rp78.000.000
PT Harmoni Furniture melakukan stock opname per 31 Desember dan mencatat bahwa barang senilai Rp300.000.000 ada secara fisik di gudang. Namun, tidak termasuk dalam perhitungan fisik:
1. Barang senilai Rp40.000.000 yang dibeli dari PT Surya, FOB shipping point, masih dalam perjalanan.
2. Barang senilai Rp35.000.000 (harga pokok) yang dijual ke PT Makmur Jaya, FOB destination, masih dalam perjalanan. Harga jualnya Rp50.000.000.
Berapakah jumlah persediaan yang harus dilaporkan PT Harmoni pada 31 Desember?
Rp375.000.000
Rp390.000.000
Rp340.000.000
Rp335.000.000
PT Mandiri Elektronik menghitung persediaan fisik per 31 Desember sebesar Rp500.000.000. Namun, ada transaksi berikut yang belum masuk dalam perhitungan:
1. Barang senilai Rp60.000.000 dibeli dari PT Cakra, dengan syarat FOB destination, dan barang masih dalam perjalanan.
2. Barang dengan harga pokok Rp28.000.000 dijual ke PT Bintang Abadi dengan ketentuan FOB shipping point, tetapi barang masih dalam perjalanan.
Berapa nilai persediaan yang seharusnya dilaporkan pada neraca 31 Desember?
Rp588.000.000
Rp560.000.000
Rp472.000.000
Rp412.000.000
PT Maju Jaya memiliki data persediaan berikut:
Persediaan 1 Januari: 5.000 @ Rp10.000
Pembelian 15 April: 15.000 @ Rp12.000
Pembelian 30 Agustus: 20.000 @ Rp14.000
Pada 31 Desember, persediaan akhir adalah 8.000 unit.
Berapakah nilai persediaan akhir menurut metode rata-rata (average cost)?
Rp96.000.000
Rp98.000.000
Rp100.000.000
Rp102.000.000
UD Makmur Sentosa mencatat persediaan sebagai berikut:
Persediaan 1 Januari: 4.000 @ Rp8.000
Pembelian 20 Mei: 10.000 @ Rp10.000
Pembelian 12 Oktober: 16.000 @ Rp12.000
Selama satu tahun jumlah persediaan terjual sebanyak 24.000 unit.
Berapakah nilai persediaan akhir berdasarkan metode biaya rata-rata?
Rp63.800.000
Rp64.800.000
Rp65.800.000
Rp66.800.000
Persediaan barang yang tersedia untuk dijual (cost of goods available for sale) terdiri dari dua elemen, yaitu: persediaan awal (beginning inventory) dan .......
persediaan akhir
pembelian barang dagangan
harga pokok penjualan
semua jawaban benar
Berapakah harga pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) dengan metode FIFO?
704
604
264
364
Berapakah harga pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) dengan metode rata-rata?
237
337
631
731
Manakah dari berikut ini yang tidak boleh dimasukkan dalam perhitungan persediaan fisik suatu perusahaan?
Barang yang dikirim perusahaan kepada pihak lain sebagai barang konsinyasi
Barang dalam perjalanan yang dibeli dari perusahaan lain dengan syarat FOB shipping point
Barang titipan (consignment) dari perusahaan lain yang disimpan di gudang perusahaan
Semua pilihan di atas harus dimasukkan dalam persediaan
