WorksheetsWorksheet: Pendidikan Kesehatan Anak dan Parenting
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Seorang ibu membawa bayi usia 2 minggu untuk kontrol. Ia bertanya cara menidurkan bayi yang paling aman untuk menurunkan risiko SIDS. Pilih anjuran yang paling tepat.
Telentang, kasur rata‑cukup keras, sprei pas, tanpa bantal/boneka/selimut longgar; tidur satu kamar dengan orang tua tetapi ranjang terpisah
Telentang dan jaga suhu kamar nyaman (tidak panas), pakaian secukupnya, serta hindari topi saat tidur di dalam rumah
Telentang di ranjang bayi yang aman, dengan rutinitas tidur yang konsisten agar bayi mudah tidur dan orang tua mudah memantau
Telentang di kasur rata; gunakan sleep sack atau selimut tipis yang diselipkan rapi dan pastikan wajah bayi tetap terbuka
Telentang dan boleh menggunakan dot saat tidur (bila bayi sudah terbiasa), sambil tetap menjaga tempat tidur bebas benda lunak
Ibu nifas mengatakan suami sering merokok di ruang keluarga dekat bayi. Edukasi prioritas untuk menurunkan risiko gangguan napas dan SIDS adalah
Meminta perokok merokok di luar rumah dan tidak dekat bayi, serta membuka ventilasi rumah untuk mengurangi paparan asap sisa
Menganjurkan membuat area khusus merokok di luar rumah agar anggota keluarga tidak merokok sembarangan
Menerapkan rumah dan kendaraan bebas asap rokok; bila merokok harus di luar, cuci tangan dan ganti baju sebelum menggendong; dukung upaya berhenti merokok
Mendorong keluarga menyepakati aturan bersama (tidak merokok di rumah, tidak merokok saat menggendong bayi) dan evaluasi kepatuhan
Menjelaskan konsep paparan asap rokok pasif dan residu asap (third‑hand smoke) serta pentingnya menjaga bayi dari paparan tersebut
Bayi usia 4 bulan sudah mulai berguling. Ibu masih membedong bayi ketat saat tidur agar tidak rewel. Edukasi paling tepat adalah
Bedong boleh dilanjutkan, tetapi cukup longgar pada dada dan pastikan suhu bayi tidak panas
Bedong sebaiknya dengan teknik yang membiarkan panggul dan lutut fleksi/abduksi (hip‑friendly swaddling) serta tidak menutup wajah
Bedong boleh jika bayi selalu ditidurkan telentang dan dipantau terus
Bedong boleh diteruskan pada siang hari saja, sedangkan malam hari gunakan pakaian tidur yang hangat dan aman
Hentikan bedong saat bayi mulai bisa berguling; bila perlu gunakan sleep sack tanpa membatasi lengan agar bayi dapat mengubah posisi kepala dan melindungi jalan napas
Yang dimaksud anticipatory guidance dalam konteks pencegahan SIDS dan keselamatan bayi adalah
Daftar obat yang harus tersedia di rumah untuk semua bayi
Edukasi yang fokus pada satu topik saja, misalnya imunisasi
Edukasi yang hanya diberikan bila ada keluhan
Edukasi yang cukup diberikan sekali pada kunjungan pertama
Pemberian informasi dan saran proaktif sesuai tahap usia untuk mencegah masalah (mis. tidur aman, paparan asap rokok, tanda bahaya bayi)
Anak usia 7 tahun sering menolak sekolah, mengeluh sakit perut sebelum berangkat, dan orang tua menduga anak mengalami perundungan. Tindakan awal bidan paling tepat adalah
Melakukan asesmen psikososial sederhana, memastikan keamanan anak, memberi dukungan pada orang tua, serta merujuk/kolaborasi (sekolah/psikolog) bila perlu
Menghukum agar tetap sekolah
Menyarankan anak ‘dibiasakan’ karena itu hal umum
Memberi analgesik setiap hari supaya mau berangkat
Meminta anak pindah sekolah tanpa komunikasi
Pernyataan yang paling tepat tentang lingkungan psikologis pada balita adalah
Balita lebih cepat patuh jika sering ditakut‑takuti
Lingkungan psikologis aman ditandai pengasuhan responsif, konsisten, komunikasi hangat, dan keterikatan (attachment) yang aman
Balita akan mandiri jika sering diabaikan saat menangis
Rutinitas tidak penting jika kebutuhan fisik terpenuhi
Hanya dipengaruhi genetik, bukan pola asuh
Ibu menidurkan bayi di satu ranjang dengan ayah‑ibu karena mudah menyusui. Risiko utama yang perlu dijelaskan bidan adalah
Risiko kembung
Risiko alergi ASI
Risiko tertindih/terjepit dan jalan napas tertutup (suffocation/overlay), terutama bila ada bantal/selimut atau orang tua lelah/merokok, sehingga meningkatkan risiko SIDS
Risiko bonding kurang
Risiko bayi susah menyusu
Dalam kegiatan posyandu, bidan akan memberikan parenting education. Definisi yang paling tepat adalah
Kegiatan terapi wicara untuk semua anak
Kegiatan imunisasi tambahan
Kegiatan menilai IQ anak massal
Kegiatan memberi hadiah kepada anak berprestasi
Proses pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan, stimulasi, dan perlindungan anak sesuai tahap perkembangan
Tujuan utama parenting education bagi orang tua adalah
Menggantikan peran orang tua dengan sekolah
Mengurangi aktivitas bermain agar tidak kotor
Meningkatkan kemampuan pengasuhan dan komunikasi orang tua, mendukung tumbuh kembang anak, serta menyelaraskan pola asuh di rumah dengan dukungan layanan/pendidikan
Membuat anak patuh tanpa diskusi
Mengajarkan anak memakai gawai sepanjang hari
Ayah berkata: “Anak bebas memilih apa saja, saya tidak perlu mengatur. Kalau rewel saya beri HP supaya diam.” Pola asuh yang paling sesuai adalah
Otoriter
Neglectful
Protektif
Permisif
Demokratis
Ibu bekerja sangat sibuk. Anak usia 5 tahun sering dibiarkan sendiri, jarang diajak bicara, dan makan tidak teratur. Pola asuh yang paling sesuai adalah
Permisif
Demokratis
Authoritative dengan batasan jelas
Neglectful (mengabaikan)
Otoriter
Ibu anak usia 8 tahun mengeluh anak sering bermain gawai sampai larut malam. Edukasi paling tepat adalah
Mengganti gawai dengan TV sepanjang hari
Menganjurkan memilih konten edukatif saja tanpa batas waktu
Melarang total tanpa penjelasan
Membiarkan saja karena anak akan bosan sendiri
Menyusun aturan keluarga: batasi durasi, pilih konten sesuai usia, aktifkan kontrol orang tua, buat rutinitas tidur, dan dorong aktivitas fisik/bermain offline
Seorang anak SD sering menerima pesan dari orang tidak dikenal di media sosial. Peran orang tua yang paling tepat adalah
Memberi kebebasan penuh agar anak belajar mandiri
Menyuruh anak membalas agar pelaku jera
Menghapus semua akun anak tanpa diskusi
Mengajarkan keamanan digital: jaga privasi, batasi pertemanan, blokir/laporkan pesan mencurigakan, serta dampingi penggunaan gawai
Membiarkan karena tidak berbahaya
Bidan ingin mengimplementasikan parenting education di wilayah kerja. Kegiatan yang paling sesuai adalah
Workshop/seminar, kelas orang tua di posyandu/PAUD, konseling keluarga, dan rujukan bila ada masalah tumbuh kembang/psikososial
Memberi sanksi tertulis untuk orang tua
Membuat lomba gawai untuk anak
Membatasi kegiatan hanya pada pembagian leaflet tanpa diskusi
Menunda edukasi sampai anak remaja
Ibu bayi usia 2 bulan sering bepergian naik mobil dan biasa memangku bayi tanpa alat pengaman. Edukasi paling tepat adalah
Meletakkan bayi di kursi depan agar mudah dipantau
Menggendong di pangkuan sudah cukup aman untuk perjalanan dekat
Gunakan car seat bayi sesuai berat/usia dan pasang benar; untuk bayi kecil dianjurkan rear‑facing di kursi belakang
Menidurkan bayi di kursi belakang tanpa pengaman jika bayi tertidur
Memasang sabuk pengaman dewasa untuk mengikat bayi di pangkuan
Saat edukasi, ibu bertanya fungsi utama baby car seat. Jawaban yang paling tepat adalah
Membuat bayi lebih nyaman dan tenang selama perjalanan
Sebagai aksesori wajib agar sesuai aturan keluarga
Menjaga posisi bayi tetap rapi di mobil
Melindungi bayi saat benturan dengan menahan tubuh pada posisi aman sehingga menurunkan risiko cedera/terlempar
Membantu bayi cepat belajar duduk
Ibu membawa bayi usia 6 bulan dengan stroller. Di pegangan stroller digantung tas belanja berat sehingga stroller mudah terbalik. Edukasi paling tepat adalah
Mendorong stroller lebih cepat agar tidak sempat terbalik
Membiarkan bayi tanpa sabuk agar mudah diangkat saat perlu
Mengurangi beban di pegangan, gunakan sabuk pengaman bayi, kunci rem saat berhenti, dan periksa stabilitas stroller sebelum digunakan
Menggantung tas di pegangan tidak masalah bila stroller berkualitas
Mengganti stroller dengan yang lebih besar tanpa mengubah kebiasaan membawa beban
Seorang ibu ingin memilih gendongan bayi. Prinsip paling aman adalah…
Menutup wajah bayi agar hangat
Memasang gendongan sangat ketat hingga dada bayi tertekan
Menghadapkan bayi keluar sejak lahir
Pastikan jalan napas bebas: wajah terlihat, dagu tidak menempel dada, punggung tersangga, dan bayi cukup dekat untuk dipantau
Posisi bayi terlalu longgar agar bebas bergerak
Bayi usia 7 bulan mulai belajar duduk. Latihan yang paling tepat untuk memperkuat otot punggung dan keseimbangan adalah…
Memberi kesempatan duduk di lantai dengan pengawasan dan dukungan seperlunya, diselingi tummy time serta permainan meraih benda
Menggunakan kursi duduk (baby walker seat) sepanjang hari agar cepat bisa duduk
Membatasi gerak bayi agar tidak jatuh
Melatih berdiri tanpa pegangan agar otot cepat kuat
Memberi bantal tinggi agar bayi terdorong duduk terus
Bayi prematur BBLR stabil. Bidan menyarankan Perawatan Metode Kanguru (PMK). Komponen utama PMK adalah…
Hanya dilakukan saat bayi menangis
Memberikan susu formula agar berat cepat naik
Memberi pakaian sangat tebal dan selimut berbulu sebagai komponen utama
Memisahkan bayi dari ibu agar tidak infeksi
Kontak kulit ke kulit (skin-to-skin) bayi dengan ibu/pengasuh secara kontinu atau sering, menjaga kehangatan, dukungan menyusui, dan pemantauan
Manakah manfaat PMK yang paling tepat pada bayi prematur/BBLR?
Meningkatkan risiko infeksi karena kontak kulit
Membantu stabilisasi suhu dan pernapasan, meningkatkan keberhasilan menyusu, serta mendukung kenaikan berat dan bonding
Membantu bayi tidur lebih lama sehingga jarang menyusu
Menggantikan kebutuhan kontrol berat badan
Membuat bayi tidak perlu imunisasi
Ibu membedong bayi baru lahir sangat ketat hingga kaki bayi lurus rapat. Risiko yang paling perlu diwaspadai adalah…
Gerak bayi lebih terbatas sehingga tidur lebih lama
Bayi kebal infeksi
Bayi cepat tumbuh gigi
Bayi cepat lapar
Risiko displasia panggul karena posisi kaki lurus rapat serta risiko overheating dan gangguan napas bila bedong terlalu ketat
Balita usia 18 bulan tampak sangat kurus, tulang iga menonjol, lemak subkutan hampir tidak ada, tanpa edema. Diagnosis paling mungkin adalah…
Anemia ringan
Marasmus
Kwashiorkor
Obesitas
Rakhitis
Balita usia 2 tahun tampak pitting edema pada punggung kaki, rambut kemerahan mudah dicabut, perubahan kulit, dan perut membuncit. Diagnosis paling mungkin adalah…
Marasmus
Kwashiorkor
Dehidrasi
Konstipasi
Skorbut
Balita 2 tahun BB sangat rendah, tampak sangat kurus namun juga terdapat edema dan perubahan rambut/kulit. Diagnosis paling mungkin adalah…
Anemia defisiensi besi tanpa masalah gizi
Rakhitis
Marasmus-kwashiorkor
Wasting ringan
Stunting saja
Balita dengan gizi buruk berat datang lemas dan kedinginan. Prinsip tatalaksana awal yang paling tepat adalah…
Langsung fokus menaikkan berat badan secepat mungkin
Segera beri makanan tinggi protein dalam porsi besar
Segera beri cairan bolus besar untuk mempercepat pemulihan
Memberi suplemen zat besi pada hari pertama
Stabilisasi: cegah/tangani hipoglikemia dan hipotermia, rehidrasi hati-hati, koreksi elektrolit, obati infeksi, lalu rehabilitasi nutrisi bertahap
Pada penanganan gizi buruk berat, pemberian makan harus bertahap pada fase awal. Tujuan utamanya adalah mencegah…
Refeeding syndrome (gangguan elektrolit/metabolik akibat pemberian nutrisi terlalu cepat)
Diare ringan
Karies gigi
Konstipasi
Stunting permanen dalam 1 minggu
Upaya pencegahan gizi buruk di masyarakat yang paling tepat adalah…
Edukasi makan tinggi kalori saja tanpa pemantauan
Pemantauan pertumbuhan rutin, edukasi ASI dan MP-ASI sesuai umur, gizi seimbang, imunisasi, higiene/sanitasi, serta rujukan dini bila ada tanda bahaya
Memberi obat penambah nafsu makan untuk semua balita
Memberi minuman manis setiap hari
Melarang protein hewani pada semua balita
Di posyandu, bidan memberikan kapsul vitamin A pada bayi usia 9 bulan. Pilih regimen yang paling tepat sesuai program suplementasi.
Kapsul merah 200.000 IU setiap bulan
Kapsul merah 200.000 IU (umumnya untuk anak 12–59 bulan)
Kapsul biru 100.000 IU hanya untuk bayi 0–5 bulan
Vitamin A tidak diperlukan pada bayi dan balita
Kapsul biru 100.000 IU (untuk bayi 6–11 bulan)
Anak usia 5 tahun sering mengeluh sulit melihat saat senja dan malam hari (rabun senja). Kondisi ini paling sesuai dengan…
Rabun senja akibat defisiensi vitamin A (gangguan adaptasi gelap)
Katarak
Konjungtivitis alergi
Miopia
Astigmatisma
