WorksheetsPre Test Manajemen Risiko
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Kondisi Ketidakpastian didasari akan beberapa hal (kecuali):
Keterbatasan Informasi
Tenggang Waktu antara Rencana dan Akhir Kegiatan
Keterbatasan pengetahuan
Dukungan Stakeholder Yang Memadai
Salah satu penyebab risiko Operasional muncul akibat kesalahan atau kelebihan beban operasional di perusahaan yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Risiko ini dapat menyebabkan:
Turunnya Pendapatan
Tingginya Risiko
Tidakpastinya Kondisi Internal
Turunnya Potensi Laba
Salah satu indikator risiko operasional Perbankan dapat dilihat dari data BOPO, arti BOPO adalah
Beban Operasional Berbanding Potensi Risiko
Beban Operasional Berbanding Pendapatan Operasional
Beban Organisasi Berbanding Pendapatan Organisasi
Beban Operasional Berbanding Potensi Operasional
Risiko Hukum dapat muncul karena:
Lemahnya Aturan dari Perikatan Kontrak Antar Pihak
Ketidakpastian Komitmen Nasabah Dalam Membayar
Minimnya informasi dan literasi dalam Kontrak dari Nasabah
Ketidakpedulian Analis Terhadap Status Nasabah
Kejadian tersebut merupakan salah satu tindakan yang mengandung risiko, yaitu:
Risiko Fundamental
Risiko Strategis
Risiko Reputasi
Risiko Pribadi
Tahapan Dalam Manajemen Risiko Antara Lain:
Analisis, Identifikasi, Implementasi, Monitoring
Identifikasi, Analisis, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring
Identifikasi, Pengelolaan, Implementasi, Analisis, Monitoring
Perencanaan, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring
Salah satu indikator tingginya masalah kredit pada suatu bank dapat dilihat dari Laporan Keuangan Perbankan yaitu:
Loan to Deposit Ratio
Loan to Asset Ratio
Non Performing Loan
Outstanding Loan Activities
Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Mungkin Terjadi dengan akibat yang dihasilkan Minor, maka tindakan yang harus dilakukan adalah
T (Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat)
S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)
M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)
R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)
Pada Matriks Penilaian Risiko, Jika kemungkinan terjadi risiko Hampir Pasti Terjadi (Almost Certain) dengan akibat yang dihasilkan Catastrophe (Bencana), maka tindakan yang harus dilakukan adalah
T (Tinggi, memerlukan perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak, dan penanganan dengan segera / kondisi darurat)
S (Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin)
M (Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak, namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan/ kondisi bukan darurat)
R (Rendah, risiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku)
Tujuan utama manajemen risiko dalam perbankan adalah …
Menghilangkan seluruh risiko usaha
Meningkatkan keuntungan dalam jangka pendek
Mengidentifikasi dan mengendalikan risiko agar kegiatan bank tetap sehat
Mempercepat seluruh proses bisnis
POJK 12/2021 mengatur secara komprehensif mengenai …
Produk tabungan dan kredit
Remunerasi pegawai bank
Tata kelola, layanan digital, dan manajemen risiko bank
Perpajakan perbankan
Risiko yang timbul akibat kegagalan atau kelemahan sistem teknologi informasi disebut …
Risiko kredit
Risiko pasar
IT Risk
Risiko likuiditas
Cyber risk secara khusus berkaitan dengan …
Kesalahan strategi bisnis
Penurunan kinerja keuangan
Ancaman terhadap sistem dan data melalui serangan siber
Perubahan regulasi
Contoh cyber risk yang paling tepat adalah …
Kredit bermasalah
Phishing email yang mencuri data login pegawai
Penurunan nilai aset
Kesalahan perhitungan laporan keuangan
Tujuan utama penerapan AML-CFT di bank adalah …
Meningkatkan volume transaksi
Mempermudah proses layanan
Mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme
Mengurangi biaya operasional
Lembaga yang berwenang menerima dan menganalisis laporan transaksi keuangan mencurigakan adalah …
Otoritas Jasa Keuangan
Bank Indonesia
PPATK
KPK
Integritas bagi pegawai bank berarti …
Patuh hanya kepada atasan
Bersikap jujur dan konsisten meskipun berada dalam tekanan
Mengutamakan target bisnis
Mengikuti keinginan nasabah
Contoh pelanggaran compliance dalam perbankan adalah …
Mengikuti SOP kerja
Melaporkan transaksi mencurigakan
Mengabaikan tahapan prosedur yang telah ditetapkan
Menjaga kerahasiaan data nasabah
Risiko ESG dapat berdampak pada bank karena …
Meningkatkan keuntungan jangka pendek
Tidak berhubungan dengan risiko kredit
Dapat menyebabkan gagal bayar dan risiko hukum di masa depan
Hanya berdampak pada reputasi nasabah
Kasus: Seorang menggugah video di Instagram yang berisi tentang seorang Ibu-Ibu yang terlihat memandangiposter sebuah film di salah satu bioskop. Narasi yang ditampilkan dari postingan tersebut mengandung unsur“merendahkan” atau tidak menghormati. Video tersebutkemudian viral dan berisi komentar netizen bahkanmemberikan informasi terkait pekerjaan dari orang yang mengunggah tersebut. Hasilnya perusahaan memberikanrespon cepat dengan menindak tegas salah satu karyawanmereka yang dianggap tidak mengedepankan prinsipyang menjadi Visi dari Perusahaan.
Kejadian tersebut merupakan salah satu tindakan yang mengandung risiko, yaitu:
Risiko fundamental
risiko strategis
risiko reputasi
risiko pribadi
