NEW
Font size
WorksheetsCurrent Issue Public Health 2025-2026
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Seorang pria 50 tahun dengan IMT 30 kg/m², perokok aktif, dan aktivitas fisik rendah menunjukkan peningkatan tekanan darah. Determinan paling dominan dalam kasus ini adalah …
Faktor genetik
Faktor perilaku
Faktor infeksi
Faktor pelayanan Kesehatan
Faktor Genetik dan Faktof Infeksi
Strategi utama dalam perspektif kesehatan masyarakat pada Non-Communicable Diseases (Penyakit Tidak Menular) yang dipandang sebagai masalah multi-sektoral berjangka panjang yang menuntut pendekatan populasi serta pendekatan layanan meliputi, kecuali .......
Pencegahan primer melalui kebijakan lingkungan
Penguatan layanan primer untuk skrining dini dan manajemen faktor risiko (WHO PEN)
Intervensi berbasis bukti (WHO ‘best buys’) yang cost-effective
Perawatan berkelanjutan dan akses ke obat esensial
E. Pengurangan inequity yang berfokus pada kelompok rentan dan LMIC
Peningkatan kasus penyakit jantung koroner di suatu kabupaten dikaitkan dengan urbanisasi cepat dan perubahan pola konsumsi. Pendekatan lintas sektor (multisectoral action) yang paling relevan adalah …
Menambah jumlah rumah sakit rujukan
Edukasi dokter spesialis jantung
Kebijakan tata kota yang mendukung aktivitas fisik
Meningkatkan kapasitas ICU
edukasi dari para perawat
Faktor resiko modifikasi ( yang dapat di ubah) salah kunci dalam pencegahan PTM.salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia melalui program 'Gerakan masyarakat sehat' (GERMAS) adalah mempromosikan 5 perilaku hidup sehat,berolahraga teratur, tidak merokok,tidak minum alkohol dan memeriksa kesehatan secara rutin.dari kelima perilaku tersebut,yang termasuk dalam pencegahan primer (mencegah terjadinya resiko) adalah.......
makan sehat, berolahraga teratur, tidak merokok, tidak minum alkohol
Hanya memeriksakan kesehatan secara rutin.
Makan sehat dan memeriksakan kesehatan.
Semua kelima perilaku
Salah semua
Peredaran obat palsu dapat menyebabkan pemborosan pembiayaan kesehatan karena
Harga obat palsu mahal
Obat palsu selalu menyebabkan rawat inap
Terjadi pengobatan berulang akibat kegagalan terapi
. Jumlah pasien menurun
Klaim kesehatan menjadi lebih kecil
Perubahan iklim dapat meningkatkan risiko wabah terutama melalui mekanisme berikut
Menurunnya akses pelayanan kesehatan
Perubahan ekosistem vektor penyakit
Peningkatan konsumsi antibiotik
Perbaikan kualitas lingkungan
semua salah
Yang dimaksud dengan wabah (outbreak) adalah
Penyakit yang selalu ada sepanjang tahun
Penyakit yang hanya terjadi di negara berkembang
Peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba melebihi jumlah yang biasanya terjadi
Penyakit kronis yang tidak menular
Penyakit yang sudah ada dan menular
Orang yang memiliki self image, memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan dirinya sendiri, orang lain, alam lingkungan, dan Tuhan. Pernyataan diatas adalah bagian dari prinsip kesehatan mental yang mana?
Keterpaduan atau integrasi diri dan Pengawasan diri serta Perwujudan diri
Gambaran dan sikap yang baik terhadap diri sendiri
Rasa Benar dan tanggung Jawab,Agama, cita-cita, dan falsafah hidup
Berkemampuan menerima orang lain, melakukan aktivitas sosial, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggal.
Berminat dalam tugas dan pekerjaan
Perbedaan utama antara obat palsu dan obat substandar adalah
Harga obat
Bentuk sediaan
Legalitas dan izin edar
Warna kemasan
Tempat penyimpanan
Yang tidak termasuk dalam mekanisme terjadinya resistensi antimikroba adalah
Mutasi genetik
Transfer gen
Penyebaran
Seleksi Alam
Virulensi
Faktor utama yang menyebabkan munculnya kembali kasus polio di Indonesia adalah
Mutasi virus influenza
Rendahnya cakupan imunisasi polio
Polusi lingkungan
Perubahan iklim
Konsumsi makanan instan
Menurut data Survei Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2022, berapa persentase penduduk pedesaan yang dilaporkan tidak memiliki akses ke fasilitas kesehatan dalam jarak radius 5 km?
25%
50%
60%
40%
55%
Strategi utama yang direkomendasikan WHO dan Kementerian Kesehatan RI dalam menghadapi dampak kesehatan akibat perubahan iklim adalah
Hanya melakukan mitigasi tanpa adaptasi
Mengutamakan kuratif dibanding preventif
Membangun sistem kesehatan yang berketahanan iklim dan rendah karbon
Mengurangi pelayanan kesehatan primer
Menyerahkan penanganan sepenuhnya pada sektor lingkungan
Strategi utama yang direkomendasikan WHO dan Kementerian Kesehatan RI dalam menghadapi dampak kesehatan akibat perubahan iklim adalah
Hanya melakukan mitigasi tanpa adaptasi
Mengutamakan kuratif dibanding preventif
Membangun sistem kesehatan yang berketahanan iklim dan rendah karbon
Mengurangi pelayanan kesehatan primer
Menyerahkan penanganan sepenuhnya pada sektor lingkungan
Salah satu titik rawan masuknya obat palsu/substandar di Puskesmas adalah
Pelayanan pendaftaran pasien
Proses pengadaan dari distributor tidak resmi
Promosi Kesehatan Masyarakat
Kegiatan posyandu
Pedagan Besar Farmasi (PBF) Resmi
Faktor dari tenaga kesehatan yang dapat menyebabkan resistensi antibiotik adalah
Edukasi pasien yang baik
Pemeriksaan laboratorium yang tepat
Peresepan antibiotik yang tidak sesuai indikasi
Pemantauan terapi obat
Konseling penggunaan obat
Berikut tanda-tanda gangguan mental terkait perubahan emosi di bawah ini yang paling benar ?
Mudah Marah
Insomnia
Amnesia
Sulit berkonsentrasi
Kurang Nafsu makan
Gangguan Penyakit yang mengalami Halusinasi delusi dan kesulitan berpikir disebut
Depresi
Obsessive-compulsive disorder (OCD)
Skizofrenia
Attention Deficit Hyperactivity Disordec(ADHD)
Post-traumatic stress disorder (PTSD)
Manakah yang bukan termasuk strategi manajemen kebijakan kesehatan mental?
Transformasi sistem kesehatan mental nasional
Pendekatan Lintas sektor
Strategi Preventif dan promotif
Pengawasan diri
Monitoring dan Evaluasi
Vaccine hesitancy menurut WHO merupakan masalah kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor yang PALING mencerminkan pendekatan sosial dalam vaccine hesitancy adalah
Efektivitas klinis vaksin
Mutasi virus patogen
Kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan
Komposisi antigen vaksin
Teknologi produksi vaksin
Penurunan cakupan imunisasi global dapat berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat. Dampak paling signifikan dari menurunnya cakupan vaksinasi adalah
Penurunan biaya kesehatan nasional
Meningkatnya herd immunity
Menurunnya kebutuhan layanan primer
Meningkatnya risiko wabah penyakit menular
Stabilnya agenda imunisasi global
Dalam perspektif kesehatan masyarakat, vaccine hesitancy tidak dapat dipandang hanya sebagai pilihan individu karena
Vaksin hanya diberikan pada kelompok tertentu
Keputusan individu berdampak pada kekebalan komunitas
Semua vaksin bersifat wajib secara hukum
Efek samping vaksin selalu berat
Sistem kesehatan tidak berperan dalam imunisasi
Upaya pencegahan primer penyakit tidak menular yang paling tepat adalah…
Rehabilitasi pasien
Deteksi dini melalui skrining
Pengobatan jangka panjang
Modifikasi gaya hidup sehat
memperbaiki keturunan
Kebiasaan berikut yang paling berkontribusi terhadap peningkatan kasus hipertensi adalah…
Konsumsi garam berlebihan
Imunisasi tidak lengkap
Kurang minum air putih
Paparan polusi udara
makan makanan gizi seimbang
Peran perawat dalam pencegahan penyakit tidak menular di masyarakat adalah…
Memberikan terapi antibiotik
Melakukan isolasi pasien
Melakukan tracing kontak
Edukasi dan promosi gaya hidup sehat
Benar semua
Berdasarkan World Health Organization (WHO), kondisi kesejahteraan (well-being) mental seorang individu ditandai oleh kemampuan untuk memenuhi kriteria berikut, kecuali
Menyadari kemampuannya sendiri
Dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal.
Dapat bekerja secara produktif
Mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya
Selalu merasakan kebahagiaan tanpa adanya tekanan sama sekali.
Masalah gizi ganda (double burden of malnutrition) ditandai oleh…
Kekurangan energi kronis pada balita saja
Obesitas pada orang dewasa saja
Koeksistensi gizi kurang dan gizi lebih dalam satu populasi
Kekurangan vitamin pada anak sekolah
Stunting pada bayi baru lahir
Program pemerintah Indonesia yang menggantikan konsep 4 sehat 5 sempurna adalah...
Program Percepatan Penurunan Stunting
Program Transformasi Layanan Primer
Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi
Stranas Stunting 1000 HPK
Pedoman Gizi Seimbang
Kegiatan utama dalam fase tanggap darurat bencana yang berhubungan dengan WASH meliputi
Pembangunan rumah permanen
Penyediaan sanitasi di tempat pengungsian dan pengawasan penyakit menular
Perencanaan tata ruang kota
Simulasi evakuasi
Pemberian bahan pokok makanan
Bagaimana penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung berkontribusi terhadap demensia?
Melalui mekanisme yang saling berkaitan, terutama dengan kerusakan pembuluh darah
A. Kadar gula darah tinggi merusak pembuluh darah otak, serta berlebihan
Akan terjadi Gagal jantung menurunkan aliran darah ke otak
A. Efek Kombinasi Penyakit Kronis
Semua benar
Dampak jangka panjang stunting adalah…
Kekurangan vitamin sementara
Berat badan berlebih
Penurunan daya tahan tubuh sementara
Gangguan perkembangan kognitif dan risiko PTM
Dehidrasi akut
Intervensi spesifik dalam penanggulangan malnutrisi adalah
Program pengentasan kemiskinan
Peningkatan sanitasi lingkungan
Pemberian PMT, suplementasi gizi, dan ASI eksklusif
Pendidikan Perempuan
Penyediaan air bersih
Upaya pencegahan nutrisi ganda pada remaja yang paling tepat adalah…
Pembatasan makan
Pemberian obat penurun berat badan
Pemberian suplementasi energi
Pengobatan penyakit infeksi
Edukasi gizi seimbang dan aktivitas fisik
Apa dampak utama pemanasan global terhadap lingkungan?
Peningkatan keanekaragaman hayati
Penurunan suhu rata-rata bumi
Peningkatan intensitas bencana alam
Penurunan permukaan air laut
Peningkatan produksi pertanian
Apa upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca?
Meningkatkan penggunaan bahan bakar fosil
Mengurangi penggunaan energi terbarukan
Menebang pohon secara besar-besaran
Meningkatkan penanaman pohon dan menghemat energi
Meningkatkan produksi industri
Apa fungsi kognitif yang paling terpengaruh pada tahap awal dementia sering kali adalah
Kemampuan Fisik
Daya ingat Jangka Pendek
Kemampuan berbahasa yang kompleks
Keterampilan sosial
semua benar
Faktor – faktor yang mempengaruhi pandangan dan sikap masyarakat terhadap vaksinasi, Kecuali
Pengetahuan dan Informasi
Kepercayaan (Trust)
Keyakinan
Persepsi Resiko Penyakit
Ketakutan akan efek samping
Pemerintah menyadari pentingnya komunikasi yang terpat untuk membangun kepercayaan masyarakat, Strategi Komunikasi dan Edukasi publik yang perlu dilakukan adalah
Kerja sama dengan Tokoh Masyarakat/ Agama
Kerja sama dengan Kepala Desa
Melibatkan Aparat Kepolisian
Melibatkan lintas Program
Melibatkan Lintas Sektor
Determinan utama yang dipakai secara luas terhadap Vaccine hesitancy adalah kerangka 3C. Yaitu: Confidence, Complacency dan Convenience. Yang dimaksud dengan Complacency adalah
kemudahan akses: fisik, waktu, biaya
kepercayaan terhadap vaksin, penyedia, dan pembuat kebijakan
meremehkan risiko penyakit sehingga vaksin dianggap tidak perlu
proteksi kelompok (herd immunity)
kolaborasi antara otoritas kesehatan
Jawaban C
Kebijakan pemerintah yang paling efektif untuk mengurangi ketidaksetaraan akses pelayanan kesehatan adalah
Peningkatan jumlah rumah sakit rujukan nasional
Subsidi obat bagi kelompok ekonomi menengah
Penguatan layanan kesehatan primer di daerah tertinggal
Investasi teknologi kesehatan berbiaya tinggi
Privatisasi layanan kesehatan
Penyebab Utama Antimicrobial Resistance di Masyarakat Adalah
Tidak Teratur Minum Obat
Malas Berobat
Beban Ekonomi Berat
Tidak Menyelesaikan Rangkaian Pengobatan Antibiotik
Menghindari Antibiotik
Penanganan penyakit psikososial sering kali membutuhkan pendekatan holistic yang melibatkan berbagai pihak. Yang tidak termasuk penanganan penyakit psykososial dengan pendekatan Holistik
Konsultasi Profesional
Terapi
Dukungan Sosial Komunal
Dukungan Sosilita
Manajemen Stress
Apa tujuan utama dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia?
Memberikan bantuan keuangan kepada rumah sakit swasta
Memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh warga negara
Mengurangi jumlah tenaga kesehatan di daerah terpencil
Meningkatkan ekspor obat-obatan ke luar negeri
Untuk mengurangi jumlah pasien yang berobat ke luar negeri
Menurut laporan WHO (2023), apa yang umumnya dimiliki oleh negara-negara yang berhasil meningkatkan akses layanan kesehatan?
Jumlah populasi yang sedikit
Investasi yang signifikan dalam pembangunan fasilitas kesehatan dan pelatihan tenaga kesehatan
Sumber daya alam yang melimpah
Sistem politik yang stabil
Memberikan bantuan keuangan langsung kepada pasien
Apa tantangan utama dalam implementasi program JKN di Indonesia?
Kurangnya dukungan dari masyarakat
Implementasi di daerah terpencil
Keterbatasan anggaran pemerintah
Kurangnya tenaga kesehatan yang berkualitas
kualitas infrastruktur jalan
Dalam konteks krisis kesehatan, faktor yang paling berperan dalam mempercepat penyebaran penyakit menular pada situasi pengungsian adalah
Penurunan akses terhadap layanan kesehatan tersier
Kepadatan hunian yang tinggi di tempat pengungsian
Meningkatnya penggunaan obat tradisional
Adanya relawan kesehatan dari luar negeri
Berkurangnya kegiatan pendidikan kesehatan masyarakat
Mengapa layanan MHPSS (Mental Health and Psychosocial Support) menjadi kebutuhan utama di semua situasi krisis?
Karena biaya pelayanannya rendah
Karena trauma dan stres berdampak jangka panjang pada kesehatan populasi
Karena mudah diimplementasikan oleh relawan
Karena tidak membutuhkan fasilitas kesehatan
Karena tidak memerlukan kebijakan nasional
Dari sudut pandang masyarakat, salah satu penyebab maraknya obat palsu adalah
Regulasi pemerintah terlalu ketat
Distribusi obat terlalu lama
Kurangnya literasi obat
Kualitas obat terlalu tinggi
Semua Salah
Berdasarkan perspektif kesehatan masyarakat, mengapa obat substandar dan obat palsu dianggap sebagai ancaman serius?
Karena meningkatkan keuntungan industri farmasi global
Karena hanya berdampak pada negara maju
Karena melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan, meningkatkan biaya pengobatan, dan mempercepat resistensi obat
Karena seluruh obat palsu selalu mengandung zat berbahaya
Karena hanya beredar di rumah sakit pemerintah
Dampak paling serius dari peredaran obat palsu dan substandar terhadap kesehatan masyarakat adalah
Meningkatnya biaya pengobatan
Menurunnya kepercayaan pasien terhadap tenaga kesehatan
Terjadinya kegagalan terapi dan peningkatan angka resistensi obat
Menurunnya jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan
Berkurangnya ketersediaan obat di pasaran
