wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

testtttt

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Menurut PP No.8/2022, apa tujuan utama koordinasi penyelenggaraan ibadah haji?
a)
Meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, pelindungan jemaah
b)
Mengurangi biaya operasional haji
c)
Mengalihkan tugas ke daerah swasta
d)
Meningkatkan jumlah jemaah haji
2.
Mengapa istitaah kesehatan harus dibuktikan secara terukur (PP 8/2022)?
a)
Agar jemaah mampu menjalankan ibadah sesuai tuntunan
b)
Agar mencegah pemberangkatan
c)
Untuk memilih kloter
d)
Hanya formalitas
3.
Secara strategis, mengapa perlu penguatan jejaring koordinasi antar petugas kesehatan haji?
a)
Agar pelayanan promotif, kuratif, dan emergency terintegrasi efektif
b)
Hanya untuk formalitas organisasi
c)
Agar dapat dana lebih
d)
Untuk publisitas saja
4.
Saat merencanakan sarana kesehatan, salah satu yang WAJIB disediakan adalah…
a)
Tempat layanan kesehatan di Arab Saudi
b)
Lapangan olahraga tambahan
c)
Ruang hiburan
d)
Pusat belanja
5.
Dalam pengelolaan obat haji, apa fungsi SIOH?
a)
Sistem aplikasi pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan
b)
Menentukan formula obat baru
c)
Memproduksi obat
d)
Distributor obat swasta
6.
Jika terjadi kebocoran data kesehatan, tindakan terbaik menurut prinsip Siskohatkes adalah…
a)
Verifikasi, koreksi, dan diseminasi klarifikasi
b)
Menghapus seluruh data
c)
Tidak melakukan apa-apa
d)
Mengganti pasien
7.
Bagaimana pola pergerakan Satgas PP selama perpindahan jemaah?
a)
Mengikuti pergerakan jemaah haji
b)
Berdiri di satu lokasi tetap
c)
Hanya hadir di bandara
d)
Hanya bekerja malam hari
8.
Apa peran TKH di tingkat kloter?
a)
Memberi pembinaan, pelayanan, pelindungan kesehatan kloter
b)
Mengatur transportasi kloter
c)
Mengurus akomodasi hotel saja
d)
Menentukan harga katering
9.
Saat menyusun laporan harian surveilans, indikator paling penting adalah…
a)
Jumlah jemaah haji sakit dan jenis penyakit
b)
Jumlah pengunjung wisata
c)
Jumlah hotel penuh
d)
Jumlah katering tersaji
10.
Jika KKHI kekurangan obat, langkah koordinatif yang harus dilakukan adalah…
a)
Koordinasi distribusi dari depo daerah kerja
b)
Menutup KKHI
c)
Memberi obat tanpa resep
d)
Menunggu akhir operasional
11.
Apa tugas utama Satgas OP dalam pengelolaan obat?
a)
Perencanaan, penyediaan, penyimpanan, distribusi obat
b)
Hanya pemberian obat bebas
c)
Hanya administrasi tanpa stok
d)
Menjual obat komersial
12.
Dalam konteks heat stroke pencegahan paling efektif di lapangan adalah…
a)
Gerakan minum air bersama dan penggunaan semprotan air
b)
Melarang aktivitas outdoor sepenuhnya
c)
Memberi obat di semua titik
d)
Memindahkan jemaah ke negeri lain
13.
Jika terjadi lonjakan kasus penyakit selama Armina, langkah taktis PPIH kesehatan yang paling tepat adalah...?
a)
Aktifkan Satgas GC untuk emergency gerak cepat
b)
Tunda seluruh kegiatan haji
c)
Pulangkan semua jemaah segera
d)
Batalkan operasi klinik KKHI
14.
Apa indikator laik terbang untuk tanazul terkait tekanan darah?
a)
Tidak dalam krisis hipertensi
b)
BP harus 150/90 selalu
c)
BP tidak diperiksa
d)
BP dianggap normal saja
15.
Jika terjadi wabah menular di satu hotel jemaah, prioritas sanitasi adalah…
a)
Desinfeksi lingkungan dan penelusuran kontak
b)
Menghentikan semua layanan hotel
c)
Mengumumkan tanpa tindakan
d)
Memindahkan semua jemaah tanpa diagnosa
16.
Mengapa pelaporan Siskohatkes penting untuk rujukan medis?
a)
Memastikan data pasien tersedia saat rujukan
b)
Hanya formalitas belaka
c)
Tidak ada manfaat klinis
d)
Menggantikan catatan klinis
17.
Dalam pengorganisasian PPIH kesehatan, Kepala KKHI bertanggung jawab atas…
a)
Pelayanan UGD, ruang perawatan, ICU/HCU, visitasi
b)
Mengatur visa jemaah
c)
Menentukan harga obat
d)
Menentukan menu katering
18.
Saat membuat kontingensi (contingency plan), aspek terpenting yang harus diperkirakan adalah…
a)
Rencana darurat untuk rujukan, evakuasi, obat
b)
Anggaran acara sosial
c)
Hiburan jemaah
d)
Dekorasi fasilitas
19.
Jika apotek KKHI melaporkan sisa obat, mekanisme yang harus dilakukan adalah…
a)
Serah terima ke depo daerah kerja dengan BAST
b)
Membuang obat tanpa catatan
c)
Memberikannya pada sponsor
d)
Menjualnya lokal
20.
Bagaimana peran TPK dalam mendukung PPIH kesehatan?
a)
Mendukung operasional promotif, kuratif, sanitasi, pengelolaan obat
b)
Menggantikan dokter
c)
Mengurus visa jemaah
d)
Hanya administrasi
21.
Untuk mencegah eksaserbasi penyakit kronis, strategi yang tepat ialah…
a)
Deteksi dini, edukasi, pengaturan obat berkelanjutan
b)
Mengisolasi semua pasien kronis
c)
Menyetop pengobatan sementara
d)
Memulangkan saja
22.
Jika koordinasi antar kementerian lemah, dampak langsungnya pada haji adalah…
a)
Penurunan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan haji
b)
Haji jadi gratis
c)
Jumlah jemaah meningkat
d)
Kualitas makanan meningkat
23.
Apa alasan penting melibatkan Muassasah dalam strategi kesehatan haji?
a)
Muassasah menyediakan layanan lokal dan koordinasi di Arab Saudi
b)
Hanya alasan politis
c)
Menggantikan PPIH
d)
Tidak perlu keterlibatan
24.
Salah satu strategi promotif di Permenkes 9/2021 adalah…
a)
Penyuluhan kesehatan berbasis dakwah
b)
Menutup klinik selama armina
c)
Menyuplai obat tanpa rekam medik
d)
Melarang penggunaan APD
25.
Dalam inspeksi sanitasi, indikator lingkungan fisik yang harus diukur adalah…
a)
Suhu, kelembaban, pencahayaan, kecepatan angin
b)
Hanya suhu
c)
Hanya kebisingan
d)
Tidak perlu ukur
26.
Apa pendekatan terbaik untuk mencegah kelelahan pada jemaah lanjut usia?
a)
Penyesuaian aktivitas, penyuluhan, monitoring medis
b)
Membiarkan beraktivitas bebas
c)
Menunda perjalanan
d)
Memberi obat penenang
27.
Jika ada rumor peningkatan penyakit, langkah surveilans yang harus dilakukan adalah…
a)
Verifikasi rumor dan investigasi epidemiologi
b)
Mengabaikannya
c)
Menyebarkannya tanpa verifikasi
d)
Menutup layanan KKHI
28.
Mengapa Depo daerah kerja harus menerima sisa obat di akhir operasional?
a)
Untuk pendataan stok dan laporan sisa obat
b)
Untuk dibuang tanpa catatan
c)
Untuk distribusi komersial
d)
Untuk donasi
29.
Dalam seleksi petugas kesehatan haji, aspek etika yang perlu dijaga adalah…
a)
Penerapan etika petugas kesehatan haji
b)
Kebutuhan lembur semata
c)
Hanya kompetensi klinis
d)
Hanya ketersediaan bahasa
30.
Jika sebuah klinik KKHI ingin meningkatkan kapasitas ICU, strategi paling efektif adalah…
a)
Koordinasi penyiapan sarana/prasarana dan tenaga spesialis
b)
Menambah jam buka saja
c)
Mengurangi jumlah jemaah
d)
Memindahkan ICU ke hotel
31.
Apa tujuan pembuatan format laporan harian surveilans?
a)
Memudahkan analisa, rekomendasi, dan tindak lanjut
b)
Hanya untuk arsip
c)
Hanya untuk humas
d)
Untuk keperluan akademik
32.
Dalam pengendalian faktor risiko NCD (penyakit tidak menular), pendekatan prioritas adalah…
a)
Kewaspadaan khusus pada jantung, paru, diabetes, gangguan jiwa
b)
Hanya vaksinasi
c)
Hanya screening TB
d)
Tidak ada tindakan
33.
Saat merencanakan safari wukuf, apa peran petugas kesehatan?
a)
Menyiapkan bus ambulans dan tenaga kesehatan pendamping
b)
Hanya menyediakan air minum
c)
Hanya memberikan leaflet
d)
Tidak terlibat
34.
Jika apotek KKHI kekurangan vaksin yang krusial, solusi terbaik adalah…
a)
Pengadaan darurat di Arab Saudi bila diperlukan
b)
Batal vaksinasi seluruh jemaah
c)
Berhenti layanan klinik
d)
Memberi substitute tanpa pedoman
35.
Dalam perencanaan pelayanan konsumsi (PP 8/2022), standar apa yang harus dipenuhi?
a)
Kebutuhan gizi, standar kesehatan, cita rasa Indonesia
b)
Hanya penyajian cepat
c)
Hanya citarasa asing
d)
Tanpa pengawasan
36.
Apa tugas Koordinator Pelayanan Medik di KKHI?
a)
Mengkoordinasikan UGD, ruang perawatan, ICU/HCU, visitasi
b)
Menentukan kebijakan imigrasi
c)
Mengurus katering
d)
Mengatur tiket pesawat
37.
Mengapa label warna digunakan pada BMN mobile setelah operasional?
a)
Untuk identifikasi fungsi dan lokasi pemanfaatan BMN
b)
Agar terlihat rapi
c)
Untuk estetika gudang
d)
Tidak ada alasan
38.
Jika seorang jemaah menunjukkan saturasi oksigen 90% dan stabil, tindakan yang paling tepat menurut kriteria tanazul adalah…
a)
Evaluasi transportability dan kemungkinan tanazul jika >92% diperlukan
b)
Segera pulangkan tanpa evaluasi
c)
Tidak perlu tindakan
d)
Hentikan semua obat
39.
Dalam manajemen obat, apa fungsi berita acara serah terima (BAST)?
a)
Bukti pengembalian dan akuntabilitas stok obat
b)
Untuk pajak
c)
Untuk promosi
d)
Untuk arsip hiburan
40.
Untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan di KKHI, apa indikator manajemen yang perlu dimonitor?
a)
Kualitas pelayanan UGD, fungsi sarana, pencegahan infeksi
b)
Jumlah wisatawan lokal
c)
Jumlah katering tersaji
d)
Jumlah sponsor
41.
Jika Satgas GC dikerahkan di Arafah, fokus kegiatannya adalah…
a)
Deteksi dini, kegawatdaruratan, rujukan
b)
Menjual obat
c)
Memberi ceramah agama
d)
Mengatur lalu lintas kendaraan
42.
Apa prinsip utama dalam penyediaan obat dan perbekalan kesehatan?
a)
Jaminan ketersediaan sesuai kebutuhan penyelenggaraan haji
b)
Hanya berdasarkan sumbangan
c)
Hanya belanja lokal
d)
Memberi kelebihan stok tanpa catatan
43.
Jika tim surveilans menemukan cluster penyakit, langkah analitis berikutnya adalah…
a)
Analisis data, penyelidikan epidemiologi, rekomendasi intervensi
b)
Menunggu sampai akhir operasional
c)
Menginformasikan sponsor
d)
Mengalihkan pasien saja
44.
Manakah yang termasuk tugas Kepala Satuan Tugas Sanitasi?
a)
Pengendalian vektor, limbah medis, pemeriksaan makanan
b)
Hanya administrasi seremonial
c)
Mengurus akomodasi hotel
d)
Mengorganisir wisata
45.
Dalam rencana kerja Satgas PP, pemilihan media promosi kesehatan yang efektif adalah…
a)
Alat peraga, poster, leaflet, megaphone untuk dakwah kesehatan
b)
Hanya iklan televisi
c)
Hanya pesan singkat
d)
Tidak perlu media
46.
Manakah fungsi utama Siskohatkes menurut Permenkes 9/2021?
a)
Pengelolaan data kesehatan jemaah haji
b)
Mengatur akomodasi hotel
c)
Menentukan menu makanan
d)
Mengatur visa masuk
47.
Bagaimana pendekatan terbaik menangani pasien dengan penyakit akut di lapangan?
a)
Stabilisasi, rujukan cepat, catatan Siskohatkes
b)
Biarkan pulang sendiri
c)
Menunda rujukan 48 jam
d)
Memberi obat tanpa catatan
48.
Jika terjadi kegawatdaruratan massal, apa fungsi utama depo daerah kerja?
a)
Koordinasi distribusi obat dan kompilasi sisa stok
b)
Membuka hotel tambahan
c)
Mengatur kepulangan massal
d)
Mencetak pamflet
49.
Mengapa koordinasi dengan Kemenkes Arab Saudi penting saat operasional?
a)
Untuk sinkronisasi layanan kesehatan dan rujukan lokal
b)
Hanya kebutuhan administrasi
c)
Hanya tradisi
d)
Tidak penting
50.
Dalam context pelatihan TKH, materi utama yang harus ditekankan ialah…
a)
Pencegahan dehidrasi, pencegahan heat stroke, penggunaan APD
b)
Hanya bahasa setempat
c)
Hanya administrasi kloter
d)
Hanya teknik pengobatan modern
51.
Jika terjadi masalah kualitas katering, siapa yang harus dikomunikasikan menurut PP?
a)
Menteri kesehatan dan Kepala Perwakilan RI di Arab Saudi
b)
Hanya pimpinan hotel
c)
Hanya jemaah
d)
Tidak perlu komunikasi
52.
Apa tujuan penguatan sistem komunikasi antar daerah kerja?
a)
Jaminan koordinasi rujukan, mobilisasi petugas, distribusi obat
b)
Hanya penyimpanan data
c)
Untuk promosi turis
d)
Untuk layanan finansial
53.
Jika sebuah kloter memiliki banyak jemaah risiko tinggi, prioritas TKH adalah…
a)
Fokus pencegahan, deteksi dini, edukasi khusus
b)
Memecah kloter tanpa alasan
c)
Meningkatkan biaya pelayanan
d)
Memulangkan semuanya
54.
Dalam inspeksi sanitasi, apa peran Rapid Food Security Test?
a)
Mendeteksi keamanan makanan dengan cepat untuk intervensi
b)
Gantikan inspeksi visual
c)
Untuk promosi makanan
d)
Tidak digunakan
55.
Saat persiapan tanazul dengan maskapai, dokumen yang penting adalah…
a)
Dokumen medis dan koordinasi antar kepala kesehatan daerah kerja
b)
Hanya tiket pulang
c)
Hanya passport
d)
Hanya KTP
56.
Apa alasan utama adanya Tim Kuratif dan Rehabilitatif (TKR)?
a)
Memberi pelayanan kuratif dan rehabilitatif sesuai standar
b)
Untuk urusan administrasi acara
c)
Untuk mencari sponsor
d)
Untuk menggantikan RSAS
57.
Apa kriteria utama Tanazul agar pasien bisa dipulangkan berbeda kloter?
a)
Transportable dan saturasi oksigen > 92%
b)
Hanya usia muda
c)
Tidak perlu dokumen medis
d)
Harus dirawat 30 hari
58.
Jika ada keluhan pengelolaan BMN, langkah akuntabel yang seharusnya dilakukan adalah…
a)
Pendataan, pencatatan, penyimpanan, pelaporan akhir
b)
Membuang barang tanpa catatan
c)
Menyembunyikan BMN
d)
Menjual BMN
59.
Dalam upaya promosi kesehatan, mengapa metode dakwah efektif di lapangan?
a)
Karena budaya dan konteks ibadah mendorong penerimaan pesan kesehatan
b)
Tidak efektif sama sekali
c)
Hanya untuk religius saja
d)
Untuk hiburan
60.
Jika seorang jemaah mengalami serangan jantung di Mina, tindakan prioritas Satgas GC adalah…
a)
Emergency gerak cepat, stabilisasi, rujuk ke RSAS
b)
Mengatur kepulangan
c)
Memberi minuman saja
d)
Menunggu tim lain
61.
Apa peran Apotek KKHI dalam manajemen obat selama operasional?
a)
Melaporkan pemakaian dan pendistribusian obat ke depo daerah kerja
b)
Menjual obat bebas tanpa resep
c)
Memberi obat komersial
d)
Mengatur katering
62.
Dalam pengendalian penyakit menular, langkah pencegahan spesifik termasuk…
a)
Ruang isolasi, vaksin, obat dan bahan pendukung lainnya
b)
Hanya penyuluhan
c)
Hanya screening saja
d)
Tidak perlu tindakan
63.
Jika ada peningkatan kematian jemaah, laporan surveilans harus mencantumkan…
a)
Jumlah jemaah wafat dan penyebab wafat
b)
Hanya jumlah jemaah
c)
Hanya nama korban
d)
Tidak perlu sebab
64.
Bagaimana mekanisme pengembalian obat dari Pos Kesehatan Kloter?
a)
Dikembalikan ke Pos Sektor/Depo daerah kerja sesuai gelombang
b)
Dibuang di lokasi
c)
Dijual ke publik
d)
Tidak dilaporkan
65.
Saat merancang jadwal satgas sanitasi, faktor apa yang harus dipertimbangkan?
a)
Pergerakan jemaah, Armina, daerah kerja Mekkah/Madinah/Bandara
b)
Hanya jam kerja kantor
c)
Hanya ketersediaan makanan
d)
Hanya cuaca
66.
Dalam kualitas layanan kuratif, indikator outcome terpenting adalah…
a)
Ketersediaan tenaga profesional dan fasilitas rawat inap/ICU
b)
Jumlah brosur terbagi
c)
Jumlah volunteer
d)
Waktu pelayanan saja
67.
Jika deposit stok obat menunjukkan selisih besar, tindakan akuntabilitas awal adalah…
a)
Inventarisasi BMN dan verifikasi dokumen BAST
b)
Menutup apotek
c)
Menuduh petugas tanpa verifikasi
d)
Membuang stok
68.
Jika petugas sanitasi menemukan makanan berbahaya, tindakan yang sesuai adalah…
a)
Inspeksi dan intervensi, pemeriksaan sampel makanan
b)
Biarkan distributor mengurusnya
c)
Buang tanpa catatan
d)
Tidak melaporkan
69.
Apa pertimbangan utama saat menentukan jumlah TKH per kloter?
a)
Kebutuhan pembinaan dan pelayanan kesehatan tiap kloter (min 3 orang: 1 dokter+2 perawat)
b)
Hanya jumlah jemaah
c)
Hanya umur jemaah
d)
Hanya sponsor kloter
70.
Dalam rencana distribusi obat ke sektor, apa prinsip prioritasnya?
a)
Kebutuhan cepat berdasarkan perkiraan dan laporan pemakaian
b)
Distribusi seragam tanpa analisa
c)
Hanya berdasarkan lokasi
d)
Hanya berdasarkan ukuran klinik
71.
Untuk mencegah kekurangan tenaga di RSAS, strategi terbaik manajemen sumber daya adalah…
a)
Perencanaan kebutuhan tenaga dan koordinasi rekrutmen petugas kesehatan
b)
Mempekerjakan sukarelawan asing
c)
Mengurangi layanan RSAS
d)
Menutup RSAS sementara
72.
Mengapa penyuluhan di Bandara difokuskan pada pemakaian APD dan pencegahan dehidrasi?
a)
Karena titik awal kedatangan dan risiko penularan serta dehidrasi tinggi
b)
Karena bandara terlalu besar
c)
Karena ada banyak kios makanan
d)
Tidak ada alasan khusus
73.
Jika Pos Kesehatan Sektor melaporkan peningkatan kasus gastroenteritis, tindakan sanitasi prioritas adalah…
a)
Inspeksi katering, pemeriksaan sampel makanan, intervensi sanitasi
b)
Hanya memberi obat
c)
Hanya menambah air minum
d)
Mengosongkan sektor
74.
Bagaimana mekanisme koordinasi antara Kepala KKHI Mekkah dengan Tim Safari Wukuf?
a)
Koordinasi untuk memastikan safari wukuf terkoordinasi dan berjalan baik
b)
Tidak perlu koordinasi
c)
Hanya komunikasi via email
d)
Hanya laporan pasca acara
75.
Apa peran Sekretariat PPIH bidang Kesehatan?
a)
Koordinasi pengelola keuangan, BMN, pelaksana Siskohatkes dan surveilans
b)
Hanya urus konsumsi
c)
Hanya urus tiket pesawat
d)
Hanya urus penginapan
76.
Jika dokter lapangan menemukan potensi outbreak influenza, tindakan awal adalah…
a)
Laporkan ke pelaksana surveilans dan lakukan verifikasi kasus
b)
Menunggu konfirmasi laboratorium internasional
c)
Mengumumkan ke publik tanpa verifikasi
d)
Tidak melakukan apa-apa
77.
Dalam pengadaan BMN, mekanisme yang sesuai adalah…
a)
Pengadaan sesuai ketentuan perundang-undangan dengan memperhatikan aturan Arab Saudi
b)
Beli langsung tanpa prosedur
c)
Terima donasi tanpa verifikasi
d)
Sewa semua peralatan
78.
Apa manfaat visitasi kepada jemaah yang dirawat di KKHI?
a)
Memantau kondisi, edukasi keluarga, memastikan kelanjutan perawatan
b)
Hanya kunjungan sosial
c)
Hanya dokumentasi
d)
Hanya untuk foto
79.
Bagaimana pendekatan surveilans kesehatan haji dipraktikkan?
a)
Pengumpulan, pengolahan, analisa data, diseminasi informasi
b)
Hanya pengumpulan data
c)
Hanya pemeriksaan klinis
d)
Hanya penyuluhan
80.
Jika terjadi kekurangan transportable stretcher untuk tanazul, langkah praktis adalah…
a)
Koordinasi ambulans dan prioritas pasien transportable
b)
Membiarkan jemaah berjalan sendiri
c)
Menggunakan alat tak layak
d)
Membatalkan tanazul
81.
Dalam penyusunan laporan kegiatan sanitasi, frekuensi laporan harian bertujuan untuk…
a)
Kewaspadaan dini terhadap peningkatan kesakitan/kematian akibat faktor lingkungan
b)
Hanya formalitas
c)
Untuk laporan tahunan saja
d)
Untuk promosi pariwisata
82.
Apa prioritas koordinasi antara Menteri dan Kepala Perwakilan RI untuk pelayanan konsumsi?
a)
Sinkronisasi standar kesehatan, gizi, dan cita rasa Indonesia
b)
Hanya urus administrasi visa
c)
Hanya urus penerbangan
d)
Hanya urus akomodasi
83.
Jika tim OP menemui obat kadaluarsa, prosedur yang benar adalah…
a)
Pemusnahan/penghapusan sesuai mekanisme dan catat sebagai BMN
b)
Menggunakannya dulu
c)
Mendistribusikan ke publik
d)
Menjualnya
84.
Saat menyusun rencana kerja Satgas GC, faktor penting adalah…
a)
Koordinasi dengan Satgas PP, OP, Sanitasi, KKHI, TKH
b)
Hanya jadwal kerja individu
c)
Hanya kendaraan operasional
d)
Hanya stok obat
85.
Dalam operasi KKHI, pengendalian infeksi paling utama dilakukan oleh…
a)
Koordinator penunjang medik dan penanggung jawab sanitasi
b)
Hanya petugas administrasi
c)
Hanya petugas katering
d)
Hanya relawan
86.
Jika terjadi mismatch antara laporan harian dan data Siskohatkes, langkah korektif adalah…
a)
Verifikasi data, koreksi input, dan update Siskohatkes
b)
Mengabaikannya
c)
Menghapus semua data
d)
Menggandakan laporan manual
87.
Apa fungsi utama Koordinator Obat dan Perbekalan KKHI?
a)
Memantau ketersediaan, distribusi, laporan stok obat di daerah kerja
b)
Hanya membeli obat
c)
Hanya memberi resep
d)
Hanya administrasi finansial
88.
Jika jemaah menunjukkan gangguan jiwa akut, langkah awal TKH adalah…
a)
Penilaian kondisi, stabilisasi, rujuk sesuai protokol psikiatri
b)
Mengabaikan sampai pulang
c)
Memberi obat umum tanpa evaluasi
d)
Mengasingkannya
89.
Mengapa pengembalian obat harus disertai berita acara serah terima per unit?
a)
Untuk akuntabilitas dan rekonsiliasi stok akhir operasional
b)
Agar bisa dijual kembali
c)
Agar boleh dibagikan bebas
d)
Untuk promosi kantor
90.
Dalam situasi rujukan darurat di sektor, peran Pos Kesehatan Sektor adalah…
a)
Stabilisasi dan rujuk ke KKHI atau RSAS
b)
Memberi rujukan administrasi saja
c)
Mengembalikan jemaah ke hotel
d)
Mencatat tanpa tindakan medis
91.
Dalam penanganan jemaah sakit pasca-operasional, siapa yang memimpin teknis pelayanan?
a)
Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan
b)
Kepala daerah setempat
c)
Sponsor kloter
d)
Operator bandara
92.
Jika Satgas PP hendak meningkatkan kegiatan promotif, indikator efektivitas yang diukur adalah…
a)
Perubahan perilaku jemaah (minum, istirahat, penggunaan APD)
b)
Jumlah pamflet dibagikan
c)
Jumlah volunteer
d)
Jam kegiatan saja
93.
Dalam manajemen tenaga kesehatan, mengapa nomenklatur kepala kesehatan PPIH mengacu struktur organisasi?
a)
Agar fungsi dan tanggung jawab jelas dan terintegrasi
b)
Agar terlihat formal
c)
Agar ada jenjang karir saja
d)
Tidak penting
94.
Jika ada sisa obat yang masih layak pakai, prosedur pengelolaan yang benar adalah…
a)
Kompilasi jenis/jumlah dan distribusi kembali sesuai mekanisme depo
b)
Membuangnya tanpa catatan
c)
Memberikannya ke publik
d)
Menyimpannya tanpa laporan
95.
Bagaimana cara memastikan kualitas makanan kloter selama operasional?
a)
Inspeksi katering, pengujian sampel, pengawasan keamanan makanan oleh Satgas Sanitasi
b)
Hanya mengandalkan kontraktor
c)
Hanya menambah porsi
d)
Tidak ada pengawasan
96.
Jika Pos Kesehatan Bandara melaporkan kebutuhan obat mendesak, mekanisme distribusi cepat adalah…
a)
Kirim dari depo daerah kerja Mekkah/Madinah sesuai prosedur
b)
Tunggu 3 hari
c)
Beli dari pasar lokal tanpa koordinasi
d)
Menggantinya dengan obat lain
97.
Dalam konteks pelayanan kuratif, indikator mutu klinik yang paling operasional adalah…
a)
Rasio dokter-perawat, ketersediaan obat, waktu rujukan ke RSAS
b)
Jumlah brosur
c)
Jumlah relawan
d)
Jumlah jam kerja
98.
Jika muncul isu hygiene di dewasa kloter, langkah edukasi yang paling efektif adalah…
a)
Visitasi dan penyuluhan langsung oleh TKH + leaflets praktis
b)
Hanya grup WA
c)
Hanya pengumuman di masjid
d)
Tidak ada penyuluhan
99.
Apa alasan utama penempatan Satgas PP di Armina selama periode Armina?
a)
Untuk fokus promotif/preventif menekan heat stroke dan dehidrasi
b)
Untuk pariwisata
c)
Untuk urusan logistik makanan saja
d)
Untuk urusan keamanan
100.
Jika terjadi mismatch stok obat antar depo, langkah analitis yang disarankan adalah…
a)
Audit stok, rekonsiliasi BAST, dan investigasi rantai distribusi
b)
Menutup depo
c)
Membuang stok
d)
Mengurangi pelayanan