wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UAS SEMESTER GASAL TA 2025/2026 - PSIKOLOGI

Total questions: 70

Worksheet time: 3570secs

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan perilaku manusia dalam konteks ilmu perilaku?

a)

Semua bentuk tindakan yang dilakukan individu secara insting

b)

Respons atau reaksi individu terhadap stimulus dari lingkungan internal maupun eksternal

c)

Semua aktivitas otot tanpa kontrol

d)

Hanya tindakan yang dapat diamati secara fisik

e)

Proses berpikir tanpa tindakan

2.

Manakah di bawah ini yang bukan termasuk faktor yang mempengaruhi perilaku manusia?

a)

Lingkungan sosial

b)

Faktor biologis

c)

Pendidikan

d)

Cuaca harian

e)

Pengalaman masa lalu

3.

Apa yang dimaksud dengan biopsikologi dalam konteks ilmu keperawatan?

a)

Ilmu yang mempelajari hubungan antara budaya dan perilaku manusia

b)

Ilmu yang hanya membahas psikologi perilaku sosial pasien

c)

Studi tentang bagaimana faktor biologis memengaruhi perilaku, pikiran, dan emosi

d)

Pendekatan psikologis terhadap penyakit menular

e)

Ilmu yang hanya berfokus pada pengobatan tradisional

4.

Contoh aplikasi proses sensorik dalam tindakan keperawatan adalah:

a)

Memberikan antibiotik secara rutin

b)

Mengobservasi ekspresi nyeri pasien saat ditekan pada area luka

c)

Memasukkan kateter dengan prosedur steril

d)

Menganalisis hasil laboratorium darah

e)

Menentukan jadwal makan pasien

5.

Mengapa pemahaman tentang biopsikologi penting dalam asuhan keperawatan?

a)

Untuk memudahkan diagnosis penyakit menular

b)

Agar perawat dapat menyusun laporan administrasi

c)

Untuk membantu perawat memahami hubungan antara kondisi fisik, psikologis, dan perilaku pasien

d)

Agar perawat bisa menjadi psikolog profesional

e)

Untuk menggantikan peran dokter dalam terapi

6.

Apa yang dimaksud dengan kesadaran dalam konteks keperawatan?

a)

Kemampuan pasien dalam berkomunikasi dengan perawat

b)

Keadaan di mana pasien tidak menunjukkan respons terhadap rangsangan

c)

Keadaan mental yang mencerminkan kemampuan untuk menerima, memahami, dan merespon rangsangan dari lingkungan

d)

Kemampuan mengingat kejadian masa lalu

e)

Tingkat konsentrasi saat melakukan aktivitas

7.

Apa yang dimaksud dengan persepsi dalam psikologi?

a)

Respons motorik otomatis terhadap rangsangan

b)

Proses menerima, mengatur, dan menafsirkan informasi sensorik

c)

Kemampuan seseorang untuk menyelesaikan masalah matematika

d)

Keadaan emosional yang bersifat sementara

e)

Tindakan yang dilakukan berdasarkan refleks

8.

Apa pengertian dari motivasi menurut psikologi?

a)

Kemampuan untuk berpikir kritis

b)

Keadaan biologis yang selalu konstan

c)

Dorongan internal atau eksternal yang mengarahkan perilaku seseorang

d)

Tingkat kecerdasan seseorang dalam menyelesaikan masalah

e)

Respon terhadap stimulus fisik

9.

Mengapa perawat perlu memahami hubungan antara persepsi dan motivasi pasien?

a)

Agar dapat memberikan obat tanpa izin

b)

Supaya pasien cepat keluar dari rumah sakit

c)

Untuk menilai apakah pasien bisa ditugaskan membantu perawat

d)

Untuk menyusun pendekatan asuhan yang sesuai dengan persepsi dan motivasi pasien

10.

Seorang pasien laki-laki usia 45 tahun baru saja didiagnosis dengan diabetes melitus. Ia terlihat santai dan mengatakan, “Ah, ini hanya gula naik sedikit. Saya baik-baik saja.” Apa yang dapat disimpulkan dari kasus di atas terkait persepsi pasien?

a)

Pasien memiliki pemahaman klinis yang baik

b)

Pasien mengalami penyangkalan karena ketakutan

c)

Pasien sudah termotivasi untuk mengubah gaya hidupnya

d)

Pasien menunjukkan reaksi agresif terhadap diagnosis

e)

Pasien tidak memiliki gejala sehingga diagnosis salah

11.

Seorang pasien lansia dengan hipertensi menolak minum obat karena percaya bahwa “obat kimia akan merusak ginjal dan hati.” Apa pendekatan terbaik yang dilakukan perawat berdasarkan persepsi pasien tersebut?

a)

Memberikan obat tanpa persetujuan pasien

b)

Memaksa keluarga agar ikut memaksa pasien

c)

Memberikan pendidikan kesehatan sesuai persepsi pasien

d)

Meninggalkan pasien karena dianggap tidak kooperatif

e)

Mengganti obat dokter dengan jamu

12.

Pasien pasca operasi fraktur kaki menunjukkan ketidaktertarikan dalam program rehabilitasi. Ia berkata, “Saya capek dan malas, toh lama-lama juga sembuh sendiri.” Apa intervensi keperawatan yang tepat berdasarkan kondisi motivasi pasien?

a)

Memaksa pasien ikut latihan meski menolak

b)

Memberikan hukuman jika tidak ikut latihan

c)

Memberikan edukasi tentang manfaat rehabilitasi dan menetapkan tujuan kecil yang realistis

d)

Memberikan obat penenang agar pasien istirahat

e)

Membiarkan pasien karena itu haknya

13.

Seorang perawat menemukan pasien dengan tekanan darah 190/110 mmHg. Apa langkah pertama berdasarkan proses berpikir kritis?

a)

Melakukan penilaian awal kondisi pasien (assessment) sebelum intervensi lebih lanjut.

b)

Memberikan obat antihipertensi segera.

c)

Menghubungi dokter untuk konsultasi.

d)

Memonitor tekanan darah setiap 15 menit.

14.

Dalam proses berpikir klinis, manakah contoh tindakan keperawatan yang menunjukkan penerapan berpikir analitis dan sistematis?

a)

Memberikan terapi karena pasien memintanya

b)

Mencatat keluhan pasien tanpa ditindaklanjuti

c)

Menentukan intervensi berdasarkan hasil pengkajian, diagnosis, dan evaluasi terus-menerus

d)

Menunda pemberian obat sampai pasien tidur

e)

Menghindari diskusi dengan tim medis lain

15.

Apa yang dimaksud dengan proses berpikir kritis dalam praktik keperawatan?

a)

Mengikuti semua perintah dokter tanpa bertanya

b)

Membuat keputusan berdasarkan intuisi saja

c)

Kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan data

d)

Mengandalkan pengalaman pribadi dalam merawat pasien

e)

Menghindari pertimbangan etika dalam tindakan klinis

16.

Seorang pasien dengan TB paru menolak minum obat karena percaya bahwa penyakitnya akan sembuh sendiri dengan herbal. Bagaimana perawat harus merespons perilaku pasien tersebut?

a)

Mengabaikan karena itu hak pasien

b)

Memaksa pasien minum obat di depan perawat

c)

Memberikan edukasi dengan pendekatan budaya dan keyakinan pasien

d)

Melaporkan pasien ke pihak berwajib

e)

Menghentikan pengobatan sesuai keinginan pasien

17.

Penerapan Kebutuhan Maslow dalam Keperawatan pasien tersebut sedang mengalami kebutuhan pada tingkat:

a)

Kebutuhan sosial (kasih sayang dan rasa memiliki)

b)

Kebutuhan fisiologis (makan, minum, tidur)

c)

Kebutuhan rasa aman (keamanan dan perlindungan)

d)

Kebutuhan aktualisasi diri (pengembangan potensi diri)

18.

Pilihlah salah satu kebutuhan dasar manusia berikut yang termasuk kebutuhan sosial.

a)

Aktualisasi diri

b)

Fisiologis

c)

Sosial (cinta dan rasa memiliki)

d)

Penghargaan

e)

Keamanan

19.

Perawat Dita sering menunjukkan empati tinggi pada pasien lansia setelah ia mengikuti pelatihan geriatri dan melihat langsung kesulitan pasien. Proses pembentukan sikap yang terjadi adalah...

a)

A. Pengalaman langsung

b)

B. Pengaruh emosional

c)

C. Pengaruh orang lain yang dianggap penting

d)

D. Reinforcement

e)

E. Identifikasi

20.

Perawat Tina melayani pasien dengan wajah datar dan nada bicara datar meskipun ia sebenarnya peduli. Bagian sikap yang tidak muncul pada dirinya adalah...

a)

Kognitif

b)

Afektif

c)

Perseptual

d)

Behavioral

e)

Motivasi

21.

Perawat Agus tetap tersenyum dan menjelaskan prosedur dengan sabar kepada pasien yang marah-marah. Sikap Agus dipengaruhi oleh...

a)

Temperamen

b)

Penilaian moral

c)

Kebiasaan

d)

Pendidikan

e)

Kecerdasan

22.

Perawat yang percaya bahwa “semua pasien harus dihargai” menunjukkan komponen sikap...

a)

Kognitif (kepercayaan)

b)

Afektif (perasaan)

c)

Konatif (kecenderungan bertindak)

d)

Behavioral

e)

Reflektif

23.

Perawat Rani dapat dengan cepat memahami pola perubahan tanda vital pasien dan memprediksi kebutuhan intervensi. Jenis kecerdasan yang menonjol pada Rani adalah...

a)

Kecerdasan linguistik

b)

Kecerdasan spasial

c)

Kecerdasan logis-matematis

d)

Kecerdasan musikal

e)

Kecerdasan kinestetik

24.

Perawat Sinta dapat menenangkan pasien yang panik dan menjaga emosinya tetap stabil di ruang gawat darurat. Hal ini menggambarkan…

a)

Kecerdasan kognitif

b)

Kecerdasan emosional

c)

Kreativitas tinggi

d)

Kecerdasan sosial rendah

e)

Kecerdasan praktis

25.

Seorang anak usia 5 tahun menangis keras saat perawat hendak melakukan pemasangan infus. Anak terlihat takut dan bersembunyi di belakang ibunya. Perawat kemudian berjongkok, tersenyum, memperkenalkan diri, dan menjelaskan prosedur dengan bahasa sederhana. Sikap perawat yang ditunjukkan adalah…

a)

Tidak peduli terhadap kecemasan anak

b)

Komunikasi terapeutik sesuai tahap perkembangan

c)

Memberi tekanan agar anak cepat tenang

d)

Sikap otoriter

e)

Mengabaikan rasa takut anak

26.

Perawat menggunakan boneka untuk menunjukkan bagaimana infus dipasang, sehingga anak menjadi lebih kooperatif. Perilaku perawat ini menunjukkan...

a)

Kreativitas dalam pendekatan anak

b)

Sikap kaku dan tidak fleksibel

c)

Ketidaksabaran perawat

d)

Pengalihan masalah yang tidak efektif

e)

Teknik yang hanya membuang waktu

27.

Seorang lansia 78 tahun sulit mendengar dan sering meminta perawat mengulangi penjelasan. Perawat merasa lelah tetapi tetap berbicara perlahan dan jelas sambil menjaga kontak mata. Sikap profesional perawat ditunjukkan melalui…

a)

Sikap tidak sabar

b)

Sikap sabar dan empati

c)

Sikap acuh tak acuh

d)

Sikap otoriter

e)

Sikap tidak peduli

28.

Komunikasi yang paling tepat dilakukan oleh perawat kepada pasien dengan gangguan pendengaran adalah…

a)

Komunikasi terapeutik empatik

b)

Memberikan instruksi cepat agar efisien

c)

Mengabaikan keterbatasan pendengaran pasien

d)

Mengakhiri percakapan agar tidak memakan waktu

29.

Seorang lansia bingung dengan lingkungan rumah sakit dan terlihat gelisah. Perawat kemudian memegang tangan pasien dengan lembut, mengajak berjalan perlahan, dan menjelaskan lingkungan sekitar. Pendekatan tersebut termasuk…

a)

Pendekatan otoritatif

b)

Pendekatan suportif dan humanistik

c)

Pendekatan konfrontatif

d)

Pendekatan pasif

e)

Pendekatan teknis semata

30.

Keluarga pasien merasa panik setelah mendengar kondisi pasien memburuk dan berbicara dengan nada tinggi kepada perawat. Perawat tetap tenang, mendengarkan dengan aktif, dan menjelaskan kondisi pasien secara empatik. Sikap yang ditunjukkan perawat adalah…

a)

Defensif

b)

Komunikasi asertif dan tenang

c)

Ketakutan terhadap keluarga

d)

Mengabaikan keluarga

e)

Konfrontasi langsung

31.

Keluarga pasien menanyakan alasan suatu tindakan keperawatan. Perawat menjawab menggunakan istilah medis yang sulit dipahami, sehingga keluarga kebingungan. Perilaku perawat pada kasus ini menunjukkan kurangnya…

a)

Pengetahuan

b)

Komunikasi terapeutik

c)

Kepercayaan diri

d)

Motivasi

e)

Kreativitas bekerja

32.

Anak usia 7 tahun menolak minum obat karena rasanya pahit. Perawat mengajarkan teknik minum menggunakan sedotan dan memberikan penguatan positif setelah anak mencobanya. Intervensi ini menunjukkan…

a)

Hukuman

b)

Reinforcement positif dan pendekatan kreatif

c)

Pengabaian masalah

33.

Seorang lansia dengan dementia ringan sering lupa instruksi. Perawat menuliskan langkah-langkah sederhana pada kertas besar dan menempelkannya di dinding dekat tempat tidur. Tindakan perawat menggambarkan…

a)

Kaku dalam bekerja

b)

Penyesuaian komunikasi sesuai kondisi pasien

c)

Sikap tidak profesional

d)

Penggunaan metode yang tidak efektif

e)

Kurangnya empati

34.

Keluarga pasien menolak tindakan medis karena takut efek samping. Perawat tidak menghakimi, melainkan mendengarkan alasan keluarga dan memberikan edukasi yang jelas dengan bukti medis. Sikap perawat mencerminkan…

a)

Konfrontasi

b)

Komunikasi empatik dan edukatif

c)

Sikap menggurui

d)

Penolakan terhadap pendapat keluarga

e)

Ketidaktegasan

35.

Perawat menghadapi pasien anak yang takut, pasien lansia yang lambat merespons, dan keluarga yang cemas pada waktu yang sama. Perawat tetap tenang, mengatur prioritas, memberikan perhatian sesuai kebutuhan masing-masing, dan bersikap konsisten. Hal ini menunjukkan perawat memiliki…

a)

A. Inteligensi emosional tinggi dan sikap profesional

b)

B. Sikap temperamental

c)

C. Kurangnya manajemen waktu

d)

D. Keengganan berkomunikasi

e)

E. Sikap tidak fleksibel

36.

Perawat R adalah anak kandung dari pasien lansia yang dirawat karena stroke ringan. Selama di ruang rawat, perawat R tampak sangat khawatir, sering memeriksa orang tuanya di luar jam dinas, dan sulit bersikap objektif saat keluarga meminta pendapat medis. Akibatnya, R terlihat emosional dan kurang fokus dalam mengambil keputusan. Sikap profesional yang seharusnya dilakukan perawat R adalah…

a)

Tetap merawat orang tua selama berada di unit kerja

b)

Mengambil keputusan medis secara pribadi berdasarkan intuisi

c)

Menjaga batas profesional dan meminta perawat lain merawat keluarganya

37.

35. Perawat A sedang bertugas ketika tiba-tiba anaknya sendiri dibawa ke IGD karena demam tinggi. Perawat A langsung masuk ruang pemeriksaan, memegang anaknya sambil menangis, dan menuntut dokter segera melakukan pemeriksaan tanpa mengikuti alur pelayanan. Kondisi ini membuat situasi tidak kondusif. Tindakan paling tepat yang mencerminkan profesionalitas adalah…

a)

Mengambil alih perawatan anaknya sendiri agar lebih percaya

b)

Tetap berada di ruang IGD dan mengawasi tindakan

c)

Menyerahkan perawatan kepada tim kesehatan lain dan menunggu di area keluarga

d)

Meminta anak diprioritaskan karena ia tenaga kesehatan

e)

Menunda pelayanan pasien lain agar fokus pada anaknya

38.

Perilaku seseorang muncul sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhannya. Berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow, kebutuhan yang paling mendasar dan harus dipenuhi terlebih dahulu adalah…

a)

Harga diri

b)

Sosial

c)

Fisiologis

d)

Rasa aman

e)

Aktualisasi diri

39.

Perilaku seseorang dapat dibentuk melalui proses Stimulus → Organism → Response (S-O-R). Contohnya, seorang pasien melihat poster himbauan cuci tangan sebelum makan, kemudian merasa tergugah dan segera mencuci tangannya. Dalam proses ini, stimulus yang memicu perilaku pasien adalah…

a)

Tindakan mencuci tangan pasien

b)

Perasaan tergugah pasien

c)

Poster himbauan cuci tangan

d)

Kesehatan pasien

e)

Kebiasaan pasien

40.

Contoh perilaku aktif adalah…

a)

Seseorang berpikir sebelum mengambil keputusan

b)

Pasien tersenyum ketika melihat perawat datang

c)

Rasa cemas yang dialami pasien saat menunggu hasil laboratorium

d)

Berpikir menimbang risiko sebelum bertindak

e)

Mengingat instruksi dokter secara diam-diam

41.

Perilaku seorang pasien menjadi lebih cemas dan gelisah setelah ditempatkan di kamar dengan suara bising dan lalu-lalang petugas. Faktor yang menyebabkan perubahan perilaku ini adalah…

a)

Faktor sosial

b)

Faktor lingkungan fisik yang tidak kondusif

c)

Faktor budaya

d)

Faktor motivasi

e)

Faktor genetik

42.

Tahap ini termasuk domain perilaku…

a)

A. Pengetahuan

b)

B. Sikap

c)

C. Keterampilan

d)

D. Pengetahuan–Sikap

e)

E. Sikap–Keterampilan

43.

Pasien DM datang kontrol. Ia dapat menjelaskan mekanisme kerja insulin, tetapi mencatat pola makan dengan tidak konsisten. Saat diminta mendemonstrasikan cara penyuntikan insulin, pasien tampak ragu-ragu dan salah memilih lokasi penyuntikan. Hambatan perilaku terbesar berada pada domain….

a)

A. Pengetahuan

b)

B. Sikap

c)

C. Keterampilan

d)

D. Sikap dan keterampilan

e)

E. Pengetahuan dan sikap

44.

Pasien telah menyatakan niat kuat untuk merawat lukanya. Ia juga memahami tanda infeksi. Namun saat diminta mempraktikkan cuci tangan steril, pasien menyentuh area non-steril berulang kali.

a)

A. Pengetahuan baik – sikap baik – keterampilan lemah

b)

B. Pengetahuan baik – sikap lemah – keterampilan baik

c)

C. Pengetahuan lemah – sikap baik – keterampilan lemah

d)

D. Pengetahuan lemah – sikap baik – keterampilan baik

e)

E. Pengetahuan baik – sikap lemah – keterampilan lemah

45.

Saat edukasi tentang membatasi cairan, pasien berkata: "Saya tahu tubuh saya menahan cairan, tapi saya tidak setuju untuk membatasi minum. Menurut saya itu membuat tubuh semakin lemah." Pernyataan ini menunjukkan hambatan domain…

a)

Pengetahuan

b)

Sikap

c)

Keterampilan

d)

Motivasi

e)

Keterampilan lanjutan

46.

Pasien berkata: "Saya tahu makanan manis berbahaya, tapi saya tidak bisa menolak kalau keluarga membawa kue." Tindakan perawat untuk mengubah perilaku pasien harus difokuskan pada…

a)

Menjelaskan ulang dampak makanan manis

b)

Mengajari pasien menghitung karbohidrat

c)

Memberi contoh menu sehat

d)

Melakukan konseling motivasional

e)

Melatih pasien membuat catatan diet harian

47.

Pasien gagal jantung tahu jadwal minum obat dan percaya itu penting, tetapi sering lupa minum obat. Perawat harus memfokuskan intervensi pada…

a)

Pengetahuan

b)

Sikap

c)

Keterampilan manajemen diri

d)

Pemberian ilustrasi tentang komplikasi

e)

Edukasi ulang tentang obat

48.

Seorang perawat mengajari pasien cara menggunakan inhaler. Meskipun perawat sudah menjelaskan dengan jelas, pasien tetap menilai bahwa prosedur tersebut rumit karena ia merasa takut melakukan kesalahan. Proses ketika pasien menafsirkan informasi dari perawat berdasarkan pemahamannya sendiri disebut…

a)

Sensasi

b)

Persepsi

c)

Motivasi

d)

Sikap

e)

Kognisi

49.

Seorang pasien yang sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas menjadi sangat waspada dan cepat panik ketika mendengar suara keras di jalan, meskipun suara itu hanyalah suara klakson mobil biasa.

a)

A. Kognisi

b)

B. Persepsi

c)

C. Emosi

d)

D. Memori

50.

Hal ini menunjukkan factor yang mempengaruhi persepsi termasuk pada factor….

a)

Struktural

b)

Fungsional

c)

Personal

d)

Situasional

e)

Kesan

51.

Perawat memperhatikan seorang pasien tampak murung dan mengatakan bahwa ia merasa semua orang di sekitarnya tidak menyukainya, meskipun tidak ada bukti dari lingkungan yang mendukung hal tersebut. Persepsi pasien dipengaruhi oleh…

a)

Rangsangan dari luar

b)

Sikap orang lain

c)

Rangsangan dari dalam diri, seperti perasaan atau emosi

d)

Cahaya ruangan

e)

Suhu lingkungan

52.

Seorang pasien mengatakan tidak selera makan karena aroma obat yang sangat kuat di ruangannya. Persepsi menurunnya nafsu makan tersebut dipengaruhi oleh…

a)

Dorongan psikis

b)

Rangsangan internal

c)

Rangsangan eksternal

d)

Masalah motivasi pribadi

e)

Faktor budaya pasien

53.

Seorang pasien ingin mulai berolahraga rutin untuk menurunkan berat badan. Ia melihat bahwa di lingkungan komunitas tersedia fasilitas senam pagi dan jalur lari yang aman. Karena jalannya untuk mencapai tujuan tampak terbuka, pasien merasa termotivasi dan yakin bisa mencapainya. Hal ini masuk dalam teori motivasi…

a)

Teori kebutuhan

b)

Teori harapan

c)

Teori penetapan tujuan

d)

Teori kebutuhan berprestasi

e)

Teori belajar social

54.

Seorang perawat melihat pasien lanjut usia tampak putus asa setelah menjalani terapi fisik. Perawat kemudian memberikan kata-kata penyemangat, menjelaskan bahwa setiap kemajuan sekecil apa pun sangat berarti, serta menegaskan bahwa pasien mampu melewati proses ini. Teknik motivasi yang digunakan perawat adalah…

a)

Teknik image

b)

Teknik verbal

c)

Teknik tingkah laku

d)

Teknik intensif

e)

Teknik superstisi logis

55.

Di ruang rehabilitasi, perawat menunjukkan terlebih dahulu cara latihan pernapasan yang benar, lalu meminta pasien menirukan gerakan tersebut. Setelah beberapa kali mencoba, pasien mulai memahami dan merasa termotivasi melanjutkan latihan. Teknik motivasi yang digunakan perawat adalah…

a)

Teknik tingkah laku

b)

Teknik verbal

c)

Teknik intensif

d)

Teknik image

e)

Teknik superstisi logis

56.

Setelah mengikuti kelas berhenti merokok, seorang pria dewasa memahami risiko rokok, mempelajari teknik relaksasi, dan perlahan mengubah perilakunya. Perubahan ini berlangsung terus dan tidak kembali seperti sebelumnya. Proses yang dialami pria tersebut adalah…

a)

Pengaruh lingkungan

b)

Modifikasi emosi

c)

Belajar

d)

Sugesti

e)

Respons sesaat

57.

Perawat ingin membantu pasien hipertensi agar rajin kontrol ke puskesmas. Perawat menempelkan jadwal kontrol pada buku kesehatan pasien dan memberikan hadiah kecil setiap kali pasien hadir tepat waktu. Perubahan perilaku pasien terjadi karena manipulasi lingkungan sebagai stimulus. Teori belajar yang paling sesuai adalah…

a)

Spekulatif

b)

Eksperimental

c)

Belajar asosiasi

d)

Behaviorisme

e)

Classical Conditioning

58.

Seorang remaja mengikuti penyuluhan kesehatan tentang bahaya merokok. Setelah mendengarkan materi dan melihat video dampak rokok, ia mulai merasa takut dan menolak ajakan teman untuk mencoba rokok. Perubahan minat dan sikap ini merupakan bentuk belajar menurut …

a)

A. Observasi

b)

B. Motivasi

c)

C. Classical Conditioning

d)

D. Behaviorisme

e)

E. Belajar asosiasi

59.

Setelah diajari cara mencuci tangan dengan benar, seorang anak mampu mengulang kembali enam langkah cuci tangan setiap kali masuk rumah. Ia dapat menyebutkan langkah-langkah tersebut karena informasi yang diterimanya sudah tercatat dan tersimpan dalam memorinya. Kemampuan ini merupakan hasil belajar berupa…

a)

A. Pengertian

b)

B. Sikap

c)

C. Ingatan

d)

D. Keterampilan motorik

e)

E. Kebiasaan spontan

60.

Mahasiswa melihat pasien dengan edema tungkai. Ia mengingat pelajaran bahwa “kurang albumin dapat menyebabkan edema”, dan juga “gagal ginjal dapat menimbulkan edema”. Ia kemudian menghubungkan kedua konsep ini dalam pikirannya sebelum mulai menganalisis lebih lanjut. Tindakan awal mahasiswa tersebut termasuk…

a)

Berpikir analitis

b)

Berpikir kritis

c)

Berpikir asosiatif

d)

Berpikir evaluatif

e)

Berpikir abstrak

61.

Cara pemecahan masalah yang harus dikembangkan karena lebih efektif dan efisien terutama apabila memiliki keterbatasan waktu, adalah dengan menggunakan strategi…

a)

Fragmatis

b)

Kontekstual

c)

Menyeluruh

d)

Konstruktif

e)

Interaktif

62.

Dalam program manajemen diabetes, pasien mampu membuat hubungan antara kadar gula darah tinggi dengan pola makan sebelumnya, memahami manfaat insulin, dan menjelaskan kembali informasi yang diperoleh dari penyuluhan. Kemampuan ini merupakan …

a)

Psikis

b)

Materi

c)

Tidak disadari

d)

Belajar insidental

e)

Belajar teoritis

63.

Saat pemeriksaan tumbuh kembang, perawat menemukan bahwa seorang anak baru mulai mampu mengelompokkan bentuk dan warna pada usia yang sesuai dengan tahap perkembangan normal. Hal ini terjadi karena kemampuan tersebut hanya muncul jika struktur otak telah berkembang secara biologis. Faktor yang mempengaruhi intelegensia dalam kasus ini adalah…

a)

Motivasi internal

b)

Kematangan

c)

Latihan dan pembiasaan

d)

Pengaruh lingkungan keluarga

e)

Kebiasaan sosial

64.

Seorang perawat sekolah melakukan asesmen terhadap seorang anak 11 tahun. Ia menemukan tubuh anak lebih kecil dari rata-rata anak sebayanya, kepala agak besar, mulut terbuka, mata tampak sipit, dan postur tubuh sedikit bungkuk. Anak sulit memahami instruksi guru dan membutuhkan bantuan untuk tugas sederhana. Ciri-ciri jasmani yang terlihat merupakan tanda khas dari…

a)

Retardasi mental

b)

Gangguan penglihatan

c)

Disleksia

d)

ADHD

e)

Gangguan bicara ringan

65.

Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dibawa ke puskesmas karena mengalami keterlambatan belajar dan kesulitan berkomunikasi. Riwayat medis menunjukkan bahwa anak pernah mengalami infeksi otak (meningitis) saat bayi, yang menyebabkan komplikasi neurologis. Saat pemeriksaan, kemampuan kognitif anak jauh di bawah anak seusianya. Jenis retardasi mental yang dialami anak tersebut termasuk…

a)

Retardasi mental primer

b)

Retardasi mental sekunder

c)

Retardasi mental ringan karena keturunan

66.

Seorang pasien baru saja belajar mengenai pentingnya mencuci tangan sebelum makan melalui penyuluhan kesehatan di posyandu. Sebelumnya, pasien jarang memperhatikan kebersihan tangan. Sekarang ia mulai rutin mencuci tangan. Hal ini menunjukkan salah satu ciri sikap, yaitu…

a)

A. Sikap dapat dibentuk dan dipelajari

b)

B. Sikap tidak dibawa sejak lahir

c)

C. Kecenderungan berperilaku tyerhadap objek sikap

d)

D. Sikap bersifat naluriah

e)

E. Perubahan sikap dipengaruhi orang berari

67.

Seorang pasien lansia menghadiri penyuluhan tentang pentingnya olahraga ringan untuk jantung sehat. Selama sesi, pasien menunjukkan perhatian dengan mendengarkan penjelasan dan menanggapi pertanyaan instruktur. Tindakan pasien ini termasuk tingkatan sikap…

a)

Menghargai (Valuing)

b)

Menanggapi (Responding)

c)

Menerima (Receiving/Awareness)

d)

Mengorganisasi (Organizing)

e)

Mengamalkan (Characterizing)

68.

Seorang pasien DM baru pertama kali mengikuti penyuluhan tentang diet dan pengendalian gula darah. Setelah sesi, pasien menjadi ingin mempelajari lebih banyak jenis makanan rendah gula dan cara mengatur menu harian. Fungsi sikap yang ditunjukkan pasien ini adalah…

a)

Fungsi pengetahuan (cognitive)

b)

Fungsi ekspresif

c)

Fungsi utilitarian

d)

Fungsi adaptif

e)

Fungsi sosial

69.

Seorang pasien pernah mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi obat tertentu. Sejak saat itu, ia selalu memeriksa komposisi obat dengan teliti sebelum mengonsumsinya dan merasa takut untuk mencoba obat baru tanpa saran dokter. Pembentukan sikap pasien ini dipengaruhi oleh…

a)

A. Pengalaman pribadi

b)

B. Pendidikan formal

c)

C. Pengaruh teman sebaya

70.

Seorang pasien lansia selalu menolak minum obat tertentu karena menurut budaya keluarganya, ramuan tradisional dianggap lebih aman daripada obat modern. Pembentukan sikap pasien ini dipengaruhi oleh…

a)

Pengalaman pribadi

b)

Pendidikan formal

c)

Faktor budaya

d)

Media sosial

e)

Lingkungan fisik