wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS FORMULASI & TEKNOLOGI SEDIAAN SOLIDA S1

Total questions: 85

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Dalam studi praformulasi, sangat diperlukan informasi mengenai kemurnian bahan kimia. Namun terdapat pernyataan yang tidak dapat sesuai, yaitu:

a)

Proses identifikasi senyawa aktif

b)

Mengetahui reaktivitas bahan aktif terhadap bahan tambahan

c)

Mengevaluasi kelarutan bahan aktif

d)

Mengetahui kemampuan senyawa aktif dalam mencapai site of action

e)

Menutupinya dari pengaruh atmosfir

2.

Bahan obat berbentuk cair dapat diformulasikan menjadi bentuk padat dan digunakan secara peroral. Pendekatan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk tujuan di atas adalah:

a)

Mengemasnya dalam bentuk sediaan kapsul gelatin lunak

b)

Menggunakan bentuk ester atau garam padanya

c)

Membuatnya dalam sediaan suspensi

d)

Mencampurkannya dengan lelehan bahan padat atau semi padat lalu memasukkan dalam kapsul gelatin keras

e)

Mengeringkannya dengan pembawa padatan

3.

Dalam pemeriksaan mikroskopis bahan obat dapat diperoleh banyak informasi. Pernyataan berikut tidak sesuai adalah:

a)

Merupakan tahapan yang penting dalam kerja praformulasi

b)

Dapat menunjukkan ukuran partikel dan distribusinya

c)

Dapat memberikan informasi mengenai perubahan karakteristik partikel obat

d)

Dapat digunakan untuk menentukan dosis obat

e)

Bentuk partikel yang sferis dan oval lebih mudah mengalir daripada bentuk jarum

4.

Titik lebur bahan berpengaruh dalam studi pra‑formulasi bentuk sediaan tablet. Dari pernyataan berikut yang tidak sesuai adalah:

a)

Suatu zat mulai melebur pada titik di mana terjadi kesetimbangan antara zat padat dan zat cair

b)

Obat dengan titik lebur tinggi akan menyebabkan masalah pada proses penyaringan

c)

Titik lebur suatu bahan akan berubah jika terdapat kontaminasi

d)

Bahan dengan titik leleh rendah memiliki panas lebur yang rendah

e)

Bahan dengan ikatan ionic memiliki panas lebur yang lebih tinggi daripada bahan dengan ikatan van der Waals

5.

Sifat fisika dan kimia bahan berikut yang tidak dipengaruhi oleh ukuran partikel adalah:

a)

Rasa

b)

Warna

c)

Tekstur

d)

Keseragaman kandungan

e)

Semua salah

6.

Teknik berikut yang tidak dapat digunakan untuk menentukan sifat kristal adalah:

a)

Difraksi sinar X

b)

Analisis termal

c)

PCR

d)

Spektroskopi inframerah

e)

Mikroskopi lempeng panas

7.

Sifat fisiko kimia yang penting dari suatu bahan obat adalah kelarutan, khususnya dalam sistem air. Pernyataan berikut yang tidak sesuai adalah:

a)

Kelarutan berbanding lurus dengan radius partikel berukuran kecil

b)

Agar suatu obat dapat memberikan efek terapetis, maka obat tersebut harus terlarut

c)

Metode yang sering digunakan untuk menaikkan kelarutan obat adalah menggunakan bentuk garam atau esternya

d)

Kelarutan berbanding terbalik dengan suhu absolut

e)

Cara yang digunakan untuk menentukan kelarutan obat adalah metode kesetimbangan larutan

8.

Bentuk sediaan tablet memiliki beberapa keuntungan dibandingkan bentuk sediaan lainnya. Pilihan berikut yang tidak sesuai dengan pernyataan di atas adalah:

a)

Sesuai untuk produksi skala besar

b)

Mudah untuk diberi identitas

c)

Merupakan bentuk sediaan dengan presisi dosis yang tinggi, bahkan untuk dosis rendah

d)

Mempunyai biaya produksi paling rendah dibandingkan bentuk sediaan oral lainnya

e)

Mempunyai stabilitas kimia paling baik di antara semua bentuk sediaan oral

9.

Bentuk sediaan tablet memiliki sifat yang harus dipenuhi. Namun dalam pilihan berikut terdapat pernyataan yang tidak sesuai, yaitu:

a)

Bebas dari defek seperti chip, crack, discoloration dan kontaminasi

b)

Memiliki kekuatan yang cukup sehingga tidak rusak pada saat proses pengemasan

c)

Bisa melepaskan obat dengan cara yang dapat direproduksi

d)

Atribut fisik saja yang tidak boleh berubah dari waktu ke waktu

e)

Atribut fisik dan kimia tidak boleh berubah dari waktu ke waktu

10.

Diluen diperlukan dalam pembuatan tablet. Pernyataan berikut yang tidak sesuai adalah:

a)

Mengurangi kontak antara dua senyawa yang bereaksi

b)

Berfungsi untuk menaikkan bulk obat dosis rendah

c)

Harus memiliki sifat kompresibilitas dan kompatibilitas yang baik

d)

Meningkatkan adhesi

e)

Meningkatkan aliran

11.

Dalam pemilihan diluen, terdapat beberapa sifat yang harus dimiliki. Pernyataan berikut yang tidak sesuai adalah:

a)

Non-toxic

b)

Secara individual harus stabil fisik dan kimianya

c)

Tersedia secara komersial

d)

Tidak mengubah bioavailabilitas obat

e)

Biaya rendah

12.

Bahan pengisi untuk formulasi cetak langsung harus memiliki sifat kompresibilitas yang baik. Bahan berikut yang tidak memiliki sifat tersebut adalah:

a)

Sugartab

b)

Avicel PH 102

c)

Sta-RX 1500

d)

Spray dried lactose

e)

Corn starch

13.

Pernyataan yang benar mengenai binder adalah:

a)

Binder dapat ditambahkan dalam bentuk kering atau basah

b)

Binder kering ditambahkan dalam campuran sebelum proses granulasi basah

c)

Binder bisa juga ditambahkan sesaat sebelum proses tabletasi (direct compression)

d)

A dan B benar

e)

Semua benar

14.

Penggunaan binder dapat dijelaskan dengan pernyataan berikut, kecuali:

a)

Memberikan kekuatan ikatan hidrogen pada tablet dan granul

b)

Meningkatkan kompatibilitas granul

c)

Meningkatkan kompresibilitas formulasi

d)

Meningkatkan kekuatan tablet

e)

Meningkatkan sifat alir serbuk atau granul

15.

Tidak semua bahan dapat digunakan sebagai binder, contohnya adalah:

a)

Methyl cellulose konsentrasi 1-4%

b)

Plasdone konsentrasi 2-5%

c)

Sukrosa konsentrasi 2-20%

d)

Starch 1500 konsentrasi 1-4%

e)

Kombinasi dekstrose 90-92% dan maltose 3-5%

16.

Yang benar dari pernyataan berikut perihal disintegrant adalah:

a)

Disintegran penting dalam formulasi immediate release products

b)

Disintegran akan efektif jika ditambahkan 50% intragranular dan 50% ekstragranular

c)

Beberapa diluen dapat berfungsi juga sebagai disintegran

d)

Disolusi obat menjadi factor dalam pemilihan disintegran

e)

Semua benar

17.

Contoh bahan berikut yang tidak dapat digunakan sebagai disintegrant adalah:

a)

Sodium starch glycolate

b)

Lactose hydrouse

c)

Campuran MCC dan sodium CMC

d)

Colloidal silicon dioxide

e)

Magnesium aluminium silicate

18.

Pernyataan berikut yang benar adalah:

a)

Lubrikan berfungsi untuk mengurangi friksi antar permukaan yang bergeser pada dinding antarmuka tablet-die selama pencetakan dan pelontaran

b)

Lubrikan berfungsi mengurangi adhesi antara serbuk dan permukaan punch

c)

Glidan berfungsi untuk meningkatkan aliran dengan memodifikasi interaksi antar partikel

d)

A dan B benar

e)

Semua benar

19.

Pernyataan berikut yang tidak sesuai menjelaskan mengenai lubrikan adalah:

a)

Disintegrasi dan disolusi akan terpengaruh jika terlalu banyak menambahkan lubrikan

b)

Magnesium stearate dapat digunakan sebagai lubrikan dalam formulasi tablet Acetosal

c)

Penambahan lubrikan dapat melunakkan tablet

d)

Lubrikan biasanya ditambahkan terakhir setelah semua komponen lain dicampur

e)

Water soluble lubricant tidak begitu efektif untuk soluble tablet

20.

Pernyataan berikut yang tidak sesuai menjelaskan mengenai glidan adalah:

a)

Mencegah lengket dengan mesin

b)

Meningkatkan sifat alir granul

c)

Memudahkan aliran granul di mesin cetak tablet

d)

Sifat alirnya diukur menggunakan angle of repose

e)

Talk adalah contoh glidan

21.

Pada pembuatan tablet dapat terjadi beberapa permasalahan. Pernyataan berikut yang tidak sesuai adalah:

a)

Capping, splitting atau laminating terjadi karena terperangkapnya udara selama cetak langsung

b)

Capping juga disebabkan karena kondisi punch yang tidak bersih

c)

Granulasi yang terlalu banyak fines juga dapat menyebabkan capping

d)

Serbuk halus tidak diinginkan dalam granul untuk dicetak menjadi tablet

e)

Splitting terjadi karena penyimpanan tablet yang tidak tepat

22.

Tahapan proses pembuatan sediaan tablet:
A. Penggilingan;
B. Pengayakan;
C. Pembuatan pellet;
D. Pencampuran kering;
E. Pencampuran akhir;
F. Granulasi basah;
G. Pengeringan pellet;
H. Pencetakan.

Alur proses granulasi basah adalah sebagai berikut:

a)

A - B - C - D - E - F - G - H

b)

A - D - B - C - F - E - G - H

c)

A - D - F - C - G - B - E - H

d)

A - C - G - F - B - E - D - H

e)

A - F - C - G - B - D - E - H

23.

Pernyataan berikut yang tidak sesuai dalam menjelaskan pembuatan tablet adalah:

a)

Garam kalsium tidak boleh digunakan sebagai pengisi tetrasiklin karena dapat menyebabkan peningkatan absorpsi tetrasiklin yang berlebihan

b)

Croscarmellose dan Sodium starch glycolate seringkali dipilih sebagai disintegran karena kemampuan menyerap air yang tinggi dengan aksi yang cepat

c)

Pembentukan pellet biasanya menggunakan mesh ukuran 6 atau 8

d)

Pengayakan kering biasanya menggunakan mesh ukuran 12 hingga 20

e)

Lubrikan dapat memberikan efek kilau pada tablet

24.

Tahapan berikut yang tidak sesuai menjelaskan operasional mesin cetak tablet single punch adalah:

a)

Ketika punch bawah turun, bagian bawah pengisi terisi dengan granula dari hopper dan mengisi lubang die

b)

Bagian bawah pengisi memendek, menyingkirkan granul berlebih, dan meningkatkan pengisian dalam lubang die

c)

Bagian punch atas turun dan mengempa isi die, membentuk tablet

d)

Bagian bawah pengisi bergerak di atas lubang die, menyorongkan tablet ke samping, dan mengisi kembali lubang die

e)

Zat aktif obat dan bahan tambahan sebaiknya dicampur dalam satu tahapan proses

25.

Dalam Farmakope Indonesia VI telah dijelaskan mengenai parameter keseragaman sediaan. Pernyataan berikut benar yang tidak sesuai adalah:

a)

Keseragaman sediaan adalah derajat keseragaman jumlah zat aktif dalam satuan sediaan

b)

Keseragaman kandungan adalah salah satu metode penetapan keseragaman sediaan

c)

Keseragaman bobot adalah salah satu metode penetapan keseragaman kandungan

d)

Tablet tidak bersalut yang mengandung zat aktif 25 mg atau lebih yang merupakan 25% atau lebih terhadap bobot satuan sediaan dipersyaratkan keragaman bobot

e)

Persyaratan keseragaman sediaan tidak berlaku untuk suspensi, emulsi atau gel dalam wadah satuan dosis yang ditujukan untuk penggunaan secara eksternal pada kulit

26.

Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan uji keseragaman sediaan menurut FI VI adalah:

a)

Sampel diambil sejumlah 30 tablet, 10 tablet diuji pada kesempatan pertama dan 20 tablet diuji jika hasil tidak memenuhi syarat pada pengujian pada kesempatan pertama

b)

Pada uji keseragaman kandungan, penetapan kadar dilakukan pada setiap tablet menggunakan metode analisis yang sesuai

c)

Kriteria keberterimaan uji keseragaman kandungan adalah standar deviasi kurang dari 6%

d)

Pada uji keragaman bobot, kadar zat aktif dapat diambil dari uji penetapan kadar (assay)

e)

Pada uji keragaman bobot, kandungan zat aktif setiap tablet diperoleh dari perhitungan bobot tablet individual dibagi bobot rata-rata dikalikan kadar zat aktif

27.

Ketebalan tablet ditentukan oleh beberapa hal berikut. Namun terdapat kondisi yang tidak sesuai, yaitu:

a)

Diameter dies

b)

Jumlah fines yang terkandung dalam granul

c)

Jumlah granul yang masuk ke dalam dies

d)

Karakteristik kompaktibilitas granul

e)

Kekuatan selama kempa

28.

Dalam pernyataan berikut, yang tidak sesuai dalam menjelaskan pembuatan tablet adalah:

a)

Derajat tekanan dapat mempengaruhi disolusi

b)

Semakin besar tekanan, semakin keras tablet

c)

Tablet harus memiliki kekerasan yang cukup keras agar mudah hancur untuk ditelan

d)

Umumnya kekerasan tablet adalah 4 kg

e)

Tablet yang baik tidak mudah patah ketika dibawa

29.

Pernyataan berikut yang tidak benar menjelaskan mengenai uji kerapuhan adalah:

a)

Friabilator adalah alat uji daya tahan tablet

b)

Prinsip kerja pengukuran kerapuhan tablet adalah penentuan bobot yang hilang sebelum dan setelah perlakuan

c)

Umumnya kehilangan bobot maksimum 1%

d)

Ketahanan terhadap bobot yang hilang menunjukkan ketahanan tablet pada saat proses pengemasan

e)

Semua salah

30.

Pernyataan berikut yang benar menjelaskan mengenai uji disintegrasi tablet adalah:

a)

Uji disintegrasi tablet merupakan salah satu indikator disolusi obat

b)

Disintegrasi tablet tidak ditujukan untuk obat yang tidak larut dalam saluran cerna

c)

Hanya beberapa tablet USP saja yang harus melewati uji disintegrasi

d)

Dalam keterbatasan sampel, uji disintegrasi bisa dilakukan terhadap 3 tablet saja

e)

Kriteria keberterimaan uji disintegrasi dari semua jenis tablet adalah 30 menit

31.

Pernyataan berikut yang tidak benar menjelaskan mengenai BCS (Biopharmaceutical Classification System) adalah:

a)

Obat dengan BCS kategori I, korelasi in vitro–in vivo dapat dihasilkan jika laju disolusi lebih rendah dari kecepatan pengosongan lambung

b)

Obat dengan BCS kategori II, disolusi menjadi faktor penentu kecepatan absorpsi namun IVIVC tidak dapat dihasilkan

c)

Obat dengan BCS kategori III, permeabilitas adalah faktor penentu kecepatan dan hanya IVIVC terbatas yang dapat dihasilkan

d)

Obat dengan BCS kategori IV, akan bermasalah jika diberikan secara oral

e)

BCS adalah sistem yang membedakan obat berdasarkan kelarutan dan permeabilitasnya

32.

Faktor formulasi dan produksi berikut dapat mempengaruhi disintegrasi dan disolusi tablet, kecuali:

a)

Lubrikan

b)

Kekuatan kempa

c)

Konsentrasi disintegran

d)

Pengisi

e)

Sifat higroskopis formula

33.

Tes umum (universal test) harus diterapkan pada semua bentuk sediaan oral. Tes yang tidak termasuk dalam kategori ini adalah:

a)

Pemerian

b)

Identifikasi

c)

Uji disolusi

d)

Kadar

e)

Pelarut organik

34.

Uji yang digunakan untuk mengkonfirmasi produk obat positif mengandung senyawa aktif obat sesuai dengan yang tertera pada label disebut dengan:

a)

Pemerian

b)

Identifikasi

c)

Uji disolusi

d)

Kadar

e)

Pelarut organik

35.

Hasil uji kekerasan tablet diperoleh nilai 10 kp10\ \mathrm{kp} . Jika satuannya dikonversi menjadi N\mathrm{N} nilainya adalah:

a)

1 N1\ \mathrm{N}

b)

10 N10\ \mathrm{N}

c)

9,8 N9{,}8\ \mathrm{N}

d)

98 N98\ \mathrm{N}

e)

100 N100\ \mathrm{N}

36.

Suatu tablet memiliki bobot 325 mg . Jumlah tablet yang diperlukan untuk uji keregasan adalah:

a)

10 tablet

b)

20 tablet

c)

15 tablet

d)

30 tablet

e)

1 tablet

37.

Dalam kemasan produk farmasi dicantumkan indikasi obat. Hal ini menunjukkan fungsi kemasan apa?

a)

Identifikasi

b)

Melindungi

c)

Informasi

d)

Kepatuhan

e)

Mengawetkan

38.

Berikut adalah contoh kemasan tersier yang tepat:

a)

Strip

b)

Etiket botol

c)

Blister

d)

Dus

e)

Brosur

39.

Material gelas banyak digunakan sebagai kemasan produk farmasi. Komponen utama gelas adalah apa?

a)

Aluminium oxide

b)

Silicon dioxide

c)

Cobalt oxide

d)

Lead oxide

e)

Arsenic trioxide

40.

Penggunaan plastik sebagai kemasan produk farmasi mempunyai banyak keuntungan. Manakah yang merupakan keuntungan utama?

a)

Impermeable secara kimia

b)

Mudah dibentuk

c)

Mudah retak karena adanya pelarut

d)

Komponennya bisa leach-out ke dalam larutan

e)

Sensitif terhadap suhu yang lama

41.

Menurut FI VI, 2020, apa definisi tablet dalam farmasi?

a)

Sediaan cair mengandung zat aktif terlarut

b)

Sediaan padat mengandung obat dengan atau tanpa pengisi

c)

Sediaan semi‑padat untuk pemakaian topikal

d)

Sediaan gas untuk inhalasi medis

42.

Manakah pernyataan yang benar tentang perbedaan utama tablet kempa dan tablet cetak?

a)

Tablet kempa dibuat dengan tekanan rendah pada massa lembab

b)

Tablet cetak menggunakan granul kering dengan cetakan baja

c)

Tablet kempa memakai tekanan tinggi pada serbuk atau granul

d)

Tablet cetak bergantung pada desain punch untuk penandaan

43.

Skenario: Anda merancang tablet yang membutuhkan logo timbul spesifik di permukaannya. Metode mana yang paling dapat mengontrol penandaan permukaan melalui desain cetakan?

a)

Pencetakan (molding) menggunakan lubang cetakan

b)

Kompresi langsung tanpa cetakan baja

c)

Granulasi basah dengan pengeringan tray

d)

Ekstrusi dan sferonisasi untuk bentuk bulat

44.

Tablet effervescent memiliki karakteristik utama yang membedakannya dari tablet biasa. Ciri yang paling tepat adalah apa?

a)

Ditempatkan di bawah lidah untuk serapan cepat

b)

Larut menghasilkan gas CO2 saat kontak air

c)

Dilarutkan perlahan di mulut seperti lozenges

d)

Dikunyah sebelum ditelan untuk rasa enak

45.

Tujuan utama tablet salut enterik adalah apa?

a)

Melindungi zat aktif dari asam lambung

b)

Mempercepat disolusi dalam rongga mulut

c)

Mengurangi ukuran dosis sangat besar

d)

Menghasilkan gas untuk meningkatkan palatabilitas

46.

Tablet sublingual dan buccal memberikan keuntungan farmakokinetik tertentu. Manakah pernyataan yang benar?

a)

Menghindari metabolisme hati first-pass

b)

Memerlukan waktu disolusi lebih lama

c)

Selalu mengandung lapisan pelindung

d)

Harus dikunyah sebelum ditelan

47.

Lozenges (tablet hisap) biasanya dibuat dengan bahan dasar apa untuk membentuk pastiles?

a)

Gelatin dan sukrosa yang dilelehkan

b)

Pati pregelatinisasi murni

c)

Selulosa mikrokristalin saja

d)

Magnesium stearat dan talek

48.

Manakah yang merupakan kelemahan umum bentuk sediaan tablet dibandingkan bentuk cair?

a)

Onset kerja cenderung lebih lambat

b)

Sulit dikemas dan didistribusikan

c)

Dosis tidak dapat diukur dengan tepat

d)

Stabilitas kimia biasanya lebih buruk

49.

Keuntungan utama tablet yang terkait dengan kualitas produk adalah apa?

a)

Stabilitas fisik dan kimia yang baik

b)

Meningkatkan rasa pahit obat

c)

Selalu cocok untuk dosis sangat besar

d)

Tidak memerlukan proses manufaktur

50.

Seorang pasien lansia kesulitan menelan obat. Jenis tablet mana yang paling mengurangi masalah ini tanpa menelan utuh?

a)

Tablet sublingual dengan lapisan tebal

b)

Tablet salut enterik tahan asam

c)

Tablet triturat berukuran kecil silindris

d)

Tablet kunyah dengan tekstur mudah dikunyah

51.

Anda merancang produk untuk efek sistemik cepat tanpa memerlukan penelanan. Pilihan formulasi yang paling tepat adalah apa?

a)

Tablet effervescent untuk larutan berkarbonasi

b)

Tablet sublingual atau buccal diserap mukosa

c)

Tablet hisap dengan gelatin untuk rasa manis

d)

Tablet salut enterik dengan lapisan pelindung

52.

Komponen mana yang memberikan efek terapeutik pada tablet?

a)

Zat aktif sebagai bahan berkhasiat utama

b)

Bahan pengisi untuk menambah massa tablet

c)

Bahan pengikat untuk meningkatkan kohesi

d)

Disintegran untuk mempercepat hancurnya

53.

Peran utama bahan pengisi dalam formulasi tablet adalah apa?

a)

Mengurangi gesekan saat pengempaan

b)

Mempercepat disintegrasi setelah ditelan

c)

Menambah volume saat zat aktif sedikit

d)

Memberikan adhesi pada massa serbuk

54.

Apa fungsi utama bahan pengikat pada massa tablet?

a)

Menambah rasa manis pada tablet

b)

Mengubah warna tablet menjadi putih

c)

Meningkatkan kelarutan zat aktif

d)

Meningkatkan adhesi dan kohesi serbuk

55.

Disintegran melakukan apa setelah tablet ditelan?

a)

Menurunkan gesekan antar partikel selama kempa

b)

Memberi kohesi yang lebih tinggi pada granul

c)

Membantu tablet hancur dan melepaskan zat aktif

d)

Menambah volume tablet saat dosis kecil

56.

Untuk obat hidrofobik dengan kelarutan rendah, bahan pengisi seperti apa yang disarankan?

a)

Yang bermuatan negatif untuk ikatan ionik

b)

Yang volatil untuk mempercepat pengeringan

c)

Yang larut dalam air untuk bioavailabilitas

d)

Yang tidak larut untuk stabilitas kimia

57.

Jenis bahan pengisi yang cocok untuk tablet kunyah adalah apa?

a)

Sukrosa, manitol, sorbitol

b)

Kalsium fosfat dibasa

c)

Selulosa mikrokristal

d)

Pati pregelatinisasi

58.

Pilih kombinasi yang paling tepat untuk kempa langsung:

a)

Pati sebagai zat aktif utama

b)

Sorbitol sebagai lubrikan utama

c)

Gelatin sebagai disintegran utama

d)

Selulosa mikrokristal sebagai pengikat efektif

59.

Faktor mana yang paling memengaruhi efektivitas daya hancur tablet oleh disintegran?

a)

Kepadatan tablet dan cara penambahan disintegran

b)

Ukuran cetakan dan tekanan kempa maksimum

c)

Kecepatan mesin dan diameter punch atas

d)

Waktu pengeringan dan suhu ruang produksi

60.

Pilih contoh disintegran yang umum digunakan dalam formulasi tablet.

a)

Asam stearat dengan logam terikat

b)

Minyak nabati terhidrogenasi padat

c)

Polietilen glikol dengan berat molekul tinggi

d)

Pati dan selulosa termodifikasi kimia

61.

Tujuan penggunaan lubrikan dalam proses pengempaan adalah untuk:

a)

Mencegah massa tablet melekat pada cetakan

b)

Meningkatkan kekerasan inti tablet terkompaksi

c)

Mengurangi ukuran partikel zat aktif terdispersi

d)

Mempercepat reaksi kimia selama pencetakan

62.

Skenario: Hasil uji menunjukkan tablet larut lebih lambat setelah penambahan talcum sebagai lubrikan. Tindakan paling tepat adalah:

a)

Menaikkan tekanan kempa untuk densitas lebih tinggi

b)

Menambah kadar talcum untuk pelumasan maksimal

c)

Mengurangi lubrikan hidrofobik atau ganti yang larut

d)

Menambahkan lebih banyak disintegran tipe pati

63.

Glidan berfungsi terutama untuk:

a)

Mengikat partikel agar kompak selama kompresi

b)

Mencegah tablet retak saat proses pengeringan oven

c)

Meningkatkan kemampuan mengalir serbuk dalam kempa langsung

d)

Mempercepat pelepasan zat aktif dari matriks hidrofilik

64.

Jika proses kempa langsung mengalami segregasi dan aliran buruk, intervensi yang paling berdasar adalah:

a)

Menambah silika pirogenik koloidal sebagai glidan

b)

Mengganti disintegran dengan tipe lebih hidrofilik

c)

Menambah asam stearat untuk mengurangi friksi

d)

Menaikkan suhu ruang produksi untuk menurunkan viskositas

65.

Langkah pertama dalam optimalisasi formulasi tablet bertujuan untuk apa?

a)

Menentukan jadwal produksi mingguan pabrik

b)

Menilai sifat zat aktif secara fisikokimia

c)

Menghitung biaya pemasaran dan distribusi

d)

Menyusun desain kemasan dan label produk

66.

Kriteria utama pemilihan eksipien pada formulasi tablet adalah apa?

a)

Kompatibilitas dan fungsi optimal eksipien

b)

Harga bahan paling murah di pasaran

c)

Warna eksipien yang menarik konsumen

d)

Popularitas merek pemasok farmasi

67.

Metode mana yang paling sesuai untuk bahan sensitif terhadap kelembaban dan panas?

a)

Granulasi kering dengan tekanan tinggi

b)

Granulasi basah menggunakan pelarut

c)

Kompresi langsung tanpa granulasi

d)

Pengeringan semprot sebelum pencampuran

68.

Menurut standar Farmakope Indonesia, penyimpangan berat individual yang diizinkan untuk tablet rata-rata ≥250 mg adalah berapa?

a)

Antara ±2 dan ±3 persen saja

b)

Tepat ±7,5 persen untuk semua tablet

c)

Tidak lebih dari ±10 persen per batch

d)

Tidak lebih dari ±5 persen per tablet

69.

Rentang kekerasan tablet yang dianggap optimal agar tahan penanganan namun tetap hancur di saluran cerna adalah berapa?

a)

Di atas 15 kilogram gaya terus-menerus

b)

Antara 11 dan 14 kilogram gaya

c)

Sekitar 4 hingga 10 kilogram gaya

d)

Kurang dari 2 kilogram gaya rata-rata

70.

Dalam uji friabilitas, parameter operasi yang disebutkan untuk mensimulasikan gesekan penanganan adalah apa?

a)

Kecepatan 25 rpm selama empat menit

b)

Kecepatan 60 rpm selama satu menit

c)

Tekanan 10 bar selama lima menit

d)

Temperatur 37 derajat selama sepuluh menit

71.

Batas maksimum kehilangan bobot yang diperbolehkan pada uji friabilitas adalah berapa?

a)

Tepat dua persen dari bobot awal

b)

Kurang dari nol koma lima persen saja

c)

Tidak lebih dari satu persen dari bobot awal

d)

Antara tiga sampai empat persen total

72.

Mengapa sealing coat pada sugar coating dapat menjadi kelemahan terkait obat?

a)

Dapat mengganggu ketersediaan hayati obat

b)

Mempercepat disintegrasi dan pelarutan obat

c)

Selalu meningkatkan kestabilan obat aktif

d)

Menurunkan kebutuhan ruang produksi secara signifikan

73.

Tablet dengan ukiran pada permukaan lebih cocok menggunakan metode penyalutan apa?

a)

Film coating karena meningkatkan waktu disintegrasi

b)

Sugar coating karena tidak memerlukan sealing

c)

Sugar coating karena menutup ukiran sempurna

d)

Film coating karena bisa untuk tablet diukir

74.

Faktor proses manakah yang membuat sugar coating kurang efisien dibanding film coating?

a)

Menghasilkan lebih sedikit debu di ruang produksi

b)

Tidak memerlukan lapisan sealing tambahan

c)

Memerlukan waktu lama tiga sampai lima hari

d)

Dapat dilakukan otomatis atau semi otomatis

75.

Apa konsekuensi dari sifat higroskopis gula pada sugar coating?

a)

Lapisan menurunkan risiko retak pada suhu tinggi

b)

Lapisan mempercepat disintegrasi secara konsisten

c)

Lapisan meningkatkan ketahanan terhadap kelembapan tinggi

d)

Lapisan mudah menyerap kelembapan dan bermasalah

76.

Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai risiko mikrobiologis pada sugar coating?

a)

Proses otomatis mencegah kontaminasi mikroba total

b)

Sealing coat mensterilkan permukaan tablet sepenuhnya

c)

Gula menghambat pertumbuhan mikroorganisme kuat

d)

Komponen salut menjadi media pertumbuhan mikroba

77.

Mengapa film coating sering dipilih untuk tablet higroskopis?

a)

Menyediakan barier kelembapan lebih efektif

b)

Meningkatkan higroskopisitas bahan aktif

c)

Memaksa migrasi zat warna ke inti tablet

d)

Memerlukan pengeringan lebih lama daripada gula

78.

Bahan yang umum dipakai untuk memberikan kilap pada tahap polishing adalah apa?

a)

Cera carnauba atau lilin tawon

b)

Selulosa mikrokristalin amorf

c)

Gelatin terhidrolisis pekat

d)

Polietilen glikol berat molekul tinggi

79.

Bagaimana sifat zat warna larut air mempengaruhi hasil pewarnaan?

a)

Menyebabkan waktu proses sangat singkat

b)

Tidak mungkin larut dalam media pelapisan

c)

Selalu membentuk lake yang stabil cahaya

d)

Dapat terjadi migrasi warna pada lapisan

80.

Apa risiko pada tablet inti ketika dilakukan penyalutan gula berlapis-lapis?

a)

Viscositas larutan meningkat drastis

b)

Difusi gas pelarut terhambat total

c)

Penetrasi pelarut organik menjadi tinggi

d)

Kekuatan inti menurun dan mudah retak

81.

Mana alasan utama penyalutan gula dianggap kurang menguntungkan dalam formulasi tablet modern?

a)

Meningkatkan kekuatan inti tablet secara konsisten

b)

Mempercepat disolusi bahan aktif kompleks

c)

Higroskopis menyebabkan ketidakstabilan kelembapan

d)

Mengurangi kebutuhan bahan pengikat tambahan

82.

Pada diagram proses pelapisan partikel, urutan mikroproses yang benar adalah apa?

a)

Wetting-distribution, polishing, spraying

b)

Spraying, wetting-distribution, rekristalisasi

c)

Coloring, spraying, rekristalisasi

d)

Rekristalisasi, spraying, wetting-distribution

83.

Bahan serbuk yang dapat ditaburkan pada tahap sealing untuk inti kurang peka adalah apa?

a)

HPMC dalam larutan air murni

b)

PVAB dengan etanol tinggi

c)

Pigmen organik pekat anhidrat

d)

Talk atau cera alba sebagai penabur

84.

Di antara berikut, mana yang termasuk polimer pembentuk film untuk sealing?

a)

Sirup jagung sebagai pemanis cair

b)

Gliserin sebagai humektan manis

c)

Shellac sebagai polimer tidak larut air

d)

Aerosil sebagai pengisi silika

85.

Bahan pelarut umum untuk polimer pembentuk film pada sealing adalah apa?

a)

Amonia encer dalam air

b)

Etanol atau metilen klorida organik

c)

Gliserol dengan sirup jagung

d)

Air murni tanpa ko-solven