NEW
Font size
WorksheetsRemidi Mapel Pilihan
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 15mins
Tujuan utama penerapan K3 di lingkungan bengkel adalah ….
Meningkatkan jumlah pelanggan
Mengurangi biaya operasional
Menjamin keselamatan pekerja dari kecelakaan kerja
Mempercepat proses produksi
Alat pelindung diri (APD) yang tepat saat melakukan pengelasan adalah ….
Masker kain
Ear plug
Helm las dan sarung tangan tahan panas
Kacamata bening
Risiko paling umum pada pekerjaan menggunakan gerinda adalah ….
Kebisingan rendah
Percikan api dan pecahan mata gerinda
Bau asap
Getaran kecil
Langkah pertama ketika menemukan tumpahan oli di lantai bengkel adalah ….
Membiarkan sampai kering
Membersihkan langsung tanpa tanda peringatan
Memberi tanda bahaya dan membersihkannya
Mengabaikan karena tidak berbahaya
APAR berwarna merah biasanya digunakan untuk memadamkan jenis kebakaran ….
Gas
Logam
Cairan mudah terbakar
Listrik
Pemeriksaan K3 rutin dilakukan agar ….
Pekerja tidak sering libur
Semua alat tetap layak dan lingkungan aman
Produksi meningkat dua kali lipat
Ada laporan bulanan
Tindakan pencegahan kecelakaan kerja termasuk ….
Menunggu kecelakaan terjadi
Menyiapkan obat-obatan
Mengidentifikasi potensi bahaya
Membeli peralatan baru
Pekerja mengalami iritasi mata akibat cairan kimia. Langkah pertama adalah ….
Menutup mata rapat
Membilas dengan air mengalir minimal 15 menit
Memberi salep mata dulu
Mengompres dengan es
Simbol bahaya bahan kimia korosif ditandai dengan ….
Tengkorak
Api menyala
Tangan dan logam yang meleleh
Lingkaran berapi
Mengangkat beban berat harus dilakukan dengan cara ….
Membungkukkan pinggang
Menarik beban sambil berjalan
Menekuk lutut dan menjaga punggung tetap lurus
Mengangkat dengan cepat
Faktor penyebab kecelakaan kerja manusia (human error) adalah ….
Kerusakan mesin
Lantai licin
Kurang konsentrasi
Cuaca buruk
Yang termasuk bahaya biologis di bengkel adalah ….
Zat kimia pembersih
Serbuk logam
Infeksi dari luka terbuka
Kebisingan
Safety sign berwarna kuning menunjukkan ….
Larangan
Perintah
Peringatan
Informasi umum
Bila terjadi sengatan listrik ringan, langkah pertama adalah ….
Menarik korban dengan tangan
Memutus sumber listrik
Menyiram dengan air
Menutup korban dengan selimut
Pemakaian masker respirator diperlukan ketika ….
Cuaca panas
Ada debu atau uap kimia
Bekerja di ruang kantor
Tidak ada polusi
Tujuan lock out tag out (LOTO) adalah ….
Menutup bengkel
Mencegah mesin menyala saat perbaikan
Menghemat listrik
Menandai mesin rusak
Noise level di bengkel yang aman tanpa APD maksimal sekitar ….
50 dB
70 dB
85 dB
100 dB
Kecelakaan kerja paling sering terjadi karena ….
Teknologi mesin yang maju
Kurangnya penerapan SOP
Faktor keberuntungan
APD terlalu banyak
Bahaya ergonomi terjadi ketika ….
Menghirup asap knalpot
Mengangkat beban terlalu berat
Menyentuh bahan kimia
Mendengar suara keras
Pemeriksaan kesehatan berkala bagi teknisi berguna untuk ….
Menambah jam kerja
Memastikan kondisi fisik tetap sesuai tuntutan pekerjaan
Mengetahui gaji yang pantas
Menilai performa kerja
HOTS: Jika seorang teknisi mengalami kelelahan dan tetap dipaksa bekerja, akibat yang mungkin terjadi adalah ….
Produktivitas naik
Risiko kecelakaan meningkat
Tidak ada perubahan
Bengkel makin ramai
HOTS: Dalam bengkel ditemukan area kerja penuh kabel berserakan. Solusi paling tepat adalah ….
Memindahkannya ke area tersembunyi
Membiarkannya
Menata kabel dengan pelindung dan mengikat rapi
Mengganti semua kabel
HOTS: Karyawan sering mengabaikan penggunaan APD. Tindakan efektif manajemen adalah ….
Memberikan sanksi tidak jelas
Memaksa secara keras
Memberikan pelatihan ulang dan contoh dari supervisor
Membiarkan agar tidak terjadi konflik
HOTS: Jika ventilasi bengkel buruk, maka ….
Kualitas udara menurun dan risiko keracunan meningkat
Pekerja merasa lebih nyaman
Bahan bakar lebih hemat
Tidak ada dampak
HOTS: Cara terbaik mengurangi risiko kecelakaan akibat alat tumpul (obeng, tang) adalah ….
Menghapus alat tersebut dari bengkel
Menggunakan alat apa adanya
Melakukan perawatan dan penggantian rutin
Menyembunyikan alat berbahaya
Kepanjangan 5R adalah ….
Rapi, Rajin, Rinci, Renti, Ringkas
Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin
Resik, Rutin, Rapi, Ramping, Rinci
Rust, Repair, Replace, Reduce, Recycle
Tujuan utama Ringkas (Seiri) adalah ….
Menghias tempat kerja
Menyingkirkan barang yang tidak diperlukan
Menambah barang baru
Memindahkan semua peralatan ke gudang
Rapi (Seiton) menekankan pada ….
Penataan barang sesuai letak dan fungsi
Pembersihan barang
Disiplin waktu
Pengurangan biaya
Resik (Seiso) adalah kegiatan ….
Membersihkan dan memastikan area kerja bebas kotoran
Mengatur jadwal karyawan
Mengganti oli mesin
Mengisi laporan produksi
Rawat (Seiketsu) berfokus pada ….
Membuat standar kebersihan
Membuang peralatan lama
Menambah dekorasi
Mengurangi jam kerja
Rajin (Shitsuke) berarti ….
Melatih pekerja untuk disiplin mengikuti aturan
Menambah jam kerja
Mengatur keuangan
Membeli alat baru
Perbedaan utama 5R dan 5S adalah ….
5S tidak digunakan di industri
5R berasal dari Jepang, 5S dari Eropa
5S menggunakan istilah Jepang, secara konsep sama
5R fokus pada APD
Contoh tindakan Seiton adalah ….
Merapikan kabel dengan label
Menghapus barang rusak
Mengganti filter udara
Menyapu lantai
Contoh tindakan Seiso adalah ….
Menyimpan alat sesuai nomor
Membersihkan debu pada mesin setiap hari
Memberi pelatihan
Menyusun SOP
Contoh tindakan Shitsuke adalah ….
Mengikuti prosedur yang sudah distandarkan
Mengatur ulang meja
Menandai area kerja
Menghapus alat tidak perlu
Manfaat penerapan 5R di bengkel adalah ….
Pekerjaan menjadi lebih lambat
Tempat berantakan tetapi kreatif
Area kerja efisien, bersih, dan aman
Konsumsi listrik meningkat
HOTS: Jika area penyimpanan alat tidak memiliki label, potensi masalah yang muncul adalah ….
Alat mudah ditemukan
Waktu kerja terbuang karena mencari alat
Menjadi lebih bersih
Lebih aman dari pencurian
HOTS: Seorang teknisi menaruh alat sembarangan. Tindakan yang mencerminkan 5R adalah ….
Membiarkan demi kebebasan
Menyimpan alat sesuai lokasi dan menegur teknisi dengan sopan
Menyembunyikan alat
Melempar alat rusak
Jika bengkel bersih tetapi tidak terstandar, berarti 5R yang belum diterapkan adalah
Ringkas
Rawat
Rapi
Rajin
Mengapa Shitsuke paling sulit diterapkan?
Membutuhkan biaya mahal
Membutuhkan perubahan kebiasaan manusia
Memerlukan alat khusus
Tidak penting
Contoh indikator keberhasilan 5R di bengkel adalah
Waktu mencari alat semakin lama
Banyak barang menumpuk
Kebersihan meningkat dan pekerjaan lebih efisien
Pekerja sering lupa SOP
Jika barang rusak tidak segera disingkirkan, maka
Bengkel terkesan rapi
Menambah potensi bahaya dan memakan ruang
Tidak berdampak
Kebersihan meningkat
Supervisor ingin meningkatkan kedisiplinan 5R. Langkah terbaik adalah
Mengancam karyawan
Mencontoh langsung penerapannya
Menambah jam kerja
Mengurangi gaji
Mengapa 5R dapat mengurangi kecelakaan?
Karena bengkel menjadi lebih sempit
Karena barang tertata dan area lebih bersih
Karena pekerja lebih santai
Karena mesin lebih cepat
Dalam implementasi 5R, yang paling penting adalah
Menghafal definisi
Konsistensi seluruh anggota bengkel
Membuat laporan panjang
Mengganti semua alat
Kebiasaan menunda membersihkan area kerja setelah digunakan menyebabkan
Efisiensi meningkat
Risiko kecelakaan dan lingkungan kotor
Alat menjadi lebih awet
Keamanan meningkat
Cara meningkatkan partisipasi teknisi dalam 5R adalah
Memberikan reward dan evaluasi rutin
Memberikan sanksi langsung
Tidak memberi arahan
Membiarkan teknisi bekerja sebebasnya
Tumpukan barang tidak terpakai menunjukkan bahwa 5R yang tidak diterapkan adalah
Ringkas
Rapi
Rawat
Rajin
Jika bengkel sudah bersih tetapi kabel masih berserakan, maka 5R yang belum optimal adalah
Resik
Ringkas
Rawat
Rapi
Teknisi mengeluh sulit menemukan alat. Solusi 5R yang paling efektif adalah
Membeli alat baru
Menata ulang area kerja sesuai prinsip Seiton
Mengubah jam kerja
Mencatat alat di buku saja
