WorksheetsSoal Pre Test Manajemen Risiko
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Kondisi Ketidakpastian didasari akan beberapa hal (kecuali):
Keterbatasan Informasi
Tenggang Waktu antara Rencana dan Akhir Kegiatan
Keterbatasan pengetahuan
Dukungan Stakeholder Yang Memadai
Salah satu penyebab risiko Operasional muncul akibat kesalahan atau kelebihan beban operasional di perusahaan yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Risiko ini dapat menyebabkan:
Turunnya Pendapatan
Tingginya Risiko
Tidakpastinya Kondisi Internal
Turunnya Potensi Laba
Salah satu indikator risiko operasional Perbankan dapat dilihat dari data BOPO, arti BOPO adalah
Beban Operasional Berbanding Potensi Risiko
Beban Operasional Berbanding Pendapatan Operasional
Beban Organisasi Berbanding Pendapatan Organisasi
Beban Operasional Berbanding Potensi Operasional
Risiko Hukum dapat muncul karena:
Lemahnya Aturan dari Perikatan Kontrak Antar Pihak
Ketidakpastian Komitmen Nasabah Dalam Membayar
Minimnya informasi dan literasi dalam Kontrak dari Nasabah
Ketidakpedulian Analis Terhadap Status Nasabah
Kasus: Seorang mengunggah video di Instagram yang berisi tentang seorang Ibu-Ibu yang terlihat memandangi poster sebuah film di salah satu bioskop. Narasi yang ditampilkan dari postingan tersebut mengandung unsur “merendahkan” atau tidak menghormati. Video tersebut kemudian viral dan berisi komentar netizen bahkan memberikan informasi terkait pekerjaan dari orang yang mengunggah tersebut. Hasilnya perusahaan memberikan respon cepat dengan menindak tegas salah satu karyawan mereka yang dianggap tidak mengedepankan prinsip yang menjadi Visi dari Perusahaan. Kejadian tersebut merupakan salah satu tindakan yang mengandung risiko, yaitu:
Risiko Fundamental
Risiko Strategis
Risiko Reputasi
Risiko Pribadi
Tahapan Dalam Manajemen Risiko Antara Lain:
Analisis, Identifikasi, Implementasi, Monitoring
Identifikasi, Analisis, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring
Identifikasi, Pengelolaan, Implementasi, Analisis, Monitoring
Perencanaan, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring
7 P merupakan prinsip yang digunakan dalam menilai kelayakan nasabah debitur perbankan. Analis Bank harus mampu mengetahui kelayakan calon nasabah guna menghindari kredit yang bermasalah. Salah satu indikator tingginya masalah kredit pada suatu bank dapat dilihat dari Laporan Keuangan Perbankan yaitu:
Loan to Deposit Ratio
Loan to Asset Ratio
Non Performing Loan
Outstanding Loan Activities
Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Mungkin Terjadi dengan akibat yang dihasilkan Minor, maka tindakan yang harus dilakukan adalah
T (Tinggi), memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat
S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)
M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)
R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)
Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Hampir Pasti Terjadi (Almost Certain) dengan akibat yang dihasilkan Catastrophe (Bencana), maka tindakan yang harus dilakukan adalah
T (Tinggi), memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat
S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)
M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)
R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)
Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Jarang Sekali Terjadi (Rare) dengan akibat yang dihasilkan Insignificant (Tidak Signifikan), maka tindakan yang harus dilakukan adalah
T (Tinggi), memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat
S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)
M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)
R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)
Sistem kredit bank mengalami gangguan selama jam operasional sehingga proses pencairan tertunda. Risiko yang paling tepat menggambarkan kondisi ini adalah …
Cyber Risk
IT Risk
Risiko kredit
Risiko kepatuhan
AO menerima email yang mengatasnamakan atasan dan meminta data nasabah secara mendesak. Risiko utama pada kasus tersebut adalah …
IT Risk operasional
Cyber Risk (phishing)
Risiko likuiditas
Risiko pasar
Seorang nasabah dengan penghasilan relatif kecil sering melakukan setoran tunai dalam jumlah besar tanpa penjelasan jelas. Sikap AO yang paling tepat adalah …
Mengabaikan karena bukan kewenangan AO
Membantu agar transaksi lancar
Mencatat dan mengikuti prosedur AML sesuai SOP
Menolak nasabah secara langsung
Nasabah melakukan setoran tunai besar secara bertahap (dipecah-pecah) agar tidak terlihat mencolok, lalu digunakan untuk membeli aset. Perilaku tersebut paling tepat menunjukkan …
Transaksi normal
Upaya penyamaran dana ilegal
Risiko likuiditas bank
Risiko pasar
AO mengetahui transaksi nasabah tidak sesuai profil, namun tidak mencatat dan tidak mengikuti prosedur AML. Risiko utama dari kondisi tersebut adalah …
AO langsung dikenakan pidana
Bank berpotensi melanggar ketentuan AML–CFT
PPATK otomatis memblokir rekening
Transaksi tetap dianggap wajar
Nasabah meminta AO menaikkan data penghasilan agar kredit cepat disetujui. Sikap yang mencerminkan integritas adalah …
Menyesuaikan data demi target
Menolak dan memproses sesuai fakta
Mengikuti arahan nasabah
Menunda tanpa alasan
AO melewati tahapan analisis tertentu karena tekanan waktu dan target. Tindakan tersebut merupakan …
Risiko kredit
Pelanggaran integritas saja
Pelanggaran compliance
Praktik bisnis wajar
AO menyetujui transaksi di luar batas kewenangannya tanpa persetujuan atasan. Prinsip governance yang dilanggar adalah …
Transparansi
Akuntabilitas
Kewajaran
Independensi
Penyaluran kredit dilakukan tanpa analisis risiko memadai sehingga meningkatkan potensi gagal bayar. Dampak utamanya terhadap bank adalah …
Gangguan sistem
Penurunan kualitas modal dan risiko bank
Pelanggaran ESG
Risiko nilai tukar
Bank membiayai usaha yang bermasalah dengan izin lingkungan dan berpotensi ditutup. Risiko utama bagi bank dari sisi ESG adalah …
Risiko IT
Risiko operasional jangka pendek
Risiko gagal bayar jangka panjang
Risiko likuiditas harian
