Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

DEMA13_Gov_Policy

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa saja tiga jenis kebijakan ekonomi pemerintah yang disebutkan dalam materi ini?

a)

Kebijakan Fiscal, Kebijakan Moneter, Kebijakan Sisi Penawaran

b)

Kebijakan Pajak, Kebijakan Subsidi, Kebijakan Harga

c)

Kebijakan Ekspor, Kebijakan Impor, Kebijakan Konsumsi

d)

Kebijakan Investasi, Kebijakan Konsumsi, Kebijakan Produksi

2.

Kebijakan moneter dalam konteks kebijakan ekonomi pemerintah bertujuan untuk mengatur apa?

a)

Jumlah uang yang beredar di masyarakat

b)

Jumlah barang yang diproduksi

c)

Jumlah tenaga kerja yang tersedia

d)

Jumlah ekspor dan impor

3.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan fiskal?

a)

Kebijakan pemerintah dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran negara untuk menjaga perekonomian

b)

Kebijakan pemerintah dalam mengatur harga barang pokok

c)

Kebijakan pemerintah dalam mengatur ekspor dan impor

d)

Kebijakan pemerintah dalam mengatur nilai tukar mata uang

4.

Salah satu tujuan kebijakan fiskal adalah menjaga stabilitas harga barang dan jasa. Mengapa hal ini penting bagi perekonomian nasional?

a)

Agar terhindar dari inflasi yang dapat merugikan daya beli masyarakat

b)

Agar pemerintah dapat mengatur nilai tukar rupiah

c)

Agar ekspor barang meningkat pesat

d)

Agar pajak yang diterima negara semakin besar

5.

Penurunan harga umum secara tajam dapat mempengaruhi tingkat pengangguran dan keuntungan sektor usaha dengan cara:

a)

Mendorong timbulnya pengangguran karena sektor usaha kehilangan kesempatan untuk memperoleh keuntungan.

b)

Meningkatkan kesempatan kerja dan keuntungan sektor usaha.

c)

Tidak berpengaruh pada pengangguran maupun keuntungan sektor usaha.

d)

Meningkatkan pendapatan nasional secara otomatis.

6.

Apa tujuan utama dari Kebijakan Fiskal SEIMBANG?

a)

Agar tidak ada hutang

b)

Menghindari inflasi

c)

Mengatasi resesi ekonomi

d)

Menyediakan pendapatan sesuai kebutuhan negara

7.

Kebijakan Fiskal DINAMIS dapat menyesuaikan pemasukan dan pengeluaran negara sesuai kebutuhan dengan cara:

a)

Dengan menaikkan atau menurunkan pemasukan dan pengeluaran secara bersama-sama sesuai kondisi negara

b)

Dengan selalu menjaga pemasukan sama dengan pengeluaran

c)

Dengan mengurangi pengeluaran tanpa memperhatikan pemasukan

d)

Dengan menambah hutang negara

8.

Apa saja empat komponen utama dari kebijakan fiskal menurut materi di atas?

a)

Kebijakan perpajakan, pengeluaran, investasi, dan pengelolaan utang

b)

Kebijakan moneter, perdagangan, investasi, dan pengelolaan utang

c)

Kebijakan perpajakan, ekspor, impor, dan pengelolaan utang

d)

Kebijakan pengeluaran, subsidi, investasi, dan pengelolaan utang

9.

Bagaimana pengelolaan utang dapat menyebabkan suatu negara mengalami surplus?

a)

Jika pendapatan pemerintah lebih kecil daripada anggaran yang dihabiskan

b)

Jika pendapatan pemerintah sama dengan anggaran yang dihabiskan

c)

Jika pendapatan pemerintah lebih besar daripada anggaran yang dihabiskan

d)

Jika pemerintah tidak memiliki utang sama sekali

10.

Manakah di bawah ini yang merupakan contoh kebijakan fiskal?

a)

Menaikkan penerimaan jumlah pajak

b)

Menurunkan harga barang

c)

Meningkatkan ekspor

d)

Membuka lapangan kerja baru

11.

Siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan moneter di suatu negara?

a)

Bank sentral atau badan negara pengatur

b)

Kementerian Pendidikan

c)

Perusahaan swasta

d)

Lembaga sosial masyarakat

12.

Kebijakan moneter dapat mempengaruhi tingkat inflasi dan pengangguran di suatu negara dengan cara:

a)

Dengan mengatur jumlah uang yang beredar, bank sentral dapat menurunkan inflasi dan mengurangi pengangguran

b)

Dengan menaikkan pajak, bank sentral dapat menurunkan inflasi

c)

Dengan meningkatkan ekspor, bank sentral dapat mengurangi pengangguran

d)

Dengan menambah subsidi, bank sentral dapat menurunkan inflasi

13.

Bank sentral dapat memelihara nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing melalui kebijakan moneter dengan cara:

a)

Mengatur nilai tukar antara mata uang domestik dan asing

b)

Menambah jumlah penduduk

c)

Meningkatkan produksi pertanian

d)

Menurunkan tarif listrik

14.

Bagaimana kebijakan moneter dapat mempengaruhi iklim investasi?

a)

Dengan membuat suku bunga dapat dikontrol dengan baik

b)

Dengan menambah jumlah tenaga kerja

c)

Dengan menurunkan nilai tukar mata uang

d)

Dengan meningkatkan pajak

15.

Mengapa penyesuaian Giro Wajib Minimum (GWM) penting dalam kebijakan moneter?

a)

Untuk mengatur jumlah giro wajib minimum yang harus dipegang oleh bank komersial.

b)

Untuk menentukan tingkat suku bunga pinjaman.

c)

Untuk mengatur jumlah uang yang dicetak oleh bank sentral.

d)

Untuk menetapkan pajak atas simpanan masyarakat.

16.

Jika bank sentral ingin mengurangi jumlah uang beredar, instrumen kebijakan moneter manakah yang paling efektif digunakan?

a)

Menjual surat berharga melalui operasi pasar terbuka.

b)

Menurunkan tingkat diskonto.

c)

Mengurangi Giro Wajib Minimum.

d)

Meningkatkan jumlah kredit yang diberikan bank.

17.

Apa yang dimaksud dengan "Open Marketing Operation Instrument" dalam kebijakan moneter bank sentral?

a)

Melakukan operasi pasar terbuka

b)

Menentukan jenis pinjaman yang boleh atau tidak

c)

Mengatur tingkat suku bunga di bank sentral

d)

Memberikan himbauan kepada pihak terkait

18.

Pada interval waktu tertentu, mengapa pasar tidak sepenuhnya bergerak ke arah keseimbangan?

a)

Karena penyesuaian upah dan harga terjadi secara perlahan.

b)

Karena permintaan agregat menurun drastis.

c)

Karena produksi barang meningkat tajam.

d)

Karena pemerintah mengatur harga secara langsung.

19.

Strategi pemerintah yang dapat mengatasi supply shock selain menurunkan suku bunga adalah...

a)

Memberikan potongan pajak dan subsidi untuk meringankan beban produsen

b)

Menaikkan pajak dan mengurangi subsidi

c)

Membatasi impor barang dan jasa

d)

Meningkatkan tarif ekspor

20.

Pendidikan dan pelatihan dapat berkontribusi pada keberhasilan Supply-side Policy (SSP) dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dengan cara:

a)

Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tenaga kerja sehingga mereka dapat bekerja lebih efisien dan beradaptasi dengan teknologi baru.

b)

Mengurangi jumlah tenaga kerja yang tersedia.

c)

Membuat tenaga kerja lebih memilih bekerja di luar negeri.

d)

Hanya menambah biaya perusahaan tanpa manfaat nyata.