wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pre Test Manajemen Risiko

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Kondisi Ketidakpastian didasari akan beberapa hal (kecuali):

a)

Keterbatasan Informasi

b)

Tenggang Waktu antara Rencana dan Akhir Kegiatan

c)

Keterbatasan pengetahuan

d)

Dukungan Stakeholder Yang Memadai

2.

Salah satu penyebab risiko Operasional muncul akibat kesalahan atau kelebihan beban operasional di perusahaan yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Risiko ini dapat menyebabkan:

a)

Turunnya Pendapatan

b)

Tingginya Risiko

c)

Tidakpastinya Kondisi Internal

d)

Turunnya Potensi Laba

3.

Salah satu indikator risiko operasional Perbankan dapat dilihat dari data BOPO, arti BOPO adalah

a)

Beban Operasional Berbanding Potensi Risiko

b)

Beban Operasional Berbanding Pendapatan Operasional

c)

Beban Organisasi Berbanding Pendapatan Organisasi

d)

Beban Operasional Berbanding Potensi Operasional

4.

Risiko Hukum dapat muncul karena:

a)

Lemahnya Aturan dari Perikatan Kontrak Antar Pihak

b)

Ketidakpastian Komitmen Nasabah Dalam Membayar

c)

Minimnya informasi dan literasi dalam Kontrak dari Nasabah

d)

Ketidakpedulian Analis Terhadap Status Nasabah

5.

Kejadian tersebut merupakan salah satu tindakan yang mengandung risiko, yaitu:

a)

Risiko Fundamental

b)

Risiko Strategis

c)

Risiko Reputasi

d)

Risiko Pribadi

6.

Tahapan Dalam Manajemen Risiko Antara Lain:

a)

Analisis, Identifikasi, Implementasi, Monitoring

b)

Identifikasi, Analisis, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring

c)

Identifikasi, Pengelolaan, Implementasi, Analisis, Monitoring

d)

Perencanaan, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring

7.

Salah satu indikator tingginya masalah kredit pada suatu bank dapat dilihat dari Laporan Keuangan Perbankan yaitu:

a)

Loan to Deposit Ratio

b)

Loan to Asset Ratio

c)

Non Performing Loan

d)

Outstanding Loan Activities

8.

Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Mungkin Terjadi dengan akibat yang dihasilkan Minor, maka tindakan yang harus dilakukan adalah

a)

T (Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat)

b)

S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)

c)

M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)

d)

R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)

9.

Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Hampir Pasti Terjadi (Almost Certain) dengan akibat yang dihasilkan Catastrophe (Bencana), maka tindakan yang harus dilakukan adalah

a)

T (Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat)

b)

S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)

c)

M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)

d)

R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)

10.

Tujuan utama manajemen risiko dalam perbankan adalah …

a)

Menghilangkan seluruh risiko usaha

b)

Meningkatkan keuntungan dalam jangka pendek

c)

Mengidentifikasi dan mengendalikan risiko agar kegiatan bank tetap sehat

d)

Mempercepat seluruh proses bisnis

11.

POJK 12/2021 mengatur secara komprehensif mengenai …

a)

Produk tabungan dan kredit

b)

Remunerasi pegawai bank

c)

Tata kelola, layanan digital, dan manajemen risiko bank

d)

Perpajakan perbankan

12.

Risiko yang timbul akibat kegagalan atau kelemahan sistem teknologi informasi disebut …

a)

Risiko kredit

b)

Risiko pasar

c)

IT Risk

d)

Risiko likuiditas

13.

Cyber risk secara khusus berkaitan dengan …

a)

Kesalahan strategi bisnis

b)

Penurunan kinerja keuangan

c)

Ancaman terhadap sistem dan data melalui serangan siber

d)

Perubahan regulasi

14.

Contoh cyber risk yang paling tepat adalah …

a)

Kredit bermasalah

b)

Phishing email yang mencuri data login pegawai

c)

Penurunan nilai aset

d)

Kesalahan perhitungan laporan keuangan

15.

Tujuan utama penerapan AML-CFT di bank adalah …

a)

Meningkatkan volume transaksi

b)

Mempermudah proses layanan

c)

Mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme

d)

Mengurangi biaya operasional

16.

Lembaga yang berwenang menerima dan menganalisis laporan transaksi keuangan mencurigakan adalah …

a)

Otoritas Jasa Keuangan

b)

Bank Indonesia

c)

PPATK

d)

KPK

17.

Integritas bagi pegawai bank berarti …

a)

Patuh hanya kepada atasan

b)

Bersikap jujur dan konsisten meskipun berada dalam tekanan

c)

Mengutamakan target bisnis

d)

Mengikuti keinginan nasabah

18.

Contoh pelanggaran compliance dalam perbankan adalah …

a)

Mengikuti SOP kerja

b)

Melaporkan transaksi mencurigakan

c)

Mengabaikan tahapan prosedur yang telah ditetapkan

d)

Menjaga kerahasiaan data nasabah

19.

Risiko ESG dapat berdampak pada bank karena …

a)

Meningkatkan keuntungan jangka pendek

b)

Tidak berhubungan dengan risiko kredit

c)

Dapat menyebabkan gagal bayar dan risiko hukum di masa depan

d)

Hanya berdampak pada reputasi nasabah

20.

Kasus: Seorang menggugah video di Instagram yang berisi tentang seorang Ibu-Ibu yang terlihat memandangiposter sebuah film di salah satu bioskop. Narasi yang ditampilkan dari postingan tersebut mengandung unsur“merendahkan” atau tidak menghormati. Video tersebutkemudian viral dan berisi komentar netizen bahkanmemberikan informasi terkait pekerjaan dari orang yang mengunggah tersebut. Hasilnya perusahaan memberikanrespon cepat dengan menindak tegas salah satu karyawanmereka yang dianggap tidak mengedepankan prinsipyang menjadi Visi dari Perusahaan.

Kejadian tersebut merupakan salah satu tindakan yang mengandung risiko, yaitu:

a)

Risiko fundamental

b)

risiko strategis

c)

risiko reputasi

d)

risiko pribadi