Font size
WorksheetsUAS SPO S1 AJ
Total questions: 66
Worksheet time: 50mins
Pelepasan bahan obat langsung pada lokasi reseptor tertentu pada organ atau jaringan adalah
Delayed Release
Controlled Release
Prolonged Release
Site-specific release
Receptor release
Dalam mendesain bentuk sediaan lepas terus menerus yang berdasarkan disolusi, kecepatan pelepasan obat dapat dilakukan dengan menurunkan kecepatan disolusi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara mana yang dapat membantu hal tersebut?
Memasukkan obat dalam matrik larut segera
Menggunakan HPMC sebagai penyalut
Menggunakan PVP sebagai penyalut
Mengecilkan ukuran partikel obat
Menyalut obat dalam salut larut cepat
Seorang formulator mendesain suatu sediaan tablet oral. Sebagian zat aktif disalut dengan salut enteric dan sisanya tidak. Setelah dicampur dengan eksipien, massa dicetak. Di mana lokasi tablet akan larut?
Di lambung saja
Di lambung dan usus halus
Di usus halus saja
Di lambung dan kolon
Di kolon saja
Bentuk sediaan pelepasan terus menerus ada yang didasarkan atas difusi. Difusi merupakan gerakan massa dari molekul karena ada gerakan molekuler dari molekul sepanjang gradient konsentrasinya. Hukum apa yang memformulasikan persamaan mengenai hal tersebut?
Archimedes
Einstein
Fick’s I
Newton
Stokes
Sistem pelepasan terus-menerus (sustained) dapat dibuat dengan menempatkan zat aktif dalam sediaan inti yang dikelilingi oleh membran polimer. Mekanisme pelepasan obat berdasarkan difusi. Apa sifat membran polimer yang dibutuhkan?
Absorptif
Aditif
Adsorptif
Degradabel
Inert
Di bawah ini tentang pembuatan sediaan mikroenkapsulasi dengan teknik koaservasi adalah, kecuali
Dengan cara dripping
Menggunakan gelatin
Menggunakan lipid sebagai crosslinker
Menggunakan crosslinker
Di akhir proses dilakukan washing
Sistem mukoadhesif bisa meningkatkan performance sistem penghantaran obat dengan mekanisme di bawah ini, kecuali
Melokalisasi pada daerah tertentu dari GI tract
Meningkatkan kontak yang erat antara sediaan dengan tempat absorbsi
Mempercepat waktu tinggal sediaan dalam GI tract
Meningkatkan konsentrasi obat pada tempat absorbsi/ adhesi
Mencegah sediaan diencerkan atau degradasi oleh sekresi GI
Di bawah ini merupakan mekanisme enhancer, kecuali
Meningkatkan koefisien partisi obat untuk meningkatkan pelepasan dari pembawa ke dalam kulit.
Meningkatkan aktivitas termodinamika obat bila enhancer berfungsi sebagai kosolven,
Penurunan difusi obat dengan mengkondisi stratum korneum misalnya dengan hidrasi
Meningkatkan penetrasi dengan establishing reservoir obat dalam stratum corneum
Meningkatkan permeabilitas kulit terhadap obat yang melewati kulit dengan perubahan stratum corneum yang reversibel.
Di bawah ini terkait dengan Surfaktan, kecuali
Surfaktan terdapat dalam beberapa sediaan obat dan kosmetik
Surfaktan ditambahkan pada formula untuk meningkatkan kelarutan bahan yang lipofil, dan juga berkemampuan untuk melarutkan lipid dalam stratum corneum
Terdiri dari alkyl yang lipofilik atau rantai lemak aryl, bersama dengan grup hidrofilik
Surfaktan anionik misal sodium lauryl sulphate (SLS), surfaktan kationik misal cetyl trimethyl ammonium bromide, surfaktan non ionik dan surfaktan zwitter ion contoh dodecyl betain
Surfaktan efektif dengan konsentrasi kurang dari 10%
Di bawah ini metode enkapsulasi yang bisa menghasilkan ukuran partikel terkecil adalah
Koaservasi
Prilling
Resinate
Absorption of porous solid support
Polymeric submicronic capsules
Di bawah ini metode enkapsulasi yang sangat dipengaruhi oleh tekanan dan pengadukan/shear adalah
Koaservasi
Prilling
Resinate
Absorption of porous solid support
Polymeric submicronic capsules
Keuntungan dari sediaan effervescent adalah, kecuali
Perlu kemasan khusus
Pemakaiannya lebih mudah dan nyaman
Dapat mengakomodasi obat dalam dosis besar
Onset of actionnya cepat
Rasanya lebih enak
Di bawah ini sumber asam yang digunakan untuk pembuatan sediaan tablet effervescent, kecuali
Asam Sitrat
Asam Malat
Asam Askorbat
Asam Klorida
Asam Nikotinat
Di bawah ini merupakan metode untuk pembuatan liposom, kecuali
Vortexing (Hydration)
Sonication
Ethanol injection
Extrusion
Cholic acid removal
Di bawah ini makromolekul biologis yang berfungsi untuk pengobatan diabetes adalah
Superoxide desmutase liposomal
Insulin
Interferon
Antibodies
Biopolymers
Sistem penghantaran obat yang terdiri dari surfaktan non-ionik dan distabilkan dengan kolesterol adalah
Liposom
Niosom
Fitosom
Transfersome
Nanoemulsi
Di bawah ini pernyataan yang benar tentang vaginal drug delivery system adalah
Ditujukan terutama untuk terapi lokal di colon (Inflamatory bowel disease, kanker colon)
Bisa juga untuk tempat absorpsi untuk penghantaran obat secara sistemik
Prolonged residence time (30-40 jam)
Relatively high enzyme
Melalui first pass effect
Dibawah ini merupakan keuntungan dari oral drug delivery system adalah, kecuali
Patient acceptability and compliance
Poor blood supply
Prolonged retention
Commercial advantages
Large surface area
Variabel yang menentukan pelepasan sediaan oral yang dimodifikasi adalah, kecuali
Kemungkinan peruraian secara kimia karena perubahan pH sepanjang saluran cerna
Pengaruh pengosongan lambung
Ketergantungan pada makanan
Memiliki kelarutan yang sangat tinggi
Dosis obat
Berikut adalah faktor yang mempengaruhi terbentuknya inklusi siklodekstrin, kecuali
Jenis CD
Derajat substitusi CD
Adanya aditif
Metode pembuatan
Pengadukan
Manakah pernyataan yang paling tepat tentang nanosuspensi dalam konteks farmasetika?
Dispersi kolloid partikel nano berukuran 10–50 nm
Emulsi makro dengan droplet lebih dari 1 µm
Dispersi partikel sub-mikron berukuran 100–1000 nm
Larutan sejati molekul terlarut di bawah 10 nm
Pernyataan mana yang benar tentang istilah "sub-mikron" dalam nanosuspensi?
Mengacu pada droplet emulsi makro di atas 1000 nm
Mengacu pada partikel 100–1000 nm dalam diameter
Mengacu pada partikel 1–10 µm ukuran rata-rata
Mengacu pada partikel lebih kecil dari 10 nm
Gambar berikut merupakan hasil SEM yang menunjukkan partikel kecil dari "Ibuprofen-PVP nanocrystals". Manfaat utama pembentukan nanokristal untuk ibuprofen yang sukar larut air adalah apa?
Meningkatkan ukuran partikel demi kestabilan fisik
Menghilangkan kebutuhan formulasi dan pengolahan
Menurunkan bioavailabilitas sistemik secara signifikan
Meningkatkan bioavailabilitas dan kecepatan disolusi
Dalam konteks nanosuspensi, apa alasan utama kenaikan laju disolusi menurut persamaan Noyes–Whitney?
Penurunan V karena suhu T lebih tinggi
Kenaikan h karena lapisan difusi menjadi tebal
Kenaikan D akibat perubahan bobot jenis ρ
Kenaikan S karena luas permukaan partikel lebih besar
Manakah pernyataan yang paling tepat terkait dampak peningkatan luas permukaan spesifik pada laju disolusi obat yang sukar larut?
Hanya memengaruhi obat sangat larut
Tidak memengaruhi laju disolusi
Menurunkan laju disolusi obat
Menaikkan laju disolusi obat
Pada grafik konsentrasi darah rata-rata vs waktu, profil nanosuspensi dibandingkan konvensional menunjukkan apa terkait bioavailabilitas?
AUC lebih rendah pada nanosuspensi
Eliminasi lebih panjang pada konvensional
Tmax lebih lambat pada nanosuspensi
Cmax lebih tinggi pada nanosuspensi
Untuk obat dengan kelarutan air < 10 mg/mL, apa keuntungan utama proses nanosuspensi dalam hal pembuatan?
Hanya cocok untuk larut tinggi
Tidak dapat dilakukan sama sekali
Relatif mudah diaplikasikan
Membutuhkan peralatan sangat kompleks
Bentuk sediaan apa yang dapat dikembangkan dari nanosuspensi untuk penggunaan klinis, termasuk produk steril?
Suppositoria eksklusif
Patch transdermal saja
Suspensi injeksi steril
Tablet dan kapsul
Pernyataan mana yang paling tepat tentang ketidakstabilan termodinamika pada nanosuspensi?
Interfacial tension tidak memengaruhi pertumbuhan kristal
Luas permukaan besar menaikkan tegangan antarmuka
Ukuran partikel besar mempercepat aglomerasi
Luas permukaan kecil menurunkan energi bebas
Persamaan dG = dA·γ pada teori nanosuspensi menyiratkan apa?
Aglomerasi berhenti ketika dA meningkat
Tegangan antarmuka tidak terkait dengan luas permukaan
Energi bebas berbanding lurus luas permukaan dan tegangan
Energi bebas menurun saat ukuran partikel mengecil
Tujuan utama proses media milling dalam formulasi nanokristal obat adalah...
Melarutkan obat sepenuhnya dalam pelarut
Meningkatkan viskositas suspensi tanpa perubahan ukuran
Menggabungkan partikel menjadi agregat besar
Mengurangi ukuran kristal obat secara mekanik
Pernyataan yang benar mengenai perbedaan microfluidization dibanding homogenisasi tekanan tinggi konvensional adalah...
Mengandalkan pengeringan semprot untuk mengecilkan partikel
Mengurangi tekanan untuk menghindari kavitasi sama sekali
Menggunakan mikrosaluran untuk menghasilkan tegangan geser tinggi
Menggunakan bola keramik sebagai media tumbuk utama
Komponen apa yang terlihat pada skema media milling yang berperan mempertahankan media di dalam ruang penggilingan?
Coolant untuk pendinginan
Re-circulation chamber
Screen retaining milling media
Motor penggerak utama
Pada high pressure homogenization, mekanisme utama yang berkontribusi mengecilkan ukuran partikel adalah apa?
Difusi pasif tanpa tekanan
Pemanasan bertahap 70–90 °C
Pengadukan lambat kontinu
Kavitasi dan gaya geser simultan
Perhatikan skema microfluidization. Komponen yang secara langsung menciptakan tekanan sangat tinggi sebelum fluida masuk interaction chamber adalah apa?
Outlet dengan kontrol aliran
Pressure gauge indikator
Cooling jacket eksternal
Pompa bertekanan piston
Pada metode solvent–antisolvent, langkah kunci yang menimbulkan nukleasi partikel adalah apa?
Mencampur larutan obat dengan antisolvèn
Menarik vakum pada cooling jacket
Menaikkan tekanan hingga 23,000 psi
Melewatkan suspensi melalui piston
Pada proses supercritical fluid, CO2 sebagai SCF digunakan bersama larutan polimer dan disemprot melalui nozzle ke dalam precipitation vessel. Tujuan utama tahap ini adalah…
mengendapkan partikel dari larutan polimer
menaikkan viskositas larutan pelarut
mengurangi tekanan pompa volumetrik
mengganti antisolvent dengan nitrogen
Dalam skema solvent–antisolvent, larutan obat diteteskan ke dalam antisolvent sambil disonikasi. Mekanisme terbentuknya partikel terutama karena…
sublimasi pelarut bertekanan
polimerisasi radikal bebas
degradasi termal dan pirolisis
supersaturasi dan nukleasi cepat
Pada proses bottom-up, kombinasi O/W emulsion–solvent evaporation bertujuan menghasilkan partikel…
dari dehidrasi gel hidrofilik
melalui penggilingan mekanik kuat
dengan sintering pada suhu tinggi
dari fase organik yang menguap pelarut
Keunggulan umum menggunakan SCF CO2 dibanding pengeringan semprot untuk obat sensitif panas adalah…
tekanan operasi selalu atmosferik
menghilangkan kebutuhan antisolvent sama sekali
droplet lebih besar dan tidak homogen
temperatur proses lebih rendah dan ramah pelarut
Apa definisi microsphere dalam farmasi?
Larutan homogen obat dalam pelarut organik
Kristal padat obat tanpa matriks penyangga
Partikel sferis berisi obat pada matriks polimer
Agregat serat polimer berisi udara dan air
Rentang ukuran partikel microspheres yang umum digunakan adalah
0,1–10 µm
1–1000 µm
10–10.000 nm
0,5–5 mm
Manfaat microspheres yang paling langsung meningkatkan kadar obat yang mencapai sirkulasi sistemik adalah
Mengikat obat toksik
Memperbaiki bioavailabilitas
Mengurangi viskositas larutan
Menstabilkan estetika sediaan
Pernyataan yang tepat mengenai pelepasan obat dari microspheres adalah
Hanya pelepasan cepat tanpa kendali
Dapat menghasilkan pelepasan terkendali dan terarah
Selalu menyebabkan pelepasan nol-order
Tidak mempengaruhi profil pelepasan obat
Metode mana yang mengandalkan proses pengeringan partikel melalui atomisasi?
Supercritical fluid untuk pengendapan partikel
Ionotropic gelation untuk jaringan mukosa
Spray drying dengan proses atomisasi
Emulsification menggunakan fase minyak-air
Pasangan mana yang paling tepat menggambarkan tujuan ionotropic gelation?
Mengeringkan suspensi dengan semprotan panas
Membentuk gel melalui interaksi ionik polimer
Membangun emulsi stabil dua fase cair
Mengendapkan partikel dengan fluida superkritis
Pernyataan yang paling tepat tentang chitosan sebagai polimer adhesif adalah apa?
Tidak larut pada larutan asam encer
Adhesif dan cocok untuk penghantaran mukosa
Bersifat toksik pada semua jaringan mukosa
Hanya digunakan pada sistem intravena
Pada spray drying, komponen mana yang bertugas mengubah umpan cair menjadi droplet halus sebelum pengeringan?
Cyclone di bagian bawah kolom
Drying chamber silinder tinggi
Atomizer di bagian atas kolom
Dry particles collector wadah akhir
Urutan aliran utama pada proses spray drying yang benar adalah?
Liquid feed → atomizer → drying chamber → cyclone → kolektor
Liquid feed → cyclone → drying chamber → atomizer → kolektor
Atomizer → liquid feed → kolektor → drying chamber → exhaust
Drying gas → cyclone → atomizer → kolektor → exhaust
Fungsi cyclone pada spray drying digunakan sebagai?
Pemanas gas pengering bertekanan tinggi
Tangki penyimpanan umpan cair
Pemisah partikel kering dari gas buang
Nozzle untuk atomisasi larutan
Pada skema Supercritical Fluid Precipitation, di mana terbentuk partikel padat dari larutan jenuh?
Di unit Powder Recovery sebelum nozzle
Di Mixing Chamber sebelum pelarut masuk
Di Nozzle dalam Chamber presipitasi
Di pipa gas keluar menuju lingkungan
Komponen apa yang berperan mencampurkan pelarut dengan fluida superkritis hingga menghasilkan solusi jenuh?
Mixing Chamber dengan dua inlet
Gas outlet pada sisi kanan
Nozzle di atas Chamber presipitasi
Powder Recovery unit silindris
Pernyataan mana yang benar terkait rentang nilai HLB untuk emulgator O/W?
HLB 4–8 lebih cocok O/W emulsification
HLB 12–15 untuk defoaming aqueous systems
HLB 8–18 lebih cocok O/W emulsification
HLB 1–3 khusus wetting and spreading
Emulgator dengan bagian hidrofilik dominan cenderung membentuk tipe emulsi apa?
O/W dengan minyak sebagai fase terdispersi
Gel koaservat tanpa fase terdispersi
W/O dengan air sebagai fase terdispersi
Suspensi padat dalam fluida nonpolar
Keunggulan utama metode ionotropic gelation ?
Bekerja pada suhu ruang, proses mudah, cepat, murah
Suhu ruang stabil, prosedur panjang, cepat, sangat mahal
Butuh pendinginan ekstrem, kontrol sulit, sangat cepat, mahal
Memerlukan pemanasan tinggi, langkah kompleks, lambat, mahal
Dalam setup aerosol, komponen mana yang mengontrol tekanan udara untuk menghasilkan semprotan TPP yang konsisten?
Bejana pengumpul mikrosfer di bawah
Regulator tekanan udara di bagian atas sistem
Nozel semprot pada ujung larutan
Pompa peristaltik yang mendorong cairan
Pernyataan mana yang paling tepat mengenai peran pompa peristaltik dalam proses aerosolisasi TPP?
Mencuci endapan dengan aquadem setelah sentrifugasi
Meningkatkan ukuran mikrosfer melalui agitasi
Mengatur suhu ruang di dalam bejana reaksi
Mengalirkan larutan TPP ke nozel secara terukur
Tujuan utama penggunaan freeze-drying pada -80°C selama 30 jam dalam produksi mikrosfer adalah apa?
Meningkatkan kecepatan difusi partikel dalam mukus
Menghilangkan pelarut sambil mempertahankan struktur pori mikrosfer
Mencegah adsorpsi mukin pada permukaan partikel
Menurunkan pH larutan menuju nilai fisiologis
Berdasarkan citra SEM, bagaimana karakter umum morfologi mikrosfer ?
Kristal jarum homogen dengan ukuran seragam
Bentuk sfera multipel dengan ukuran bervariasi dan aglomerasi
Lembaran datar berpori tanpa aglomerasi
Kubus bersegi dengan permukaan halus
Manakah implikasi morfologi yang paling mungkin terhadap interaksi dengan mukus bila terlihat aglomerasi partikel pada SEM?
Adhesi menurun karena permukaan menjadi lebih licin
Penetrasi meningkat karena ukuran efektif lebih kecil
Difusi berkurang karena steric hindrance pada jaring mukin
Klarifikasi lebih lambat karena partikel menjadi lebih netral
Dalam skema interaksi partikel–mukus, partikel berdiameter >1000 nm cenderung apa?
Tertahan di lapisan luminal karena hambatan sterik mukin
Menyusup cepat hingga mencapai epitel dan menembus
Diterapkan sebagai non-adhesif sehingga bebas difusi
Terbawa keluar sangat cepat oleh clearance awal
Partikel berukuran 200–500 nm yang non-adhesif akan menunjukkan perilaku apa dalam mukus?
Difusi relatif cepat dan dapat mencapai lapisan epitel
Menempel kuat pada mukin sehingga lambat berpindah
Langsung diinternalisasi sel tanpa melalui mukus
Selalu terperangkap di lumen luar tanpa bergerak
Apa konsekuensi utama dari mekanisme clearance mukus terhadap partikel yang telah mencapai permukaan epitel?
Semua partikel menjadi lebih adhesif dan bertahan lama
Partikel yang kecil akan selalu tetap berada di mukus
Clearance hanya mempengaruhi partikel berukuran >1000 nm
Partikel yang tidak menembus akan secara progresif terhapus dari lokasi mukosal
Dalam mekanisme cross-linking chitosan–TPP, pasangan interaksi utama yang terbentuk adalah antara:
Rantai asetat bebas dan kation amonium
Amina netral chitosan dan molekul air
Amina terprotonasi chitosan dan anion fosfat TPP
Gugus hidroksil chitosan dan kation natrium TPP
Pada proses gelasi ionik, apa peran utama Sodium Tripolyphosphate (TPP) terhadap chitosan?
Mengendapkan EGCG dari larutan berair
Menghidrolisis rantai chitosan menjadi monomer
Bertindak sebagai surfaktan nonionik penstabil
Membentuk ikatan silang elektrostatik dengan amina
Mengoksidasi gugus hidroksil pada chitosan
Kombinasi manfaat Poloxamer 188 yang paling berkontribusi pada stabilitas suspensi adalah?
Pengurangan entrapment dan pengurangan ukuran
Peningkatan jumlah partikel tetapi PDI naik
Penurunan ukuran disertai peningkatan agregasi
Pencegahan agregasi dan penurunan PDI
Peningkatan entrapment tanpa pengaruh pada PDI
