wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENALARAN APOTEKER (RNU)

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Pasien perempuan (usia 60 tahun, BB 68 kg, TB 155 cm) menderita hipertensi diresepkan captopril (2 x 12,5 mg/hari). Penyesuaian dosis perlu dilakukan karena kondisi gagal ginjal yang juga diderita. Hasil pengukuran kadar kreatinin serum pada pasien tersebut adalah 2,4 mg/dL.

Berapa nilai klirens kreatinin (mL/menit) pasien tersebut?

a)

20,1

b)

23,6

c)

26,8

d)

31,5

e)

35,3

2.

Pasien laki-laki berusia 58 tahun menderita sifilis sehingga akan diresepkan tertrasiklin. Klirens kreatinin pasien ini menurun menjadi 35 mL/menit karena gagal ginjal. Fraksi ekskresi urin tetrasiklin adalah 0,48. Klirens kreatinin normal diasumsikan 100 mL/menit.

Berapa persentase penyesuaian dosis pada pasien tersebut?

a)

17% dari dosis normal

b)

31% dari dosis normal

c)

34% dari dosis normal

d)

69% dari dosis normal

e)

83% dari dosis normal

3.

Pasien laki-laki berusia 62 tahun mendatangi klinik karena keluhan infeksi saluran kemih dan nokturia (urinasi sering pada malam hari). Diagnosis yang telah diberikan sebelumnya meliputi hipertensi dan hiperflasia prostat jinak. Obat-obat yang dikonsumsi saat ini adalah lisinopril, ibuprofen, dan tadalafil.

Termasuk golongan apakah obat yang digunakan untuk mengatasi kondisi hiperflasia prostat pasien tersebut?

a)

Inhibitor phosphodiesterase-5

b)

Inhibitor 5-a reductase

c)

Antagonis reseptor adrenergik a1

d)

Inhibitor angiostensin converting enzyme

e)

Antiinflamasi non-steroid

4.

Pasien perempuan berusia 24 tahun mendatangi klinik untuk berkonsultasi mengenai kontrasepsi hormonal karena ingin menunda memiliki anak. Selama ini, pasien tersebut juga menderita acne sedang.

Manakah kombinasi kontrasepsi oral yang disarankan agar kondisi acne tidak memburuk?

a)

Ethinyl estradiol/levonorgestrel

b)

Ethinyl estradiol/norethindrone acetate

c)

Ethinyl estradiol/norgestimate

d)

Medroxyprogesterone acetate

e)

Ulipristal

5.

Pasien perempuan berusia 31 tahun mendatangi klinik dengan keluhan nyeri hebat pada saat menstruasi. Nyeri kuat yang dialami terutama dirasakan pada hari ke-1 hingga ke-3 menstruasi.

Disebut apakah kondisi yang dialami oleh pasien tersebut?

a)

Premenstrual syndrome

b)

Premenstrual dysphoric disorder

c)

Amenorrhea

d)

Dysmenorrhea

e)

Menorrhagia

6.

Pasien perempuan berusia 27 tahun selama ini mengalami acne berat dan rutin menggunakan sediaan topikal yang mengandung benzoil peroksida, tretinoin, eritromisin, asam azaleat, dan asam salisilat. Pasien tersebut harus menghentikan pengobatan dan berkonsultasi untuk obat lainnya karena baru mengetahui bahwa ia sedang mengandung.

Manakah dari komponen sediaan topikal tersebut yang dikontraindikasikan dengan kehamilan?

a)

Benzoil peroksida

b)

Tretinoin

c)

Eritromisin

d)

Asam azaleat

e)

Asam salisilat

7.

Pasien laki-laki berusia 17 tahun mendatangi apotek dengan keluhan acne ringan. Apoteker menyarankan penggunaan pembersih wajah dengan kandungan 2% asam salisilat paling tidak dua kali sehari.

Termasuk golongan senyawa apakah asam salisilat?

a)

Retinoid topikal

b)

Antibakteri topikal

c)

Antifungal topikal

d)

Antibiotik

e)

Keratolitik

8.

Apoteker melayani resep dari pasien dokter anak dengan isi resep sebagai berikut:

R/ Diphenhydramine tab 25 mg No. V

Sacc. Lactis q.s

m.f. pulv No. XX

s. o. 8. h. pulv. I

 

Pro: Julia (4 thn, 15 kg)

Berapa mg dosis diphenhydramine yang diterima oleh pasien tersebut dalam sehari?

a)

6,25

b)

12,5

c)

18,75

d)

25

e)

37,5

9.

Pasien anak 7 tahun menderita eksim dengan gejala kulit kemerahan dan gatal terus-menerus. Selain itu, ia juga mengalami rinitis alergi. Dokter meresepkan salep tacrolimus 0,1% dan tablet loratadine 10 mg 1x sehari.

Apakah mekanisme kerja dari tacrolimus?

a)

Menghambat aktivasi T-cell

b)

Menghambat enzim fosfolipase

c)

Menghambat enzim siklooksigenase

d)

Menghambat pembentukan IgE

e)

Menghambat pengikatan histamin dengan reseptornya

10.

Pasien anak 6 tahun mengalami gatal di sekujur tubuh setelah bermain dengan teman sebayanya. Setelah mendatangi klinik, ditemukan bahwa anak tersebut tertular skabies.

Manakah obat yang paling tepat untuk diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Mupirocin

b)

Permethrin

c)

Griseofulvin

d)

Clindamycin

e)

Ketoconazole

11.

Pasien laki-laki 48 tahun datang berobat dengan keluhan batuk, pilek, dan sesak napas sejak 3 hari yang lalu. Riwayat penyakit diabetes mellitus dan asma. Pasien menerima obat CTM, guaifenesin, dexametason, teofilin, dan efedrin.

Obat manakah yang seharusnya tidak diberikan karena kontraindikasi untuk diabetes mellitus?

a)

CTM

b)

Guaifenesin

c)

Dexametason

d)

Teofilin

e)

Efedrin

12.

Pasien wanita 58 tahun tiba-tiba mendapati pandangannya kabur serta mata terasa pegal dan nyeri. Dokter mendiagnosis glaukoma dan memberikan obat untuk serangan glaukoma akut.

Manakah dari berikut ini yang dapat dengan cepat menurunkan tekanan intraokular pasien?

a)

Pilokarpin

b)

Timolol

c)

Candesartan

d)

Dorzolamid

e)

Latanoprost

13.

Pasien laki-laki 28 tahun mengalami rinitis alergi dan memerlukan terapi dari golongan antihistamin untuk meredakan gejalanya. Sehari-harinya pasien ini bekerja sebagai operator alat berat sehingga obat dengan efek samping sedasi tidak dianjurkan.

Manakah dari berikut ini merupakan obat yang paling tepat diberikan untuk pasien tersebut?

a)

Promethazine

b)

Diphenhydramine

c)

Doxylamine

d)

Fexofenadine

e)

Chlorpheniramine

14.

Pasien laki-laki 51 tahun mengunjungi apotek dengan keluhan bersin-bersin, hidung tersumbat dan demam. Apoteker bermaksud memberikan tablet obat flu yang mengandung pseudoefedrin.

Riwayat penyakit apa yang perlu ditanyakan oleh apoteker sebelum memberikan obat tersebut?

a)

Hipertensi

b)

Artritis reumatoid

c)

Asma

d)

Hiperkolesterolemia

e)

Tukak lambung

15.

Pasien anak 4 tahun memiliki keluhan sakit telinga disertai keluarnya cairan, demam, dan sulit tidur. Dokter mendiagnosis otitis media akut dan meresepkan parasetamol dan amoksisilin-asam klavulanat. Bagaimana mekanisme kerja asam klavulanat dalam mencegah resistensi bakteri terhadap amoksisilin?

a)

Menghambat sintesis protein bakteri

b)

Menghambat sintesis asam folat bakteri

c)

Menghambat enzim beta-laktamase

d)

Mengganggu integritas dinding sel bakteri

e)

Meningkatkan absorpsi amoksisilin di usus