wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BANK SOAL AKUNTANSI BIAYA

Total questions: 120

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Urutan yang benar dari siklus kegiatan usaha manufaktur adalah....

a)

pembelian bahan baku → pengolahan produk → penyelesaian produk → penjualan produk

b)

pembelian bahan baku → produksi → penjualan produk → penyelesaian produk → pembayaran hutang

c)

pembelian bahan baku → proses produksi → pembayaran gaji karyawan → penjual produk

d)

pembelian bahan baku → proses produksi → penyelesaian produk → persediaan barang jadi → penjualan produk

2.

Berikut ini yang merupakan contoh aktivitas non-value added adalah....

a)

inspeksi produk yang telah selesai diproduksi

b)

proses perakitan komponen utama produk

c)

pengemasan barang yang akan dikirim ke pelanggan

d)

pelayanan pelanggan setelah pembelian

3.

Perusahaan ABC mengolah pesanan khusus dengan menggunakan metode job-order costing. Berikut adalah rincian biaya untuk pesanan nomor 102 yang sedang diproses: Biaya bahan baku langsung: Rp 15.000.000, Biaya tenaga kerja langsung: Rp 10.000.000, Biaya overhead pabrik yang dibebankan: Rp 5.000.000. Laporan kos produksi untuk pesanan 102 yang menunjukkan total biaya yang dikeluarkan untuk pesanan adalah....

a)

Laporan Kos Produksi Pesanan 102: Biaya Bahan Baku Langsung: Rp 15.000.000, Biaya Tenaga Kerja Langsung: Rp 10.000.000, Biaya Overhead Pabrik: Rp 5.000.000, Total Biaya Produksi: Rp 30.000.000

b)

Laporan Kos Produksi Pesanan 102: Biaya Bahan Baku Langsung: Rp 10.000.000, Biaya Tenaga Kerja Langsung: Rp 5.000.000, Biaya Overhead Pabrik: Rp 5.000.000, Total Biaya Produksi: Rp 20.000.000

c)

Laporan Kos Produksi Pesanan 102: Biaya Bahan Baku Langsung: Rp 15.000.000, Tenaga Kerja Langsung: Rp 10.000.000, Biaya Overhead Pabrik: Rp 4.000.000, Total Biaya Produksi: Rp 29.000.000

d)

Laporan Kos Produksi Pesanan 102: Biaya Bahan Baku Langsung: Rp 14.000.000, Biaya Tenaga Kerja Langsung: Rp 11.000.000, Biaya Overhead Pabrik: Rp 5.000.000, Total Biaya Produksi: Rp 30.000.000

4.

Perusahaan yang kemungkinan besar menggunakan aliran kos produk sekuensial dalam proses produksinya adalah....

a)

perusahaan manufaktur otomotif yang merakit mobil di beberapa tahap produksi secara berurutan

b)

perusahaan ritel yang menjual produk jadi yang dibeli dari pemasok

c)

perusahaan jasa keuangan yang memberikan layanan konsultasi kepada klien

d)

perusahaan pengembangan perangkat lunak yang bekerja pada proyek yang berbeda secara bersamaan

5.

Fungsi utama dari Departemen Pembelian adalah....

a)

menentukan harga jual, merencanakan anggaran pemasaran, dan memilih pemasok bahan baku

b)

mengelola stok bahan baku, mengawasi proses produksi, dan menentukan harga jual produk

c)

melakukan pemesanan bahan baku, menerima dan mengawasi kualitas bahan baku yang diterima, serta mengelola hubungan dengan pemasok

d)

menyusun laporan keuangan, mengelola kas, dan mengevaluasi kinerja pemasok

6.

Perusahaan XYZ menggunakan sistem job-order costing untuk mencatat biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi pesanan khusus. Pada tanggal 15 Januari, perusahaan membayar gaji dan upah langsung sebesar Rp 5.000.000 untuk pekerjaan terkait pesanan no. 101. Cara penjurnalan yang tepat untuk mencatat pembebanan biaya gaji dan upah langsung tersebut adalah....

a)

Debit: Biaya Tenaga Kerja Langsung - Pesanan 101 Rp 5.000.000; Kredit: Kas Rp 5.000.000

b)

Debit: Biaya Overhead Pabrik Rp 5.000.000; Kredit: Kas Rp 5.000.000

c)

Debit: Biaya Bahan Baku Rp 5.000.000; Kredit: Kas Rp 5.000.000

d)

Debit: Biaya Tenaga Kerja Langsung - Pesanan 101 Rp 5.000.000; Kredit: Hutang Gaji dan Upah Rp 5.000.000

7.

Dalam sistem akuntansi kos, bahan baku tidak langsung dibebankan ke dalam akun tertentu karena penggunaannya tidak dapat ditelusuri langsung ke produk tertentu. Akun yang digunakan untuk mencatat bahan baku tidak langsung adalah....

a)

biaya overhead pabrik

b)

biaya tenaga kerja langsung

c)

biaya bahan baku langsung

d)

kos barang dalam proses

8.

Perlakuan akuntansi terhadap produk sampingan dengan metode kos adalah....

a)

tidak mencatat kos produksi dan hanya mencatat hasil penjualan produk sampingan sebagai pendapatan lain-lain

b)

mengalokasikan sebagian kos bersama ke produk sampingan berdasarkan nilai relatifnya

c)

 mengabaikan kos produksi produk sampingan dan mencatat hasil penjualannya sebagai pengurang kos barang jadi (atau kos produksi produk utama)

d)

1. mencatat kos produksi produk sampingan dalam akun persediaan terpisah hingga dijual

9.

Tahapan aliran kos produksi yang benar adalah....

a)

sediaan bahan baku → sediaan barang dalam proses → sediaan barang jadi → kos barang terjual

b)

sediaan bahan baku → sediaan barang jadi → sediaan barang dalam proses → kos barang terjual

c)

kos barang terjual → sediaan barang jadi → sediaan bahan baku → sediaan barang dalam proses

d)

sediaan barang dalam proses → sediaan bahan baku → kos barang terjual → sediaan barang jadi

10.

Sebuah pabrik memiliki dua departemen (A dan B). Total overhead dialokasikan sebesar Rp 50.000.000. Jam kerja langsung Departemen A adalah 2.000 jam dan Departemen B adalah 3.000 jam. Berapakah tarif overhead per jam kerja untuk masing-masing departemen jika overhead dialokasikan berdasarkan jam kerja langsung?

a)

Rp 10.000 untuk Departemen A dan Rp 15.000 untuk Departemen B

b)

Rp 12.000 untuk Departemen A dan Rp 12.000 untuk Departemen B

c)

Rp 10.000 untuk Departemen A dan Rp 10.000 untuk Departemen B

d)

Rp 12.000 untuk Departemen A dan Rp 10.000 untuk Departemen B

11.

Masalah utama dalam sistem kos konvensional terkait alokasi overhead adalah....

a)

biaya overhead tidak teralokasi dengan benar ke produk-produk yang menggunakannya

b)

sistem ini terlalu rumit dan memerlukan banyak waktu untuk perhitungan

c)

sistem ini hanya cocok untuk produk dengan volume produksi yang tinggi

d)

tidak dapat menghitung biaya langsung secara efisien

12.

PT Semangat Jaya memiliki sediaan bahan baku Rp15.000.000. Membeli barang dagang Rp10.000.000 dengan ongkos angkut 10%. Jika sediaan akhir bahan baku Rp1.500.000, maka bahan baku langsung dipakai adalah....

a)

Rp24.500.000

b)

Rp25.500.000

c)

Rp26.500.000

d)

Rp27.500.000

13.

Karakteristik utama dari sistem job-order costing adalah....

a)

setiap pesanan menggunakan alokasi biaya yang sama

b)

biaya dihitung berdasarkan keseluruhan periode produksi

c)

biaya langsung dan tidak langsung dialokasikan ke pesanan spesifik

d)

setiap unit produk atau jasa yang dihasilkan harus sama persis dalam hal biaya

14.

Saldo awal sediaan bahan baku Rp 25.000.000. Pembelian Rp 60.000.000, retur pembelian Rp 8.000.000. Bahan baku yang tersedia untuk dipakai adalah....

a)

Rp 77.000.000

b)

Rp 85.000.000

c)

Rp 93.000.000

d)

Rp 97.000.000

15.

Jika produk cacat disebabkan oleh kesalahan yang tidak dapat ditelusuri ke pesanan tertentu, maka biaya tersebut dibebankan ke....

a)

biaya overhead pabrik

b)

kos barang dalam proses

c)

persediaan barang jadi

d)

biaya produksi rusak

16.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan tarif overhead pabrik pada setiap departemen adalah....

a)

jumlah biaya bahan baku yang digunakan di masing-masing departemen

b)

tingkat aktivitas masing-masing departemen, seperti jam mesin atau jam tenaga kerja langsung

c)

 jumlah karyawan yang bekerja di setiap departemen

d)

 hanya biaya tetap yang harus diperhitungkan dalam menentukan tarif overhead

17.

Rumus pembebanan kos overhead adalah....

a)

total kos overhead aktual dikalikan dengan total jam mesin

b)

tarif overhead per unit aktivitas dikalikan dengan tingkat aktivitas aktual

c)

 biaya overhead tetap dibagi dengan total unit yang diproduksi

d)

total kos bahan baku dikalikan dengan tarif overhead tetap

18.

Penjurnalan yang tepat untuk mencatat transaksi bahan baku sisa dalam akuntansi kos kualitas (saat penyerahan ke gudang) yaitu....

a)

Debit Akun Overhead Pabrik, Kredit Akun Bahan Baku

b)

Debit Akun Persediaan Barang Jadi, Kredit Akun Bahan Baku

c)

Debit Akun Bahan Baku Sisa, Kredit Akun Overhead Pabrik

d)

Debit Akun Kas, Kredit Akun Bahan Baku Sisa

19.

Cara mencapai efisiensi produksi total dalam akuntansi tenaga kerja adalah....

a)

mengurangi jumlah tenaga kerja tanpa mempertimbangkan kualitas produk yang dihasilkan

b)

mengabaikan biaya overhead pabrik dan hanya fokus pada biaya tenaga kerja langsung

c)

memperbaiki proses produksi dengan memaksimalkan produktivitas tenaga kerja, mengurangi waktu yang terbuang, dan memastikan penggunaan sumber daya secara optimal

d)

meningkatkan jumlah tenaga kerja tanpa mempertimbangkan penggunaan teknologi

20.

Maksud dari penambahan kuantitas setelah departemen pertama dalam proses produksi adalah....

a)

A. penambahan bahan baku tambahan atau unit selama proses produksi di departemen berikutnya setelah departemen pertama, yang menyebabkan peningkatan jumlah unit produksi

b)

B. pengurangan jumlah unit produksi setelah departemen pertama selesai bekerja

c)

C. penambahan biaya tanpa perubahan jumlah unit produksi

d)

D. pengurangan bahan baku di setiap departemen setelah departemen pertama

21.

Kos pencegahan dalam konteks kos kualitas adalah....

a)

A. biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat produk sebelum proses produksi dimulai, seperti biaya pelatihan dan pemeliharaan peralatan

b)

B. biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki produk yang sudah cacat setelah proses produksi selesai

c)

C. biaya yang dikeluarkan untuk menguji dan memeriksa kualitas produk setelah produksi

d)

D. biaya yang dikeluarkan untuk menangani keluhan pelanggan akibat produk cacat

22.

Dalam pembebanan kos overhead pabrik, nilai aktual tidak digunakan untuk pembebanan overhead selama periode berjalan karena...

a)

nilai aktual terlalu rendah untuk mencerminkan biaya sebenarnya

b)

nilai aktual hanya mencatat biaya tetap tanpa mempertimbangkan biaya variabel

c)

nilai aktual tidak tersedia hingga akhir periode, sehingga tidak praktis untuk pengendalian biaya selama periode berjalan

d)

nilai aktual sulit dihitung karena membutuhkan data historis dari beberapa periode

23.

Tiga komponen dasar dari JIT (Just-In-Time) adalah....

a)

pengurangan biaya tetap, penambahan kapasitas produksi, dan peningkatan biaya bahan baku

b)

produksi tepat waktu, pengurangan persediaan, dan hubungan yang erat dengan pemasok

c)

peningkatan penjualan, pengurangan biaya tenaga kerja, dan peningkatan efisiensi bahan

d)

pengurangan waktu produksi, penambahan jumlah staf, dan peningkatan biaya penyimpanan

24.

Karakteristik utama dari kos bergabung (joint cost) adalah....

a)

dapat ditelusuri langsung ke masing-masing produk setelah titik pisah

b)

tidak dapat ditelusuri langsung ke masing-masing produk hingga titik pisah

c)

dialokasikan sepenuhnya ke produk sampingan

d)

hanya terjadi dalam proses produksi barang jadi tunggal

25.

Proses penilaian sediaan pada laporan kos produksi (metode rata-rata) dilakukan dengan cara menghitung....

a)

biaya bahan baku yang digunakan dalam produksi dengan metode FIFO

b)

biaya bahan baku yang digunakan dengan metode rata-rata

c)

biaya bahan baku yang digunakan dengan metode biaya standar

d)

sediaan barang jadi berdasarkan harga pasar yang berlaku

26.

Dalam metode rata-rata tertimbang, unit awal 800, unit ditambahkan 4.000, unit akhir 1.000. Unit ekuivalen untuk bahan baku (asumsi bahan baku 100% di awal) adalah....

a)

4.800 unit

b)

3.800 unit

c)

4.000 unit

d)

5.000 unit

27.

Jika metode rata-rata digunakan, perlakuan akuntansi terhadap produk hilang (normal) adalah....

a)

kos produk hilang dialokasikan ke seluruh unit yang dihasilkan, termasuk unit selesai dan unit dalam proses

b)

kos produk hilang dialokasikan hanya ke unit selesai

c)

kos produk hilang tidak dialokasikan

d)

kos produk hilang dialokasikan ke unit dalam proses saja

28.

Cara menghitung Kuantitas Pesanan Ekonomi (EOQ) yang optimum adalah dengan....

a)

mengalikan biaya pemesanan per unit dengan harga bahan baku per unit

b)

menghitung akar kuadrat dari (2 x kebutuhan tahunan x biaya pemesanan) dibagi dengan biaya penyimpanan per unit

c)

membagi biaya pemesanan dengan biaya penyimpanan dan mengalikannya dengan stok aman

d)

menjumlahkan seluruh biaya pengadaan bahan baku dibagi dengan jumlah pesanan per tahun

29.

Berdasarkan metode nilai jual relatif, berapakah kos bersama yang dibebankan ke Produk B jika total kos bersama Rp 120jt, nilai jual A Rp 80jt, dan nilai jual B Rp 40jt?

a)

Rp 40.000.000

b)

Rp 30.000.000

c)

Rp 50.000.000

d)

Rp 60.000.000

30.

Tujuan utama dari penghitungan kos backflush dalam sistem akuntansi adalah....

a)

 mempercepat pencatatan dan pengakuan transaksi kos tanpa perlu memperhitungkan setiap proses produksi secara terpisah

b)

memastikan bahwa biaya tenaga kerja langsung yang terkait dengan produksi tercatat secara akurat

c)

menyederhanakan sistem biaya dengan menghindari pencatatan biaya bahan baku yang dibutuhkan di setiap tahap produksi

d)

meningkatkan akurasi dalam penghitungan biaya overhead berdasarkan pengeluaran nyata setiap bulannya

31.

Jurnal akuntansi untuk transaksi premi shift sebesar Rp 500.000 kepada pekerja adalah....

a)

Debit: Gaji dan Upah Rp 500.000; Kredit: Kas Rp 500.000

b)

Debit: Gaji dan Upah Rp 500.000; Kredit: Premi Shift Rp 500.000

c)

Debit: Premi Shift (Overhead Pabrik) Rp 500.000; Kredit: Gaji dan Upah Rp 500.000

d)

Debit: Gaji dan Upah Rp 500.000; Kredit: Utang Premi Shift Rp 500.000

32.

Jika sebuah perusahaan menggunakan metode tanpa kos, pendapatan dari penjualan produk sampingan diperlakukan dengan cara....

a)

dikurangi dengan semua biaya produksi yang terkait dengan produk utama

b)

dianggap sebagai pengurangan terhadap kos produksi produk utama (atau dicatat sebagai pendapatan lain-lain)

c)

dibukukan sebagai pendapatan lain-lain yang tidak terkait dengan produk utama

d)

dibukukan sebagai bagian dari pendapatan penjualan produk utama

33.

Berapakah total kos overhead yang dialokasikan ke Produk A jika menggunakan sistem ABC dengan data: Akt 1 (Rp 40jt/200kali), Akt 2 (Rp 20jt/400inspkesi)? Produk A: 50 pengaturan, 100 inspeksi.

a)

Rp 15jt

b)

Rp 20jt

c)

Rp 10jt

d)

Rp 25jt

34.

Kos tetap bertahap (step fixed cost) berarti bahwa....

a)

kos tetap bertahap berubah setiap kali terjadi perubahan volume produksi sekecil apa pun

b)

kos tetap bertahap hanya berubah ketika ada peningkatan besar dalam volume aktivitas (melewati rentang kapasitas tertentu)

c)

kos tetap bertahap akan selalu naik meskipun tidak ada perubahan dalam aktivitas produksi

d)

kos tetap bertahap tidak bergantung pada kapasitas yang digunakan

35.

Dengan menggunakan metode titik tertinggi-terendah: Tertinggi (2.000 unit, Rp 50jt), Terendah (1.000 unit, Rp 30jt). Kos variabel per unit adalah....

a)

Rp 20.000

b)

Rp 15.000

c)

Rp 10.000

d)

Rp 5.000

36.

Hubungan antara kapasitas aktivitas dan sumber daya dalam akuntansi biaya adalah....

a)

semua sumber daya yang digunakan akan menghasilkan biaya variabel

b)

tingkat aktivitas selalu berbanding lurus dengan biaya tetap

c)

semakin tinggi tingkat aktivitas, semakin besar sumber daya yang digunakan (dalam konteks biaya variabel)

d)

sumber daya selalu digunakan sepenuhnya, terlepas dari tingkat aktivitas

37.

Biaya yang dapat dengan mudah diidentifikasi secara langsung terhadap produk tertentu disebut....

a)

biaya tidak langsung

b)

biaya langsung

c)

biaya tetap

d)

biaya variabel

38.

Definisi akuntansi biaya adalah....

a)

proses pelaporan informasi keuangan perusahaan kepada pihak eksternal

b)

proses mencatat, mengelompokkan, meringkas, dan mengendalikan biaya yang terkait dengan produksi barang atau jasa

c)

proses menyusun anggaran untuk operasi masa depan perusahaan

d)

proses mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan untuk tujuan investasi

39.

Salah satu objek kos yang paling umum dalam perusahaan manufaktur adalah....

a)

biaya overhead pabrik

b)

produk fisik yang dihasilkan

c)

biaya variabel dan tetap

d)

laporan laba rugi

40.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan sifat informasi dalam akuntansi keuangan adalah....

a)

informasi yang disajikan bersifat lebih detail dan dapat digunakan untuk perencanaan jangka panjang

b)

informasi yang disajikan bersifat umum dan ditujukan untuk kebutuhan eksternal, seperti investor dan regulator

c)

informasi yang disajikan hanya berkaitan dengan biaya produksi dan efisiensi operasional perusahaan

d)

informasi yang disajikan bersifat lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan manajer internal perusahaan

41.

Urutan siklus kegiatan usaha dagang yang tepat adalah....

a)

penerimaan pesanan → pembelian barang → pengiriman barang → penerimaan pembayaran

b)

pembelian barang → penyimpanan barang → penjualan barang → penerimaan pembayaran

c)

penjualan barang → pembelian barang → penyimpanan barang → pengiriman barang

d)

pengiriman barang → pembelian barang → penyimpanan barang → penjualan barang

42.

Aktivitas berikut yang termasuk ke dalam kategori business value-added activities adalah....

a)

produksi barang sesuai spesifikasi pelanggan

b)

inspeksi barang jadi untuk mendeteksi cacat

c)

penanganan ulang produk yang cacat

d)

penyimpanan barang jadi di gudang

43.

Sebuah pabrik menggunakan sistem job-order costing. Data: Bahan baku Rp 30jt, Tenaga kerja langsung Rp 20jt, Overhead Rp 10jt. Jumlah total kos produksi adalah....

a)

Rp 50.000.000

b)

Rp 60.000.000

c)

Rp 70.000.000

d)

Rp 80.000.000

44.

Aliran kos produk selektif adalah metode yang....

a)

dibebankan langsung ke produk yang spesifik atau pesanan tertentu. Contoh: Perusahaan Mobil mewah pesanan khusus

b)

dihitung secara umum untuk semua produk. Contoh: Perusahaan T-shirt massal

c)

dihitung berdasarkan produk volume besar. Contoh: Perusahaan Makanan Ringan

d)

dibebankan pada satu lini produksi secara keseluruhan. Contoh: Perusahaan Sepatu standar

45.

Bahan yang dapat ditelusuri langsung ke produk akhir disebut sebagai....

a)

Bahan langsung

b)

Bahan tidak langsung

c)

Bahan tambahan

d)

Bahan pembantu

46.

Penjumlalan yang tepat untuk transaksi pelunasan pembelian bahan baku yang sebelumnya dilakukan secara kredit senilai Rp 50.000.000 adalah....

a)

Debit: Bahan Baku Rp 50.000.000; Kredit: Utang Usaha Rp 50.000.000

b)

Debit: Utang Usaha Rp 50.000.000; Kredit: Kas Rp 50.000.000

c)

Debit: Biaya Overhead Pabrik Rp 50.000.000; Kredit: Utang Usaha Rp 50.000.000

d)

Debit: Bahan Baku Rp 50.000.000; Kredit: Kas Rp 50.000.000

47.

Jika perusahaan mempekerjakan pekerja dengan upah langsung sebesar Rp10.000.000 untuk pesanan tertentu, maka cara pembebanannya adalah....

a)

Bebankan Rp10.000.000 ke akun Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor Expense) untuk pesanan tertentu

b)

Bebankan Rp10.000.000 ke akun Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead)

c)

Bebankan Rp10.000.000 ke akun Biaya Bahan Baku (Raw Material Expense)

d)

Bebankan Rp10.000.000 ke akun Biaya Administrasi dan Umum

48.

Perlakuan akuntansi terhadap produk sampingan dengan menggunakan metode kos adalah....

a)

biaya produksi dialokasikan secara proporsional berdasarkan nilai jual

b)

tidak diberi alokasi biaya produksi, dan pendapatannya dikurangkan dari kos produksi produk utama

c)

dianggap sebagai pendapatan tidak terduga

d)

biaya produk sampingan dialokasikan sepenuhnya pada produk utama tanpa memperhitungkan nilai jual

49.

Integrasi kos dalam laporan laba rugi yang paling tepat adalah....

a)

kos bahan baku, kos tenaga kerja langsung, dan kos overhead pabrik digabung menjadi total kos produksi yang dihitung dalam laporan laba rugi (sebagai bagian dari Kos Barang Terjual)

b)

kos bahan baku langsung dan kos tenaga kerja langsung dilaporkan sebagai biaya penjualan

c)

hanya kos overhead pabrik yang dihitung dalam laporan laba rugi sebagai beban operasional

d)

semua jenis kos termasuk biaya distribusi dilaporkan di bagian selain laporan laba rugi

50.

Sebuah perusahaan memiliki dua departemen. Dept A (1.500 jam mesin), Dept B (2.500 jam mesin). Total overhead Rp 10.000.000. Berapakah tarif overhead per jam mesin (tarif tunggal)?

a)

Rp 4.000 untuk Dept A dan Rp 6.000 untuk Dept B

b)

Rp 5.000 untuk Dept A dan Rp 5.000 untuk Dept B

c)

Rp 2.000 untuk Dept A dan Rp 4.000 untuk Dept B

d)

Rp 2.500 per jam mesin

51.

Perbedaan utama antara sistem kos konvensional dan sistem kos berdasarkan aktivitas (ABC) adalah:

a)

Sistem kos konvensional mengalokasikan biaya berdasarkan volume, sedangkan ABC berdasarkan aktivitas.

b)

Sistem kos konvensional menggunakan aktivitas sebagai dasar pengalokasian biaya, sedangkan ABC berdasarkan volume.

c)

Sistem kos konvensional dan ABC sama-sama mengalokasikan biaya berdasarkan aktivitas.

d)

Sistem kos konvensional mengalokasikan biaya berdasarkan departemen, sedangkan ABC berdasarkan volume.

52.

Jika saldo awal sediaan bahan baku Rp20.000.000, pembelian Rp50.000.000, dan retur pembelian Rp5.000.000, maka bahan baku tersedia untuk dipakai adalah....

a)

Rp65.000.000

b)

Rp70.000.000

c)

Rp75.000.000

d)

Rp80.000.000

53.

Karakteristik utama dari sistem job-order costing adalah....

a)

biaya produksi diakumulasi berdasarkan periode waktu tertentu tanpa memperhatikan pesanan

b)

cocok digunakan untuk produksi massal barang standar

c)

biaya produksi diakumulasi berdasarkan pesanan atau pekerjaan tertentu

d)

tidak memerlukan pelacakan biaya langsung ke pesanan tertentu

54.

Data perusahaan manufaktur: Bahan baku dipakai Rp120jt, TKL Rp75jt, Overhead diterapkan Rp110jt. Kos produksi bulan ini adalah....

a)

Rp305.000.000

b)

Rp290.000.000

c)

Rp300.000.000

d)

Rp305.000.000

55.

Dalam sistem akuntansi untuk produk cacat, perlakuan yang tepat (jika tidak laku diperbaiki) adalah....

a)

produk cacat sebagai produk yang terjual dengan pendapatan penuh

b)

produk cacat sebagai penjualan biasa dengan diskon

c)

produk cacat sebagai produk yang tidak terjual dan tidak dicatatkan

d)

produk cacat (yang tidak bisa diperbaiki) diakui sebagai biaya kegagalan atau kerugian produk cacat

56.

Perbedaan utama antara penggunaan tarif tunggal dan tarif pembebanan overhead pada setiap departemen adalah....

a)

tarif tunggal menggunakan satu tarif untuk seluruh pabrik, sedangkan tarif departemen menggunakan tarif yang berbeda untuk setiap departemen

b)

tarif tunggal digunakan untuk biaya tetap, tarif departemen untuk biaya variabel

c)

 tarif tunggal hanya diterapkan pada produk akhir

d)

1. tarif tunggal lebih detail dibandingkan tarif departemen

57.

Cara yang benar untuk menjurnal selisih antara overhead pabrik yang dibebankan dengan yang aktual (jika aktual lebih besar) adalah....

a)

Debit Akun Overhead Pabrik (Dibebankan) dan Kredit Akun Overhead Pabrik (Aktual)

b)

Debit Akun Overhead Aktual dan Kredit Akun Overhead Dibebankan

c)

Debit Akun Biaya Produksi dan Kredit Akun Overhead Dibebankan

d)

Debit Akun Overhead Dibebankan dan Kredit Akun Pendapatan

58.

Jurnal yang tepat untuk mencatat pengembalian produk rusak oleh pelanggan adalah....

a)

Debit akun Persediaan Produk Rusak (pada nilai sisa) dan Kredit akun Kos Barang dalam Proses (atau Kos Barang Terjual)

b)

Debit akun Retur Penjualan dan Kredit akun Kas

c)

Debit akun Produk Rusak dan Kredit akun Retur Penjualan

d)

Debit akun Retur Penjualan dan Kredit akun Produk Rusak

59.

Sebuah perusahaan memproduksi 1.000 unit produk dengan 2.000 jam tenaga kerja. Rasio efisiensi produktivitas tenaga kerja adalah....

a)

1.000 unit per 2.000 jam

b)

0,5 unit per jam

c)

2 unit per jam

d)

1 unit per jam

60.

Contoh penambahan kuantitas setelah departemen pertama (akibat bahan tambahan) adalah....

a)

penambahan bahan baku di departemen pengemasan (seperti botol dalam dept pengisian)

b)

penyelesaian unit akhir dalam proses di departemen pertama

c)

penyesuaian biaya overhead di departemen kedua

d)

pengurangan bahan baku karena penyusutan fisik

61.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan kos kegagalan internal adalah....

a)

biaya pengujian produk sebelum dijual

b)

biaya perbaikan dan penggantian produk yang cacat yang ditemukan sebelum sampai ke pelanggan

c)

biaya pengujian kualitas sebelum produksi dimulai

d)

biaya timbul akibat pengembalian produk dari pelanggan

62.

Dalam menyusun anggaran overhead pabrik, tahapan pertama yang harus dilakukan adalah....

a)

mengidentifikasi komponen-komponen overhead pabrik yang relevan

b)

menentukan tarif overhead pabrik berdasarkan tingkat aktivitas

c)

menghitung biaya variabel dan tetap overhead pabrik

d)

menganalisis pengaruh perubahan tingkat aktivitas

63.

Pokok pikiran utama dalam filosofi manajemen persediaan Just In Time (JIT) adalah....

a)

memaksimalkan persediaan bahan baku

b)

mengurangi jumlah persediaan dengan menerima bahan baku hanya ketika diperlukan untuk produksi

c)

menyimpan bahan baku dalam jumlah besar untuk diskon

d)

memproduksi barang sebelum ada permintaan pelanggan

64.

Kos bersama seharusnya diperlakukan dengan cara....

a)

dicatat sebagai biaya terpisah untuk masing-masing produk

b)

dibebankan pada produk utama saja tanpa memperhatikan produk sampingan

c)

dibebankan secara proporsional pada setiap produk yang dihasilkan berdasarkan metode pembebanan yang diterima

d)

tidak dibebankan kepada produk apapun

65.

Tahapan analisis aliran unit fisik mencakup aktivitas berikut, kecuali....

a)

A. menentukan jumlah unit awal dalam proses

b)

B. mengalokasikan biaya bahan langsung ke unit produksi

c)

C. menentukan jumlah unit yang masuk ke proses produksi

d)

D. menghitung jumlah unit yang diselesaikan

66.

PT. ABC: Produksi dimulai 10.000 unit, selesai 8.000 unit. Akhir 2.000 unit (40% selesai). Unit ekuivalen untuk bahan baku dan biaya konversi adalah....

a)

unit ekuivalen untuk bahan baku adalah 10.000 unit, dan untuk biaya konversi adalah 8.800 unit

b)

unit ekuivalen bahan baku 10.000, konversi 9.200

c)

unit ekuivalen bahan baku 8.000, konversi 8.000

d)

unit ekuivalen bahan baku 9.000, konversi 8.400

67.

Dalam metode akuntansi kos produksi untuk produk yang hilang secara alami (normal), perusahaan sebaiknya....

a)

mencatat sebagai kerugian langsung di laba rugi

b)

membebankan kos produk hilang tersebut ke seluruh unit yang masih baik

c)

mencatat sebagai biaya tambahan departemen

d)

mencatat sebagai kewajiban jangka pendek

68.

Metode penilaian bahan baku yang paling umum digunakan adalah....

a)

FIFO, LIFO, dan rata-rata tertimbang

b)

penentuan kos standar dan aktual

c)

alokasi biaya tetap dan biaya variabel

d)

penilaian bahan berdasarkan nilai pasar

69.

Cara menghitung pembebanan kos bersama menggunakan harga jual hipotesis adalah....

a)

kos bersama dibagi antara produk utama dan sampingan berdasarkan harga jual aktual

b)

kos bersama dibagi berdasarkan harga jual hipotesis, yaitu nilai jual estimasi dikurangi biaya pemrosesan lebih lanjut

c)

kos bersama dibagi berdasarkan volume produksi

d)

kos bersama dibebankan sepenuhnya pada produk utama

70.

Salah satu karakteristik utama dari akuntansi backflush adalah....

a)

mencatat semua biaya bahan baku secara detail sejak pembelian

b)

menghilangkan (atau menyederhanakan) pencatatan untuk setiap tahap produksi dan langsung mencatat ke barang jadi/terjual

c)

mengalokasikan biaya overhead secara proporsional ke semua produk

d)

menggunakan metode rata-rata untuk menilai persediaan

71.

Jurnal yang tepat untuk mencatat premi lembur untuk tenaga kerja langsung adalah....

a)

Debit Kas Rp 5.000.000, Kredit Biaya Overhead Pabrik

b)

Debit Biaya Tenaga Kerja Langsung Rp 5.000.000, Kredit Kas

c)

Debit Biaya Overhead Pabrik Rp 5.000.000, Kredit Utang Gaji (atau Kas)

d)

Debit Kos Barang dalam Proses Rp 5.000.000, Kredit Biaya Overhead Pabrik

72.

Dua klasifikasi utama dari metode perlakuan produk sampingan adalah....

a)

metode nilai jual relatif dan metode pengurangan kos bersama

b)

metode tanpa kos (non-cost methods) dan metode kos (cost methods)

c)

metode pendapatan bersih dan metode pengurangan kos barang jadi

d)

metode pengakuan saat dijual dan saat diproduksi

73.

Cara menghitung penetapan kos produksi menggunakan metode Activity-Based Costing (ABC) adalah....

a)

mengidentifikasi aktivitas utama, menentukan biaya setiap aktivitas, lalu mengalokasikan ke produk berdasarkan penggunaan aktivitas tersebut

b)

mengalokasikan biaya overhead secara merata berdasarkan unit

c)

membagi total overhead dengan jumlah karyawan

d)

menggunakan biaya bahan baku sebagai dasar tunggal

74.

Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri kos variabel bertahap adalah....

a)

sulit dibedakan dengan kos tetap bertahap

b)

rentang perubahan kos relatif pendek

c)

tidak berubah meskipun ada perubahan tingkat aktivitas

d)

sifat perubahan kos yang tidak seutuhnya linear

75.

Metode titik tertinggi-terendah: Tertinggi (10.000 unit, Rp 200jt), Terendah (5.000 unit, Rp 120jt). Berapakah biaya tetapnya?

a)

Rp 40.000.000

b)

Rp 80.000.000

c)

Rp 60.000.000

d)

Rp 50.000.000

76.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan dua jenis kapasitas dalam analisis aktivitas adalah....

a)

kapasitas teoritis adalah kapasitas maksimal tanpa gangguan, sedangkan kapasitas praktis adalah kapasitas maksimal dengan mempertimbangkan gangguan operasional normal

b)

kapasitas praktis maksimal tanpa gangguan, teoritis dengan pembatasan

c)

kapasitas teoritis dalam kondisi normal, praktis situasi tertentu

d)

kapasitas teoritis berdasarkan mesin, praktis berdasarkan produk

77.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan kos variabel adalah....

a)

kos yang jumlahnya tidak berubah dengan perubahan volume produksi

b)

kos yang jumlah totalnya berubah secara proporsional seiring dengan perubahan volume produksi

c)

kos yang tetap konstan dalam jumlah tetap namun berubah seiring waktu

d)

kos yang berubah hanya pada level produksi tertentu

78.

Pernyataan yang paling tepat menjelaskan arti dari manipulasi manajerial aliran masuk/keluar kos adalah....

a)

pengelolaan catatan akuntansi untuk tujuan penghematan pajak

b)

tindakan manajer yang memengaruhi waktu pengakuan biaya untuk mencapai target laba tertentu

c)

penyusunan laporan biaya untuk meningkatkan efisiensi

d)

penghitungan harga pokok produksi berdasarkan harga pasar

79.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan objek kos berupa aktivitas adalah....

a)

aktivitas untuk menentukan overhead berdasarkan jam kerja

b)

aktivitas untuk menghitung biaya bahan baku langsung

c)

aktivitas berhubungan dengan pengeluaran dana yang tidak terkait produk

d)

unit kerja atau tindakan spesifik dalam proses produksi yang mengonsumsi sumber daya dan dibebani biaya

80.

80. Akuntansi manajemen dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari....

a)

Manajemen/perusahaan

b)

Pemerintah

c)

Investor

d)

Masyarakat umum

81.

Urutan yang benar dalam siklus kegiatan usaha jasa adalah....

a)

penerimaan order pelanggan → penyelesaian jasa → penagihan/pencatatan → penerimaan pendapatan

b)

penyelesaian jasa → penagihan → penerimaan order → pendapatan

c)

penagihan → penerimaan order → penyelesaian jasa → pendapatan

d)

penerimaan order → pencatatan → penyelesaian jasa → pendapatan

82.

Real value-added activities adalah aktivitas yang....

a)

tidak menambah nilai pada produk tetapi diperlukan operasional

b)

menambah nilai pada produk atau jasa sesuai dengan kebutuhan/persepsi pelanggan

c)

dapat dihilangkan tanpa mempengaruhi kualitas

d)

hanya diperlukan untuk kepentingan internal

83.

Laporan kos produksi pesanan (job cost sheet) mencakup elemen biaya berikut, kecuali....

a)

biaya bahan baku langsung

b)

biaya tenaga kerja langsung

c)

biaya pemasaran dan distribusi

d)

biaya overhead pabrik

84.

Contoh perusahaan yang menerapkan aliran kos produksi paralel adalah....

a)

konsultan manajemen

b)

manufaktur otomotif yang memproduksi mobil dan truk secara bersamaan di lini berbeda

c)

konstruksi gedung bertingkat

d)

penerbitan buku satu jenis produk

85.

Urutan yang benar dalam pengadaan dan penggunaan bahan baku adalah....

a)

penggunaan bahan baku → pembelian → penyimpanan

b)

penyimpanan → pembelian → penggunaan

c)

pembelian bahan baku → penyimpanan bahan baku → penggunaan bahan baku dalam produksi

d)

pembelian → penggunaan → penyimpanan

86.

Jurnal pemakaian bahan baku langsung untuk suatu pesanan dicatat dengan....

a)

Debit Biaya Overhead Pabrik dan Kredit Persediaan Bahan Baku

b)

Debit Kos Barang dalam Proses dan Kredit Biaya Overhead Pabrik

c)

 Debit Kos Barang dalam Proses dan Kredit Persediaan Bahan Baku

d)

Debit Persediaan Barang Jadi dan Kredit Kos Barang dalam Proses

87.

Pembebanan kos bahan baku langsung dalam sistem job-order costing dilakukan dengan cara....

a)

mendistribusikan biaya bahan baku secara merata

b)

menetapkan biaya hanya untuk pesanan besar

c)

mencatat biaya bahan baku langsung ke kartu biaya pesanan yang relevan

d)

mengalokasikan berdasarkan perkiraan kasar

88.

Bagaimana cara pembebanan kos bersama menggunakan metode nilai pasar?

a)

kos bersama dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah unit

b)

kos bersama dibagi berdasarkan nilai pasar relatif dari masing-masing produk pada titik pisah

c)

kos bersama dibagi berdasarkan biaya produksi yang dikeluarkan

d)

kos bersama dibagi merata

89.

Urutan yang benar dalam aliran kos manufaktur dari pembayaran kas hingga menjadi sediaan bahan baku adalah....

a)

pembayaran kas → pengadaan bahan baku → penerimaan bahan baku → pencatatan sediaan bahan baku

b)

pengadaan → pembayaran → penerimaan

c)

penerimaan → pengadaan → sediaan

d)

pencatatan → pembayaran → pengadaan

90.

Cara menghitung tarif overhead departemental adalah....

a)

membagi total overhead pabrik dengan total jam mesin seluruh pabrik

b)

membagi total anggaran biaya overhead departemen dengan dasar alokasi (jam mesin/TKL) departemen tersebut

c)

mengalikan biaya overhead total dengan unit

d)

membagi total biaya overhead dengan biaya bahan baku

91.

Masalah utama yang dihadapi oleh sistem kos konvensional adalah....

a)

sistem terlalu rumit

b)

selalu menghasilkan biaya lebih rendah

c)

mengalokasikan biaya overhead secara kurang akurat karena hanya menggunakan satu dasar alokasi volume-based

d)

mengalokasikan hanya berdasarkan biaya bahan baku

92.

Sediaan awal BDP Rp 10jt, biaya produksi berjalan Rp 50jt, sediaan akhir BDP Rp 15jt. Berapakah Kos Barang Manufaktur?

a)

Rp 45jt

b)

Rp 50jt

c)

Rp 55jt

d)

Rp 40jt

93.

Komponen biaya Pesanan A: Bahan baku Rp 15jt, TKL Rp 12jt, Overhead Rp 8jt. Biaya total Pesanan A adalah....

a)

Rp 30.000.000

b)

Rp 40.000.000

c)

Rp 35.000.000

d)

Rp 50.000.000

94.

Berapakah total kos produksi jika: Sediaan awal bahan baku Rp 10jt, Pembelian Rp 40jt, Sediaan akhir Rp 5jt, TKL Rp 20jt, Overhead Rp 15jt?

a)

Rp 70.000.000

b)

Rp 80.000.000

c)

Rp 85.000.000

d)

Rp 90.000.000

95.

Cara mengukur kos yang timbul akibat produk cacat dalam akuntansi biaya yaitu....

a)

mengalokasikan ke produk yang masih dalam proses

b)

membebankan biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead yang telah dikonsumsi oleh produk tersebut hingga saat dinyatakan cacat

c)

membebankan biaya langsung kepada pelanggan

d)

mengurangi dari total biaya overhead pabrik

96.

Manfaat utama departementalisasi overhead pabrik adalah....

a)

mengurangi total biaya overhead yang dicatat

b)

memungkinkan alokasi overhead yang lebih akurat berdasarkan aktivitas dan dasar alokasi spesifik departemen

c)

menyederhanakan sistem dengan satu tarif

d)

menghilangkan kebutuhan mencatat overhead secara terpisah

97.

Dokumen sumber pencatatan overhead pabrik aktual adalah....

a)

faktur pembelian bahan baku

b)

laporan produksi harian

c)

 faktur utilitas, catatan penyusutan aset tetap, dan bukti pengeluaran biaya tidak langsung lainnya

d)

laporan penjualan

98.

Jika biaya perbaikan produk rusak adalah Rp 10.000.000 (normal, tidak dapat ditelusuri ke pesanan tertentu), jurnalnya adalah....

a)

. Debit Biaya Overhead Pabrik Rp 10.000.000, Kredit Kas (atau Gaji/Bahan)

b)

Debit Kos Barang dalam Proses Rp 10.000.000

c)

Debit Biaya Produk Rusak Rp 10.000.000

d)

Debit Kos Barang Jadi Rp 10.000.000

99.

Salah satu cara utama untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja adalah....

a)

memberikan lebih banyak jam lembur

b)

 meningkatkan persediaan bahan baku

c)

mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan (waste) dalam proses kerja

d)

mengurangi jumlah tenaga kerja secara drastis

100.

Penambahan kuantitas pada proses produksi setelah departemen pertama terjadi ketika....

a)

produk mengalami perakitan ulang

b)

 adanya penambahan bahan baku tertentu di departemen lanjutan yang menambah jumlah unit (volume/berat)

c)

produk mengalami penurunan kuantitas

d)

bahan baku lebih banyak digunakan untuk perbaikan

101.

Cara peningkatan efisiensi produksi mempengaruhi biaya unit produk adalah melalui….

a)

. peningkatan biaya unit karena penggunaan sumber daya meningkat

b)

penurunan biaya unit melalui penggunaan sumber daya yang lebih efektif

c)

tidak mengubah biaya unit

d)

1.  efisiensi hanya mempengaruhi kualitas

102.

Penyebab utama pemborosan dalam sistem JIT adalah….

a)

. proses produksi yang terlalu cepat

b)

ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku yang dibutuhkan dan yang tersedia tepat waktu (serta adanya cacat produk)

c)

penggunaan teknologi canggih

d)

tingginya biaya tenaga kerja

103.

Kos bersama (joint cost) dalam konteks akuntansi produk bersama adalah....

a)

biaya yang langsung dapat diidentifikasi dengan produk tertentu

b)

biaya yang dialokasikan merata

c)

biaya yang timbul dalam proses produksi hingga titik pisah (split-off point) di mana beberapa produk dihasilkan bersamaan

d)

 biaya yang hanya berkaitan dengan produk sampingan

104.

Langkah pertama dalam penyusunan laporan kos produksi metode proses adalah....

a)

menganalisis aliran unit fisik (unit awal, masuk, selesai, akhir

b)

mengalokasikan biaya bahan baku 

c)

menghitung total biaya overhead

d)

menghitung unit ekuivalen

105.

Karakteristik utama dari kos overhead pabrik adalah....

a)

terdiri dari biaya langsung yang mudah diidentifikasi

b)

 hanya mencakup bahan baku langsung

c)

mencakup biaya tidak langsung yang tidak dapat diidentifikasi langsung dengan produk tertentu, seperti biaya pemeliharaan dan listrik

d)

selalu bersifat variabel

106.

Data: Unit awal 1.000 (70% selesai), Unit dimulai & selesai 4.000, Unit akhir 500 (40% selesai). Berapa unit ekuivalen konversi menggunakan metode FIFO?

a)

 4.200 unit

b)

4.400 unit

c)

4.500 unit

d)

 5.000 unit

107.

Perlakuan akuntansi terhadap produk yang hilang secara alami selama proses (normal) adalah....

a)

 sebagai kerugian luar biasa

b)

dibebankan kepada konsumen secara langsung

c)

dianggap sebagai bagian dari proses produksi normal, biayanya diserap oleh seluruh unit yang diproduksi (unit baik)

d)

diabaikan

108.

Masalah utama dalam pencatatan bahan baku yang sering dihadapi adalah....

a)

 menentukan harga jual bahan baku

b)

mencatat bahan baku yang hilang tanpa biaya

c)

mencatat bahan baku sebagai biaya tetap

d)

menentukan metode penilaian persediaan yang tepat (FIFO, LIFO, atau rata-rata) untuk mencatat pengeluaran bahan secara akura

109.

Cara menghitung pembebanan kos bersama ke produk sampingan menggunakan metode nilai jual relatif adalah....

a)

mengalokasikan seluruh overhead ke produk utama

b)

membagi biaya secara merata

c)

memperlakukan produk sampingan sebagai pendapatan tambahan saja

d)

mengalokasikan biaya bersama berdasarkan persentase nilai jual relatif produk pada titik pemisahan

110.

Perbedaan utama antara aliran kos manufaktur tradisional dan akuntansi backflush adalah....

a)

dalam sistem tradisional, biaya dicatat pada setiap tahap produksi, sedangkan backflush dicatat setelah produk selesai/terjual

b)

sistem tradisional mencatat setelah selesai, backflush setiap tahap

c)

tradisional bahan baku tidak dicatat

d)

backflush overhead tidak pernah dicatat

111.

Penjurnalan yang tepat untuk mencatat premi lembur adalah….

a)

 Debit Akun Tenaga Kerja Langsung, Kredit Akun Kas

b)

Debit Akun Overhead Pabrik, Kredit Akun Utang Gaji (atau Kas

c)

Debit Akun Persediaan Barang Dalam Proses, Kredit Akun Utang Gaji

d)

Debit Akun Tenaga Kerja Tidak Langsung, Kredit Akun Persediaan Bahan Baku

112.

Perlakuan produk sampingan dengan metode tanpa kos adalah....

a)

 tidak dijual

b)

tidak diberi alokasi biaya produksi, dan pendapatan penjualannya dicatat sebagai pendapatan lain-lain atau pengurang kos produk utama

c)

 biaya dibebankan ke produk utama saja

d)

diberi alokasi biaya overhead yang sama

113.

Sistem ABC: Tarif Akt A Rp 100rb, B Rp 150rb, C Rp 80rb. Produk Y menggunakan Akt A (2 unit), B (3 unit), C (1 unit). Biaya overhead Produk Y adalah….

a)

Biaya variabel per unit = Rp 10.000, Biaya tetap = Rp 20.000.000

b)

Biaya variabel per unit = Rp 15.000, Biaya tetap = Rp 10.000.000

c)

Biaya variabel per unit = Rp 20.000, Biaya tetap = Rp 40.000.000

114.

Pernyataan yang menggambarkan committed fixed cost adalah…

a)

biaya tetap yang dapat diubah dalam jangka pendek

b)

biaya tetap yang terkait dengan fasilitas fisik atau struktur organisasi dasar yang tidak dapat diubah dengan mudah, seperti sewa atau depresiasi

c)

 biaya yang berubah seiring volume produksi

d)

biaya iklan dan promosi

115.

Metode titik tertinggi-terendah: Periode 1 (Rp 40jt, 2.000 unit), Periode 2 (Rp 30jt, 1.000 unit). Berapakah biaya variabel per unit dan biaya tetapnya?

a)

Biaya variabel per unit = Rp 10.000, Biaya tetap = Rp 20.000.000

b)

Biaya variabel per unit = Rp 15.000, Biaya tetap = Rp 10.000.000

c)

Biaya variabel per unit = Rp 20.000, Biaya tetap = Rp 40.000.000

d)

Biaya variabel per unit = Rp 25.000, Biaya tetap = Rp 25.000.000

116.

Kapasitas aktivitas yang tersedia menentukan sumber daya yang digunakan. Hal ini berarti....

a)

 kos aktivitas selalu sebanding dengan kapasitas

b)

 kos tidak bergantung pada sumber daya

c)

sumber daya digunakan bisa lebih besar dari kapasitas

d)

penggunaan sumber daya melebihi kapasitas aktivitas yang efisien akan meningkatkan kos dan ketidakefisienan

117.

Biaya bahan baku langsung, TKL, dan overhead pabrik adalah contoh dari….

a)

biaya tetap

b)

biaya variabel

c)

biaya produk (product costs)

d)

1. biaya non-produktif

118.

Manipulasi manajerial aliran keluar kos yang paling tepat adalah....

a)

manajer menggunakan biaya tetap untuk laba

b)

manajer sengaja menunda pengeluaran biaya (seperti perawatan/pelatihan) untuk memperlihatkan laba yang lebih tinggi pada periode berjalan

c)

manajer mengalokasikan biaya tidak langsung

d)

manajer mengurangi biaya bahan baku

119.

Konsep "different costs for different purposes" berarti….

a)

semua biaya selalu relevan

b)

biaya yang relevan untuk suatu keputusan bergantung pada jenis keputusan yang sedang diambil

c)

biaya tetap selalu relevan

d)

 biaya variabel tidak pernah relevan

120.

Akuntansi keuangan ditujukan untuk audiens eksternal, sedangkan akuntansi manajemen digunakan oleh....

a)

pemerintah dan badan pengawas

b)

 investor dan kreditor

c)

manajemen internal perusahaan untuk pengambilan keputusan

d)

1. pihak ketiga yang membutuhkan laporan keuangan untuk tujuan investasi